radar tegal 6 april

of 19/19
Selera Sama soal Busana JAKARTA - Rianti Car- twright kemarin (5/4) ter- lihat dalam pembukaan Butik Benten di Kemang, Jakarta Selatan. Meski mengaku bukan fashio- nista, bintang film Ayat- Ayat Cinta itu memang terlihat sering hadir dalam acara pembukaan butik. Tentang penampilan, Rianti menyatakan suka yang simpel saja. Seleranya sama dengan sang suami, Cas Alfonso, yang juga tidak terlalu suka dandanan heboh. “Saya sih nggak ribet kalau pakai baju. Ber- gantung acara ya. Disesuaikan saja sama even- nya. Tapi, saya memang suka koleksi Ben- ten. Cantik CMYK Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,- RABU, 6 APRIL 2011 TigaWargaTegalDiringkus PURBALINGGA-Berjanji bisa meloloskan atau memasukkan korban dalam seleksi anggota Polri, tiga orang asal kabupaten Tegal, diringkus jajaran kepolisian resort Purbalingga. Pelaku membujuk seorang korban asal Kelurahan Kalikabong, kecamatan Kalimanah dengan meminta sejumlah uang hingga puluhan juta. Ketiga pelaku masing-masing Na (46), Fat (41) dan Sap (47). Mereka beraksi dengan meminta uang dalam kurun waktu September 2010 hingga Maret 2011. Dari laporan korban Wahyudin (43) asal Kalikabong, Kalimanah, polisi meringkus ketiganya di beberapa tempat berbeda di Kabupaten Tegal, akhir Maret lalu. Kapolres Purbalingga AKBP Roy Hardi Siahaan SIK SH MH melalui Kasatreskrim AKP Senentyo dan Kasubag Humas AKP Trasmaka menjelaskan, pelaku menjanjikan kepada korban bisa meloloskannya menjadi Polwan. Jumlah uang hasil akai penipuan ini mencapai Rp 90.150.000. Jumlah itu didapatkan pelaku dengan cara meminta melalui trasfrer ATM maupun tunai. ke hal 19 kol 5 APA MANING... CMYK Malinda Dee, Wanita Pembobol Citibank Dada Hasil Operasi, Tak Ada Baju Tahanan yang Muat ke hal 19 kol 1 Rianti Cartwright SEMOK Nurdin Cs Menyerah * Nggawa bendera putih ora? Pertamina Berkobar Lagi * BBM nyading sih...! Saat “dipamerkan” penyidik Senin (4/04) lalu, Malinda muncul dengan jaket pink dan bukan dengan baju tahanan layaknya tersangka yang lain. Mengapa? KECANTIKAN dan kemolekan tubuh Inong Malinda alias Malin- da Dee tidak natural. Karena (maaf) payudara yang ukurannya di luar kewajaran, polisi tidak bisa menemukan baju tahanan yang pas. Kemarin, Kepala Badan Reser- se Kriminal Polri Komjen Ito Sumardi membantah memberi perlakuan istimewa untuk Malin- da. “Soalnya disini memang tidak ada yang muat,” kata Ito sambil memegang dadanya saat dicegat wartawan di gedung DPR kemarin (05/04). Menurut Ito, di rutan Bareskrim tidak ada ekslusifitas. “Wartawati boleh cek deh, tapi yang cowok jangan,” tambahnya. Soal alat rias yang bisa dibawa masuk rutan, Ito tak mau komentar. “Prinsipnya semua tahanan sama. Cuma ya itu tadi, tidak ada yang muat,” katanya. Seorang mantan kolega Malin- da di Citibank membisikkan, pe- nampilan Malinda dengan pro- porsi dada yang lebih membusung sejak medio 2008 akhir. “Kita dengar perawatannya di Singapura dan Hongkong,” kata- nya pada Jawa Pos di sela-sela ekspose kasus di Bareskrim Senin lalu. Pihak Citibank menurunkan tim lengkap saat diundang polisi memaparkan hasil penyidikan. Menurut wanita yang berpenam- pilan chic ini, jika di kantor, Malinda lebih sering mengguna- kan tutup kepala berupa kain. “Tapi, ada bagian yang dibiar- kan kelihatan. Tahu sendirilah,” katanya. Teman Malinda sewaktu SMA tahun 1981 di SMA 6 Bulungan Irma Hutabarat menyebut Malinda dulu tak secantik sekarang. “Sa- ngat berbeda. 180 derajat,” kata aktivis perempuan yang hobi yoga ini saat dihubungi kemarin. Irma mengaku jarang berinteraksi de- ngan Malinda. “Karena kesibukan masing- masing ya,” tambahnya. Seorang penyidik menyebut, dari dokumentasi paspor Malinda, frekuensi wanita 47 tahun itu PRAMU/RADAR BANYUMAS DIINTEROGASI - Ketiga pelaku masing-masing Na (46), Fat (41) dan Sap (47) saat diinterogasi petugas. PUTU WAHYU RAMA/RM JAKET PINK - Melinda Dee saat usai pemeriksaan di Mabes Polri tersandung kasus pencucian uang terhadap nasabah Citibank, Jakarta Senin (4/4). DPRD Batal Gelar Paripurna HAL. METROPOLIS Tawarkan Sekolah Islam Unggulan HAL. PEMALANG Longsor, Jalan Terancam Putus HAL. KABUPATEN TEGAL Ke Sekolah, Nggak Cuma Bawa Buku Hal. Xpresi INDEKS Ratusan Warga Mengungsi CILACAP - Setelah sempat ter- kendali dan nyaris berhasil dipa- damkan, tanki 31 T-07 (tangki ketika yang terbakar) Pertamina kembali berkobar. Bahkan kobaran siang kemarin skeitar pukul 12.00 WIB tidak diduga sebelumnya. Kantor pertamina dikosongkan dan ratu- san warga dipaksa mengungsi karena kobaran ini menyambar tangki 32 T-104. Padahal sejak menggunakan ter- minator canon foam, api terus mengecil sejak semalam. Bahkan siang kemarin sekitar pukul 10.00 WIB ada petugas yang naik tanki 32 T-104 yang sebelumnya dijilati api namun dilindungi dengan tirai air. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB dua orang petugas naik ke tanki 31 T-07 untuk melihat kondisi tanki yang sudah didinginkan tersebut. Kerusakan tangki terse- Pertamina Berkobar Lagi ke hal 19 kol 1 FIFA Bentuk Komite Normalisasi PSSI Dipimpin Agum Gumelar JAKARTA – Nugraha Besoes tidak bisa mengelak lagi. Sekjen PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid itu mengaku, pihaknya harus legowo menerima putusan FIFA se- bagaimana dikirim dua kali ke Kantor PSSI Jalan Pintu X- XI Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 4 dan 5 April. Nurdin Cs Menyerah Anggota DPR Kembalikan Kartu Kredit Citibank JAKARTA - Rapat Kerja Komisi XI bersama Gubernur Bank Indonesia dan CEO Citibank sempat kisruh. Pasalnya, sembilan anggota DPR yang kecewa dengan berbagai kasus pidana di bank tersebut mengembalikan kartu kredit ke hal 19 kol 5 Kuota CPNS Susut 50 Ribu JAKARTA - Jika tahun lalu kuota CPNS baru mencapai 300 ribu, tahun ini diperkirakan menyusut menjadi 250 ribu. Kesempatan bagi pelamar baru bakal semakin sempit, karena 45 peren dari jumlah itu menjadi jatah tenaga honorer kategori I yang jumlah keseluruhannya mencapai 152.310 orang. ke hal 19 kol 1 ke hal 19 kol 1 ke hal 19 kol 5 PRAMU/RADAR BANYUMAS BERKOBAR KEMBALI - Kilang Pertamina Cilacap kembali berkobar. Sementara Brimob mengevakuasi warga dari bahaya kebakaran. ARUNDONO/JPNN JELASKAN - Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskan tentang kasus Citibank yang mencuat dalam sepekan terakhir dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI Selasa (5/4) .

Post on 15-Mar-2016

311 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Radar Tegal 6 April

TRANSCRIPT

  • SeleraSamasoalBusanaJAKARTA - Rianti Car-twright kemarin (5/4) ter-lihat dalam pembukaanButik Benten di Kemang,Jakarta Selatan. Meskimengaku bukan fashio-nista, bintang film Ayat-Ayat Cinta itu memangterlihat sering hadir dalamacara pembukaan butik.

    Tentang penampilan,Rianti menyatakan

    suka yang simpelsaja. Seleranyasama dengansang suami, CasAlfonso, yangjuga tidak terlalusuka dandananheboh. Saya sihnggak ribet kalaupakai baju. Ber-gantung acaraya. Disesuaikansaja sama even-nya. Tapi, sayamemang sukakoleksi Ben-ten. Cantik

    CMYK

    Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal20 HALAMAN - Rp. 2.500,-RABU, 6 APRIL 2011

    TigaWargaTegalDiringkusPURBALINGGA-Berjanji bisa meloloskan

    atau memasukkan korban dalam seleksi anggotaPolri, tiga orang asal kabupaten Tegal, diringkusjajaran kepolisian resort Purbalingga. Pelakumembujuk seorang korban asal KelurahanKalikabong, kecamatan Kalimanah denganmeminta sejumlah uang hingga puluhan juta.

    Ketiga pelaku masing-masing Na (46), Fat (41)dan Sap (47). Mereka beraksi dengan memintauang dalam kurun waktu September 2010 hinggaMaret 2011. Dari laporan korban Wahyudin (43)asal Kalikabong, Kalimanah, polisi meringkusketiganya di beberapa tempat berbeda diKabupaten Tegal, akhir Maret lalu.

    Kapolres Purbalingga AKBP Roy HardiSiahaan SIK SH MH melalui Kasatreskrim AKPSenentyo dan Kasubag Humas AKP Trasmakamenjelaskan, pelaku menjanjikan kepada korbanbisa meloloskannya menjadi Polwan. Jumlahuang hasil akai penipuan ini mencapai Rp90.150.000. Jumlah itu didapatkan pelaku dengancara meminta melalui trasfrer ATM maupuntunai. ke hal 19 kol 5

    APA MANING...

    CMYK

    Malinda Dee, Wanita Pembobol CitibankDada Hasil Operasi, Tak Ada Baju Tahanan yang Muat

    ke hal 19 kol 1

    Rianti CartwrightSEMOK

    Nurdin Cs Menyerah* Nggawa bendera putih ora?

    Pertamina Berkobar Lagi* BBM nyading sih...!

    Saat dipamerkanpenyidik Senin (4/04)lalu, Malinda muncul

    dengan jaket pink danbukan dengan baju

    tahanan layaknyatersangka yang lain.

    Mengapa?

    KECANTIKAN dan kemolekantubuh Inong Malinda alias Malin-da Dee tidak natural. Karena(maaf) payudara yang ukurannyadi luar kewajaran, polisi tidak bisamenemukan baju tahanan yangpas.

    Kemarin, Kepala Badan Reser-se Kriminal Polri Komjen ItoSumardi membantah memberiperlakuan istimewa untuk Malin-da. Soalnya disini memang tidakada yang muat, kata Ito sambil

    memegang dadanya saat dicegatwartawan di gedung DPR kemarin(05/04). Menurut Ito, di rutanBareskrim tidak ada ekslusifitas.

    Wartawati boleh cek deh, tapiyang cowok jangan, tambahnya.

    Soal alat rias yang bisa dibawamasuk rutan, Ito tak mau komentar.Prinsipnya semua tahanan sama.Cuma ya itu tadi, tidak ada yangmuat, katanya.

    Seorang mantan kolega Malin-da di Citibank membisikkan, pe-nampilan Malinda dengan pro-porsi dada yang lebih membusungsejak medio 2008 akhir.

    Kita dengar perawatannya diSingapura dan Hongkong, kata-nya pada Jawa Pos di sela-selaekspose kasus di Bareskrim Seninlalu.

    Pihak Citibank menurunkan timlengkap saat diundang polisi

    memaparkan hasil penyidikan.Menurut wanita yang berpenam-pilan chic ini, jika di kantor,Malinda lebih sering mengguna-kan tutup kepala berupa kain.

    Tapi, ada bagian yang dibiar-kan kelihatan. Tahu sendirilah,katanya.

    Teman Malinda sewaktu SMAtahun 1981 di SMA 6 BulunganIrma Hutabarat menyebut Malindadulu tak secantik sekarang. Sa-ngat berbeda. 180 derajat, kataaktivis perempuan yang hobi yogaini saat dihubungi kemarin. Irmamengaku jarang berinteraksi de-ngan Malinda.

    Karena kesibukan masing-masing ya, tambahnya.

    Seorang penyidik menyebut,dari dokumentasi paspor Malinda,frekuensi wanita 47 tahun itu

    PRAMU/RADAR BANYUMAS

    DIINTEROGASI - Ketiga pelaku masing-masingNa (46), Fat (41) dan Sap (47) saat diinterogasipetugas.

    PUTU WAHYU RAMA/RM

    JAKET PINK - Melinda Dee saat usai pemeriksaan di Mabes Polritersandung kasus pencucian uang terhadap nasabah Citibank,Jakarta Senin (4/4).

    DPRD Batal Gelar ParipurnaHAL. METROPOLIS

    TawarkanSekolah IslamUnggulanHAL. PEMALANG

    Longsor, JalanTerancamPutusHAL. KABUPATEN TEGAL

    KeSekolah, NggakCumaBawaBukuHal. Xpresi

    INDEKS

    Ratusan WargaMengungsi

    CILACAP - Setelah sempat ter-kendali dan nyaris berhasil dipa-damkan, tanki 31 T-07 (tangki ketikayang terbakar) Pertamina kembaliberkobar. Bahkan kobaran siangkemarin skeitar pukul 12.00 WIBtidak diduga sebelumnya. Kantorpertamina dikosongkan dan ratu-san warga dipaksa mengungsikarena kobaran ini menyambartangki 32 T-104.

    Padahal sejak menggunakan ter-minator canon foam, api terusmengecil sejak semalam. Bahkansiang kemarin sekitar pukul 10.00WIB ada petugas yang naik tanki32 T-104 yang sebelumnya dijilatiapi namun dilindungi dengan tiraiair. Kemudian sekitar pukul 11.00WIB dua orang petugas naik ketanki 31 T-07 untuk melihat kondisitanki yang sudah didinginkantersebut. Kerusakan tangki terse-

    Pertamina Berkobar Lagi

    ke hal 19 kol 1

    FIFA Bentuk Komite NormalisasiPSSI Dipimpin Agum Gumelar

    JAKARTA Nugraha Besoes tidak bisa mengelak lagi.Sekjen PSSI era kepemimpinan Nurdin Halid itu mengaku,pihaknya harus legowo menerima putusan FIFA se-bagaimana dikirim dua kali ke Kantor PSSI Jalan Pintu X-XI Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan,Jakarta, pada 4 dan 5 April.

    Nurdin CsMenyerah

    Anggota DPRKembalikan KartuKredit Citibank

    JAKARTA - Rapat Kerja Komisi XI bersama GubernurBank Indonesia dan CEO Citibank sempat kisruh. Pasalnya,sembilan anggota DPR yang kecewa dengan berbagaikasus pidana di bank tersebut mengembalikan kartu kredit

    ke hal 19 kol 5

    Kuota CPNSSusut 50 Ribu

    JAKARTA - Jika tahun lalu kuota CPNS baru mencapai300 ribu, tahun ini diperkirakan menyusut menjadi 250 ribu.Kesempatan bagi pelamar baru bakal semakin sempit, karena45 peren dari jumlah itu menjadi jatah tenaga honorerkategori I yang jumlah keseluruhannya mencapai 152.310orang. ke hal 19 kol 1

    ke hal 19 kol 1

    ke hal 19 kol 5

    PRAMU/RADAR BANYUMAS

    BERKOBAR KEMBALI - Kilang Pertamina Cilacap kembali berkobar. Sementara Brimob mengevakuasi wargadari bahaya kebakaran.

    ARUNDONO/JPNN

    JELASKAN - Gubernur BI Darmin Nasution menjelaskantentang kasus Citibank yang mencuat dalam sepekanterakhir dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XIDPR RI Selasa (5/4) .

  • Nasdem di Tengah ArusPolitik Global

    Semua wartawan Radar Tegal dilengkapitanda pengenal/surat tugas dan tidakdibenarkan meminta/menerima imbalandalam bentuk apapun dari narasumber.

    Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan,Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: LukmanSetiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo,Direktur : Moh. Sukron

    Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M.Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan.Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur:Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin,Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: YullyTrieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, RohmanGunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu:Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (KepalaPerwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi(Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: AdeAsep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, DedyIrawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin.Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, ArifudinYunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, AgusMutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: UmamanSahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo.Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari,Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi(Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/TataUsaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900(hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta:Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, EkoSuprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl.Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976,5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks.Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia KompleksLIK Dampyak -Tegal.

    Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp

    15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklanhalaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab.

    Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek:139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek:

    1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

    Harian Pertama KebanggaanWong Tegal

    RABU6 APRIL 2011

    OPINIRADAR TEGAL

    2

    Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansitertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email [email protected], surat ke Radar Tegal Jalan PerintisKemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresulapilihan. Hanya Rp55.000/pcs.

    Oleh: Asep SupriadiMENCERMATI pernyataan

    Wakil Gubernur Jawa TengahRustriningsih di Radar Tegaldan Suara Merdeka (02/04)bahwa Nasional Demokrat ada-lah sebuah organisasi massadan bukanlah partai politikadalah sah-sah saja. Itulahdinamika masyarakat berpolitik.Bukan tanpa alasan jika peng-gagas Nasdem Jawa Tengahtersebut melakukan langkah-langkah berani mengingat Rus-triningsih pentolan PDI Per-juangan di Jawa Tengah. Petaperpolitikan di tanah air saat iniberubah cepat. Deklarasi Nasio-nal Demokrat (Nasdem) telahmembawa implikasi luas ditanah air.

    Keberadaan Nasdem dinya-takan sebagai organisasi massadan bukan organisasi politiktersebut merangkul semuakalangan. Baik praktisi, akade-misi, teknokrat, budayawan,intelektual muda, pedagangmaupun petani baik kapasi-tasnya sebagai pengurus par-tai, anggota partai aktif maupunpasif. Menebar visi dan misiyang mengarah kepada pemba-ngunan dari rakyat untuk rak-yat. Mengapa organisasi massaini membawa implikasi luas?Ada beberapa alasan yangmemberi pengaruh kuat orga-nisasi massa ini berdiri.

    Pertama, organisasi ini diga-gas oleh Sri Sultan Hameng-kubuwono X sebuah nama

    besar Raja Keraton Ngayog-yakarto Hadiningrat dan seka-ligus Gubernur Daerah Isti-mewa Yogyakarta sebagai citrapengayom masyarakat dankejujuran dan Surya Palohpengusaha tersohor sebagaipendana terbesar di negeri ini.Dengan mengantongi dua na-ma tersebut memberikan peru-bahan harkat dan martabatbangsa di mata dunia. Meng-ingat di Pemilu 2009 dua kan-didat tersebut belum menun-jukkan taring sesungguhnyauntuk bertarung.

    Kedua, organisasi ini berdiri disaat arus politik tengah mencariterobosan membangun koalisipartai dan merangkul kekuatanfloating mass (massa mengam-bang). Semua partai mempunyaikans yang sama dalam petapolitik. Partai politik terpecah-pecah menjadi partai-partai kecilsecara kuantitatif. Kekuatan satupartai tidak mampu menembusangka 30 persen.

    Lihat saja hasil dari hasilquick count secara nasionaldalam Pemilu 2009 tidak adapartai menang mutlak. PartaiDemokrat menempati jumlahsuara tertinggi 20,64 persen danharus berkoalisi dengan PartaiGolkar 14,61 persen. SedangaknPDIP 14,05 persen hampir ber-imbang. Kemudian diikuti PKSdengan mengantongi 8,16 per-sen. Berikutnya PAN 6,25 per-sen, PPP 5,27 persen, PKB 5,16

    persen, Gerindra 4,30 persen,Hanura 3,63 persen dan PBB1,85 persen. (Baca: KedaulatanRakyat, 26 April 2009).

    Kedua, belum semua pemilihaktif berpartisipasi dalam Pemilu2009. Diperkirakan hanya 60persen dari seluruh pendudukIndonesia. Diyakini bahwa suaragolongan putih (golput) hampirmencapai 30 persen Sungguh, inimenjadi fenomena yang luar biasabilamana duapertiga suaranyamemberikan dukungan padacalon presiden mendatang. Ke-hadiran massa golput harusdiperhitungkan. Boleh jadi harusdiperjuangkan. Keberadaan Nas-dem masih ada kesempatan me-rangkul 40 persen penduduk In-donesia yang tidak memberikansuaranya alias golput tersebut.

    Ketiga, keberadaan partaisaat ini belum mengakomodirsemua masyarakat. Bukan ti-dak mustahil banyak anggotapartai besar kecil akan heng-kang ke Nasdem jika partaiinduknya tidak pintar-pintarmemelihara anggotanya. Tam-paknya tidak ada tempat loya-litas dalam berpolitik. Setiapwaktu bisa berubah.

    Keempat, mengingat Nasdemdigagas karena melihat petapolitik saat ini belum menun-jukkan kemapanan etika ber-politik, kekecewaan terhadapketidakdewasaan berpolitik.Kecewa oleh perilaku petualangpolitik yang ada. Negarawan

    yang tidak mengindahkan etikapolitik dengan saling caci makidi media massa. Banyak anggotawakil rakyat yang membawaperilaku barbar ke dalam kan-cah politik. Tindakan tidak sim-patik semakin dipertontonkan.Rendahnya martabat bangsa dimata bangsa lain karena tidakada kekuatan nasional. Hilang-nya beberapa pulau dan asetbudaya bangsa. Terbentuknyamafia hukum dan peradilan.Menurunnya moralitas kaummuda karena meluasnya jaringanperedaran narkotika.

    Mendasari hal-hal tersebut diatas yang urgen adalah pem-benahan internal organisasi.Sistem lama yang menumbuh-kembangkan budaya-budayafeodal pada masa Orde Baruperlu dikikis seperti; sendikodawuh, asal bapak senang,mohon petunjuk, korupsi, ko-lusi dan nepotisme. Tanpa adaperubahan yang mendasarbagaimana mungkin sebuahorganisasi massa akan dilirik.Iming-iming dana asuransi jiwabukan faktor utama dalam pem-benahan tetapi yang lebihpenting adalah bagaimana me-rubah sistem lama ke sistembaru yang lebih menjanjikannasib dan masa depan masya-rakat dan bangsa secara nyatadan berkesinambungan bukanhanya sekedar di atas kertas.Tentu itu PR yang tidaklahringan. Inilah tantangan Nasio-

    nal Demokrat saat ini di tengaharus politik global. Di tengahkancah perpolitikan tanah airyang pragmatis. Di tengahbeban hiruk pikuknya per-gulatan manusia melawan ga-nasnya fenomena alam seperti:gunung meletus, tsunami, gem-pa bumi, banjir, tanah longsordan iklim tak menentu.

    Sebagai kata akhir dari tuli-san ini adalah bahwa bukansebuah hal baru dalam duniapolitik bila suatu saat nantiNasdem berubah menjadi partaibaru. Kapan Nasdem akanmenjadi sebuah partai politikhanya persoalan waktu. Yangmenjadi persoalan adalah keber-adaan Nasdem akan diper-hitungkan sebagai organisasimassa yang tangguh dan dise-gani apabila sistem feodal padamasa Orde Baru seperti disebutdi atas dikikis. Kita tidak bisamendudukkan sebuah persoal-an masa lalu dengan masalahkondisi saat ini karena masya-rakat sudah sangat kritis. Jamansudah berubah. Kekuatan mas-sa telah terbagi rata. Siapa danbagaimana pemimpin orga-nisasi mereka. Masyarakatsepenuhnya sebagai penilai. (*)

    Penulis adalah pemerhatimasalah sosial politik,

    alumnus UniversitasSarjanawiyata Tamansiswa

    Yogyakarta

    Ari Bisa DigantiASS.. Radar tolong melu d muat

    ngresulane aku, khususe kanggoKepala Kelurahan Keturen, Pak lurahtolong lebe keturen d tuturi ebenkerjane sing bener ari ngabdi maringwarga, kerjane aja mung ari ana wargasing nggain duit akeh tembe dikerjani,misale ari ana warga sing pan nikah, ariduite lancar di durusi cepet, tp yen lakaduite kerjane lambat, trz yen ana wongninggal tekane suwe nemen alesane lgana urusan, dongen piben sih panngabdi mrg warga aja pilah-pilih singana duite tok ari bisa ganti bae pak,luruh sing apik, ngisin2na..

    085742853xxx

    Tanggapan:SETELAH dikonfirmasikan kepada

    yang bersangkutan (Lebe Ketruren)diketahui bahwa pada saat kejadianlancar tanpa hambatan (tidak adaketerlambatan). Namun sangat dima-klumi jika ada salah satu pelayat(bukan dari Shohibul Musibah)merasa jenuh karena menungguwaktu dari pagi.

    Untuk penggantian lebe keturensebagaimana saran ngresula Saudara,hasil konfirmasi yang dilakukan denganyang bersangkutan (Lebe Keturen)menyampaikan akan lebih mening-katkan kinerjanya.

    LURAH KETURENARIS SUROSO, SH

    Ora Melu Dikon MbayarPIBEN kye Pak Bupati, Pak Gubernur,

    kbeh bae sing maca wis. Loken sekolangewajibna bocah2e kdu mlu study tourndadakan, sing ora melu tetep gokonmbayar si kpiben carane rih ora dwe duit,ng9o mangan be ambekane ws pe-gat_pegot, toli study tur y ra usah adoh2nenx Bali duite enteng akeh luruhe olihangel, neng Guci bae ya kena.

    085742098xxx

    Usul Go Taman PociAK, pan mein usul karo kritik. Usule,

    go Pemkot Tegal. Ari bs neng tmanpoci, seubengane pinggir tman di gawelintasan go mlaku2 wong tuwa2. Tpilintasane di gawe model ana watu cilik-cilike sing kena go refleksi kaki kayaneng taman monas Jkt. Ak yakin akehwong tuwa sing sneng, trmasuk bapaneaku. Kritike, taman poci, kwe suketedirapikna wis pada dwur2. Niate kahapik gawe taman, tpi mbokya dirawatoh kang. Go Rateg, swun ya yen usulkro kritike aku dimuat.

    085786359xxx

    Costumer Supaya RamahAKU pan melu ngresula maring Radar

    untuk BRI Unit Palarya.... tolong donkuntuk costumer service lebih ramah....

    gimana bs bersaing kl pelayanan cos-tumer servicenya tdk mengorangkannasabah.... harap dipahami nasabahadalah raja... Tp apa mungkin yg sepertiini standar dr BRI?

    083842157xxx

    Pengunjunge Akeh,Dalane Rusak

    MIKUM Bos RATEG, nyong pnmelu2 ngresulah kyeh... aku th heranOW GUCI pngunjunge akeh tp dalanerusak ora didandani sg kebngetan mngsg ng jero lokasi dalan nganti parah,pdhl ng RATEG edsi 14 Mrt 2011pnglolane Bp Imam Santoso kari nilikibnyu PNS tiap 3 jm apa ra wruh dalansg rusak.. tlg d sampekna ng pemdastempat kon d beresi melas dong mlakuakh sg kejleko....

    085842276xxx

    Unek-Unek untukKades Dukuhjeruk

    YANG terhrmat rdaksi Radar Tegal,saya mau menyampaikan unek2 sluruhwrga masyrakat Dukuh Jeruk, KecBanjarharjo, Kab Brebes. Tolong inidimuat dirubrik unek2. Saya mnta

    tolong atas nama sluruh wrga Du-kuhjeruk kmi mhon untk Kepala Desadan Kadus 1 berhenti lah ngadu ayamjago itu diharmkan oleh agama. Dan kmimhon kepda Kepala Desa cbalahbermasyarakat, jangan nungguin baledsa trus wrga ga trurus. Dan mslah brasraskin tlong kpada phak yg brwenangknapa hrga brasnya 27 ribu, pdahal jancma 24rbu. Kpada bpk Bupati tlongditndak th Kepala Desa Dukuhjeruk ygtrlalu arogan. Mungkin itu dlu unek2yg dpat kmi smpaikan. Ats prhatianyakmi smpaikn trima ksih.

    087730572xxx

    Melu PiknikOra Olih Kursi

    YTH P.Walikota ato Kepala DiknasKota Tegal, nyong pan njaluk tulungkwe guru karo kepalane skolah SMPN6 dipringatna, anake nyong karoponakane nyong melu piknik sekolahSMP 6 wis bayar 280 ewu tapi ora olihkorsi barang pan mangkat, sih piben.Wis kaya kuwe anake tangga ora melupiknik ya dikongkon bayar 20 ewuduwite go apa. Nyong takon maringsekolahan, bu gurune njawabe nggetak-nggetak pan takon kepalane sekolahditolak terus. Dipringatna kuwe pa wali,

    endah aja maning2 kaya kuwe gurune.suwun Radar.

    083899692xxxLatihan UN

    Kok Siang-SiangPAK guru bu guru tolonglah kami

    siswa klas 9 ingin mengadu kenapaLAT UN siang2, kan kami dah capelapar pusing yg akhirnya ga bisa mikirpak bu guru. Trims ngresula Radar.

    083899692xxx

    Tidak MengetahuiPesantren

    MENYAKSIKAN sinetron PESAN-TREN & ROCK N ROLL yg dita-yangkan SCTV saya jadi mendugasinetron ini sepertinya dibuat olehsutradara yg tdk menguasai duniapesantren secara benar. Atau palingtdk sinetron ini tdk didahului dg suatupenelitian mendalam tentang duniapesantren sehingga yg muncul darimenyaksikan senetron ini adalahpesantren sama saja dg tempat kos-kosan biasa atau asrama biasa padaumumnya. (alumni pondok pesantrentradisional As-syafiiyah).

    085719088xxx

    Akhirnya...Oleh: M Riza Pahlevi

    SETIAP perhelatan, pasti ada ending-nya, ada akhirnya.Entah itu perhelatan politik, bu-

    daya, seni maupun sebuahpersoalan yang menderahidup seorang manusia. Duniasaja, kata yang percaya, jugaada akhirnya, yaitu kiamat.Makhluk hidup, termasuk ma-

    nusia juga ada akhirnya, akhir-nya mati. Jadi siapa pun, jangan

    terlalu berkhayal, apalagi meng-anggap dirinya akan selalu

    hidup dengan kejayaan-nya dan kesombongan-nya. Karena pasti akan

    berakhir, entah kapan waktunya.Dalam tulisan ini, yang dimaksud akhirnya ini bukan yang

    terkait dengan kematian, entah kematian karir, kematiansukses, dan kematian-kematian lain. Tetapi lebih pada upayapenantian yang panjang. Seperti laiknya orang yang menjalaniperjalanan panjang, dari satu kota menuju kota lainnya. Setelahduduk di mobil atau di kereta selama berjam-jam, akhirnyasampai juga dengan selamat. Ya, akhirnya sampai...

    Termasuk juga penantian warga Brebes, yang hampirsetahun tak memiliki bupati yang definitif. Pasca ditahannyaIndra Kusuma oleh KPK di LP Cipinang, terkait kasus korupsi,Agung Widyantoro belum resmi ditunjuk sebagai bupatidefinitif. Meski dalam pelaksanaannya, Agung yangmerupakan wakil bupati, menjalankan tugas sehari-haribupati, seperti yang disampaikan Mendagri, terkaitpenunjukkan wakil bupati sebagai pelaksana tugas sehari-hari bupati yang terkena kasus pidana.

    Banyak orang yang mengatakan, posisi Agung Widyantoroselama hampir satu tahun ini menjabat wakil bupati rasa bupati.Meskipun jabatan resminya masih wakil bupati, tapikewenangannya dan posisinya kepemimpinannya samadengan bupati. Tentunya dengan batasan-batasan yang telahdiatur undang-undang pula. Contohnya, untuk melantik pejabateselon, Agung Widyantoro harus meminta persetujuangubernur terlebih dahulu. Selain itu, juga tidak bisa langsungmelakukan mutasi atau rolling pegawai secara besar-besaran, cukup dibatas lima orang di tingkat eselon II.

    Penunjukkan Agung sebagai pelaksana tugas sehari-hari bupati juga membutuhkan waktu yang lama. Sekarangini, waktu untuk menuju jabatan bupati definitif pun masihditunggu kapan. Meskipun pada akhirnya, akan berakhirjuga dengan pelantikan Agung sebagai Bupati Brebesyang definitif.

    Seperti diketahui, setelah ada kekuatan hukum tetap ataskasus yang menimpa Indra Kusuma, di mana Pengadilan Tipikormemvonis Indra Kusuma bersalah dan dipidana dua tahunpejara, maka berdasarkan undang-undang yang berlaku,wakil bupati yang berhak menggantikan jabatan bupati yangkosong. Dan kini, penantian yang panjang itu pun segeraberakhir, akhirnya bakal segera dilantik pula. Seperti yangtercatat dalam hasil Badan Musyawarah (Bamus) DPRDKabupaten Brebes, yang merencanakan pelantikan Agungsebagai Bupati Brebes yang definitif akan dilakukan pada 25April 2011 nanti. Bahkan sebelumnya, pimpinan DPRD dankomisi yang terkait pun sudah melakukan studi banding dankunjungan kerja ke daerah yang mengalami nasib yang hampirsama dengan Brebes.

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 49 tahun 2008pasal 131 sudah dijelaskan dengan gamblang. Di mana dalampasal itu disebutkan apabila kepala daerah diberhentikanberdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyaikekuatan hukum tetap sebagaimana dimaksud dalam Pasal125 ayat (2), Pasal 127 ayat (2), dan Pasal 128 ayat (7),jabatan kepala daerah diganti oleh wakil kepala daerah sampaiberakhir masa jabatannya dan proses pelaksanaannyadilakukan berdasarkan keputusan rapat paripurna DPRD dandisahkan oleh Presiden. Namun rupanya DPRD dan jugaeksekutif pun perlu belajar teknisnya seperti, bagaimanapengusulannya dan berapa lama waktunya. Sehingga tetapdilakukan studi banding dan kunjungan kerja.

    Dengan adanya informasi dari Bamus DPRD tersebut,merupakan kabar yang banyak ditunggu masyarakat Brebes.Meskipun Agung sendiri dalam beberapa kesempatan selalumengatakan, yang penting bekerja membangun Brebes, entahitu sebagai wakil bupati maupun nanti sebagai bupati.Semangat itu, mestinya juga menjadi semangat semua pejabatdi bawahnya, bekerja untuk membangun Brebes ke depanlebih baik. Termasuk juga rencana pengisian jabatan wakilbupati, yang pada akhirnya nanti juga akan terjawab. Yah,akhirnya.... (*)

  • CMYK

    CMYK

    METROPOLISRADAR TEGAL

    3RABU, 6 APRIL 2011

    DPRDBatal GelarParipurna

    ADI MULYADI/RATEG

    TEGANG DAN PANIK - Wajah tegang dan panik peserta Press Tour sangat nampak ketika terjadikesalahan teknis.

    Perjalanan Press Tour Pemkot Tegal ke Jogjakarta

    PANIK, KECEWA,SENANG CAMPUR

    JADI SATUPEMERINTAH Kota (Pem-

    kot) Tegal, Sabtu (2/4) lalumenggelar Press Tour ke Jog-jakarta. Kegiatan diikuti olehsekitar 59 wartawan dari mediacetak, elektronik, dan cyberyang wilayah liputannya di KotaTegal. Tidak ketinggalan pulapara penyiar radio baik swastamaupun negeri. Rombongandiberangkatkan menggunakandua unit bus pariwisata miliksalah satu biro perjalanan

    Jogjakarta, sekitar pukul 13.00WIB dari Bali Kota Tegal.Seperti apakah perjalanannya?

    Sebuah permasalahan kecilnampak di awal pemberang-katan. Tidak ikutnya wali kotabeserta jajarannya, lantaranada acara yang tidak bisa di-tinggalkan. Sehingga jam pem-berangkatan yang semula di-rencanakan pukul 12.30 WIBmenjadi 13.00 WIB. Sedangwali kota dan SKPD sepakatmenyusul menggunakan mobildinas.

    Terkait HibahLahan untukPoliteknik

    MENINDAKLANJUTI hasilkonsultasi dengan KementerianDalam Negeri (Kemendagri),yang menyatakan pelepasanaset yang nilainya di bawahRp5 miliar tak memerlukanpersetujuan DPRD. Maka ren-cana dewan menggelar rapatparipurna Kamis (7/4) besok,dengan agenda persetujuanhibah lahan seluas 13,9 hekareuntuk pembangunan kampus

    Politeknik Keselamatan Trans-portasi Jalan batal dilaksana-kan.

    Menurut Ketua DPRD, H EdySuripno SH, karena tak memer-lukan persetujuan, tak ada rapatparipurna, dengan agenda per-setujuan pelepasan aset untukpembangunan Politeknik. Na-mun DPRD, melalui Pansus 3bakal memberikan saran padaPemkot, berkaitan dengan pen-dirian kampus tersebut. Sesuaipenjelasan Kemendagri, walau-pun tak memerlukan persetuju-an DPRD. Tapi wali kota selakuPejabat Penguasa Kekayaan

    M SAEKHUN/RATEG

    BERI PENJELASAN - Walikota Tegal didampingi tim Pemkotmemberikan penjelasan, terkait rencana hibah tanah kepadaKementerian Perhubungan dihadapan anggota DPRD.

    Pansus 1 Diminta Siapkan LaporanJadi RekomendasiPemkot Tegal

    SESUAI jadual DPRD Kota Tegalyang telah ditetapkan, Jumat (15/4)besok, laporan Panitia Khusus(Pansus) 1 dewan yang membahaskasus lahan eks terminal, yang saatini dimanfaatkan bangunan PacificMall. Sehingga hanya ada sisawaktu 10 hari, guna menyusunlaporan hasil kerja untuk dijadikandasar rekomendasi pada PemerintahKota (Pemkot) Tegal.

    Ketua DPRD, H Edy Suripno SHmengatakan, Pansus 1 harus mela-porkan hasil kerjanya, untuk dijadi-kan dasar pembuatan rekomendasipada Pemkot. Hasil laporan Pansusdibahas bersama Badan Musya-warah (Banmus), guna menentukansikap berikutnya. Kalau dianggapcukup, maka dilakukan penyusunan

    M SAEKHUN/RATEG

    GELAR RAPAT - Untuk menyusun laporan kerja, Pansus 1 DPRD KotaTegal menggelar rapat internal.

    Sejumlah Kepala Sekolah Minta Tenaga Khusus

    Puluhan PNSBakalNaikPangkat

    SEBANYAK 39 Pegawai Negeri Sipil (PNS)golongan IId dan IIId di lingkungan PemerintahKota Tegal, bakal dinaikkan pangkat dangolongannya. Namun sebelumnya mereka harusmengikuti ujian dinas tingkat I dan II se-Jatengtanggal 12 April mendatang, di GOR JatidiriSemarang.

    Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),Dyah Kemala Shinta melalui Kabag Humas danProtokoler Setda, Herlien Tedjo Oetami menga-takan, dari 39 PNS tersebut 22 orang di antaranyalaki-laki dan 17 lainnya perempuan. Jika berda-sarkan golongan, 5 orang dari IIId dan 34sisanya dari IId. Untuk IIId, berarti dipersiapkankenaikan menjadi IVa. Sedangkan IId disiapkanmeningkat menjadi IIIa, ucapnya, Selasa (5/4)kemarin.

    Sebagai persiapan, lanjutnya, BKD mengada-kan pembekalan bagi para peserta hari ini (kemarin)di ruang rapat lantai 2 Setda Kota Tegal. Bagipeserta ujian dinas tingkat I materinya Pancasila,UUD 1945, GBHN, dan sistem perencanaanpembangunan nasional. Selain itu Kepegawaian,Korpri, bahasa, sejarah Indonesia, pengetahuanperkantoran, administrasi serta tupoksi, daninstansi. Tingkat II-nya antara lain hampir sama.

    EKSEKUTIF

    EVENT

    ADI MULYADI/RATEG

    CERIA - Para pemenang tersenyum ceria saatmenerima piala dan bingkisan dari ketuaJalasenastri dan Danlanal.

    AnggotaLanalSalingBerkompetisi

    GUNA menyambut datangnya Hari Kartini,Jalasenastri Cabang VII Korcab V ArmatimPangkalan TNI AL (Lanal) Tegal, menghelatserangkaian acara yang dilaksanakan di halamanMako Lanal Tegal, Selasa (5/4) kemarin. Dalamacara itu seluruh anggota beserta istrinya salingberkompetisi menjadi yang terbaik, pada tigamata lomba yang diselenggarakan antara lainmemasak, bola voli, dan joget dangdut.

    Ketua Jalasenastri Cabang VII Korcab VArmatim Pangkalan TNI AL (Lanal) Tegal, AyuFrice Flack mengatakan, tujuan pelaksanaankegiatan tersebut dalam rangka memperingatiHari Kartini. Selain mempererat tali silaturahmiagar Jalasenastri semakin maju. Sehinggaanggota kian getol dalam mendukung karirsuaminya.

    DOK.RATEG

    Drs Mursalin

    tidak direpotkan lagi denganmasalah adminitrasi mengenaipencairan dan penggunaan BOS.Termasuk pengajuan SPJ-nya,seperti sekarang.

    Menanggapi itu, Plt KepalaDinas Pendidikan Kota Tegal,Yuswo Waluyo mengatakan,saat ini memang belum ada te-naga khusus atau PNS yangmenangani masalah dana BOSdi sekolah. Karena itu, dia akanberkoordinasi dengan BadanKepegawaian Daerah (BKD)setempat, untuk bisa mengalo-kasi formasi CPNS yang khusustenaga bendahara BOS di se-kolah.

    Dia tidak menampik apabilahingga kini pembuatan SPJBOS masih menjadi kendala.Sebab, masih banyak sekolahkhususnya SD yang belumselesai mengajukan SPJ peng-gunaan BOS triwulan pertama.Karena adanya aturan barumengenai pencairan BOS tahun

    2011, ujarnya.Untuk itu, tandas Yuswo,

    guna membantu sekolah dalampembuatan SPJ atau masalahadministrasi lain, Pemkot mem-bentuk tim asistensi BO yangbertugas mengawasi penggu-naan dana BOS, dan membantusekolah dalam pembuatan SPJ.Sehingga nantinya pencairanBOS triwulan berikutnya tidaklagi terkendala atau mundur darijadual pencairannya.

    Terkait permintaan kasek,Kepala BKD, Dyah KemalaShinta menuturkan, selama inibelum ada permintaan formasipengajuan tenaga bendaharapengelola BOS di sekolah. Pa-dahal setiap tahun BKD selalumemberikan surat mengenaipengajuan kebutuhan staf ke-pada setiap SKPD. Denganadanya permintaan ini, saya me-negaskan, BKD akan mengaju-kan formasi tenaga bendahara

    Untuk TanganiDana BOS

    PARA Kepala Sekolah (Kasek)penerima Bantuan OperasionalSekolah (BOS) meminta agar Pem-kot Tegal, memberikan atau mere-krut tenaga PNS khusus menanganidana BOS. Pernyataan ini mencuatdalam Rapat Koordinasi (rakor)Pendidikan yang digelar Pemkot,Selasa (5/4) kemarin di ruang Adi-pura.

    Tenaga khusus tersebut tentunyayang menguasai bidang akuntasi ataukeuangan. Mengingat proses pen-cairan BOS 2011 berbeda dengantahun-tahun sebelumnya. Sepertiyang disampaikan Pengawas TK danSD Unit Pelayanan Pendidikan Dasar(UPPD) Kecamatan Tegal Timur,Abdul Mukti. Menurutnya, tenagakhusus tersebut akan dijadikanbendahara pengelola BOS di setiapsekolah. Dengan adanya bendaharapengelola dana BOS, kepala sekolah

    ADI MULYADI/RATEG

    USUL - Pengawas TK dan SD Unit Pelayanan Pendidikan Dasar (UPPD)Kecamatan Tegal Timur, Abdul Mukti sedang menyampaikan usulannyapada Rakor Pendidikan, kemarin.

    Soal Pengawasanyang Minim

    LANGKAH Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal, melakukanpengawasan terhadap pelaksa-naan Ujian Nasional (UN) me-nuai kritik Pengurus DaerahMuhammadiyah (PDM) KotaTegal. Sebab, langkah ini dinilaibentuk kekurangpedulian Pem-kot terhadap masalah pendi-dikan.

    Hal ini disampaikan KetuaPDM setempat, Drs Mursalin,saat melakukan audiensi de-ngan Wali Kota Tegal H IkmalJaya SE Ak, Selasa (5/4) kemarin.Menurutnya, sebagai organi-sasi keagamaan, Muhammadi-yah merupakan pelopor pendi-dikan Islam modern di Indone-sia. Sehingga menjadikan pendi-dikan sebuah ikon. Karena itupihaknya sangat mendukungProgram Tegal Cerdas yangdicanangkan Pemkot beberapabulan lalu. Dengan ProgramTegal Cerdas, kami berharapanak-anak miskin tetap bisasekolah. Dengan begitu, saranadan prasarana pendidikan diKota Tegal makin baik. Ini jugamerupakan ikhtiar nyata gunamencerdaskan kehidupan ma-syarakat.

    Dijelaskan Mursalin, sebagaiorganisasi yang peduli terha-dap masalah pendidikan, Mu-hammadiyah mengkritik lang-kah Pemkot. Seharusnya takhanya melakukan pemantauandan pengawasan pelaksanaanUN, tapi harus mengawasipelaksanaan proses pembelajar-an yang dilaksanakan di seko-lah. Kalau hanya memantau UN,sama saja Pemkot hanya nye-gat. Ibarat mau ke Semarang,hanya nyegat di Jerakah. Ka-mi minta Pemkot untuk meman-tau pelaksanaan standar nasio-nal pendidikan, terkait tupoksiguru, kepala sekolah, dan peng-awas sekolah. Ada standar

    Muhammadiyah KritikLangkah Pemkot

    ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

    MELAUT Sebagian nelayan nekad melaut,demi mendapatkan teri nasi untuk tambahanpenghasilan.

    MusimTeri Nasi,NelayanNekadMelaut

    MESKI cuaca ekstrem diprediksi masih akanterjadi. Sejumlah nelayan Kota Tegal nekadmelaut, setelah cukup lama menambatkanperahunya. Apalagi, menurut pengakuan mereka,saat ini musim teri nasi di pasaran dijual denganharga lumayan tinggi.

    NELAYAN

    ke hal 9 kol 5 ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 5 ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 1

  • RABU6 APRIL 2011

    TEGALMETROPOLISRADAR TEGAL

    5

    AGENDA HOTELHOTEL KARLITARabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

    HOTEL BAHARI INN Tegal- Jumat dan SabtuLive Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB- SabtuHappy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

    RIEZ PALACE HOTEL- Senin sampai Minggu

    Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama Oktober-November 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

    Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

    TELEPON PENTINGHotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399Hotel Karlita (0283) 358050Orange Karaoke (0283) 322022Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

    TENAGA KERJA

    Sebanyak 2.000 PelangganTambah Daya Gratis

    TAMBAH DAYA

    PT PLN(Persero) APJTegal selamasebulan, telahmelayani 2.000tambah dayasecara gratis.

    ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

    SEJAK diluncurkan awalMaret 2011 hingga saat ini. Pro-gram bulan tambah daya gratisPT PLN (Persero), di wilayahkerja Area Pelayanan dan Jari-ngan (APJ) Tegal telah melayani2.000 pelanggan. Program yangberlaku hingga akhir Juni 2011,diharapkan menjadi solusi bagipelanggan lama yang inginmenambah daya sesuai kebu-tuhan secara gratis.

    Asisten Manajer Pemasarandan Niaga, Sadli Sayidiman me-

    ngatakan, program bulan tambahdaya gratis mendapat responpositif pelanggan. Bagi yangberada di wilayah kerja APJ Tegalmencakup Kota dan KabupatenTegal, Brebes serta Pemalang.Masih berkesempatan meman-faatkan program tersebut hinggaakhir Juni 2011, dengan meng-hubungi Unit Pelayanan danJaringan (UPJ) terdekat.

    Pelanggan juga dapat me-ngirim SMS melalui SMSSMadu di 0283-3338123, atau

    call center PLN di 024-123.Secara umum, program tersebutbertujuan mengikis image ne-gatif tentang pelayanan PLN,yang dianggap berbelit-belit.Harapannya, program tersebutmemberikan bukti bahwa PLNsangat serius, dalam memberi-kan pelayanan secara maksimalkepada seluruh pelanggan mau-pun masyarakat, yang inginmendapatkan pasokan listrikdari PLN.

    Dia menambahkan, meski baru

    berjalan sebulan, sudah ada 2.000pelanggan memanfaatkan pro-gram ini. Dalam dua bulan kedepan, jumlah tersebut diharap-kan terus meningkat. Selain pe-nambahan daya gratis, masyara-kat yang ingin melakukan pema-sangan baru terutama prepaidatau pra bayar, biaya resmi dariPLN sangat terjangkau. Untukdaya 450 VA Rp374.850, 900 VARp783.850, 1.300 VA Rp1.180.400,dan 2.200 VA Rp1.999.800.

    Kami mengingatkan agar

    masyarakat selalu mengurussegala sesuatunya di UPJ terde-kat, tanpa melalui perantara ataucalo. Dengan demikian, masya-rakat mendapatkan pelayananmaksimal dari PLN. Sehingga di-harapkan mampu mengikis ime-ge negatif yang belum terbuktikebenarannya. Semua kami laku-kan guna meningkatkan mutupelayanan. Dengan demikianmasyarakat bisa menikmati listrikdari PLN yang cepat nyala dannyala terus, terangnya. (gun)

    PeluangKerjaNakerWanitaTinggiKEBUTUHAN tenaga kerja wanita, terutama lulusan Sekolah

    Menengah Kejuruan (SMK), untuk bekerja di sejumlah perusahaanJakarta dan kawasan industri lain masih tinggi. Tidak terkecuali lulusanSMK di Kota Tegal dan sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Hal inidibenarkan pembina Bursa Kerja Khusus (BKK), Solehin SPd.Menurutnya, jumlah lulusan lulusan SMK terutama wanita tidaksebanyak lulusan pria. Sementara kebutuhan tenaga kerja wanita disejumlah perusahaan terus meningkat.

    Untuk wilayah Jawa Tengah yang memiliki 300 BKK, hingga kinitidak mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja wanita lulusan SMKyang diminta sejumlah perusahaan. Permintaan tenaga kerja darisejumlah pabrik mencapai 30 ribu, dan jumlah itu belum bisa dipenuhiseratus persen. Khusus Kota Tegal sendiri, terdapat 9 SMK yangsetiap tahun meluluskan anak didiknya, dan sekarang banyak terserapdi beberapa perusahaan melalui Bursa Kerja Khusus, melibatkaninstansi maupun perusahaan berskala nasional.

    Saat ini, jelasnya, perusahaan-perusahaan besar minimalmempekerjakan 30 persen wanita, yang diserap dari lulusan SMK.Sehingga peluang mendapatkan pekerjaan terbuka lebar. Untuk itu,pihaknya berupaya menjalin kerja sama dengan pihak terkait.Harapannya lulusan SMK baik pria maupun wanita, bisa secepatnyabekerja. Sehingga membantu pemerintah dalam mengurangi angkapengangguran. Untuk itu, bagi siswi SMK yang belum lulus, jangankuatir karena kesempatan mendapatkan pekerjaan terbuka lebar.Sebab kebutuhan tinggi, sementara lulusan wanita dari SMK tidaksebanyak pria. Guna memenuhi kebutuhan sejumlah perusahaansaja, lulusan wanita dari SMK untuk wilayah Jawa Tengah masihkurang, tukas Solehin lagi. (gun)

    PendampinganPolmasTetapDipertahankan

    TEGAL - Polresta Tegal Kota akan tetap mempertahan Program PolisiMasyarakat (Polmas). Sekalipun posisi kapolresta diganti pejabat baru.Karena ini merupakan kebijakan kapolri. Sebab, dari program tersebutmaka kegiatan patroli dapat dilakukan secara bersama-sama melibatkananggota masyarakat. Termasuk kegiatan keamanan lainnya. Hal iniditegaskan Kapolresta Tegal Kota, AKBP Kalingga Rendra Raharja SE,didampingi Wakapolresta Kompol H Sugeng Tiyarto SH MH.

    Keberhasilan Program Polmas tidak lepas dukungan warga, yangselama ini dikenal sangat familiar dan komunikatif. Bahkan, melaluikegiatan yang bertajuk Jakwire Wong Tegal, jalinan silaturahmi antarapolisi dan masyarakat baik yang ada di perkotaan maupun pantai,selamanya akan terjaga dengan baik, ucapnya mantap.

    Sekadar diketahui, Program Polisi Masyarakat ini tercatat dalamMuseum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penganugerahan diberikanatas keberhasilan Polresta Tegal Kota, dalam waktu empat bulanmengunjungi 58.915 Kepala Keluarga (KK), tersebar di seluruhwilayah tersebut. Dari ujung selatan berbatasan Kabupaten Tegal,hingga warga di pesisir utara Laut Jawa. (din)

    KEAMANAN ABIDIN ABROR/RATEGSIAP BERLAYAR - Sebuah kapal baru tengah dalam pengerjaan di kolam dermaga TPI Tegal, dansiap meluncur mencari ikan.

    TEGAL - Meski banyak pe-ngusaha memilih menjual kapalikannya. Karena alasan tinggi-nya harga perbekalan dan ikanmakin sulit dicari. Namun pe-sanan pembuatan kapal tradi-sional purshine di Kota Tegaltidak pernah sepi. Hal itu sepertiterlihat di galangan kapal se-panjang Jalan Blanak, Kelurah-an Tegal Sari Kecamatan TegalBarat. Di tempat ini, puluhanpekerja sibuk mengerjakanpesanan pembuatan kapal baru.Pemandangan sama terlihat didermaga Pelabuhan Niaga.Dimana kapal yang dibuat bo-

    botnya cukup beragam. Sedanglama pengerjaan sekitar enambulan, melibatkan sekitar 15pekerja.

    Menurut pengusaha ikan,Anam (45), para pembuat kapalsebagian berasal dari Desa Pe-santunan Kecamatan WanasariKabupaten Brebes. Namun adayang sengaja didatangkan dariBatang. Mereka selama ini di-kenal ahli membuat kapal,ucapnya. Sejauh ini untuk pem-buatan kapal-kapal tersebut,masih menggunakan cara tradi-sional atau sistem manual. Tapidari segi kualitas masih bisa

    diandalkan.Contoh ketika melengkung-

    kan lempengan kayu, pembua-tannya dengan cara dipanaskanmemakai kayu bakar. Setelah itubaru dibentuk sedemikian rupa.Lempengan kayu langsung di-pasang jadi lambung kapal.Kapal yang sekarang berlayardi tengah lautan, sebagian hasilkarya mereka. Dengan banyak-nya pesanan pembuatan kapal,yang jelas sangat menguntung-kan. Sebab melibatkan banyakpekerja. Termasuk pekerja diKota Tegal, tandas Anam disela-sela kesibukannya. (din)

    Pesanan Kapal Baru Tak Pernah Sepi

    TEGAL - Dalam upaya me-ningkatkan Sumber DayaManusia (SDM), sekaliguspengembangan usaha Ya-yasan Pendidikan Pancasakti(YPP) Tegal, Selasa (5/4)kemarin, resmi jalin relation-ship dengan Bank Mandiri,berupa penandatangan kerjasama di Kantor YPP, JalanHalmahera Km 1 Kota Tegal.Hadir pula segenap pengurusyayasan, selain pihak bank.

    Setelah disampaikan mak-sud dan tujuan kegiatan ter-sebut, selanjutnya nota ker-ja sama ditandatangani ma-najer PT Bank Mandiri (Per-sero) Tbk, Bambang Supra-bowo. Sedang dari YPP, notakerja sama ditandatanganiKetua YPP, H Himawan Su-tanto, didampingi SekertarisH Eddhie Praptono SH. Di-samping dalam pengemba-ngan sumber daya manusiadan bidang usaha, bentukkerja sama lain yang dilaku-kan terutama pengelolaanSPP. Khususnya programpasca sarjana. Karena se-perti diketahui, UniversitasPancasakti Tegal tak lamalagi bakal membuka programtersebut, ucap Eddhie.

    Karena itu, tambahnya,

    dengan kerja sama tersebutdiharapkan dunia pendidik-an di Tegal dan sekitarnya,akan bertambah maju. Semuatak lepas berkat dukunganberbagai pihak, salah satu-nya perbankan. Jadi kerjasama ini untuk kepentingankedua belah pihak, atausetiap institusi bertujuanmeningkatkan kualitas SDM.Sebagaimana misi yayasan,menyelenggarakan pendidi-kan dan pengajaran, peneli-tian serta pengabdian ma-syarakat. Misi lain mengem-bangkan sikap kewirausaha-an, sesuai disiplin ilmu pe-ngetahuan. Termasuk me-ningkatkan kualitas sumberdaya manusia. (din)

    YPP dan BankMandiri TandaTangani Kerja Sama

    DOK.RATEG

    H Eddhie Praptono SH

  • RABU6 APRIL 2011

    SLAWIMETROPOLISRADAR TEGAL

    6

    PalangPintuSulitDirealisasiMINIMNYA anggaran yang diterima

    Dinas Perhubungan Komunikasi danInformatika (Dishubkominfo) Ka-bupaten Tegal tahun ini, membuatrencana pengadaan palang pintu diperlintasan kereta api (KA) takberpalang pintu menemui kendala.

    Sedikitnya ada 84 perlintasan takberpalang pintu yang bisa mengan-cam keselamatan setiap penggunakendaraan bermotor bila tidak was-pada saat melewatinya. Perlintasantak berpalang pintu tersebut termasukyang berada di jalur tikus.

    Hal itu dilontarkan Kepala Dis-hubkominfo Kabupaten Tegal IrSuhartono MM. Dari jumlah 84 per-lintasan KA tak berpalang pintu itu, kita

    sempat prioritaskan 28 perlintasan untuk segera dipecahkan. Kare-na minimnya anggaran yang dimiliki pemkab, prioritas tersebut sempatkami rampingkan super prioritas yakni 12 perlintasan saja yangmendesak agar segera bisa dilengkapi palang pintu. Khususnya dijalur double track yang banyak terdapat di jalur Pantura, tegasnya.

    Dia mengakui, untuk jalur Selatan sendiri relatif aman karenaperlintasan tak berpalang pintu hanya dilalui KA Pertamina dan KAKaligung sebanyak 4 kali dalam sehari.

    Dia tak menampik, dengan keterbatasan anggaran maka langkahyang baru bisa dilakukan saat ini hanya sebatas pemasangan lampukedip dan lampu peringatan saja.

    Diakuinya, tahun 2010 lalu pihaknya sempat melakukan pemasanganlampu kedip sekaligus papan peringatan di perlintasan tak berpalangpintu pada tiga titik. Ketiga titik tersebut masing-masing di DesaPesarean, Kebasen, dan Babakan.

    Dipastikan untuk tahun 2011 ini, upaya yang sama tidak bisadilakukan karena keterbatasan anggaran yang dia terima. Diamengakui baru ada tiga palang pintu yang kini masih dikelola DPU dansudah difungsikan masing-masing di perlintasan Texin, Trayeman,dan Jalan Dr Sutomo.

    Memang dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untukmenyediakan palang pintu di perlintasan tanpa palang pintu. Inimenyangkut biaya untuk tenaga penjaga pintu, dimana kabupatenmemiliki kawasan yang luas. Sehingga alokasi untuk pengadaandana petugas palang pintu harus menunggu keluasan anggaranyang ada, tegasnya. (her)

    DOK.RADAR SLAWI

    Ir Suhartono MM

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    BUTUH PENGEMBANGAN Kepala sekolah SMKN 2 Adiwerna mengamati lahan sekolah yang dimilikinyasekarang, yang terlampau sempit untuk menampung datangnya bantuan peralatan dari Jerman, kemarin.

    Pengembangan Lahan TerbenturPermendagri

    UPAYA pengembangan areal lahan sekolah untukmenampung bantuan program Goverment Coopera-tion Germany (GTZ) seperti yang kini dihadapaiSMKN 2 Adiwerna, tak semudah membalikkan telapaktangan. Maklum, lahan yang hendak dibidik untukperluasan sekolah tersebut statusnya adalah tanahmilik kas Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna.

    Disatu sisi pihak desa tidak keberatan tanah tersebutdigunakan untuk mendukung pengembangan seko-lah. Namun disisi lain, ada ketentuan pembebasantanah kas desa tidak diperbolehkan untuk sarana pen-didikan.

    Kepala sekolah RSBI SMKN 2 Adiwerna , DrsParjana, menyatakan, saat ini tahapan pengembanganlahan sudah dilakukan pihak Dinas PendidikanPemuda dan Olah Raga (Dikpora). Dimana pihakDikpora tengah mengajukan proposal ke pemkabuntuk memudahkan pembebasan tanah di sebelahBarat sekolah. Tentunya ajuan proposal ini akandimasukkan pada anggaran 2012, ujarnya.

    Dia mengakui, untuk mempermudah proses pembe-basan tanah kas desa seluas 1,1 hektar tersebutpihaknya juga menempuh langkah dengan mela-yangkan surat ke Gubernur Jawa Tengah yang sela-ma ini peduli terhadap sekolah kejuruan. Diharapkandengan pengajuan surat tersebut, gubernur turutandil menyetujui pembebasan tanah kas desa untukpengembangan gedung sekolah.

    Terpisah koordinator SBI, Hadi Sujarmo, menyata-kan, bantuan mesin berat penggergajian kayu danmesin tekstil dari Jerman tersebut dijadwalkan akandatang tahun 2012 mendatang. Dimana keberadaandua alat berat tersebut bakal dioptimalkan untuk men-dukung pola pembelajaran di jurusan yang ada diSMKN 2 Adiwerna. Keberadaan alat tersebut sa-ngat diperlukan untuk mendukung pembelajaran dijurusan Design Produk Kayu, Kriya Kayu, dan KriyaLogam. Kami sangat menyayangkan bila bantuantersebut nantinya urung diberikan lantaran saranabangunan fisik untuk menampung bantuan tersebutbelum ada. Bisa jadi, bantuan tersebut nantinya akandialihkan ke sekolah lain, terangnya.

    Kepala Desa Ujungrusi, Miftahudin SHI, punmengaku tidak ingin gegabah melepas aset tanah kasdesa tersebut meski pada intinya niatan untukmembantu pengembangan dibidang pendidikansangatlah besar. Dia pun mengaku sempat mengambillangkah melayangkan surat permohonan petunjukatau saran serta solusi soal permohonan pembebasantanah yang diajukan pihak sekolah tersebut. Tentangrencana pengembangan sekolah yang merupakanbentuk kerjasama pemerintah RI dengan pemerintahfederal Jerman (GTZ), kami belum bisa memberikanjawaban langsung terhadap surat tersebut. Langkahyang baru bisa kami ambil adalah mengirim suratpermohonan petunjuk kepada pemkab yang dalamhal ini kami tujukan pada Kasubag Pemerintahan,Camat, Ketua DPRD, Asisten I, dan Sekda, terangya.

    Hal ini ditempuh untuk menghindari hal yangtidak diinginkan bila salah mengambil keputusandari pemerintah desa setempat. Dia mengakui,selama ini tetap berpijak pada Permendagri nomor4 tahun 2007 tentang ketentuan pembebasan tanahmilik kas desa.

    Diapun sependapat, menunggu arahan dariGubernur Jawa Tengah untuk menjadi jawabanyang pasti sebagai bekal melangkah agar tidakterjadi sandungan masalah hukum dikemudianhari. (hermas purwadi)

    Butuh CampurTangan Provinsi

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    PENEMU Penemu benda purbakala, Dakri (54), sedangmenunjukan salah satu fosil tulang hewan gajah di rumahnyadi Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng, kemarin.

    Menilik Dari Dekat Keluarga Penemu Fosil di Desa SemedoDakri Terima Penghargaan Balai Pelestarian Manusia Purba

    Tahun 2005, DesaSemedo Kecamatan

    Kedungbatengdijadikan sebagai

    daerah situs purbakalaoleh Balai Pelestarian

    Manusia PurbaSangiran KabupatenSragen. Karena saat

    itu salah seorangwarganya, Dakri,

    berhasil menemukanberbagai benda

    purbakala. Lalu ?

    LAPORAN : FATUROHMAN

    DIMULAI dari tahun 2003,Dakri (54) warga RT 05 RW 02Desa Semedo Kecamatan Ke-dungbanteng, memiliki kege-maran mencari benda-bendaunik. Dirinya menemukan ben-da-benda itu di daerah per-bukitan Trianggulasih Semedoyang berdekatan dengan ma-

    ram Slawi, difasilitasi untukmenyampaikan hasil yang telahditemukan kepada dinas kebu-dayaan pemerintah KabupatenTegal. Kemudian, pemkab punmerespon penemuan Dakritersebut dan menghadirkanpeneliti dari balai pelestarianmanusia purba Sangiran. Darihasil penemuannya tersebut,Pemkab dan balai pelestarian itumenetapkan Semedo sebagai si-tus manusia purba. Dakri pundiberi penghargaan dan tun-jangan tetap Rp 125 ribu setiapbulannya. Tunjangan itu di-berikan karena Dakri selain se-bagai penemu juga diberi ama-nat untuk menjaga situs itu.

    Penemuan Dakri kini disim-pan di museum benda pur-bakala Kabupaten Tegal, se-jumlah 161 benda. Sementara dirumah Dakri pun masih banyakfosil yang disimpan dan di-amankannya.

    Tahun 2011 ini, Dakri dankeluarganya menemukan ke-

    kam Mbah Semedo, seorangtokoh yang konon pernahmenjadi Adipati Kaloran (se-karang Kota Tegal, red).

    Orang tua yang bekerja seba-gai tukang kayu dan suka meng-ukir itu, setiap harinya mencarikayu bakar bersama istrinya,Rosilah (45). Kelurga yanghidup sederhana itu dikaruniaiempat orang anak, yakni Sis-woro (28), Titin Meriah (23),Tanti Asih (20), dan Utut Se-tiana (12).

    Sejak tahun 2003, dirinyasering menemukan benda-ben-da antik atau purbakala sepertikapak genggam, penetak, pi-sau, yang kesemuanya terbuatdari batu. Selain menemukanbenda-benda purbakala jugamenemukan kerangka (tulang)dari berbagai hewan sepertitulang gajah, banteng, babihutan, ikan hiu, kuda nil, danbadak.

    Tahun 2005, dirinya didam-pingi dari LSM Gerbang Mata-

    rangka manusia dan juga ke-rangka hewan di bukit itu. Se-perti hari Senin (4/3) kemarin,Dakri menemukan tulang lututgajah yang beratnya kurang

    lebih 25 kg, dan tiga kerangkamanusia. Yang terakhir, Selasa(5/3) kemarin, dia juga me-nemukan kerangka manusiapurba yang masih utuh. (*)

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    TERSANGKA - Keempat tersangka pelaku pengedar sabuusai menjalani pemeriksaan maraton oleh tim penyidikSatuan Narkoba, kemarin.

    RantaiPeredaranSabuTerbongkarSLAWI - Peredaran gelap narkotika jenis sabu masih mengincar

    kawasan Kabupaten Tegal sebagai tempat ajang bertransaksi.Namun berkat kejelian personil Satuan Narkoba Polres Tegal yang

    merespon cepat masukan dari warga, kali ini mampu mengendusrantai peredaran sabu dengan meringkus empat pelaku dari tempatyang berbeda.

    Satu dari empat pelaku yang berhasil diringkus petugas, berjeniskelamin wanita. Dia adalah pemesan sabu yang kepergok petugasusai bertransaksi di depan sebuah swalayan di wilayah KecamatanDukuhturi.

    Kapolres Tegal, AKBP Drs RZ Panca Putra Simanjuntak MSi, melaluiKasat Narkoba, AKP Yuli Monasoni SH, menyatakan, aksi membongkarmata rantai peredaran sabu-sabu tersebut berawal dari tertang-kapnya SI (41) warga Desa Bengle Kecamatan Talang.

    Dia kita tangkap usia bertransaksi sabu di depan swalayankawasan Pagongan Kecamatan Dukuhturi. Dari tangan dia, kamiberhasil mengamankan sabu seberat 0,8 gram, terangnya Selasa(5/4) kemarin.

    Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengembangkan darimana serbuk haram itu didapat. Dari pengakuan SI, petugas berhasilmengendus keberadaan AK (39) warga Desa Banjaran Adiwernayang bertindak sebagai kurir pengantar pesanan sabu tersebut.

    Pelaku AK sendiri mengaku barang didapat dari DG (34) wargaDesa Losari Brebes. Dan dari keterangan DG, kami berhasilmenangkap IC (48) warga Desa Gebang Cirebon. Dia berhasil kitaringkus saat hendak bertransaksi sabu di perbatasan Slawi tepatnyadi kawasan Jatibarang, ungkapnya.

    Dari pengkauan IC inilah, terkuak pasokan sabu tersebut didapatdari ibu kota. Dia juga menyatakan, dibutuhkan waktu selama empathari untuk membongkar mata rantai peredaran sabu di wilayahhukumnya. Dan dari hasil penggerebekan di rumah IC sendiri, personilkembali menemukan barang bukti sabu seberat 1 gram.

    Paket sabu itu dibeli pelaku sebesar Rp 1.500.000. Selain berhasilmengamankan dua paket sabu dengan total 1,8 gram, kami juga turutmengamankan barang bukti berupa 1 buah bong, 1 pak sedotanplastik, dan 3 buah korek gas, terangnya.

    Dalam kasus ini, keempatnya bakal dijerat dengan pasal 114 ayat1 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancamanhukuman minimal 5 tahun penjara, dan denda minimal sebesar Rp10 juta. (her)

    Mahasiswi TemukanFosil Manusia Purba

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    PENGGALIAN - Fosil manusia purba ditemukan oleh seorang mahasiswidi Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng. Fosil tersebut, kini tengahdiuji di laboratorium oleh instansi terkait.

    KEDUNGBANTENG - Fosil ma-nusia purba yang disinyalir berusiaribuan tahun, ditemukan seorangmahasiswi, Senin (4/4) kemarin.Fosil yang belum diketahui jeniskelaminnya itu, ditemukan TantiAsih (21) Mahasiswi UniversitasTerbuka (UT) Suradadi, di jalansetapak perbukitan Desa SemedoKecamatan Kedungbanteng. Seki-tar pukul 14.27 WIB, gadis yangberdomisili di RT 05 RW 02 DesaSemedo ini, mengaku menemukanfosil manusia itu, dengan adiknya,Tutut Septiana (12) dan ayahnya,Dakri (54).

    Ditemui Radar di lokasi, Tantimengaku memang sengaja hendakmencari fosil-fosil yang berada didesanya. Hal itu menurutnya,karena dipicu dengan kegemaranayahnya yang setiap hari selalumencari fosil. Baik fosil manusia,maupun fosil binatang.

    Ketika berjalan di jalan setapakyang digunakan sebagai jalur lintasmenuju bukit oleh warga sekitar,secara tidak sengaja dirinya melihatada tulang berwarna putih. Didugatulang itu adalah kerangka tanganmanusia. Merasa penasaran, gadisberkerudung ini menghampiri tu-lang itu dan menggalinya. Proses

    penggalian dibantu oleh ayahnyabeserta adiknya. Kami langsungmenggali. Tapi setelah jelas fosilmanusia, kami menghentikan peng-galian dan langsung melaporkanpenemuan itu kepada pemerintahdesa. Fosil masih lengkap yaknitempurung kepala, tangan, bahu,dan bagian bawah (paha), te-rangnya, Selasa (5/4) kemarin.

    Atas dasar pengalamannya yangkerap menemukan fosil binatangdan manusia di desa tersebut,Tanti menyatakan bahwa itu me-mang fosil manusia purba. Namundemikian, terkait usia fosil yangditemukannya itu, dirinya engganmenyebutkan. Alasannya, karenasemua itu harus melalui uji la-boratorium terlebih dulu. (yer)

    PERHUBUNGAN

    KRIMINAL

  • KABUPATENTEGAL RABU6 APRIL 2011

    RADAR TEGAL

    7

    SLAWIPelayananKBMOWBakalDigelar6Kali

    SLAWI - Pelayanan Keluarga Berencana Medis Operasi Wanita(KB MOW) dengan skala besar pada tahun 2011 ini, rencanaya akandigelar sebanyak lima hingga enam kali. Kondisi ini berkaitan denganlaju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Tegal yang dinilai semakintinggi sehingga perlu langkah taktis untuk mengendalikannya.

    Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KeluargaBerencana (BPPKB) Kabupaten Tegal, Dra Indah Winarni MPd melaluiKabid Keluarga Berencana Sugeng Priyanto, laju pertumbuhanpenduduk Indonesia cukup tinggi, begitu juga di Kabupaten Tegal. Halini membuat dinasnya memberikan pelayanan KB tersebut denganintens.

    BPPKB akan menggelar pelayanan MOW skala besar untuk wargaKabupaten Tegal, sebanyak lima hingga enam kali pada tahun ini,terangnya.

    Dikatakan Sugeng, pelayanan KB MOW skala besar pada tahun2011 yang pertama sudah digelar awal Maret lalu dengan jumlahpeserta cukup banyak. BPPKB menargetkan peserta MOW yaknisebanyak 100 orang dari 18 kecamatan, namun ternyata jumlahpeminatnya mencapai 125 orang.

    Itu menunjukkan bahwa tingkat kesadaran warga Kabupaten Tegaluntuk mengikuti program KB, semakin tinggi, katanya.

    Disebutkan, pada 2011 ini, pencapaian peserta baru permintaanmasyarakat mencapai 46.897 orang, dari seluruh Metode KontrasepsiJangka Panjang (MKJP) seperti MOW, MOP, IUD, Implant, maupun nonMKJP seperti pil, suntik, dan kondom. Sedangkan pada 2010 kemarin,dari target 40.240 orang, telah tercapi 90,87 persen.

    Sugeng menambahkan, warga yang sadar pentingnya programKB bukan berasal dari golongan ekonomi menengah keatas saja,tapi juga meliputi golongen ekonomi kebawah. Meski demikian,sosialisasi tentang program KB itu akan terus digencarkan untukmengendalikan jumlah penduduk, khususnya di Kabupaten Tegal.Kami akan menggelar pelayanan KB MOW skala besar berikutnyayang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan ini,pungkasnya. (fat)

    Demi menutupkebutuhan, apapun

    harus dilakukan.Seperti yang dilakukan

    sejumlah tukang ojekdari Desa SidamulyaKecamatan Warureja

    yang menjalaniprofesinya di

    perbukitan DesaSemedo Kecamatan

    Kedungbanteng. Lalu?

    LAPORAN: YERI NOVEL

    SEMPITNYA lapangan pe-kerjaan, membuat beberapa ke-pala keluarga kerap mengerut-kan dahi. Tetapi, tidak semuakepala keluarga senantiasaputus asa dengan nasib yangsudah digariskan.

    Terbukti, di sebuah kampungterpencil yang berada di kakibukit Semedo (termasuk wila-yah Kecamatan Kedungban-teng, red) tepatnya di Desa Si-damulya Kecamatan Warureja,banyak pria yang tegar dalammenghadapi kesulitan ekonomi.Mereka lebih memilih menjadiseorang tukang ojek, daripadaharus merantau ke luar kota.Kendati pekerjannya itu harusmempertaruhkan nyawa. Na-mun lantaran terbiasa, mereka

    menganggapnya sebagai halyang mudah.

    Tukang ojek yang mayoritassudah berkeluarga ini, bukanmencari penumpang layaknyatukang ojek yang kerap mang-kal di terminal bus, stasiun,pasar, maupun tempat lainnya.Tukang ojek di daerah perbu-kitan Semedo tersebut, hanyamengangkut hasil bumi yangtelah dipanen. Seperti jagung,singkong, terong, dan hasilbumi lainnya.

    Para tukang ojek ini harus relamenempuh jarak yang panjangdan sangat membahayakan.Medan yang harus ditempuhuntuk mencapai ke lokasi tanam-an yang tengah dipanen, sangtukang ojek harus melewati ja-lan setapak hingga ke balik bu-kit Semedo. Jarak antara per-kampungan dengan ladang,sekira 2 kilometer.

    Bila sang tukang ojek tidakbisa mengendalikan kendaraanroda duanya, tentu nyawa ta-

    ruhannya. Sebab di kanan kirijalan setapak itu, menganga ju-rang yang sangat curam. Pada-hal, para tukang ojek itu harusmembawa muatan yang ba-nyak. Sehingga, mereka harusmenjaga keseimbangan motoryang sarat muatan itu saatmenapaki jalanan yang terjal.

    Karena sudah terbiasa, Al-hamdullilah saya tidak pernahjatuh ke jurang. Yang pentingkita hati-hati saja. Sebab jalansetapak ini licin dan berlumpur,kata Sanudin (45), salah seorangtukang ojek asal Desa Sida-mulya Kecamatan Warureja,Selasa (5/4) kemarin.

    Warga RT 07 RW 01 ini men-jelaskan, berat muatan yangdibawanya antara 70-80 kilo-gram. Dalam satu harinya, ayahdari empat anak ini mampumengangkut palawija sampaienam kali. Jarak 2 kilometer darikampungnya menuju ke lokasipanen, ia mengaku mengha-biskan 2 liter bensin. Sedang-kan ongkos untuk satu kaliangkut yang ia terima, mencapaiRp 15 ribu.

    Satu hari saya mengangkutpalawija sampai enam kali. Dansaat mengangkut, saya pun tidaksendiri. Saya beramai-ramaidengan teman lainnya. Kadangsampai 8 atau 10 orang, akunya.

    Tukang ojek lainnya, Kari(49) yang masih satu kampung

    dengan Sanudin, mengaku,setiap mengangkut palawija dariarah balik bukit hingga kekampungnya, menghadapi satukendala yakni ketika turunhujan. Sebab menurutnya, jalansetapak yang digunakan seba-gai lintasannya itu, dipastikanbakal berair dan licin. Hal demi-kian membuat sejumlah ojeklintas alam yang berada di de-sanya itu, kerap ciut mental.

    Kalau hujan, lebih baik kamimenghentikan perjalanan. Se-bab kalau tidak, nyawa kamipasti melayang, ucapnya.

    Semua ini, lanjut pria yangmengaku memiliki tiga anak ini,dilakukannya semata-mata ha-nya demi menutup kebutuhanhidup keluarganya. Menurut-nya, daripada tidak ada peng-hasilan tetap, lebih baik menjadiojek lintas alam. Pekerjaan yangrawan kecelakaan ini, dilakoni-nya sejak memiliki satu oranganak. Kala itu, dirinya mengaku,usai merantau di Jakarta. Hasilrantauannya, dia gunakan un-tuk membeli sepeda motor jenisHonda Grand.

    Tadinya saya enggan mela-kukan pekerjaan ini, tapi ber-hubung terpaksa, sehinggasaya pun melaksanakannya.Lagi pula, pendapatannya jugalumayan, ucapnya, serayamelanjutkan perjalanannyamenuju ke perkampungan. (*)

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    PERTARUHKAN NYAWA - Sejumlah tukang ojek lintas alam diPerbukitan Semedo yangb termasuk wilayah KecamatanKedungbanteng, saat menuruni bukit sembari membawabanyak muatan hasil panen petani.

    Geliat Tukang Ojek Palawija di Bukit SemedoTurun Naik Bukit Pertaruhkan Nyawa Demi Anak Istri

    Jalan Terancam PutusBojong-Bumijawa Longsor

    BOJONG Ruas jalan utama penghubungBojong-Bumijawa, terancam putus. Pasalnya, ruasjalan tepatnya di Desa Tuwel Kecamatan Bojong,mengalami longsor sejak beberapa bulan lalu.Sampai saat ini, kerusakan itu belum jugadiperbaiki. Bahkan, longsoran semakin melebarhingga memakan badan jalan sekitar 1 meter.

    Dari pantauan Radar, jalan longsor yang beradadi tikungan Tuwel itu telah dipasangani pengamanberupa drum minyak. Pengaman itu sebagai tandabagi pengendara yang melintasi ruas jalan itu.Selain itu, BPT Bina Marga Wilayah Tegal jugatelah memasang papan peringatan untuk berhati-hati karena jalan rawan longsor.

    Meski arus lalu lintas sejauh ini masih lancar,namun kendaraan roda empat harus bergantiansaat berpapasan dengan kendaraan lain di sekitarbadan jalan yang longsor.

    Salah seorang pengendara, Dwi (28), mengaku,pihaknya merasa terkejut saat melintas di ruasjalan yang longsor itu. Apalagi jika mengingat ruasjalan di sekitarnya yang berkelok.

    Saya kaget saat melewati jalan itu karenajalannya berkelok-kelok, sehingga tidak tahu adakendaraan di depannya. Apalagi saat di ruas jalanyang longsor, kata pengendara yang berasal dariSlawi itu.

    Ia mengatakan, longsornya jalan tersebut sudahterjadi beberapa bulan yang lalu dan sangatmembahayakan pengendara. Selain jalannya yangsempit, di kanan-kiri jalan itu juga mengangajurang yang dalam. Jika pengendara tidak berhati-hati, niscaya bisa terjerumus ke dalam jurang.Kondisi itu diperparah dengan minimnya lampupenerangan jalan di sepanjang ruas Bojong-Bumijawa.

    Kalau malam hari, saya tidak berani melajukankendaraan dengan cepat. Bisa-bisa masuk jurangsaat berpapasan, apalagi ditambah dengan hujanyang turun setiap hari, ujarnya.

    Secara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tegal,Rojikin AH, mengungkapkan, perbaikan ruas jalanyang longsor di Desa Tuwel itu sudah pernahdiajukan ke Pemprov Jateng. Karena jalan tersebutadalah kewenangan propinsi. Namun, hingga kinibelum ada realisasi perbaikan. Padahal, kondisijalan itu semakin membahayakan pengendara.

    Kami berharap, jalan Tuwel Bojong menujuBumijawa segera ada perbaikan. Karena kalaudibiarkan, semakin lama badan jalan tersebut akanterus terkikis. Kalau tetap dibiarkan, maka bisasaja jalur Bojong-Bumijawa putus, tandasnya.

    Kepala Seksi Jalan Dinas Bina Marga BalaiWilayah Tegal, Fatoni Aziz, mengatakan, jalan diTuwel yang masuk dalam ruas Tuwel-Sirampogitu longsor pada Desember 2010 lalu. Pihaknyatelah mengajukan kepada Bupati Tegal untukdimasukan ke dalam anggaran bencana. Namun,hingga kini belum ada persetujuan dari bupati.Yang jelas, akan segera diperbaiki. Hanya tinggalmenunggu persetujuan bupati, terangnya. (fat)

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    LONGSOR - Ruas jalan Bojong menuju Bumijawa Kabupaten Tegal terus terkikis yang mengancam terputusnyajalur tersebut.

    WARUREJA - Ruas jalan DesaSidamulya Kecamatan Warureja,kondisinya kini tidak stabil. Hal inidikarenakan aspal yang menempeldi badan jalan, tampak sudah me-ngelupas. Tidak sedikit warga yangmengeluh karenanya. Oleh sebab itu,sejumlah warga meminta agar pem-kab Tegal memberikan bantuanberupa pengaspalan kembali. As-pal jalan sudah tidak rata lagi sepertidulu. Meski ada, namun tidak mak-simal. Bahkan beberapa badan jalan,banyak yang sudah berlubang,kata Sunarji (50), warga Desa Si-damulya Kecamatan Warureja, Se-lasa (5/4) kemarin.

    Pria yang mengaku berprofesisebagai petani ini mengatakan, jalanyang rusak itu merupakan aksespenghubung antara Desa Sidamulyadengan Desa Semedo KecamatanKedungbanteng. Cenderung yangmelintas di ruas jalan yang tidakdilengkapi dengan lampu penera-ngan ini, adalah warga Desa Seme-do. Jalan ini satu-satunya akseskeluar masuknya warga Desa Seme-

    do. Namun demikian, jalan ini terma-suk kawasan Desa Sidamulya,terangnya.

    Sementara itu, Agus (45) wargaDesa Semedo Kecamatan Kedun-gbanteng menuturkan, kondisiaspal yang mengelupas itu sudahberlangsung lama. Bahkan pi-haknya kerap mengadukan kondisi

    tersebut kepada pemerintah desa.Meski jarang terjadi kece-

    lakaan, tapi sangat menghambatlaju kendaraan, termasuk ken-daraan siswa, katanya.

    Dia berharap, Pemkab Tegal mem-berikan bantuan berupa pengas-palan. Sehingga kondisi jalan taklagi dikeluhkan. (yer)

    Aspal Jalan Desa Sidamulya Mengelupas

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    JALAN RUSAK - Pengendara sepeda motor tengah melintas di jalan DesaSidamulya Kecamatan Warureja yang tidak beraspal lagi dan minim lampupenerangan jalan.

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    BONGKAR MUAT Salah satu truk tronton tengah parkir danmembongkar muatannya di tepi pertigaan. Sejumlahkendaraan tampak antri menunggu proses bongkar muatantersebut.

    PertigaanKemantranKerapMacetKRAMAT Kondisi di pertigaan jalan Kemantran yang berlokasi di

    Desa Kemantran Kecamatan Kramat, belakangan kerap dikeluhkansejumlah warga sekitar dan pengguna jalan. Pasalnya, kendaraanberat yang berkapasitas besar kerap parkir dan bongkar muat disekitar pertigaan.

    Iis (34) warga Desa Kemantran Kecamatan Kramat, menuturkan,setiap jam kerja, pertigaan itu kerap macet. Hal itu dikarenakan, adanyatruk tronton yang selalu menurunkan barang muatannya di depantoko material yang berada di pertigaan.

    Kendala yang dialami warga bukan hanya kemacetan lalu lintassaja. Akan tetapi, semburan debu yang keluar dari barang muatantronton, juga membahayakan bagi pernafasan. Mestinya kalau maubongkar muat semen, jangan disini. Sebab lebar jalan disini kan tidakcukup. Kasihan para pengguna jalan lainnya yang hendak melintas.Khususnya kendaraan roda dua dan empat, tuturnya, Senin (4/4)kemarin.

    Dijelaskannya pula, lebar jalan di pertigaan yang menuju ke arahMejasem (Barat, red) itu hanya 2 meter. Sedangkan yang menuju keBalamoa (Selatan, red), hanya 3 meter. Meski jalan agak sempit,namun kendaraan jenis truk tronton kerap parkir di tepi pertigaan.Sedangkan kendaraan yang melintas, harus rela menepi ke jalanyang tidak beraspal. Akibatnya, kondisi jalan setempat banyakmengalami kerusakan.

    Terpisah, Kepala Desa Kemantran, Sumici, melalui Sekretaris Desa(Sekdes), Umi Zumairoh, menegaskan bahwa pemerintah desa sudahkerap memberikan himbauan. Namun demikian, pihaknya mengakutidak punya wewenang penuh untuk melarang.

    Kami sering melayangkan surat teguran kepada pemilik toko supayatidak bongkar muat barang di tepi jalan. Sejauh itu, kami tidak bisaberbuat maksimal. Karena pihak toko sudah memiliki ijin yang resmi.Baik ijin HO maupun ijin lainnya, terangnya. (yer)

    KRAMAT

  • RABU6 APRIL 2011

    BREBES&BUMIAYURADAR TEGAL

    8

    RSUD Brebes (0283) 671431RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588/ 889548Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158RS Dedy Jaya (0283) 672145/ 672525

    TELEPON PENTING

    LINTAS

    KERSANA - Keberadan jem-batan penghubungn antar desayang melintas di jalur Tol Kanci-Pejagaan sampai dengan saatini belum bisa dinikmati warga.Pasalnya jembatan yang ada diDesa Kramat Sampang, Keca-matan Kersana ini sejak duatahun yang lalu sampai saat inibelum terselesaikan. Akibatnyaakses transportasi warga dariKecamatan Tanjung dan Ker-sana terganggu.

    Bahkan pada Kamis (31/3) laluwarga dari Desa Sengon, Keca-matan Tanjung dan Desa Kra-mat Sampang, Limbangan Ke-camatan Kersana melakukanaksi unjuk rasa di sekitar jem-batan penyebrangan tersebut.Mereka menuntut agar pihakpengelola tol dalam hal ini,Bakrie Grup untuk menyele-saikan pembangunan jembatantersebut.

    Camat Kersana, Cecep Aji

    Suganda SAp MSi saat di-temui Selasa (5/4) kemarinmengaku, terkait dengan jem-batan penghubung yang adadi Desa Kramat Sampang,sampai dengan saat ini me-mang belum bisa digunakanwarga. Akibatnya, merekaterpaksa harus menggunakanjalan lain untuk menuju desalain. Sebelumnya, ujar Cecep,sekitar 200 warga dari tigadesa di dua kecamatan juga

    Jembatan Penghubungdi Ruas Tol Mangkrak

    sempat melakukan aksi demountuk menuntuk diselesai-kannya pembangunan jem-batan tersebut.

    Dalam aksi tersebut, kata-nya, warga akhirnya bisalangsung berkomunikasi de-ngan pihak Bakrie Grup yangdimediasi oleh pihak Keca-matan, Polres dan Kesbang-polinmas. Dari pertemuantersebut, pihak pengembangberjanji akan meneruskan

    pembangunan jembatan terse-but. Mereka berjanji akanmenyelesaikan pembangunanjembatan tersebut sampai de-ngan akhir bulan Juni men-datang, terang Cecep.

    Pihaknya berharap, pihakpengembang Tol Kanci-Peja-gaan dalam hal ini Bakrie Grupbisa memenuhi kesepakatantersebut, sehingga akses wargadi dua kecamatan bisa kembalinormal. (har)

    TONJONG - Semakin mem-bahayakannya jalur di tanjakanCiregol, Desa Kutamendala,Kecamatan Tonjong perlu men-dapat penanganan secara ber-kesinambungan. Khususnyadalam mengantisipasi terjadi-nya kecelakaan yang disebab-kan kondisi medan jalan yangrusak.

    Wakil Ketua Komisi I DPRDKabupaten Brebes asal Keca-matan Tonjong, Ahmad Jazulimengatakan kondisi yang ter-jadi di ruas jalan utama Tegal-Purwokerto tersebut semakinmembahayakan seiring denganmasih seringnya turun hujan.Untuk itu, dirinya menyarankanuntuk dioperasikannya terminaltransit khusus bagi penggunaangkutan umum.

    Upaya ini diberlakukan bagi

    penumpang bus baik AntarKota Dalam Provinsi (AKDP)maupun Antar Kota AntarProvinsi (AKAP) saat terjadihujan yang menyebabkan lo-kasi tanjakan Ciregol tidakmemungkinkan untuk dilalui,jelasnya, Selasa (5/4) kemarin.

    Terminal transit yang dimak-sud Jazuli, yakni dengan me-nempatkan seluruh armada busyang berasal dari arah selatan(Purwokerto) di lokasi parkirRumah Makan Mustika atauyang berjarak kurang dari 100meter dari lokasi amblasnyabadan jalan Ciregol. Hal yangsama juga diberlakukan bagiarmada bus yang berasal dariarah utara (Tegal) dimana bisamenggunakan halaman parkirrumah makan yang ada sekitar100 meter menjelang tanjakan

    Ciregol arah utara. Ini bisadiberlakukan saat kondisi jalantidak dapat dilalui dengan per-timbanga keselamatan peng-guna jalan, terangnya.

    Terkait upaya penanganankeruskan yang saat ini belumterlihat tanda-tanda akan dimu-lai pengerjaannya, Jazuli memi-nta kepada instansi terkait tetapmelaksanakan tugas dan fung-sinya. Jika saat ini penangananterkendala dengan masih ada-nya pergerakan tanah, namunbukan berarti upaya yang dila-kukan harus berhenti. Pena-nganan masih harus dilakukansemisal melalui upaya pra pena-nganan permanen, di antaranyadengan mengendalikan kondisikerusakan yang muncul sepertipermukaan jalan yang ber-gelombang, kata Jazuli. (pri)

    TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

    BERJALAN - Sejumlah penumpang bus terpaksa turun dari kendaraan dan berjalan di lokasiamblasnya badan jalan karena sulitnya medan jalan untuk dilalui.

    Terminal Transit untukHindari Tanjakan Ciregol

    WaspadaPeredaranNarkobaBREBES - Peredaran narkoba yang semakin meluas, membuat

    masyarakat harus waspada terhadap anak-anaknya. Tak terkecualidengan para pendidik yang harus ikut serta memberikan bimbingandan nasehat akan bahaya narkoba.

    Kontrol anak terhadap peredaran narkoba, apalagi peredarannarkoba sudah mulai merambah anak remaja, terlebih kalanganpelajar, jelas Kasat Narkoba Polres Brebes AKP Sapari.

    Menurutnya, banyak cara yang dilakukan para pengedar untukmerusak anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Terlebih saatini anak sekolah dasar maupun SMP sudah banyak yang beranimencoba-coba merokok. Karenanya, kewaspadaan orang tuaterhadap anak-anaknya harus benar-benar terjaga. Jangan sampaipenyesalan yang akan terjadi, terlebih saat proses hukum sudahdijalaninya.

    Ini adalah awal mereka untuk melakukan lebih jauh, dari rokokmerambah ke obat-obatan terlarang. Di usia itu, anak ingin mengetahuidan merasakan yang lebih, ungkapnya.

    Cara mencegah itu, imbuhnya, orang tua memberikan aktivitaslebih pada anak. Kegiatan yang positif adalah cara yang baik.Termasuk pendekatan kepada agama, sehingga keimanan anak bisaterus dijaga, pungkasnya. (gus)

    Ancam LakukanAksi Demo

    LARANGAN - Sekitar 150perangkat desa dari 11 desayang ada di Kecamatan Lara-ngan sampai dengan saat inibelum menerima PenghasilanTetap Aparatur PemerintahDesa (PTAPD). Padahal untukkecamatan lainnya, tunjanganyang diberikan setiap tigabulan sekali tersebut sudahdicairkan. Untuk itu, PersatuanPerangkat Desa Indonesia(PPDI) Kecamatan Laranganakan melakukan demo di Kan-tor Kecamatan Larangan gunamenuntut pencairan tunjangantersebut.

    Sekretaris PPDI KecamatanLarangan, Khamim Abdul Ha-di Selasa (5/4) kemarin me-ngatakan, sampai dengansaat ini sekitar 150 perangkatdesa yang ada di wilayahKecamatan Larangan belummendapatkan TPAPD dariPemerintah Kabupaten Bre-bes. Padahal di Kecamatanlainnya, tunjangan tersebutditerima oleh masing-masingperangkat desa.

    Ia mengaku, dirinya tidaktahu persis alasan dari Peme-rintah Kabupaten Brebes ter-kait dengan keterlambatanpencairan TPAPD itu. Namundemikian, jauh sebelumnyapihaknya sudah menghubungidinas terkait perihal pencairantunjangan tersebut. Jawabandari dinas, katanya tunjangantersebut dalam waktu dekatsudah bisa di terima. Namunpada kenyataannya sampaidengan saat ini belum jugaturun, ujarnya.

    Selain mempertanyakan di-

    nas terkait, dirinya juga me-minta keterangan langsungdari pihak kecamatan, namunhasilnya juga sama. Merekamengaku kalau keterlambatantersebut akibat adanya ke-terlambatan laporan ke ka-bupaten, tambah Khamim.

    Untuk tetap bisa mendapat-kan haknya itu, sesuai ren-cana seluruh perangkat desayang ada di Kecamatan Lara-ngan akan melakukan aksidemo di Kantor KecamatanLarangan. Kami akan mela-kukan aksi demo besok, be-serta seluruh perangkat desayang ada. Ini dilakukan untukbisa mendapatkan hak kami,tegasnya.

    Dikatakan, untuk penghasilanperangkat desa dari TPAPDberbeda-beda. Untuk yangmendapatkan bengkok desa,mereka mendapatkan TPAPDsenilai Rp 480 ribu tiap bulan-nya. Sementara yang tidakmendapatkan bengkok desamendapat TPAPD senilai Rp700 ribu. Penghasilan tersebutdiberikan tiga bulan sekali.Namun untuk termin pertamatahun 2011 ini, sampai dengansaat ini kami belum menda-patkannya, bebernya.

    Sementara itu Camat Lara-ngan, Jamali saat dihubungimengaku terkait dengan belumturunnya TPAPD untuk pe-rangkat desa, dirinya tidak tahupersis. Pasalnya hal itu meru-pakan kewenangan dari Peme-rintah Kabupaten. Namun de-mikian, dari informasi yangditerima dimungkinkan tun-jangan tersebut akan turunbesok. Pencairan tersebut kanmelalui proses, namun infor-masinya besok sudah bisa cair,terangnya. (har)

    Perangkat Desa BelumTerima TPAPD

    BakalGelar PameranNasionalBREBES - Seniman lukis Siswadi S Hadi bakal menggelar pameran

    hasil karyanya di Galeri Nasional Jakarta bulan Mei mendatang. Hasilkarya seniman asli Brebes itu terbilang istimewa dan langka. Tidakdengan goresan kuas, tapi keindahan itu diciptakan dengan senipena cahaya yang bersifat abstrak dan surrealis. Sebuah seniperpaduan antara seni lukis dan fotografi, yang telah digeluti sejaktahun 1986.

    Bahkan, seni lukis pena cahaya karya Siswandi ini telah beberapakali mendapatkan penghargaan, pada tahun 2004 Siswandi berhasilmemecahkan rekor MURI sebagai penemu Pena Cahaya sebagai alatuntuk melukis dengan menggunakan cahaya yang direkam dalamkamera. Selain itu juga penghargaan dari kementrian riset dan teknologiRI atas karya nyata kreasi dan inovasi teknologi dalam bidangkemasyarakatan dan kemanusiaan tahun 2004.

    Jadwal pameran tunggal saya masih menunggu waktu,menyesuaikan dengan jadwal Galeri Nasional. Semoga bisadilaksanakan, sebelumnya sudah seni lukis model ini pernah dipamerkandi event kongres kesenian tahun 2005 silam, tutur Siswandi saatditemui di rumahnya di Kampung Gamprit, Selasa (4/4).

    Sebagai persiapan, dirinya akan bekerjasama dengan BagianHumas dan Protokol Setda Kabupaten Brebes dengan membuat videoklip tata cara pembuatan lukisan Pena Cahaya. Video klip ini sebagaiprasyarat untuk dapat menggelar karya seni yang hanya orangtertentu yang bisa menggelarnya. Selain untuk syarat pergelaran,video klip ini juga sebagai panduan bagi khalayak umum agar bisamempelajari seni lukis pena cahaya, tutur Siswandi.

    Kerjasama pembuatan video klip seni lukis pena cahaya denganBagian Humas ini merupakan dukungan Pemerintah KabupatenBrebes dalam penghargaan warga Brebes yang mempunyai potensibesar. Dalam video klip, Siswandi menjelaskan tata cara pembuatanlukisan dengan peralatan sederhana buatan sendiri dengan basisilmu elektronika. (ism)

    ISMAIL/RADAR BREBES

    PERSIAPAN PAMERAN - Seniman lukis Siswadi S Hadi tengahmempersiapkan pameran hasil karyanya nanti di GaleriNasional Jakarta Mei mendatang

    JATIBARANG - Sulitnyamencari pekerjaan, membuatTaryono warga asal Jatibarangmenekuni usaha mencari belut.Meski profesi sebagai tukangbecak yang digelutinya masihdijalani di siang hari. Usahamencari belut ini berawal dariikut rekannya. Di memilih ber-buru belut sebagai alternatifpekerjaan karena disampingmenguntungkan, berburu belutjuga tidak membutuhkan ke-ahlian khusus serta peralatanyang canggih.

    Hanya dengan accu, spulkawat email untuk menaikan aruslistrik, lampu serta dua potongbesi sepanjang satu setengahmeter. Setiap malam, anak danmenantu Taryono ini, berburubelut di sawah sekitar tempattinggalnya. Bahkan tidak jarangmereka harus keluar jauh darirumah jika di Songgom maupunJatibarang memasuki musimtanam. Dengan kaki telanjang,

    mereka berjalan di lumpur arealpertanian disertai dengan me-nancapkan potongan besi yangtelah dialiri listrik.

    Tangkapan belut, biasanyadijual dengan harga antara Rp10 ribu hingga Rp 14 ribuperkilo, tergantung pada ukuranbelut, kata Taryono.

    Menurutnya, dirinya jugatidak tahu sampai kapan akanmencari dan menjual menjualbelut, guna memenuhi kebu-tuhan hidupnya sehari-hari.Namun memang, usaha mencaribelut saat ini tengah sukses.Terlebih sejumlah rumah makankini juga menghadirkan sajianmenu belut.

    Alhamdulillah, musim hujanyang hampir tiap malam turunmemang membawa berkah. Se-bab, saat musim hujan belut-belut itu pasti akan keluar darisarangnya. Kondisi ini jelas kamimanfaatkan untuk menangkapbelut, pungkasnya. (gus)

    Mencari Belut Penuh Resiko

  • RABU6 APRIL 2011

    SAMBUNGANRADAR TEGAL

    9

    dari halaman 3

    Panik, Kecewa, Senang Campur Jadi Satu

    dari halaman 3

    Muhammadiyah Kritik Langkah Pemkot

    MELINDA DEE

    Akui AndikaGumilang Anaknya

    KRAM-KRAM PADA TUBUH SAYA KINI HILANGTelah banyak yang dilakukan

    oleh Kiswanti, warga Jln. Pasar-mangu, Kab. Boyolali untukmempertahankan diri dari keda-tangan pengganggu kesehatan.Namun, tetap saja ada gangguankesehatan yang datang kepadawanita berusia 27 tahun itu. Sayasering kali merasakan anggotatubuh saya mengalami kram. Kalausudah sakitnya kambuh, terasasakit dan meriang. Apalagi kalauhabis mandi dan mencuci baju,pasti kram saya langsung kumat,tutur Kiswanti membuka obrolan.

    Suatu hari ia membaca informasimengenai Gentong Mas di sebuahsurat kabar. Dalam informasitersebut, dipaparkan Gentong Masmerupakan suplemen kesehatandengan kandungan vitamin dannutrisi bermutu. Saat itu, ia belumtertarik untuk membeli, namunsetelah 3 bulan lamanya mencariinformasi tentang manfaat GentongMas, akhirnya ia tertarik untukmencoba. Karena kram-kram sayaterus menjadi, maka akhirnya sayapikir tidak ada salahnya mencobaramuan herbal Gentong Mas, siapatahu dapat menolong kram sayajelas ibu satu anak ini.

    Bersyukur, setelah mengkon-sumsi Gentong Mas sebanyak duakotak, ibu satu orang anak inimengalami perubahan pada kese-hatannya.

    Saya minum Gentong Mas barusebulan, habis dua kotak ternyata

    manfaatnya langsung terasa.Sekarang saya merasa badan sehatdan kram-kram yang dulu seringkambuh sudah hilang, jelas wanitayang bekerja sebagai jukir di pasar.

    Dulu, jika sakitnya kambuh, iabiasanya pergi dokter dan diberiresep obat. Setelah mengkonsumsiGentong Mas dalam jangka waktuyang relative singkat, kesembuhan

    sekarang diraihnya.Setelah yakin dan merasakan

    sendiri manfaatnya, saya memu-tuskan untuk rutin minum GentongMas yang lezat dan banyak man-faatnya ini.... Ucap Kiswantimengakhiri obrolan.

    Kesehatan merupakan hartayang sangat bernilai. Jika tubuhsehat kerja optimal dan rejekilancar. Sedangkan jika sakit, kerja

    terhenti dan uang terkuras untukbiaya pengobatan yang semakinmahal. Gentong Mas dengan bahanutama yaitu Gula Aren dan NigellaSativa (Habbatussauda) terbuktimemiliki banyak manfaat. MenurutJeff Nugent dalam buku Perma-culture Plants (2004) Riboflavinyang dikandung Gentong Mas,memperlancar metabolisme danmemperbaiki saluran pencernaantermasuk tenggorokan.

    Sedangkan menurut ImunologJerman, Hidelbert Wagner, NigellaSativa , yang menjadi bahan Gen-tong Mas mengandung AscorbicAcid (anti rematik), Linoleic acid(anti radang sendi) ,Methionine(anti oksidan) dan Omega kadartinggi yang sangat berguna bagimeningkatkan kekebalan tubuh.Tetapi untuk mendapatkan hasiloptimal , jangan abaikan polahidup sehat seperti berolahragateratur, mengurangi rokok danbanyak minum air putih.

    Gentong Mas dibuat dari bahanmurni pilihan dan diproses alamitanpa campuran bahan kimia danpengawet. Menurut Ridwan Alawi,Eksekutif Marketing PD GentongMas, tingkat permintaan selalu naikseiring dengan makin banyaknyamasyarakat yang merasakan man-faat Gentong Mas. Untuk infor-masi lebih Lanjut hubungi :

    Tegal:081990879809, Brebes:081225099282, Pekalongan: 028 -58175543

    Setelah berdoa bersama,rombongan pun berangkat.Dari Kota Tegal hingga Batangsemua berjalan lancar. Namunketika sampai Weleri, tiba-tibaada perubahan mendadak. Ru-te yang awalnya akan melaluiSolo, berubah menjadi lewatjalur alternatif arah WeleriTemanggung.

    Di tengah perjalanan, hatipara peserta dibikin tegang. De-ngan jalur berkelok-kelok dannaik-turun, membuat jantungberdegup kencang. Apalagi jikabus yang ditumpangi berpa-pasan dengan kendaraan besardari arah berlawanan. Lebih me-negangkan lagi ketika rombo-ngan sampai di daerah ParakanTemanggung.

    Dalam posisi kendaraan me-laju di tanjakan, bus pertamamengalami kerusakan teknis.Kopel kopling kendaraan han-cur, sehingga ketika persnelingdimasukkan dan pedal gas di-injak, tidak ada reaksi sama se-kali. Akibatnya saat sang drivermelepas pedal rem, bus mundurdengan sendirinya. Teriakandan kepanikan para penum-pang pun membahana pada sa-at itu. Selanjutnya penumpangdiminta turun dari bus demikeamanan. Melihat kondisi

    kerusakan parah, pihak biromemutuskan penumpang perta-ma digabung ke bus kedua un-tuk melanjutkan perjalanan.

    Karena digabung, bus pari-wisata kelas eksekutif tersebutmenjadi rasa ekonomi. Keadaanitu tentu sangat berpengaruhterhadap penumpang. Selaintidak nyaman, jalur yang berke-lok-kelok, dan perut kosongmembuat sebagian wartawanmengalami pusing dan mual-mual. Ini tidak benar. Kenapamakan malamnya harus di ho-tel. Dengan kondisi lapar sepertiini otomatis orang akan masukangin. Panitianya bagaimana?Kata seorang wartawan seniordari media cetak nasional, SuaraAkar Rumput, Budi Sutarno,usai mengeluarkan semua isiperutnya akibat mabok di per-jalanan.

    Kondisi demikian terus ber-langsung hingga sampai di tu-juan. Hampir semua pesertamenyatakan hal sama. Sesam-painya di hotel, makanan yangdisediakan pun sudah dingin.Namun karena lapar, para pe-serta melahapnya dengan se-dap.TALK SHOW

    Keesokan paginya, di aulahotel digelar acara talk showbersama PWI Jateng VII selamabeberapa jam. Pada kesempatan

    itu, hati para wartawan merasakecewa. Sebab tujuan yangdirencanakan ke Cangkringan,entah mengapa dibatalkan.Acara langsung dilanjut menu-ju Kantor Perwakilan KoranTempo di Jogjakarta.

    Sesudah itu ke tempat wisatapusat gerabah di Kasongandan Malioboro. Di situ perasa-an peserta sedikit terhibur,lantaran bisa berbelanja riaoleh-oleh untuk yang di rumah.Di Malioboro, waktu yangdiberikan mulai pukul 14.00 -15.30 WIB. Kemudian sekitarpukul 16.30 WIB, rombongankembali menuju Kota Tegal.Mengingat pengalaman saatpemberangkatan para pesertameminta agar jalur yang dilaluilewat Semarang. Hingga sampaikembali di Kota Tegal Senin (4/4) dini hari pukul 01.00, darisekian banyaknya wartawanyang terlihat masih segar hanya10 persennya. Sementara sisa-nya merasakan pusing, mual,dan kedinginan.

    Sementara Kabag Humasdan Protokoler Setda Kota Te-gal, Herlien Tedjo Oetami, ketikamembuka acara press release diruang pertemuan Hotel Pakem-sari mengatakan, kegiatan PressTour bertujuan meningkatkanjalinan kerja sama antara warta-wan dengan Pemkot. Kegiatan

    ini diharapkan mampu mem-buka saluran informasi, khu-susnya antara wartawan de-ngan jajaran SKPD. Sehingganantinya dalam segala pembe-ritaan akan berisi berita yangakurat, terpercaya, dan ber-imbang.

    Pada kesempatan sama, WaliKota Tegal H Ikmal Jaya SE Akmenuturkan, media informasicetak maupun elektronik danwebiste merupakan salah satupilar pembangunan demokrasidi Indonesia. Karena itu diha-rapkan adanya keseimbanganpemberitaan. Wartawan bolehsaja menulis berita-berita yangburuk mengenai Pemkot. De-ngan catatan, berita itu memilikifakta dan data-data yang benar.Namun wartawan juga diha-rapkan memberikan pemberi-taan yang baik mengenai Pem-kot. Seperti program kegiatan,prestasi, dan capaian keber-hasilan kinerja yang dicapai.Dengan begitu akan ada kese-imbangan, ujarnya.

    Menurut Ikmal, acara PressTour dijadikan ajang memper-solid sinergitas yang telahterjalin antara wartawan danPemkot. Tentunya tidak me-ninggalkan kekritisannya. De-ngan begitu maka antara goodnews dan bad news akan selaluseimbang. (adi mulyadi)

    dari halaman 3

    Sejumlah Kepala Sekolah Minta ....

    dari halaman 3

    Puluhan PNS Bakal Naik Pangkat

    dari halaman 3

    Pansus 1 Diminta Siapkan Laporan

    dari halaman 3

    DPRD Batal Gelar Paripurna

    dari halaman 3

    Anggota Lanal Saling Berkompetisi

    dari halaman 3

    Musim Teri Nasi, Nelayan Nekad Melaut

    Daerah (PPKD, red) harus mem-buat surat pernyataan kepemi-likan tanah. Tapi surat pernyata-an bukan diberikan pada dewan,melainkan penerima hibah atauKementerian Perhubungan.

    Dijelaskan Edy, hasil kon-sultasi dengan Kemendagrisangat jelas, hibah lahan untukpembangunan Kampus PoltekTransportasi Darat tidak harusmemerlukan persetujuan DPRD.Sebab, sifatnya hanya pemin-dahan pencatatan dari asetdaerah menjadi aset pemerintahpusat. Pada dasarnya, pemerin-tahan hanya satu, baik propinsi,daerah maupun pusat. Hal inisesuai Undang-undang (UU)No 1 Tahun 2004 tentang Per-bendaharaan Negara. Selain itu,UU No 32 Tahun 2004 tentangPemerintahaan Daerah, Peratur-an Pemerintah (PP) No 6 Tahun2006, dan Permendagri No 17Tahun 2007. Berdasarkan atur-an tersebut, hibah aset lahanyang memerlukan persetujuanDPRD, antara lain dari pemerin-tah kepada lembaga keagama-

    an, social, dan non-pemerintah.Dengan adanya kejelasan

    masalah hibah lahan, langkahkami akan menggelar rapatkembali guna menyampaikansecara langsung pada Pemkot.Pasalnya, tentang masalah hi-bah akan sepenuhnya diserah-kan langsung ke Pemkot, Pan-sus hanya bersifat memberikansaran dan masukan, terkaitproses pembangunan kampusPoltek Transportasi Darat,jelasnya.

    Secara terpisah, Wakil KetuaPansus 3 DPRD, Rachmat Ra-hardjo mengungkapkan, pihak-nya minta Pemkot perlu telitimengkaji persyaratan hibah,daripada terburu-buru. Pihak-nya menyarankan agar Pemkotmengkaji lebih mendalam polapemindahtanganan barang mi-lik daerah dengan model hibah,terutama terhadap syarat danketentuan yang tercantum padabagian empat PP Nomor 6 Ta-hun 2006, tentang hibah, Pasal56, yang berbunyi ayat (1)Hibah barang milik negara/daerah dilakukan dengan per-timbangan untuk kepentingan

    sosial, keagamaan, kemanusia-an, dan penyelenggaraan pe-merintahan negara/daerah.Ayat (2) Hibah sebagaimanadimaksud pada ayat (1), harusmemenuhi syarat sebagai beri-kut: pertama bukan merupakanbarang rahasia negara, keduabukan merupakan barang yangmenguasai hajat hidup orangbanyak, ketiga tidak digunakanlagi dalam penyeleng