public speaking modul 1 edisi 2.pptx

Click here to load reader

Post on 20-Dec-2015

80 views

Category:

Documents

13 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PUBLIC SPEAKING SKOM 4312 Modul 7

UT Korea2015 PUBLIC SPEAKING SKOM 4312 Modul 1 Modul 1 : Public SpeakingOVERVIEW :Kegiatan Belajar I : Pengantar Public SpeakingKegiatan Belajar II :Sejarah Public Speaking

Kegiatan belajar I :Pengantar Public SpeakingKekuatan Public Speaking:

Mengembangkan diri pribadiMempengaruhi dunia sekitarMeningkatkan karier

B. Persamaan Public Speaking (PS) dan berbicara di depan umum Persamaan :Penyampaian pesan PS maupun percakapan sama-sama disusun mengikuti logika, sistematis dan tahap demi tahapMenyesuaikan isi pembicaraan dengan rekan bicaraPesan disampaikan dengan tujuan mendapatkan dampak positifDalam PS ataupun pembicaraan, pembicaraan harus dapat menyesuaikan pembicaraan sesuai dengan reaksi lawan bicaraC. Perbedaan Public Speaking (PS) dan berbicara di depan umum Perbedaan :Pesan di PS lebih tersturkturPublic Speaking menggunakan tata bahasa yang lebih tersturktur daripada percakapanPublic Speaking memerlukan metode penyampaian yang berbeda dari hanya sekedar berbicara D. Mengembangkan kepercayaan diri saat Public Speaking1. demam panggung adalah wajar2. Manfaatkan kecemasan untuk menghasilkan presentasi yang luar biasa3. Lakukan latihan dengan baik4. Gunakan kekuatan visualisasi diri5. Ketahuilah bahwa grogi tidak terlihatLihat beberapa contoh pidato yang merubah dunia di modul !!!!Kegiatan Belajar 2 : Sejarah Public Speaking

Sejarah dan Perkembangan RetorikaPengertian Retorika

Retorika berasal dari bahasa Inggris, Rhetoric, dan bersumber dari kata latin, Rhetorica, yang berarti ilmu bicara.

Retorika atau public speaking atau berbicara di depan umum.

Secara sempit: mengenai berbicara

Secara luas: tentang penggunaan bahasa lisan dan tulisan

Sunarjo (1983): Pengertian retorika dapat dilihat dari: 1. Tinjauan filosofis2. Tinjauan ilmu komunikasi1. Sebagai Tinjauan FilosofisAristoteles mengemukakan bahwa emosi manusia bervariasi dan bagaimana seorang orator atau pembicara dapat mempengaruhinya.

Retorika: Seni yang memiliki nilai-nilai tertentu. Nilai itu adalah kebenaran dan keadilan yang mempunyai kekuasaan dan kekuatan dalam masyarakat.

Fungsi Retorika:Pengetahuan yang mendalam tentang retorkia dan latihan-latihan yang dilakukan bisa mencegah retorika digunakan sebagai alat penipuanRetorika sangat berguna sebagai sarana untuk menyampaikan instruksiRetorika sama halnya dengan dialektik yang dapat memaksa orang untuk berpikir dan mengajukan pertanyaanApa itu kajian filosofis? Apa conntoh nya jika retorika dapat untuk berfiikr dan mengajukan pertanyaan ?102. Tinjauan Menurut Ilmu KomunikasiDalam ilmu komunikasi, retorika dan public speaking, tidak terlalu dibedakan pengertiannya.

Public speaking atau retorika adalah suatu komunikasi, dimana komunikator berhadapan langsung dengan massa atau berhadapan dengan komunikan atau audiens dalam bentuk jamak.

Public speaking atau retorika dibedakan dengan komunikasi massa. Alasannya, komunikasi massa adalah jenis komunikasi yang menggunakan media massa, sedang public speaking atau retorkia adalah komunikasi langsung dengan massa.

Public speaking atau retorika digolongkan pada komunikasi massa. Alasannya bahwa public speaking atau retorika harus dibedakan dengan pidato-pidato lain. Public Speaking adalah bentuk komunikasi berupa pembicaraan yang diucapkan seseorang di depan orang banyak/massa mengenai sesuatu masalah sosial.

Karakteristik Public speaking atau retorika:1. Diucapkan di depan orang banyak/massa2. Topiknya menyangkut orang banyak dan menyangkut masalah sosial. Inilah perbedaan public speaking dan pidato-pidato yang disampaikan di depan kelompok kecil/terbatas.Sebutkan contoh dari public speaking dan komunikasi masa ???11Tujuan Public speaking atau retorika: Menyadarkan dan membangkitkan orang banyak atau mengenai masalah sosial sehingga tidak perlu menggunakan suatu uraian ilmiah rasional. Terutama berusaha mempengaruhi audiens atau komunikan.

Yang perlu diperhatikan: teknik pemakaian bahasa secara efektif dalam pemilihan kata untuk mempengaruhi komunikan sesuai dengan kondisi dan situasi komunikan tersebut.

Retorika dan pidato, dibedakan sebagai berikut:

1. Retorika atau public speaking adalah salah satu bentuk komunikasi dengan audiens yang cukup banyak.

2. Pidato dapat terjadi dalam suatu kelompok komunikasi kecil seperti ceramah atau kelas ataupun kelompok besar seperti pemberian informasi (kata sambutan) sebelum dimulainya seminar skala internasional.

3. Tidak terdapat perbedaan mendasar antara retorika dan pidato. Pengertian retorika menurut Aly(1994): Prinsip-prinsip mengenai komposisi yang persuasif dan efektif serta keterampilan yang harus dimiliki seorang ahli pidato (orator), prinsip mengenai prosa pada umumnya, seni komposisi verbal beserta cara-cara yang digunakan dalam prosa atau puisi.Contoh pemilihan kata dan teknik pemakaian Bahasa dalam penyampaian public speaking 12Sejarah RetorikaRetorika sebagai seni dipelajari sejak abad ke-5 sebelum masehi. Kaum Sufis di Yunani dahulu mengembara dari satu tempat ke tempat lain untuk mengajarkan pengetahuan tentang politik dan pemerintahan dengan penekanan utama pada kemampuan berpidato.

Lalu berkembanglah seni pidato dengan memutarbalikkan kenyataan untuk membujuk khayalak.

Retorika dilaksanakan di negara-negara yang menganut demokrasi langsung seperti Yunani dan Romawi.

Fungsi retorika di era tersebut:Mencapai kebenaran atau kemenangan seseorang atau golongan dalam masyarakatMeraih kekuasaanSebagai alat persuasiTokoh-tokoh di Bidang Retorika:

Georgias (guru retorika pertama): Kebenaran suatu pendapat hanya dapat dibuktikan jika tercapai kemenangan dalam pembicaraan.Sekolahnya menekankan pada bahasa yang puitis dan teknik berbicara impromptu (berbicara tanpa persiapan)

Protagoras (pengajar bersama Georgias): Kemahiran berbicara bukan untuk kemenangan, melainkan demi keindaha bahasa.

3.Socrates: Retorika adalah kebenaran dan dialog adalah tekniknya. Teknik deduksi: kesimpulan-kesimpulan untuk hal-hal yang khusus setelah menuelidiki hal-hal yang berlaku pada umumnya.

4.Isocrates: Sekolah retorika dengan fokus pada pidato-pidato politik.

5.Plato: Retorika penting untuk persiapan menjadi pemimpin. Sebagai model pendidikan, sarana mencapai kedudukan dalam pemerintahan dan mempengaruhi rakyat.Retorika penting untuk membuat follower146.Aristoteles: retprola sebagai filsafat bukan seni. Retorika membuktikan maksud pembicaraan atau menampakkan pembuktian menggunakan logika. 5 kanon retorika:Inventio (penemuan), dispositio (penyusunan), elocutio (gaya), memoria (memori), pronuntiatio (penyampaian).

Demosthenes (ahli pidato dan politik): semangat yang berkobar-kobar, kecerdasan pikiran, dan lain dari yang lain.

Marcus Tulius Cicero (Orator): mempunyai suara yang berat mengalun, kadang menggema, kadang halus merayu, kadang disertai cucuran air mata.

Plutarch: pidato yang disampaikan harus meyakinkan.

Tacitus (pahlawan romawi): retorika akan hilang nilainya dengan berkurangnya demokrasi. Retorika berbahaya saat adanya pengaruh tanpa kecapakan atau pengetahuan dan adanya pengaruh yang membenarkan yang salah.

Aliran Retorika ModernDitandai dengan munculnya Renaissance atau abad pencerahan sekitar tahun 1200-an. Menurut Jalaluddin Rahmat, ada 3 aliran dalam retorika modern:

Aliran Epistemologismembahas teori pengetahuan, asal-usu, sifat, metode, dan batas-batas pengetauhan manusia. Mengkaji retorika klasik dalam sorotan perkembangan psikologi kognitif, yakni membahas proses mental.

a. Roger Bacon: Penggunaan rasio dan imajinasi untuk menggerakkan kemauan secara lebih baik. Rasio, imajinasi dan kemauan merupakan kajian psikologis yang menjadi fokus retorika modern.

b. George Campbell: Retorika diarahkan pada upaya mencerahkan pemahaman, menyenangkan imajinasi, menggerakkan perasaan dan mempengaruhi kemauan.

c. Richard Whately: Memusatkan perhatian pada argumentasi. Bagaimana mencari argumentasi yang tepat dan mengorganisasikannya secara baik. Oleh karena itu menelaah proses berpikir khayalak sangat penting.2. Aliran Beles LettresBerasal dari bahasa Perancis yang artinya tulisan yang indah.Mengutamakan keindahan bahasa, segi-segi estetis pesan, kadang-kadang mengabaikan segi informasinya. Tokoh: Hugh Blair yang menulis buku, Lectures on Rhetoric and Belles Letters. Ia menghubungkan antara retorika, sastra dan kritik sehingga memunculkan kajian cita rasa (taste), yakni kemampuan untuk memperoleh kenikmatan dari pertemuan dengan apa pun yang indah.

Aliran Epistemologis dan Belles Letters memusatkan perhatian pada persiapan pidato yang meliputi penyusunan pesan dan penggunaan bahasa.

Aliran ElokusionisAliran ini menekankan pada teknik penyampaian pidato. Tokoh: Gilbert Austin.Petunjuk praktis penyampaian pidato:- Tidak boleh melantur- Mengarahkan mata langsung kepada pendengar- Menjaga ketenangan- Memulai berbicara dengan nada yang paling rendah. (Untuk mendiamkan gumaman dan menarik perhatian pendengar)17Abad Ke-20Pada abad ke-20, retorika mengambil manfaat dari perkembangan ilmu pengetahuan modern, khususnya ilmu perilaku, seperti psikologi dan sosiologi. Istilah retorika pun bergeser menjadi public speaking.

James A. Winans: Menggunakan psikologi modern dalam pidatonya. Menyarankan pentingnya membangkitkan emosi melalui motif-motif psikologis pada khayalak, seperti kepentingan pribadi, kewajiban sosial dan kewajiban agama.

Charles Henry Woolbert: Speech Communication sebagai ilmu tingkah laku, dimana proses penyusunan pidato adalah kegiatan pengorganisasian:- Teliti tujuannya- Ketahui khalayak dan situasinya- Ketentuan proposis yang cocok dengan khalayak dan situasi tersebut- Pillih kalimat-kalimat yang dipertalikan secara logis

3.William No