perancangan - digilib.isi.ac.iddigilib.isi.ac.id/3799/1/bab 1.pdfkantor sophie martin . jakarta...

of 23 /23
i PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERIOR KANTOR SOPHIE MARTIN JAKARTA PUSAT PERANCANGAN Assilmi Yasya Millatina Affandi NIM 1311893023 PROGRAM STUDI S-1 DESAIN INTERIOR JURUSAN DESAIN FAKULTAS SENI RUPA INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA 2018 UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

Author: lytuyen

Post on 16-Mar-2019

218 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

i

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERIOR

KANTOR SOPHIE MARTIN

JAKARTA PUSAT

PERANCANGAN

Assilmi Yasya Millatina Affandi

NIM 1311893023

PROGRAM STUDI S-1 DESAIN INTERIOR

JURUSAN DESAIN FAKULTAS SENI RUPA

INSTITUT SENI INDONESIA

YOGYAKARTA

2018

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

ii

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERIOR

KANTOR SOPHIE MARTIN

JAKARTA PUSAT

PERANCANGAN

Assilmi Yasya Millatina Affandi

NIM 1311893023

Tugas Akhir ini diajukan kepada Fakultas Seni Rupa

Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Sarjana S-1 dalam bidang Desain Interior

2018

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

iii

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

iv

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan

karuniaNya, Penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir Karya Desain ini, yang merupakan salah

satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan Desain Interior, Jurusan Desain, Fakultas Seni

Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan dan penyelesaian tugas akhir ini tidak

terlepas dari dorongan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Dengan rasa hormat, penulis

menyampaikan ucapan terimakasih kepada:

1. Allah SWT., yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam proses pengerjaan

Tugas Akhir ini.

2. Nabi Muhammad SAW., sebagai suri tauladan dalam setiap aspek kehidupan.

3. Bunda saya tercinta yaitu Bunda Sri Riyantingsih yang terus memberikan perhatian kasih

sayang dan dukungan penuh, yang selalu sabar mendengarkan keluh-kesah saya dan

membangkitkan semangat saya.

4. Ayah saya tercinta yaitu Ayah Muhammad Nurcholil Affandi yang selalu memberikan

dukungan dari Surga sana, yang selalu memberi power dan motivasi setiap saya memandang

fotonya.

5. Kakak saya tercinta Muhammad Anam Al-Fajr Affandi, sosok yang sangat berperan dalam

proses pengerjaan Tugas Akhir ini, yang selalu sabar membimbing saya dan yang pasti

tanpamu aku galau mas.

6. Kakak ipar saya tersayang Oon Sunandari yang selalu memberi semangat serta ponakan saya

tercinta Azzalea dan Belvania.

7. Mama saya tersayang yaitu Mama Diana yang selalu memberikan semangat, serta putranya

Cakra Caesar Wardana yang selalu setia mendukung saya.

8. Dosen Pembimbing I Bapak Drs. Ismael Setiawan, MM. dan Dosen Pembimbing 2 Yayu

Rubiyanti, S.Sn., M.Sn. yang selalu menuntun dan mengarahkan penulis agar menghasilkan

karya terbaik.

9. Bapak Martino Dwi Nugroho, S.Sn., MA sebagai Dosen Wali dan ketua Jurusan Desain,

Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

v

10. Ibu Yulita Kodrat P, M.T. selaku ketua Program Studi Desain Interior, Jurusan Desain,

Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

11. Ibu Dr. Suastiwi, M.Des. selaku Dekan Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia

Yogyakarta.

12. Teman-teman tersayang dan seperjuangan Tugas Akhir Cakra, Tito, Anggih, Daus, dan

Zulyo.

13. Teman-teman Ulakepuloh squad.

14. Teman saya yang selalu membantu saat mengejar dealine yaitu Aziz Budi Pratama.

15. Teman-teman Gradasi Angkatan 2013, Program Studi Desain Interior, dan Institut Seni

Indonesia Yogyakarta.

Yogyakarta, 18 Januari 2018

Penulis

Assilmi Yasya Millatina Affandi

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

vi

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN INTERIOR

KANTOR SOPHIE MARTIN

JAKARTA PUSAT

ABSTRAC

Sophie Martin is a company engaged in the field of fashion and embraces the MLM

system (Multi Level Marketing). As employees and agents expand, Sophie Martin is planning to

move to a new office located in Bapindo Plaza Mandiri on Jl. Sudirman Central Jakarta. They

are to design office that could accommodate more employees and agents with a conducive space

and bring the concept of "Creative Collaborative Space" (Creative Collaborative Space) on the

design of Sophie Martin's office. A workspace that creates a creative and collaborative

atmosphere will facilitate employees to change, and to encourage them for a better interaction.

This work of this design uses innovation design process method which refers to 101 Design

Method by Vijay Kumar. The innovation design process is based on four key principles of

innovation: building innovation based on experience, viewing innovation as a system, triggering

an innovative culture, and adopting a disciplined process. The application of contemporary

modern styles and themes which is taken from the Sophie Martins logo is expected to optimize

the function of space, support various activities within the office, and strengthen the image of

Sophie Martin.

Keywords: Interior, Office, Creative Space, Collaborative

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

vii

ABSTRAK

Sophie Martin merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang fashion dan

menganut sistem MLM (Multi Level Marketing). Seiring bertambahnya karyawan dan agen,

Sophie Martin berencana untuk pindah kantor yang berlokasi di kawasan Bapindo Plaza Mandiri

di Jl. Sudirman Jakarta Pusat. Merancang kantor Sophie Martin yang dapat menampung lebih

banyak karyawan dan agen dengan ruang yang kondusif. Mengangkat konsep Creative

Collaborative Space (Ruang Kreatif dan Kolaboratif) pada perancangan kantor Sophie Martin.

Ruang kerja yang memunculkan suasana kreatif dan kolaboratif akan memfasilitasi perubahan

karyawan dan mendorong terjadinya interaksi. Karya desain ini menggunakan metode proses

desain inovasi yang mengacu pada 101 Metode Desain oleh Vijay Kumar. Proses desain inovasi

ini berdasarkan empat prinsip utama inovasi yaitu membangun inovasi berdasarkan pengalaman,

memandang inovasi sebagai sistem, menumbuhkan budaya inovasi, dan mengadopsi proses yang

disiplin. Penerapan gaya modern kontemporer dan tema yang diambil dari logo Sophie Martin

diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi ruang, menunjang berbagai aktivitas dalam sebuah

kantor, dan memperkuat citra Sophie Martin.

Kata kunci: Interior, Kantor, Ruang Kreatif, Kolaboratif

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

viii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL........................................................................................................ i

HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................................... ii

KATA PENGANTAR...................................................................................................... iii

ABSTRAK........................................................................................................................ iv

DAFTAR ISI..................................................................................................................... vi

DAFTAR GAMBAR........................................................................................................ viii

DAFTAR TABEL............................................................................................................. xv

BAB I PENDAHULUAN................................................................................................

1

A. LATAR BELAKANG........................................................................................ 1

B. METODE DESAIN............................................................................................ 3

1. Proses Desain................................................................................................ 3

2. Metode Desain.............................................................................................. 5

BAB II PRA DESAIN.....................................................................................................

7

1. TINJAUAN PUSTAKA OBJEK......................................................................... 7

a. Definisi Kantor............................................................................................. 7

b. Tata Ruang Kantor........................................................................................ 7

c. Kantor Ideal.................................................................................................. 8

d. Definisi Co-Working Space.......................................................................... 10

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

ix

e. Kenyamanan Ruang...................................................................................... 11

f. Kreativitas..................................................................................................... 11

g. Kolaboratif.................................................................................................... 11

2. TINJAUAN PUSTAKA TEORI KHUSUS....................................................... 12

a. Life Style...................................................................................................... 12

B. PROGRAM DESAIN......................................................................................... 12

1. Tujuan Desain............................................................................................... 12

2. Sasaran Desain.............................................................................................. 12

3. Data............................................................................................................... 13

a. Deskripsi Umum Proyek......................................................................... 13

b. Data Non Fisik........................................................................................ 15

c. Data Fisik................................................................................................ 19

d. Data Literatur.......................................................................................... 30

4. Daftar Kebutuhan dan Kriteria..................................................................... 40

BAB III PERMASALAHAN DESAIN......................................................................... 47

A. PERNYATAAN MASALAH (Problem Statement)......................................... 47

B. IDE SOLUSI DESAIN (Ideation)..................................................................... 50

BAB IV PENGEBANGAN DESAIN............................................................................. 58

A. Alternatif Desain (Schematic Design)................................................................ 58

1. Alternatif Estetika Ruang......................................................................... 58

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

x

2. Alternatif Penataan Ruang........................................................................ 66

3. Alternatif Elemen Pembentuk Ruang....................................................... 72

4. Alternatif Pengisi Ruang........................................................................... 78

5. Alternatif Tata Kondisi Ruang.................................................................. 84

B. Hasil Desain........................................................................................................ 89

1. Rendering Perspektif / Presentasi Desain................................................. 89

2. Layout....................................................................................................... 97

3. Detail-detail Khusus................................................................................. 98

4. BoQ (Bill Of Quantity) / Detail Satua Pekerjaan..................................... 101

BAB V PENUTUP.......................................................................................................... 104

A. Kesimpulan........................................................................................................ 104

B. Saran.................................................................................................................. 105

DAFTAR PUSTAKA.. 106

LAMPIRAN 107

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Model Proses Desain Inovasi.......................................................................... 4

Gambar 2. Denah dan Gedung Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza Tower Mandiri

Tower Jakarta Pusat..........................................................................................................

14

Gambar 3. Struktur Organisasi......................................................................................... 15

Gambar 4. Gambar Kerja Layout Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza Bapindo

Mandiri Tower Lt.12.........................................................................................................

19

Gambar 5. Gambar Kerja Potongan A-A Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza

Bapindo Mandiri Tower Lt.12..........................................................................................

19

Gambar 6. Gambar Kerja Potongan B-B Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza

Bapindo Mandiri Tower Lt.12..........................................................................................

19

Gambar 7. Gambar Kerja Potongan C-C Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza

Bapindo Mandiri Tower Lt.12..........................................................................................

20

Gambar 8. Gambar Kerja Potongan D-D Kantor Cabang Sophie Martin di Plaza

Bapindo Mandiri Tower Lt.12..........................................................................................

20

Gambar 9. Suasana Lobby Kantor Pusat.......................................................................... 20

Gambar 10. Suasana Lounge Kantor Pusat...................................................................... 21

Gambar 11. Suasana Entertaiment Zone Kantor Pusat..................................................... 21

Gambar 12. Para Agen Sedang Menikmati Fasilitas di Entertaiment Zone Kantor

Pusat..................................................................................................................................

22

Gambar 13. Suasana Ruang Mini Talk Show................................................................... 22

Gambar 14. Suasana Ballroom dan Stage......................................................................... 23

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xii

Gambar 15. Para Agen Menyaksikan Model Berjalan di Catwalk................................... 23

Gambar 16. Ruang Staff keuangan dan laporan............................................................... 24

Gambar 17. Ruang Staff bagian Pelayanan dan Administrasi.......................................... 24

Gambar 18. Ruang Staff bagian Marketing...................................................................... 25

Gambar 19. Ruang Staff IT.............................................................................................. 25

Gambar 20. Ruang Photography....................................................................................... 26

Gambar 21. Ruang bagian Desain Katalog dan Grafis .................................................... 26

Gambar 22. Ruang Meeting ............................................................................................. 27

Gambar 23. Cafetaria ....................................................................................................... 27

Gambar 24. Ruang Beauty Class .................................................................................... 28

Gambar 25. Pembicara sedang mempraktekan materi .................................................... 28

Gambar 26. Ruang kerja Staf yang berada di Akses menuju Ruang Seminar ................ 29

Gambar 27. Beberapa ruang yang meenggunakan sekat ................................................. 29

Gambar 28. Antropometri Untuk Workstation ................................................................ 34

Gambar 29. Antropometri Lounge dengan Meja Bundar................................................. 34

Gambar 30. Antropometri Meja Resepsionis................................................................... 35

Gambar 31. Antropometri Meja Billiard.......................................................................... 36

Gambar 32. Antropometri Area Bar................................................................................. 36

Gambar 33. Ergonomi Kursi Executive dan General....................................................... 38

Gambar 34. Ergonomi Secretarial Chair........................................................................... 38

Gambar 35. Ergonomi Banquette Seating........................................................................ 39

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xiii

Gambar 36. Proses Identifikasi Masalah.......................................................................... 48

Gambar 37. Proses Identifikasi Masalah.......................................................................... 48

Gambar 38. Problem Statment ......................................................................................... 49

Gambar 39. Kantor Gaya Modern Konteporer ................................................................ 50

Gambar 40. Penerapan Konsep Branding dengan Logo Perusahaan .............................. 51

Gambar 41. Warna Netral Gaya Konteporer ................................................................... 53

Gambar 42. Warna Logo Sophie Martin ......................................................................... 53

Gambar 43. Tabel Solusi Permasalahan .......................................................................... 55

Gambar 44. Tabel Solusi Permasalahan .......................................................................... 56

Gambar 45. Tabel Solusi Permasalahan .......................................................................... 57

Gambar 46. Alternatif 1 Gaya Konteporer ...................................................................... 58

Gambar 47. Alternatif 2 Gaya Konteporer ...................................................................... 59

Gambar 48. Komposisi Bentuk ....................................................................................... 60

Gambar 49. Penerapan Gaya dan Tema Pada Dinding .................................................... 61

Gambar 50. Penerapan Gaya dan Tema Pada Lantai ....................................................... 61

Gambar 51. Penerapan Gaya dan Tema Pada Plafon ...................................................... 62

Gambar 52. Elemen Dekoratif Kontemporer .................................................................. 63

Gambar 53. Elemen Dekoratif Mural Konteporer ........................................................... 63

Gambar 54. Warna Turunan Tema dan Gaya Konteporer ............................................... 64

Gambar 55. Material Perancangan ................................................................................... 65

Gambar 56. Pola Aktivitas ............................................................................................... 66

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xiv

Gambar 57. Diagram Matriks Alternatif 1 ....................................................................... 66

Gambar 58. Diagram Matriks Alternatif 2 ....................................................................... 67

Gambar 59. Zoning Kantor Sophie Martin Alternatif 1 ................................................. 68

Gambar 60. Zoning Kantor Sophie Martin Alternatif 2 ................................................. 69

Gambar 61. Layout Kantor Sophie Martin Alternatif 1 ................................................... 70

Gambar 62. Layout Kantor Sophie Martin Alternatif 2 ................................................... 71

Gambar 63. Rencana Lantai Kantor Sophie Martin Alternatif 1...................................... 72

Gambar 64. Rencana Lantai Kantor Sophie Martin Alternatif 2...................................... 73

Gambar 65. Rencana Dinding Kantor Sophie Martin Alternatif 1 .................................. 74

Gambar 66. Rencana Dinding Kantor Sophie Martin Alternatif 2 .................................. 75

Gambar 67. Rencana Plafon Kantor Sophie Martin Alternatif 1...................................... 76

Gambar 68. Rencana Plafon Kantor Sophie Martin Alternatif 2 ..................................... 77

Gambar 69. Backdrop Alternatif 1 .................................................................................. 78

Gambar 70. Backdrop Alternatif 2 .................................................................................. 78

Gambar 71. Meja Resepsionis Alternatif 1 ...................................................................... 79

Gambar 72. Meja Resepsionis Alternatif 2 ...................................................................... 79

Gambar 73. Perspektif Sofa Custom Alternatif 1 ............................................................ 80

Gambar 74. Perspektif Sofa Custom Alternatif 2 ............................................................ 80

Gambar 75. Perspektif Stage Alternatif 1 dan Alternatif 2 .............................................. 81

Gambar 76. Perspektif Tinnel Alternatif 1 ...................................................................... 81

Gambar 77. Perspektif Tinnel Alternatif 2 ...................................................................... 82

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xv

Gambar 78. Elemen Dekoratif Dinding ........................................................................... 82

Gambar 79. Room Signage .............................................................................................. 83

Gambar 80. Sign System ................................................................................................. 83

Gambar 81. Billiard Table ............................................................................................... 84

Gambar 82. Perspektif Lobby Sophie Martin .................................................................. 89

Gambar 83. Perspektif Area Lobby Sophie Martin ......................................................... 90

Gambar 84. Sign Logo Sophie Martin ............................................................................. 90

Gambar 85. Perspektif Show Room ................................................................................ 91

Gambar 86. Perpektif Lounge Sophie Martin .................................................................. 91

Gambar 87. Perspektif Cafetaria Sophie Martin .............................................................. 92

Gambar 88. Perspektif Area Cafetaria.............................................................................. 92

Gambar 89. Perpektif Entertaiment Zone ........................................................................ 93

Gambar 90. Perspektif Ballroom dan Stage ..................................................................... 93

Gambar 91. Perspektif Ballroom dan Stage ..................................................................... 94

Gambar 92. Perspektif Mini Talkshow ............................................................................ 94

Gambar 93. Perspektif Meeting Room Sophie Martin .................................................... 95

Gambar 94. Perspektif Ruang Staff Sophie Martin ......................................................... 95

Gambar 95. Perspektif Ruang Staff Sophie Martin ......................................................... 96

Gambar 96. Perspektif Area Penyimpanan Barang ......................................................... 96

Gambar 97. Layout Plan .................................................................................................. 97

Gambar 98. Perspektif Sofa Tunggu ................................................................................ 98

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xvi

Gambar 99. Perspektif Reseption Desk ......................................................................... 98

Gambar 100. Perspektif Furniture Lounge ...................................................................... 99

Gambar 101. Perspektif Furniture Working Desk .......................................................... 99

Gambar 102. Perspektif Sign Logo .................................................................................. 100

Gambar 103. Perspektif Signage ..................................................................................... 100

Gambar 104. Rekapitulasi Biaya Keseluruhan Area Ballroom........................................ 101

Gambar 105. Rincian Biaya Keseluruhan......................................................................... 105

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

xvii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Daftar Kebutuhan................................................................................................ 40

Tabel 2. Keterangan Jenis Lampu..................................................................................... 85

Tabel 3. Perhitungan Jumlah Titik Lampu....................................................................... 86

Tabel 4. Keterangan AC................................................................................................... 87

Tabel 5. Perhitungan Jumlah AC...................................................................................... 87

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perkembangan dunia fashion di Indonesia saat ini dapat dikatakan

mengalami peningkatan di beberapa dekade terakhir. Fashion menjadi bagian

yang tidak dapat dilepaskan dari penampilan dan gaya hidup keseharian. Gaya

hidup (life style) secara sosiologis merujuk pada gaya hidup khas suatu

kelompok tertentu. Sedangkan dalam masyarakat modern gaya hidup (life style)

membantu mendefenisikan mengenai sikap, nilai-nilai, kekayaan, serta posisi

sosial seseorang. Benda-benda seperti busana dan aksesoris yang dikenakan

bukanlah sekedar penutup tubuh dan hiasan, namun juga menjadi sebuah alat

komunikasi untuk menyampaikan identitas pribadi.

Perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin maju

membuat masyarakat Indonesia lebih terbuka pada pengetahuan global.

Sehingga tidak dapat dipungkiri bahwa tren mode di Indonesia saat ini dalam

perkembangan dunia fashion yang banyak dipengaruhi oleh budaya barat.

Besarnya ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap fashion budaya barat

menimbulkan keinginan brand Sophie Martin yang notabene menganut style

budaya barat untuk mendirikan kantor cabang di kawasan Bapindo Plaza

Mandiri di Jl. Sudirman Jakarta Pusat dengan luas bangunan 1.764 m2 . Bapindo

Center yang dibangun oleh DUTA ANGGADA GROUP, perusahaan Real

Estate terkemuka yang terkenal di Asia Tenggara.

Seperti fenomena yang dialami oleh kaum urban Jakarta yaitu mereka

terjebak macet setiap hari dan hampir menghabiskan sepertiga waktu hidupnya

di dalam kantor. Berdasarkan fenomena tersebut, lalu bagaimana mereka dapat

mengorbankan waktu dan hidupnya untuk melakukan rutinitas di tempat

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

2

mereka bekerja yang belum tentu memiliki susasana lebih baik dari rumah

tinggal mereka sendiri? Dari fenomena tersebut dapat dipahami bahwa suasana

dan kondisi kantor harus diperhatikan. Rasa nyaman dan aman dalam

lingkungan kerja sangat dibutuhkan agar karyawan merasakan seperti berada di

rumah sendiri dan bekerja lebih efektif untuk keuntungan perusahaan dan

dirinya sendiri.

Singkat cerita yang penulis rasakan ketika mengunjungi Kantor Pusat

Sophie Martin. Karena perusahaan Sophie Martin merupakan perusahaan MLM

(Multi Level Marketing) maka tak heran jika melibatkan banyak orang di

dalamnya, yaitu para karyawan dan para agen. Jumlah karyawan dan agen pun

akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Dalam setiap hari,

hampir ada minimal 80 orang agen berkunjung untuk order barang, mengambil

katalog, konsultasi, megikuti event, talk show, dan keperluan lainnya. Hal ini

menimbulkan kurangnya daya tampung ruang untuk para karyawan dan para

agen. Adanya beberapa sekat pun membuat ruang terlihat semakin terbatas.

Sementara itu mereka membutuhkan ruang yang mampu menunjang adanya

kegiatan kreatif, kolaboratif, dan interaktif. Selain itu tidak tersedianya ruang

untuk stok barang yang baru datang pun menjadi suatu masalah pada kantor

pusat ini. Pihak kantor hanya memanfaatkan bagian dari ruang karyawan yang

terlihat kosong untuk dijadikan tempat stok barang yang datang, sehingga para

karyawan harus bekerja dengan dikelilingi kardus barang.

Dari semua latar belakang tersebut, Penulis tertarik untuk mengangkat

kantor cabang perusahaan Sophie Martin sebagai proyek tugas akhir. Membuat

perancangan kantor cabang mereka yang dapat menampung lebih banyak

karyawan dengan ruang yang kondusif. Mengingat akan pentingnya sebuah

lingkungan kantor yang dapat mempengaruhi perilaku manusia dan

dibutuhkannya manusia lain untuk saling berinteraksi, bertukar informasi, dan

pikiran maka desain kantor Sophie Martin mengangkat konsep creative

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

3

collaborative space (ruang kreatif dan kolaboratif). Ruang kerja yang

memunculkan suasana kreatif dan kolaboratif akan memfasilitasi perubahan

perilaku karyawan dan mendorong terjadinya interaksi. Melihat kantor sebagai

tempat yang dapat menjadikan kehidupan sosial karyawan bisa berjalan

beriringan dengan kehidupan pekerjaannya. Ruang yang dapat membantu

karyawan untuk menjaga keseimbangan irama pekerjaan dan hidup.

B. Metode Desain

1. Proses Desain / Diagram Pola Pikir Desain

Proses desain atau diagram pola pikir desain yang digunakan

adalah Proses Desain Inovasi. Hal ini mengacu pada 101 Metode Desain

oleh Vijay Kumar, 2013. Proses desain inovasi ini berdasarkan empat

prinsip utama inovasi yaitu membangun inovasi berdasarkan

pengalaman, memandang inovasi sebagai sistem, menumbuhkan

budaya inovasi, dan mengadopsi proses yang disiplin. Proses desain

inovasi dimulai dengan yang nyata yaitu dengan mengamati dan

mempelajari faktor-faktor nyata dari realita yang ada. Kemudian,

mencoba mendapatkan pemahaman yang penuh tentang dunia nyata

dengan membuat abstraksi dan model konseptual untuk menyusun

ulang masalah dalam cara-cara baru. Setelah itu mengeksplorasi

konsep-konsep baru dalam istilah-istilah abstrak sebelum mengevaluasi

dan mengimplementasikannya. Hal ini memerlukan kefleksibelan

dalam berfikir antara yang nyata dan abstrak.

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

4

Gambar 1. Model Proses Desain Inovasi

(Sumber: Vijay Kumar, 2013)

Proses desain inovasi diilustrasikan dalam peta 2x2. Kuadran

kiri bawah merepresentasikan penelitian, tentang mengetahui realitas.

Kuadran kiri atas adalah analisis, karena disinilah tahap memproses

informasi tentang realitas dalam istilah-istilah abstrak dan mencoba

memunculkan model pemikiran yang baik untuk menggerakkan

inovasi. Kuadran kanan atas adalah sintesis, dimana model abstrak

dikembangkan selama analisis dibuat sebagai dasar untuk menghasilkan

konsep-konsep baru. Dan, terakhir, kuadran kanan bawah

mendefinisikan realisasi dari konsep menjadi penawaran yang dapat

diimplementasikan. Semua kuadran digabungkan bersama adalah

model proses yang disusun dengan baik untuk menggerakkan inovasi.

Dalam proses desain inovasi terdapat tujuh mode aktivitas atau

struktur proses inovasi yaitu : 1. Memahami Tujuan, Mode 2.

Mengetahui Konteks, Mode 3. Mengenal Masyarakat, Mode 4.

Menyusun Gagasan, Mode 5. Mengeksplorasi Konsep, Mode 6.

Menyusun Solusi, dan Mode 7. Merealisasikan Penawaran. Proses

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

5

desain inovasi ini bergerak maju dan mundur melalui berbagai aktivitas,

sama halnya dengan proses kreatif atau eksplorasi lainnya. Dalam

proses desain inovasi memiliki dua sifat yaitu proses yang bersifat tidak

linear dan proses yang bersifat berulang-ulang.

2. Metode Desain

a. Metode Pengumpulan Data

Untuk metode pengumpulan data penulis menggunakan

metode-metode dari mode memahami tujuan dan mengetahui

konsep, yaitu: (1) Fakta-fakta kunci, adalah potongan-potongan

informasi singkat dari pihakkantor Sophie Martin (2)

Wawancara pakar subjek, adalah wawancara kepada karyawan

Sophie Martin dan para agen yang datang ke kantor Sophie

Martin (3) Pengamatan perkembangan trend (4) dan analisis

SWOT.

b. Metode Pencarian Ide dan Pengembangan Desain

Untuk metode ini penulis menggunakan metode-metode

dari mode mengenal masyarakat, menyusun gagasan, dan

mengeksplorasi konsep. Metode-metodenya adalah:

mengunjungi kantor Pusat Sophie Martin, pengamatan gagasan,

dan sketsa konsep, penyaringan konsep, dan moodboard untuk

mengekspresikan ide perancangan.

c. Metode Evaluasi Pemilihan Desain

Untuk metode ini penulis menggunakan metode-metode dari

mode menyusun solusi dan merealisasikan penawaran. Metode-

metodenya adalah sintesis morfologi dan evaluasi konsep untuk

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta

6

mendapatkan desain sesuai dengan keinginan dan kebutuhan

kantor Sophie Martin.

UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta