pengantar kf_gas ideal

Click here to load reader

Post on 06-Nov-2015

11 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

a

TRANSCRIPT

  • GAS

    BENTUK MENYESUAIKAN DENGAN TEMPATNYA

    DAPAT DI MAMPATKAN & DI MUAIKAN

    VOLUME GAS MENYESUAIKAN DENGAN

    TEMPATNYA

    GAS MEMBERIKAN TEKANAN KE SEGALA ARAH

  • CAIRAN

    SERING DIKENAL DENGAN LIQUID

    MENGALIR DARI TEMPAT TINGGI KE TEMPAT RENDAH

    (DIPENGARUHI OLEH GAYA GRAVITASI BUMI / GAYA BERAT)

    AIR YANG DIAM MEMILIKI TEKANAN HIDROSTATIK YANG

    LEBIH BESAR DIBANDING DENGAN AIR YANG BERGERAK

    PERMUKAAN CAIRAN SELALU RATA DENGAN PERMUKAAN

    BUMI KECUALI PERMUKAAN LAUTAN YANG LUAS

    CAIRAN TIDAK DAPAT DIMAMPATKAN SEKALIPUN DENGAN

    MENGGUNAKAN TEKANAN TINGGI

    TETAPI DAPAT DIMUAIKAN

  • PADATAN

    SERING DIKENAL DENGAN SOLID

    SULIT UNTUK BERPINDAH KECUALI UNTUK GEOMETRI

    TERTENTU CONTOH BOLA

    PADATAN BERPINDAH DARI TEMPAT TINGGI KE TEMPAT

    YANG RENDAH

    MEMPUNYAI BENTUK DAN VOLUME TERTENTU

    (TIDAK TERGANTUNG TEMPAT)

    PADATAN TIDAK DAPAT DIMAMPATKAN SEKALIPUN

    DENGAN MENGGUNAKAN TEKANAN TINGGI

    TETAPI DAPAT DIMUAIKAN

  • MATERI DAPAT DISUSUN OLEH 1 UNSUR SAJA ATAU

    BEBERAPA UNSUR

    JIKA MATERI DISUSUN OLEH SATU UNSUR MAKA

    UNSUR PENYUSUN DAPAT LEBIH DARI SATU ATOM,

    DAN JIKA LEBIH DARI SATU ATOM MAKA AKAN

    MEMBENTUK MOLEKUL

    MATERI YANG DISUSUN OLEH LEBIH DARI SATU

    UNSUR DISEBUT SENYAWA

    SENYAWA DAPAT TERDIRI DARI SATU MOLEKUL

    ATAU BEBERAPA MOLEKUL

    MATERI

  • SUATU MATERI PADA KEADAAN TERTENTU

    (TEMPERATUR DAN TEKANAN TERTENTU)

    HANYA TERDAPAT DALAM DUA FASE SAJA

    YAITU

    GAS-CAIRAN, CAIRAN-PADATAN, GAS-

    PADATAN

    AIR MERUPAKAN SATU-SATUNYA MATERI

    YANG DAPAT BERWUJUD TIGA FASE

    SEKALIPUN PADA KEADAAN TERTENTU

    MATERI

  • PERUBAHAN FASE DAN VOLUME SUATU

    MATERI SANGAT DIPENGARUHI OLEH

    PERUBAHAN TEMPERATUR DAN TEKANAN

    MATERI

    CONTOH:

    AIR KETIKA DIDINGINKAN BERUBAH MENJADI ES DAN

    KETIKA DIPANASKAN BERUBAH MENJADI GAS/UAP AIR

    WUJUD GAS PADA AIR SERING DISEBUT DENGAN STEAM

    (UAP AIR)

    SECARA UMUM WUJUD GAS PADA SELURUH SENYAWA

    SERING DISEBUT VAPOUR (vapour artinya uap)

    Vapor terbagi menjadi dua yaitu :

    1. saturated vapour (uap jenuh)

    2. superheated vapour (uap kering)

  • PRESENTASI LAPORAN TESIS

    UDARA DAPAT DISUSUN OLEH BEBERAPA

    UNSUR ATAU SENYAWA

    UMUMNYA UNSUR/SENYAWA PENYUSUN

    UDARA ADALAH FASE GAS

    JIKA SUATU UNSUR/SENYAWA MEMILIKI FASE GAS

    PADA SUHU KAMAR (25oC) maka pada temperatur yang

    lebih tinggi (>25oC) MASIH DALAM FASE GAS

    MATERI

    SEBAGIAN BESAR UNSUR ATAU SENYAWA

    PENYUSUN UDARA ADALAH GAS DIATOMIK

    NITROGEN (N2) DAN OKSIGEN (O2)

    Untuk lebih lengkapnya komposisi udara dapat dilihat pada

    slide berikut ini:

    MATERI

  • PRESENTASI LAPORAN TESIS GAS PENYUSUN UDARA GAS PENYUSUN UDARA

  • PRESENTASI LAPORAN TESIS

    Gas dapat terbentuk apabila Cairan Menguap akibat

    Proses Pemanasan.

    Air pada permukaan bumi menguap akibat panas

    matahari dan menyebabkan bertambahnya

    kelembaban udara

    Selain itu Gas juga dapat terbentuk akibat reaksi

    kimia

    Contoh: padatan amonium klorida dengan

    pemanasan maka akan terurai menghasilkan 2 gas

    yaitu gas ammonia dan hidrogen klorida

    Proses Terbentuknya Gas PROSES TERBENTUKNYA GAS

  • UDARA MEMILIKI TEKANAN YANG BERBEDA-BEDA

    TERGANTUNG LETAKNYA/POSISINYA SAMA

    SEPERTI AIR

    SEMAKIN TINGGI DARI PERMUKAAN BUMI MAKA

    TEKANAN UDARA AKAN SEMAKIN BESAR NAMUN PADA

    KETINGGIAN TERTENTU TEKANAN UDARA AKAN

    BERKURANG ATAU BAHKAN TIDAK ADA SAMA SEKALI

    Tekanan Udara sangat dipegaruhi sekali dengan gaya gravitasi

    inti bumi, gaya gravitasi bumi dan planet/satelit lain di luar

    angkasa

    TEKANAN UDARA

  • Selain dipengaruhi oleh gaya gravitasi bumi, Tekanan Udara

    juga sangat dipegaruhi sekali oleh kerapatan massa gas

    penyusun udara

    Iklim dan cuaca juga mempengaruhi tekanan udara, dimana

    iklim/cuaca sangat dipengaruhi sekali oleh keadaan spektrum

    sinar matahari yang diperoleh bumi serta posisi bumi terhadap

    matahari

    TEKANAN UDARA

  • PRESENTASI LAPORAN TESIS

    Tekanan udara pada permukaan laut digunakan oleh

    manusia sebagai standar untuk mengukur volume suatu

    gas pada tekanan yang berbeda

    TEKANAN UDARA

    Tekanan rata-rata udara menggunakan alat ukur tabung

    yang berisi raksa adalah setinggi 760 mm (76 cm)

    Tekanan rata-rata udara tersebut dijadikan sebagai tekanan udara

    standar pada 1 atmosfer

    (atau yang lebih dikenal dengan nama tekanan atmosferik)

    TEKANAN UDARA

  • Jadi, kesimpulan: 1 atmosfer = 1 atm = 760 mmHg = 76 cm Hg

    Tekanan atmosfer standar juga dinyatakan dalam satuan

    lain seperti :

    1 atm = 760 mmHg = 76 cm Hg

    =760 torr = 1,01325 x 105 pascals (Pa) = 14,7 pound per

    inchi kuadrat (psia)

    Satuan tekanan yang sering digunakan adalah Pascal sebagai

    Standard Internasional / SI

    Dimana; 1 Pa = 1 N/m2

    Alat Pengukur Tekanan Udara = Barometer

    Alat Pengukur Tekanan Gas = Manometer

    SATUAN TEKANAN UDARA/GAS

  • SATUAN TEKANAN UDARA/GAS

  • PENGUKURAN TEKANAN GAS

    1. Hukum

    Boyle 2. Hukum Charles

  • PENGUKURAN TEKANAN GAS

    1. Hukum

    Boyle 2. Hukum Charles

  • Satuan tekanan yang sering digunakan adalah Pascal sebagai Standard

    Internasional / SI

    Dimana; 1 Pa = 1 N/m2

    Alat Pengukur Tekanan Gas = Manometer

    HUKUM-HUKUM YANG MENYATAKAN

    SIFAT & KARAKTERISTIK GAS

    1. Hukum Boyle

    Jika Temperatur Konstan, maka Volume Gas pada massa tertentu berbanding Terbalik dengan Tekanan Gas

    2. Hukum Charles

    Jika Tekanan Gas tak Berubah, Maka Volume Gas dengan Massa Tertentu berbanding Lurus dengan Temperatur Mutlak

    3. Hukum Gay Lussac dan Amontons

    Tekanan Gas dengan Massa Tertentu berbanding Lurus dengan Temperatur Mutlak, Bila Volume Tidak Berubah

  • 1. Hukum

    Boyle 2. Hukum Charles

    Percobaan Hukum Boyle

  • Ringkasnya

    1. Hukum Boyle 1662 M (Hubungan V & P)

    P is the pressure of the gas

    V is the volume of the gas

    k is a constant, and has units of force times distance.

    Pafter x Vafter = Pbefore x Vbefore

    P x V = k (Konstanta)

    Simbol Secara Matematis :

    Volume (V) berbanding Terbalik dengan Tekanan, sehingga

    Perbandingan antara 2 keadaan gas yang bebeda pada temperatur (T) konstan

  • 2. Hukum Charles 1787 M (Hubungan V & T)

    Dimana ;

    V is the volume of the gas

    T is the temperature of the gas (measured in Kelvins)

    k is a constant.

    Volume (V) berbanding Lurus dengan Temperatur (T), sehingga

    Ringkasnya

    Simbol Secara Matematis :

    Atau

    Perbandingan antara 2 keadaan gas yang bebeda pada tekanan konstan

  • 2. Hukum Charles

    Pengaruh Temperatur terhadap Volume Gas

    pada Tekanan Konstan

  • 3. Hukum Gay Lussac dan Amontons 1809 M

    (Hubungan P & T)

    Ringkasnya

    Simbol Secara Matematis :

    Atau

    Dimana:

    P is the pressure of the gas.

    T is the temperature of the gas (measured in kelvins).

    k is a constant.

    Tekanan (P) berbanding Lurus dengan Temperatur (T), sehingga

    Perbandingan antara 2 keadaan gas yang bebeda pada Volume konstan

  • Kombinasi Hukum Boyle, Hukum Charles & Hukum

    Gay Lussac Menghasilkan Hukum Kombinasi Gas

    Dari Hukum Kombinasi Gas + Hukum Avogadro

    menghasilkan Hukum Gas Ideal

    Dimana:

    P is the pressure (SI unit: pascal)

    V is the volume (SI unit: cubic meter)

    n is the number of moles of gas

    R is the ideal gas constant (SI: 8.3145 J/(mol K))

    T is the thermodynamic temperature (SI unit: kelvin).

  • Contoh Soal Aplikasi Hukum Boyle

  • Contoh Soal Aplikasi Hukum Charles

  • SOAL-SOAL LATIHAN (KIMIA GAS)

  • SOAL-SOAL LATIHAN (TEKANAN GAS)

  • SOAL-SOAL LATIHAN (HUKUM BOYLE)

  • SOAL-SOAL LATIHAN (EFEK TEMPERATUR)

  • SOAL-SOAL LATIHAN (HUKUM BOYLE)

  • HUKUM AVOGADRO 1911 M

    BUNYINYA:

    PADA VOLUME, TEMPERATUR & TEKANAN YANG SAMA BANYAKNYA MOLEKUL/PARTIKEL GAS AKAN SAMA

    CONTOH:

    WADAH A & B MEMPUNYAI VOLUME & TEMPERATUR YANG SAMA, TETAPI TEKANAN GAS WADAH A LEBIH BESAR. INI BERARTI BAHWA

    WADAH A MEMILIKI MOLEKUL/PARTIKEL YANG LEBIH BANYAK DARI

    WADAH B

    CONTOH LAIN:

    GAS DALAM WADAH C & D MEMPUNYAI VOLUME & TEKANAN YANG SAMA, TETAPI TEMPERATUR WADAH D LEBIH TINGGI DARI WADAH C,

    INI BERARTI DALAM WADAH D TERDAPAT LEBIH SEDIKIT MOLEKUL

    DARIPADA DALAM WADAH C PADA TEMPERATUR YANG LEBIH TINGGI DIPERLUKAN SEDIKIT MOLEKUL UNTUK MELAKUKAN TEKANAN YANG

    SAMA, DENGAN YANG DILAKUKAN OLEH LEBIH BANYAK MOLEKUL

    PADA TEMPERATUR YANG LEBIH RENDAH

  • HUKUM AVOGADRO 1911 M

    Simbol Secara Matematis :

    where:

    V is the volume of the gas.

    n is the number of moles in the gas.

    a is a constant.

    where:

    p is the pressure of the gas

    T is the temperature of the gas

    PERBANDINGAN ANTARA 2 JENIS GAS YANG BERBEDA SECARA

    MATEMATIS DITULIS SBB:

  • JUMLAH MOLEKUL UNTUK 1 MOL GAS DISEBUT BILANGAN

    AVOGAR