optimasi usaha budidaya bayam merah dan kangkung hidroponik dengan sistem nft

Download OPTIMASI USAHA BUDIDAYA BAYAM MERAH DAN KANGKUNG HIDROPONIK DENGAN SISTEM NFT

Post on 16-Apr-2016

206 views

Category:

Documents

26 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

OPTIMASI USAHA BUDIDAYABAYAM MERAH DAN KANGKUNG HIDROPONIK DENGAN SISTEMNFT

TRANSCRIPT

  • ANALISIS KELAYAKAN DAN OPTIMASI USAHA BUDIDAYA

    BAYAM MERAH DAN KANGKUNG HIDROPONIK DENGAN SISTEM

    NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) DI PT. JOY FARM, DEPOK

    Oleh :

    ANDIKA PRASTYA

    F14104056

    2009

    DEPARTEMEN TEKNIK PERTANIAN

    FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    BOGOR

  • ANALISIS KELAYAKAN DAN OPTIMASI USAHA BUDIDAYA

    BAYAM MERAH DAN KANGKUNG HIDROPONIK DENGAN SISTEM

    NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) DI PT. JOY FARM, DEPOK

    SKRIPSI

    Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

    SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

    Pada Departemen Teknik Pertanian

    Fakultas Teknologi Pertanian

    Institut Pertanian Bogor

    Oleh :

    ANDIKA PRASTYA

    F14104056

    2009

    FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    BOGOR

  • INSTITUT PERTANIAN BOGOR FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    ANALISIS KELAYAKAN DAN OPTIMASI USAHA BUDIDAYA BAYAM MERAH DAN KANGKUNG HIDROPONIK DENGAN SISTEM

    NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) DI PT. JOY FARM, DEPOK

    SKRIPSI Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

    SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN Pada Departemen Teknik Pertanian

    Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor

    Oleh : ANDIKA PRASTYA

    F14104056

    Dilahirkan pada tanggal 19 April 1986 di Jakarta

    Tanggal lulus : Oktober 2009

    Menyetujui, Bogor, Oktober 2009

    Dr. Ir. Setyo Pertiwi, M.Agr Dosen Pembimbing

    Mengetahui,

    Dr. Ir. Desrial, M.Eng Ketua Departemen Teknik Pertanian

  • Andika Prastya. F14104056. Analisis Kelayakan dan Optimasi Usaha Budidaya Bayam Merah dan Kangkung Hidroponik Dengan Sistem NFT (Nutrient Film Technique) di PT. Joy Farm, Depok. Di bawah bimbingan : Dr. Ir. Setyo Pertiwi, M.Agr. 2009.

    RINGKASAN Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah

    sebagai media tanamnya. Hidroponik berasal dari bahasa latin yang terdiri dari kata hydro yang berarti air, dan kata ponos yang berarti kerja (Soeseno,1998). Jadi definisi hidroponik adalah pengerjaan atau pengelolaan air yang digunakan sebagai media tumbuh tanaman dan juga sebagai tempat akar tanaman tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Ada berbagai teknik hidroponik yang dapat diterapkan, salah satunya adalah Nutrient Film Technique (NFT). NFT merupakan metode budidaya yang akar tanamannya berada di lapisan air dangkal tersirkulasi yang mengandung nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Perakaran bisa jadi berkembang di dalam larutan nutrisi dan sebagian lainnya di atas permukaan larutan. Aliran larutan sangat dangkal, jadi bagian atas perakaran berkembang di atas air yang meskipun lembab tetap berada di udara (Chadirin, 2006).

    PT. Joy Farm merupakan perusahaan yang relatif baru yang merupakan mitra dari Parung Farm yang memproduksi bayam merah dan kangkung menggunakan sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). PT. Joy Farm memiliki lahan kebun seluas 2000 m2 yang terletak di Jl. Menceng Kelurahan Bedahan Baru, Sawangan Baru - Depok. PT. Joy Farm terletak pada 6o26 LS dan 106o46 BT dengan ketinggian 200 m dpl dan topografi permukaan yang relatif datar. Kebun ini memiliki dua bangunan greenhouse, yaitu greenhouse untuk nursery dan greenhouse untuk budidaya. Greenhouse merupakan suatu bangunan yang memiliki struktur atap atau dinding yang bersifat tembus cahaya, memungkinkan cahayanya yang dibutuhkan tanaman bisa masuk ke dalam bangunan tetapi tanaman tetap dapat terhindar dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan seperti curah hujan yang deras, tiupan angin yang kencang atau keadaan suhu yang terlalu tinggi yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman (Nelson dalam Lieng, 1996). Sarana produksi lain yang dimiliki adalah jaringan hidroponik sistem NFT, serta tangki penampungan dan pembuatan nutrisi.

    Jaringan sistem NFT yang diterapkan oleh PT. Joy Farm merupakan modifikasi sistem NFT menggunakan asbes yang dilapisi terpal. Sedangkan sistem NFT yang umum diterapkan di Indonesia adalah menggunakan talang air.

    Kinerja teknis sistem hidroponik merupakan faktor penting untuk menentukan layak atau tidaknya sistem tersebut untuk diterapkan. Prastyo (2004) melakukan evaluasi kelayakan jaringan NFT talang air berdasarkan parameter seperti keseragaman inlet dan outlet, keseragaman kedalaman larutan nutrisi, serta keseragaman bobot tanaman. Dari hasil penelitiannya diperoleh nilai keseragaman yang mencapai 90%, sehingga sistem tersebut layak untuk diterapkan. Evaluasi kelayakan teknis terhadap sistem NFT yang diterapkan di PT. Joy Farm masih perlu dilaksanakan.

    Kegiatan budidaya dengan menggunakan teknologi hidroponik membutuhkan investasi yang besar dibanding dengan kegiatan budidaya secara

  • konvensional, sehingga harus memperhatikan besarnya modal yang dimiliki serta kehati-hatian dalam mengalokasikan modal tersebut. Maka penilaian terhadap kelayakan finansial serta optimasi pada usaha tani tersebut juga perlu dilakukan agar usaha yang dijalani mendapatkan keuntungan yang maksimum.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan teknis sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) dengan asbes lapis terpal yang diterapkan di PT. Joy Farm, melakukan analisis kelayakan finansial pada usaha budidaya bayam merah dan kangkung dengan sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) di PT. Joy Farm, dan melakukan optimasi usaha budidaya bayam merah dan kangkung hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) di PT Joy Farm.

    Evaluasi kelayakan jaringan NFT dilakukan dengan cara melakukan pengukuran terhadap parameter yang telah disebutkan pada bed yang terletak di bagian ujung dan tengah setiap 3 harian selama periode pertumbuhan. Kelayakan finansial dievaluasi dengan melakukan analisis Net Present Value (NPV), analisis Net B/C, analisis Gross B/C, analisis biaya pokok, dan analisis Internal Rate of Return (IRR). Optimasi produksi dilakukan dengan menggunakan program linear.

    Hasil penelitian mengenai evaluasi kelayakan teknis yang dilakukan berdasarkan parameter keseragaman debit aliran, keseragaman konduktivitas listrik, keseragaman derajat keasaman, kedalaman aliran, dan bobot tanaman, menghasilkan nilai keseragaman yang secara umum mendekati 90% sehingga teknik hidroponik dapat diterapkan. Namun secara khusus nilai keseragaman masih kurang baik pada kedalaman aliran dan bobot tanaman, hal ini disebabkan karena terdapatnya lipatan pada terpal pelapis bed sehingga permukaan bed menjadi tidak rata.

    Pada kelayakan finansial, usaha yang dilakukan oleh PT. Joy Farm pada harga jual Rp 8.400/kg akan layak jika produksi yang dilakukan sesuai target yaitu 17 kg/bed. Namun pada kenyataanya target yang diharapkan tidak tercapai sehingga usaha menjadi tidak layak. Untuk dapat melanjutkan usahanya maka diperlukan alternatif seperti melakukan negosiasi ulang terhadap pihak mitra mengenai harga jual, sehingga harga jual yang digunakan menjadi Rp 16.800/kg atau sekurang-kurangnya Rp 14.200/kg. Harga jual tersebut memberikan kelayakan pada PT. Joy Farm dalam melanjutkan usahanya. Di samping itu PT Joy Farm juga perlu menekan biaya produksi melalui penggunaan nutrisi sesuai standar dan mencari alternatif pemasaran lain.

    Untuk dapat memperoleh keuntungan yang maksimal, setelah melakukan negosiasi mengenai harga jual tersebut dapat dilakukan optimasi terhadap jumlah bed yang harus diproduksi oleh masing-masing tanaman. Hasil optimal yang diperoleh adalah 24 bed per bulan untuk tanaman bayam dan 82 bed per bulan untuk tanaman kangkung. Dengan kombinasi tersebut dibutuhkan total bed produksi sebanyak 59 bed, dalam hal ini masih tersisa 5 bed dari total 64 bed yang dimiliki oleh PT. Joy Farm sehingga dapat lebih memaksimalkan produksi. Dari hasil tersebut didapatkan total keuntungan sebesar Rp 9.246.742 per bulan.

  • DAFTAR RIWAYAT HIDUP

    Penulis, Andika Prastya dilahirkan di Jakarta pada

    tanggal 19 April 1986. Anak ke dua dari tiga bersaudara dari

    pasangan Bpk. Hartono dan Ibu. Sutinah. Penulis menempuh

    jenjang pendidikan dasar di SDN 12 pagi bina marga, Jakarta

    Selatan dan lulus pada tahun 1998. Kemudian penulis

    melanjutkan pendidikan lanjutan tingkat pertama di SLTPN

    164 Jakarta Selatan dan lulus pada tahun 2001. Penulis melanjutkan

    pendidikannya ke sekolah menengah umum yaitu pada SMUN 74 Jakarta Selatan

    dan lulus pada tahun 2004. Pada tahun yang sama penulis diterima sebagai

    mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui jalur USMI (Undangan

    Seleksi Masuk IPB) dan diterima sebagai mahasiswa pada Departemen Teknik

    Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian.

    Penulis melakukan kegiatan praktek lapang di PT. Perkebunan Nusantara

    VIII Bandung, Jawa Barat pada sebuah pabrik teh hitam CTC dan Ortodoks

    dengan judul Aspek Keteknikan Pada Proses Produksi dan Distribusi Teh di

    PTPN VIII Perkebunan Rancabali Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Selain di

    bidang akademik, penulis juga aktif sebagai musik programmer di Banak Studio

    Musik Jakarta dan pernah menjadi musik arranger untuk acara Indomie Jingle

    Dare 2.

  • i

    KATA PENGANTAR

    Segala puji dan syukur kehadirat Allah swt atas rahmat dan hidayah-Nya

    serta salawat dan salam yang selalu dipanjatkan kepada junjungan besar Nabi

    Muhammad SAW, karena berrkat suri tauladannya akhirnya penulis dapat

    menyelesaikan tugas akhir ini yang berjudul Analisis Kelayakan dan Optimasi

    Usaha Budidaya Bayam Merah dan Kangkung Hidroponik Dengan Sistem NFT (Nutrient Film Technique) di PT. Joy Farm, Depok

    Penyusunan tugas akhir ini merupakan salah satu syarat untuk

    mendapatkan gelar Sarjana pada