Info Metal Edisi 2 Revisi

Download Info Metal Edisi 2 Revisi

Post on 23-Oct-2015

44 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Buletin Metal

TRANSCRIPT

<ul><li><p>DITERBITKAN OLEHKantor Pusat</p><p>PT Bakrie Metal Industries.Terbit setiap Awal Bulan.</p><p>PELINDUNGSantoso W. Ramelan.</p><p>KOORDINATORPELAKSANAArifin Dimyati.</p><p>DEWAN REDAKSIEnda Marina, Anton</p><p>Sukartono, Ruswan Hamizar, Romel Saab.</p><p>KONTRIBUTOR BERITASuraji (BPI&amp;SEAPI), Esti </p><p>Rochyati (BMI-BFU), Erti Sri Santi (BCons).DISTRIBUSI</p><p>Rochmansyah, Budhianto.ALAMAT REDAKSI</p><p>Bakrie Tower, lantai 35, Rasuna Epicentrum</p><p>Jakarta Selatan.TELEPON</p><p>021 56101780.E-MAIL</p><p>arifin.dimyati@bakrie.co.id</p><p>Bulan Nopember 2013 ini , Bulletin INFO METAL, terbit yang ke 2, semoga berita yang disajikan kali ini dapat menjawab kebutuhan akan informasi para pembaca terutama para karyawan dilingkungan BMI Group, se hingga para karyawan dapat sajian berita yang up to date dan kontempo-rer tentang apa saja yang terjadi di perusahaan BMI Group, selamat membaca.</p><p>SOSIALISASI MERGER BCONS-BMI-BFU DAN STRATEGIC BUSINESS PLAN 2014-2018 BMI GROUP</p><p>MERAIH PRESTISEMELALUI PRESTASI</p><p>Pada hari Kamis, tanggal 31 Oktober yang baru lalu, bertempat di Ruang Nu-santara Bakrie Tower lantai 36 digelar acara Sosialisasi Merger dan Strategic Plan PT Bakrie Metal Industries Group tahun 2014-2018.</p><p>Hadir dengan antusias di acara itu, para Direksi dan Manajemen PT BMI Group antara lain dari PT Bakrie Pipe Industries, PT South East Pipe Industries (SEAPI), PT Bakrie Bocstruction dan PT Bakrie Metal Industries-BFU dan tidak ketinggalan Divisi Commercial (NIAGA) BMI yang baru terbentuk. &gt;&gt;Bersambung ke halaman 2-3</p><p>DARI REDAKSI :</p><p>Presiden Direktur dan Chief Executive Officer BMI Group, Bapak Santoso W. Ramelan mengawali pem-bicaraan dalam sosialisasi ini dengan memaparkan ren-cana-rencana strategis serta struktur organisasi baru yang berlaku di BMI Group, terutama BMI Holding dan Bakrie Construction serta BMI-BFU.</p><p>Merger dilakukan melalui 2 tahap. Tahap Pertama ada-lah Operasional Merger yaitu penggabungan operasional dua perusahaan (B.CONs dan BMI-BFU), masing-masing unit usaha tersebut tetap </p><p>me nangani bidang kerja mas-ing-masing di lokasi yang saat ini berada, kecuali divisi Niaga (Commercial) seluruhnya be-raktifitas di Bakrie Tower lan-tai 35.</p><p>Tahap kedua, yaitu Legal Merger, yaitu menggabung-kan 2 unit usaha BCons dan BMI-BFU menjadi satu badan usaha dalam satu areal kerja, tahap legal merger ini pelak-sanaannya akan ditetapkan kemudian setelah dipastikan bahwa operasional merger berjalan sesuai rencana dan memenuhi harapan semua </p><p>Edisi 02 / November 2013</p></li><li><p>pihak, waktunya diperkirakan sekitar 3 tahun.</p><p>Dalam kesempatan ini Direktur BMI, Bapak Mas Wigrantoro mengajak se-luruh komponen dan keluarga besar BMI terutara yang berada di jajaran produksi dan delivery untuk menjalan-kan tugas dan kewajiban dengan sen-antiasa didasari komitmen 3 ON (tiga ON) yakti ON Budget, ON Time DAN ON Quality disingkat 3 ON BuTiQ, artinya seluruh aktifitas kerja harus selalu bero-rientasi pada biaya/ anggaran yang tel-ah disusun, delivery/ pengiriman tepat waktu dan menghasilkan kualitas yang sesuai bahkan lebih baik dari harapan customer. </p><p>Bapak Adwin Abdurachman, selaku Chief Operation Officer, menjelaskan tentang berbagai kendala yang mung-kin terjadi dan harus bisa diatasi secara bersama-sama, terutama kendala in-ternal yang bisa menghambat proses produksi.</p><p>Dalam acara tersebut, VP Bidang Oil &amp; Gas, Bapak Untung Y. Yusuf juga memaparkan sasaran dan strategi pen-jualan dipasar Oil &amp; Gas, dimana pada tahun 2014 nanti, ditargetkan besar penjualan sebesar USD. 54,678,231 (tahun 2013 ini BMI mencapai pen-jualan sebesar USD. 48,334,728) dan pada tahun 2018 divisi ini mem-budg-et kan angka penjualan sebesar USD 239,175,025.</p><p>- Badan Pengelola Bakrie Untuk Negeri (BP-BUN) tengah men-jalankan program Kampung Makmur dengan menggarap proyek percontohan di Kelu-rahan Menteng Atas, Jakarta Pusat.</p><p> Mengelelola lahan fasos-fasum seluas sekitar 6.000 M2 di area itu, BP BUN bersama masyarakat melakukan ter-nak lele, ternak itik, kambing, pendirian PAUD, dll.</p><p>- Bakrie Untuk Negeri dan Uni-versitas Bakrie, menandata-ngani perjanjian kerjasama pengembangan UMKM mela-lui program Kampung Mak-mur, termasuk pelatihan Pra </p><p>Pensiun Untuk menciptakan pelaku usaha baru yang tangguh dan berkualitas.</p><p>- BP BUN dan Para Dosen Uni-versitas Bakrie yang membi-dangi UMKM, saat ini tengah menggarap proyek Pakan Ternak Lele, ide ini muncul setelah melihat realita di ko-munitas ternak lele bahwa harga pakan lele dipasaran sangat mahal.</p><p>Pak Untung juga berjanji akan mem-bawa BMI menjadi pemain EPC yang han-dal dan disegani dan sejajar dengan pe-main EPC lainnya yang sudah besar dan berupaya memenangi setiap kompetisi. </p><p>Sementara itu di bidang Non Oil &amp; Gas, yang dipimpin Bapak Iskandar (VP NOG), juga mempresentasikan rencana besarnya dengan menargetkan pen-jualan pada tahun 2014 sebesar USD 17,951,037 dan pada tahun 2018 men-capai USD 48,323,684. Divisi ini juga memiliki komitmen dan semangat ting-gi dalam merebut setiap kesempatan yang ada.</p><p>Tidak kalah menarik, presentasi Ba-pak Anton Sukartono (Busines Develop-ment) yang memaparkan upaya meng-galang strategic partner/ mitra-mitra usaha baik didalam negeri maupun di-luar negeri untuk melakukan join op-eration terutama untuk proyek-proyek besar yang ditangani BMI.</p><p>Dibidang Finance, Bapak Kurni-awan S. Kowi (CFO) menjelaskan ten-tang posisi keuangan kita saat ini dan prediksi akan keuntungan yang dida-pat pada sat kita melakukan merger usaha ini, yang jelas jika merger ini berjalan lancar unit usaha kita akan menjadi lebih sehat karena memiliki balance sheet yang baik dan perusa-haan menjadi bankable demikian KSK menjelaskan.</p><p>Divisi Corporate Affairs, dida lamnya </p><p>SOSIALISASI MERGER BCONS-BMI-BFU DAN STRATEGICBUSINESS PLAN 2014-2018 BMI GROUP</p><p>SAMBUNGAN DARI HALAMAN 1....</p><p>Hamidi, karyawan divisi Main-tenance ditetapkan sebagai kar-yawan telada tahun 2013 di PT Bakrie Pipe Industries.</p><p>Penganugerahan karyawan Teladan ini dilakukan dalam suatu upacara resmi yang diselenggara-kan perusahaan sebagai bentuk apresiasi yang sangat tinggi ke-pada 10 karyawan nominee yang kemudian ditetapkan 3 orang kar-yawan teladan, masing-masing adalah Hamidi (sebagai The Best Employee), Novyar dari divisi Fi-nance sebagai Runner Up dan Usep G dari Divisi HRD sebagai peringkat ketiga.</p><p>BPI setiap tahun menyeleng-garakan kontes Pekerja Teladan yang dilakukan oleh sebuah team yang dibentuk manajemen dan diberi nama Team Penilai Pekerja Teladan yang bertugas untuk menseleksi siapa diantara ratusan karyawan yang berhak dinobatkan sebagai Karyawan Teladan dan ber-hak mendapatkan hadiah menu-naikan ibadah umroh ke tanah suci.</p><p>Seleksi dilakukan beberapa ta-hap, hingga akhirnya mengerucut menjadi 10 besar dan kemudian dari 10 orang ini ditetapkan siapa yang terbaik melalui berbagai keg-iatan antara lain, membuat program improvement dan dipresentasi-kan kepada para juri dan diberikan pembekalan agar mereka ini be-nar-benar siap dan komit menjadi panutan bagi karyawan lainnya.</p><p>Mas Wigrantoro (CEO Bakrie Pipe Industries) menyampaikan bahwa secara garis besar TEL-ADAN adalah Sesuatu ( perbuatan, kelakuan, sifat dll ) yang patut ditiru atau baik dicontoh. Teladan ada-lah menilai yang telah lewat atau telah dijalani, sehingga diharap-kan bagimana mereka yang sudah dinobatkan sebagai Teladan bisa mempertahankan keteladanannya secara terus menerus sehingga bisa meningkatkan kinerja perusahaan, selalu aktif pada setiap kegiatan pe-rusahaan dan menjadi contoh / pa-nutan bagi seluruh karyawan. (SRJ)</p><p>Karyawan TeladanBPI 2013</p></li><li><p>terdapat Corp HR, Corp IT, Corp Reputa-tion dan Corp Admin/ GA adalah divisi Support yang ber janji menjadi Strategic Partner dalam mendukung operasional perusahaan terutama dalam penyedi-aan sumber daya manusia/ tenaga kerja yang handal, berkualitas dan tangguh menghadapi segala tantangan bisnis. Divisi ini saat ini tengah merancang system manajemen dibidang ketenaga kerjaan seperti; system kepangkatan, system remunerasi yang terpadu dan tidak lama lagi akan diterapkan diling-kungan BMI Group.</p><p>Sementara itu, Bapak Marvil A. Wa-hid dan Bapak Rachmad Harimurti dari PT Bakrie Pipe Industries/ SEAPI juga antusias menjelaskan tentang strategy </p><p>businesnya 5 tahun kedepan dengan merencanakan program strategis baik di Pabrik BPI maupun di pabrik SEAPI dengan mengoperasionalkan bidang bisnis baru yaitu Coating plan dan Sara-na Laboratorium serta peremajaan be-berapa peralatan produksi, sehingga ki-nerja perusahaan diharapkan bisa naik sangat siqnifikan di tahun mendatang </p><p>Kesimpulannya dapat disampaikan bahwa dalam sosialisasi ini tergambar betapa besarnya potensi yang dimiliki BMI Group sebagai pe rusahaan porto folio BNBR serta peluang-peluang yang dimiliki dalam rangka memberikan kon-tribusi maksimal dan penunjang kinerja PT Bak rie &amp; Brothers secara keseluruhan ***ARF.</p><p>HEAVY LIFTINGACTIVITY - BCONS</p><p>BCON dalam aktivitasnyA seba gai pe-rusahaan yang bergerak dibidang fabri-kasi, kon truksi dan instalasi, pada bulan October kemarin melakukan kegiatan heavy lifting untuk rool up jacket yang merupakan bagian dari platform project PHE ONWJ yang sekarang ini sedang dikerjakan di Yard BCON. BCON dalam kulturnya yang mengedepankan kes-alamatan dalam semua kegiatan di Yard Operation, dengan mempertahankan Zero LTI sejak tahun 2009, maka mem-berikan perhatian yang serius terhadap kegiatan kegiatan yang punya resiko tinggi termasuk kegiatan pengangkatan beban berat ( heavy liting ). Yang mana kegiatan yang harus dikelola dengan se-baiknya guna mengelola resiko sampai serendah mungkin. Jacket seperti pada gambar dilihat dalam dimensinya yang besar dan berat sehingga harus dilakukan pengangkatan dengan tandom crane ( 2 crane ) dan termasuk critical lifting.</p><p>Serangkaian procedure kesela mat-</p><p>an kerja harus di per siapan sebelum me-lakukan kegiatan tsb mulai dari gambar design dari engineering, analisa resiko bahaya pengangkatan, procedure dan langkah kerja aman yang harus dilaku-kan, persiapan alat angkat dan alat ban-tunya yang sesuai dengan kemampuan dan tersertifikasi dengan baik, penjelasan langkah kerja aman ke seluruh personal yang terlibat, pemasangan barricade aman, pengawasan yang ketat saat pen-gangkatan, hanya satu signalman, dll.</p><p>Hal tersebut diatas merupakan salah satu contoh aplikasi keselamatan yang diterapkan dalam keseharian untuk keg-iatan kerja yang ada di Yard BCON yang syarat dengan potensi resiko. Dengan perencanaan, penerapan dan control yang benar, diharapkan tetap akan membawa hasil yang maksimal dalam hal pelaksanaan HSE yang ada di BCON sesuai dengan yang telah di tuangkan pada kebijakan manajemen dan Objec-tive dan target HSE oleh perusahaan.</p><p>4 K (Komando,Koordinasi, Konsultasi dan Komunikasi)Harus Menjadi Budaya Kerja BMI Group</p><p>Budaya kerja 4 K yang dicetuskan oleh Dirut/ CEO BMI Bapak Santoso W. Ramelan ini, diyakini mampu me-nerobos segala permasalahan yang berkaitan dengan operasional inter-nal sehari-hari dilingkungan perusa-haan. - Komando, adalah jalur interaksi </p><p>antara bawahan dengan atasan, pada dasarnya antara atasan dengan bawahan harus mem-buat kesepakatan tentang lang-kah-langkah penyelesaian suatu pekerjaan, tapi kalau kesepakatan terkendala dan pekerjaan terjadi macet, maka atasan harus mem-buat keputusan dan bawahan harus menjalankan komando atasan.</p><p>- Koordinasi, adalah jalur interaksi antara 2 pihak atau lebih yang memiliki atasan berbeda. Dalam melakukan koordinasi kerja antara 2 pihak atau lebih dimana masing-masing memiliki atasan dan mas-ing-masing atasan tidak mencapai kata sepakat, maka masalah yang dihadapi harus dibawa ke atasan yang lebih tinggi, dan keputusan atasan tertinggi harus di laksana-kan sebaik-baiknya oleh semua pihak.</p><p>- Konsultasi, adalah jalur interaksi antara satu pihak dengan pihak lain (dalam hal ini regulator), apa-bila ada suatu peraturan (regu-lation) yang sulit diterapkan dan menghambat pencapaian maka harus dikonsultasikan untuk mem-peroleh batas toleransi yang masih dapat dijalankan, sehingga pe-erjaan dapat berjalan tanpa mel-anggar peraturan yang ada.</p><p>- Komunikasi, adalah jalur inter-aksi antara berbagai pihak, untuk memperoleh/ mengumpulkan / melengkapi informasi sebanyak mungkin, sehingga memperkaya pertimbangan-pertimbangan se-belum keputusan ditetapkan.</p></li><li><p>Dalam rangka studi banding dan menin-dak lanjuti rencana kerja sama untuk pros-pek job CCC antara Gunanusa Utama Fab-ricator dan Bakrie Construction, pada hari selasa tanggal 17 September 2013 dilakukan kunjungan Direksi BMI yang di hadiri oleh CEO Bapak Santoso Ramelan didampingi oleh Ibu dan Bapak (dari kiri ke kanan) Erti S. S. Erwati, Heru Winarno, Iskandar, Dibbyo Winoto. Anton Sukartono, Mas Wigrantoro dan Untung Yusuf.</p><p>Dalam kunjungan team BMI di sambut oleh Bagian Marketing, Yard Manager dan HRD manager. Dalam presentasi safety in-duction, company profile dan current yard load Team BMI sekaligus melakukan interak-tif terkait facilities, current load yang sedang di kerjakan, system perekrutan karyawan, rate gaji, waktu kerja, kerja sama HRD, trend occupancy yard dan permasalahan local community yang sering menjadikan kendala dalam operational Yard.</p><p>Issue jam kerja dan produktifitas juga menjadikan pokok bahasan, bahkan pihak Gunanusa menyampaikan sharing black list karyawan agar adanya suatu pembelajaran bagi karyawan yang berpotensi bermasalah di pekerjaan tidak bisa di hire oleh kedua pe-rusahaan sejenis.</p><p>Dalam kunjungan tersebut team BMI bisa </p><p>Kunjungan Direksi BMI kePT Gunanusa Utama Fabricator</p><p>melihat langsung pemanfaatan lahan yang kurang lebih sama dengan yang dimilki oleh Bcon namun dapat di utilized dengan effek-tifnya dikarenakan dukungan fasilitas jetty yang berjumlah dua units dengan kapasitas 10,000 ton dengan panjang jetty 150 meter dan kapasitas 5,400 ton dengan panjang 80 meter.</p><p>Capacity yard Gunanusa pertahun rata rata 15,000 ton module dengan revenue berkisar 100 juta ke 200 juta USD. Maksimum karyawan yang bisa bekerja bisa mencapai 6500 personnel di tahun 2010 dengan source tambahan dari luar cilegon dan sekitarnya seperti Surabaya, dan kota lain nya.</p><p>GUBERNUR JATENGRESMIKAN JEMBATAN BMI-BFU</p><p>Satu lagi karya anak bangsa berupa Jembatan di Gung Tuwul, Tegal, Jawa Ten-gah sebagai sarana perhubungan yang diproduksi oleh PT Bakrie Metal Industries BFU, diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada tanggal 24 Oktober 2013 yang baru lalu. Jembatan ini membawa kebanggaan tersendiri bagi warga disana karena bentuknya cukup In-dah.</p><p>Jembatan tipe B.70 yang dibangun oleh PT BMI-BFU selama 8 bulan ini men-jadi penghubung/ sarena ekonomi warga desa Tuwel, Kecamatan Bojong menuju Bumi Jaya (lereng gunung Slamet) yang memiliki udara sangat sejuk dan segar.</p><p>Jembatan ini merupakan pesanan Dinas Bina Marga Madukoro Semarang, Propinsi Jawa Tengah.</p><p>Divisi Niaga (Commercial) yang dikomandani Pak Iskandar (VP Commercial bidang NOG) dan Bapak Untung Yusuf (VP Commer-cial bidang Oil &amp; Gas) kini telah aktif di lantai 35 Bakrie Tower, sua-sana kantor BMI di lantai 35 kini tampak lebih semarak dengan kehadiran wajah-wajah baru yang merupakan pindahan dari pabrik BMI...</p></li></ul>