Download - HIPERTENSI

Transcript
Page 1: HIPERTENSI

*HIPERTENSI

Page 2: HIPERTENSI

*Anggota kelompok

* Eni Rohaeni 21121103* Herni Nur aeni 21121108* Irazati Saefiyani 21121110* Maesaroh 21121114* Mirna Oktaviani 21121116* Permita Juliana 21121122* Rina Riana 21121128* Siti Maspupah A 21121131* Erika Sihaloho 21121246

Page 3: HIPERTENSI

*Definisi

Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari 90 mmHg.

Page 4: HIPERTENSI

*Etiologi

Sampai saat ini penyebab hipertensi esensial (primer) tidak diketahui dengan pasti. Hipertensi primer tidak disebabkan oleh faktor tunggal dan khusus. Hipertensi ini disebabkan berbagai faktor yang saling berkaitan. Hipertensi sekunder disebabkan oleh faktor primer yang diketahui yaitu seperti kerusakan ginjal, gangguan obat tertentu, stres akut, kerusakan vaskuler, dan lain-lain. Adapun penyebab paling umum pada penderita hipertensi maligna adalah hipertensi yang tidak terobati. Resiko relatif hipertensi tergantung pada jumlah dan keparahan dari faktor resiko yang dapat di modifikasi dan yang tidak dapat dimodifikasi. Faktor-faktor yang tidak dapat di modifikasi antara lain faktor genetik, umur, jenis kelamin, dan etnis. Sedangkan faktor yang dapat dimodifikasi meliputi stres, obesitas, dan nutrisi.

Page 5: HIPERTENSI

*Klasifikasi

Hipertensi dapat dibedakan menjadi tiga golongan yaitu :*hipertensi sistolik*hipertensi diastolik *hipertensi campuran

Page 6: HIPERTENSI

Klasifikasi berdasarkan penyebab hipertensi*Hipertensi PrimerHipertensi esensial atau hipertensi primer yang tidak diketahui penyebabnya, disebut juga hipertensi idiopatik. Terdapat sekitar 95 % kasus. Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti genetik, lingkungan, hiperaktivitas susunan saraf simpatis, sistem renin-angiotensin, defek dalam ekskresi Na, peningkatan Na dan Ca intraselular, dan faktor-faktor yang meningkatkan risiko, seperti obesitas, alkohol, merokok, serta polisitemia.*Hipertensi SekunderHipertensi sekunder atau hipertensi renal. Terdapat sekitar 5% kasus. Penyebab spesifiknya diketahui, seperti penggunaan estrogen, penyakit ginjal, hipertensi vaskular renal, hiperaldosteronisme primer, dan sindrom Cushing, feokromositoma, koartasio aorta, hipertensi yang berhubungan dengan kehamilan, dll.

Page 7: HIPERTENSI

Klasifikasi berdasarkan JNC VIITabel 1. klasifikasi tekanan darah

menurut JNC VII

Page 8: HIPERTENSI

*patofisiologi

Page 9: HIPERTENSI

*Faktor Resiko Hipertensi

*Usia*Ras/etnik*Jenis kelamin*Gaya hidup tidak sehat

Page 10: HIPERTENSI

*Gejala Hipertensi

* Sakit kepala* Jantung berdebar-debar* Sulit bernapas setelah berkerja keras atau mengangkat

beban berat*Mudah lelah.* Penglihatan kabur*Wajah memerah*Hidung berdarah* Sering buang air kecil, terutama di malam hari* Telinga berdening (tinnitus)*Dunia aterasa berputar (vertigo)

Page 11: HIPERTENSI

*Komplikasi Hipertensi

Hipertensi yang tidak diobati akan mempengaruhi semua sitem organ. Komplikasi yang mungkin terjadi akibat hipertensi yaitu:

Tabel 2. Komplikasi hipertensi

Page 12: HIPERTENSI

* Pencegahan dan Pengobatan Hipertensi

Pencegahan Hipertensi dapat dicegah dengan cara modifikasi gaya hidup yang sehat seperti mengurangi berat badan, mengurangi konsumsi garam dan alkohol, mengurangi stres, berhenti merokok, dan berolahraga secara teratur. PengobatanAntihipertensi adalah obat-obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi.Klasifikasi obat antihipertensi :*Diuretik Contoh : bumetanide, furosemide, hydrochlorothiazide*Β-BlockerContoh : propanolol, metaprolol, atenolol, betaxolol*ACE-InhibitorContoh : Kaptopril, Enalapril, Benazepril, Lisinopril* Penghambat reseptor angiotensinContoh : Losartan, Valsartan, Candesartan*Antagonis kalsiumContoh : Amlodipine, Diltiazem, Verapamil, Nifedipine

Page 13: HIPERTENSI

*Terimakasih


Top Related