buah merah

Download Buah Merah

Post on 16-Oct-2015

28 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pengujian buah merah

TRANSCRIPT

  • SKRIPSI

    PENGUJIAN TOKSISITAS AKUT EKSTRAK

    BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam.) SECARA IN VIVO

    Oleh

    HAYUNING PAMBAYU RETNOMURTI

    F24103028

    2008

    FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    BOGOR

  • SKRIPSI

    PENGUJIAN TOKSISITAS AKUT EKSTRAK

    BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam.) SECARA IN VIVO

    Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

    SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

    Pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan

    Fakultas Teknologi Pertanian

    Institut Pertanian Bogor

    Oleh:

    HAYUNING PAMBAYU RETNOMURTI

    F24103028

    2008

    FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    BOGOR

  • Hayuning Pambayu Retnomurti. F24103028. Pengujian Toksisitas Akut Ekstrak Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.) Secara In Vivo. Di bawah bimbingan: Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, MSi.

    RINGKASAN

    Salah satu tanaman yang memiliki efek farmakologi dan terkenal saat ini

    adalah buah merah. Buah merah yang sebelumnya hanya dibiarkan tumbuh liar dan digunakan sebagai sumber pangan, ternyata menyimpan potensi obat yang luar biasa, karena adanya kandungan senyawa aktif berupa karotenoid, tokoferol, dan senyawa aktif lainnya yang dapat digunakan sebagai obat. Senyawa aktif tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu menetralisir zat-zat radikal bebas dalam tubuh yang merupakan sumber pemicu timbulnya berbagai penyakit.

    Semua yang dikonsumsi manusia, baik bahan pangan nabati maupun hewani selain mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh, terkadang juga dapat menimbulkan gejala sakit hingga kematian yang disebabkan adanya kandungan zat kimia yang bersifat racun dalam bahan pangan tersebut. Hal ini mendorong perlu dilakukannya uji toksisitas untuk menentukan efek biologis negatif akibat pemberian suatu zat.

    Penelitian ini bertujuan menguji toksisitas akut ekstrak buah merah secara in vivo sehingga dapat diketahui batas dosis yang aman dalam penggunaannya.

    Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah ekstrak buah merah yang berupa fraksi minyak dan fraksi air hasil dari metode ekstraksi sentrifugal yang diperoleh dari Papua. Kedua sampel tersebut diuji toksisitas akutnya terhadap mencit secara in vivo. Dalam pengujian toksisitas akut ekstrak buah merah, mencit diberi fraksi minyak dan fraksi air buah merah dengan dosis 5-137200 mg/kgBB. Pengamatan dilakukan selama 96 jam. Hal-hal yang diamati meliputi jumlah kematian, berat badan, tingkah laku dan gejala toksik, serta penampakan organ secara makroskopis.

    Berdasarkan ekstraksi buah merah dengan metode sentrifugal, diperoleh rendemen fraksi minyak sebesar 15 % dan fraksi air 53 %. Nilai rendemen fraksi air dihitung dari jumlah pasta sisa.

    Berdasarkan hasil pengujian toksisitas akut, tidak ditemukan adanya kematian mencit pada setiap tingkatan dosis (5-137200 mg/kgBB) untuk kedua fraksi. Dari hasil tersebut, diperoleh nilai LD50 untuk fraksi minyak dan fraksi air buah merah sebesar 137200 mg/kgBB. Berdasarkan klasifikasi toksisitas relatif (Lu, 1995), nilai toksisitas tersebut termasuk ke dalam kelompok praktis tidak toksik.

    Berdasarkan hasil pengamatan terhadap berat badan, tingkah laku dan gejala toksik tidak ditemukan adanya suatu efek toksik untuk kedua fraksi. Perubahan yang terjadi hanya menunjukkan suatu proses adaptasi terhadap stres setelah mengalami perlakuan. Berdasarkan pengamatan terhadap organ secara makroskopik untuk perlakuan kedua fraksi, ditemukan adanya perubahan warna organ terutama hati, ginjal, dan limpa yaitu menjadi semakin merah pekat dan terdapat beberapa yang kehitaman terutama dengan semakin meningkatnya dosis yang diberikan. Hal ini disebabkan adanya pengaruh kandungan senyawa aktif dan komponen zat gizi di dalam kedua fraksi terhadap fungsi dan kerja organ.

  • INSTITUT PERTANIAN BOGOR

    FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN

    PENGUJIAN TOKSISITAS AKUT EKSTRAK

    BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam.) SECARA IN VIVO

    SKRIPSI

    Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

    SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

    Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan,

    Fakultas Teknologi Pertanian,

    Institut Pertanian Bogor

    Oleh

    HAYUNING PAMBAYU RETNOMURTI

    F24103028

    Dilahirkan pada tanggal 24 September 1985

    Di Bogor, Jawa Barat

    Tanggal Lulus: 24 Januari 2008

    Menyetujui,

    Bogor, Februari 2008

    Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, MSi Dosen Pembimbing

    Mengetahui,

    Dr. Ir. Dahrul Syah, MSc Ketua Departemen ITP

  • RIWAYAT HIDUP

    Penulis bernama lengkap Hayuning Pambayu

    Retnomurti dan dilahirkan di Bogor, pada tanggal 24

    September 1985. Penulis adalah putri dari pasangan Sardino

    Tejosudiro dan Rita Endang. Pendidikan dasarnya diselesaikan

    di SDN Pengadilan 4 Bogor, sampai dengan tahun 1997, SLTP

    Negeri 1 Bogor, hingga tahun 2000, dan di SMU Negeri 1 Bogor sampai dengan

    tahun 2003. Setamat dari SMU, penulis diterima di Departemen Ilmu dan

    Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor melalui

    jalur USMI (Ujian Saringan Masuk IPB).

    Selama menempuh pendidikan di Institut Pertanian Bogor, penulis aktif di

    berbagai kegiatan baik di dalam maupun di luar kampus. Penulis pernah menjadi

    anggota Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMITEPA), anggota Unit

    Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lises Gentra Kaheman, serta menjadi panitia dalam

    acara-acara kemahasiswaan, seperti Lomba Cepat Tepat Ilmu Pangan (LCTIP)

    tingkat nasional, Konferensi Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia

    (HMPPI), BAUR, Suksesi HIMITEPA, Ki Sunda Midang, dan Dies Natalis IPB.

    Penulis juga pernah menjadi staf pengajar pada Bimbingan Belajar AMPUH pada

    tahun 2005.

    Penulis melakukan tugas akhir penelitian sebagai salah satu syarat untuk

    memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian. Hasil penelitian tersebut telah

    disusun dalam bentuk skripsi yang berjudul Pengujian Toksisitas Akut Ekstrak

    Buah Merah (Pandanus conoideus Lam.) Secara In Vivo di bawah bimbingan

    Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, MSi.

  • KATA PENGANTAR

    Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-

    Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Tugas akhir ini disusun

    sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Teknologi Pertanian

    pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian,

    Institut Pertanian Bogor.

    Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli hingga November 2007 di

    Laboratorium Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan serta Laboratorium Hewan

    Percobaan Departemen Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Institut

    Pertanian Bogor. Pelaksanaan tugas akhir khususnya dalam hal analisis fisiko-

    kimia, dilakukan atas kerjasama penulis dengan Andini Julia Selly (F24103067)

    dan Eka Kurnia Sari (F24103116).

    Selama penelitian dan penyusunan skripsi, penulis mendapatkan bantuan

    dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis

    menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

    1. Dr. Ir. Nurheni Sri Palupi, MSi selaku dosen pembimbing atas arahan,

    masukan, dan kesabarannya dalam membimbing penulis selama kuliah hingga

    penulisan skripsi ini.

    2. Dr. Ir. Nuri Andarwulan, MSi atas kesediaannya sebagai dosen penguji serta

    saran yang telah diberikan demi perbaikan skripsi ini.

    3. Dr. Ir. Endang Prangdimurti, MSi atas kesediaannya sebagai dosen penguji

    serta saran yang telah diberikan demi perbaikan skripsi ini.

    4. Bapak, ibu, serta adikku Bowo atas perhatian, motivasi, doa, serta curahan

    kasih sayang yang tidak henti-hentinya.

    5. Rekan-rekan penelitianku satu bimbingan (Andini Julia Selly dan Eka Kurnia

    Sari) atas bantuan, semangat, kerjasama, dan kebersamaannya dalam

    perjuangan kita yang penuh warna.

    6. Tim Manajemen Hibah Bersaing XIV Dirjen Dikti atas bantuannya dalam

    pengadaan dana selama penelitian.

    7. Bapak I Made Budi atas bantuannya dalam penyediaan ekstrak buah merah

    untuk penelitian.

  • 8. Mbak Santi, Supri, dan Kak Jimmy atas bantuan dan masukan yang diberikan

    kepada penulis selama penelitian.

    9. Bu Sri, Pak Karya, dan Pak Ucup atas bantuan dan kerjasamanya selama

    penelitian di Lab Tikus.

    10. Pak Wahid, Pak Sobirin, Pak Koko, Bu Rubiyah, Pak Rojak, dan seluruh

    teknisi yang tidak dapat disebutkan satu-persatu, atas bantuan yang diberikan

    selama penelitian.

    11. Seluruh dosen Departemen ITP yang banyak memberikan ilmu dan nasehat

    berharga kepada penulis selama berkuliah dan staf departemen yang telah

    banyak membantu penulis.

    12. Sahabat-sahabatku (Teteh, Dhani, Gilang) atas bantuan, dorongan, doa, dan

    persahabatan yang terjalin selama ini.

    13. Teman-teman penelitian (Mbak Asih, Primus, Ade, Tuti, Jeng-jeng, Ina, Fena,

    Martin, Kanin, Nunu, Vina, Dion, Fitri, Hanifah, Aan, Marto, Oboth, Tilo,

    Bebe, Mitoel, Chusni, Eneng, April 41, Shinta 41, Erma 41, Kak Hadie 38,

    Kak Steisi 39) atas bantuan yang diberikan selama penelitian.

    14. Teman-teman seperjuangan ITP 40 yang tak terlupakan.

    15. Teman-teman di Zulfa (Herher, Mbak Dias, Dewi, De Anis, Ibokh, Tria,

    Hatur, De Ajeng, Siska, Erly, Bulan, Irma, De Ela, Nani) atas bantuan,

    motivasi, kebersamaan, dan keceriaan yang dibagi selama ini.

    16. Sepupu-sepupuku (Mas Budi, Mbak Ika, Mas Johan, dan De Angga) atas

    perhatian, semangat, dan doa yang diberi

Recommended

View more >