analisis penetapan harga pokok perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan dengan...

Download ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan dengan metode…

Post on 26-Apr-2019

233 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI PENGOLAHAN JUS BUAH DENGAN PENDEKATAN ACTIVITY

BASED COSTING (Studi Kasus: CV.Winner Perkasa Indonesia Unggul Depok-

Jawa Barat)

Mega Friyanti

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2010 / 1431 H

ANALISIS PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI PENGOLAHAN JUS BUAH DENGAN PENDEKATAN ACTIVITY BASED COSTING

(Studi Kasus: CV.Winner Perkasa Indonesia Unggul Depok-Jawa Barat)

Mega Friyanti NIM: 105092002956

Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar

Sarjana Pertanian Pada Program Studi Agribisnis

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

2010 / 1431 H

PENGESAHAN UJIAN

Skripsi yang berjudul Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Pengolahan Jus Buah Dengan Pendekatan Activity Based Costing (Studi Kasus: CV.Winner Perkasa Indonesia Unggul Depok-Jawa Barat), yang ditulis oleh Mega Friyanti NIM 105092002956. Telah diuji dan dinyatakan lulus dalam Sidang Munaqosyah Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada hari Jumat Tanggal 30 Juli 2010. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada Program Studi Agribisnis.

Menyetujui,

Penguji I Penguji II Dr. Ir. Edmon Daris, MS Ir. Siti Rochaeni, M.S Pembimbing I Pembimbing II Drs. Acep Muhib, MM Masrul Huda, SE, M.Si

Mengetahui,

Dekan Ketua Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Agribisnis

Dr. Syopiansyah Jaya Putra, M.Sis Ir. Lilis Imamah Ichdayati, M.Si NIP. 19680117 2001121 1 001 NIP. 19620617 198903 2 003

SURAT PERNYATAAN

DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI BENAR-

BENAR HASIL KARYA SAYA SENDIRI YANG BELUM PERNAH

DIAJUKAN SEBAGAI SKRIPSI ATAU KARYA ILMIAH PADA

PERGURUAN TINGGI ATAU LEMBAGA MANAPUN.

Jakarta, 30 Juli 2010

MEGA FRIYANTI

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Mega Friyanti

Alamat : Kp. Parung Bingung RT 02/10 no.75 Kel.

Rangkapan Jaya Baru Kec. Pancoran Mas Depok

16434

Tempat Tanggal Lahir : Bogor, 11 Februari 1986

Kewarganegaraan : Indonesia

Status : Belum Menikah

e-mail : megamendung9991@yahoo.co.id

PENDIDIKAN

1992-1998 : MI Sirajul Athfal YKS

1998-2001 : MTs. Al-Ittihad

2001-2004 : SMA Muhammadiyah I Depok

2005-2010 : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Lampiran 17. Surat Keterangan Melaksanakan Penelitian Skripsi

SURAT KETERANGAN MELAKSANAKAN PENELITIAN SKRIPSI

Saya yang bertanda-tangan di bawah ini selaku pimpinan dan pemilik CV.Winner

Perkasa Indonesia Unggul, yang beralamatkan di Sawangan-Depok menyatakan bahwa

mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berikut,

Nama Mahasiswa : Mega Friyanti

Nomor Pokok Mahasiswa : 105092002956

Judul Penelitian Skripsi : Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi

Pengolahan Jus Buah Dengan Pendekatan Activity

Based Costing (Studi Kasus CV.Winner Perkasa

Indonesia Unggul Depok-Jawa Barat).

Adalah BENAR telah melaksanakan penelitian skripsi di perusahaan yang saya pimpin,

dengan waktu pelaksanaan mulai bulan Maret sampai April 2010 .

Demikian surat keterangan ini dibuat agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Terima kasih.

Depok, 25 April 2010

Maria Gigih Sandy

RINGKASAN

MEGA FRIYANTI, Analisis Penetapan Harga Pokok Produksi Pengolahan Jus Buah Dengan Pendekatan Activity Based Costing (Studi Kasus: CV.Winner Perkasa Indonesia Unggul Depok Jawa Barat). (Di bawah bimbingan ACEP MUHIB dan MASRUL HUDA).

Proses produksi suatu produk, memerlukan pengorbanan sumber ekonomi yang disebut biaya. Dalam suatu proses produksi, biaya-biaya tersebut meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Biaya-biaya ini harus dicatat, diklasifikasikan dan diolah secara cermat sesuai dengan jenis dan sifat biaya tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah perusahaan mengetahui jumlah biaya yang sebenarnya, agar perusahaan dapat menentukan harga pokok produksi. Harga pokok produksi dalam perusahaan merupakan masalah intern yang sangat membutuhkan perhatian. Harga pokok produksi biasanya merupakan bagian yang paling besar dari seluruh biaya yang dikeluarkan. Kesalahan dalam perhitungan harga pokok produksi akan mengakibatkan ketidak tepatan dalam penyajian informasi akuntansi, dan pada akhirnya akan mempengaruhi keputusan yang diambil oleh manajemen perusahaan yang menggunakan informasi akuntansi tersebut.

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui bagaimana perhitungan harga pokok produksi pengolahan jus buah yang dilakukan CV. WPIU selama ini. 2. Menganalisa apakah penghitungan harga pokok produksi pengolahan jus buah pada CV. WPIU dengan menggunakan Activity Based Costing dapat dijadikan dasar bagi penetapan harga pokok produksi yang efisien.

Penelitian dilakukan secara sengaja (purposive), yaitu pada CV. Winner Perkasa Indonesia Unggul (WPIU) yang beralamatkan di Sawangan, Depok 16511, Jawa Barat, karena perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan perseorangan yang berskala kecil namun melakukan diversifikasi dalam produknya dan memiliki potensi perkembangan yang baik pada masa yang akan datang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Untuk menganalisis harga pokok produksi menggunakan metode yang dipakai oleh perusahaan selama ini yaitu metode konvensional (full costing) yang kemudian dibandingkan dengan metode yang diteliti yaitu dengan menggunakan metode activity based costing (ABC).

Berdasarkan perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan dengan metode konvensional dan metode yang diteliti yaitu ABC, dapat diketahui total biaya produksi dari masing-masing jenis jus yang diproduksi oleh perusahaan, total biaya produksi dengan menggunakan metode konvensional adalah sebesar Rp.271.452.300 untuk jenis jus belimbing, Rp.180.969.245 untuk jenis jus jambu dan Rp.91.410.464 untuk jenis jus wornas. Sedangkan total biaya produksi dengan menggunakan metode ABC adalah sebesar Rp.198.595.673 untuk jenis produk jus belimbing, Rp.144.873.324 untuk jenis produk jus jambu dan Rp.92.876.133 untuk jenis produk jus wornas. Berdasarkan total biaya produksi dapat diketahui perbandingan total biaya produksi antara metode konvensional dengan metode ABC, untuk jenis produk jus belimbing dan jus jambu mengalami penurunan total biaya produksi apabila menggunakan metode ABC masing-masing sebesar 14 % dan 24 %, sedangkan untuk jenis produk jus wornas mengalami kanaikan total biaya produksi apabila menggunakan metode ABC sebasar 15 %.

Dari hasil perhitungan HPP yang dilakukan perusahaan dengan metode konvensional (full costing) dan metode ABC yang diteliti, dapat diketahui bahwa perbandingan HPP pada jenis produk jus belimbing dan jus jambu dengan metode ABC lebih rendah dibandingkan dengan metode full costing, namun selisihnya tidak telalu besar. Harga pokok produksi dengan metode ABC pada jenis produk jus belimbing dan jus jambu masing-masing sebesar Rp.1.262/botol dan Rp.1.381/botol, atau menjadi lebih rendah masing-masing sebesar 36 % dan 24 % , jika dibandingkan dengan metode full costing, dikarenakan penggunaan sumberdaya pada kadua jenis jus tersebut telah efisien terhadap aktivitas produksi dan jumlah produk yang dihasilkan. Sedangkan untuk jenis jus wornas mengalami kenaikan sebesar Rp.1.771, atau naik 15 % apabila menggunakan metode ABC

Dari hasil perhitungan HPP yang dilakukan oleh perusahaan dengan metode full costing dan metode ABC yang diteliti, diketahui perbandingan selisih laba harga jual terhadap HPP masing-masing pada ketiga jenis jus buah tersebut, lebih tinggi apabila menggunakan metode ABC. Laba produk jus belimbing, jus jambu, dan jus wornas apabila menggunsksn metode ABC masing-masing adalah sebesar Rp.1.488/botol, Rp.1.369/botol dan Rp.1.039/botol, atau menjadi lebih tinggi masing-masing sebesar 29%, 25%, dan 3%, dibandingkan mengunakan metode full costing.

Metode ABC sangat baik diterapkan, mengingat metode ABC malakukan usaha yang lebih besar untuk menyeimbangkan pemakaian sumberdaya, biaya, aktivitas dan produk. Beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk mengurangi biaya melalui pengolahan aktivitas untuk meningkatkan efisiensi di dalam produksinya sehingga menghasilkan keluaran atau produk yang efisien.

Cara pertama adalah dengan menghilangkan aktivitas yang bukan penambah nilai seperti pada aktivitas blansir dan penirisan, karena tanpa aktivitas tersebut buah sudah dapat dihancurkan dengan mesin blender, dan juga meniadakan salah satu aktivitas penyaringan karena dengan salah satu penyaringan saja sudah cukup. Cara yang ke dua adalah dengan memilih aktivitas yang berbiaya rendah, pada CV.WPIU aktivitas ini sudah dilakukan pada aktivitas penyaringan yang menggunakan peralatan penyarinagn yang masih sederhana. Biasanya hal seperti di atas dapat terjadi kerena dalam metode konvensional sering terjadi kesalahan dalam pembebanan overhead pabrik di mana produk dengan jumlah volume produksi yang tinggi akan dibebani biaya overhead yang tinggi pula, demikian sebaliknya produk dengan jumlah volume produksi yang rendah akan dibebani biaya overhead yang rendah pula. Jika perusahaan ingin menetapkan metode ABC dan tetap memperoleh

Recommended

View more >