01-perda rtrw kota bontang 2012-2032.pdf

Download 01-Perda RTRW Kota Bontang 2012-2032.pdf

Post on 09-Oct-2015

87 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 1 dari 94

    PERATURAN DAERAH KOTA BONTANG

    NOMOR 11 TAHUN 2012

    TENTANG

    RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA BONTANG

    TAHUN 2012 - 2032

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    WALIKOTA BONTANG,

    Menimbang:

    a. bahwa untuk mengarahkan pembangunan di Kota Bontang dengan

    memanfaatkan ruang wilayah secara berdaya guna, berhasil guna,

    serasi, selaras, seimbang, dan berkelanjutan dalam rangka

    meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertahanan keamanan,

    perlu disusun Rencana Tata Ruang Wilayah;

    b. bahwa dalam rangka mewujudkan keterpaduan pembangunan antar

    sektor, daerah, dan masyarakat, maka Rencana Tata Ruang Wilayah

    merupakan arahan lokasi investasi pembangunan yang dilaksanakan

    Pemerintah, masyarakat, dan/atau dunia usaha;

    c. bahwa berdasarkan ketentuan pasal 26 ayat (4) Undang-Undang

    Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, jangka waktu

    rencana tata ruang wilayah Kabupaten/kota adalah 20 tahun,

    sehingga Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor: 3 Tahun 2003

    tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang Tahun 2001

    s.d. 2010 sudah tidak sesuai dengan ketentuan dan peraturan

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 2 dari 94

    perundang-undangan yang berlaku sehingga perlu diganti dengan

    Peraturan Daerah yang baru;

    d. bahwa dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 26

    Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, maka

    strategi dan arahan kebijakan pemanfaatan ruang wilayah nasional

    perlu dijabarkan ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota

    Bontang;

    e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada

    huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu menetapkan Peraturan

    Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang Tahun

    2012-2032.

    Mengingat:

    1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

    Tahun 1945;

    2. Undang-undang Nomor 47 tahun 1999 tentang Pembentukan

    Kabupaten Nunukan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Kutai Barat,

    Kabupaten Kutai Timur dan Kota Bontang (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 175, tambahan Lembaran

    Negara Republik Indonesia Nomor 3896) sebagaimana telah

    diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2000

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 74,

    tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3962);

    3. Undang-Undang Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 136,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4152);

    4. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan

    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor

    60, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3839),

    sebagaimana diubah beberapa kali yang terakhir dengan Undang

    Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 4844);

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 3 dari 94

    5. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

    6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah

    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125,

    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)

    sebagaimana telah dua kali diubah beberapa kali terakhir dengan

    Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2008 tentang

    Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004

    tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 4844);

    7. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1996 tentang Pelaksanaan

    Hak dan Kewajiban serta Bentuk dan Tata Cara Peran Serta

    Masyarakat dalam Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 1996 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 3660);

    8. Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2000 tentang Tingkat

    Ketelitian Peta Untuk Penataan Ruang Wilayah (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 20, Tambahan Lembaran

    Negara Republik Indonesia Nomor 3934);

    9. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan

    Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2004 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 4436);

    10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian

    Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah

    Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara

    Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran

    Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

    11. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata

    Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia

    Tahun 2008 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik

    Indonesia Nomor 4828);

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 4 dari 94

    12. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan

    Sumber Daya Air (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

    2008 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

    Nomor 4858);

    13. Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang

    Penyelenggaran Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik

    Indonesia Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara

    Republik Indonesia Nomor 5103);

    14. Peraturan Daerah Kota Bontang Nomor 4 Tahun 2008 tentang

    Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Daerah

    (Lembaran Daerah Kota Bontang Tahun 2008 Nomor 4, Tambahan

    Lembaran Daerah Kota Bontang Nomor 17).

    Dengan Persetujuan Bersama,

    DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA BONTANG

    dan

    WALIKOTA BONTANG

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan : PERATURAN DAERAH KOTA BONTANG

    TENTANG RENCANA TATA RUANG

    WILAYAH KOTA BONTANG TAHUN 2012-

    2032

    BAB I

    KETENTUAN UMUM

    Bagian Kesatu

    Pengertian Umum

    Pasal 1

    Dalam peraturan daerah ini yang dimaksud dengan:

    1. Daerah adalah Kota Bontang;

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 5 dari 94

    2. Pemerintahan Daerah adalah penyelenggaraan urusan

    pemerintahan oleh pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan

    Rakyat Daerah menurut asas otonomi dan tugas pembantuan

    dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip

    Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud

    dalam Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik

    Indonesia.

    3. Pemerintah Daerah adalah Walikota dan perangkat daerah sebagai

    unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah;

    4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut DPRD

    adalah DPRD Kota Bontang;

    5. Kepala Daerah adalah Walikota Bontang;

    6. Ruang adalah wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan

    ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi sebagai satu kesatuan

    wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup, melakukan

    kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya;

    7. Tata ruang adalah wujud struktur ruang dan pola ruang;

    8. Penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang,

    pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang;

    9. Rencana tata ruang adalah hasil perencanaan tata ruang;

    10. Wilayah adalah ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta

    segenap unsur terkait yang batas dan sistemnya ditentukan

    berdasarkan aspek administratif dan/atau aspek fungsional;

    11. Kawasan adalah wilayah yang memiliki fungsi utama lindung atau

    budi daya;

    12. Kawasan lindung adalah wilayah yang ditetapkan dengan fungsi

    utama melindungi kelestarian lingkungan hidup yang mencakup

    sumber daya alam dan sumber daya buatan dalam konteks wilayah

    pesisir dan laut serta pulau-pulau kecil kawasan ini disebut

    kawasan pemanfaatan;

    13. Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau

    ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya

    sebagai hutan tetap

    14. Konservasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil adalah upaya

    perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan wilayah pesisir dan

  • Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Bontang tahun 2012-2032

    Hal. 6 dari 94

    pulau-pulau kecil serta ekosistemnya untuk menjamin keberadaan,

    ketersediaan, dan kesinambungan sumber daya pesisir dan pulau-

    pulau kecil dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas

    nilai dan keanekaragamannya;

    15. Sempadan pantai adalah daratan sepanjang tepian yang lebarnya

    proporsional dengan bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100

    (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat;

    16. Kawasan budidaya adalah wilayah yang ditetapkan dengan fungsi

    utama untuk dibudidayakan atas dasar kondisi dan potensi sumber

    daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan, dalam

    konteks wilayah pesisir, laut dan pulau-pulau kecil, kawasan ini

    disebut dengan kawasan pemanfaatan umum;

    17. Kawasan strategis nasional adalah wilayah yang penataan

    ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh sangat

    penting secara nasional terhadap kedaulatan negara, pert