soal ujian 2011

Download soal ujian 2011

Post on 15-Sep-2015

86 views

Category:

Documents

11 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SOAL EMERGENCY & TRAUMATOLOGY

CEREBRUM FK UMM_2008

Kasus

Seorang anak usia 4 tahun datang ke Rumah sakit dengan riwayat tersedak kacang mede.

Pertanyaan:

1. Bila kasus tersebut di atas, anak nampak tenang dan bernapas dengannormal, kemungkinan yang tepat adalah:

a. Benda asing sudah tidak ada

b. Benda asing tertelan

c. Benda asing menjadi partikel kecil

d. Masuk ke dalam fase asimptomatis

e. Tidak jelas tersedak benda asing

2. Pemeriksaan yang paling tepat pada kasus tersebut di atas jika anda berada di daerah:

a. Segera lakukan pemeriksaan radiologis (Plain photo)

b. Fisis diagnostik yang baik dan benar

c. Pemeriksaan bronkografi

d. Pemeriksaan CT-scan

e. Pemeriksaan dengan respirometri

3. Jika anda melakukan pemeriksaan (X-ray) pada kasus tersebut segera setelah kejadian, ternyata tidak nampak benda asing maka tindakan selanjutnya berupa, KECUALI:

a. Pasien diberi obat dan dipulangkan

b. Observasi ketat

c. Lakukan pemeriksaan radiologis setelah 2x24 jam

d. Lakukan pemeriksaan endoskopi

e. Dapat dianjurkan dilakukan pemeriksaan bronkografi atau fluoroskopi

4. Bila pada kasus tersebut di atas benda asing masuk ke bronkus dengan ukuran kecil dan mobil, aka menurut Jackson akan terjadi tipe sumbatan:

a. By pass check valve

b. Expiratory check valve

c. Inspiratory check valve

d. Stop check valve

e. Tidak ada yang benar

Seorang pasien wanita, 45 tahun dibawa ke UGD dengan kesadaran menurun. Hal ini terjadi sejak 2 jam sebelumnya, sore . Sebelumnya pasien terasa lemas seluruh tubuh disertai keringat dingin. Tidak didapatkan riwayat trauma kepala dan demam. Ada riwayat diabetes (pemakaian insulin) dan tensi ringan. Pada pemeriksaan fisis didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, denyut jantung 90/menit, GCS E2M5V3, pupil normal, reflex cahaya normal, tidak ada hemiparesis, dan babinski bilateral, Na 140, K 3,5, Cl 110; gula darah sewaktu 50mg%.

5. Apa yang menyebabkan kesadaran menurun pada kasus ini?

a. Hipoglikemi

b. Infeksi intrakranial

c. Hipertensi

d. Gangguan elektrolit

e. Cerebrovascular disease

6. Penanganan utama pada pasien ini adalah dengan pemberian: D50%a. Dextrose 40%

b. Dextrose 5% (Dextrose 50%/ D50)

c. NaCl 0,9%

d. KaEN3B

e. Mannitol 20%

7. Nyonya A, saat ini sedang dalam proses persalinan, kepala telah lahir tetapi badan tidak bisa dilahirkan, tertahan di dalam vagina. Maneuver pertama yang anda lakukan untuk menolong persalinan tersebut adalah:

a. Suprapubic pressure

b. McRobert Manuever

c. Rubin manuever

d. Fundal pressure

e. Zavanelli

8. Tindakan yang tidak boleh dilakukan pada kasus di atas, adalah:

a. Suprapubic pressure

b. McRobert manuever

c. Rubin manuever

d. Fundal pressure

e. Zavanelli

9. Bayi Ny. A telah berhasil lahir. Setelah plasenta dilahirkan, terjadi perdarahan yang banyak, pemeriksaan yang pertama kali anda lakukan adalah:

a. USG

b. Periksa dalam

c. Eksplorasi vagina

d. Eksplorasi kavum uteri

e. Pemeriksaan fundus uteri inspeksi tractus genitalia bawah eksplorasi uterus pemeriksaan koagulasi

10. Pada pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ny. A, kontraksi rahim tidak terjadi. Tindakan yang pertama kali anda lakukan, adalah:

a. Masase uterus

b. Kompressi aorta

c. Pemberian oksitosin

d. Kompressi bimanual interna

e. Kompressi bimanual eksterna

11. Bila tindakan pertama di atas tidak berhasil, yaitu masih terjadi perdarahan, tindakan selanjutnya yang harus anda lakukan adalah:

a. Masase uterus

b. Kompressi aorta

c. Pemberian oksitosin

d. Kompressi bimanual interna

e. Kompressi bimanual eksterna

12. Ny. S dirujuk dari puskesmas setelah melahirkan karena ari-ari tidak lahir. Saat ini tekanan darah 110/80mmHg, nadi 92x/menit, pernapasan 16x/menit, suhu 36,80C. saat pemeriksaan darah banyak mengalir dan data pemeriksaan dalam mulut rahim terbuka sekitar 7 cm. Tindakan yang anda lakukan adalah:

a. Aspirasi vakum manual

b. Manual plasenta jika hemodinamik stabil

c. Kuret plasenta

d. Histerektomi

e. Observasi

13. Dari hasil pemeriksaan USG, perlekatan plasenta mencapai lapisan serosa uterus. Diagnosis dari kasus tersebut, adalah:

a. Plasenta akreta

b. Plasenta inkreta

c. Plasenta perkreta

d. Plasenta adhesiva

e. Plasenta inkarserata

14. Ny. N saat ini sedang proses persalinan, pemeriksaan didapatkan his 5x dalam 10 menit dengan durasi 50-60 menit, dan mengeluh sangat kesakitan terutama di perut bagian bawah. Di daerah perut bagian bawah tampak bejolan-benjolan, karena tidak bisa berkemih, anda melakukan pemasangan kateter, dan urin yang keluar bercampur darah. Keadaan yang mungkin dialami Ny. N, adalah:

a. Retensi plasenta

b. Inversion uteri

c. Rest plasenta

d. Rupture uteri

e. Inersia uteri

15. Anda mencurigai bahwa Ny. I mengalami:

a. Molahidatidosa

b. Abortus iminens

c. Abortus komplit

d. Penyakit radang panggul

e. Kehamilan ektopik terganggu

16. Ny. N datang ke poli kandungan untuk memeriksakan kehamilan. Saat anamnesis diketahui usia kehamilan bayi 12 minggu berdasarkan HPHT dan siklus haid teratur setiap bulan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tinggi fundus uteri 2 jari di bawah pusat, perut terasa lunak, Ballotemen tidak ada. Anda mencurigai bahwa ny. N mengalami kondisi di bawah ini sehingga anda ingin merujuk. Kondisi tersebut adalah:

a. Molahidatidosa

b. Abortus iminens

c. Abortus komplit

d. Penyakit radang panggul

e. Kehamilan ektopik terganggu

17. Setelah penanganan Ny. N dianjurkan untuk tidak hamil dulu dan dianjurkan untuk dilakukan pemantauan dengan memeriksa hormone:

a. B-hCG

b. Estrogen

c. Progesterone

d. FSH

e. LH

Seorang bayi laki-laki, anak pertama lahir dengan vakum ekstraksi di puskesmas. Saat lahir bayi tidak segera menangis. Berat badan lahir 3800 gram dan panjang badan lahir 49 cm. Pada pemeriksaan fisik hari kedua didapatkan benjolan di kepala berbatas tegas, tak melewati sutura.

18. Apa jenis trauma lahir yang terjadi pada kasus ini:

a. Caput seccedaneum

b. Perdarahan subaponeurotika/subgaleal

c. Cephal hematom

d. Perdarahan epidural

e. Perdarahan subdural

19. Tatalaksana yang diperlukan pada kasus ini:

a. Perlu pembedahan

b. Pemantauan hematokrit

c. Pemantauan kadar bilirubin

d. B + C

e. A + B + C

20. Apa kondisi yang paling mungkin ditemukan pada kasus ini 2 hari kemudian:

a. Hipoglikemi

b. Hipoksia

c. Hipotermi

d. Hipertermi

e. Hiperbilirubinemia

21. Bila ternyata bayi tersebut juga mengalami perdarahan intracranial maka perdarahan yang paling sering terjadi adalah;

a. Perdarahan epidural

b. Perdarahan subdural

c. Perdarahan subarachnoid

d. Perdarahan intraventrikular

e. Perdarahan subgaleal

22. Perdarahan intracranial tersebut dapat meningkatkan tekanan intracranial pada fossa posterior yang gejalanya adalah:

a. Apnea, pupil tidak sama, deviasi mata, koma

b. Kejang lateralisasi, deviasi mata

c. Kejang, defisit fokal

d. Letargi, hipotoni

e. Sianosis

Ny. Marta usia 35 tahun, hamil anak ke empat, saat ini usia kehamilan 32 minggu, masuk ke rumah sakit karena pelepasan darah dalam jumlah banyak. Dari anamnesis diketahui bahwa keadaan ini adalah yang kedua kali. Ibu tidak merasakan gerakan janin.

23. Apakah penyebab perdarahan dari scenario di atas?

a. Vasa previa

b. Rupture uteri

c. Plasenta previa

d. Solusio plasenta

e. Pecahnya sinus sirkulasi

24. Pada ibu ini bila dilakukan pemeriksaan, maka batasan WHO untuk menyatakn bahwa ibu ini anemia bila kadar Hb (hemoglobin) kurang dari:

a. 8gr%

b. 9gr%

c. 10gr%

d. 10,5gr%

e. 11gr% (Anemia dalam kehamilan : Kondisi ibu dengan kadar Hb ( Hb < 11 gr% pada trimester 1 dan 3 Hb < 10.5 gr% pada trimester 2 Hb < 12 gr% pada tdk hamil Hb < 7 gr% anemia berat Hb < 4 gr% anemia sangat berat 25. Pemeriksaan yang perlu dilakukan sebelum mengambil penanganan final adalah: A / C

a. USG obstetri

b. Urine lengkap

c. Darah lengkap

d. Glukosa sewaktu

e. Waktu bekuan dan waktu perdarahan

26. Keadaan atau situasi tersebut di bawah ini sesuai untuk tali pusat terkemuka:

a. Tali pusat teraba, ketuban pecah

b. Tali pusat lebih tinggi dari bagian rendah anak, ketuban utuh

c. Tali pusat di samping bagian rendah anak, ketuban pecah

d. Tali pusat teraba, ketuban pecah

e. Tali pusat di samping bagian rendah anak, ketuban utuh

27. Indikasi untuk segera menyelesaikan persalinan jika dijumpai prolapsus tali pusat:

a. Ketuban utuh

b. Ketuban pecah

c. Teraba tali pusat di depan bagian rendah anak

d. Bunyi jantung janin tidak ada

e. Bunyi jantung janin masih ada

Bayi laki-laki, umur 6 bulan, masuk ke UGD Rumah Sakit dengan keluhan berak darah campur lender, dialami sejak 1 hari yang lalu sebelum masuk UGD, anak rewal, tapi anak bisa tidur beberapa saat kemudian rewel lagi, tidak muntah, riwayat diare sebelumnya selama 3 hari, saat ini tidak diare setelah diobati oleh dokter anak.

Pada p