rahasia sukses pribadi unggul - dosen. sukses pribadi unggul.pdf · insya allah 49 rahasia sukses...

Download Rahasia Sukses Pribadi Unggul - dosen. sukses pribadi unggul.pdf · Insya Allah 49 Rahasia Sukses Pribadi…

Post on 03-Mar-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Insya Allah 49

Rahasia Sukses Pribadi Unggul

4.1. PRIBADI RENDAH HATI

Abraham Maslow meneliti tokoh-tokoh dunia yang disebut orang-orang luar biasa. Tokoh-tokoh tersebut antara lain, George Washington, Abraham Lincoln, Thomas Jefferson, Albert Einstein, Eleanor Roosevelt, Goethe, D.T. Susuki, Benyamin Franklin, William Russel, Jane Addams, William James dan tokoh-tokoh dunia lainnya. Orang-orang tersebut disebut teraktualisasi dirinya. Ciri paling universal dan umum dari tokoh-tokoh tersebut adalah kemampuan mereka melihat hidup dengan jernih, melihat hidup apa adanya bukan menurut keinginan

Insya Allah 50

Abraham Maslow

mereka, bersifat sabar, bersifat lebih obyektif terhadap hasil-hasil pengamatan mereka, hasrat pribadi tidak menyesatkan pengamatan mereka, mempunyai kemampuanjauh di atas rata-rata dalam hal menilai orang secara tepat dan dalam menyelami

Insya Allah 51

George Washinton

kepalsuan. Umumnya, pilihan pasangan mereka dalam perkawinan jauh lebih baik daripada rata-rata, sekalipun tidak sempurna.

Insya Allah 52

Albert Einstein

Berkat persepsi mereka yang ampuh, tokoh-tokoh yang teraktualisasi diri ini lebih tegas dan memiliki pengertian yang lebih jelas tentang yang benar dan yang salah. Mereka lebih jitu meramalkan peristiwa-peristiwa yang akan terjadi. Kemampuan melihat secara efisien, menilai secara lebih tepat pada orang-orang yang manusiawinya penuh ini ternyata merembes pula ke banyak kehidupan lainnya, berupa pemahaman bukan hanya atas orang tetapi atas seni, musik, masalah-masalah politik dan filsafat. Tokoh-tokoh tersebutmampu menembus dan melihat realitas-realitas tersembunyi serba membingungkan

Insya Allah 53

D. T. Suzuki

secara lebih gesit dan lebih tapat dibandingkan rata-rata orang.

Insya Allah 54

Namun demikian, mereka memiliki sifat rendah hati, mampu mendengarkan orang lain dengan penuh kesabaran, mau mengakui bahwa mereka tidak tahu segalanya dan mau belajar dari orang lain. Orang lain akan mampu mengajari mereka sesuatu. Persepsi yang ampuh ini sebagian lahir dari dan dalam pemahaman lebih baik tentang diri sendiri. Konsep ini dapat juga dilukiskan sebagai sifat lugu pada anak-anak serta tiadanya kesombongan. Anak-anak sering mendengarkan tanpa prakonsepsi atau penilaian sebelumnya. Seperti anak-anak yang memandang dunia dengan mata lebar, jauh dari kritik dan tanpa dosa, mengamati persoalan apa adanya, tanpa mempermasalahkan perkara atau menuntut perkara. Allah :Wahai Musa apakah engkau mengerti mengapa aku berbicara langsung kepadamu. Musa : Engkau Maha Tahu tentang itu semua. Allah : Aku mengetahui setiap hati manusia, tetapi tidak pernah melihat hati yang lebih rendah hati seperti hatimu, karena itulah aku berbicara langsung denganmu. Demikialah firman Allah yang diriwayatkan Kaaab Al-Ahbar.

Insya Allah 55

4.2. PRIBADI YANG KREATIF Kreativitas merupakan ciri dari tokoh-tokoh dunia yang telah mengaktualisasikan dirinya kata Abraham Maslow. Sifat kreatif nyaris memiliki arti sama dengan kesehatan, aktualisasi diri dan sifat manusiawi yang lengkap. Sifat-sifang dikaitkan dengan kreativitas ini adalah fleksibilitas, spontanitas, keberanian, berani membuat kesalahan, keterbukaan dan rendah hati. Kreativitas tokoh-tokoh dunia ini dalam banyak hal mirip dengan kreativitas anak-anak sebelum mereka mengenal takut pada ejekan orang lain, mereka masih melihat masalah secara segar tanpa prasangka. Menurut Maslow sifat-sifat ini merupakat sifat-sifat yang sering hilang setelah orang menjadi dewasa. Orang yang mengaktualisasikan diri tidak kehilangan pendekatan yang segar dan naf ini, atau jika harus kehilangan, mereka akan mendapatkannya kembali dikemudian hari. Hampir setiap anak mampu membuat lagu, puisi, lukisan, tarian, cerita atau permainan secara mendadak, tanpa direncanakan atau didahului oleh suatu maksud sebelumnya. George Land melaporkan dalam Break-Point and Beyond, bahwa kreativitas anak usia 5 tahun mencetak skor 98 %, anak usia 10 tahun mencetak skor 32 %, anak usia 15 tahun mencetak skor 10 %, dan orang dewasa usia 42 tahun mencetak skor hanya 2 %.

Insya Allah 56

George Land

Insya Allah 57

Spontanitas juga hampir memiliki arti yang sama dengan kreativitas. Orang-orang yang mengaktualisasikan diri lebih, tidak malu-malu karenanya, lebih ekspresif, wajar dan polos. Biasanya mereka tidak perlu menyembunyikan perasaan-perasaan atau pikiran-pikiran mereka atau tingkah laku yang dibuat-buat. Kreativitas menuntut kebranian, kemampuan untuk bertahan, mampu mengabaikan kritikan serta cemoohan dan mampu untuk menolak pengaruh kebudayaannya sendiri. Setiap tokoh telah memberikan bukti tentang unsur keberanian yang dibutuhkan dalam saat-saat penciptaan yang sunyi, saat mengukuhkan sesuatu yang baru. Ini sejenis kenekatan, suatu lompatan ke depan sendirian, suatu pemberontakan atau suatu tantangan. Tokoh-tokoh tersebut juga mengalami rasa takut, tetapi rasa takut tersebut dapat diatasi agar terbuka kemungkinan ke arah penciptaan. Skalipun rendah hati terhadap gagasan baru serta cepat mengakui ketidaktahuan maupun kesalahan, tetapi tetap mempunyai pendirian teguh dan rela mengorbankan popularitasnya demi membela sebuah gagasan baru. Mereka penuh percaya diri dan memiliki harga diri, sehingga dapat lebih memusatkan perhatian pada tugas yang harus diselesaikan daripada mempertahankan ego mereka sendiri. Mereka tidak takut melakukan kesalahan-kesalahan, termasuk kesalahan bodoh. Mereka berpikir gila-gilaan sebagai orang yang kreatif.

Insya Allah 58

Mereka fleksibel, mampu menyesuaikan diri bila situasinya berubah, mampu menghentikan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, mampu menghadapi kebimbangan serta perubahan-perubahan kondisi tanpa mengalami ketegangan yang tidak perlu dan tidak merasa terancam oleh apapun dan siapapun. Mereka pekerja keras, mempunyai banyak inspirasi dan menghasilkan karya nyata yang mendunia. Mereka selalu bekerja keras, disiplin dan latihan. Menjadi anak-anak yang tanpa dosa, melihat dunia dengan mata lebar, tidak mengenal rasa takut pada ejekan, kesalahan kegagalan yang dipandu oleh kecerdasan spiritual akan menjadikan Anda sebagai orang yang sangat kreatif di level tertinggi.

Insya Allah 59

4.3. PRIBADI SELALU INGIN BERPRESTASI

Menurut Daniel Goleman, kemampuan motivasi terdiri dari dorongan berprestasi, komitmen, inisiatif dan optimisme. Dorongan berprestasi merupakan dorongan untuk meningkatkan atau memenuhi standar keunggulan. Orang dengan kemampuan ini akan berorientasi pada hasil, dengan semangat juang yang tinggi untuk meraih tujuan dan memenuhi standar, menetapkan sasaran yang menantang dan berani mengambil resiko yang telah diperhitungkan, mencari informasi sebanyak-banyaknya guna mengurangi ketidakpastian dan mencari cara yang lebih baik serta terus belajar untuk meningkatkan kinerjanya. Untuk meraih keunggulan, Konosuke Matsushita, konglomerat Jepang pemilik begitu banyak perusahaan yang salah satunya merek Panasonic, mempunyai rencana tahunan dengan jangkauan sampai seratus tahun ke depan yang memperhitungkan semua transformasi bisnis dan pasar yang mungkin. Tidak perduli apakah dunia pada abad yang akan datang itu terwujud atau tidak, berakibat menjadikan berkembangnya intuisi dan indra untuk mengetahui apa saja yang mungkin terjadi. Para eksekutif Matsushita dapat mengembangkan kemampuan untuk menghadirkan

Insya Allah 60

masa depan yang masih berupa mimpi dalam rancangan-rancangan kreatif dan proses-proses kerja

Konosuke Matsushita

masa kini, yang berarti mereka membantu menciptakan masa depan. Herb Kelleher, pemimpin perusahaan penerbangan terkemuka Southwest Airlines untuk meraih keunggulan perusahaannya dengan membahagiakan dan menghormati karyawannya yang berjumlah 18.000 orang