radar tegal 11 maret 2011

of 20 /20
RIDLWAN/ JAWA POS PROTES - Sonhadi, juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (memegang kertas). Sonhadi bertanggungjawab atas keamanan massa JAT yang datang ke persidangan Abu Bakar Baasyir. Sewot Digosipin Nyabu AYU Azhari mendadak jadi pemberitaan ka- rena narkoba. En- tah siapa yang memulai, kemarin, beberapa media online, mengabar- kan Ayu Azhari di- tangkap Badan Narkotika Nasio- nal (BNN) karena nyabu. Tapi, kabar itu justru dibantah langsung Ayu Az- hari. Dihubungi war- tawan, Ayu Azhari terkaget-kaget di- isukan tertangkap polisi karena menggunakan narkoba. Ayu menilai isu tak bertanggungjawab itu bagian dari pembusukkan karakternya. “Saya keberatan dengan isu itu di media. Ini namanya pembusukan karakter,” ujar Ayu Azhari saat dihubungi, Kamis (10/3). Ayu minta media tak mempercayai isu begitu saja. Seharusnya, lanjut Ayu, media yang mempunyai kode etik jurnalistik bisa meng- CMYK CMYK Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,- JUMAT, 11 MARET 2011 Emma Tetap Dihukum Satu Tahun * Melasi! Dua Anak Kalapas Nusakambangan Ditahan * Pan dijaga kancane bapane! Nok Slentik tak seberapa jauh dari PN, ada para sniper yang selalu siaga. Sidang dengan terdakwa pe- ngasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, itu dilaksanakan setiap Senin dan Kamis. Pada dua hari itulah polisi selalu sibuk mela- kukan pengamanan. Di luar si- dang juga dipadati ratusan orang, kebanyakan pria, yang menge- nakan pakaian muslim: berkopiah dan ada yang bersorban. Mereka inilah para murid Ba’- asyir yang selalu setia mengawal sang ustad menjalani persidang- an. Jumlah mereka yang mencapai ratusan itu, membuat jalan di depan PN macet setiap kali sidang Ba’asyir digelar. Kisah Murid-Murid Abu Bakar Ba’asyir yang Setia Mengawal sang Guru Jalani Persidangan Agar Ada Pemasukan, Eksepsi Ustad Dijual Rp 20 Ribu Selama menjalani persidangan kasus terorisme di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Abu Bakar Ba”asyir selalu “dikawal” ratusan muridnya. Tak sedikit yang datang dari Solo hanya berbekal nekat. LAPORAN: HILMI RIDLWAN PAGI itu (7/3) PN Jakarta Se- latan di Jl Ampera Raya seperti dikepung polisi. Jumlah mereka sekitar 3.000 orang. Bukan hanya itu. Di beberapa sudut lokasi yang Ayu Azhari SEMOK ke hal 19 kol 1 APA MANING... Eksepsi Kandas, Sidang Baasyir Berlanjut JAKARTA - Abu Bakar Baasyir tidak punya pilihan lain. Majelis hakim kemarin (10/3) menolak eksepsi atas surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus terorisme. Baasyir pun harus tetap di kursi terdakwa dalam sidang di PN Jakarta Selatan. Dalam sidang berikutnya, hakim akan memeriksa 16 saksi untuk menjalani pemeriksaan melalui telekonferensi. “Majelis hakim menyatakan keberatan ter- dakwa dan kuasa hukum atas dakwaan (yang diajukan JPU) tidak dapat dterima, memerinthkan JPU untuk melanjutkan persidangan,” kata Herri Swantoro, ketua majelis hakim, saat menggelar sidang kemarin. Herri menyatakan, dakwaan JPU sudah memenuhi syarat formil maupun materil se- hingga sidang harus dilanjutkan Memang, dalam eksepsi, pihak Ba’asyir dan kuasa hukumnya menilai bahwa dakwaan JPU kabur. Salah satunya adalah dakwaan bahwa ke hal 19 kol 1 RAKA DENNY/JAWA POS BERLANJUT - Terdakwa Abu Bakar Ba’asyir memasuki ruang sidang di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/3). Belasan TKI Asal Brebes Dideportasi HAL. RADAR BREBES Harga Raskin Dipermainkan HAL. KABUPATEN TEGAL Kepala Dindikpora Kecewa HAL. PEMALANG Ketahuan Bolos Upacara, Kena Sanksi HAL. XPRESI INDEKS ke hal 19 kol 5 Kepada Jawa Pos beberapa murid Ba’asyir itu menyatakan kekecewaannya terhadap polisi. Menurut mereka, pengamanan yang dilakukan polisi terlalu berlebihan. “Lihat itu, di atap-atap ada sniper. Seakan-akan kami ini berbahaya,” kata Muhammad Umar, murid Ba’asyir yang juga anggota Jamaah Anshorut Tau- hid (JAT), sambil mengarahkan telunjuk tangannya ke arah atap bangunan, tak jauh dari PN Jakarta Selatan. Hei, itu sniper turun saja, “ teriak Umar. Hari itu (7/3) agenda sidang yang digelar adalah jawaban jaksa atas pembelaan Ba’asyir. Sidang Kasasi Ditolak MA TEGAL - Upaya kasasi mantan Ketua Panitia Pengadaan tanah untuk kepentingan umum Kota Tegal Emma Fatimah Assaidi berakhir dengan kegagalan. Mah- kamah Agung (MA) dalam putu- san Nomor. 1017 K/ Pid. Sus/ 2008, 25 Nopember 2008 secara tegas menyatakan menolak permohonan kasasi terdakwa Emma Fatimah Assaidi. Keputusan MA ini menguatkan keputusan dari Pengadilan Negeri (PN) Tegal. Dalam putusan ter- tanggal 9 Januari 2007, PN Tegal menjatuhkan hukuman terhadap terhadap Emma Fatimah Assaidi selama 1 tahun, dan denda se- besar Rp 50 juta. Subsider 2 bulan kurungan. Terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi, terkait pengadaan tanah untuk kepentingan umum tahun 2001. Dari putusan ini selanjutnya terdakwa melakukan banding pada Pengadilan Tinggi (PT) Semarang. Upaya banding dari terdakwa ini ditolak dengan tetap me- nguatkan putusan PN Tegal. Keputusan PT keluar 12 Septem- ber 2007, dan kemudian terdakwa melakukan upaya kasasi. Hasil putusannya ternyata tidak ber- ubah, dengan tetap menguatkan putusan PN Tegal. Sesuai putusan ini terdakwa harus menjalani kurungan, serta membayar denda, dan sejauh ini Kejaksaan Negeri belum melak- sanakan eksekusi terhadap ter- dakwa Emma Fatimah Assaidi, se- suai amar putusan yang telah dijatuhkan. Dari informasi, dengan turunnya putusan kasasi pihak Kejaksaan Negeri Tegal telah membahas secara serius masalah tersebut. Sementara bersamaan turunan- nya putusan MA terdakwa me- lalui penasehat hukum H Arif NS SH, yang berkantor di Pekalongan Jateng, telah mengajukan permi- taan Peninjauan Kembali (PK). Permintaan PK sudah didaf- tarkan ke PN Tegal 1 Maret 2011. Emma Tetap Dihukum Satu Tahun ke hal 19 kol 5 Dua Anak Kalapas Nusakambangan Ditahan ke hal 19 kol 5 Bukti Keterlibatan Terus Bertambah JAKARTA - Meski telah di- tahan dan diinterogasi tim Badan Nasional Narkotika (BNN) sejak Selasa (8/3) lalu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nar- kotika Nusakambangan, Marwan Adli belum mau mangaku salah. Pria ubanan berbadan tinggi semampai itu ngotot tak ada hubungannya dengan sindikat pengedar narkoba di dalam la- pas. Seperti diketahui, Marwan ditahan karena dugaan ikut mendukung aktivitas Hartoni, bandar narkoba yang menge- darkan barangnya dari dalam lapas. Tim BNN yang dipimpin Direk- tur Narkotika Alami, Brigjen Pol Benny Mamoto telah memper- oleh sejumlah bukti keterlibatan Marwan yang ikut menerima bagian dari hasil penjualan Har- toni. Mamoto mengatakan, Marwan dalam kasus ini menjadi pelin- dung bagi aktivitas Hartoni di dalam lapas. Bahkan, aksi Har- toni ditunjang dengan diberi- kannya berbagai fasilitas seperti rumah yang dibangun di luar tembok lapas. “Saya pikir se- harusnya Kalapas tak mengelak lagi karena makin hari buktinya terus bertambah,’ kata Mamoto, Kamis (10/3) malam. Ia menambahkan, Marwan LPI Tak Mungkin Bergabung dengan PSSI JAKARTA - Teka-teki jadwal pelaksanaan Kongres PSSI akhirnya terjawab. Ajang pemi- lihan ketua umum (Ketum) dan wakilnya tersebut akan digeber pada 29 April mendatang. Na- mun tempat pelaksanaan kong- res belum ditentukan. Hal ter- sebut terkuak dalam konferensi pers yang dilakukan PSSI di kantornya di Senayan, Jakarta kemarin (10/3). Tapi, jalan menuju kongres tersebut sangatlah panjang. Banyak hal yang mesti dilaku- kan sebelum hari pelaksanaan. Di antaranya ialah pembentu- kan panitia perumus yang ber- Awas, Strategi ”Boneka” Nurdin JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menduga kelangkaan pasokan BBM (bahan bakar minyak) di sejumlah daerah akibat ulah spekulan yang ingin meraih keuntungan jika harga naik. “Ada spekulan yang bermain. Sebetulnya kelangkaan BBM itu yang agak menyolok itu di Pontianak,” ujar Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sum- ber Daya Mineral (KESDM), Evita Herawati Legowo ke- marin. “Ini contohnya, karena per- harinya rata-rata cuma 900 kilo- liter (KL), tapi yang antri kon- sumsinya mencapai 1.200 kilo- liter,” imbuhnya. Karena itu, Menteri ESDM, BBM Langka Pertamina Tuding Spekulan ke hal 19 kol 1 ke hal 19 kol 1 BUDI SISWANTO/JPNN DIBORGOL - Pelaku bisnis narkoba di LP Nusakambangan, Hartoni, dengan tangan diborgol dikawal bersama petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Kamis (10/3). HENDRA EKA/JAWA POS JELANG KONGRES - Sekretaris Jendral PSSI, Nugraha Basoes saat menggelar jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) rencananya akan menggelar kongres memilih Ketua Umum PSSI periode 2011- 2014 pada 29 April 2011.

Author: jaelani-hutabarat

Post on 08-Mar-2016

344 views

Category:

Documents


24 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Radar Tegal 11 MARET 2011

TRANSCRIPT

  • RIDLWAN/ JAWA POS

    PROTES - Sonhadi, juru bicara Jamaah Ansharut Tauhid (memegangkertas). Sonhadi bertanggungjawab atas keamanan massa JAT yangdatang ke persidangan Abu Bakar Baasyir.

    SewotDigosipinNyabuAYU Azhari

    mendadak jadipemberitaan ka-rena narkoba. En-tah siapa yangmemulai, kemarin,beberapa mediaonline, mengabar-kan Ayu Azhari di-tangkap BadanNarkotika Nasio-nal (BNN) karenanyabu. Tapi, kabaritu justru dibantahlangsung Ayu Az-hari.

    Dihubungi war-tawan, Ayu Azhariterkaget-kaget di-

    isukan tertangkap polisi karena menggunakannarkoba. Ayu menilai isu tak bertanggungjawabitu bagian dari pembusukkan karakternya.

    Saya keberatan dengan isu itu di media. Ininamanya pembusukan karakter, ujar AyuAzhari saat dihubungi, Kamis (10/3).

    Ayu minta media tak mempercayai isu begitusaja. Seharusnya, lanjut Ayu, media yangmempunyai kode etik jurnalistik bisa meng-

    CMYK

    CMYK

    Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal20 HALAMAN - Rp. 2.500,-JUMAT, 11 MARET 2011

    Emma Tetap Dihukum Satu Tahun* Melasi!

    Dua Anak Kalapas Nusakambangan Ditahan* Pan dijaga kancane bapane!

    Nok Slentik

    tak seberapa jauh dari PN, adapara sniper yang selalu siaga.

    Sidang dengan terdakwa pe-ngasuh Pondok Pesantren AlMukmin, Ngruki, Sukoharjo, JawaTengah, itu dilaksanakan setiapSenin dan Kamis. Pada dua hariitulah polisi selalu sibuk mela-kukan pengamanan. Di luar si-dang juga dipadati ratusan orang,kebanyakan pria, yang menge-nakan pakaian muslim: berkopiahdan ada yang bersorban.

    Mereka inilah para murid Ba-asyir yang selalu setia mengawalsang ustad menjalani persidang-an. Jumlah mereka yang mencapairatusan itu, membuat jalan didepan PN macet setiap kali sidangBaasyir digelar.

    Kisah Murid-Murid Abu Bakar Baasyir yang Setia Mengawal sang Guru Jalani PersidanganAgar Ada Pemasukan, Eksepsi Ustad Dijual Rp 20 Ribu

    Selama menjalanipersidangan kasus

    terorisme di PengadilanNegeri (PN) JakartaSelatan, Abu Bakar

    Baasyir selaludikawal ratusan

    muridnya. Tak sedikityang datang dari Solohanya berbekal nekat.

    LAPORAN: HILMI RIDLWAN

    PAGI itu (7/3) PN Jakarta Se-latan di Jl Ampera Raya sepertidikepung polisi. Jumlah merekasekitar 3.000 orang. Bukan hanyaitu. Di beberapa sudut lokasi yang

    Ayu AzhariSEMOK

    ke hal 19 kol 1

    APA MANING...

    EksepsiKandas,SidangBaasyirBerlanjut

    JAKARTA - Abu Bakar Baasyir tidak punyapilihan lain. Majelis hakim kemarin (10/3)menolak eksepsi atas surat dakwaan jaksapenuntut umum (JPU) dalam kasus terorisme.Baasyir pun harus tetap di kursi terdakwa dalamsidang di PN Jakarta Selatan. Dalam sidangberikutnya, hakim akan memeriksa 16 saksi untukmenjalani pemeriksaan melalui telekonferensi.

    Majelis hakim menyatakan keberatan ter-dakwa dan kuasa hukum atas dakwaan (yangdiajukan JPU) tidak dapat dterima, memerinthkanJPU untuk melanjutkan persidangan, kata HerriSwantoro, ketua majelis hakim, saat menggelarsidang kemarin.

    Herri menyatakan, dakwaan JPU sudahmemenuhi syarat formil maupun materil se-hingga sidang harus dilanjutkan

    Memang, dalam eksepsi, pihak Baasyir dankuasa hukumnya menilai bahwa dakwaan JPUkabur. Salah satunya adalah dakwaan bahwa

    ke hal 19 kol 1

    RAKA DENNY/JAWA POS

    BERLANJUT - Terdakwa Abu Bakar Baasyirmemasuki ruang sidang di PN Jakarta Selatan,Kamis (10/3).

    BelasanTKIAsalBrebesDideportasiHAL. RADAR BREBES

    HargaRaskinDipermainkanHAL. KABUPATEN TEGAL

    KepalaDindikporaKecewaHAL. PEMALANG

    Ketahuan Bolos Upacara, KenaSanksi

    HAL. XPRESI

    INDEKS

    ke hal 19 kol 5

    Kepada Jawa Pos beberapamurid Baasyir itu menyatakankekecewaannya terhadap polisi.Menurut mereka, pengamananyang dilakukan polisi terlaluberlebihan.

    Lihat itu, di atap-atap adasniper. Seakan-akan kami iniberbahaya, kata MuhammadUmar, murid Baasyir yang jugaanggota Jamaah Anshorut Tau-hid (JAT), sambil mengarahkantelunjuk tangannya ke arah atapbangunan, tak jauh dari PNJakarta Selatan. Hei, itu sniperturun saja, teriak Umar.

    Hari itu (7/3) agenda sidangyang digelar adalah jawaban jaksaatas pembelaan Baasyir. Sidang

    Kasasi Ditolak MATEGAL - Upaya kasasi mantan

    Ketua Panitia Pengadaan tanahuntuk kepentingan umum KotaTegal Emma Fatimah Assaidiberakhir dengan kegagalan. Mah-kamah Agung (MA) dalam putu-san Nomor. 1017 K/ Pid. Sus/ 2008,25 Nopember 2008 secara tegasmenyatakan menolak permohonankasasi terdakwa Emma Fatimah

    Assaidi.Keputusan MA ini menguatkan

    keputusan dari Pengadilan Negeri(PN) Tegal. Dalam putusan ter-tanggal 9 Januari 2007, PN Tegalmenjatuhkan hukuman terhadapterhadap Emma Fatimah Assaidiselama 1 tahun, dan denda se-besar Rp 50 juta. Subsider 2 bulankurungan.

    Terdakwa dinyatakan bersalahmelakukan tindak pidana korupsi,

    terkait pengadaan tanah untukkepentingan umum tahun 2001.Dari putusan ini selanjutnyaterdakwa melakukan bandingpada Pengadilan Tinggi (PT)Semarang.

    Upaya banding dari terdakwaini ditolak dengan tetap me-nguatkan putusan PN Tegal.Keputusan PT keluar 12 Septem-ber 2007, dan kemudian terdakwamelakukan upaya kasasi. Hasil

    putusannya ternyata tidak ber-ubah, dengan tetap menguatkanputusan PN Tegal.

    Sesuai putusan ini terdakwaharus menjalani kurungan, sertamembayar denda, dan sejauh iniKejaksaan Negeri belum melak-sanakan eksekusi terhadap ter-dakwa Emma Fatimah Assaidi, se-suai amar putusan yang telahdijatuhkan.

    Dari informasi, dengan turunnya

    putusan kasasi pihak KejaksaanNegeri Tegal telah membahassecara serius masalah tersebut.Sementara bersamaan turunan-nya putusan MA terdakwa me-lalui penasehat hukum H Arif NSSH, yang berkantor di PekalonganJateng, telah mengajukan permi-taan Peninjauan Kembali (PK).

    Permintaan PK sudah didaf-tarkan ke PN Tegal 1 Maret 2011.

    Emma Tetap Dihukum Satu Tahun

    ke hal 19 kol 5

    Dua Anak KalapasNusakambangan Ditahan

    ke hal 19 kol 5

    Bukti KeterlibatanTerus Bertambah

    JAKARTA - Meski telah di-tahan dan diinterogasi tim BadanNasional Narkotika (BNN) sejakSelasa (8/3) lalu, Kepala LembagaPemasyarakatan (Lapas) Nar-kotika Nusakambangan, MarwanAdli belum mau mangaku salah.

    Pria ubanan berbadan tinggisemampai itu ngotot tak adahubungannya dengan sindikat

    pengedar narkoba di dalam la-pas. Seperti diketahui, Marwanditahan karena dugaan ikutmendukung aktivitas Hartoni,bandar narkoba yang menge-darkan barangnya dari dalamlapas.

    Tim BNN yang dipimpin Direk-tur Narkotika Alami, Brigjen PolBenny Mamoto telah memper-oleh sejumlah bukti keterlibatanMarwan yang ikut menerimabagian dari hasil penjualan Har-toni.

    Mamoto mengatakan, Marwandalam kasus ini menjadi pelin-dung bagi aktivitas Hartoni didalam lapas. Bahkan, aksi Har-toni ditunjang dengan diberi-kannya berbagai fasilitas sepertirumah yang dibangun di luartembok lapas. Saya pikir se-harusnya Kalapas tak mengelaklagi karena makin hari buktinyaterus bertambah, kata Mamoto,Kamis (10/3) malam.

    Ia menambahkan, Marwan

    LPI Tak MungkinBergabung denganPSSI

    JAKARTA - Teka-teki jadwalpelaksanaan Kongres PSSIakhirnya terjawab. Ajang pemi-lihan ketua umum (Ketum) danwakilnya tersebut akan digeberpada 29 April mendatang. Na-mun tempat pelaksanaan kong-

    res belum ditentukan. Hal ter-sebut terkuak dalam konferensipers yang dilakukan PSSI dikantornya di Senayan, Jakartakemarin (10/3).

    Tapi, jalan menuju kongrestersebut sangatlah panjang.Banyak hal yang mesti dilaku-kan sebelum hari pelaksanaan.Di antaranya ialah pembentu-kan panitia perumus yang ber-

    Awas, StrategiBoneka Nurdin

    JAKARTA - PT Pertamina(Persero) menduga kelangkaanpasokan BBM (bahan bakarminyak) di sejumlah daerahakibat ulah spekulan yang inginmeraih keuntungan jika harganaik.

    Ada spekulan yang bermain.Sebetulnya kelangkaan BBMitu yang agak menyolok itu diPontianak, ujar Dirjen Migas

    Kementerian Energi dan Sum-ber Daya Mineral (KESDM),Evita Herawati Legowo ke-marin.

    Ini contohnya, karena per-harinya rata-rata cuma 900 kilo-liter (KL), tapi yang antri kon-sumsinya mencapai 1.200 kilo-liter, imbuhnya.

    Karena itu, Menteri ESDM,

    BBM Langka PertaminaTuding Spekulan

    ke hal 19 kol 1

    ke hal 19 kol 1

    BUDI SISWANTO/JPNN

    DIBORGOL - Pelaku bisnis narkoba di LP Nusakambangan, Hartoni, dengan tangan diborgol dikawalbersama petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Kamis (10/3).

    HENDRA EKA/JAWA POS

    JELANG KONGRES - Sekretaris Jendral PSSI, Nugraha Basoessaat menggelar jumpa pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta.Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) rencananya akanmenggelar kongres memilih Ketua Umum PSSI periode 2011-2014 pada 29 April 2011.

  • Semua wartawan Radar Tegal dilengkapitanda pengenal/surat tugas dan tidakdibenarkan meminta/menerima imbalandalam bentuk apapun dari narasumber.

    Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Komisaris Utama: HMAlwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan,Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron

    Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M.Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan.Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur:Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin,Arief Nur Rahardian Sidiq, Sekretaris Redaksi/Persh:Kharisma Dewi. Kota Tegal:, M Saekhun, Laela Nurchayati,Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo.Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono(Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi Pemalang: EmbongSriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Hasanudin.Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Se-tiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S.Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani, (ManajerTegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, TeguhWidodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi.Pemasaran: Umaman Sahareka, Yuyuk Darwati, Muslih,Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, LitaRahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin,Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. AlamatRedaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis KemerdekaanTegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pe-kalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang:Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, AzwirAR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. WiduriIndah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp(021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta IntermediaKompleks LIK Dampyak -Tegal.

    Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp

    15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklanhalaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab.

    Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek:139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek:

    1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

    Harian Pertama KebanggaanWong Tegal

    JUMAT11 MARET 2011

    OPINIRADAR TEGAL

    2

    Oleh: Muslikh

    Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkanperasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email [email protected], surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis denganbahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan pula kaos Ngresula yang unik dan khas, berisi SMS ngresula pilihan, di Kantor Harian Pagi Radar Tegal.Harga hanya Rp 55 ribu/pcs.

    SEJAK Muktamar NU tahun1984 di Situbondo Jawa Timur,NU sebagai organisasi terbesardi Indonesia telah memutuskankembali ke Khittoh 1926. Yaitusebagai organisasi keagamaandan sosial. Keputusan ini dila-tarbelakangi oleh konstelasiperpolitikan nasional waktu itu,sehingga NU harus mengambilsikap tegas, agar tidak ter-kuptasi oleh kekuatan keku-sasaan. Melalui keputusankembali ke khittoh 1926, NUtidak dapat dinitervensi olehpihak manapun dan dapat ber-peran secara leluasa di antarakekuatan-kekuatan yang ada.Sehingga NU menjadi kekuatanyang besar dan bernilai stra-tegis sebagai penyeimbang.

    Khittoh sebagai ruh NU se-benarnya sudah cukup jelas,yaitu menempatklan NU se-bagai organisasi yang beradadi tengah-tengah, tetapi ter-kadang dalam dataran imple-mentasi masih belum sesuai apayang diharapkan. Karena ada-nya godaan-godaan nilai ke-pentingan yang terkadangmasih menyelimuti organisasi,sehingga tidak fokus dalammenghadapi persoalan-per-soalan yang seharusnya men-jadi garapan NU.PERMASALAHANKEUMATAN

    Globalisasi sebagai dampakmodemisasi dunia akan ber-pengaruh terhadap seluruhaspek kehidupan manusia, baikfisik maupun mental, yangmeliputi pikiran, perasaan danperbuatan maupun hasil karyamanusia. Aspek-aspek kehi-dupan manusia tersebut adalahmerupakan unsur-unsur yangmelekat pada kepribadian ma-nusia sebagai essensi SumberDaya Manusia. Jika manusiatidak mampu memanfaatkanaspek-aspek modernisasi untukkepentingan dan kemajuankehidupan manusia, maka iaakan terlibas oleh modemisasiitu sendiri dan tertinggal olehkebutuhan-kebutuhan yangsecara nurani seharusnya di-penuhi sesuai dengan dinamika(tingkat kemajuan) manusia itusendiri. Permasalahan SDMjuga merupakan permasalahanorganisasi, karena organisasiadalah merupakan tempat kum-pulnya orang-orang sebagaipengelola organisasi yangmelaksanakan program-pro-gram untuk mencapainya.

    Sebuah organisasi persoa-lannya tidak hanya masalahSDM saja tetapi adalah sangatkompleks. Yaitu menyangkutmasalah keumatan, yang me-liputi seluruh aspek kehidupanmanusia, seperti.hukum, eko-nomi, kebudayaan, pendidikan,sosial, politik, keagamaan, kese-

    hatan, demokrasi, HAM, danlain sebagainya. Dalam hal iniprinsip dasar NU AI muhafad-zatu ala al qadimi shalih wulahdzu bil jadidil ashlah (mem-pertahankan sesuatu yang lamayang lebih baik dan mengambilsesuatu yang baru yang lebihbaik) harus dapat diimplemen-tasikan secara kontekstualdengan melihat permasalahan-permasalahan yang dihadapiyang senantiasa selalu ber-kembang.HARAPAN DANKENYATAAN

    Setiap organisasi memilikitujuan yang akan dicapai se-bagai harapan yang tentunyatidak hanya untuk para pe-ngurus dan anggotanya. Tetapiuntuk kepentingan yang lebihluas, yaitu kepentingan ma-syarakat yang ikut merasakanmanfaat dari keberadaan or-ganisasi tersebut, sebagaimanakeniatan awal pendiriannya.

    Namun dalam perjalanansebuah organisai dari satumasa khidmat ke masa khidmatberikutnya terkadang harapan-harapan tersebut belum seusaidengan kenyataan yang ada.Hal ini terjadi karena beberapafaktor, baik internal maupuneksternal.

    Secara intemal bisa terjadikarena: Ketidakkompakan pe-ngurus, sebagai ekses dari per-gantian kepengurusan (Muk-tamar, konferensi); Perekrutankader yang tidak sesuai denganSDM yang dimiliki; Adanyapemanfaatan organisasi untukkepentingan-kepentingan lain diluar kepentingan organisasi olehoknum pengurus. Kemudianterhambatnya kaderisasi atautidak terakomodirnya kader poten-sial, karena masih adanya upayamempertahankan kedudukan dikepengurusan (status quo);Tidak terbatasnya masa khidmatkepengurusan yang terdapatdalam AD/ART organisasi. Ada-nya overlapping kepengurusandengan kepengurusan orga-nisasi lain, sehingga bermainganda yang berakibat tidak fokusdalam menjalankan tugas or-ganisasi. Ketidak sesuaian pro-gram dengan permasalahan yangdihadapi. Dan kurangnya pem-berdayaan terhadap potensi-potensi dan aset-aset yang di-miliki.

    Sedangakan faktor ekstemalialah: Adanya intervensi dariluar, karena memiliki kepen-tingan (vested interest) ter-hadap organisasi. Munculnyatantangan-tantangan yang be-rupa pemahaman-pemahamankeagamaan yang tidak sesuaidengan akidah ahlu sunnah waljamaah yang dapat meng-goyahkan keyakinan anggotadan masyarakat.

    Derasnya arus globalisasiyang menyelimuti berbagaiaspek kehidupan dengan salahmemberikan makna modemisasisebagai westernisasi (menga-dopsi sesuatu yang datangnyadari Barat).

    Sistem demokratisasi yangmemberikan ruang kebebasanindividu, yang berakibat ber-gesemya norma dan nilai-nilaikolektivitas dan kebersamaanyang seharusnya dipegangteguh sebagai prinsip danideologi dalam hidup ber-masyarakat, berorganisasi,berbangsa dan bemegara.POSISI NU

    Sebagai sebuah organisasikeagamaan dan sosial, NUmemiliki posisi yang strategis.Yaitu sebagai kekuatan pe-nyeimbang, baik menyangkutmasalah kemasyarakatan mau-pun masalah kenegaraan (pe-merintahan). Dengan kepu-tusan khittoh 1926, NU dapatmewarnai semua kekuatanyang ada, sehingga denganposisi strategis ini, NU jangansampai masuk ke wilayah yangbukan menjadi garapan NU.

    Dengan kompleksitas per-masalahan yang dihadapi, NUharus merapatkan barisan de-ngan potensi dan aset besaryang dimiliki, baik dari segijumlah anggotanya para ulamadan habaib, asatidz (guru) danpara mubaligh serca aset-asetinfrastruktur yang ada sepertipondok pesantren, sekolah-sekolah atau madrasah-madrasah,serta budaya-budaya yangada. Semuanya adalah meru-pakan benteng kekuatan na-sionalisme dan kebangsaanyang tak tergoyahkan demimempertahankan negara dalamwadah NKRI dari bahaya lun-turnya nasionalisme dan pat-riotisme yang dapat berakibatterjadinya disintegrasi bangsa.REAKTUALISASI NU

    Prinisp dasar al muhafad-zatu ala alqadimi shalih walahdzu bil iadidil ashluhadalahmerupakan prinsip modernisasidi tubuh NU. Modernisasidalam pengertian pemikirandan sikap.

    Tokoh-tokoh seperti KHHasyim Asyari, KH WahidHasyim, KH Wahab Hasbullah,KH Ahmad Siddiq, KH Ab-durrahman Wahid (Gus Dur),KH Sahal Mahfudz, KH Mus-tofa Bisri, KH Hasyim Muzadi,KH Said Aqil Siradj (Ketua PBNU sekarang), KH Masdar FMasudi dan lainnya adalahorang-orang besar NU yangsenantiasa terus mengembang-kan nilai-nilai tersebut di atas,yang senantiasa harus dite-ruskan dan diinovasi olehgenerasi berikutnya. Apalagipersoalan yang dihadapi se-

    makin kompleks, sehingga me-nuntut adanya reinterpretasidan reaktualisasi pemahamandan berbagai hal, baik secaratekstual maupun kontekstualyang dapat diimplementasikandalam kehidupan sehari-hari.

    Jika dikaitkan dengan mo-dernisasi yang dicanangkanNurcholis Madjid (Cak Nur),maka perbedaan pola pikir mo-dem di tubuh NU terletak padaupaya tetap mempertahankannilai-nilai lama yang baik danmengaktualisasikan menjadinilai-nilai baru atau mengambilnilai-nilai baru yang lebih baikdengan tetap pada karakteristiknilai-nilai budaya pondok pe-santren.

    Menurut Cak Nur, moder-nisasi diartikan sebagai rasio-nalisasi untuk memperolehdaya guna dalam berpikir danbekerja yang maksimal, gunakebahagiaan umat manusia.Modernisasi berarti berpikirdan bekerja menurut fitrah atausunnatullah (hukum ilahi) dalambentuk hukum alam yang mela-hirkan ilmu pengetahuan me-lalui fungsi akalnya. Modernjuga berarti progresif dan di-namis serta adanya keharusanmenerima dan meneruskan ser-ta mengembangkan warisangenerasi sebelumnya yangmengandung nilai kebenaran.Modemisasi pada hakikatnyamengandung arti pendekatankepada kebenaran mutlak, ke-pada Allah. Sebaliknya mo-dernisasi, bukan berarti wes-ternisasi yaitu mengadopsisesuatu yang datangnya daribarat.

    Modernisasi di tubuh NUdapat dilihat dari berdirinyalembaga-lembaga pendidikanyang memadukan antara polapendidikan pesantren dan u-mum (yang menggambarkantidak terjadinya dikotomi pen-didikan umum dan agama/pon-dok pesantren), yang mencetakkader menjadi intelektual mus-lim atau muslim intelektualseperti pondok pesantren DarulUlum Jombang, Al MunawirKrapyak Yogyakarta, Ar RisalahKediri, La Tansa Bogor danSerang, Darul Rahman, As-sidiqiyyah dan Darul Quran diJakarta, Hidayatullah di Se-marang serta ponpes lainnya.Berdirinya perguruan atausekolah tinggi NU di berbagaidaerah, sekolah atau madratsahdari tingkat dasar sampai me-nengah dan atas, TK, TPQ danplay group. Juga aspek-aspeklain di luar pendidkan yangmendeskripsikan perkemba-ngan pemikiran NU, seperti dibidang ekonomi dengan ber-dirinya BPR Nusumma danBMT-BMT yang dikelola se-cara syariat Islam. Di bidang

    Menikmati Soredi Alun-AlunOleh: M Riza Pahlevi

    HAMPIR setiap kota kini semakin mempercantik alun-alun.Karena sekarang ini, alun-alun menjadi sebuah ikon kota. Di

    mana alun-alun yang menjadi pusatkegiatan masyarakat, mulai darihiburan, perdagangan, pertunjuk-kan, kegiatan kemasyarakatan danpemerintahan, bahkan hingga men-jadi tempat untuk unjuk rasa dan de-

    monstrasi kepada pemerintah.Menurut istilah yang dikutip dari

    Wikipedia, alun-alun merupakan suatulapangan terbuka yang luas dan

    berumput yang dikelilingi olehjalan dan dapat digunakan ke-giatan masyarakat yang bera-gam. Sementara berdasarkansejarahnya, pada awalnya

    alun-alun merupakan tempat berlatih perang (gladi yudha)bagi prajurit kerajaan, tempat penyelenggaraan sayembaradan penyampaian titah (sabda) raja kepada kawula (rakyat),pusat perdagangan rakyat, juga hiburan.

    Kini, keberadaan alun-alun semakin kompleks fungsinya.Mulai dari fungsi administratif hingga fungsi sosial budaya.Sebagai fungsi administratif, alun-alun menjadi tempat untukmemenuhi panggilan ataupun mendengarkan pengumumanatau melihat unjuk kekuatan berupa peragaan bala prajuritdari penguasa setempat. Sementara fungsi sosial budayadapat dilihat dari kehidupan masyarakat dalam berinteraksisatu sama lain. Seperti di bidang perdagangan, pertunjukanhiburan dan olahraga.

    Sebagai pusat kegiatan masyarakat, keberadaan alun-alundituntut tampil cantik dengan segala ornamen dan fasilitasnya.Makanya tak heran, pemerintah daerah pun mencoba mem-perindah dan mempercantik alun-alunnya. Di wilayah Pantura,alun-alun Kota Tegal sudah cantik dan menjadi pusat kegiatanmasyarakat, termasuk sarana bermain anak-anak.

    Begitu juga dengan alun-alun di Kota Brebes, yang sudahcantik dan asyik untuk dinikmati saat sore hari. Dengan ang-garan miliaran rupiah, mengubah wajah alun-alun lebih cantikdan menjadi ikon daerah, sepertinya tak mengecewakan.Dengan lampu taman dan pohon-pohon yang rindang sertarumput yang hijau, menjadikan alun-alun sebagai ruang terbukayang dituju untuk menikmati sore.

    Di alun-alun, kita bisa mengajak keluarga untuk bersantai,khususnya pada akhir pekan. Sambil jalan-jalan, bisa menikmatisejumlah makanan khas yang ada, seperti kupat blengong,medang poci dengan tahu dan tempe gorengnya, atau hanyauntuk mengajak anak lari-lari di lapangan sambil bermain. Sung-guh indah menikmati sore di alun-alun. Di malam hari pun, bagiyang suka begadang bisa memanfaatkan alun-alun hanya untuksekedar cipok, moci karo ndopok. Bagi aktivis mahasiswa, jugabisa menjadikan alun-alun sebagai ajang diskusi dan meren-canakan aksi. Itulah alun-alun, di mana pun itu, termasuk di alun-alun Brebes. Belum lagi dengan keberadaan Masjid Agung, yangsemakin agung dengan kemegahannya. Tak membuat masyarakatlupa akan kewajiabannya sebagai hamba Allah.

    Sungguh sempurna, alun-alun yang berada di pusat kota,menjadi pusat rekreasi keluarga, yang dibangun dengananggaran miliaran rupiah. Masyarakat pun harus rela menung-gu hingga beberapa tahun, untuk menikmati indahnya alun-alun tersebut. Saat dibangun, banyak yang menanyakan kare-na hanya ditutupi seng hingga cukup lama. Setelah dibukadan dipoles, masyarakat jadi tersenyum, inilah alun-alun Bre-bes, yang bernilai miliaran rupiah. Rasa bangga itu mulaiterbenak dalam diri warga Brebes.

    Namun bagi mata yang jeli dan punya sikap kritis, di balikkesempurnaannya itu tetap saja ada kekurangannya. Entahdisengaja atau tidak, masih ada beberapa kekurangan, yangbagi sebagian orang itu sepele, tapi sangat berbahaya. Cobalihat, di tiang-tiang lampu taman yang indah, pemasangan kabeltidak sempurna, masih kelalaran. Padahal di setiap penjurualun-alun, menjadi tempat bermain anak-anak.

    Kemudian keberadaan air mancur, yang tak terawat denganbaik, menjadi tanah di sekitanya becek. Belum lagi denganhamparan lapangan yang kurang rata dan banyak berbatu. Satulobang besar, yang ditinggal begitu saja tanpa ada papanperingatan untuk anak-anak. Belum lagi saat hujan turun, jalanpaving yang saat dibangun begitu rata, kini sudah bergelombangdan becek. Entah yang membangun kurang hebat atau karenahujannya yang begitu deras, hingga saat hujan mesti becek.

    Jika saja kritik ini ditindaklanjuti, tentunya akan menjadikanalun-alun Brebes semakin indah, selain lokasinya yang stra-tegis di jalur Pantura, juga menjadi pusat kegiatan masyarakatdi Brebes. Menjadi lebih sempurna, kenapa tidak? (*)

    Sing NgurusTrayeman Sapa

    JANE sing bagian ngurusi PasarTrayeman sapa sih? Ajeg oradibener2na, aku pedagang utange wisakeh go tebok, wong ngarepe aku akehpedagang kaki limane, kotor maning,semrawud laka parkirane maning. Pimenkiye DPRe, apa sapa sing tanggungjawab, ya Allah prah nemen.

    081902492xxx

    Berantakan DibiarkanPASAR trayeman sepiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii...

    berantakan dibiarkan ora d bangun benmatiiiiiiiiiiii, sebagai pedagang nyongbisane mung gigit jariiiiiiiiiiii.... Bupatidan jajarane meneng bae kayak patungpociiiiiiiiii....

    0818430xxx

    Ora Bakalan DigubrisWIS lah sedulur para penjaga ra usah

    pada ngresula maring pihak sngberwenang nangani, soale bayar punkosi njlok perhatian sng pemerintahanra bakalan digubris pemerentahe lagipada sibuk ngurusi wetenge dwek.

    085742324xxx

    Buahe Pada BosokJARE pengin meraih adipura, Cepet

    Pasar Trayeman dibenerna, akupedagang buah bangkrut pada bosok!Tempate ora genah yen kumpul nangnjero kan mending!

    081542039xxx

    Kapan Tunjangan MetuPIMEN donge tunjangan perangkat

    desa ko ora metu2 jare kepengin pajegelunas loken iya Tegal ora dwe duwit.

    087877805xxx

    Alasane TidakMasuk Akal

    WAAAAH, manjinge polisi bbsnyngsarakna msyrkat t0k... jlas2 aq arinmpk mtor gwa srat2 lgkap... msh baeddandeg.. alasane sangat tidak masukakal... Polisi masa bli ngarti nulung

    Reaktualisasi NU untukKemaslahatan Umat

    kesehatan berdirinya balaipengobatan, rumah bersalin,rumah sakit di berbagai daerah,serta program-program ataukegiatan-kegiatan lain yangmemberikan ruang pengabdiankader potensial di berbagaibidang profesi dan disiplinkeilmuan.RAHMATAN LIL ALAMIN

    Konferensi Cabang NU Ka-bupaten Tegal yang akan ber-langsung pada tanggal 20 Ma-ret 20ll yang akan datang,merupakan perhelatan akbaruntuk memilih kepengurusanbaru masa khidmat 20ll-2016,menyusun program kerja limatahun mendatang dan kepu-tutsan-keputusan penting lain-nya. Forum tertinggi NU ditingkat kabupaten ini meru-pakan moment yang bernilaistrategis, karena disampingmemilih figur pemimpin sebagainakoda NU yang diharapkanmampu menghadapi berbagaipermasalahan dan tantanganuntuk lima tahun ke depan. Jugamemutuskan program-programyang cukup penting bagi wargaNU khususnya dan masyarakatserta Pemerintah KabupatenTegal pada umumnya.

    Melalui moment konferensiini Nahdlatul Ulama yang ber-makna Kebangkitan Ulamayaitu tempat berkumpulnyapara ulama, diharapkan dapatmenghasilkan berbagai haldalam upaya mengantisipasi,meminimalisir bahkan menga-tasi berbagai permasalahan,baik internal maupun eksternal.Kemudian dapat meningkatkanorganisasi NU menjadi sebuahsistem yang memberikan kontri-busi maksimal kepada masya-rakat Kabupaten Tegal yangheterogen dan Pemerintah Dae-rah dalam suasana yang kon-dusif, damai dan sejuk denganberlandaskan prinsip-prinsiptasamuh (toleransi), tawasuth(moderat), tawazun (keseim-bangan), itidal (berlaku adil)dan amar maruf wa nahi anilmunkar (mengajak kepada ke-baikan dan mencegah padakemunkaran) dalam bingkaiUkhuwwah Islamiyah (per-saudaraan sesama muslim),Ukhuwwah Insaniyah (per-saudaraan sesama manusia)dan Ukhuwwah Wathoniyah(persaudaraan sesama warganegara). Inilah prinisp-prinispdasar NU sebagai pengejewan-tahan nilai-nilai Islam rahmatanlil alamin. Selamat berkon-ferensi dan menghasilkan ke-putusan-keputusan yang bijakserta strategis bagi kepen-tingan umat, amien. (*)

    Penulis adalah WakilKetua LP Maarif Kabupaten

    Tegal dan Ketua LPMSTAIBN Tegal

    masyarakat, malah senege ngrongrongduite masyrakat...

    085741865xxx

    Jare Sekolah GratisASSALAM.... YTH Pak Bupati, jare

    sekolah gratis, ndegene esih baYar LKSlah, bayar ini lah itu lah, q bapanE ramampU aring g0n tkU lks mesTi bapnEq pusin9 mikiR duwit saking endi g0bayar lks. Aq pengin sekolahGrts...tis...tis...tis,! sekian mtUr nuWun.

    081902702xxx

    Aja MungPerkiraan Tok

    KANGGO Direktur PDAM Brebes,aku pan melu ngresula kyeh.. karopetugas pencatat meteran air. Bisanenang aku ora tau dicek meterane!Nulis pengguna-ane mung perkiraantok. Buktine, nang meteran karo singtertulis nang tagihan, kue ora pada.Selisihe esih akeh nang meterane.Yen kaya kue, konsumen krasa ke-beratan. Masalahe ngko yen di-cocokaken samestine, mesti ora klop.Selisihe luwih akeh konsumene. Yensaben wulan kaya kue, berarti akuutange karo PDAM saben wulanenambah terus oh.. Ngko konsumenekongkon mbayar sesuai jumlah me-teran sing pada. Yen carane kaya kue,konsumen mbyare berat oh, sih... duitsing ndi!??.. Ben aja ngnti terjadi singkaya kie, tulung oh.. ditertibkantanggung jwabe.. melas karo kon-sumen sing lagi pada ditekek gulune.matur nuwun.

    085642606xxx

    Aja Ning Desa-DesaASS, Radar q pan melu ngresula

    kanggo polisi lalu lintas, Pak Kepalatlg aja luruh tilangan ning desa2 melaskaro wong cilik sing olihe pas2an,, anago mangan be syukur dari pd go bayartilang nyampe 50rb kue byaran 3 dinaowh.. wis kya kue bar olih tilanganpada mangan ning warung bareng2kue be bayare nganggo duite rakyat, oapa ora melas Pak..

    085742853xxx

    GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

  • CMYK

    CMYK

    METROPOLISRADAR TEGAL

    3JUMAT, 11 MARET 2011

    PembatasanBBM SubsidiNgambang

    ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

    SEGAR Menikmati durian di trotoar Jalan Dr Setiabudi, Kota Tegal menjadi kenanganbagi pehobis durian meskipun pasokan semakin berkurang.

    Saat Kebun Durian Pindah ke Kota

    STOK MINIMHARGA SELANGIT

    MESKI musim durian telahlewat. Tapi sejumlah pedagangdurian di Jalan Dr Setiabudidengan setia menjajakan anekajenis durian kepada pengun-jung. Bahkan, di saat seperti iniharga durian justru mengalamikenaikan hingga dua kali lipat,karena terbatasnya pasokandurian dari sejumlah sentradurian.

    Dimas (42) salah seorang pe-ngunjung mengaku sengajadatang dari Brebes untuk men-dapatkan durian berkualitas diJalan Setiabudi. Di sini, berba-gai jenis durian seperti petruk,montong, lokal dan sebagainyadijual dengan harga miring.Bahkan, pengunjung bisa me-nyantap buah beraroma terse-but di sepanjang trotoar sem-bari melihat keramaian sekitar.

    Soal harga, jelasnya, semuasangat bergantung pada ukur-an serta jenis durian yang di-pilih. Tetapi, jika pandai mena-war maka bisa mendapatkandurian berkualitas dengan har-ga terjangkau. Apalagi seba-gian besar pedagang membe-rikan jaminan atas durian yangdipilih sehingga jika sampai dirumah ada yang busuk, makabisa ditukar kembali.

    Pemkot Kurang Peduli Pramuka

    Belum Ada Ketentuan KapanDimulai

    APRIL mendatang pemerintah berencanamulai memberlakukan kebijakan pembatasanBahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Namundengan berbagai pertimbangan akhirnyapemerintah memutuskan bahwa pembatasanpenggunaan BBM bersubsidi ditunda. Demikiandikatakan Sales Area Manager Terminal BBMPT Pertamina Tegal, Nurhadiya, Kamis (10/3).

    Menurutnya, sesuai rencana pemerintah diJabodetabek pembatasan penggunaan BBMbersubsidi dimulai April. Namun itu ditundasampai dengan batas waktu yang belum di-tentukan. Teknis pembatasan tersebut dianta-ranya, untuk kendaraan roda empat berplat hi-tam dilarang menggunakan BBM jenis premium,tetapi harus memakai pertamax. Kemudian untukangkutan kota pengisiannya dibatasi pengisian-nya. Untuk teknis lebih kelasnya diatur olehBBM Migas. Yang saya tahu apabila angkotmengisi nanti diberi stiker, jelasnya, saatditemui diruang kerjanya.

    Terkait stok BBM di Terminal BBM Tegal saatini sangat aman sekali. Yakni rata-rata 8 harikerja. Artinya 8 hari dikali omzet penjualan.Untuk penjualannya sendiri, premium rata-rata532 kilo liter (KL) perhari dan solar 458 KLperhari.

    ADI MULYADI/RATEG

    LAYANI KONSUMEN - Seorang karyawan SPBUPacific sedang melayani konsumen yangmembeli BBM bersubsidi.

    WalkotDimintaAjukanSurat Resmi

    UNTUK pelepasanaset milik PemerintahKota (Pemkot) Tegalseluas 14 hektar yangberada di KelurahanMargadana, walikotadiminta melayangkansurat resmi padaDPRD, untuk pele-pasan aset. BaruDPRD melalui alat ke-lengkapan, termasukfraksi-fraksi menyetu-jui atau menolak per-mintaan tersebut. Hal

    ini dikatakan Wakil Ketua Fraksi PAN PeduliRakyat, Abdullah Sungkar, Kamis (10/3) kemarin.

    Menurut Sungkar, surat permintaan pelepasanaset harus murni inisiatif waliota, bukan sekedarpersetujuan. Karena implikasi hukumnya sangatbesar, untuk kedepan. Sehingga untuk pelepas-an aset, DPRD juga jangan main-main. Apalagiaset yang akan dilepas cukup besar, yaknimencapai 14 hektar. Apalagi sesuai informasi

    LEGISLATIF Komisi III Minta Satpol PP Tegas

    KEBERADAAN dapur in-duksi pengolahan logam di Ja-lan Cempaka, Kelurahan Ke-jambon, Kecamatan Tegal Ti-mur terancam muspro. Sejak di-bangun sampai dengan seka-rang belum bisa dioperasikanlantaran ada penolakan dariwarga sekitar.

    Ketua Koperasi Industri danKerajinan Tegalindo, Fatchudinmengatakan, belum beropera-sinya dapur induksi itu karenamasih ada permasalahan. Yaknikeberadaannya diprotes wargaRT 06 dan RT 07 RW 5 Kelurah-an Kejambon. Sebab pada saatuji coba beberapa waktu lalu,dianggap menimbulkan suarabising, asap dan bau.

    ADI MULYADI/RATEG

    DAPUR TUNGKIT - Salah seorang pekerja sedang membuat maluntuk pengecoran logam, masih menggunakan pengolahandengan dapur tungkit.

    Dapur Induksi Terancam Muspro

    KINERJA Satuan Polisi PamongPraja (Satpol PP), dalam menekanaturan Peraturan Daerah (Perda)dipertanyakan Komisi III DPRD KotaTegal. Pasalnya, banyak pelanggaranPerda yang belum adatindakan dan terkesandibiarkan. Sehingga tu-gas pokok dan fungsi(Tupoksi) Satpol PPdipertanyakan, karenatak bisa maksimal.

    Kasie PenegakanPerda, Bambang Su-mitro, dihadapan Ko-misi III DPRD KotaTegal, Kamis (10/3) ke-marin, mengatakan, pi-haknya kurang bisabekerja maksimal, uta-manya dalam hal penegakan Perda ka-rena Satpol PP tak dilibatkan dalamproses penyusunan perijinan. BahkanBadan Pelayanan Perijinan Terpadu(BPPT) tak memberikan tembusanatau copy perijinan yang telah dike-luarkan, sehingga Satpol PP kesulitanuntuk melakukan pantauan. Kamisecara periodik melakukan penertib-

    an, utamanya terhadap reklame yangtak berijin dan ijinnya kadaluarsa.Tapi kami kesulitan untuk bertindakmaksimal, karena tak dilibatkan dalamproses perijinan dan tak pernah

    mendapat tembusan ijinyang telah diterbitkan,kata Bambang.

    Anggota Komisi IIIDPRD Kota Tegal, H Ha-di Sutjipto SH meng-ungkapkan, pihaknyaminta Satpol PP bisa be-kerja secara proposional,dengan menegakan atur-an Perda yang ada. Baikperijinan reklame, ba-ngunan maupun perijin-an lainnya. Karena ken-dalanya tak ada tembus-

    an dari BPPT, maka pihaknya mintaBPPT secara periodik, maksimal setiapbulan memberikan tembusan suratperijinan pada Satpol.

    Kami minta ada langkah tegas dariSatpol PP, untuk penegakan Perdayang ada. Jangan sampai Perda yangada mandul, karena tak ada

    FRAKSI PKS DPRD KotaTegal meminta Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal lebih memper-hatikan masalah kegiatan gerak-an pramuka di Kota Tegal. Pa-salnya, alokasi untuk kegiatangerakan pramuka saat ini masihterlalu minim. Hal ini disam-paikan anggota DPRD KotaTegal, Rofii Ali, Kamis (10/3)kemarin.

    Menurut Rofii, pihaknyajuga mempertanyakan menge-nai hubungannya gerakan pra-muka, dan makna Tegal Cerdas

    yang disampaikan WalikotaTegal. Pemkot dinilai kurangbertanggungjawab, terhadappelaksanaan Pesta Siaga Ting-kat Binwil Pekalongan yangakan diadakan tanggal 20 Maret2011 di Kabupaten Batang. Halini terlihat dari minimnya ban-tuan yang diberikan kepadapeserta pesta siaga.

    Sekolah yang menjadi pe-serta Pesta Siaga hanya dapatbantuan dari Kwarcab Kota Te-gal sebesar Rp 900 ribu. PadahalDOK.RATEG

    Sutari SHke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 1

    DOK.RATEG

    H Hadi Sutjipto SH

    DOK.RATEG

    Abdullah Sungkar

    ke hal 9 kol 5 ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 1

  • JUMAT11 MARET 2011

    PEMALANGRADAR TEGAL

    4

    UNTUK anda pecinta kulinerataupun anda pemula yangmempunyai keinginan menik-mati sensasi rasa dan kualitas,bahkan anda yang berencanamerayakan moment-momentspesial bersama keluarga, relasiataupun menjamu kolega, de-ngan tetap mengedepankan nilaiprestise yang tinggi, RestoranPringjajar adalah pilihan tepatuntuk merealisasikannya.Restoran yang berada di JlRaya Pemalang - PekalonganKM 15 Telp./fax 0285-577500 inimerupakan salah satu cabangdari Pringsewu Group, yangsenantiasa eksis membacapeluang pasar akan kebutuhanpelanggan yang semakin cer-das dalam mencermati, memilahserta memilih segala bentukkebutuhan yang mampu me-muaskan keperluannya, ter-masuk dalam hal makanan atau-pun kuliner.

    Dalam dunia hospitality, Res-toran Pringjajar tidak perludiragukan lagi. Restoran yangsudah 17 tahun lebih berkiprahdi dunia boga, dalam sistempelayanan selalu mengedepan-kan excellent service. Dari mulaitamu masuk pintu gerbangutama restoran hingga melan-jutkan perjalanan ataupunmelanjutkan aktivitas kembali,

    Restoran Pringjajar mem-perhatikan detail pelayananuntuk pelanggan dengan satukata yaitu kepuasan. Sesuaidengan moto kami win cus-tomer for live, kepuasan atau-pun kemenangan pelangganadalah menjadi kehidupanuntuk kami, tegas Chief Mar-keting Restoran Pringjajar SenoPrastio.

    Tak lupa pula RestoranPringjajar untuk menambahkepuasan, memberikan promokhusus bulan Maret 2011 beru-pa Gurameh & Kepiting Moci,yaitu dapatkan gratis Teh Pociseharga Rp 8.500 jika andamenikmati olahan gurameh

    Promo Bulan Maret 2011 Restoran PringjajarGurameh atau Kepiting Lemburi, Dapat Gratis Teh Poci Rp 8.500

    atupun kepiting lemburi kamidengan harga mulai dari Rp59.000, sangat terjangkau ten-tunya.

    Olahan gurameh kami diantaranya gurameh asam ma-nis, yaitu gurameh yang kamifillet atau potong-potong ke-mudian diolah secara khusus,ditaburi dengan saos rasa asamdan manis dihiasi dengan poto-ngan nanas, mentimun, jeruknipis dan cabe merah disajikandalam satu porsi besar yangmampu dinikmati hingga 3-4 or-ang, menjadikan menu ini men-jadi salah satu menu unggulanRestoran Pringjajar. Disampingmenu gurameh mayonaise danjuga gurameh 2 rasa (gabunganasam manis dan mayonaise),

    Untuk menu khas restoranPringjajar yaitu kepiting lemburiatau kepiting soka ataupun jugakepiting cangkang lunak. Ola-han menu kepiting lemburi yangdiambil langsung dari peternakkepiting sehingga untuk rasadan kualitasnya semakin pasti.

    Menikmati olahan menu ke-piting lemburi ini, anda tidakperlu repot untuk member-sihkan tulang - tulang kepi-tingnya. Anda bisa langsungmenikmati seluruh bagian darikepiting tersebut, karena diseluruh bagiannya sudah lu-

    nak, sehingga anda denganmudah untuk menyantapnya.Kami sajikan kepiting lemburidengan kremesan khas restoranpringjajar, pasti lebih nikmat.

    Apa yang kami suguhkan

    untuk anda, benar-benar men-jadi kepuasan untuk anda, baikdari pelayanan maupun penya-jian menu. Selamat menikmatipromo spesial kami di bulanmaret 2011. (adv/sri)

    Yamaha Agung BeriBantuan RompiTukang Ojeg

    SALAH satu kepeduliansosial Yamaaha Agung Motor(YAM) terhadap pelayanankepada masyarakat terutamapara tukang Ojek yang mangkaldi terminal belum lama ini,Yamah Agung Motor menye-rahkan puluhan buah Rompi kepada tukang ojeg dan didampingi Sat Lantas PolresPemalang.

    Secara simbolis Kasat Lantasdan pimpinan Yamaha AgungMotor Cabang Pemalang mem-berikan rompi dan mengenakan-nya kepada Ketua paguyubanTukang Ojeg Terminal. Di saatitu pula semua tukang ojeg yang hadir dalam acara tersebutlangsung mengenakan rompibantuan dari Yamaha AgungMotor. Mereka terlihat senangdan puas karena rompi tersebutuntuk digunakan dalam tugas-nya sehari-hari.

    Dalam kesempatan itu pula,Pimpinan Cabang Yamaha

    Agung Motor ACH. Mustolib disamping memberikan rompikepada tukang ojeg, juga me-nyempatkan diri berdialog de-ngaan tukang ojeg yang ada diTerminal Pemalang tentangkeluhan yang sering dihadapi-nya.

    Kepedulian sosial yangkami berikan merupakan pro-gram dan tanggung jawab so-sial perusahaan Corporate So-cial Responsibility (CSR). Jaditidak hanya mementingkanbisnis dan keuntungan semata,Mudah-mudahan rompi bisabermanfaat, terutama untukidentitas anggota resmi danmelindungi badan dari anginketika memakai sepeda motor,kata Musatholib.

    Sementara itu, Ketua pagu-yuban ojeg terminal PemalangImam (52) ketika menerimabantuan rompi tersebut menga-takan, dalam tugasnya sehari-hari para tukang ojeg yangresmi merasa keberatan denganulah tukang ojeg liar. Pasalnya,di samping mengurangi penum-pang para tukang ojeg yangresmi, juga membahayakankalau tujuannya tidak benar.

    Kami mengharapkan semuatukang ojeg yang merasa belumresmi mendaftar sebagai pagu-yuban tukang ojeg di pos ojegterminal ini. Alhamdullilah de-ngan adanya rompi yang dibe-rikan Yamaha Anugrah MotorCabang Pemalang akan membe-dakan mana yang resmi dantidak. Karena nantinya akanterlihat dengan seragam yangdipakai, tutur Imam.

    Kapolres Pemalang AKBPSofyan Nugroho melalui KasatLantas AKP Sumantri menyam-but baik pemberian rompi terse-but. Karena itu menunjukkanrasa kepedulian terhadap saranadan prasarana yang diberikandan digunakan tukang ojegpada saat membawa penum-pang.

    Kami berharap kerjasamayang demikian itu dapat lebihditingkatkan lagi di setiap kesem-patan. Perlengkapan dalambersepeda motor, khususnyapara tukang ojeg harus mema-tuhi peraturan, seperti helm,rompi identitas, dan perleng-kapan sepeda motor harussesuai setandar, tegas Sumantridi kantornya kemarin. (ddm)

    DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

    BANTUAN ROMPI - Ketua Paguyuban tukang ojeg di terminal secara simbolis memakai rompiyang diberikan Yamaha Agung Motor dan disaksikan petugas Satlantas Pemalang.

    Bagian dari Program CSR

    Pelatih dan Pembina8 Cabang POPDATetap Mundur

    PEMALANG Para pelatihdan pembina delapan cabangolahraga dalam Pekan OlahRaga Pelajar Daerah (POPDA)tetap menyatakan mundur kare-na tuntutan yang diajukan tidakterealisasi.

    Puluhan guru yang pembinadan sekaligus menjadi pelatiholahraga POPDA kembali mene-gaskan sikapnya saat DinasPendidikan Pemuda dan OlahRaga (Dindikpora) KabupatenPemalang mengundangnya,Kamis (10/3). Tentu saja mem-buat Kepala Dindikpora Drs.Sapardi, MSi merasa kecewa.

    Mereka diundang untuk me-nyelesaikan kemelut antaraguru olah raga dengan KepalaBidang Bimudora (PembinaanPemuda dan Olah Raga) JokoSutrisno, juga soal mundurnya8 cabang olah raga yang baka-lan maju di tingkat karsidenanSenin tanggal 14 Maret 2011mendatang di Kota Tegal.

    Dari jumlah 13 cabang olahraga yang bakalan tanding diajang POPDA tingkat Karsi-denan kini tinggal 5 cabangyang masih bertahan tidakmengundurkan diri. Dari 8cabang yang mundur di antara-nya pencak silat, karate, senam,bola basket, atletik, bulu tang-kis, catur, dan tennis meja.

    Kepala Dindikpora Kabu-paten Pemalang Drs. Sapardi MSi ketika dikonfirmasikan halini menyayangkan sikap pem-bina dan pelatih POPDA yangmengundurkan diri. Nantiyang ngurusi siapa, tapi nantiakan jalan terus. Itu kan sudahtermasuk program, ujarnya.

    Sementara perwakilan Pelatih

    dan Pembina POPDA Sukismanmengatakan, mundurnya 8 ca-bang yang bakalan maju tingatkaresidenan sudah komitmendari awal.

    Silahkan saja dinas membe-rangkatkan pelajar untuk mengi-kuti POPDA. Perlu diketahui,statemen di media massa ten-tang guru olah raga yang da-tang terlambat itu tidak benar.Justru yang datang terlambatitu Kabid Bimudora Joko Sut-risno, dan kalaupun ada masa-lah yang mengambil mikrofonpada waktu acara di SLB waktuitu, karena kondisinya sudahtidak besahabat, terangnyalebih lanjut.

    Pelatih dan pembina guruolah raga yang lain Isnudinmengatakan kepada Radar,selama ini para guru olah raga,khususnya pelatih dan pem-bina POPDA sering dibodohiKabid Bimudora.

    Contoh pada waktu itumengikuti POPDA di Semarangselama dua hari, tetapi laporanpertanggung jawaban lima ha-ri, tuturnya.

    Kami tetap berkomitmenmundur dari pelatih dan pem-bina POPDA, ujarnya. (ddm)

    DEDI MUHSONI/RADAR PEMALANG

    Drs. Sapardi, MSi

    KepalaDindikporaKecewa

    GUNTUR WAHYUDI/RADAR PEMALANG

    LUDES Tiga rumah di Dukuh Kemesu Desa Mendelem Belikludes terbakar.

    TigaRumahLudesTerbakarBELIK Kebakaran terjadi di Desa Mendelem Kecamatan Belik,

    Rabu (9/3) siang. Tiga rumah dan separuh dari dua rumah lainnyaterbakar akibat api tungku pawon milik warga RT 02 RW 07 DukuhKemesu.

    Tiga rumah tersebut masing masing milik Warso, Martoyo, Taan.Dua rumah lain yang terbakar separo milik Darkin dan Tugiman.Kerugian ditaksir mencapai Rp 123.700.000.

    Camat Belik Slamet Suwito SIP melalui Suhirman SIP MSi kepadaRadar, Rabu malam membenarkan adanya peristiwa kebakaran di RT02 RW 07 Dukuh Kemesu Desa Mendelem yang diakibatkan api daritungku pawon milik Warso.

    Awalnya keluarga Warso memasak. Lalu ditinggal mengambil airke sungai terdekat. Jarak dari rumah ke sungai hanya ratusan meter.Sekembali dari sungai, Warso sudah melihat api membumihanguskanseisi rumah, bahkan sudah merembet ke rumah warga lain, kisahnya.

    Dari kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 123.700.000.Dengan rincian rumah milik Warso Rp 35.500.000, MartoyoRp.33.200.000, Taan Rp 30 juta, Darkin Rp 17 Juta dan Tugiman Rp8 juta.

    Dikatakan, peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Mendelem,sudah dilaporkan ke Bupati Pemalang, Kesbangpollinmas KabupatenPemalang dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi KabupatenPemalang.

    Secara terpisah, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat(FKDM) Kabupaten Pemalang HM Noor, SIP MSi membenarkanperistiwa itu terjadi. Ia meminta agar pemerintah segera membantukorban bencana kebakaran yang terjadi di Dukuh Kemesu DesaMendelem Kecamatan Belik.

    Saya malah baru pulang dari lokasi kebakaran. Saya dapat laporandari FKDM Kecamatan Belik dan langsung kesana bersamasekretarisnya. Peristiwa itu terjadi akibat dari tungku milik Warso,sehingga merembet ke empat rumah lainnya. Pemerintah segeramembantu korban kebakaran di Desa Mendelem, ujarnya saat ditemuiRabu malam lalu. (gtr)

    AGUS PRATIKNO/RADAR PEMALANG

    RAKORBANGTANHUT - Bupati Pemalang H Junaedi SH MMsaat hadir di acara pembukaan Rakorbangtanhut tahun 2012di Aula BKD setempat

    Tantangan Bangtanhut Makin BeragamPEMALANG Pembangunan dalam bidang pertanian dan

    kehutanan yang telah dilakukan selama ini, memang telah banyakkeberhasilan. Namun, hendaknya tidak membuat lupa diri dan berhentimelakukan inovasi. Karena, tantangan pembangunan bidangpertanian dan kehutanan (bangtanhut) di masa depan makin beragam.

    Salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi adalah semakinmeningkatnya kebutuhan produk-produk pertanian seiringbertambahnya jumlah penduduk. Di satu sisi semakin berkurangnyalahan pertanian dan kehutanan, kata Bupati Pemalang H Juneadi SHMM dalam acara Rakor Pembangunan Pertanian dan Kehutanan(Rakorbangtanhut) tahun 2012, di Aula BKD setempat, Kamis (10/3)kemarin.

    Di samping itu, lanjut bupati, sebagai konsekwensi dari pasr bebasyang sedang dihadapi, hari kehari jumlah produk impor, baik buah,sayuran, maupun daging semakin bertambah.

    Kualitas produk impor rata-rata lebih bagus dibanding produk lokal.Apabila tidak diantipasi, kondisi ini akan menyebabkan kesejahteraanpetani menjadi menurun.

    Dengan mencermati berbagai kondisi tersebut, Bupati mengajakseluruh peserta musyawarah untuk mencari solusi terbaik. Sekaliguslangkah langkah terobosan yang kreatif dan inovatif sebagai pedomandalam pelaksanaan pembangunan bidang pertanian dan kehutanan.

    Sementara Kepala Dinas Pertanian dan kehutanan KabupatenPemalang Tri Setyawati SIP melalui Sekretaris dinas Ir Ruhadi dalamlaporannya menjelaskan, acara Rakorbangtanhut yang dilaksanakantersebut bertujuan, selain menyamakan persepsi dan menjarigaspirasi, juga sebagai forum koordinasi dan informasi dalammerencanakan dan melaksanakan kegiatan pertanian dan kehutanan.

    Acara Rakorbangtanhut dihadiri Ir Gatot Ajisoetopo MM dan DrsSantoso MM M.Si selaku narasumber, Ketua Komisi C DPRD KabupatenPemalang, Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan RakyatSekda, SKPD, Tim Penggerak PKK, Pengurus Organisasi Petani,Penyuluh Pertanian dan Kehutanan, Mantri Tani, Mantri Ternak, danpengurus Gapoktan, Asosiasi Petani serta kelompok tani se KabupatenPemalang. (apt)

    INSIDEN

    RAKOR

  • JUMAT11 MARET 2011

    TEGALMETROPOLISRADAR TEGAL

    5

    AGENDA HOTELHOTEL KARLITARabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

    HOTEL BAHARI INN Tegal- Jumat dan SabtuLive Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB- SabtuHappy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

    RIEZ PALACE HOTEL- Senin sampai Minggu

    Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama Oktober-November 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

    Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

    TELEPON PENTINGHotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399Hotel Karlita (0283) 358050Orange Karaoke (0283) 322022Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

    Saksi Pejabat Negara Batal Hadir

    KRIMINAL

    ABIDIN ABROR/RATEG

    TRAGEDI JONGOR - Terdakwa pembunuhan di kampungJongor, Rozikin, mengakui terus terang sebagai orang yangtelah menghabisi nyawa Bahrudin.

    TerdakwaRozikinAkuiMembunuhTEGAL - Sidang kasus perselingkuhan yang berujung maut, yang

    terjadi di kampung Jongor, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan TegalBarat, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Kamis (10/2).Sidang kali ini dengan agenda utama pemeriksaan terdakwa, dandalam persidangan, terdakwa Rozikin yang sehari-hari bekerjasebagai buruh angkut ikan, mengakui sebagai pembunuh Bahrudin.Korban dihabisi nyawanya menggunakan lonjoran linggis.

    Dalam sidang terdahulu terdakwa warga Kabupaten Demak, terusterang mengakui selama ini telah menjalin cinta dengan istri korban,Rochani. Dari hubungan gelapnya lahirlah seorang anak. Dari empatanak korban, satu diantaranya seperti diakui terdakwa maupunRochani, adalah anak hasil hubungan gelap.

    Sebelum korban dibunuh, malam itu istri korban sempat mengajakberhubungan intim dengan terdakwa. Permintaan memadu kasih itudisampaikan melalui SMS, dan terdakwa langsung menyetujuipermintaan Rochani.

    Hubungan intim pagi itu gagal dilaksanakan. Sebaliknya terdakwalebih menginginkan membunuh Bahrudin.Dengan mengendarai becak,terdakwa menuju gudang penyimpanan fillet milik pengusaha Anto.Sampai disana didapati korban tengah tidur, maka tanpa membuangwaktu terdakwa langsung mengambil linggis dan dihantamkan kekepala korban. Ini semua dilakukankarena ingin hidup serumah samaRochani. Tapi keinginan itu kataterdakwa selalu terhalang suami.Sebagai solusi dengan menghabisinyawa suaminya.

    Jaksa Penuntut Umum (JPU) HjNurul Hidayah SH, dalam kasus inimengancam terdakwa denganpasal 340 KUHP. (din)

    Imbas TerputusnyaJalur Tegal-Purwokerto

    HINGGA saat ini jalur ken-daraan Tegal-Purwokerto ter-putus lantaran amblasnya ruasjalan, tepatnya di sekitar wila-yah Siregol Tonjong Brebes.Sehingga kendaran dari arahTegal menuju Purwokerto dansebaliknya masih dialihkan.

    Akibatnya stok buah-buah-an seperti pisang di Pasar PagiKota Tegal menipis. Bahkan ti-dak sedikit pedagang yang ter-paksa menutup lapaknya danterpaksa nganggur lantaran ba-rang kosong. Selain itu, har-ganya pun naik 20 persen darisebelumnya.

    Seorang Pedagang Pisang diPasar Pagi, Nasir (41) menga-takan, hampir seluruh pisangyang dijual di Pasar Pagi paso-kannya dari Ajibarang Purwo-kerto. Sejak Jumat lalu jalurTegal-Purwokerto dialihkan,sehingga pasokan menjadi

    meningkat dua kali lipat. Karenajalur pengiriman dialihkan me-mutar melalui Pemalang, uraidia.

    Hal sama diungkapkan Wijah(50). Pisang-pisang yang adasaat ini dipasaran adalah sisapasokan sebelumnya. Semen-tara kiriman minggu ini belumada yang datang dari AjibarangPurwokerto.

    Sementara itu seorang pem-beli, Ratini (31) membenarkanadanya kenaikan harga pisang.Dia biasanya membelikan Pi-sang Hijau untuk makan buahhatinya yang berusia 6 bulansangat mudah. Namun seka-rang jenis pisang tersebut sulitdicari. Terpaksa dia harusmengganti dengan jenis Pi-sang Ambon. Biasanya caripisang hijau mudah. Kali inisangat sulit, kalaupun adamasih belum masak betul. Pi-sangnya masih keras-kerasdan harganya juga naik sekitarRp 2 ribuan persisirnya. Namunkarena kebutuhan berapapunharganya tetap saya beli,akunya. (adi)

    terhambat.Otomatis, lanjutnya, karena

    stok barang menipis, hargamelambung. Saat ini dia menjualPisang Mas Rp 9 ribu persisir,padahal sebelumnya hanya Rp7 ribu persisir. Pisang Ambonyang awalnya satu tandan Rp45 ribu sekarang Rp 90 ribudengan isi standar 6 hingga 7sisir. Pisang Susu yang biasa-nya Rp 10 ribu lantaran pasok-an menipis harganya menjadiRp 12 ribu.

    Anda bisa lihat sendiri ku-rang lebihnya sekitar 20 lapakdisini kosong. Para pedagang-nya terpaksa nganggur lantar-an stok habis dan pasokan takkunjung datang, katanya Ka-mis (10/3).

    Pedagang Pisang lainnya Ri-na (29) menuturkan, kelangkaanbarang sudah mulai terasa sejaksepekan ini. Biasanya dalamseminggu barang datang hing-ga dua kali. Namun sekarangseminggu sekali saja tidak mestiada barang datang. Naiknyaharga lantaran dalam pengi-riman ongkos transportasinya

    ADI MULYADI/RATEG

    TUTUP - Puluhan lapak pedagan pisang di Pasar Pagi tutup lantaran pasokan barang terkendalajalur yang dialihkan akibat bencana alam.

    Puluhan Pedagang Pisang Nganggur

    Dalam SidangBowo Neon

    SIDANG dugaan pemal-suan tanda tangan SekretarisDewan Pimpinan Cabang(DPC) PKB Kota Tegal, yangsedianya bakal menghadirkansaksi seorang pejabat negarabatal dilaksanakan, dan selan-jutnya digelar kembali Kamis

    (17/3). Tidak bisa hadirnyasaksi, menurut penasehat hu-kum Alexander Irawan SH,semata karena terbentur masa-lah protokeler. Selain karenaalasan pejabat bersangkutan,kebetulan sedang ada tugasdi luar Jawa. Karenanya diaminta pada majelis hakim agarpersidangan ditunda. Permin-taan penundaan sidang dika-bulkan Ketua Majelis Hakim

    Virsa SH, yang kemudiansidang ditutup. Sidang kamitunda , kata Majelis HakimVirza SH, Kamis (10/3).

    Persidangan mendatang pe-jabat bersangkutan dipastikanbakal hadir. Adapun kapasitasdari saksi pejabat negara dalamkasus ini, lanjut penasehat hu-kum, sebagai saksi meringankanatau adcharge.

    Pejabat negara dimaksud

    adalah dari Dewan PimpinanPusat (DPP) PKB. Sayangnyasaat ditanyakan, siapa pejabatyang bakal dihadirkan dalampersidangan nanti, dan pihak-nya menolak menjelaskan.Nanti saja. Toh nanti akantahu, kata Alexander IrawanSH, dengan didampingi rekan,Ary SH.

    Selain saksi meringankan dariDPP PKB. Sidang mendatang,

    dari informasi yang berhasildihimpun juga bakal mengha-dirkan saksi ahli dari Kemen-terian Dalam Negeri. SementaraTri Wibowo, atau akrab di-panggil Bowo Neon, dalam ke-sempatan ini tak banyak berko-mentar. Karena usai sidang iniyang bersangkutan langsungpulang, dengan didampingianggota DPRD Kota Tegal dariFPKB. (din)

    KOTA Tegal memiliki bera-gam Usaha Kecil dan Mene-ngah (UKM) mulai dari penge-coran logam, industri makanandan sebagainya. Tetapi, seba-gian besar pelaku usaha yangdidominasi kalangan rumahtangga mengaku tidak bisamengembangkan usaha secaramaksimal karena keterbatasanmodal.

    Yuliati (52), pemilik industritahu dan tempe mengatakan,ketersediaan modal akan mem-pengaruhi jumlah produksisehingga usaha bisa berkem-bang dan mampu bersaing de-ngan daerah lain. Seperti usahapembuatan tahu dan tempemiliknya, selama ini harus ber-saing dengan puluhan pelakuusaha sejenis baik dari dalammaupun luar kota.

    Jika pemilik usaha berskalabesar mampu membeli bahanbaku dalam jumlah besar, makatidak demikian halnya denganpelaku usaha berskala rumahan.Jika mampu berproduksi dalamjumlah besar. Maka cakupanpemasaran bisa merambah keluar kota sehingga perputaranusaha akan semakin meningkatseiring dengan bertambahnyajumlah pelanggan. Selain itu,semakin besar usaha, makaakan banyak tenaga kerja sekitaryang bisa diserap sehinggamampu mengurangi angka pe-

    ngangguran.Saat ini, dalam sehari dia ha-

    nya bisa mengisi sejumlah pe-dagang di pasar dan warungkarena terbatasnya produksiakibat minimnya modal. Kamisangat membutuhkan bantuanmodal usaha yang cepat dantanpa agunan atau programbergulir sehingga usaha kamitidak gulung tikar, jelasnya.

    Hal senada diungkapkanBambang Waluyo (49), pemilikusaha kerupuk ini juga mengakutidak bisa mengembangkanusaha karena minimnya modalkerja yang dimiliki. Saat ini, diahanya bisa memenuhi pesanandari sejumlah agen atau peda-gang dalam kota dalam jumlahterbatas. Pasalnya, agen ataupedagang umumnya meng-ambil dahulu dan membayarsetelah dagangan terjual. Inilahsalah satu kendala sehinggamodal harus tiga kali lipat untukdiambil pedagang, membelibahan baku kembali dan mem-bayar tenaga kerja. Suntikandana segar berupa pinjamanlunak atau bergulir diakuinyabisa menjadi angin segar se-hingga pengusaha kecil sepertidirinya bisa terus bertahan ditengah persaingan yang sema-kin ketat. Jika tidak pintarmemutar modal, maka usahaakan goyah dan bisa bangkrut,tandasnya. (gun)

    Pengusaha KecilHarapkan Modal Usaha

    ROCHMAN GUNAWAN / RATEG

    BERTAHAN Meski kerap didera kekurangan modal, sejumlahpengusaha kecil tetap bertahan dengan mengandalkan modalseadanya.

    UNTUK memastikan luaslahan milik Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal yang akan di-manfaatkan untuk bangunanKampus Terpadu PoliteknikKeselamatan Transportasi Da-rat. DPRD Kota Tegal bersamaPemerintah Kota (Pemkot) danBadan Pertanahan Nasional(BPN) Kota Tegal, serta KepalaBPPTD Tegal, Zul Maffud,Kamis (10/3) kemarin, melaku-kan pengecekan lokasi di wila-yah Kelurahan Margadana.

    Walikota Tegal, H Ikmal JayaSE Ak, disela-sela tinjauanmengatakan, luas lahan yangdimiliki Pemkot di wilayahKelurahan Margadana men-capai 14 hektar lebih, sedang-kan yang akan digunakan olehKementerian Perhubungan Da-rat untuk pembangunan Kam-pus Terpadu Politeknik Kese-lamatan Transportasi Darat

    sekitar 13,9 hektar. Hasil penge-cekan lapangan, tidak ada lahanmilik penduduk atau sertifikathak milik perorangan. Sehinggalokasi untuk pembangunanKampus Terpadu semuanyamurni milik Pemkot Tegal, takada sedikitpun milik perorang-an.

    Kepala Badan Pelatihan danPendidikan Transportasi Darat(BPPTD) Tegal, Zul Maffud,mengungkapkan, semua danaanggaran, baik untuk pembe-basan lahan, pembangunanakses jembatan dari jalan masukke terminal Kota Tegal, sertapembangunan Kampus Terpa-du Politeknik ditanggung Ke-menterian Perhubungan Darat.Pemkot hanya memberikanlahan saja, secara hibah untukpembangunan kampus.Sementara itu, Ketua DPRDKota Tegal, H Eddy Suripno SH,

    menyatakan, tinjauan lapanganyang dilakukan DPRD denganPemkot Tegal adalah mengeceklangsung lahan yang akandihibahkan ke KementerianPerhubungan. Segala macampermasalahan, seperti peng-ukuran luas lahan yang diguna-kan atau masalah pembebasanlahan harus dilakukan secaramendalam. (hun)

    DPRD-Pemkot Cek LokasiPendirian Kampus Terpadu

  • JUMAT11 MARET 2011

    SLAWIMETROPOLISRADAR TEGAL

    6SARANA

    PARLEMEN

    Eksploitasi Liar Bukit Tuwel Ancam Pemukiman

    M GHONI/RADAR SLAWI

    RAWAN LONGSOR - Salah satu perbukitan di Desa Tuwel Kecamatan Bojong yang dieksploitasi secara liar, kondisinya rawan longsor dan mengancam puluhanrumah warga yang berada dibawahnya.

    BOJONG - Eksploitasi liaroleh pengusaha galian C, dapatberimbas dengan munculnyaancaman bahaya longsor terha-dap pemukiman warga yangada di sekitarnya. Termasukyang terjadi pada salah satubukit di Desa Tuwel Bojong.

    Kondisi itu membuat wargayang tinggal dibawah per-bukitan merasa takut akanancaman bencana tanah long-sor, yang setiap saat bisaterjadi. Tentu saja, kembaliwarga yang akan menjadi kor-ban bencana itu.

    Dibawah bukit yang ter-ekploitasi liar di Desa Tuwel,material yang diambil dijadikan

    kondisi tersebut.Saat ini, dikatakan Muklis,

    kondisi di wilayah tersebutmasih aman meski wilayah per-bukitan terus dikepras. Namundengan tingginya curah hujandan wilayah tangkapan hujan(castment area) telihat gundul,setiap saat bisa saja terjadilongsoran. Jika benar, puluhanrumah dan puluhan hektar sa-wah warga akan tertimbun tanahakibat longsoran itu.

    Menurut dia, mumpung saatini belum terjadi, instansi terkaitdi Pemkab Tegal harus me-ngambil sikap. Dengan harap-an, apa yang dikhawatirkanbisa dintisipasi dan jika terjadi

    sebagai bahan baku pembuatanbatako maupun lainnya. Padalokasi itu, terdapat puluhanrumah warga dan area pertanianyang subur.

    Dampak yang muncul saatini, warga merasa resah. Apalagibelakangan ini curah hujancukup tinggi. Sehingga, wila-yah perbukitan itu sewaktu-waktu bisa saja longsor danmenimbun pemukiman warga.

    Kami tidak mampu berbuatbanyak. Harusnya instansiterkait menegur legalitas usahapara pengeksploitasi, kataMuklis (39), salah seorangtokoh masyarakat Desa Tuwelyang merasa prihatin melihat

    bencana tidak sampai menelankorban jiwa.

    Jika dibiarkan, kami khawatirpara pengusaha galian C itulebih ganas dalam mengeksploi-tasi bukit. Pemkab jangan per-nah menyesal setelah musibahterjadi, bahkan mungkin sjasampai menelan korban jiwa,jelas Muklis.LEMAH

    Tidak hanya eksploitasi per-bukitan, terjadi juga ekploitasisungai Gung dan sungai lain diKabupaten Tegal. Dengan me-lihat tindakan eksploitasi bukitdi Desa Tuwel serta banyaknyaeksplotasi sejumlah lahan dae-rah aliran sungai (DAS) mau-

    pun perbukitan, menurut tokohmasyarakat lainnya, Imamudin(43), merupakan bukti kelemah-an kinerja instansi yang ber-wenang. Harusnya, kata dia,ada kontrol atau pengawasanterhadap sejumlah kegiatanyang bisa berakibat bencanadan merugikan masyarakatbanyak.

    Setidaknya ada petugasyang mempertanyakan peri-jinan, tutur Imamudin.

    Namun selama ini, tidak adasatu pun petugas yang ber-sikap seperti harapan masya-rakat. Sehingga membuateksploitasi lahan semakin tidakterkontrol. (mohammad ghoni)

    M GHONI/RADAR SLAWI

    CINDERA MATA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, FirdausAssaerozi SE (tengah) saat bertukar cinderamata dengankoordinator DPRD Kabupaten Subang, H Achmad Rizal AM(kanan), di ruang Banggar DPRD Kabupaten Tegal, Kamis(10/3).

    DPRDSubangBelajardiSlawiSLAWI - Rombongan 30 anggota Komisi A dan B DPRD Kabupaten

    Subang Jawa Barat, menggelar kunjungan kerja (Kunker) ke DPRDKabupaten Tegal. Kunker dilaksanakan Kamis (10/3) kemarin.

    Rombongan yang dikoordinatori oleh H Achmad Rizal AM, diterimaoleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal A Firdaus Assyaerozi SE.Kunjungan tersebut bertujuan untuk menimba ilmu dan bertukarpengetahuan terkait hukum dan peternakan yang ada di KabupatenTegal.

    Ini kunjungan yang kedua kalinya dari DPRD Kabupaten Subang keSlawi, kata H Achmad Rizal AM, saat memberikan sambutan selayangpandangnya seputar Kabupaten Subang Jabar di ruang BanggarDPRD Kabupaten Tegal.

    Seputar permasalahan hukum, pihaknya ingin mengetahuibagaimana penataan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yangada di Pemkab Tegal. Sesuai informasi yang dia dapat, SKPD diPemkab Subang lebih gemuk dibanding Pemkab Tegal. Untuk itu, diri-nya ingin belajar banyak, karena dalam waktu dekat berencana bakalmerampingkan SK PD yang ada di Pemkab Subang Jabar.

    Menurut dia, selain permasalahan hukum terkait SOTK, fokus lainyang ingin ditimba yaitu seputar peternakan. Di daerahnya, perlubelajar bagaimana teknis membudidaya ikan (Restoking) air tawar diwaduk atau embung air yang ada. Apalagi di Subang sudah mulaidilirik investor dan hal itu membutuhkan ilmu pembudidyaan gunamemenuhi kebutuhan ikan. Sehingga investor yang datang merasaterpuaskan.

    Namun kami belum berpikir seputar pemberdayaan lapangan kerja,agar mampu menyerap tenaga kerja lokal. Ini yang perlu kami belajar,ujar Akhmad Rizal.

    Disisi lain, A Firdaus Assyaerozi yang didampingi Kabag HukumPemkab Tegal Salu Panggalo dan Bidang Kelautan dan PerikananDKPP Pemkab Tegal, menjelaskan seputar pembudidayaan ikan diWaduk Cacaban. Termasuk juga permasalahan terkait Restoking yangdilakukan di Kabupaten Tegal.

    Baik terkait peternakan, perikanan, maupun hukum, kami mintainstansi terkait yang mendampingi kami untuk bisa memberikanpenjelasan kepada tamu dari DPRD Kabupaten Subang, pinta Firdaus,yang juga didampingi sejumlah anggota DPRD setempat.

    Perjalanan pembahasan sendiri berlangsung familiar dan keduapihak saling berbagi pengetahuan.

    Sebelum melakukan pembahasan seputar hukum dan peternakan,lembaga legislativ kedua daerah tersebut juga berkesempatan salingbertukar cinderamata. (gon)

    Final Bola PopdaTercorengOfficial NyarisBaku Hantam

    SLAWI - Memalukan! Itulahpemandangan yang terjadipada partai final cabang olahraga (cabor) sepak bola SDPopda tingkat Kabupaten Te-gal, yang digelar di lapangan K-udaile, Kamis (10/3) kemarin.

    Pada partai final yang seyog-yanya mempertemukan dua timdari Kecamatan Bojong danBumijawa tersebut, terpaksatidak jadi digelar. Hal ini me-nyusul insiden memalukanyang dilakukan official yangnota bene adalah guru, diha-dapan siswa didiknya. Insidenadu mulut yang nyaris ber-buntut perkelahian itupunmemaksa panitia penyelengaradan panitia induk mengundangkedua tim untuk duduk satumeja di salah satu ruang GedungPramuka dibawah kawalan pe-tugas Polsek Slawi.

    Insiden bermula ketika offi-cial tim sepak bola KecamatanBumijawa, Tatang, melontarkantuduhan kepada official timsepak bola Kecamatan Bojong.Tuduhan itu berisikan bahwatim lawan sengaja memasukkansalah satu pemain yang sudahduduk dibangku SMP.

    Mendengar ocehan tak ber-dasar tersebut, memicu officialtim sepak bola Bojong, Awang,naik pitam. Dia mendatangi of-ficial tim Kecamatan Bumijawadan langsung menanduk ba-gian mukanya dengan kepala.Beruntung, panitia pelaksanacabor sepak bola Popda, Ah-mad Daroji, secara sigap melerai

    insiden tersebut. Sehingga adufisik antar kedua official yangnota bene keduanya adalahguru itu, tidak berlangsungdihadapan anak didiknya.

    Dikawal petugas Polsek Sla-wi, kedua belah pihak yangbertikai itupun digiring menujuruangan. Dalam pertemuantersebut, Kasi Pemuda danOlahraga Dinas Dikpora, Su-beno SIP, turut menjadi pene-ngah perselisihan tersebut yangduduk satu meja dengan panitiapenyelenggara berikut anggotaPolsek Slawi.

    Seyogyanya perselisihan inibisa segera diakhiri hari ini.Kami meminta Popda yangmerupakan ajang mencapaitingkatan prestasi, semestinyadiraih tanpa melupakan mora-litas dan persatuan antar pela-jar. Lupakan insiden itu, kasihan

    anak-anak bila hal ini terusdiperpanjang, cetusnya.

    Sementara itu panitia pe-nyelenggara yang juga pena-sehat bidang kompetisi danpertandingan Pengcab PSSIKabupaten Tegal, Ahmad Da-roji, menegaskan bahwa tuduh-an tim official Bumijawa yangmenganggap tim lawan meng-gunakan pemain siswa SMP i-tu tidak cukup bukti.

    Kami telah menyiapkan se-cara detail administrasi semuatim yang akan bertanding,termasuk memberikan ID Cardkepada semua pemain. Daftardan identitas pemain kedua timjuga dipegang oleh masing-masing official tim, ujarnya.

    Subeno sendiri secara takhenti-hentinya berharap ke-jadian ini bisa segera dire-dakan. (her)

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    DIDAMAIKAN - Kasi Pemuda dan Olahraga Dinas Dikpora SubenoSIP duduk satu meja dengan pantia pertandingan dihadapankedua official tim sepakbola paska keributan, kemarin.

    Rahmatan lilAlamin HarusDiperjuangkanHalaqoh Ulama Perdana Digelar

    TALANG - Pandangan barat yang menilai Islam masukke negara-negara dengan pedang, seyogyanya perludiluruskan karena tidak sesuai dengan kenyataan yangada. Padahal, Islam dibawa oleh nabi Muhammad SAWdengan Rahmatan lil Alamin dan rasa kasih serta sayang.

    Hal itu terkuak dalam Halaqoh Ulama yang digelarMajelis Taklim Sholawat Desa Kebasen, sebagai rangkaianperingatan Maulud Nabi Muhammad SAW tingkatKabupaten Tegal yang dipusatkan di wilayah tersebut,Rabu (9/3) malam kemarin.

    Ketua majelis taklim Sholawat, Ustad Muhammad Kar-no, menyatakan, perhelatan Halaqoh Ulama tahun ini meru-pakan kegiatan perdana dari rutinitas peringatan MauludNabi Muhammad SAW tingkat Kabupaten Tegal. Dalamkegiatan Halaqoh Ulama kali ini diikuti 200 ulama se-Kabupaten Tegal dengan format dialog ke-Islam-an. DariHalaqoh Ulama ini, kita berharap bisa menciptakan Islamsebagai Rahmatan lil Alamin sesuai dengan tema yangkita usung, ujarnya.

    Dia juga menyatakan, pada kegiatan perdana selama per-helatan Maulud Nabi tingkat Kabupaten Tegal digelar tiaptahunnya itu, kali ini pihaknya sengaja mendatangkan narasumber langsung dari pengasuh Tarim dari negeri YamanAl Habib Zaid bin Yahya, yang dimoderatori Al HabibAhmad Al Habzy sebagai penerjemah.

    Dia juga mengakui, semua program rangkaian peringatanMaulud Nabi Muhammad SAW tahun ini berasal dariamanat langsung pengasuh majelis taklim SholawatMaulana Al Habib Muhammad Lutfi bin ALi bin Yahya.

    Al Habib Zaid bin Yahya juga mengajak para ulamabahwa Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin harus diper-juangkan dan ulama harus benar-benar tahu bahwa agamayang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah agama kasihsayang dan harus terus didakwahkan. Tak ada raja danpresiden manapun yang bisa melebihi derajat Rasulluloh.Beliau mampu meninggalkan warisan terbesar, yakni rasakasih dan sayang. Rahmatan adalah hati yang lemahlembut. Orang yang punya perasaan lemah lembut adalahdia yang punya sifat sabar, begitu pula sebaliknya,ujarnya.

    Terpisah, ketua umum panitia peringatan Maulud NabiMuhammad SAW tingkat Kabupaten Tegal yang jugaketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH, dalam sambutansingkatnya sebelum Halaqoh Ulama digelar menyatakan,diharapkan acara ini bisa memberi manfaat bagi umat danbisa dijadikan rekomendasi dalam menjalani hidup. (her)

    AnggotaDewanMinimReferensiSEJUMLAH Anggota DPRD Ka-

    bupaten Tegal mengeluhkan tidakadanya sarana perpustakaan disetiap ruang komisi. Akibatnya,sejumlah Peraturan Daerah (Perda)yang telah dihasilkan lembaga tersebutselama ini, kurang terinfentarisirdengan baik. Padahal, Perda danaturan-aturan lainnya sangat dibutuh-kan setiap anggota DPRD sebagaibahan referensi untuk menunjangkinerja mereka.

    Wakil Ketua komisi 1 DPRD Kabu-paten Tegal, Helmi Amrulloh, me-mandang kebutuhan akan saranaperpustakaan di setiap komisi, sudahsangat mendesak. Menurutnya,selama ini setiap anggota DPRD

    seringkali kesulitan mendapatkan bahan referensi dan data-data yangdibutuhkan. Apalagi jika mengingat komposisi jumlah anggota DPRDyang hampir 70 persen diisi oleh wajah-wajah baru.

    Kami sangat membutuhkan keberadaan perpustakaan di setiapkomisi. Perpustakaan ini terutama untuk menghimpun Perda-perda,sesuai dengan bidang komisi masing-masing, ujarnya.

    Ditambahkan Helmi, dia merasa perlu menyoroti keberadaanperpustakaan di setiap komisi tersebut. Helmi berharap, keberadaanperpustakaan tersebut dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin olehsetiap anggota DPRD.

    Selama ini kita (anggota DPRD, red) bekerja bukan karena inisiatif,tapi karena turunan saja dari anggota sebelumnya. Padahal dalammenyikapi sesuatu, kita ingin minimal memberikan solusi dan tidakasal ngomong saja, ungkap Helmi.

    Menurutnya, bahan referensi yang didalamnya juga mencakuphimpunan Perda, menjadi sumber yang sangat dibutuhkan setiapanggota DPRD dalam menjalankan tugas pokok dan funsinya.Keberadaan perpustakaan di setiap komisi sangat dibutuhkan.Helmi berharap, kelengkapan sarana tersebut dapat diadakansecepatnya. (gon)

    DOK.RADAR SLAWI

    Helmi Amrulloh

  • KABUPATENTEGAL JUMAT11 MARET 2011

    RADAR TEGAL

    7LINTAS Harga Raskin Dipermainkan

    HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

    MEMBANGGAKAN - Punggawa renang gemblengan Dewa Ruciyang telah mengharumkan prestasi olahraga daerah,kemarin.

    DewaRuciDongkrakSepinyaPrestasiSLAWI - Ditengah mlempemnya prestasi olahraga Kabupaten Tegal

    belakangan ini, seakan melecut atlet renang yang terhimpun dalamPerkumpulan Renang Dewa Ruci Slawi untuk berbuat sesuatu. Kaliini, sebanyak 17 perenang binaanya dari tiga kota yakni Tegal, Brebes,dan Slawi yang turun mewakili sekolahnya masing-masing, mampumencetak prestasi gemilang pada pentas Pekan Olahraga Daerah(Popda) tingkat SD/MI dan SMP/MTS di kotanya masing-masing.

    Ketua Perkumpulan Renang Dewa Ruci Rustam Efendi melaluiwakilnya Ahmad Jaelani, menyatakan, pada perhelatan Popda KotaTegal yang digelar di kolam renang water park Tegal, perenangbinaanya M Guntur Andika yang membela SMPN 17 berhasil menyabet2 emas dan 2 perak.

    Sedangkan perenang Ersa Ryan Pramadya yang baru bergabungdalam klub selama sebulan dan kali ini membela SMPN 5 Kota Tegal,berhasil menyunting 1 medali perunggu. Perenang lainnya Fajar AmirulIsnaini yang membela SDN Randugunting 4 yang juga merupakanperenang pemula, berhasil menyunting 4 emas dari 4 nomor yangdiikuti, sekaligus keluar sebagai juara umum pertama cabor renangPopda SD Kota Tegal tahun ini, terangnya Kamis (10/3) kemarin.

    Dia menambahkan, di Kabupaten Brebes perhelatan Popda caborrenang yang dihelat di komplek stadion Karang Birahi, perenang DewaRuci seperti Estu Fitria Sukmawati yang membela SMPN 2 mampumemborong 3 emas dan 1 perak sekaligus keluar sebagai juara umumpertama. Nah di Kabupaten Tegal sendiri yang menjadi base campkami, perenang Dewa Ruci A Fabian Chrismansyah pemegang 3medali perunggu Krapda Jateng dan Jabar, tanpa saingan berartimampu menyapu bersih 6 medali emas yang tersedia sekaligus keluarsebagai juara umum pertama mewakili SMPN 1 Adiwerna, tegasnya.Sementara adiknya yang turun pada ajang Popda tingkat SD/MI yakniA Faisshal Firmansyah yang juga perenang terbaik Kejuaraan RenangAntar Sekolah (KRAS) Jateng-DIY, dan peraih perunggu pada ajangKRAP se-Indonesia, mampu menyapu 4 keping perak sekaligus keluarsebagai juara umum ke dua mewakili SD Kudaile 5 Slawi.

    Pada bagian putri, perenang Azzahra Hazna Naila menunjukkankelasnya sebagai perenang terbaik Kabupaten Tegal saat ini. Diahampir tidak tersaingi oleh perenang lainnya. Dia yang membela panjiSD Slawi Kulon 3 tersebut, mampu menyabet 6 keping emas darienam nomor yang diperlombalkan dan keluar sebagai juara umumpertama, tegasnya.

    Sementara rekannya Sofie Astri Cicilia, keluar sebagai juara umumII dengan raihan 4 medali perunggu. Semua juara umum diatas akanmewakili kotanya masing-masing pada ajang Popda tingkat JawaTengah yang akan digulirkan April 2011 mendatang di Semarang. Dansebagain dari mereka akan mengikuti KRAP se-Inbdonesia diWonosobo 12 Maret 2011 mendatang.

    Dia berharap, dari prestasi yang membanggakan ini akan mendapatperhatian dan pembinaan dari semua pihak yang berkompeten baikitu PRSI, Koni, Dindikpora, maupun Pemkab. (her)

    BOJONG - Oknum KadesKalijambu Kecamatan Bojong,diduga telah mempermainkanharga tebus Raskin. Dari hargayang ditentukan sebesar Rp1.600 per Kg menjadi Rp 2.000per Kg.

    Selain mark up harga yangmenyalahi aturan, oknum kadesjuga diduga melakukan pu-ngutan liar kepada RumahTangga Sasaran (RTS) pene-riman Raskin. Yakni denganmeminta uang swadaya sebesarRp 5.000.

    Atas kondisi itu, Kades di-duga telah meraup keuntungansebesar puluhan juta rupiah.Hingga saat ini, pertanggung-jawaban terkait persoalan itumasih belum jelas.

    Sesuai informasi yang di-himpun Radar menyebutkan,

    Kades Abdul Hamid SAg,telah memerintahkan kepadaKetua RT dan petugas pe-nyalur Raskin Desa Kalijambu.Yakni agar menerapkan aturankepada setiap RTS penerimaRaskin. Dimana mereka harusmenebus sebesar Rp 40 ribuuntuk setiap kantong berisi 15Kg. Padahal nilai tebus yangsebenarnya yaitu Rp 24 ribusetiap 15 Kg.

    Hal itu dibenarkan oleh Ke-tua RT 1 RW 3, Cakrad, sebagaipenyalur Raskin. Uang te-busan Raskin yang kami se-torkan sesuai harga tebus keKades atau bendahara Raskindesa. Termasuk uang Rp 10 ribudari dua RTS sebagai bantuanswadaya, ucap Cakrad.

    Uang swadaya sendiri, me-nurut Cakrad, karena setiap

    kantong dibagi untuk dua RTS.Dimana setiap RTS diharuskanmenyetorkan uang sebasar Rp5.000 sebagai dana swadayapenebus raskin itu. Kami tidaktahu, uang bantuan untuk apadan sekarang dimana, kataCakrad.

    Disisi lain, Ketua BPD KaliJambu, Zumroh Anisah mem-benarkan adanya kenaikanharga tebus Raskin tersebut.Hal itu terjadi berdasarkankesepahaman. Karena danaswadaya itu, nantinya diper-gunakan untuk administrasidan keperluan lain terkait pe-ngelolaan penyaluran Raskin.Untuk uang swadaya, barusebatas pembahasan lisan.Dirinya mengaku tidak me-ngetahui secara pasti jika ter-nyata Kades dan perangkatnya

    sudah melaksanakan kese-pahaman itu. Padahal sepe-ngetahuannya, kondisi itusudah berjalan setahun lebih.Setiap kami ajak musyawarah,Kades terkesan menghindar.Jadi kami tidak mengetahuipasti berapa dan bagaimanauang sumbangan itu, ujarZumroh.

    Kades Abdul Hamid SAgsendiri belum bisa ditemui dandikonfirmasi seputar dugaanmark up uang tebus Raskin danuang swadaya yang tidak jelasarahnya. Dari informasi yangdidapat, saat Radar berada diDesa Kalijambu, Kades tengahkeluar ke desa tetangga. Ponselajudan Kades yang kononselalu mendampingi juga matisaat coba dihubungi.

    Sementara Camat Bojong Drs

    H Ahmad Zamzami MSi, mem-benarkan jika belum lama me-manggil Kades dan semua RTpenyalur Raskin. Mereka mem-benarkan jika sesuai kese-pakatan, ada berita acara ke-naikan harga tebus dari Rp1.600/Kg menjadi Rp 2.000/Kg,karena untuk keperluan biayadan lain-lain.

    Namun terkait dengan uangswadaya yang dibebankankepada para RTS penebus Ras-kin, dirinya mendapat pen-jelasan sebagian sudah di-manfaatkan untuk swadaya dansisanya masih ada.

    Rencananya, sesuai pen-jelasan Kades Abdul Hamid,akan digunakan untuk swa-daya. Sisanya yang lain, masihdisimpan Kades, jelas Zam-zami. (gon)

    SEKITAR Dua ribu pe-serta turut meramaikan pawaitaaruf gebyar maulid, Kamis(10/3) kemarin. Pawai taarufyang digelar Majelis TaklimSholawat Desa Kebasen,sebagai rangkaian peringatanMaulud Nabi MuhammadSAW tingkat KabupatenTegal.

    Pawai yang digelar Kamis(10/3) kemarin, dimulai daridepan Masjid Agung Slawi,menelusuri jalan utama Sla-wi-Tegal dengan mengu-nakan kendaraan. Selan-jutnya pawai tersebut di-jemput oleh para pesertapawai jalan kaki dengan me-nampilkan drumband, ca-lung, dan sebagainya diJembatan Merah Talang.

    Pawai yang dibuka olehketua DPRD Kabupaten Te-gal, Rojikijn AH SH, ber-langsung meriah. Pesertaberasal dari berbagai ele-men. Mulai dari komunitaspit tua Slawi, komunitasskuter Slawi, empat ratusandari berbagai lembaga pen-didikan, partispasi dari TNIdan Polri, serta ratusan dariberbagai organisasi danjamiyah yang ada di Ka-bupaten Tegal.

    Masyarakat KabupatenTegal pun tumpah ruah disepanjang Jl Ahmad YaniSlawi sampai ke Talang. Me-reka penasaran dengan ber-bagai penampilan yang di-sajikan peserta dalam rangkamemperingati Maulid NabiMuhammad SAW 1432 H.Akibatnya, jalan utama Sla-wi-Tegal, untuk sementaradialihkan ke Jalan Dua.

    Menurut Koordinator Pa-wai Taaruf Panitia PeringatanMaulid Nabi MuhammadSAW, Aziz Mudasir, pawaiyang diawali dari MasjidAgung Slawi itu merupakanpawai yang pertama kalidilakukan. Karena pada ta-hun kemarin, hanya dila-kukan mengelilingi Keca-matan Talang saja. Ternyataantusias masyarakat ter-hadap peringatan maulidnabi ini cukup tinggi.

    Semua peserta yang me-ngikuti pawai ini adalah par-tispiasi dalam rangka me-ramaikan peringatan maulidNabi Muhammad SAW,katanya.

    Sementara Ketua UmumPanitia Peringatan Muaulid,Rojikin AH SH, mengatakan,pawai ini merupakan rang-

    kaian peringatan maulid.Sebelumnya digelar pulakegiatan bazaar, halaqohulama, dan yang terahir nantipengajian akbar yang di-dakan Jumat (11/3) malam.Pengajian akan diisi pem-bicara Ketua TanfidiyahPBNU, Said Aqil Siroj, Mau-lana Al Habib MuhammadLutfi bin ALi bin Yahya, danKH Subhan Mamun.

    Pawai ini merupakan rang-kaian kegiatan. Mudah-mu-dahan pawai ini akan di-lakukan setiap tahun. Karenaini ternyata betul-betul pe-ringatan yang sangat luarbiasa, ungkapnya.

    Dengan pawai ini, lanjutRojikin, mudah-mudahandapat menjadi pemersatuumat. Khususnya masya-rakat Kabupaten Tegal. Halitu sesuai dengan tema pe-ringatan maulid Kita per-kokoh Ukhuwah Islamiyahdan Wathoniyah sebagaibenteng untuk tegaknyaNKRI, menjadi terwujud.

    Semoga pawai ini akanmenjadi pemersatu bagi ko-kohnya kedaulatan republikIndoensaia. Khususnya ma-syarakat Kabupaten Tegal,pungkasnya. (fat)

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    PAWAI Ketua DPRD Kabupaten Tegal didampingi Sekda Kabupaten Tegal dan panitiaperingatan Maulud Nabi Muhammad SAW, saat membuka pawai taaruf gebyar maulid,didepan Masjid Agung Slawi, Kamis (10/3).

    Ribuan Peserta RamaikanPawai Taaruf MaulidInventarisir Pengusaha Angkutan

    SLAWI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organsiasi Angkutan Darat(Organda) Kabupaten Tegal, melakukan inventarisasi pengusahaangkutan. Hal ini dilakukan menyusul bakal diterapkannya kebijakanpemerintah pusat seputar subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagiangkutan umum.

    Diakui Ketua DPC Organda Kabupaten tegal, Prihandono, pihaknyasengaja melakukan inventarisasi sebelum dikeluarkannya kebijakantersebut. Sehingga kedepan, organda tidak perlu repot lagi karenasudah memiliki data pengusaha dan jumlah angkutan umum yang adadi daerahnya. Upaya ini semacam jemput bola, terkait kebijakan subsidiBBM yang bakal diterapkan kedepan jika disepakati dan disetujui,kata Prihandono, saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

    Dikatakan dia, iventarisir dilakukan dengan cara membukapendaftaran kembali anggota DPC Organda. Sehingga dapat diketahuiijumlah pengusaha yang sebelumnya tak terdaftar dalam or-ganisasinya serta jumlah pengusaha angkutan di Kabupaten Tegalyang kolaps. Saat ini ada sekitar 5.000 anggota terdiri dari pengusahaangkutan umum dan barang. 10 persen diantaranya tutup, tak mampuberoperasi, ujarnya.

    Rencananya, inventarisasi dilakukan setiap bulan sebagai bahanevaluasi bagi dinas perhubungan setempat. Juga terkait dengantutupnya sejumlah rute yang selama ini tak mampu dilaksanakan. Daritotal 38 rute angkutan di wilayah Kabupaten Tegal, tiga diantaranyasudah tutup akibat kalah bersaing dengan kendaraan pribadi.

    Sementara Manajer Operasional angkutan antar kota antara provinsi(AKAP) PO Dewi Sri, Edi Utomo, meminta agar kenaikan bahan bakaryang telah direncanakan itu diimbangi dengan kenaikan tarifpenumpang. Langkah ini untuk menghindari kerugian pengusaha dalammelayani konsumen.

    Kenaikan tarif ini tak hanya disesuaikan dengan kenaikan BBM,tapi juga harga suku cadang, katanya.

    Diakuinya, terkait dengan pemberian subsidi BBM bagi angkutanumum, belum diketahui secara pasti. Meski demikian dirinya berharappemerintah tak menaikan BBM. Hal ini untuk menghindari psikologikonsumen yang enggan menggunakan angkutan bus saat kenaikanBBM. Konsumen lebih memilih naik kendaraan roda dua lintas daerah,yang dinilainya lebih hemat meski membayakan, pungkas Edi. (gon)

    Tanah LongsorDesa Harjasari

    SURADADI - Ketua DPRDKabupaten Tegal Rojikin HAsaat meninjau lokasi bencanaalam tanah longsor di DesaHarjasari Kecamatan Suradadi,Kamis (10/3) kemarin mengakuprihatin. Rojikin didampingianggota Komisi I DPRD Ka-bupaten Tegal Bambang Ra-mdhon Irawanto, menyatakanbakal mendesak Pemkab ataspenderitaan korban tanah long-sor tersebut.

    Pemkab harus lebih fokusdalam menangani bencana alamdi Desa Harjasari. Minimal,Pemkab segera melakukan pe-nanggulangan darurat, te-gasnya.

    Rojikin tak menampik, Pem-kab sudah memberikan ban-tuan berupa materi. Jumlahnyasekira Rp 120 juta. Bantuantersebut, digunakan untukpembuatan bronjong sepan-jang 10 meter di area tanahlongsor.

    Pemkab juga memberikanbantuan pembuatan bronjongdi sekitar tanah longsor. Pan-jangnya sekitar 10 meter, ucap-nya.

    Pantauan Radar di lokasi,jumlah rumah warga yang ra-wan ambruk akibat tanah long-sor di Desa Harjasari, Keca-matan Suradadi, semakin ber-tambah. Kali pertama ketika duabulan silam, hanya 6 rumah.Dan kini, jumlahnya menjadi 13rumah. Diantaranya, rumahmilik warga RT 01 RW 04, Tas-ripin (62), Mahribi (56), Sairah(45), Danisah (45). Dan rumahwarga yang berada di RT 02 RW

    02, Sarban (53), Wasmu (65),Kiman (47), Sakya (60), dan Raji(64). Sedangkan yang berada diRT 05 RW 07, Taswad (56), danNursadah (58). Kemudian yangberada di RT 06 RW 08, Sawad(45), dan Sidur (54). Kondisirumah masing-masing warga,sangat memprihatinkan. Meskitidak ada korban jiwa, namunsudah melemahkan aktifitaswarga.

    Dalam kesempatan itu, salahsatu korban tanah longsor,Sairah (60), yang rumahnyaberdampingan dengan rumahDanisah, mengaku tidak akanberanjak dari rumahnya. Ala-sannya, ia tidak memiliki banyakuang untuk membeli rumah ataumengontrak rumah. Wanitayang bekerja sebagai buruh taniini, masih tetap ingin bertahandi rumah itu walaupun pagarrumahnya telah terbawa long-soran.

    Boro-boro buat pindah ru-mah, buat makan sehari-harisaja kesulitan mas. Lebih baikkami menerima ini apa adanya,kata wanita renta ini.

    Ia hanya berharap, kepe-dulian dari Pemkab agar lebihmaksimal. Bantuan perbaikanrumahnya agar ditanggungoleh pemerintah setempat.Karena menurutnya bila tidakada bantuan yang mengalirdari pemerintah, rumahnyaterancam ambruk terbawalongsor.

    Saya hanya berserah dirisaja. Saya yakin, pemerintahKabupaten Tegal tidak akantutup mata. Pemerintah akanmemberikan bantuannya ke-pada kami, sesuai yang kamibutuhkan, ucapnya penuhkeyakinan. (yer)

    YERI NOVEL/RADAR SLAWI

    TINJAU LOKASI - Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin HA (kiri)didampingi anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal BambangRamdhon Irawanto (kanan) saat meninjau lokasi tanah longsordi Desa Harjasari Kecamatan Suradadi, mengaku prihatin dansedih.

    Ketua DPRD DesakPemkab Tegal

  • JUMAT11 MARET 2011

    BREBES&BUMIAYURADAR TEGAL

    8

    RSUD Brebes (0283) 671431RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes (0283) 877222RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes (0283) 889588/ 889548Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158RS Dedy Jaya (0283) 672145/ 672525

    TELEPON PENTING

    HARVIYANTO/RADAR BREBES

    SOSIALISASI - Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SHMSi saat sosialisasi PP 53 tahun 2010 di aula Kantor KecamatanJatibarang.

    Mangkir 46Hari, PNSBisaDipecatJATIBARANG - Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor

    53 Tahun 2010 Tentang Disiplin PNS, bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)yang mangkir kerja selama 46 hari secara kumulatif dalam tahunberjalan akan mendapatkan sangsi berupa pemecatan baik secaraterhormat maupun tidak. Sangsi tersebut jauh lebih berat dibandingkandengan sangsi yang diberikan oleh peraturan-peraturan sebelumnya.Sebelum PP tersebut diterbitkan, pemecatan terhadap PNS baru bisadilakukan tatkala yang bersangkutan tidak pernah masuk kerja selamaenam bulan berturut-turut.

    Untuk itu, kami meminta kepada seluruh pegawai di lingkunganPemerintahan Kabupaten Brebes untuk bisa lebih disiplin dalambekerja, ujar Wakil Bupati Agung Widyantoro SH MSi saat melakukanrapat kordinasi kepegawaian di Kecamatan Jatibarang Kamis (10/3)kemarin.

    Agung menuturkan, dengan dilaksanakannya rakor kepegawaiandan sosialisasi PP 53 Tahun 2010 di tiap kecamatan, pemahamanterhadap peraturan kepegawaian dapat tersosialisasi dengan baik.Dikatakan, saat ini perlu adanya kesamaan pemahaman peraturan-peraturan kepegawaian yang ada, terutama yang berkaitan denganpemberhentian sebagai PNS, baik yang mengatur penjatuhan hukumandisiplin maupun peraturan pemberhentian PNS yang bersifatpemutusan hubungan kerja.

    Seiring dengan semakin baiknya penegakan hukum di tanah air,ujar Agung, dirinya meminta kepada semuai pegawai PNS yang adaagar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas. Lebih lanjut, PNSjuga jangan sampai terjebak pada hal-hal yang dapat menodai prestasikerja. Jangan melakukan perbuatan tercela, termasuk pola KKN, selainmerugikan negara, hal itu juga akan merusak karier, pintanya.

    Terkait dengan adanya guru PNS yang melakukan tindak asusilaterhadap siswanya, dirinya mengaku, hal itu sudah diatur dalam KUHP.Meski terhadap persoalan tersebut di atur dalam PP 53, namun hal itubelum diatur secara mendalam. Kalau persoalan tindak asusila, itukan sudah diatur dalam KUHP, sehingga dalam PP 53 ini tidak secaraeksplisit mengaturnya, terang Agung didampingi Kepala BKDKabupaten Brebes, H Wisnu Broto SH. (har)

    PEMERINTAHAN

    SIRAMPOG - Lebih dari 1300Kepala Keluarga (KK) yangtinggal di empat pedukuhanyaitu Dukuh Pekaleran, Lebak-goak, Kapur , Sakem, Sigom-yang dan Srimpak Desa SridadiKecamatan Sirampog mendam-bakan pembangunan jembatansebagai sarana penyebrangan.Selama ini mereka mengan-dalkan jembatan kayu yangberada di atas aliran Kali KeruhBeket, sebagai sarana aktivitassehari-harinya.

    Jembatan tersebut di bangunpada tahun 2004. Memilikipanjang 70 meter dengan lebar1 meter berdiri sekitar 4 meterdari permukaan aliran sungai.Selain menghubungkan empatpedukuhan, jembatan itu jugamerupakan sarana penghu-bung menuju Desa Wanarejadan Desa Plompong.

    Ya