radar tegal 10 nov 2010

of 20/20
CMYK CMYK Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,- RABU, 10 NOVEMBER 2010 Karutan Mako Brimob Diperiksa * Dolanan izin metu tahanan! Tingkatkan Volume Perdagangan RI-AS * Dudu dagang nasi goreng karo bakso? Nok Slentik Ikut Danai Kegiatan Teroris Aceh, Dijerat Lima Pasal JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar persidangan perkara terorisme. Kali ini, yang duduk di kursi pesakitan adalah Ketua Jamaah Anshorut Tauhid Jakarta Abdul Haris alias Haris Amir Falah. Dia didakwa ikut mendanai gerakan terorisme di Aceh. “Terdakwa dengan sengaja menyediakan atau mengumpulkan dana dengan tujuan akan digunakan sebagian atau seluruhnya untuk melakukan tindak pidana terorisme,” kata jaksa penuntut umum Chairul Fauzi, kemarin (9/11). ke hal 19 kol 5 Melanie Putria ke hal 19 kol 1 SEMOK Hamil Makin Mesra SUDAH menikah dan tengah hamil 7 bulan, Melanie Putria justru makin mesra dengan sang suami, Angga D’Essential. “Padahal sekarang tiap hari ketemu juga, tapi kalau kita nggak bersama pasti tele- pon-teleponan. Ka- yak waktu masih pa- caran,” kata Melanie tertawa. Bahkan sekarang, kata Melanie, Angga malah sering berman- ja-manjaan “Selama aku hamil dia nggak bawel tapi malah manja. Mungkin bawaan bayi dia yang ngidam,” tawa Melanie. Meski tak vakum beraktifitas selama hamil, TANJUNG - Kendaraan jenis Ford Ranger degan nomor polisi BM 8673 AH yang memuat bantuan korban gunung Merapi berupa pakaian Selasa (9/11) sekitar pukul 06.00 WIB menabrak truk bernomor polisi K 1926 KF. Truk bermuatan genteng yang sedang berhenti di bahu jalan itu diseruduk dari belakang. Insiden yang terjadi di ruas tol Kanci-Pejagan KM 200 tersebut menyebabkan tiga orang tewas di lokasi kejadian. Korban tewas adalah M Yamik (30) warga Grobogan, Jawa Tengah dan Toto Karnata (30) warga Desa Jatisura, Jatiwangi, Jawa Barat. Sedangkan korban satunya sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Korban me- ninggal tersebut adalah sopir dan penumpang truk pembawa genteng. Sementara pengemudi pembawa bantuan korban merapi bernama Andre- as P Silaban (31) dan Isnen (35) warga Desa Kalimendong, Kecamatan Purwo- negro Banjarnegara saat ini masih men- dapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhakti Asih, Brebes akibat luka- luka di seluruh bagian tubuhnya. Rohmat (58) orang tua dari M Yamik saat ditemui di RS Bhakti Asih mengaku, pihaknya mendapat informasi kecela- kaan dari anggota Satlantas Polres Brebes yang menghubungi melalui telepon. Mendengar informasi tersebut, pihaknya langsung menuju Brebes Kendaraan Relawan Seruduk Truk, 3 Tewas HARVIYANTO/RATEG RINGSEK - Mobil Ford Ranger terlihat ringsek di bagian depan setelah menabrak truk bermuatan genting yang sedang dalam kondisi berhenti di tol Pejagan. ke hal 19 kol 1 Terdakwa Perkara Korupsi Kabur MA Kabulkan Kasasi Perkara Korupsi Aspal Bapeda PEMALANG - Kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Perkara Dugaan Korupsi Aspal Bapeda dengan terdakwa Drs M Machfud MSi dikabulkan Mahkamah Agung. Kasasi diterima Kejari pada awal Oktober dan telah dilakukan upaya pemanggilan sampai tiga kali. Hingga Senin (9/11) terdakwa tidak diketahui rimbanya. Kepala Kejaksaan Negeri(Kejari) Sungarpin SH MH melalui Kasi Pidsus Darmukit SH mengemukakan dikabulkannya kasasi yang diajukan ke MA dalam kasus dugaan korupsi aspal Bapeda yang telah merugikan negara ratusan juta rupiah. “Pada tahun 2009 kami menuntut terdakwa Drs M Machfud MSi dengan hukuman satu tahun penjara karena melakukan tindak pidana korupsi sebagai pasal 3 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU nomer 20 tahun 2001,”terangnya. Namun oleh Pengadilan Negeri (PN) Pema- lang terdakwa divonis bebas. Terhadap vonis ini, JPU yang berkeyakinan dapat membuktikan ke hal 19 kol 1 APA MANING... RANDY TRI KURNIAWAN/RM SIDANG TERORIS - Terdakwa kasus teroris Abdul Haris alias Haris Amir Falah menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/10). 85 Persen OS Pemkot Ilegal HAL. METROPOLIS Mantan Kepala UPTD Divonis 1 Tahun HAL. BREBES DAN BUMIAYU Warga Ancam Demo HAL. KABUPATEN TEGAL Bersaing di Peringkat Kelas, Lebih Dominan HAL. XPRESI INDEKS Polisi Sempat Panik Kehilangan Jejak gayus JAKARTA - Mabes Polri tak main-main menyelidiki indikasi penyuapan para petugas Rutan Mako Brimob Depok yang bertugas menjaga terdakwa Gayus Tambunan. Sejak Senin (8/11) lalu, pemeriksaan sembilan petugas Mako Brimob itu dilimpahkan ke Direktorat Tipikor Bareskrim Mabes Polri. “Memang (pemeriksaannya) sudah sama Dit Tipikor,” kata Wakabareskrim Irjen Pol Dikdik Mulyana Arief di Mabes Polri kemarin. Sayangnya, Dikdik enggan menjelaskan lebih lanjut apa saja yang hasil pemeriksaan tersebut. Bahkan saat ditanya tentang informasi yang beredar bahwa satu petugas disuap dengan sejumlah uang Rp 1-1,5 juta Dikdik tutup mulut. “Tanya saja langsung ke penyidiknya,” ucapnya lalu meninggalkan para wartawan. Karutan Mako Brimob Diperiksa ke hal 19 kol 5 JAKARTA - Presiden Amerika Seri- kat (AS) Barack Obama diterima dengan upacara kenegaraan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sekitar pukul 17.03 Wib, dilantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Usai diperdengarkan lagu Indonesia Raya, Obama menyalami beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) yang berjejer di ruang Jepara, Istana Merdeka. “Selamat sore,” kata Obama, ketika difoto wartawan, sambil bersalaman dengan Presiden SBY. Obama dan SBY melakukan perte- muan sekitar 30 menit. Pertemuan bilat- eral itu akan diakhiri dengan press con- ference bersama. Obama beserta isteri Michelle pose bersama dengan SBY dan Ani Yudhoyono. Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan kedatangan nilai perdaga- ngan AS-Indonesia, baru capai 20 miliar dolar AS. Masih kalah dengan nilai perdagangan Indonesia dengan ne- gara-negara di Asia, yang lebih dari 30 miliar dolar AS. LAMBAIKAN TANGAN Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Bandara Halim Perdana- kusuma Jakarta pukul 16.30 Wib. Obama diangkut pesawat kepresidenan United States. Obama langsung melambaikan tangan ketika muncul pertama kali di kawasan Jakarta Timur itu. Obama mengenakan stelan kemeja putih, berdasi, dan berjas hitam. Sambil memegang tangan Michelle, isterinya, Tingkatkan Volume Perdagangan RI-AS ke hal 19 kol 1 MUSTAFA RAMLI/JAWA POS -POOL INA-USA - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengunjungi Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, Selasa (9/11) di Jakarta.

Post on 06-Mar-2016

427 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Radar Tegal 10 nov 2010

TRANSCRIPT

  • CMYK

    CMYK

    Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal20 HALAMAN - Rp. 2.500,-RABU, 10 NOVEMBER 2010

    Karutan Mako Brimob Diperiksa* Dolanan izin metu tahanan!

    Tingkatkan Volume Perdagangan RI-AS* Dudu dagang nasi goreng karo bakso?

    Nok Slentik

    IkutDanaiKegiatanTerorisAceh,DijeratLimaPasalJAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta

    Selatan kembali menggelar persidangan perkaraterorisme. Kali ini, yang duduk di kursi pesakitanadalah Ketua Jamaah Anshorut Tauhid JakartaAbdul Haris alias Haris Amir Falah. Dia didakwaikut mendanai gerakan terorisme di Aceh.

    Terdakwa dengan sengaja menyediakanatau mengumpulkan dana dengan tujuan akandigunakan sebagian atau seluruhnya untukmelakukan tindak pidana terorisme, kata jaksapenuntut umum Chairul Fauzi, kemarin (9/11).

    ke hal 19 kol 5

    Melanie Putria

    ke hal 19 kol 1

    SEMOK

    HamilMakinMesraSUDAH menikah

    dan tengah hamil 7bulan, Melanie Putriajustru makin mesradengan sang suami,Angga DEssential.

    Padahal sekarangtiap hari ketemu juga,tapi kalau kita nggakbersama pasti tele-pon-teleponan. Ka-yak waktu masih pa-caran, kata Melanietertawa.

    Bahkan sekarang,kata Melanie, Anggamalah sering berman-ja-manjaan Selamaaku hamil dia nggakbawel tapi malah

    manja. Mungkin bawaan bayi dia yang ngidam,tawa Melanie.

    Meski tak vakum beraktifitas selama hamil,

    TANJUNG - Kendaraan jenis FordRanger degan nomor polisi BM 8673AH yang memuat bantuan korbangunung Merapi berupa pakaian Selasa(9/11) sekitar pukul 06.00 WIB menabraktruk bernomor polisi K 1926 KF. Trukbermuatan genteng yang sedangberhenti di bahu jalan itu diseruduk daribelakang. Insiden yang terjadi di ruastol Kanci-Pejagan KM 200 tersebutmenyebabkan tiga orang tewas dilokasi kejadian.

    Korban tewas adalah M Yamik (30)warga Grobogan, Jawa Tengah danToto Karnata (30) warga Desa Jatisura,Jatiwangi, Jawa Barat. Sedangkankorban satunya sampai saat ini belumdiketahui identitasnya. Korban me-ninggal tersebut adalah sopir danpenumpang truk pembawa genteng.

    Sementara pengemudi pembawabantuan korban merapi bernama Andre-as P Silaban (31) dan Isnen (35) wargaDesa Kalimendong, Kecamatan Purwo-

    negro Banjarnegara saat ini masih men-dapatkan perawatan intensif di RumahSakit Bhakti Asih, Brebes akibat luka-luka di seluruh bagian tubuhnya.

    Rohmat (58) orang tua dari M Yamiksaat ditemui di RS Bhakti Asih mengaku,pihaknya mendapat informasi kecela-kaan dari anggota Satlantas PolresBrebes yang menghubungi melaluitelepon. Mendengar informasi tersebut,pihaknya langsung menuju Brebes

    Kendaraan Relawan Seruduk Truk, 3 Tewas

    HARVIYANTO/RATEG

    RINGSEK - Mobil Ford Ranger terlihat ringsek di bagian depan setelah menabrak truk bermuatan genting yang sedangdalam kondisi berhenti di tol Pejagan.

    ke hal 19 kol 1

    TerdakwaPerkaraKorupsiKaburMA Kabulkan Kasasi PerkaraKorupsi Aspal Bapeda

    PEMALANG - Kasasi Jaksa PenuntutUmum (JPU) Perkara Dugaan Korupsi AspalBapeda dengan terdakwa Drs M Machfud MSidikabulkan Mahkamah Agung. Kasasi diterimaKejari pada awal Oktober dan telah dilakukanupaya pemanggilan sampai tiga kali. HinggaSenin (9/11) terdakwa tidak diketahui rimbanya.

    Kepala Kejaksaan Negeri(Kejari) SungarpinSH MH melalui Kasi Pidsus Darmukit SHmengemukakan dikabulkannya kasasi yangdiajukan ke MA dalam kasus dugaan korupsiaspal Bapeda yang telah merugikan negararatusan juta rupiah.

    Pada tahun 2009 kami menuntut terdakwaDrs M Machfud MSi dengan hukuman satutahun penjara karena melakukan tindak pidanakorupsi sebagai pasal 3 UU no 31 tahun 1999sebagaimana diubah dan ditambah dalam UUnomer 20 tahun 2001,terangnya.

    Namun oleh Pengadilan Negeri (PN) Pema-lang terdakwa divonis bebas. Terhadap vonisini, JPU yang berkeyakinan dapat membuktikan

    ke hal 19 kol 1

    APA MANING...

    RANDY TRI KURNIAWAN/RM

    SIDANG TERORIS - Terdakwa kasus terorisAbdul Haris alias Haris Amir Falah menjalanisidang perdana dengan agenda pembacaandakwaan yang dibacakan oleh Jaksa PenuntutUmum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,Selasa (9/10).

    85 Persen OS Pemkot IlegalHAL. METROPOLIS

    MantanKepalaUPTDDivonis1TahunHAL. BREBES DAN BUMIAYU

    WargaAncamDemoHAL. KABUPATEN TEGAL

    Bersaingdi Peringkat Kelas, LebihDominan

    HAL. XPRESI

    INDEKS

    Polisi Sempat Panik KehilanganJejak gayus

    JAKARTA - Mabes Polri tak main-main menyelidikiindikasi penyuapan para petugas Rutan Mako BrimobDepok yang bertugas menjaga terdakwa GayusTambunan. Sejak Senin (8/11) lalu, pemeriksaansembilan petugas Mako Brimob itu dilimpahkan keDirektorat Tipikor Bareskrim Mabes Polri.

    Memang (pemeriksaannya) sudah sama DitTipikor, kata Wakabareskrim Irjen Pol DikdikMulyana Arief di Mabes Polri kemarin. Sayangnya,Dikdik enggan menjelaskan lebih lanjut apa saja yanghasil pemeriksaan tersebut.

    Bahkan saat ditanya tentang informasi yang beredarbahwa satu petugas disuap dengan sejumlah uangRp 1-1,5 juta Dikdik tutup mulut. Tanya saja langsungke penyidiknya, ucapnya lalu meninggalkan parawartawan.

    KarutanMakoBrimobDiperiksa

    ke hal 19 kol 5

    JAKARTA - Presiden Amerika Seri-kat (AS) Barack Obama diterima denganupacara kenegaraan oleh PresidenSusilo Bambang Yudhoyono (SBY).Sekitar pukul 17.03 Wib, dilantunkanlagu kebangsaan Indonesia Raya.

    Usai diperdengarkan lagu IndonesiaRaya, Obama menyalami beberapamenteri Kabinet Indonesia Bersatu(KIB) yang berjejer di ruang Jepara,Istana Merdeka.

    Selamat sore, kata Obama, ketikadifoto wartawan, sambil bersalamandengan Presiden SBY.

    Obama dan SBY melakukan perte-muan sekitar 30 menit. Pertemuan bilat-eral itu akan diakhiri dengan press con-ference bersama. Obama beserta isteriMichelle pose bersama dengan SBYdan Ani Yudhoyono.

    Menko Perekonomian Hatta Radjasamengatakan kedatangan nilai perdaga-ngan AS-Indonesia, baru capai 20 miliardolar AS. Masih kalah dengan nilaiperdagangan Indonesia dengan ne-gara-negara di Asia, yang lebih dari 30miliar dolar AS.LAMBAIKAN TANGAN

    Presiden Amerika Serikat BarackObama tiba di Bandara Halim Perdana-kusuma Jakarta pukul 16.30 Wib. Obama

    diangkut pesawat kepresidenan UnitedStates. Obama langsung melambaikantangan ketika muncul pertama kali dikawasan Jakarta Timur itu.

    Obama mengenakan stelan kemejaputih, berdasi, dan berjas hitam. Sambilmemegang tangan Michelle, isterinya,

    Tingkatkan Volume Perdagangan RI-AS

    ke hal 19 kol 1

    MUSTAFA RAMLI/JAWA POS -POOL

    INA-USA - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengunjungi Presiden RI,Susilo Bambang Yudhoyono, di Istana Merdeka, Selasa (9/11) di Jakarta.

  • BersalahdanTakBersalahOleh: M Riza Pahlevi

    BERSALAH berarti melakukan suatu tindakan yang berten-tangan dengan kaidah hukum, adat

    maupun peraturan serta agama.Dikatakan bersalah jika sese-orang dengan jelas dan gam-blang melanggar aturan-aturantersebut. Biasanya, mereka

    yang melakukan kesalahan ter-kena sanksinya, baik sanksi hukum,

    sanksi ada, sanksi administrasimaupun sanksi agama atau yangdisebut dosa.

    Dalam beberapa konteks,sering kali orang tidak me-nyadari kesalahannya.Bahkan ada yang merasa

    dia hanya jadi korban kesalahan orang lain, atau bahkandipersalahkan saja tanpa melakukan perbuatan salah yangdimaksud. Seseorang juga bisa dianggap bersalah, padahal diamerasa melakukan suatu tindakan yang dianggapnya benar.Bersalah di sini tentu harus dilihat konteksnya pula.

    Tidak bersalah, bukan berarti dia benar. Bisa saja dia bersalahdalam konteks yang lain, yang memang belum tentu dia lakukansendiri. Namun dia dinyatakan bersalah karena tindakannyatersebut, itu bisa terjadi. Sekali lagi, tidak bersalah belum tentubenar, meskipun dia mengaku tidak bersalah.

    Dalam kaidah hukum, seseorang dianggap bersalah ketikadianyatakan oleh pengadilan terbukti melakukan kesalahan yangdituduhkan kepadanya. Meskipun dalam kaidah hukum, yangdijadikan asas adalah asas praduga tak bersalah. Meskipunpada dasarnya, mereka yang dijerat hukum, sangat kuatdiindikasikan melakukan kesalahan hukum. Sepertinya tidakmungkin seseorang yang tidak melanggar hukum, kemudiandiproses hukum. Kalau pun ada, mungkin itu yang disebutrekayasa hukum. Itu pun harus dibuktikan secara hukum juga.

    Mereka yang terkena kasus hukum, juga sering kali sudahdivonis bersalah, dianggap kriminal dan disebut sebagainarapidana. Suatu hal yang mungkin dianggap negatif bagisebagian masyarakat. Namun ada juga, mereka yang diproseshukum karena kasus politik atau konspirasi politik. Karenanya,dalam Orde Baru sering dikenal adanya narapidana politik. Merekayang terkena kasus itu, biasanya orang-orang yangbertentangan dengan penguasa, suka mengkritik dan mungkinsaja mau berbuat makar.

    Persoalan hukum ini, tentu saja cukup pelik. Karena kadangorang yang bersalah mengaku tetap tidak bersalah. Bahkanmuncul opini, bahwa seorang yang bersalah dianggap tidakbersalah. Muncul opini, bahwa dia hanya korban konspirasipolitik tertentu. Namun jika hukum sudah berkata, maka sebaiknyahormai apa pun keputusan hukum. Apalagi Indonesia menyatakandiri sebagai negara hukum, segala sesuatu ahrus berdasarkanhukum. Jadi, kalau dia dinyatakan bersalah secara hukum, makadia salah. Apalagi yang ebrsangkutan juga menyatakan danmengakui kesalahannya tersebut.

    Dalam norma adat, mereka yang dinyatakan bersalah tentu sajamereka yang melanggar aturan-aturan adat, yang sebagian besartak tercatat. Biasanya, aturan adat ini mengikat sekelompokmasyarakat tertentu atau suku bangsa tertentu. Bagianmasyarakat lain, tingkah laku atau tindakan tertentu mungkin bukansuatu pelanggaran adat, namun bagi sebagian suku bangsa bisasaja tindakan itu merupakan pelanggaran adat. Sehingga seringkali, ada orang yang masuk dalam sekelompok masyarakat adattertentu dianggap melanggar adat. Karena dia tidak tahu, bahwatindakan itu melanggar adat, padahal di kelompoknya hal itumerupakan hal yang biasa, tidak melanggar adat.

    Di sinilah peran pentingnya komunikasi atau paling tidakmengetahui adat istiadat masyarakat tertentu. Bukan berarti kitabisa bertingkah seenaknya di tempat orang lain, yang justruternyata melanggar adat masyarakat setempat.

    Sementara dalam kaidah agama, seseorang dianggap bersalahkarena melanggar norma-norma yang telah ditetapkan agamatersebut. Antar satu agama dengan agama lain tentu adaperbedaan dan keyakinan beragama itu sendiri tidak bisadipaksakan. Karenanya, seseorang yang dianggap beragama,mestinya tetap mengacu pada agama yang dipeluknya, termasukterhadap norma-norma agama yang berlaku. Di mana dalambeberapa tindakan tertentu, adalah tindakan yang melanggarnorma agama atau dosa.

    Berdosa atau tidaknya berdosa, teah diterangkan Tuhan melaluikitab-Nya secara jelas. Namun sering kali mereka, yangmengaku beragama justru tidak jarang melakukan perbuatandosa. Bahkan ada yang cenderung menganggap tidak ada dosa,karena tidak terlihat dan tidak ada sanksinya secara langsung.Meskipun dalam beberapa kasus, sanksi terhadap pelanggarannorma agama pun ada. (*)

    Semua wartawan Radar Tegal dilengkapitanda pengenal/surat tugas dan tidakdibenarkan meminta/menerima imbalandalam bentuk apapun dari narasumber.

    Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan,Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: LukmanSetiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo,Direktur : Moh. Sukron

    Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M.Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan.Redaktur Pelaksana: Suyuti Abdul Ghofir. Redaktur: HestiPrastyani, Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi. SekretarisRedaksi/Persh: Kharisma Dewi. Kota Tegal: HermasPurwadi, M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan.Brebes: Abidin Abror. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi:Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Agus Wibowo,Khikmah Wati, Arief Nur Rahardian Sidiq, Pemalang: EmbongSriyadi (Kepala Perwakilan), Ali Basara, Moh. Khasanudin.Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Se-tiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S,Akhmad Fatori. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Moch. Arifin(Manajer Tegal), Yully Trieyani, Arifudin Yunianto, RiyantoHarjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani DwiOktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, YuyukDarwati, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: YelaRahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, DjuhaeriEffendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): TaufiqIsmail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl.Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting),Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285)432.234. Semarang: Anang Bastomi. Jakarta: Samsu Rijal,Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko.Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021)5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana JavaSemesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

    Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp

    15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklanhalaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50%NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab.

    Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek:139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek:

    1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

    Harian Pertama KebanggaanWong Tegal

    RABU10 NOVEMBER 2010

    OPINIRADAR TEGAL

    2

    Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkanperasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS 08159440722, email [email protected], surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis denganbahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Bagi tiga pengirim Ngresula yang beruntung masing-masing mendapatkan dua dus (200 gr) susu bubuk kedelaiproduk AFIS Tiap Harinya. Produk tersebut dapat diambil di Kantor Radar Tegal dengan menyerahkan fotocopy KTP dan menunjukan no HP anda.

    Syatori dan BinadjiLayak Jadi Pahlawan

    Oleh: WijanartoSETAHUN lalu bertempat di

    gedung KORPRI Brebes digelarsarasehan mengenai tokoh KHSyatori dan Mr Binadji untukdiusulkan sebagai pahlawandari Kabupaten Brebes. Kegia-tan yang disokong Dinas SosialKabupaten Brebes mengun-dang bebetapa saksi sejarah,seperti H Soewardi Wirjaat-madja SH dan beberapa tokohdari Legiun Veteran, Angkatan1945, organisasi masyarakatserta pelajar. Kesimpulan bah-wa kedua tokoh tersebut layakuntuk diusulkan sebagai pahla-wan dengan mempertimbang-kan jejak rekam kedua tokohtersebut dalam revolusi pascakemerdekaan 1946 hingga 1947.

    Guna menjelujuri siapa se-benarnya kedua tokoh tersebut,penulis bersama Tim Penyem-purna Sejarah Kabupaten Brebestelah mengusulkan kepada BadanPerencana Pembangunan Dae-rah (Bappeda) Kabupaten Bre-bes mengusulkan agar penulisansejarah berikutnya memfokuskanpada biografi sejarah dan pemi-kiran tokoh lokal Brebes tersebut.Ini penting karena penulisan iniuntuk menyelamatkan dokumen-tasi sejarah dengan spesifikasitertentu setelah sebelumnyamemfokuskan pada sejarah men-talitas, maka tahun berikutnyaadalah sejarah pemikiran khusus-nya biografi sejarah pemikiran.

    Sayangnya sampai menje-lang pungkasan tahun ini, sayabelum memperoleh warta per-kembangan tentang itu. Meng-ingat sudah hampir setahun laludan kedua saya juga penasaranterhadap pemikiran kedua tokohyang menjadi korban AgresiMiliter I Belanda 1947.

    Penelusuran Jejak dan Usu-lan Keluarga

    Bahwa kedua tokoh tersebutdianggap sebagai nasionalismejelas tidak kita pungkiri. KHSyatori merupakan pilihan ma-syarakat Brebes, ketika sua-sana Brebes dalam kondisi pas-ca revolusi sosial, Tiga Daerah.Sebagaimana dilansir dari studiAnton Lucas, One Soul OneStruggle (1989), peristiwa Tiga

    Daerah yang terjadi bulan No-vember 1945 disebabkan akibatkrisis kepercayaan birokrasidan akumulasi sosial ekonomimasa pendudukan Jepang. De-mikian pula yang terjadi diwilayah Kabupaten Brebes.Krisis kepercayaan kepadaBupati Sarimin Reksadihardjayang meragukan kemerdekaanIndonesia berdampak padakrisis kepercayaan. Sarimindianggap mewakili kelompokbinneland bestuur kolonial dantidak nasionalis oleh kelompoknasionalis radikal di Brebes.Dalam situasi itulah terpilih KHSyatori yang mewakili tipologiulama sebagai Bupati Brebes.Sama dengan pilihan masyara-kat Tegal yang mengangkat KHAbu Sudjai dari kalangan ulama.Bersama dengan KH Syatori,terpilih Mr Binadji sebagaiKomite Nasional IndonesiaDaerah (KNID) semacamlembaga legislatif.

    Yang menarik bahwa jaringanulama yang membentuk KHSyatori mencakup wilayah Bre-bes, Tegal dan sekitarnya. Daripenuturan keluarga KH Syatori,ada buku catatan harian yangmasih disimpan. Di sampingbeberapa karya pemikiran beliaudalam keagamaan. Tentu ini bisamenjadi bagian untuk menguat-kan kelayakan tokoh Kyai Sya-tori. Jejak rekam beliau juga di-kuatkan oleh penulusuran penu-lis kepada mantan anggota laskarHizbullah di Jatibarang, yangmengatakan bahwa peledakanjembatan sungai Pemali adalahinisiatif dari KH Syatori untukmenghalangi laju pasukan Be-landa saat melancarkan AgresiMiliter I, 21 Juli 1947 dari arahCirebon. Berikut penuturan ang-gota Hizbullah yang dicatat:

    Tepatnya sesudah pelak-sanaan shalat Jumat, beliautelah menyiapkan alat peledakrakitan buatan Pagongan yangdisimpan di Pendopo Brebesbersama dengan masyarakat.Sebelumnya beliau berkhotbahyang mengobarkan semangatanti kolonialisme dan per-juangan jihad mempertahankan

    kemerdekaan. Sayangnya jem-batan tak mudah roboh dankenyataan tank-tank Belandabisa melewati.

    Memang belum ada ketun-tasan untuk mengungkap siapasebenarnya ketokohan Syatori,selain bahwa beliau dieksekusiBelanda di daerah Jatibarang-Songgom akibat menolak ke-inginan Belanda untuk menjadikepala pemerintahan Reege-rings Commisioners Binne-lands Bestuur (RECOMBA)bersama dengan Binadji. Hing-ga jenazahnya ditemukan diSonggom sampai dipindahkanmakamnya ke Talang oleh ke-luarganya. Bahkan beliau memi-lih bergerilya memindahkanpemerintahan Kabupaten Bre-bes pro republieken ke Krasak,Wangandalem hingga Salem.Akibatnya Belanda mengang-kat Raden Awal sebagai BupatiBrebes versi RECOMBA (dalamurut-urutan Bupati namanyajarang disebut). Sedangkansepeninggal Kyai Syatori dipi-lih Agus Miftah pengganti Bu-pati Brebes versi republiek.

    Dari penelesuran terakhir, KHSyatori masih memiliki putra-putri, di antaranya masih diberdomisili di Brebes. Olehkarenanya, jika ada keseriusanuntuk mengusulkan beliausebagai pahlawan dan penuli-san biografi sejarah, maka pihakkeluarga mestinya dilibatkan.Sayangnya dalam pertemuansetahun lalu, pihak keluarga takada satu pun dihadirkan dalamsarasehan kepahlawanan.

    Yang agak pesimis adalahkeluarga Mr Binadji. Karenasepeninggal putranya ProfBintoro, ada keterputusan un-tuk mencari ahli waris keluarga.Suatu ketika saya bertemudengan Prof Dr AM DjuliatiSaroyo MHum, sejarawan danguru besar emiritus UndipSemarang tentang sosok Bina-dji, tokoh lokal yang akan di-usulkan sebagai pahlawan. Ke-sulitannya di Brebes tak adakeluarganya satu pun. Kalau-pun ada beberapa saksi sejarahyang jauh dari hubungan ke-

    luarga dan tak menyimpan do-kumentasi tentang beliau.

    Agak ajaib, ketika Prof Djumenyatakan bahwa Binadjiadalah salah satu keluargabesarnya. Di mana beliau mewa-kili kelompok elite terpelajar(educated) yang kemudianmenjadi jaksa dan Ketua KNIDdi Brebes. Beliau kemudianmengabarkan bahwa keluargaBinadji memang tersebar dariSemarang, Jakarta hingga Kana-da. Salah satu ahli waris keluar-ga Binadji dan merupakan putraProf Bintoro adalah Farid Bina-runo yang bermukim di Jakarta.Dari informasi Prof Dju itu dapatdiketahui bahwa keluarga besarBinadji telah membuat doku-mentasi tentang Mr Binadji.

    Maka ini kesempatan besaruntuk melacak jejak keluargaBinadji bagi Pemerintah Kabu-paten Brebes sebagai bentukapresiasi untuk mendukungpengusulan sebagai pahlawan.Sama seperti KH Syatori, Binadjimenjadi korban keganasanAgresi Militer I Belanda. Ironis-nya sampai sekarang jena-zahnya tak ditemukan, kecualinamanya diabadikan sebagaisepotong jalan kecil di tepisungai Pemali.

    Memang yang berhak mene-tapkan seseorang sebagai pah-lawan, sebagaimana ketentuanyang berlaku adalah pemerintahpusat setelah menerima seleksidi tingkat propinsi. Jauh lebihpenting menurut penulis adalahmengumpulkan data pendu-kung valid mengenai jejakkeduanya dan keluarga mengu-sulkan dengan bukti-bukti yangmenguatkan perjuangan kedua-nya.Tentu difasilitasi olehPemerintah Kabupaten Brebes.

    Selain itu jika memang inisebuah keseriusan tentu jejakkearsipan yang berkaitan de-ngan kematian kedua tokohsecara detail melalui arsip yangdisimpan dalam dokumentasiarsip NEFIS (dinas inteljensemasa NICA) yang banyakmencatat kejadian-kejadiansemasa Agresi Militer I diwilayah RI. Dibutuhkan kese-

    riusan memang untuk melacakjejak kedua tokoh tersebut.

    Menjadikan Pembelajarandan Cermin Keteladanan

    Dengan adanya usulan pah-lawan dari Kabupaten Brebes,ini membuktikan ada pening-galan keteladanan. Di tengahdewasa ini masyarakat menga-lami krisis kepercayaan ter-hadap birokrasi dan krisis kete-ladanan pemimpin. Kasus yangmembelit tubuh birokrasi de-ngan vonis 2 tahun terhadapBupati Brebes adalah sebagaibuktinya. Belum lagi yangberkaitan dengan sikap ironisyang ditampakkan beberapaelite pemerintahan soal ang-garan pembangunan. Masyara-kat sudah kecewa ketika mem-percayai sesuatu dan memper-cayai secara berlebihan, namunpada akhirnya sikap itu lelehketika harapan berubah menjadifrustasi., Tiap jaman perlu ironi.Brebes sudah membuktikansendiri. Para elite mengalamiamnesia sejarah. Buktinya keti-ka ditanya sesuatu yang ber-kaitan dengan kebijakan selaludijawab, Lupa.

    Pementasan pengadilan keja-hatan tindak pidana korupsibeberapa waktu lalu, sebagaicontoh secara tidak langsungrakyat diperlihatkan panggungpengadilan dengan menerkaperan masing-masing pengam-bil kebijakan dalam memper-tanggungjawabkan. Apakahmereka heroik mempertang-gungjawabkan apa yang telahmereka perbuat? Ataukah la-yaknya troubador yang pura-pura linglung dan tidak tahuserta mengatakan lupa?

    Dalam situasi seperti ini adabaiknya kita mengenang siapaKH Syatori dan Mr Binadji. Agarkita tak lupa terus dalam inga-tan. Maka tinggal bagaimanasekarang langkah selanjutnyauntuk mengusulkan kedua to-koh tersebut. Minimal kedua-nya tak dikenang sebagai namajalan belaka di Brebes. (*)

    Penulis adalahsejarawan Brebes

    Go Perilaku NegatifTOLONG dipikir go akal sehate de-

    wek2, warnet kie gunane go sekedar go-leti hal2 sing positif ae. du2 malah goandon pacaran cah sekolah, apa maninggo ndeleng BOKEP!!! payah men ah,,Tolon9 sing jaga eben luwih waspada!soalen cah sekolah seiki mayoritas wzpada fatal. Ora lanang ora wadone. ajEG!

    081548953xxx

    Guru Agamane SecuilKANG Radar, aku tak melu ngresula

    len.. Pak bupati, Kayane wong Tegalakeh sing agama Islam, tapi bisaneCPNS formasi guru agamane secuilnemen sih?.. Tulung dtambahi.

    087871253xxx

    Mung Iseng NdeanNANGGAPI judul guru ra duwe etika

    palg2 mambu sedelat ya wajar kayanemung iseng dean, asline ya ora kayakuwelah.

    085742073xxx

    Maling Masih BerkeliaranGIMANA keamanan di RSUD Kar-

    dinah.... Maling masih berkeliaran... hp,dompet dan laptop bisa ilang... Tolongdiperketat pengamananya...

    085747854xxx

    Sudah Lama MatiKEPADA yth yang berwenang. Tu-

    lung lampu merkuri di depan ADI-SDKUDAILE 5 Slawi, sudah lama matitolong dibenahi, soale klo malam jalanegelap padahal yang lewat situ banyak.

    08985230xxx

    Nginep Mbayar ManingAK pan ngresula geh, bsane tarif

    parkir pit garo mtor nang Kardinah 1000,yen pite nginep mbayar maning, pada-hal ak keluarga pasien, sing kendaraanego riwa riwi, duite mlebu ndi? Mohonditanggapi. Makash.

    085729030xxx

    Jamkesemas Dijorna TokPIBE kye, Pa Wali,, perawate RS

    Kardinah sg asline kudu ngormatimaring pasien jamkesmas,, lah kamalah ana wong mriang sg nganggojamkesmas, dijorna tok, karo di-omongi sg ora enak.. Jamkesmas yasing mbayar pemerintah,, bisanemalah wong mlarat sg disampingna..enyong arane ngadu, dudu ngresula,,matur swun.

    081902718xxx

    Mbah Marijan SosokBertanggung Jawab

    SIAPA takut, mbah Marijan sosokpahlawan DIY, mempertahankan akre-ditasi tugas yg dipangkunya, ora ngaruhterhadap intruksi tehnologi, dia teguhterhadap tugas & kewajiban sebagai jurukunci G.Merapi, apapun yg terjadi adalahtaggung jawabnya, adakah mbah Mari-jan2 didaerah lainnya. Trim Radar

    085726288xxx

    Bisa Kerja Nggo RakyatYTH pemkab Brebes, musim CPNS

    wis teka. Tulunglah Pak, dijaga prosesesupaya olih pegawai sing bisa kerjanggo rakyat ora kok nyugihna awakedewek. tulung kiye wong cilik,, ajanambah beban wong cilik. Bayar pajaknggo nggaji pegawe tp kerjananedurung akeh?? Tks.

    087730042xxx

    Wisudane Paling LambatWis paling keri, tambah keri dewek.

    Anake inyong wingi diwisuda D3kebidanan. Pengine inyong bar wisudadaftar CPNS, ... eh wis tutup, sebabwisudane paling lambat. Sing inyongtambah belih ngarti, ijasah durung ana,jare tah bulan Nopember, piben len......

    08156955xxx

    Ora Medegdeg Keprimen?MEDEGDEG..... saat Presiden SBY

    mencanangkan program pertanahan prorakyat... saat itu pula BPN Kab. Tegalmematok tarif puluhan jt utk prosespembuatan sertifikat.... dengan dalih prosesSHM ini perlu kebijakan khusus, karenadulunya merupakan tanah sengketa.... oramedegdeg keprimen..? Pusing 99...X...

    085726288xxx

    Kabar CPNSASSALAMUALAIKM wr.wb. Aku

    pan melu ngresula karo Bapak WalikotaTegal, jare wis ana kabar kabar CPNSKota Tegal pendaftarane akhir Oktober,dienteni kok laka informasine karotanggal pendaftarane. matur nuwun.

    085743250xxx

    Eben Luwih EfektifAKU pan melu ngresula wa Radar karo

    polisi, dongen ta yah ngger nilangi wongmisale kesalahane ora ndue SIM ya konngetokna duit nggo gawe SIM, oranganggo helm ya kon tuku helm, aja dijalukduite tok laka kanggo manfaate, kaya kuekan luih efektip ya ora Broo. thanks.

    085842211xxx

  • CMYK

    CMYK

    METROPOLISRADAR TEGAL

    3RABU, 10 NOPEMBER 2010

    UNTUK mengantisipasi cuaca yang tidakmenentu seperti sekarang. PT PLN (Persero)Area Pelayanan dan Jaringan (APJ) Tegalmelakukan pemasangan arrester.

    Selain itu, pemangkasan pohon yangmengganggu jaringan PLN juga terus dilaku-kan untuk menjaga agar pasokan listrik kerumah pelanggan bisa terjaga, terutama saathujan turun.

    Manajer PT PLN (Persero) APJ Tegal Su-buh Isnandi mengatakan, arrester atau pe-nangkal petir dipasang di jaringan PLN untukmengantisipasi sambaran petir dalam per-ubahan cuaca seperti sekarang.

    Langkah antisipatif tersebut dilakukanuntuk menjaga agar tidak terjadi pemadamanakibat faktor non teknis, seperti cuaca dansebagainya. Pemasangan tersebut dilakukandi beberapa titik yang dianggap rawan se-hingga jaringan milik PLN bisa terlindungi,sehingga pasokan listrik hingga pelanggantidak terganggu.

    Selain pemasangan arrester, pihaknya jugamelakukan pemangkasan pohon yangberada di sekitar jaringan PLN. Upayatersebut dilakuka di 10 Unit Pelayanan danJaringan (UPJ) di wilayah kerja APJ Tegalyang meliputi Kota dan Kabupaten Tegal,Brebes, dan Pemalang.

    Untuk daerah tinggi seperti di Brebes,Pemalang, dan Kabupaten Tegal mendapatperhatian serius karena potensi terjadinyapetir serta keberadaan pohon besar di sekitarjaringan PLN lebih tinggi.

    AntisipasiCuaca, PLNPasang Arrester

    Menggali Peluang Emasdari KursusSingkat

    MANTAPHadapi Persaingan Dunia KerjaKETATNYA persaingan untuk masuk

    dunia kerja membuat setiap lulusan harusmemiliki bekal yang cukup.

    Bukan sekadar mengandalkan ijazah,tetapi harus dibekali dengan kemampuanindividual yang memadai sehingga bisamenangkap peluang yang ada.

    Tetapi, tidak sedikit yang mencari pe-luang lain dengan membuka usaha

    berbekal kursus singkat yang ditempuhdalam hitungan bulan.

    Budi Santoso (19), lulusan SMA Negeridi Kota Tegal tahun 2010 mengatakan, awal-nya dia berniat melanjutkan ke perguruantinggi. Tetapi, saat Seleksi PenerimaanMahasiswa Baru (SPMB) dia kurangberuntung.

    ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

    MODAL KEMANDIRIAN - Dengan kemampuan yang memadai, kesempatan untuk menciptakan lapangan pekerjaansemakin terbuka lebar.

    85 Persen OSPemkot IlegalKepala SKPD danOperator KomputerDigembleng

    BERDASARKAN hasil sur-vei yang dilakukan, dari 376 unitpersonal komputer aset Peme-rintah Kota (Pemkot) Tegal, 85persennya masih mengguna-kan sistem operasi (OS) komer-sial yang ilegal.

    Bahkan, 99 persen aplikasiperkantoran standarnya jugamemakai perangkat lunak yangtidak berlisensi.

    Hal ini diungkapkan Asisten IISetda Kota Tegal SuryaningsihBudiastuti, saat membacakansambutan Walikota Tegal Ikmal

    ADI MULYADI/RATEG

    PIRANTI LUNAK - Peserta bimbingan teknis Open Source sem-bari menyimak pemaparan materi, langsung mempraktikkanmateri yang diajarkan.

    M. SAEKHUN/RATEG

    DIKEBUT Rekanan pembangunan gedung Sekretariat DPRDKota Tegal melakukan pengecoran lantai 3 untuk mengejarketerlambatan penggarapan proyek ini.

    Pembangunan Gedung DPRD DikebutKomisi I SiapPerketatPengawasan

    SETELAH berulang kalimendapat teguran, PT PrimaAdiyasa -rekanan proyek pem-bangunan Gedung SekretariatDPRD Kota Tegal yang mene-lan anggaran sekitar Rp 4,4 mi-liar-, mempercepat penggarap-an proyek ini.

    Bahkan, saat ini sudah mela-kukan pengecoran lantai 3, dandipastikan hari ini pengecoranselesai. Agar pekerjaan bisatepat mutu dan waktu, Komisi IDPRD Kota Tegal siap untukmemperketat pengawasan.MASIH TERLAMBAT

    Sate Manager PT Prima

    WASPADALAH! Motif pencurian kendaraanbermotor model baru kini mulai merambah me-tropolis.

    Dengan berpura-pura minta diboncengkan,pelaku berhasil mengelabui korban yang telahberbaik hati kepadanya. Beruntung, pelaku yangsatu ini berhasil diringkus petugas saat hendakmenjual sepeda motor hasil curian tersebut diwilayah Tegal Selatan, Kota Tegal.

    Kini, pelaku harus meringkus di sel tahananMapolres Tegal Kota untuk memudahkan timpenyidik Unit III Reskrim menuntaskan berkasacara penyidikan.MERASA KASIHAN

    Insiden bermula ketika korban Antoni (15),seorang pelajar yang juga warga Jalan Werku-doro, Kota Tegal, sempat meminjam sepeda motorrekannya, Anggi (16), warga Desa Kramat,Kabupaten Tegal.

    GondolSepedaMotorPelajar,Diringkus

    KRIMINAL

    HERMAS PURWADI/RATEG

    DIPERIKSA - Pelaku penggondol sepeda motorsaat dimintai keterangannya oleh penyidik unitIII Reskrim Polres Tegal Kota.

    HERMAS PURWADI/RATEG

    PENGEMUDI CERDAS - Kepala Direktorat Bina Sistem Trans-portasi Perkotaan membuka secara resmi ajang sosialisasidan praktik di hadapan pengemudi angkutan kemarin (9/11).

    LANGKAH menciptakan pe-ngemudi cerdas (smart driving)untuk mendukung terciptanyapeningkatan efisiensi bahanbakar kendaraan bermotor, di-gelar Direktorat Bina SistemTransportasi Perkotaan DitjenPerhubungan Darat KementrianPerhubungan di Balai DiklatTransportasi Tegal Selasa (9/11).

    Ajang kali ini diikuti seluruhpengemudi bus yang ada dimetropolis dan akan dilakukanselama dua hari, untuk duagelombang. Sosialisasi sekali-gus pelatihan metode berken-daraan pengemudi cerdas ter-sebut disampaikan oleh Naza-ruddin Sinaga yang juga kepalaEfficiency dan Energy Conser-vation Laboratory UniversitasDiponegoro, Semarang.

    Metode Energi BerkendaraanGencar Disosialisasikan

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 5ke hal 9 kol 5

    ke hal 9 kol 1

    ke hal 9 kol 5

  • RABU10 NOVEMBER 2010

    METROPOLISRADAR TEGAL

    4

    Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399Hotel Karlita (0283) 358050Orange Karaoke (0283) 322022Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

    TELEPON PENTING

    AGENDA HOTELHOTEL KARLITA

    Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul23.00-03.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke.

    HOTEL BAHARI INN Tegal- Jumat dan SabtuLive Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB- SabtuHappy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

    RIEZ PALACE HOTEL- Senin sampai Minggu

    Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama Oktober-November 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB.

    LINTAS

    Honorer Berkesempatan DiangkatNon APBD/APBN

    APA yang diharapkan tenagahonorer non Anggaran Penda-patan dan Belanja Daerah(APBD)/ Anggaran Pendapat-an dan Belanja Negara (APBN)di instansi Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal untuk menjadiCalon Pegawai Negeri Sipil(CPNS), hampir terwujud.

    Saat ini, Badan KepegawaianDaerah (BKD) Kota Tegal te-ngah melakukan pendataan danpengumpulan berkas mereka.

    Sekretaris BKD Kota Tegal Su-

    bagyo mengatakan, menindak-lanjuti Surat Edaran (SE) MenteriNegara Pendayagunaan Apara-tur Negara (Menpan) dan Refor-masi Birokrasi (RB) No. 5 Tahun2010 tertanggal 28 Juni lalu ten-tang Pendataan Tenaga Honoreryang Bekerja di Lingkungan Ins-tansi Pemerintah, serta PeraturanPemerintah (PP) No. 48 Tahun2005 tetang Pengangkatan Tena-ga Honorer Menjadi CPNS yangtelah diubah menjadi PP No. 43Tahun 2007, pihaknya kembalimelakukan pendataan terhadaptenaga honorer di instasi pe-

    merintah.Beberapa waktu lalu BKD

    telah melakukan pendataanterhadap tenaga honorer yangdibiayai APBD/APBN, atauistilahnya pendataan kategorisatu. Sekarang giliran penda-taan untuk tenaga honorer nonAPBN/APBD. Jadi semua sa-ma-sama mendapat kesempatandiangkat, tandasnya.

    Menurutnya, seluruh tenagahonorer non APBN/APBDyang memenuhi syarat sesuaiSE tersebut wajib melengkapiberkas-berkas pendataan.

    Persyaratan utamanya ada-lah tenaga honorer non APBN/APBD diangkat oleh pejabatyang berwenang, bekerja diinstansi pemerintah denganmasa kerja minimal 1 tahun pada31 Desember 2005 dan sampaisaat ini masih bekerja secaraterus menerus, usia terakhirsekurang-kurangnya 19 tahun,dan tidak boleh lebih dari 46tahun per 1 Januari 2006.

    Jika persyaratan utama inidapat dipenuhi, maka tenagahonorer non APBD/APBNyang bersangkutan segera

    melengkapi berkas-berkas pen-dataan, ujarnya.

    Berkas-berkas tersebut diantaranya, fotocopy SK peng-angkatan, surat tugas, dan suratketerangan masih melaksanakantugas yang telah dilegalisasi olehpejabat yang berwenang.

    Selanjutnya, fotocopy ijazahsebagai dasar pengangkatanpertama tenaga honorer danijazah terakhir yang telah dile-galisir. Pengumpulan berkaspendataan ini paling lambat 15November 2010 atau Seninmendatang. (adi)

    ADI MULYADI/RATEG

    DILARANG - Undang-undang melarang hewan betina untuk dikurbankan demi populasinya.

    RENTETAN bencana alamyang melanda negeri ini mem-buat siapa saja yang menyak-sikan ikut merasa sedih.

    Ratusan korban jiwa mela-yang akibat tsunami di Men-tawai (Sumatera Barat) dan le-tusan Gunung Merapi (Jogja-karta). Sisanya harus hidupdalam keprihatinan dan kehi-langan harta benda yang sela-ma ini mereka kumpulkan sela-ma bertahun-tahun.

    Kondisi tersebut tentu sajamenggugah keprihatinan se-mua pihak untuk turun lang-sung membantu ke lokasi keja-dian hingga mendoakan danmenyisihkan sebagian hartauntuk membantu mereka yang

    membutuhkan. Hal ini diung-kapkan Ketua Majelis UlamaIndonesia (MUI) Kota TegalKH Abu Chaer An Nur.

    Menurutnya, bencana alamyang melanda negeri ini meru-pakan cobaan sekaligus tegur-an dari Sang Maha Pencipta.Rasa solidaritas kepada korbanbencana bisa diwujudkan da-lam berbagai hal. Meski tidakharus turun langsung ke lokasibencana, masyarakat bisa mem-bantu dalam bentuk sumba-ngan, melalui lembaga-lembagakemanusiaan dan sebagainya.

    Cobaan tersebut bisa men-jadi pelajaran sekaligus cer-minan untuk saling introspeksidiri bahwa apapun bisa terjadi

    jika Tuhan sudah menghendaki.Bagi mereka yang masih diberikesehatan, keselamatan danberbagai kenikmatan, serta ke-mudahan jangan pernah lupakepada mereka yang mem-butuhkan sehingga tercipta ke-seimbangan sekaligus rasasosial tanpa membedakan satusama lain.

    Kepada masyarakat, pihak-nya juga berpesan untuk ikutmendoakan agar semua musi-bah tersebut bisa menjadi pela-jaran yang bisa diambil hik-mahnya.

    Bagi mereka yang diberi kele-bihan dalam segi materi, dika-takannya, tidak ada salahnyaikut membantu. (gun)

    Solidaritas untuk Korban Bencana Alam

    DINAS Kelautan dan Perta-nian (Dislatan) Kota Tegalmengimbau kepada seluruhmasyarakat, penjual, dan peter-nak agar tidak mengkurbankanhewan betina.

    Ini sesuai dengan amanatUndang-Undang (UU) No. 18 Ta-hun 2009 tentang Peternakandan Kesehatan Hewan. Saat me-lakukan pemeriksaan hewan kur-ban kali kedua Selasa (9/11), Pe-tugas Dislatan Pemkot Tegal drhLiza Atikah Purwandani menga-takan, dalam peraturan agamamemang tidak melarang hewankurban berjenis kelamin betina.

    Namun pemerintah meng-aturnya, mengingat kelanjutandari populasi hewan yang akandikurbankan tersebut.

    Dan kami selaku pegawaimengacu kepada undang-un-dang yang berlaku. Karenanya,hewan betina produktif kita la-rang untuk dikurbankan. Apa-bila hewan kurban betina pro-duktif, bukan hal yang mustahilpopulasinya semakin berku-rang, jelasnya di sela-selakegiatan tersebut.

    Guna meminimalisasinya,bersamaan dengan kegiatanpemeriksaan hewan kurban, timini selalu mengimbau agarpenjual tidak memasarkan he-wan betina untuk kurban. Apa-bila ditemui, dikatakannya,maka dengan tegas diingatkanagar diganti dengan pejantan.

    Menurutnya, sejauh ini me-mang belum ditemukan adanyapenjual yang memasarkan he-wan betina. Tim hanya mene-mukan tiga ekor kambing yangdiketahui menderita penyakitORF di salah satu penjual kam-

    bing kurban di wilayah Slerok,Tegal Timur, Kota Tegal.

    Dijelaskan Liza, penyakitORF atau penyakit dakangan/bengoren merupakan penyakityang sangat menular. Ini menye-rang hanya pada kambing dandomba terutama pada kulit bibiratau disekitar leher.

    Secara tegas kami mintaagar kambing tersebut dipisah-kan dari lainnya karena sangatmenular dan segera diobati.Penyembuhannya sangat mu-dah, hanya dengan mengguna-kan obat luar seperti betadinesaja. Dan sepekan kemudianpenyakit tersebut akan sem-buh, terangnya.

    Pemeriksaan kemarin, lanjutLiza, dilakukan di beberapapenjual dan peternak hewankurban di Tegal Timur -di anta-ranya, di Jalan Perintis Kemer-dekaan, Jalan Surabayan, Sle-rok, dan Pasar Hewan Langon.

    Sementara, pengelola kan-dang kambing Pasir LuhurSlerok Latif (25) menuturkan,akan melaksanakan apa yangdisampaikan tim pemeriksahewan kurban.

    Karena ternak, jadi adayang betina dan pejantan. Na-mun untuk hewan kurban, kamihanya menjual pejantannyasaja. Sedang betina dijual untukkembali dipelihara, bukan dikur-bankan, ujarnya.

    Menurutnya, untuk menjagakesehatan hewan ternaknyaselalu dijaga. Bahkan, dilakukanpemberian vaksin dan vitaminsecara rutin, pakan dan minumjuga tidak pernah terlambat. Jadikesehatan hewan akan selaluterjaga dengan baik. (adi)

    Hewan BetinaDilarang Dikurbankan

    MutasiKasekSD/SMPDisoalPELAKSANAAN mutasi sejumlah kepala Sekolah Dasar (SD) dan

    Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan Pemerintah Kota(Pemkot) Tegal baru-baru ini disoal sejumlah kepala sekolah (kasek).

    Pasalnya, mutasi kali dinilai bedol desa. Bahkan, dari beberapa SDdan SMP di sejumlah kecamatan, seperti di Kecamatan Tegal Selatanada 2 kasek yang hanya dimutasi masih dalam kecamatan yangsama. Sedangkan lainnya, dimutasi ke kecamatan lainnya.

    Menindak lanjuti aduan ini, Komisi I DPRD Kota Tegal dalam waktudekat bakal minta penjelasan kepada Dinas Pendidikan (Disdik)setempat.

    Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tegal W. Edi Susilo Selasa (9/11)mengatakan, sejumlah kepala SD dan SMP yang dimutasi telahmengadu ke DPRD terkait hal tersebut.

    Mereka menilai, pelaksanaan mutasi tak melihat kondisi dan situasi,sebab hampir semua kasek dimutasi keluar kecamatan. Padahal,rata-rata mereka telah menjabat di pengurus koperasi, KKG, PGRIkecamatan, maupun organisasi lainnya di kecamatan. Selain itu,mereka juga mengeluhkan soal jarak tempuh mutasi.

    Kami menilai, mutasi kasek kurang dikaji secara matang. Bahkan,Baperjakat atau pemkot tak memperdulikan masalah tersebut. Padahal,tahun 2011 adalah program Tegal Cerdas. Sehingga kalau langkahnyasemacam ini, justru akan menghambat program tersebut, tandasnya.

    Kami rasa, ini catatan dan ke depan jangan sampai terulang kembali.Namun, agar lebih jelas, kami akan meminta penjelasan dari Disdiksoal hal tersebut, lanjutnya.

    Sementara, Ketua Komisi I DPRD Kopta Tegal Sutari mengungkapkan,agar program Tegal Cerdas bisa terlaksana secara maksimal, makapihaknya akan meminta pemkot secepatnya melakukan inventarisirterhadap kasek-kasek yang akan memasuki masa pensiun, khususnyadi tahun 2011.

    Inventarisir kasek dilakukan di semua tingkatan, baik SD hinggaSMA/SMK. Semua kasek yang akan memasuki masa pensiun harussecepatnya dilakukan persiapan pengganti. Sehingga, saat pensiun,pemkot tak susah-susah mencari penggatinya. Apalagi sampaidikosongkan. Itu, menurut dia, jelas akan menghambat program TegalCerdas.

    Kami minta pemkot secepatnya melakukan seleksi atau ujian, bagicalon kasek agar di tahun 2011 nanti tidak ada kekosongan kasek.Selain itu, dalam program Tegal Cerdas 2011 kami minta sumber dayamanusia (SDM) atau PNS yang terlibat langsung, maupun tidaklangsung dalam program tersebut, agar benar-benar menjadi tenagafungsional yang memiliki kompetensi, ungkap Sutari.

    Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Walikota Tegal H IkmalJaya dalam jumpa pers dengan beberapa waktu lalu menyatakan,akhir Bulan November atau awal Desember 2010 pemkot akanmelakukan ujian seleksi calonkasek.

    Dalam seleksi calon kasek terse-but, lanjutnya, pemkot akan beker-jasama dengan Lembaga PenjaminMutu Pendidikan (LPMP) JawaTengah (Jateng). (hun)

    Herbal atau jamusudah tidak asing lagidi telinga masyarakat.Berbagai jenis herbaldikembangkan mulai

    bentuk kapsul,minuman, serbuk, dan

    lainnya sebagaialternatif pengganti

    obat kimia. Seberapabesar kepercayaan

    masyarakat terhadapkhasiat herbal?

    LAPORAN: R. GUNAWAN

    HERBAL bisa diminum saatsehat maupun sakit, berbedadengan obat kimia yang keba-nyakan diminum saat sakit.Selain itu, herbal juga tidakmemiliki efek samping karenaterbuat dari tumbuhan dandiproses secara alamiah.

    Sugeng (54), pengguna her-bal mengatakan, herbal ataujamu dibuat dengan bahanalam yang diwariskan secaraturun-temurun. Herbal jugabebas dari bahan pengawetsehingga aman dikonsumsimulai anak-anak hingga orangdewasa.

    Selain mengobati, jamu jugadigunakan untuk menjaga agarstamina tubuh selalu terjaga.

    Untuk pekerja keras, misalnya,dengan minum jamu pegal linusecara teratur maka daya tahantubuh selalu terjaga dan bebas

    dari pegal-pegal setelah berakti-vitas seharian.

    Untuk ibu yang baru melahir-kan, maka jamu yang digunakan

    juga beragam sehingga prosespemulihan bisa lebih cepat.Sementara anak-anak yangsusah untuk makan, bisa meng-gunakan jamu corokan atautemu ireng sehingga kembalimemiliki nafsu makan.

    Selain berkhasiat, hargajamu juga terjangkau sehinggabisa dimanfaatkan semua lapis-an masyarakat, katanya.

    Hal senda diungkapkan Seto(48). menurutnya, khasiat ramu-an herbal sudah terbukti sejakdahulu. Apalagi kemasan seka-rang dibuat sedemikian rupasehingga lebih mudah diminumdan dibawa. Tetapi, dia lebihsuka memanfaatkan jamu go-dogan, meskipun rasanya sa-ngat pahit, namun khasiatnyalangsung terasa untuk meng-obati penyakit yang dideritadan bebas dari efek sampingatau ketergantungan.

    Untuk mengurangi rasapahit, bisa dicampur denganmadu atau gula dan khasiatnyajuga tidak berkurang, ujarnya.

    Slamet Wardoyo (61), salahseorang penjual ramuan herbal

    mengungkapkan, herbal memi-liki khasiat sama dengan obatyaitu menyembuhkan. Tetapi,jamu tidak memiliki efek sampingkarena dibuat dari akar, batang,serta daun tumbuhan tertentusesuai dengan jenis penyakityang diderita.

    Bahkan, dengan mengkon-sumsi jamu secara teratur, bisamencegah munculnya penyakitsehingga tubuh tetap sehat.Untuk satu botol jamu yangterdiri dari racikan sejumlahtanaman, dia menjual mulai Rp20-30 ribu.

    Setelah dibawa pulang, botoltersebut tinggal dituang airpanas dan langsung diminum.Dalam satu botol, jelasnya, bisadigunakan sampai seminggusehingga semua keluhan se-perti rematik, lemah atau loyo,kencing manis, darah tinggi,darah rendah, menambah sta-mina, dan sebagainya bisasembuh.

    Saat sehat juga bisa terusmengkonsumsi herbal sehing-ga stamina selalu terjaga,ujarnya. (*)

    Khasiat Ramuan Herbal Alternatif Obati PenyakitDiyakini Turun-temurun Tanpa Efek Samping

    ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

    BERKHASIAT Ramuan herbal sejak dahulu dikenal dan diyakinimampu menyembuhkan berbagai penyakit tanpa efeksamping.

  • RABU10 NOPEMBER 2010

    SLAWIMETROPOLISRADAR TEGAL

    5

    DompetPeduliMERAPIBagi Pembaca Harian Pagi Radar Tegal yang berniat memberikan

    bantuan kemanusiaan bencana alam meletusnya Gunung Merapibisa menyalurkan sumbangan Anda ke Harian Pagi Radar TegalJl. Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal (jam kerja).

    Bantuan anda sangat berarti guna meringankan penderitaanmereka. Terima kasih.

    Daftar Penyumbang1. MAKIN Tegal Rp. 5.000.0002. Dinas Permukiman Kota Tegal Rp. 100.0003. SMK Astrindo Tegal Rp. 6.738.7004. SMP N 1 Bumijawa Rp. 1.028.5005. KKKS dan KKG Rp. 1.288.5006. SMK Dinamika Kota Tegal Rp. 500.0007. Wahyudin Rp. 20.0008. TK Negeri Pembina Kota Tegal Rp. 2.000.0009. SD Kebandingan 1 Kec.Kedungbanteng Rp. 335.00010. Rizan Rp. 100.00011. SDN Randungunting 4 Tegal Rp. 600.00012. Radar Pemalang Rp. 4.010.00013. Abas Toya Bawazier SE (Anggota DPRD Kota Tegal) Rp. 7.297.00014. SMAN 1 Bojong Rp. 700.40015. SMPN 1 Talang Kab. Brebes (SSN) Rp. 1.694.40016. SMKN 1 Dukuhturi Rp. 2.275.700Total Rp. 33.688.200

    RSI PKU Muhammadiyah Kab.Tegal 0283-3448131

    Rumah Sakit Umum Adella 0283-491154

    SLAWI

    Dari Sidak HewanKurban DKPP

    SLAWI - Sidak hewan kur-ban yang dilakukan Kasi Kese-hatan Hewan (Keswan) DinasKelautan Perikanan dan Peter-nakan (DKPP) Pemkab Tegal,Selasa (9/11), atau H-7 LebaranIdul Adha, di Pasar HewanCurug Pangkah, menemukansejumlah hewan yang tidaklayak untuk kurban.

    Pasalnya, hewan itu mengi-dap penyakit seperti Cacingan,Penyakit Kulit Gudikan (Stak-bies) dan Iritasi Mata. Namunhewan itu bisa dikonsumsiuntuk pemotongan diluar kur-ban, selama bagian yang ber-penyakit tidak dikonsumsi.

    Kami menemukan sejumlahhewan yang dijual di pasarantidak layak karena mengidappenyakit, kata Kasi KewanDKPP Pemkab Tegal, Drh AbdiManaf, kepada Radar, Selasa (9/11).

    Dikatakan Abdi Manaf, saatpihaknya mengadakan sidak,sejumlah hewan ditemukanterindikasi penyakit Cacingandengan ciri pada bulu hewanterlihat berdiri.

    Sedang untuk hewan yangterindikasi Gudikan (Stakbies)

    M GHONI/RADAR SLAWI

    PERIKSA HEWAN - Kasi Keswan DKPP Pemkab Tegal, tengah memeriksa hewan ternak dankurban, yang dipasarkan di Pasar Hewan Curug Pangkah, Selas (9/11).

    Ditemukan Hewan yangTidak Layak Kurban

    digambarkannya ada bekascacat pada kulit karena gudikandan indikasi penyakit IritasiMata pada hewan terlihat padabola mata hewan yang merah.

    Hewan itu tidak layak untukkurban karena harus sehat.Tetapi untuk dijual secaradaging potongan tidak masalahselama wilayah terkena pe-nyakit tidak dikonsumsi.

    Menurut dia, penemuan jum-lah hewan yang berpenyakitsaat dilakukan sidak dika-takannya masih realtif sedikitdan ringan. Pasalnya denganpenanganan pengobatan ri-ngan bisa segera sembuh se-lama ditangani secara baik.Kami pikir dengan obat-obat-an ringan penyakit hewan itubisa disembuhkan, terangnya.

    Sementara, untuk jenis pe-nyakit hewan yang cukup ber-bahaya seperti Antrax dan pe-nyakit lain, belum ditemukansaat pihaknya melakukan sidak.Namun demikian, dirinya terusmelakukan sidak, dengan hara-pan jika penyakit itu munculsecara dini bisa diketahui. Ka-bupaten Tegal tidak endemikAntrax, jadi kemungkinan he-wan asli daerah bebas Antrax.Kami hanya mengantisipasipada hewan kiriman dari luardaerah, pungkasnya. (K1)

    SLAWI - Dalam rangka mem-peringati Hari Kesehatan Nasi-onal (HKN) ke-46 tahun 2010yang jatuh pada tanggal 12November, Dinas Kesehatan(Dinkes) Kabupaten Tegalmengadakan lomba Puskesmasdan Rumah Sakit Sehat. Peni-laian lomba tersebut dilaksan-kan sejak awal Oktober danakan berakhir pada hari ini.

    Kepala Dinkes KabupatenTegal, dr H Widodo Joko Mul-yono MKes MMR, melaluiKepala Bidang Promosi Kese-hatan dan Penyehatan Ling-kungan (PKPL) Drs A ThosimMM, kepada Radar Selasa (9/11) mengatakan, bahawa lombaini untuk mengevaluasi budayaPerilaku Hidup Bersih danSehat (PHBS) dan penerapankawasan tanpa rokok di insti-tusi kesehatan, yang meliputipuskesmas dan rumah sakitbaik pemerintah maupun swas-ta se-Kabupaten Tegal. Tercatatsejumlah 29 puskesmas rawatinap dan 24 rawat jalan, sertalima rumah sakit, diantaranyadua milik pemerintah dan tigaswasta.

    Puskesmas dan Rumah Sakitmerupakan institusi kesehatan,dimana tempat berkumpulnyaorang sakit dan sehat. Sehinggasangat berpotensi sebagai pe-nularan penyakit, juga dapatterjadi karena tidak memadainyafasilitas institusi kesehatanseperti ketersediaan air bersih,jamban, pengolahan sampah,dan limbah serta perilaku pasi-en. Makanya kita melakukankunjungan untuk menilainya,katanya.

    Thosim menambahkan, lom-ba ini dilaksanakan dengan caramengunjungi puskesmas danrumah sakit secara terjadwaloleh tim penilai, terdiri dari lintasprogram dan lintas sektor.

    HKN, Dinkes Menggelar LombaPuskesmas dan Rumah Sakit Sehat

    Namun agar penilaian berlang-sung objektif, maka Dinkestidak melakukan pemberitahuanatas jadwal kunjungan kepadapihak puskesmas maupun ru-mah sakit. Kita melakukankunjungan secara mendadakuntuk melihat keadaan padasaat itu, imbuhnya.

    Dalam melakukan penilaian,lanjut Thosim, setiap tim penilaimelakukan pengamatan danwawancarta kepada beberparesponden yang ada di puskes-mas atau rumah sakit denganmenggunakan cek list. Bebe-rapa hal yang dinilai mencakupkebersihan lingkungan, fasilitassanitasi seperti air bersih, jam-ban, wastafel, tempat sampah,pengamatan ada tidaknya jen-tik, seberapa jauh penerapankawasan tanpa rokok di insti-tusi kesehatan serta besarkeaktifan petugas dan kunju-ngan klien di Klinik BerhentiMerokok (KBM).

    Salah satu fenomena perila-ku tidak sehat yang hingga saatini masih berlangsung dalam

    masyarakat kita adalah perilakumerokok, hal ini didukung faktayang ada, bahwa jumlah rumahtangga yang tidak merokok ataubebas asap rokok di KabupatenTegal, berdasarkan suvey PH-BS tahun 2009 hanya 27,1 per-sen dari 8.610 rumah tangga.Angka tersebut mendudukipringkat pertama sebagai prio-ritas masalah dari 10 indikatorpenilaian PHBS, terang Tho-sim.

    Sementara untuk pengumu-man hasil lomba puskesmasdan rumah sakt sehat, menurutThosim, akan diumumkan padapuncak peringatan Hari Kese-hatan Nasional pada tangal 12November 2010 yang akandipusatkan di puskesmas rawatinap Suradadi.

    Kami berharap, lomba inidapat memotovasi pimpinan,petugas kesehatan, pasien,dan pengunjung, untuk selalumembudayakan perilaku hi-dup bersih dan sehat di pus-kesmas maupun rumah sakit,pungkasnya. (mg2)

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    PENILAIAN - Tim penilai lomba puskesmas dan rumah sakitsehat saat melakukan penilaian.

    PANGKAH - MasyarakatKabupaten Tegal saat ini kehi-langan Kyai Sepuh yang nota-bene juga kyai multidimensi,yaitu KH Abdul Jalil pengasuhpondok pesantren RaudlotutTholibin Kalikangkung Keca-matan Pangkah.

    Pemakan yang dilakukan hariSenin (8/11) pada pukul 15.00WIB, dihadiri ribuan orangyang nampak memadati rumahdan jalan di lingkungan pon-dok pesantren

    Mulai dari Wakil Bupati,Ketua DPRD bersama anggotayang lain, pejabat kecamatan,para alim ulama se-KabupatenTegal, dan Masyarakat sekitarserta para santri nampak terharusaat mengiringi kepergian be-liau.

    Salah satu kerabat dekat, KHGholib Mawardi, mengatakan,KH Abdul JAlil wafat hari Senin(8/11) pada pukul 04.00 WIB disalah satu rumah sakit terdekat.

    Pada masa hidupnya, beliauyang lahir pada tanggal 3 Janu-ari 1935, yang sampai denganwafatnya berumur 75 tahun itumerupakan Kyai yang mengu-asai bidang ilmu yang komplek.Artinya, beliau merupakan kyaiyang sangat multidimensi, mulaidari ilmu manteq, ilmu faroid,ilmu ard, ilmu falaq, dan ilmuyang lain. Oleh karena itulah,kepergian beliau sangat dirasa-kan banyak kalangan.

    Matinya seorang ulama,adalah gugurnya alam, jelaswafatnya beliau sangat dise-dihkan karena kita merasakehilangan seorang figur dansumber ilmu agama yang da-

    Masyarakat Kabupaten TegalKehilangan Kyai Sepuh

    lam, katanya.Hal yang sama juga di ka-

    takan Rois Syuriah PC NUKabupaten Tegal KH KhambaliUtsman, saat mewakili keluar-ganya, mengatakan Almarhummerupakan salah satu muhta-syar NU dan beliau merupakanguru besar, serta orang alimyang sangat menguasai ilmu.

    Kami berharap dengan se-peninggal almarhum, keluar-ganya dapat mewarisi ilmunya,serta nanti banyak orang-orangalim, baik itu santrinya ataupunyang lain dapat meneruskanperjuangan beliau, memberikanpelajaran agama di KabupatenTegal, ungkapnya.

    Sementara, Ketua DPRD Ka-bupaten Tegal, Rojikin AH SHSE, saat memberikan sambutanmengatakan, masyarakat Kabu-paten Tegal sangat merasakankehilangan sosok kyai yangsangat menguasai bidang ilmudan sudah banyak memberikanpendidikan kepada masyarakatKabupaten Tegal.

    Dirinya juga berharap agarpara keluarga yang ditinggalkandapat diberikan kesabaran.Serta bagi almarhum, agar amaldan ibadahnya dapat diterimadi sisi Allah SWT.

    Wakil Bupati Tegal, HM HerySulistyawan juga mengatakan,dirinya merasa kehilangan so-sok kyai yang telah banyakmemberikan pelajaran agama,ataupun moral kepada ma-syarakat Kabupaten Tegal

    Dikatakan Wakil Bupati, ber-kat beliaulah, masyarakat Tegalbanyak diajarkan tentang mo-ralitas yang baik. (mg2)

    FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

    SIDAK - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, melakukansidak pegawai BLUD RSUD dr Soeselo Slawi.

    DokterdiRSUDkurangDisplinSLAWI - Sejumlah dokter pada Badan Layanan Umum Daerah

    (BLUD) RSUD dr Soeselo Slawi dianggap kurang displin. Pasalnya,seringkali dokter berangkat tidak tepat waktu. Hal itu dikatakan Anggotakomisi I DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amrulloh, saat melakukan sidakdi rumah sakit tersebut bersama M Khuzaeni. Senin (8/11).

    Di rumah sakit yang harusnya dapat menjadi rujukan agar jadialternatif, akan tetapi dokter yang ada, berangkatnya tidak tepatwaktu, ini sama saja dengan puskesmas, yang kalau ada pasienharus menunggu lama, kata Helmi.

    Dikatakan Helmi, ketidaktepatan dokter dalam memenuhi tanggungjawabnya, seharusnya tidak menjadi budaya. Karena dokter sangatdibutuhkan oleh pasien. Dokter yang ada di BLUD RSUD dr soeseloharsu dapat bertanggung jawab dsengan kedisiplinanya, karenaakhir-akhir ini banyak keluhan yang disampaikan kepada kami terkaitdengan pelayanan dokter yang kurang tepat waktu, imbuhnya.

    Hal yang sama juga dikatakan M Khuzaeni, bahwa ada kemungkinankekurangdisiplinnya dokter di BLUD RSUD dr Soeselo Slawi, akibatmembuka praktek di rumah. Sehingga mengakibatkan dokter yangada terlambat datang. Harusnya dalam perijinan praktek dapat di kajiulang kembali, karena ketika dokter praktek pagi, ini menjadi kendalakedisiplinan, ungkapnya.

    Sementara Direktur BLUD RSUD dr Soeselo Slawi dr Bahaudin,yang didampingi Wakil Direktur dr Hafidz dan sejumlah pejabat BLUDlainnya, saat menemui anggota dewan tersebut mengatakan,pihaknya sebenarnya sudah semaksimal mungkin dalam memajukanpelayanan yang ada di BLUD RSUD dr Soeselo Slawi. Kami selaluberupaya agar RSUD yang kami pimpin ini pelayananya menjadi lebihbaik, katanya. (mg2)

  • RABU10 NOPEMBER 2010

    KABUPATENTEGALRADAR TEGAL

    6

    Warga Ancam Demo

    DAFTAR PENYUMBANG

    1. Ibu Ratna Rp. 100.000,-2. Hamba Allah Rp. 500.000,-3. Bp. Cinta Rosul - Tegal Rp. 30.000,-4. Bp. Agus - Tegal Rp. 500.000,-5. Tirta Rp. 150.000,-6. Elang Dani Rp. 100.000,-

    Total Rp.1.380.000,-

    LINTAS

    Terkait Jalan RusakYang Tak KunjungDiperbaiki

    SURADADI - Sejumlah warga DesaJatimulya dan Desa Kertasari Keca-matan Suradadi, rencana bakal mela-kukan unjuk rasa. Hal ini menyusul,lantaran jalan di dua desa tersebut tidakdiperbaiki. Meski diperbaiki, namuntidak menyeluruh. Dengan panjang jalan3000 meter, yang diperbaiki hanya 2625meter saja. Sedangkan sisanya yangmerupakan perbatasan antara dua desatersebut, hingga ujung timur DesaKertasari tidak diperbaiki. Padahal jalanitu, sudah tidak layak lagi untukdilewati. Kubangan besar, tampakmenghiasi jalan yang panjangnyahampir satu kiloan itu.

    Sekretaris Desa Jatimulya, Akhmarimenyampaikan, memang ada rencanawarga sekitar melakukan unjuk rasa.Tapi waktunya kapan, pihaknya belumtahu. Menurut dia, bila sampai penger-jaan ini selesai, lalu sepanjang jalan 1kilometer itu tetap tidak diperbaiki,kemungkinan warga bakal menggelaraksi.

    Entah waktunya kapan, kami tidaktahu. Yang jelas, warga sekitar bakalmelakukan demo. Sebab, perbaikanjalan ini, terkesan tanggung. Terbukti,sisa jalan yang hanya satu kilo itu, tidakdiperbaiki, tutur dia, kepada wartawan,Senin (8/11) kemarin.

    Dan lagi, lanjut dia, yang bakalmelakukan unjuk rasa, bukan hanyawarga Desa Jatimulya saja. Melainkan,warga Desa Kertasari pun akan turutbergerak pula. Menurut Akhmari,tuntutan warga hanya satu. Yakniperbaikan jalan dari perbatasan antaradua desa tersebut, hingga ujung timurDesa Kertasari.

    Yang saya tahu, warga hanya

    meminta, supaya perbaikan ini, di-lanjutkan hingga ujung timur DesaKertasari, imbuhnya.

    Terpisah, Surijan (40) warga DesaKertasari mengatakan, bahwa pihaknyabakal melakukan unjuk rasa. Menurutdia, perbaikan ini terkesan pilih kasih.Terbukti, jalan di desanya yang meru-pakan jalan tembus dari Desa Jatibogordan Desa Jatimulya itu, hingga kini takkunjung diperbaiki.

    Kenapa tidak sekaligus diperbaiki?,

    padahal panjang jalan tidak ada satukilo. Dan juga, kondisi jalan ini sangatparah. Andai dibiarkan saja, tentunyadapat menimbulkan kecelakaan. Karenajalanan ini, banyak sekali kubanganbesar. Terlebih jika turun hujan, hampirseratus persen, jalan tersebut tergenangair, cetus pria yang mengaku ber-profesi sebagai petani ini.

    Sementara itu, ketika Kepala DesaJatimulya, Hartono Spd dihubungimelalui telephon seluler (phonsel) nya,

    pihaknya mengaku belum mendengarterkait warganya hendak melakukanunjuk rasa.

    Hanya saja, kala ini pihaknya tengahmelakukan pengajuan proposal kedinas terkait, guna perpanjanganperbaikan jalan tersebut.

    Saya belum mendengar kalau wargakami akan demo. Yang saya tahu, saatini pihak desa tengah melakukanpengajuan proposal untuk perbaikanjalan tersebut, ucapnya singkat. (k2)

    AGUS WIBOWO/RADAR SLAWI

    BANTU KORBAN - Anggota DPRD dari Fraksi PKS Wakhidin BA,nampak tengah membantu korban lakalantas yangmerupakan relawan yang tengah membawa bantuan kepadakorban bencana Gunung Merapi.

    MobilRelawanBencanaMerapi Tabrakan

    WARUREJA - Mobil Daihatsu Xenia warna hitam yang ditumpangirelawan bencana Gunung Merapi, mengalami kecelakaan di jalanraya pantura Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal Minggu (7/11)sekitar jam 21.00 WIB. Kendaraan yang mengangkut obat-obatan,pakaian, perlengkapan dan mainan balita itu menabrak truk muatankayu di pinggir jalan. Atas kejadian tersebut, tiga orang penumpangyang tak lain merupakan anggota KAMMI Reaksi Cepat (KSR) terluka.

    Ketiga orang yang mengalami kecelakaan itu adalah sopir mobilSukron Amin (23), Yudi (28) dan Yudha (24). Sukron wargaPandeglang, Banten dan Yudi penduduk asal Jakarta mengalami lukamemar serta lecet-lecet di bagian muka, tangan maupun kakinya.Sedangkan informasi yang dihimpun menyebutkan insiden lakalantasyang terjadi dijalur pantura tersebut bermula, dari arah barat menujutimur, mobil relawan tersebut melintasi Tegal. Namun, sesaat hendakmemasuki daerah perbatasan Tegal-Pemalang, mobil yang membawasejumlah bantuan korban bencana itu hendak menyalip. Namun naas,di jalur Warureja terdapat truk yang parkir namun posisinya memakanbadan jalan. Lantaran jarak terlalu dekat, mobil relawan tersebutakhirnya menabraknya. Sedangkan untuk korban yang kondisinyacukup parah, yakni Yudha warga Tangerang jauh akhirnya harusmenjalani rawat jalan di Rumah Sakit (RS) Santa Maria Pemalang.

    Peristiwa itu terjadi saat dirinya hendak mengantarkan bantuandari Jakarta menuju ke Magelang, dengan kecepatan sedang. Namunsaat berbelok, ada truk yang parkir di pinggir jalan agak memakanbadan jalan. Karena di sisi kanan ada kendaraan lain, akhirnya mobilsaya menabrak truk muatan kayu, kata sopir mobil Daihatsu Zenia,Sukron Amin.

    Menurutnya, atas kejadian ini dirinya beserta dua penumpang lainterpaksa harus dirawat di RS Santa Maria Pemalang. SementaraSekretaris Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal, Wakhidin BAmengimbau supaya proses kecelakaan ini bisa cepat diselesaikan diPolres Tegal. (gus)

    YERI NOVEL / RADAR TEGAL

    JALAN BERLUBANG - Meski harus hati-hati, beberapa pengguna jalan tengah melintas di jalan yang dipenuhi kubanganbesar, di Desa Jatimulya dan Desa Kertasari.

    SLAWI - Sidang kasus per-data terkait gugatan senilai Rp5,5 milyar terhadap dua instansidiantaranya Polres Tegal danKejaksaan Negeri (Kejari) Sla-wi, Senin (1/11) kemarin ber-lanjut. Dalam agendanya kuasahukum direktur RS Mitra SiagaTegal, dr Wahyu Heru Triyono,Sutopo SH dan Anom Y SH(selaku penggugat), langsungmemberikan bukti tertulis ke-pada majelis hakim yang di-ketuai oleh M Djauhar SH yangdiberikan kode P1 sampai de-ngan P 12.

    Alat bukti tertulis yangmasuk dalam kode P1 sampaidengan P12, diantaranya me-ngenai adanya perbuatan mela-wan hukum. Yakni saat peneta-pan tersangka yang tanpadidasari dengan dua alat buktidan dapat dipertanggungja-wabkan. Sebab, dari kepolisian(tergugat II) saat itu hanyamenggunakan satu alat buktisan satu saksi saja, kata kuasahukum penggugat, Sutopo SHdan Anom SH kepada majelishakim saat melakukan pem-butkian tertulis, kemarin.

    Tidak hanya itu untuk ter-gugat I juga telah membuatlaporan polisi atas sekedardidasari keterangan orang lain.Dan perbuatan ini jelas masukdalam pasal 316, 317 KUHPtentang pencemaran dan fitnah.Sedangkan untuk tergugat IIIyakni kejaksaan saat itu beranimelimpahkan berkas ke PNSlawi, padahal perkara pidanayang diajukan tidak cukup

    unsur. Sedangkan tiga unsurtersebut terbukti dengan putu-san pidana oleh PN Slawi me-mvonis kalau klien kami tidakbersalah. Termasuk penguatanputusan dari MA, ungkapkuasa hukum dr Wahyu HeruTriyono.

    Ketua majelis hakim M Djau-har SH, menjelaskan kalau saatini tengah dilakukan sidangpembuktian. Sedangkan alatbukti yang ada untuk sementaradilakukan tertulis.

    Sidang dengan agenda pem-buktian ini, masih membuatkuasa hukum dari dokter Su-martono selaku tergugat I,untuk tidak mau berkomentar.Demikian dengan kuasa hukumtergugat III, Kejaksaan yangmengaku belum siap membe-rikan keterangan. Namun kuasahukum tergugat II dari PolresTegal yakni AKBP Daup Wis-mawati SH, juga enggan ber-komentar. Kami di sini sebagaikuasa hukum saja.Jika maukonfirmasi, silahkan saja ke PakKapolres Tegal, ungkapnya.

    Sementara beberapa lalu saatdiklarifikasi Kapolres TegalAKBP RZ Panca Putra Siman-juntak enggan bertemu dengansejumlah wartawan. Padahal,saat itu Kapolres sedang beradadi ruangan dan tidak ada tamuyang berkunjung. Ya, meskisejumlah wartawan berupayamenunggunya sampai berjam-jam, namun mantan KapolresBanyumas tersebut tetap tidakmau bersilaturohmi denganrekan-rekan wartawan. (gus)

    ADIWERNA - Ribuan WargaDesa Pesarean Kecamatan Adi-werna, khususnya di sekitarpedukuhan Klambon dan Ku-ba, terancam berbagai penyakit,seperti ISPA, Idiot danpenyakit lain. Penyakit itudiduga kuat akibat limbahBahan Berbahaya dan Beracun(B3) yang dikeluarkan dari sisapeleburan logam tradisional didesa itu. Bahkan, limbah B3 itubisa mempercepat proses kema-tian warga karena mengkon-sumsi setiap hari. Saat iniseperti dijelaskna Kades setem-pat, jumlah warga penderitapenyakit akibat itu, selalu be-rtambah.

    Seperti data yang didapat dariPuskesmas Adiwerna, di Tahun2008, seribu lebih warga DesaPesarean terindikasi berbagaipenyakit dampak dari pem-buangan dan pengolahan lim-bah peleburan logam secarasembarangan. Jumlah itu terusmeningkat sampai Tahun 2009dan tidak menutup kemung-kinan terus berkembang diTahun 2010.

    Sesuai data yang kami da-pat, di Tahun 2009, setiap bulanwarga desa kami yangmenderita penyakit dampak darilimbah peleburan logam ang-kanya terus meningkat, kataKades Pesarean Adiwerna,Agus S, kepada Radar, belumlama ini.

    Dikatakan Agus, jumlah itudiprediksi akan terus mening-kat, karena selama ini masih adapengusaha peleburan logam diPesarean yang mengindahkanstandar pembuangan limbah,baik limbah asap maupun pa-dat. Tidak hanya itu, limbahpadat yang kami lihat jumlahnya

    mencapai ratusan mungkinsekitar sribu ton yang dibiarkanterbengkalai di lahan terbuka.Limbah ini bisa mencemaristruktur air tanah dan meresappada sumur warga, limbah asapjuga setiap hari dihisap. Iniyang mengidikasikan jumlahwarga berpenyakit akibat ituterus bertambah, jelasnya. Menurut dia, pihaknya sudahtidak mampu lagi berbuat ba-nyak terhadap pengusaha pele-buran logam di desanya. Belumlagi limbah padat yang ada,kemungkinan untuk dipindah-kan kesuatu tempay bisa men-capai tahunan dan membutuh-kan biaya yang tidak sedikit.Satu-satunya cara yaitu re-lokasi usaha peleburan logamdan pemulihan struktur tanahdesa. Kami sudah melaporkanpersoalan ini ke Pemkab, te-rangnya.

    Disisi lain, Ketua Koperasi

    Kuasa Hukum RSMitra Siaga TunjukanBukti Tertulis

    Pemukiman Industri Kecil (PIK)Kebasen Talang, Imam Ma-sykur, membenarkan jika pe-nyakit yang diderita masyarakatDesa Pesarean akibat limbahpeleburan logam, setiap bulandan tahun terus meningkat.Pihaknya sudah mengupaya-kan untuk merelokasi pengu-saha di desa itu. Namun sampaisaat ini belum keseluruhan,Kemungkinan di Tahun 2011mendatang relokasi bakal dila-kukan lagi. Namun pembuanganlimbah padat dan pemulihanlahan harus dilakukan. Jikatidak, warga terus terancampenyakit, jelas Imam.

    Sesuai data dari PuskesmasAdiwerna, warga Desa Pesare-an, terindikasi sedikitnya 26penyakit akibat pencemaranlimbah B3 dari peleburan logamdi desa itu. Warga yang terkenapenyakit, setiap bulannya cen-derung meningkat. (k1)

    Limbah B3 Ancam Kesehatan Warga

    M GHONI/RADAR SLAWI

    LIMBAH B3- Peleburan logam tradisional di Desa PesareanAdiwerna, meracun masyarakat dengan limbah BahanBerbahaya dan Beracun (B3) dan mengancam kesehatan warga.

  • RABU10 NOVEMBER 2010

    BREBES&BUMIAYURADAR TEGAL

    7

    LINTAS

    RSUD Brebes (0283) 671431RSU Bhakti Asih (0283) 671279 / 673481RSIA Mutiara Bunda Tanjung - Brebes (0283) 877222Hotel Dedy Jaya Brebes (0283) 673133 / 673158

    TELEPON PENTING Mantan UPTD Divonis 1 TahunKorupsi ProyekBencana Alam

    BREBES - Pengungkapankasus-kasus korupsi di Kabu-paten Brebes diharapkan bisatuntas. Bukan hanya kepaladesa saja yang menjadi pesa-kitan di meja pengadilan. Na-mun para pejabat yang korupsipun harus disikat habis olehaparat penegak hukum.

    Setelah Bupati Brebes nonaktif Indra Kusuma SSos divo-nis bersalah dan dipenjara se-lama dua tahun, kini sejumlahpejabat yang diduga korupsipun disidang. Sebelumnyamantan anggota DPRD Kabu-paten Brebes pun menjalanisidang perdana dugaan korupsidana aspirasi sebesar Rp 100juta. Kini giliran terdakwa Arifin,mantan Kepala Unit PelaksanaTeknis Daerah (UPTD) Pe-ngairan Kecamatan Bantarka-wung, divonis hukuman 1 ta-hun penjara pada Rabu (9/11).

    Selain itu terdakwa dikenaidenda Rp 50 juta, subsider 2 bulankurungan. Vonis yang dijatuhkanitu lebih ringan dari tuntutanJaksa Penuntut Umum (JPU)Wuryanto SH, yang menuntuthukuman 1,6 tahun. Atas vonis

    yang dijatuhkan, terdakwa melaluipenasehat hukumnya menyata-kan pikir-pikir. Namun vonis initidak disertai penahanan terhadapterdakwa. Kenyataan setelahvonis terdakwa boleh pulang kerumahnya.

    Ketua Majelis Hakim Noer AliSH dibantu hakim Dian S Ka-darsih SH dan hakim AnisahShofiati SH dipersidangan me-nyatakan terdakwa secara sahdan meyakinkan melukan tin-dak pidana korupsi. Dua proyekjembatan Marenggeng danproyek jembatan Sibayan Ke-camatan Bantarkawung meru-pakan proyek bencana alam.Adapun pembangunannya di-biayai melalui dana APBD 2008sebesar Rp 800 juta.

    Hasil pengecekan ditemukansuatu fakta proyek jembatan itudikerjakan tak sesuai aturan. Disini tim pengawas maupun timahli menemukan volume peker-jaan proyek tidak sesuai pro-posal. Dari hasil perhitungan,dalam proyek tersebut ditemu-kan adanya selisih dana sebe-sar Rp 42 juta. Temuan lain dimana pelaksanaan proyek,yang harusnya proyek diker-jakan pihak ketiga atau rekanan,ternyata dikerjakannya sendiri.

    Seluruh matrial jembatan, ter-

    masuk untuk pekerja terdakwadia yang mengusahakan. Pada-hal selaku PNS dilarang ikutterlibat dalam pengerjaan suatuproyek. Namun kenyataan ter-dakwa mengambil alih pelak-sanaan proyek. Sedangkanproyek tersebut tidak termasukproyek swakelola dan terdakwatetap mengerjakannya.

    ABIDIN ABROR/RATEG

    SIDANG PUTUSAN - Terdakwa korupsi mantan Kepala UPTD Pengairan Bantarkawung, tengahmendengarkan putusan terkait proyek jembatan.

    Pejabat SementaraDipertanyakanBREBES - Membengkak-

    nya jumlah pejabat yangmengemban jabatan semen-tara, baik sebagai pelaksanatugas atau sebagai pelaksanatugas harian di lingkunganpemerintah Kabupaten Bre-bes dipertanyakan. Sepertidisampaikan Sekertaris Ko-misi II DPRD Kabupaten Bre-bes Yuniar Syamsul Huda SE.

    Menurutnya, membeng-kaknya jumlah pejabat yangmenyandang PLh atau PLtjika dibiarkan tanpa adakejelasan, menurut politisimuda ini akan menghambatkinerja pemerintahan. Se-bab apa, karena tugas dankewenangan pejabat semen-tara itu sangat terbatas.Kewenangan yang dimilikiberbeda dengan pejabatdefinif yang diangkat melaluiSK Bupati kata Yuniar.

    Karena terbatasnya kewe-nangan yang diberikan, se-hingga berdampak tidak mak-simalnya dalam tugas, ter-masuk aparat di bawahnya.Karena boleh jadi sewaktu-waktu, mereka para pejabatsementara ini yang setelahbertugas mencurahkan sega-la tenaga dan pikirannya,kemudian dipindahkan padatempat atau kedudukan yanglainnya. Sehingga munculpertanyaan, kenapa jum-lahnya begitu banyak.

    Dari data yang berhasil di-himpun, posisi jabatan yangdiduduki pejabat sementara,diantaranya Kepala Dinsos-nakertrans, Kepala BKKBPP,Bidang Bina Marga DPU,PDAM, Bidang Pengairan.Banyaknya pejabat semen-tara juga terjadi di sejumlahUPTD Pendidikan.

    Sejauh ini lanjutnya, belumdiketahui alasan lamanyauntuk pengisian suatu jaba-tan tertentu. Dia mendugapembiaran jabatan definitifseperti sekarang ini terjadi.Sebagai alasan utamanyakemungkinan karena tidakadanya pejabat yang ber-kompeten untuk mendudukijabatan tertentu.

    Alasan lain, menurut Yuni-ar karena persoalan suka dantidak suka. Karena atasan-nya tidak suka dengan peja-bat bersangkutan, sehinggauntuk kenaikan pangkatmengalami penundaan.

    Aroma paling kuat, sayamenangkapnya lebih padaaspek psikologis. Karenamasalah suka dan tidak sukadengan pejabat bersang-kutan. Ini jelas sebagai iklimtidak sehat, dan semestinyaeksekutif ambil keputusan.Tapi ini malah dibiarkan. De-ngan begini siapa yang diru-gikan? Jelas masyarakat itusendiri, katanya. (din)

    Uang Negara HarusDipertanggungjawabkan

    BREBES - Penggunaan uang negera sepeserpun nilainya, semuaharus dipertanggungjawabkan. Karena itu menyangkut uang rakyat,sehingga harus dibuat laporan yang benar. Demikian disampaikanWakil Bupati Brebes Agung Widyantoro saat menyampaikan himbauandi depan ratusan peserta Evaluasi Kinerja Pendidikan Non Formaldan Informal (PNFI) di Gedung Korpri Kabupaten Brebes.

    Himbauan ini disampaikan mengingat besarnya anggaran yangdikucurkan baik dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun bantuandari APBN. Dari APBD kabupaten saja, untuk anggaran pendidikantahun ini mencapai Rp 581 milliar atau sekitar 47,6 persen darikeseluruhan anggaran yang dikucurkan.

    Besarnya anggaran yang dikucurkan itu semata untuk kemajuandunia pendidikan di Kabupaten Brebes. Karena kemajuan suatu daerahatau suatu bangsa bertitik tolaknya dari kemajuan dunia pendidikan.Termasuk kemajuan pendidikan non formal dan informal, baik itu yangberupa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan masyarakat,maupun dalam wujud Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

    Kegiatan-kegiatan pendidikan itu menurut Wakil Bupati, harusdilaksanakan secara baik dan benar. Jangan sampai terpolarisasikepentingan-kepentingan sempit lain, seperti karena ideologi atau punpartai. Semua harus dicurahkan demi peningkatan sumber daya manusia.

    Sedang dalam hal pembuatan laporan penggunaan keuangan, WakilBupati mengingatkan akan pentingnya keamanan. Dia menyebut adatiga jenis keamanan, aman secara normatif, aman secara administrasidan aman secara syariah. Sayang dia tak menjelaskan apa yangdimaksudkan dengan kata aman di sini.

    Tiga aspek itu seperti dingatkan Wakil Bupati, jangan samlai dilupakansemua peserta yang hadir. Tapi ingat meski di atas langit biruwarnanya. Tapi kita berharap padi yang tumbuh tetap kuningwarnanya, kata Wakil Bupati Agung Widyantoro, yang disambutsenyum seluruh peserta yang hadir. (din)

    ABIDIN ABROR/RATEG

    HARUS MAJU - Wakil Bupati H Agung Widyantoro SH MHmembuka evaluasi PNFI berharap dunia pendidikanKabupaten Brebes harus lebih maju.

    BREBES - Guna meringankanbeban yang dirasakan korbanbencana alam dan memupukrasa solidaritas kemanusiaan,keluarga besar SMPN 2 Brebesturut mengadakan kegiatanpenggalangan dana pedulikorban bencana di sekolahsetempat. Kegiatan tersebut,diikuti seluruh siswa, guru,serta karyawan. Sedang danayang terkumpul sebesar Rp8.524.000.

    Kepala SMPN 2 Brebes DrsTaufik MPd, Senin (8/11) men-jelaskan, dana peduli korbanbencana yang berhasil terkum-pul berasal dari keluarga besar

    SMPN 2 Brebes TurutGalang Dana

    sekolahnya. Jumlah dana sebe-sar Rp 8 juta lebih itu berasal dari764 siswa serta 84 orang guruSMPN 2 Brebes, kata Taufik.

    Selanjutnya, lanjut dia, danatersebut akan disalurkan untukpara korban bencana GunungMerapi dan gelombang tsunamidi Mentawai melalui lembagapenyalur resmi. Dengan kegia-tan tersebut, diharapkan dapatmemupuk rasa simpati dankepedulian terhadap merekayang sedang tertimpa musibah.Penggalangan dana semacamini, insya Allah nanti akanberlanjut penggalangan ban-tuan lainnya, katanya. (cw1)

    PetaniMulaiEksporHasilPertanianBREBES - Kendati masih lekat dengan daerah penghasil komoditas

    bawang merah terbesar di Indonesia, Kabupaten Brebes ternyatajuga memilki prospek agribisnis untuk komoditi lainnya. Bahkankomoditas tersebut kini sudah mulai menembus pasar internasional.

    Petani di Kabupaten Brebes sudah mulai mengekspor beberapakomoditas pertanian, seperti melon merah, terung ungu, dan jagungmanis. Semua komoditas tersebut dikirim ke Singapura dan berhasilditerima di sana, ujar Kepala Bidang Agrobisnis Dinas Pertanian danHoltikultura Pemkab Brebes Gatot Rudiono saat ditemui, Senin (8/11).

    Selain bawang merah, kata Gatot, produk pertanian lainnya jugamemiliki daya saing tinggi di pasaran nasional maupun global. Itu,katanya terbukti dari diterimanya produk pertanian oleh masyarakatluas. Bahkan melon merah sudah diekspor sebanyak 10,2 ton lebihdan 15 ton lebih jagung manis ke luar negeri, menyusul nanti jugaakan diekspor terong ungu. Ini tentu menjadi prospek yang cerahbagi dunia dan pelaku usaha tani di Kabupaten Brebes agar tidaksemata-mata menggantungkan pada bawang merah saja, ujarnya.

    Menurut Gatot, dengan dibukanya kran ekspor hasil pertanian iniakan mampu mendongkrak penghasilan ekonomis petani. Dia jugamengatakan akan terus meningkatkan pemberdayaan petani.

    Yang jelas kesejahteraan petani bisa meningkat karena harga jualdi luar di pasar internasional lebih tinggi dibanding di pasar lokal.Bahkan, harga jual di Singapura mencapai dua kali lipat ketimbangharga dalam negeri, terangnya. (cw1)

    Dalam temuan pengerjaanproyek jembatan ini ditemukanadanya kerugian negara. Atasperbuatannya terdakwa dijeratpasal 3 dan pasal 18 Undang-undang RI No 31 tahun 1999,tentang Tindak Pidana Korupsisebagaimana diubah denganUndang-Undang No 20 tahun2001 tentang Tindak Pidana

    Korupsi (Tipikor).Karenanya atas perbuatan-

    nya terdakwa dijatuhi hukuman1 tahun dan denda sebesar Rp50 juta, subsider 2 bulan kuru-ngan. Terdakwa juga dikenaidenda, kata Noer Ali SH.

    Hal yang memberatkan terdak-wa tak mendukung programpemberantasan korupsi. (din)

    BREBES - Penilik PNFI (Pen-didikan Non Formal dan Infor-mal) di Kabupaten Brebes me-minta kejelasan status mereka.Sebab meski sebagai jabatanfungsional namun dalam prak-teknya seperti jabatan struk-tural. Selain masa pensiun lebihawal, kenaikan jabatan merekajuga lamban. Meski peniliksebagai jabatan fungsional, tapikami pensiun pada usia 56seperti jabatan struktural. Pada-hal guru yang fungsional sajamasa pensiunnya usia 60 ta-hun, tutur Sekretaris IkatanPenilik Indonesia (IPI) BrebesRukyat MPd, Selasa (9/11).

    Tak hanya itu, Rukyat jugamempertanyakan kesejahteraan

    penilik yang tidak memperolehtunjangan fungsional sepertiguru. Sama-sama jabatan fung-sional, guru bisa mendapatberbagai tunjangan fungsionalseperti sertifikasi dan seba-gainya, sedangkan penilik tidak.Bahkan ada guru yang kinimenjadi penilik malah serti-fikasinya dicabut. Tak hanya itu,status kami juga sebagai jabatankarir tapi kerap terlambat naikpangkat. Intinya penilik masihgelisah dengan status dankesejahteraannya, tandas dia.

    Rukyat menambahkan, ber-beda dengan jabatan fung-sional pada pendidikan formal,cakupan wilayah kerja yangdiemban penilik pada pendi-

    dikan non formal cukup ba-nyak. Sedangkan fasilitas dilapangan masih minim. Jumlahpenilik di Brebes saat ini ada 34orang, tapi yang mendapatkanmotor dinas hanya 6 orang,padahal wilayah kerjanya ham-pir sama saja, keluhnya.

    Kepala Bidang PNFI DinasPendidikan Brebes Drs BudiAdjar Pranoto SH MPd menga-kui bahwa status penilik masihterkendala perundang-undang-an. Berdasarkan SK Menpan No15/2002, status penilik adalahjabatan fungsional, namun tek-nisnya memang ada yang me-nyerupai jabatan struktural. Na-mun saat ini baru disahkan SKMenpan No 14/2010. (cw1)

    Penilik PNFI Tanya Kejelasan Status

    BREBES - Pengadilan Negeri(PN) Kabupaten Brebes Selasa(9/11) kembali menyidangkankasus korupsi dengan terdakwaKades Luwunggede Kecama-tan Tanjung, Hasmi Ananto.Sidang kali ini menghadirkanempat orang saksi, yakni KasiePemberdayaan MasyarakatDesa (PMD) Sodik, yang tugasutamanya melaksanakan pe-ngawas proyek.

    Dalam keterangan di persi-dangan, menurutnya untukpengawasan suatu proyek itutidak diperlukan. Bahkan menu-rutnya bukan suatu keharusan.Soal perlu tidaknya pengecekanproyek, menurutnya itu ter-gantung kemauan pengawas.Kalau pengawasnya enggandatang ya tidak datang. Seba-liknya, kalau menganggapnyaperlu datang, ya datang. Karenayang penting lanjut Sodik,percaya dan percaya. Salingpercaya ini yang selama iniditerapkan dalam urusan suatuproyek.

    Kalau perlu datang ya da-tang, kalau tidak ya tidak apa-apa, kata saksi Sodik, menja-wab pertanyaan hakim AnisahShofiati SH.

    Kalau begini caranya menurutmajelis hakim, berapa kerugiannegara yang ditimbulkan akibattidak adanya suatu pengawa-san. Keterangan saksi Sodikmenurut hakim Dian S KadarsihSH sangat bertentangan de-ngan keterangan saksi lain,yang menekankan akan pen-

    tingnya pengawasan. Sebalik-nya menurut Sodik, pemerik-saan atau pengecekan proyektidak penting. Karena yangpenting menurut Sodik salingpercaya.

    Diakui untuk proyek di DesaLuwunggede, yang dibangunberdasar anggaran dari bantuanAlokasi Dana Desa (ADD) 2008dan 2009, dan 2010 diakui tidakpernah dilakukan pengecekan.Pengecekan proyek diperca-yakan kepada bawahan dan apayang dilaporkan bawahannyasemuanya baik, tidak ada ma-salah. Dalam laporannya untukproyek pagar keliling kantordesa, MCK, serta proyek pem-buatan pintu, dan jendela kan-tor desa. Sesuai hasil laporanproyek sudah dilaksanakan.

    Kenyataan proyek-proyek ter-sebut tidak dilaksanakan, dankini akhirnya diajukan ke penga-dilan. Saya tahu proyek terse-but dipermasalahkan Mei 2010.Selama ini kami percaya sajapada kepala desa dan padapetugas lapangan, kata Sodik.

    Keterangan mengejutkan lain,dalam pengerjaan suatu proyektidak harus tepat waktu. Sebagaialasannya karena proyek bisadilaksanakan tahun berikutnya.Seperti untuk proyek ADD 2009,yang harusnya dilaksanakan tepatwaktu dan kini dilanjutkan untuktahun berikutnya. Tidak adaaturannya proyek dilaksanakantepat waktu. Proyek ADD 2009 ituboleh dilaksanakan tahun 2010,kata Sodik, santai menjawabpertanyaan hakim. (din)

    Pengawasan Proyek Tidak Perlu?

    ABIDIN ABROR/RATEG

    SAKSI PENGAWAS - Saksi Sodik, selaku pengawas PMDKecamatan Tanjung dihadirkan di persidangan untuk kasuspelaksanaan proyek ADD di Desa Luwunggede.

  • RABU10 NOVEMBER 2010

    BREBES&BUMIAYURADAR TEGAL

    8

    HARVIYANTO/RATEG

    MENJUAL - Nunung (23) penjulan daging ayam potong saatmenunggu pembeli di Pasar Induk Brebes

    HargaDagingAyamStabilBREBES - Harga daging ayam di pasaran saat ini masih belum

    menunjukan adanya kenaikan yang cukup berarti. Termasuk di PasarInduk Brebes, di tempat tersebut harga daging ayam potong di jualdengan harga Rp 20 ribu perkilonya.

    Namun demikian, pada lebaran haji nanti, harga ayam dipastikanakan naik mencapai Rp 25 ribu perkilonya. Nunung (23), pedagangayam potong di Pasar Induk Brebes mengatakan, untuk saat ini hargajual ayam potong masih cenderung stabil.

    Untuk harga sendiri, saat ini dia menjualnya dengan harga Rp 20ribu perkilogram. Namun tidak mungkin akan terus stabil sampai denganhari raya Idhul Adha mendatang. Ia mengaku, dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, harga jual daging ayam potong akan naik saatmemasuki hari raya Idhul Adha. Bahkan kenaikannya akan bisamencapai Rp 25 ribu perkilonya.

    Dari pengalaman tahun kemarin, harga jual akan naik saat memasukilebaran Idhul Adha. Kenaikan tersebut terjadi lantataran konsumsiterhadap daging ayam tinggi, terangnya.

    Ia menjelaskan, saat lebaran haji tiba, biasanya banyakmasyarakat yang membeli daging ayam. Mereka rata-rata adalahorang yang tidak suka mengkonsumsi daging kambing. Sebagaialternatif, mereka lebih memilih daging ayam untuk dikonsumsi saatlebaran tiba, ujarnya. (cw3)

    TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

    MEMBAHAYAKAN - Sebuah lubang dalam yang berada di ruasjalan Taraban-Pakujati sangat membahayakan penggunanya.

    Warga Tunggu Perbaikan JalanPAGUYANGAN - Ruas jalan sepanjang 2,3 kilometer yang

    menghubungkan Desa Taraban menuju Desa Pakujati di KecamatanPaguyangan saat ini kondisinya rusak dan berlubang. Keadaantersebut jelas sangat mengganggu para pengguna jalan yang setiapharinya melintas. Kerusakan terjadi mulai dari pertigaan Desa Tarabanselepas pasar Grengseng hingga Desa Pakujati. Di mana kondisiaspal di permukaan jalan tersebut telah mengelupas dan meninggalkanbebatuan dan lubang. Selain itu juga terdapat lubang akibat amblasnyabadan jalan yang di bawahnya terdapat saluran air.

    Mahmud (40) salah seorang warga Pakujati mengatakan sebenarnyajalur tersebut belum lama mendapat perbaikan. Namun karena mobilitaswarga yang menggunakan jalur tersebut sangat tinggi maka kondisinyasaat ini kembali rusak Jalur ini sangat produktif sekali mas, selaindimanfaatkan sebagai jalur perekonomian juga merupakan aksesutama menuju obyek wisata air panas di Kedungoleng, ujarnya.

    Kades Pakujati Hj Siti Aminah mengetahui kodisi kerusakan jalan diwilayahnya tersebut. Dia tidak memungkiri jika sebelumnya jalantersebut telah mendapat pemeliharaan. Terakhir mendapat perbaikanpada pertengahan tahun 2007 lalu. Namun akibat bencana banjirbandang yang menyebabkan air sungai meluap pada awal tahun2009 dan karena tingginya mobilitas warga, saat ini jalan kembalirusak. Ruas jalan alternatif tersebut justru lebih ramai dimanfaatkanwarga dari pada jalan utama, apalagi jika musimm liburan di manabanyak warga menuju obyek wisata, jelasnya.

    Dikatakan siti Aminah, pihaknya telah mengusulkan perbaikan ruasjalan tersebut dengan diusulkan melalui kegiatan musrenbang belumlama ini. Selain itu kami juga berharap adanya perbaikan melaluianggaran perubahan, sebab jika perbaikan dilakukan denganmenggunakan ADD Pemdes telah memiliki beberapa program lainsehingga sangat berat jika kami juga di bebani perbaikan jalan tersbut,ungkapnya. (pri)

    PEREKONOMIAN

    BUMIAYU - Sebanyak 20anak usia 1 tahun hingga 5 ta-hun yang tinggal di wilayahkerja Puskesmas Kaliwadas Ke-camatan Bumiayu, saat iniberada dibawah pengawasanpetugas kesehatan. Kondisi init menyusul diketahuinya kon-disi gejala gizi buruk terhadapanak-anak tersebut. Hal ituterungkap dalam rapat koordi-nasi (rakor) yang digelar Mus-pika dengan seluruh Unit Pelak-sana Teknis (UPT), kepala desa,kepala sekolah serta jajarankepala instansi di KecamatanBumiayu, Selasa (9/11) di aulaKantor Kecamatan Bumiayu.

    Nurhanisah, koordinatorPuskesmas Kaliwadas me-

    nyampaikan dari hasil akhirperiode 2010 ini sebanyak 20anak penderita gejala gizi buruk.Mereka ini berada di beberapadesa, diantaranya Desa Pruwa-tan sebanyak 8 anak, Laren 2anak, Kaliwadas 1 anak, Pamijen1 anak, Kalisumur 3 anak danKalinusu 1 anak.

    Indikator tersebut didasaripada cara paling sederhanauntuk memastikan kecukupangizi pada anak dalam masapertumbuhan lima tahun, yakniadanya pertambahan beratbadan sesuai grafik pertum-buhan berat badan. Denganstandar acuan pertumbuhanberat badan menurut tinggibadan (BB/TB), kata Nurha-

    nisah.Dikatakan Nurhanisah, kon-

    disi kekurangan gizi yang di-alami 20 anak ini belum terlam-pau parah, namun bila tidaktertangani dengan baik akanberakibat fatal. Penangananyang saat ini tengah dilakukanPuskesmas yakni meningkat-kan asupan gizi maupun pro-gram penambahan berat badan.

    Penderita gizi buruk biasa-nya akibat dari kurang energidan protein (KEP), karenanyakita berupaya untuk meme-nuhinya. Di antaranya yaknidengan melalui program pem-berian makanan tambahan(PMT), jelasnya.

    Menurut dia, kasus gizi bu-

    ruk biasanya juga terjadi diaki-batkan beberapa faktor. Di an-taranya kelahiran prematur,infeksi serta pola hidup lingku-ngan yang kurang bersih. Ba-lita bisa terserang gizi burukakibat infeksi, utamanya infeksiyang menyebabkan terjadinyaflek pada paru-paru dan menye-babkan turunya berat badananak. Selain itu kondisi lingku-ngan tidak sehat juga dapatmenjadi faktor penyebab selainkonsumsi makanan terlalu dinidan tidak sesuai bagi bayi,terangnya.

    Keberadaan program JaminanKesehatan Masyarakat (Jam-kesmas) maupun Surat Kete-rangan Tidak Mampu (SKTM)

    sangat berperan dalam mem-bantu pencegahan terjadinyakasus gizi buruk saat ini. Di-mana menurutnya, Jamkesmasmaupun SKTM dapat diguna-kan masyarakat yang akanmelaksanakan proses persali-nan di rumah sakit.

    Ini sangat penting, di manaproses persalinan juga ber-peran penting bagi tahap tum-buh kembang anak ke depan.Terutama bagi keluarga tidakmampu, pemerintah telah mem-berikan fasilitas ini, di mana ibuakan digratiskan dan bayi akanmendapat potongan biayasebanyak 50 persen yang di-tanggung pemerintah, te-rangnya. (pri)

    20 Balita Rawan Gizi Buruk

    PertanianPerluDikembangkanBANTARKAWUNG - Dukuh Kalijambe Desa Cinanas, Kecamatan

    Bantarkawung merupakan daerah penghasil rempah-rempah yangcukup berpotensi. Seperti vanely, cengkeh, merica dan kopi. Namunminimnya lahan yang dimiliki masyarakat, menjadikan potensi yangdapat diunggulkan tersebut kurang maksimal.

    Keinginan masyarakat untuk lebih mengembangkan sektor pertaniankopi terkendala terbatasnya lahan yang dapat diolah akibatketerbatasan warga didalam memiliki tanah di daerah tersebut.Kenyataan itu dibenarkan Kades Cinanas Drs Toat Riyono. Dia menilaikesulitan warga disebabkan baik lahan pertanian maupun perumahanwarga berbatasan langsung dengan tanah Perhutani. Sehingga padaakhirnya warga tidak leluasa dalam menggunakannya.

    Selama ini mereka hanya mengolah tanah yang dimilikinya secaraturun temurun, di sini sangat sulit bagi warga untuk mengembangkanlahan pertanian karena berbatasan dengan tanah perhutani. Meskipunmelalui beberapa program yang dilaksanakan Perhutani warga dapatmemanfaatkan lahan di bawah tegakan, tapi bagaimanapun jugamereka merasa tidak bisa leluasa, jelasnya.

    Selain tanaman kopi, yang menjadi unggulan di wilayah tersebutadalah tanaman merica. Dimana hampir rata-rata penduduk memilikitanaman tersebut. Mereka mengharapkan Pemkab dapat memberikanjalan keluar agar potensi pertanian ini dapat dijadikan sebagai potensiunggulan. (pri)

    TEGUH SUPRIYANTO/RATEG

    TANDA PESERTA- Camat Bumiayu Eko Purwanto SIP bertindak selaku Yanda dalam upacara pembukaanmengalungkan tanda peserta LKS Kwaran 29.03 yang digelar di lapangan Asri Bumiayu.

    Mbah MaridjanJadi InspirasiPramuka

    BUMIAYU - Mbah Maridjan, juru kuncigunung Merapi yang tewas akibat awan panasbeberapa waktu lalu, menjadi inspirasi bagisebagian anggota pramuka. Hal itu dikaitkandengan tugas dan tanggung jawab yangdiemban seorang anggota pramuka dari sosokMbah maridjan. Di mana Mbah Maridjandengan penuh tanggung jawab tetap melak-sanakan tugasnya sebagai juru kunci, sampaiaj