pengertian entalpi

5
Pengertian Entalpi Sebenarnya penjelasan mengenai pengertian entalpi akan sangat mudah dipahami jika menggunakan penerapan. Entalpi merupakan suatu kuantitas termodinamika. Entalpi adalah jumlah kalor yang dimiliki sebuah zat yang secara matematis, entalpi suatu sistem dinyatakan sebagai H = U + pV dimana, H adalah entalpi sistem. U adalah energi dalam suatu sistem. p adalah tekanan sistem / di sekeliling sistem. V adalah volume sistem. Perubahan entalpi seringkali sama dengan energi panas yang diserap atau dikeluarkan oleh sistem selama reaksi. Pada dasarnya entalpi dapat dihitung secara matematis ketika energi dari sistem telah diketahui. Satuan Entalpi Entalpi dinyatakan dalam bentuk energi per massa. Energi mempunyai satuan Joule (J) dan massa mempunyai satuan kilogram (kg). Dengan demikian, satuan entalpi adalah J/kg. Satuan entalpi yang lain adalah erg/gram; BTU/lbm; kal/gram; dsb. Konversi satuan entalpi adalah sebagai berikut: 1 kal/gram = 4184 J/kg. 1 BTU/lbm = 2326 J/kg. Jenis-jenis Entalpi Ada banyak sekali macam entalpi, namun yang sering digunakan adalah sebagai berikut: 1. Entalpi pembakaran 2. Entalpi pembentukan 3. Entalpi peruraian 4. Entalpi pelarutan 5. Entalpi penggabungan

Upload: dyan-mentary

Post on 13-Jan-2016

25 views

Category:

Documents


0 download

DESCRIPTION

rjrjjk

TRANSCRIPT

Page 1: Pengertian Entalpi

Pengertian Entalpi

Sebenarnya penjelasan mengenai  pengertian entalpi akan sangat mudah dipahami jika menggunakan penerapan. Entalpi merupakan suatu kuantitas termodinamika. Entalpi adalah jumlah kalor yang dimiliki sebuah zat yang secara matematis, entalpi suatu sistem dinyatakan sebagai

H = U + pV

dimana, H adalah entalpi sistem.U adalah energi dalam suatu sistem.p adalah tekanan sistem / di sekeliling sistem.V adalah volume sistem. Perubahan entalpi seringkali sama dengan energi panas yang diserap atau dikeluarkan oleh sistem selama reaksi. Pada dasarnya entalpi dapat dihitung secara matematis ketika energi dari sistem telah diketahui.

Satuan Entalpi

Entalpi dinyatakan dalam bentuk energi per massa. Energi mempunyai satuan Joule (J) dan massa mempunyai satuan kilogram (kg). Dengan demikian, satuan entalpi adalah  J/kg. Satuan entalpi yang lain adalah erg/gram; BTU/lbm; kal/gram; dsb.Konversi satuan entalpi adalah sebagai berikut:1 kal/gram = 4184 J/kg.1 BTU/lbm = 2326 J/kg.

Jenis-jenis Entalpi

Ada banyak sekali macam entalpi, namun yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

1. Entalpi pembakaran2. Entalpi pembentukan3. Entalpi peruraian4. Entalpi pelarutan5. Entalpi penggabungan6. Entalpi penguapan7. Entalpi netralisasi8. Entalpi sublimasi9. Entalpi transisi10. Entalpi hidrasi

Page 2: Pengertian Entalpi

Nilai Entalpi

Entalpi Positif

Entalpi positif terjadi pada reaksi yang bersifat endoterm. Reaksi ini mengambil energi dari lingkungan. Energi yang diserap digunakan untuk membuat ikatan. Energi yang dibutuhkan untuk membentuk ikatan lebih besar daripada untuk memutus ikatan.

Entalpi Negatif

Entalpi yang bernilai negatif mengindikasikan bahwa reaksi berlangsung secara eksoterm. Energi yang ada berasal dari reaksi yang berlangsung. Reaksi jenis ini membutuhkan lebih banyak energi untuk memutus ikatan daripada membentuk ikatan. Temperatur akan lebih tinggi sebagai hasil dari reaksi eksotermik.

Entalpi Kisi

Ketika ion-ion dalam keadaan gas bereaksi satu dengan yang lainnya membentuk senyawa kemudian melepaskan entalpi atau mengubah nilai entalpi, itulah yang disebut entalpi kisi. Sebagai contoh adalah pembentukan NaCl yang biasanya melepaskan kalor ke lingkungan:

Na+ (g) + Cl - (g) ⇌ NaCl (s)

Tabel Entalpi

Di bawah ini adalah tabel yang berisi data entalpi beberapa hidrokarbon.

Nama Rumus Kimia Entalpi (kkal/mol)

Hidrogen H2 0.0

Metana CH4 -17.9

Etana C2H6 -20.0

Asetilena C2H2 +54.2

n-propana C3H8 -25.0

n-butana C4H10 -30.0

Page 3: Pengertian Entalpi

n-pentana C5H12 -35.1

n-heksana C6H14 -40.0

n-heptana C7H16 -44.9

n-oktana C8H18 -49.8

n-nonana C9H20 -54.8

n-dekana C10H22 -59.6

2-metilpropana (Isobutana) C4H10 -32.1

2,2-dimetilpropana C6H14 -40.1

2-metilbutana (Isopentana) C5H12 -36.9

2,2-dimetilbutana C6H14 -44.5

2-metilpentana (Isoheksana) C6H14 -41.8

Entropi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia,

Es yang meleleh pada suhu ruangan merupakan contoh dari naiknya entropi,[note 1] dijelaskan pada

tahun 1862 oleh Rudolf Clausiussebagai kenaikan disgregasi molekul air pada es.[1]

Entropi adalah salah satu besaran termodinamika yang mengukur energi dalam sistem per

satuan temperatur yang tak dapat digunakan untuk melakukan usaha. Mungkin manifestasi

yang paling umum dari entropi adalah (mengikuti hukum termodinamika), entropi dari

sebuah sistem tertutup selalu naik dan pada kondisi transfer panas, energi panas berpindah dari

komponen yang bersuhu lebih tinggi ke komponen yang bersuhu lebih rendah. Pada suatu sistem

Page 4: Pengertian Entalpi

yang panasnya terisolasi, entropi hanya berjalan satu arah (bukan proses reversibel/bolak-balik).

Entropi suatu sistem perlu diukur untuk menentukan bahwa energi tidak dapat dipakai untuk

melakukan usaha pada proses-proses termodinamika. Proses-proses ini hanya bisa dilakukan

oleh energi yang sudah diubah bentuknya, dan ketika energi diubah menjadi kerja/usaha, maka

secara teoritis mempunyai efisiensi maksimum tertentu. Selama kerja/usaha tersebut, entropi

akan terkumpul pada sistem, yang lalu terdisipasi dalam bentuk panas buangan.

Pada termodinamika klasik, konsep entropi didefinisikan pada hukum kedua termodinamika,

yang menyatakan bahwa entropi dari sistem yang terisolasi selalu bertambah atau tetap konstan.

Maka, entropi juga dapat menjadi ukuran kecenderungan suatu proses, apakah proses tersebut

cenderung akan "terentropikan" atau akan berlangsung ke arah tertentu. Entropi juga

menunjukkan bahwa energi panas selalu mengalir secara spontan dari daerah yang suhunya lebih

tinggi ke daerah yang suhunya lebih rendah.

Entropi termodinamika mempunyai dimensi energi dibagi temperatur, yang mempunyai Satuan

Internasional joule perkelvin (J/K).

Kata entropi pertama kali dicetuskan oleh Rudolf Clausius pada tahun 1865, berasal dari bahasa

Yunani εντροπία [entropía], εν- [en-] (masuk) dan τροπή [tropē] (mengubah, mengonversi).