modul pertemuan psy faal pkk ke 4 materi sel sarap

Download Modul pertemuan psy faal pkk ke 4 materi sel sarap

Post on 28-May-2015

2.724 views

Category:

Documents

19 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. PERTEMUAN 4 MATA KULIAH PSIKOLOGI FAALoleh : Ahmad Muhidin, M.PsiPokok Bahasan :SEL SARAP (NEURON)Tujuan Pembelajaran :Memahami dan Menjelaskan Konsep-Konsep Psikologi Faal Mengenai :a. Struktur dan Fungsi Sel SarapB. Konduksi Neural dan Transmisi SinapC. NeurotransmiterD. Mekanisme Agonistik dan Antagonistik Psikofarmakologi

2. Materi Kuliah :A. SEL SARAF ATAU NEURONManusia sanggup menerima stimulus (rangsangan) melalui reseptor. Stimulusini kemudian dikirim ke bagian saraf pusat untuk ditafsirkan dan kemudian dibawa lagi ke bagiantubuh yang mem-butuhkannya.Jadi manusiasebagian besar mengubah stimulus di ling-kungannya. Manusiadapatberpikir dan mengatur pikirannya diban- dingkan dengan hewan. Tidak hanyamembedakankeadaan iklim, tem-peratur, dan cuaca, tetapi juga dalambeberapa hal manusia sanggup mengontrol lingkungannya. Hal ini karenaperkembangan sistem saraf manusia lebih tinggi yang menyebabkan manusiamem-punyai akal dan sanggup berpikir.Sebenarnya ada dua sistem saraf yang membuat manusia mempunyai sistemkomunikasi, yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf perifer. Semua bagiantubuh lainnya dapat diambil atau dipindahkan kecuali sistem saraf, karenajaringanini bercabang ke semua bagian tubuh berupaotak, sumsumpunggung, ganglia, dan bermacam-macam saraf. Semua struktur sistem sarafini dibangun oleh neuron-neuron (sel-sel saraf).Neuron hanya dapat dilihat dengan mikroskop, tetapi sel-selnya panjang.Neuron yang satu berbeda dengan neuron lainnya tetapi semuanyamempunyai dasar yang sama. Neuron merupakan struktur ter-kecil dari sistimsaraf yang mempunyai fungsi yang sangat efisien, strukturnya tidak didapatkanpada selsel lain.Jaringan saraf terdiri atas : 1. Sel saraf (Neuron), ber fungsi menghantar impuls menuju saraf pusat atausebaliknya. 2. Sel Glia (Neuroglea), atau sel schwan tidak berhubungan denganpenghantaran impuls,tetapi berperan untuk : a. mendukung kerja neuron dalam bentuk suplai nutrien, b. melindungi dan mengisolasikan neuronStruktur neuron (sel saraf) 3. Gambar struktur sel saraf dan jenis jenis neuron (a=multipolar, b=unipolar danc=bipolar)B. STRUKTUR DAN FUNGSI SEL SARAF1. Struktur Sel Saraf (Neuron)Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf yang disebut neuron. Neuron bergabungmembentuk suatu jaringan untuk mengantarkan impuls (rangsangan). Satu selsaraf tersusun dari badan sel, dendrit, dan akson. 4. a. Badan sel (cell body)Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf Badan selberfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya keakson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria,sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan nisel merupakankumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.b. DendritDendrit adalah serabut sel saraf pendek dan bercabang-cabang. Dendritmerupakan perluasan dari badan sel. Dendrit berfungsi untuk menerima danmengantarkan rangsangan ke badan sel.c. AksonAkson disebut neurit. Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakanperjuluran sitoplasma badan sel. Di dalam neurit terdapat benang-benanghalusyang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh beberapa lapisselaput mielin yang banyak mengandung zat lemak danberfungsi untukmempercepat jalannya rangsangan. Selaput mielin tersebut dibungkus olehsel- sel sachwann yang akan membentuk suatu jaringan yang dapatmenyediakan makanan untuk neurit dan membantu pembentukan neurit.Lapisan mielin sebelah luar disebut neurilemma yang melindungi akson darikerusakan. Bagian neurit ada yang tidak dibungkus oleh lapisan mielin. Bagianini disebut dengan nodusranvier dan berfungsi mempercepat jalannyarangsangan. 5. 2. Fungsi Sel SarafAda tiga macam sel saraf yang dikelompokkan berdasarkan fungsinya, yaitu:1. Neuron sensorik : Neuron sensoris (aferen) adalah sel-sel saraf yang membawa rangsangan dari alat indra atau reseptor ke otak atau ke susunan saraf pusat. Sel saraf sensorik berfungsi menerima rangsangan dari reseptor yaitu alat indera. Biasanya sel sarafnya berbentuk bipolar. Fungsi : Menghantarkan impuls berupa rangsang dari reseptor (penerima rangsang) menuju saraf pusat. Ciri : ujung aksonnya berhubungan dengan saraf asosiasi aksonnya pendek : dendritnya panjang.2. Neuron Motorik : Neuron motoris (eferent) adalah sel saraf yang membawa rangsangan dari otak atau dari sumsum punggung ke otot atau ke kelenjar yang menyebabkan mereka bereaksi (lihat gambar 1). Sel saraf motorik berfungsi mengantarkan rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar. Rangsangan yang diantarkan berasal atau diterima dari otak dan sumsum tulang belakang. Berbentuk unipolar yang berfungsi : Mengirim impuls berupa tanggapan (respon) dari saraf pusat menuju efektor (otot atau kelenjar), Ciri : badan selnya berada dalam saraf pusat. dendritnya berhubungan dengan akson saraf asosiasi, 6. aksonnya sangat panjang, dendritnya pendek.3. Neuron Asosiasi = Ajustor = Konektor = Intermediat. Neuron asosiasi adalah sel-sel saraf perantara dalam otak dan sumsum punggung antara aferen dan eferen. Sel saraf penghubung berfungsi menghubungkan sel saraf satu dengan sel saraf lainnya. Sel saraf ini banyak ditemukan di otak dan sumsum tulang belakang. Sel saraf yang dihubungkan adalah sel saraf sensorik dan sel saraf motorik. Berbentuk multipolar yang berfungsi menghubungkan saraf motorik dan sensorik dalam saraf pusat. Ciri : hanya terdapat dalam saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) menerima impuls dari reseptor sensorik atau saraf asosiasi lainnya.Saraf yang satu dengan saraf lainnya saling berhubungan. Hubungan antarasaraf tersebut disebut sinapsis. Sinapsis ini terletak antara dendrit dan neurit.Bentuk sinapsis seperti benjolan dengan kantung-kantung yang berisi zat kimiaseperti asetilkolin (Ach) dan enzim kolinesterase. Zat-zat tersebut berperandalam mentransfer impuls pada sinapsis.Mekanisme Kerja Sel SarafSetiap neuron terdiri atas badan sel saraf yang mengandung inti (nukleus) dansitoplasma, perpanjangan sitoplasma seperti tali yang dinamakan serabut saraf.Di dalam badan sel (siton) terdapat inti (nucleus) dan sitoplasma yangmengandung butir-butir Nissl, mito-kondria, dan lain-lain. Butir Nissl banyakmengandung RNA dan penting untuk sintesis protein. Badan sel merupakanpusat pengendalian dari neuron dan berhubungan dengan aktivitas sel hiduplainnya. Suatu neuron mempunyai 2 jenis serabut saraf yaitu dendrit dan akson(neurit). 7. Dendrit adalah serabut saraf yang membawa rangsang (impul) dari neuronyang lain atau reseptor ke badan sel saraf. Dendrit umum-nya pendek danmempunyai cabang-cabang serabut. Cabang-cabang ini tersebar ke semuabagian tubuh dan berhubungan dengan cabang sel-sel saraf lainnya. Aksonberfungsi menyampaikan rangsang dari badan sel saraf ke neuron yang lainatau ke efektor-efektor (otot atau kelenjar).Pada gambar dapat dilihat bahwa suatu neuron mempunyai beberapa dendrittetapi hanya satu akson. Akson merupakan juluran sitoplasma yang panjang.Akson biasanya lebih panjang daripada dendrit, tetapi panjangnya jugabervariasi, fungsinya menyampaikan pesan dari sel saraf ke sel yang lain.Bagian dari akson yang bersambungan dengan badan sel disebut aksonhilok. Bagian ini memegang peranan penting dalam transmisi dan integrasisinyal-sinyal saraf. Akson diselubungi oleh bagian khusus. Sel khusus tersebutdibentuk oleh sel-sel yang dinamakan sel-sel Schwann. Selubung melindungidan memberi makan akson. Selubung juga Beberapa akson dibungkus olehlapisan lemak (fosfolipid) yang disebut selubung mielin dan bagian luar olehneurolema. Selubung memelihara keseimbangan kimia pada akson. Celahantara sel-sel Schwann dinamakan nodus Ranvier, dengan jarak kira-kira 1mm dari satu nodus ke nodus yang lain di sepanjang akson yang bermielin.Akson mempunyai ujung-ujung khusus yang dinamakan terminal sinapsis, yangmerilai (meneruskan) sinyal-sinyal dari neuron ke sel yang lain denganmelepaskan bahan kimia yang dinamakan neuro-tranmiter. 8. Neuron adalah sel-sel yang paling panjang dalam tubuh manusia. Beberapaneuron ukuran panjangnya ada yang mencapai 2 meter. Berkas serabut sarafmengandung beratus-ratus bahkan ribuan akson membentuk suatu berkassaraf. Dalamsuatu kumpulan serabut saraf, masing-masing serabutmembawa rangsang secara terpisah.Gambar 1: Tiga jenis Neuron.(a) Neuron motoris (b) Neuron sensoris (c)Neuron asosiasi 9. C. KONDUKSI NEURAL DAN TRANSMISI SINAPInformasi yang dijalarkan dalam sistem saraf berbentuk impuls sarafynag melewati serangkaian neuron-neuron, dari satu neuron ke neuronberikutnya melalui penghubung antar neuron (interneuronal junctions) yangdisebut sebagai sinaps. Gambar . Struktur Sinaps (penghubung antar neuron)Fungsi sinaps ini menghubungkan tombol terminal pada ujung axon sebuahneuron dengan membran neuron yang lain. Membran pada tombol terminaldikenal sebagai membran presinaps, sedangkan membran pada neorronpenerima dikenal sebagai membran postsinaps. Kedua membran tersebutdipisahkan oleh suatu celah sinaps (synaptic cleft) yang lebarnya 200-300angstrom. Ujung presinaps mempunyai 2 struktur dalam yang bergunauntuk penerus rangsang atau penghambat sinaps, yaitu kantong sinaps(synaptic vesicle) dan mitokondria. Sebagian besar ujung presinapsbersifat mudah dirangsang (excitatory) dan akan mensekresi suatu bahanyang merangsang neuron postsinaps, sedangkan yang lainnya bersifat 10. mudah dihambat (inhibitory) dan akan mensekresi suatu bahan yang dapatmenghambat neuron. 11. Kantong sinaps mengandung bahan transmitter (neurotransmiter) yang bila dilepaskan ke dalam celah sinaps dapat merangsang atau menghambatneurontergantung reseptorpada membran neuron. Mitokondria akan menyediakan ATP yang dibutuhkan untuk mensintesa bahan-bahan transmitter baru.Konduksi Neuronal Penjalaran impuls saraf terjadi di sepanjang axon. Jika axon terkena rangsangan pada pusatnya, axon itu akan mengeluarkan impuls ke salah satu arah, yaitu menuju badan sel atau menjauhi badan sel. Gerakan impuls saraf ini bersifat elek