komite keperawatan

6
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGIMBANG KABUPATEN LAMONGAN NO DOKUMEN : 012.01.2015 PROTAP KOMITE KEPERAWATAN Halaman 01/04 Tanggal Terbit 01 Januari 2015 No. Revisi 001 PROSEDUR TETAP Ditetapkan, 01 Januari 2015 Direktur RSUD Ngimbang dr. TAUFIK HIDAYAT Pembina TK.I NIP. 19630702 198903 1 012 Pengertian 1. Komite Keperawatan adalah wadah non-struktural rumah sakit yang mempunyai fungsi utama mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan melalui mekanisme kredensial, penjagaan mutu profesi, dan pemeliharaan etika dan disiplin profesi.\ 2. Komite keperawatan merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wahana bagi tenaga keperawatan untuk berpasrtisipasi dalam memberikan masukan tentang hal-hal yang terkait masalah profesi dan teknis keperawatan. Tujuan 1. Mengorganisasi kegiatan pelayanan keperawatan melalui penggabungan pengetahuan keterampilan dan ide-ide 2. Menggabungkan sekelompok orang yang menyadari pentingnya sinergi dan kekuatan berpikir agar dapat memperoleh output yang paling efektif 3. Meningkatkan otonomi tenaga keperawatn dalam pengelolaan pelayanan keperawatan di RS Kebijakan 1. Fasilitator pertumbuhan dan perkembangan profesi melalui kegiatan yang terkoordinasi 2. Tim kendali mutu untuk mempertahankan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman 3. Problem solver dalam mengatasi masalah keperawatan yang terkait dengan etika dan sikap

Upload: anis-rossy-bayaniddy

Post on 16-Dec-2015

36 views

Category:

Documents


9 download

DESCRIPTION

komite keperawatan

TRANSCRIPT

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGIMBANGKABUPATEN LAMONGAN

NO DOKUMEN : 012.01.2015

PROTAP KOMITE KEPERAWATAN

Halaman01/04Tanggal Terbit01 Januari 2015No. Revisi001

PROSEDUR TETAP

Ditetapkan, 01 Januari 2015Direktur RSUD Ngimbang

dr. TAUFIK HIDAYATPembina TK.INIP. 19630702 198903 1 012

Pengertian1. Komite Keperawatan adalah wadah non-struktural rumah sakit yang mempunyai fungsi utama mempertahankan dan meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan melalui mekanisme kredensial, penjagaan mutu profesi, dan pemeliharaan etika dan disiplin profesi.\2. Komite keperawatan merupakan organisasi yang berfungsi sebagai wahana bagi tenaga keperawatan untuk berpasrtisipasi dalam memberikan masukan tentang hal-hal yang terkait masalah profesi dan teknis keperawatan.

Tujuan1. Mengorganisasi kegiatan pelayanan keperawatan melalui penggabungan pengetahuan keterampilan dan ide-ide2. Menggabungkan sekelompok orang yang menyadari pentingnya sinergi dan kekuatan berpikir agar dapat memperoleh output yang paling efektif3. Meningkatkan otonomi tenaga keperawatn dalam pengelolaan pelayanan keperawatan di RS

Kebijakan1. Fasilitator pertumbuhan dan perkembangan profesi melalui kegiatan yang terkoordinasi 2. Tim kendali mutu untuk mempertahankan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan aman3. Problem solver dalam mengatasi masalah keperawatan yang terkait dengan etika dan sikap moral perawat.4. Menjamin hubungan kerja dengan staff5. Investigator, kelompok peneliti yang mengkaji berbagai aspek keperawatan untuk meningkatkan pelayanan

Komite Keperawatan mempunyai fungsi meningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan yang bekerja di Rumah Sakit dengan cara:1. Melakukan Kredensial bagi seluruh tenaga keperawatan yang akan melakukan pelayanan keperawatan dan kebidanan di Rumah Sakit;2. Memelihara mutu profesi tenaga keperawatan; dan3. Menjaga disiplin, etika, dan perilaku profesi perawat dan bidan.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGIMBANGKABUPATEN LAMONGAN

NO DOKUMEN : 012.01.2015

PROTAP KOMITE KEPERAWATAN

Halaman02/04Tanggal Terbit01 Januari 2015No. Revisi001

ProsedurDalam melaksanakan tugas dan fungsinya Komite Keperawatan berwenang:1. Memberikan rekomendasi rincian Kewenangan Klinis;2. Memberikan rekomendasi perubahan rincian Kewenangan Klinis;3. Memberikan rekomendasi penolakan Kewenangan Klinis tertentu;4. Memberikan rekomendasi surat Penugasan Klinis;5. Memberikan rekomendasi tindak lanjut audit keperawatan dan kebidanan;6. Memberikan rekomendasi pendidikan keperawatan dan pendidikan kebidanan berkelanjutan; dan7. Memberikan rekomendasi pendampingan dan memberikan rekomendasi pemberian tindakan disiplin.

Hubungan Komite Keperawatan dengan Kepala/Direktur1. Kepala/direktur Rumah Sakit menetapkan kebijakan, prosedur dan sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan fungsi dan tugas Komite Keperawatan.2. Komite Keperawatan bertanggung jawab kepada kepala/direktur Rumah Sakit.3. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya Komite Keperawatan dapat dibantu oleh panitia adhoc.4. Panitia adhoc ditetapkan oleh kepala/direktur Rumah Sakit berdasarkan usulan ketua Komite Keperawatan.5. Panitia adhoc berasal dari tenaga keperawatan yang tergolong sebagai Mitra Bestari.

HUBUNGAN DENGAN KEANGGOTAAN1. Menetapkan lingkup praktek, kompetensi dan kewenangan2. Merumuskan norma-norma, harapan dan pedoman perilaku3. Menyediakan alt ukur pantai kinerja tenaga keperawatan4. Memelihara dan meningkatkan kompetensi untuk meningkatkan kinerja anggota5. Membina dan menangani hal-hal yang berkaitan dengan etika profesi keperawatan6. Mewujudkan komunitas profesi keperawatan7. Merumuskan system rekruitmen dan retensi staff

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGIMBANGKABUPATEN LAMONGAN

NO DOKUMEN : 012.01.2015

PROTAP KOMITE KEPERAWATAN

Halaman03/04Tanggal Terbit01 Januari 2015No. Revisi001

ProsedurSUSUNAN ORGANISASI DAN KEANGGOTAAN1. Susunan organisasi Komite Keperawatan terdiri dari:1) Ketua Komite keperawatan2) Sekretaris Komite Keperwatan3) Subkomite.2. Dalam keadaan keterbatasan sumber daya, susunan organisasi Komite Keperawatan sekurang-kurangnya dapat terdiri dari ketua dan sekretaris merangkap subkomite.3. Keanggotaan Komite Keperawatan ditetapkan oleh kepala/direktur Rumah Sakit dengan mempertimbangkan sikap profesional, kompetensi, pengalaman kerja, reputasi, dan perilaku.4. Jumlah personil keanggotaan Komite Keperawatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disesuaikan dengan jumlah tenaga keperawatan di Rumah Sakit.5. Ketua Komite Keperawatan ditetapkan oleh kepala/direktur Rumah Sakit dengan memperhatikan masukan dari tenaga keperawtan yang bekerja di Rumah Sakit.6. Sekretaris Komite Keperawatan dan ketua subkomite ditetapkan oleh kepala/direktur Rumah Sakit berdasarkan rekomendasi dari ketua Komite Keperawatan dengan memperhatikan masukan dari tenaga keperawatan yang bekerja di Rumah Sakit.

PENDANAAN1. Kepengurusan Komite Keperawatan berhak memperoleh insentif sesuai dengan aturan dan kebijakan Rumah Sakit.2. Pelaksanaan kegiatan Komite Keperawatan didanai dengan anggaran Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

PEMBINAAN DAN PENGAWASANPembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Komite Keperawatan dilakukan oleh Menteri, Badan Pengawas Rumah Sakit Provinsi, Dewan Pengawas Rumah Sakit, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan perhimpunan/asosiasi perumahsakitan dengan melibatkan organisasi profesi yang terkait sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH NGIMBANGKABUPATEN LAMONGAN

NO DOKUMEN : 012.01.2015

PROTAP KOMITE KEPERAWATAN

Halaman04/04Tanggal Terbit01 Januari 2015No. Revisi001

ProsedurKOMITE KEPERAWATAN DAPAT MENJADI1. Media utama untuk mengakomodasi dan memfasilitasi berkembangnya professional2. Keperawtan yang dapat mempertahankan mutu pelayanan keperawtan yang diberikan3. Menjadi mitra direktur/bidang keperawtan dalam mencapai visi dan misi serta tujuan bidang keperawatan4. Membantu fungsi-fungsi manajemen dan menyelesaikan persoalan operasional5. Memberi penasehatan terkait aspek profesi keperawtan

Unit terkait1. Direktur Rumah Sakit2. Kabid Pelayanan3. Kasubbid Pelayanan4. Kasubbid Perawatan5. Ketua Komite Keperawatan6. Sekretaris Komite Keperawatan7. Sub Komite Keperawatan