jambi independent | 26 september 2011

Click here to load reader

Post on 06-Mar-2016

324 views

Category:

Documents

28 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

epaper Jambi Independent

TRANSCRIPT

  • Baca halaman 5

    SBY: Evaluasi Internal Anti Teror

    senin, 26 september 2011 eCerAn rp. 3.500,-

    ekonomi

    Baca Dokter hal 2

    Ke Singapura ketika Kampanye Hidup Sehat Bergaung Lagi

    Dokter Mount Elizabeth Terkesan Rawon SetanDi sela-sela tugas liputan ke

    Singapura, wartawan Jawa Pos (induk Jambi

    Independent) MOHAMAD ELMAN menyempatkan

    berobat ke klinik di Rumah Sakit Mount Elizabeth.

    Berikut catatannya.

    SINGAPURA beruntung karena hingga sekarang sang founding father Lee Kuan Yew masih sehat dan aktif mengikuti perkembangan bangsanya. Bahkan, momen ultahnya ke-88 pada Jumat (16/9) lalu, digunakan Lee un-tuk meluncurkan buku terbarunya, Hard Truths to Keep Singapore Going, untuk edisi bahasa Mandarin.

    Nilai-nilai lama yang diletakkan Lee pada pondasi yang membawa kemakmuran negaranya memang sedang diuji dengan hasil pemilu

    lalu. Suara yang diraih Partai Aksi Rakyat (PAP), yang didirikannya, agak menurun. Ada kekhawatiran, PAP mulai ditinggalkan anak-anak

    muda yang progresif.Namun, Lee Senior tetap diang-

    gap sebagai figur yang dihormati. Edisi Inggris buku Hard Truths to Keep Singapore Going, misalnya, terjual lebih dari 90.000 eksemplar. Namun, dia menyadari banyak generasi tua Singapura yang tidak fasih berbahasa Inggris sehingga dibuatlah versi Mandarin.

    Lee yang masih rajin berenang seperti menjadi citra generasi tua Singapura: disiplin, efisien, dan suka hidup sehat. Dengan pendapatan per kapita yang melampaui banyak negara maju (di atas USD 62.000), negara kota itu memang memberi-kan harapan hidup yang lebih pan-jang bagi warganya (79 tahun untuk pria dan 83 untuk perempuan). n

    AnDALKAn DOnOr HiDUp: samuel tan dari park-way Health memperke-nalkan ran-jang khusus bagi pasien transplan-liver di rumah sakit Gleneagles, singapura.

    Mirip Bom Cirebon

    Pemerintah PertimbangkanPotongan Tabungan Perumahan

    JAKARTA Pemerintah, dalam hal ini Ke-menterian Perumahan Rakyat (Kemenpera) masih mempertimbangkan besaran potongan bagi tabungan perumahan. Potongan ini akan dibebankan kepada pemberi kerja. Untuk itu harus dihitung benar-benar agar tidak mem-beratkan, ujar Sekretaris Menpera Iskandar Saleh, kemarin (25/9). Iskandar mengatakan, selama ini pemberi kerja telah dibebankan berbagai potongan termasuk potongan Jam-sostek sehingga belum tentu mereka bersedia dipotong untuk tabungan perumahan.

    Salah satu usulan lain, potongan itu dibagi dengan pekerja dengan komposisi 70 persen pemberi kerja dan 30 persen pekerja atau 60 persen pemberi kerja 40 persen pekerja.

    Iskandar mengatakan, tabungan perumahan ini merupakan jawaban bagi bank penyalur KPR/KPA untuk mendapatkan dana murah berjangka panjang. Bank-bank penyalur KPR/KPA dengan masa tenor 15 tahun terancam mengalami mismatch (ketidaksesuaian) dana karena menggunakan sumber dana tabungan masyarakat berjangka pendek, kata dia. n

    Messi-Ronaldo Adu Hattrick

    SKPD Jangan Bikin Malu

    BEGITU diusir dari Tamu, saya langsung balik ke Kalay. Saya tiba di Kalay pukul 24.00 waktu setempat, setelah me-nempuh perjalanan dengan

    motor selama empat jam. Di Kalay, saya menginap di Hotel

    Taung Za Lat. Sore itu (keesokan harinya), saat saya balik ke hotel dari

    makan, saya melihat perempuan pemi-lik hotel cemas. n

    Pelaku Diduga Bernama Ahmad Yosepa Hayat JAKARTA - Badan Intelijen Negara menduga aksi teror bom Gereja

    Bethel di Solo akan diikuti dengan aksi susulan. Karena itu, inteli-jen meminta seluruh aparat untuk siaga penuh.

    Belum semua pelaku teror ini jaringannya tertangkap semua. Ada beberapa yang masih

    ada diluar dan kita tetap waspadai. n

    BIN Yakin Masih Ada Bom Lagi

    SOLO - Tragedi bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Keputon, Solo, kemarin (25/9), diduga kuat berkaitan erat dengan peristiwa bom Cirebon. Jika dilihat dari sisi modus aksi bom bunuh diri yang terjadi di Solo sama dengan Cirebon.

    Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri Kombespol Boy Rafli Amar mengatakan, peristiwa bom bunuh diri menewaskan satu orang yang diduga seba-gai pelaku dan belasan orang mengalami luka berat dan ringan itu, masih dalam pe-nyelidikan lebih dalam. Tetapi jika dilihat dari modus operasi yang dilakukan pelaku kali ini memiliki kesamaan dengan peristiwa Bom Cirebon. n

    Baca mirip hal 2

    Balik ke Kalay, setelah Diusir dari Tamu, Kota Perbatasan dengan India (21)

    Diintai Petugas Imigrasi, Pemilik Hotel Ikut Cemas

    Baca pemerintah hal 2

    Harus Cepat Tindaklanjuti Bantuan dan Janji SBY

    JAMBI - Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jambi pekan lalu, dinilai banyak pihak menguntungkan dan mem-beri pengaruh positif bagi Provinsi

    Jambi. Namun pemerintah melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus cepat merespon (ber-gerak cepat) dalam menindaklanjuti program dan bantuan yang diberi-kan maupun yang dijanjikan.

    Pengamat kebijakan publik dari Universitas Jambi Prof Jhoni Na-jwan dan pengamat ekonomi dari Universitas Batanghari (Un-bari) Pantun Bukit sepakat me-

    ngatakan, SKPD harus cepat me-realisasikan program maupun dana yang dikucurkan pemerintah saat kunjungan SBY.

    Jika tidak demikian (bergerak cepat) pemerintah akan malu saat kedatangan kunjungan Presiden SBY saat Hari Pers Nasuional (HPB) Februari mendatang, kata Prof Jhoni Najwan. n

    Baca sKpD hal 2

    Wartawan Jawa Pos (induk Jambi Independent) Bahari yang berhaji jalur darat sebenarnya sudah tiba di Tamu, wilayah

    Myanmar yang berbatasan dengan India. Tetapi, oleh petugas imigrasi di sana, dia nyaris ditahan, lalu di-usir. Akhirnya, dia dipaksa untuk balik lagi ke Kalay.

    Perjalanan dari Tamu ke Kalay ditempuh dengan naik ojek selama empat jam.

    Baca Diintai hal 5Baca messi hal 2 Cristiano ronaldo Lionel messi

    AFp pHOtO/LLUis GenereUters/serGiO perez

    strinGer/reUters

    bOm bUnUH Diri: mayat yang diduga pelaku bom bunuh diri di depan pintu Gereja bethel, solo, kemarin (25/9). Foto kanan, foto pelaku yang dirilis polisi.

    DiDUGA peLAKU: Hayat, DpO bom polresta Cirebon yg mirip dengan pelaku bom solo.

    Nasir Abbas: Bom Solo Ulah Kelompok Baru

    Baca bin hal 5

    GrAFis: DjAtmiKO/jAmbi inDepenDent

    GrAFis: DjAtmiKO/jAmbi inDepenDent

    BARCELONA - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo adu hattrick di jornada kelima Liga Primera, kemarin (25/9). Messi menorehkannya saat memimpin Barcelona mengalah-kan Atletico Madrid 5-0 di Nou Camp, sedangkan Ronaldo

    melakukannya saat Real Madrid menekuk Rayo Vallecano 6-2 di Santiago Bernabeu.

    Hattrick itu sekaligus kali kedua bagi Messi maupun Ronaldo di Liga Prim-era musim ini. Messi sebelumnya me-lesakkan trigol ke gawang Osasuna (17/9), sedangkan Ronaldo di laga

    pembuka lawan Real Zaragoza (28/8). Atas torehan itu, Messi kini memuncaki daftar pemain tersubur (el pichichi) dengan delapan gol, sedangkan Ronaldo membuntuti dengan tujuh gol.

    Rivalitas Ronaldo dan Messi sebagai mesin gol selalu mewarnai Liga Primera sejak dua musim lalu. Si Kutu-julukan Messi-- merupakan peraih El Pichichi pada musim 2009-2010 dengan 34 gol, sedangkan CR7 -julukan Ronaldo-- musim lalu (2010-2011) dengan 41 gol. n

  • Jambi IndependentSenin, 26 September 2011

    Dokter Mount Elizabeth Terkesan Rawon Setan -----------------------dari hal 1Di sisi lain, negeri jiran itu

    juga mulai terimbas penyakit negara maju. Kanker men-jadi pembunuh nomor satu, disusul penyakit jantung. Ke-nyataan itulah yang membuat pemerintah gencar mengam-panyekan hidup sehat.

    Saat saya berkunjung ke sana pekan lalu, sebuah seminar tentang penyakit jantung di balairung Hotel Conrad penuh pengunjung. Padahal, tiket dijual 1621 dolar Singapura atau sekitar Rp 120 ribuRp 150 ribu per peserta.

    Empat dokter mempresen-tasikan bahaya serangan jan-tung dengan gaya yang bisa dimengerti orang biasa. Peserta yang kebanyakan orang awam menanggapi secara kritis. Sua-mi saya yang 50 tahun hidup dengan rokok, sampai saat ini tetap sehat, kata seorang ibu menanggapi pernyataan dokter bahwa rokok sangat mem-bahayakan jantung.

    Di Singapura, peringatan bahaya rokok tidak cukup di-tulis, tapi diberi ilustrasi dalam bentuk gambar yang mengeri-kan di kemasan rokok. Tapi, orang Singapura tetap ngeyel mempertanyakan.

    Negeri berpenduduk 5 juta yang hampir separonya orang asing itu memiliki SDM dan fasilitas kedokteran yang sangat maju. Energinya begitu kaya dan melimpah sehingga negeri kecil ini le-wat jaringan Parkway-Health yang memiliki RS Gleneagles dan RS Mount Elizabeth gencar mendirikan banyak pusat riset berbagai penyakit. Salah satu di antaranya, pusat transplantasi liver di Asia dengan donor hidup.

    Sejak Oktober 2002 hingga saat ini sudah 185 orang sukses menjalani transplantasi liver di Gleneagles. Hingga kini, mereka masih survive meski harus minum obat sepanjang hidup, kata dr Lee Kang Hoe, dokter senior di Asian Centre for Liver Deseases & Trans-plantation Singapore.

    Dengan reputasi itu, makin banyak orang asing memer-cayakan transplantasi liver

    di sana. Selain dari kawasan regional, pasien datang dari Sri Lanka, bahkan Rusia. Na-mun, negeri itu menerap-kan standar yang ketat untuk transplantasi liver. Untuk menghindari praktik jual beli organ, donor hidup harus pu-nya hubungan keluarga de-ngan resipien (pasien). Selain itu, persetujuan transplantasi ditandatangai menteri ke-sehatan.

    RS Gleneagles yang punya kamar sekelas president suite menjadi jujukan berobat ba-nyak orang kaya asal Indone-sia. Termasuk para menteri dan pejabat. Salah satu di antaranya, keluarga mantan Presiden Megawati Soekar-noputri.

    Dokter Peter Yan, kardiologis senior dari Gle neagles, lang-sung tersenyum saat ditanya tentang mengapa banyak orang Indonesia memilih berobat ke negaranya meski dokter di Indonesia kadang lebih hebat. Kami tidak hanya mengandal-kan peralatan dengan teknologi yang selalu terbaru, tapi juga menjaga standar sistem pe-layanan, kata Yan.

    Menurut Yan, dokter di In-donesia terlalu banyak beban. Pagi harus melayani pasien di rumah sakit, lalu sore dan malam harinya membuka prak-tik pribadi di rumah. Di sini kami hanya bekerja di rumah sakit sampai sore, ujarnya.

    Meski demikian, lanjut Yan, dia melihat standar pelayanan rumah sakit di Indonesia saat ini sudah membaik. Terutama di kota-kota besar seperti Ja-karta dan Surabaya. Namun, di kota-kota lebih kecil saya lihat belum, katanya.

    Tidak terlalu sulit ber-konsultasi dengan dokter spesialis di Singapura. Kalau perlu, sebelum sampai sana, pasien sudah dibantu dibuat-kan appointment oleh orang perwakilan Parkway yang kini membuka kantor di berbagai kota di tanah air.

    Pada hari kedua saya di Si-ngapura, misalnya, saya men-coba untuk berkonsultasi dengan dr Ooi Boon Swee, dokter yang bertanggung

    jawab di Colorectal, General & Laparoscopic Surgery Cen-tre di RS Mount Elizabeth. Rumah sakit itu berada di kompleks bangunan jang-kung di dekat kawasan bisnis Orchard Road. Saya dijad-walkan bertemu pada pukul 09.00. Namun, saya terlambat sekitar 10 menit karena harus mondar-mandir memilih lift yang tepat untuk sampai lan-tai 14, tempat praktik dokter Ooi di rumah sakit itu.

    Begitu sampai di ruang 14-02, saya disambut tiga staf di meja resepsionis. Semua perempuan.

    Ruang tunggu di 14-02 itu tidak terlalu formal. Tempat itu digunakan bersama prak-tik urological clinic yang di-jaga seorang dokter asal Indo-nesia, dr Raymond Wujanto. Selamat pagi, kata dokter Ooi menyapa ramah saat bertemu. Mungkin karena hari Sabtu, dia tampil den-gan baju kasual yang santai. Meski asli warga Singapura, laki-laki itu cukup fasih ber-bahasa Indonesia. Relatif tidak adanya kendala faktor bahasa itu pulalah salah satu di antara yang membuat ban-yak orang Indonesia suka ber-obat ke Singapura. Saya dua kali ke Jawa Timur, katanya mencoba berbasa basi ketika mengetahui saya berasal dari Surabaya. Selain ke Sura-baya, saya ke Kediri, pusat pabrik rokok ya, katanya.

    Dokter Ooi mengaku cukup menikmati berkunjung ke Surabaya. Termasuk maka-nan lokalnya. Saya sudah mencoba rawon setan yang berada di depan Hotel Mar-riott, katanya, lantas terkekeh saat menyebut se tan pada nama rawon setan.

    Ooi lalu mendengarkan ke-luhan saya. Termasuk tentang badan yang makin kurus dan diare kronis yang tak kunjung sembuh. Setelah mencatat semua keluhan, diselingi den-gan tanya jawab sana sini, dia menganjurkan saya menjalani prosedur kolonoskopi. De-ngan menggunakan laptop di meja, dia menjelaskan secara detail pemeriksaan di usus

    besar itu. Termasuk gambar hidup yang menggambarkan seluruh prosedur, minuman yang harus dikonsumsi, dan perkiraan biayanya.

    Karena hari itu Sabtu, dok-ter Ooi menganjurkan saya memperpanjang tinggal di Singapura untuk menjalani prosedur itu pada Senin di rumah sakitnya. Minggu sebetulnya bisa, tapi nanti kena biaya ekstra, ujarnya.

    D e n g a n a d a n y a k e t e r -batasan, terutama waktu, akh-irnya saya mengatakan tidak bisa memenuhi anjurannya menjalani kolonoskpoi di RS Mount Elizabeth. Kalaupun ya, saya akan memilih di In-donesia. Ya, ini di Jakarta juga ada, kata Ooi. Dia menam-bahkan, faktor dokter yang menjalankan kolonskopi juga menjadi hal yang penting.

    Untuk konsultasi yang ber-langsung sekitar setengah jam lebih itu, staf di resepsionis mengenakan biaya 150 dolar Singapura atau sekitar Rp 1.125.000. Setelah saya mem-bayar dengan menggunakan kartu kredit, staf itu membekali saya pulang dengan kartu ber-obat bercap RS Mt Elizabeth.

    Pada hari terakhir saya di Singapura, saya bertemu de-ngan dr Juferdy Kurniawan, dokter RS Cipto Mangunkusu-mo (RSCM), Jakarta. Dia ada-lah salah seorang dokter dari luar Singapura yang menjadi pembicara di simposim liver di RS Gleneagles.

    Saat bertemu dengan salah seorang anggota tim cangkok liver RSCM itu, saya masih penasaran bertanya mengapa banyak orang Indonesia lebih senang berobat ke Singapura. Padahal, dokter, peralatan, dan fasilitas ruangan yang setara dengan RS Gleneagles dan Mt Elizabeth juga banyak dijumpai di tanah air. Dokter di sini punya kelebihan di ke-mampuan berkomunikasi, jawab Juferdy. Kemampuan berbahasa Inggris? Bukan, komunikasi dengan pasien. Mendengar keluhan pasien dengan baik itu sudah separo penyembuhan. Ini yang harus kita pelajari, tuturnya. (*)

    Pemerintah Pertimbangkan Potongan Tabungan Perumahan ------dari hal 1Sedangkan untuk meman-

    faatkan sumber dana melalui PT Sara Multigriya Finansial (SMF) juga masih terkendala penjualan surat berharga di pasar sekunder, karena per-ingkatnya masih di bawah surat utang negara. Sehingga solusi untuk mengatasi sum-ber dana perumahan segera direalisasikan tabungan pe-rumahan. Untuk itu, kata Iskandar, perlu dibuatkan perangkat undang-undang karena menyangkut iuran masyarakat yang jumlahnya triliuanan rupiah.

    Persoalannya membutuh-kan waktu untuk menyiapkan undang-undang dan peraturan pemerintah. Namun dengan dukungan bank penyalur kredit perumahan seperti BTN diper-kirakan dalam waktu delapan bulan rencana dapat terwujud.

    Sebelumnya dalam acara

    gathering d i Sukabumi, Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengatakan, ke-bijakan pemerintah mem-bentuk tabungan perumahan nasional sangat ditunggu BTN sebagai bank penyalur kredit perumahan.

    Hanya saja Iqbal minta har-us dibuatkan peraturan yang mengharuskan dana yang dihimpun dari bank tabun-gan perumahan sebaiknya ditempatkan pada bank pe-nyalur perumahan.

    Iqbal mengingatkan, pe-merintah seharusnya me-nempatkan dana tabungan perumahan pada perbankan yang memiliki kapasitas de-bitur yang telah mendapatkan kredit perumahan dalam be-berapa tahun terakhir. BTN sebagai penyalur kredit peru-mahan untuk program rumah bagi masyarakat berpenda-

    patan rendah telah tersalur-kan 120.000 unit hampir me-menuhi program pemerintah 200.000 unit, kata Iqbal.

    Iqbal menyambut baik fasi-litas pemerintah menyedia-kan bunga murah dan tetap selama masa angsuran me-lalui Fasilitas Likuiditas Pem-biayaan Perumahan (PLPP). Hanya saja di lapangan kita mengalami kesulitan. Kami kesulitan mendapatkan supply (pasokan) rumah dari pengembang sesuai kriteria rumah yang layak dibiayai program FLPP, kata Iqbal.

    Anggota Komisi V Malkan Amim mengatakan, fasilitas tabungan perumahan hanya dapat menyentuh masyarakat yang menjadi anggotanya saja. Padahal kenyataan di lapangan masih banyak masyarakat berpendapatan rendah (MBR) yang masih ke-

    sulitan membeli rumah. Hal ini dapat dilihat dari backlog (kebutuhan) rumah menca-pai 13,6 juta pada 2011.

    Pemerintah seharusnya tidak menghapus kebijakan memberikan fasilitas subsidi karena sebelumnya peme-rintah pernah memberikan subsidi uang muka dan sub-sidi selisih bunga. Sudah menjadi kewajiban pemerin-tah memberikan subsidi agar mereka (MBR) dapat tinggal di rumah yang layak, tidak berhimpit-himpitan di ru-mah kontrakan yang tidak se-hat kondisinya, kata Malkan. Malkan mengatakan, APBN masih sanggup memberikan subsidi, sehingga kebijalan untuk menghapus subsidi bukan merupakan langkah yang tepat di tengah-tengah kenaikan berbagai barang kebutuhan pokok. (ant)

    BANGUN TIDUR TERASA SEGARTANPA KELUHAN ASAM URAT

    Rematik mengganggu aktifitas Anda? Rodiah kini punya solusi untuk mengatasinya. Sudah 10 tahun ini, jalan saya agak susah dan ibadah jadi terganggu karena rematik. Tutur wanita berusia 56 tahun tersebut.

    Rematik adalah penyakit yang menyerang persendian dan struk-tur di sekitarnya. Masyarakat kita umumnya menganggap rematik sebagai penyakit sepele karena tidak menimbulkan kematian. Padahal, jika tidak segera ditangani dengan baik, rematik bisa membuat anggota tubuh berfungsi tidak normal. Mulai dari benjol-benjol, sendi kaku, sulit berjalan, bahkan kecacatan seumur hidup.

    Selain itu, proses penyembuhannya pun berlangsung seumur hidup dengan biaya pengobatan yang

    tidak sedikit.Kepercayaannya terhadap pengo-

    batan yang alami akhirnya membuat nenek 4 orang cucu ini tertarik untuk mencoba Gentong Mas.

    Dengan bahan baku utama Gula Aren dan Habbatussauda (Jintan Hitam), Gentong Mas kini hadir sebagai minuman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

    Kini, setelah 2 bulan minum Gen-tong Mas, nenek 4 orang cucu terse-but merasakan kondisinya sudah jauh membaik, Saya bersyukur sekali Setelah minum Gentong Mas, sekarang saya sudah bisa berjalan normal, bangun tidur lebih segar dan tidak sakit lagi. Jelas ibu rumah tangga ini penuh syukur.

    Rodiah menceritakan, manfaat Gentong Mas telah ia rasakan sejak kotak pertama.

    Setelah merasakan manfaat Gen-tong Mas, kini ia tidak segan-segan untuk berbagi pengalaman sehatnya dengan yang lain, Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini bisa bermanfaat bagi orang lain, Amien Harap wanita yang tinggal di Kel. Jelutung, Kec. Jelutung, Jambi Selatan tersebut.

    Habbatussauda yang dikandung Gentong Mas dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk men-ingkatkan sel-sel pembunuh alami. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Unsur Asam Li-

    noleat dan Ascorbic Acid yang terdapat di dalam Habbatussauda sangat baik untuk mencegah dan mengobati rematik, sedangkan Thymohydroqui-none berfungsi mencegah terjadinya radang (inflamasi) pada sendi. Hab-batussauda pun dipercaya dapat mengurangi radang (bengkak) dan arthritis (bengkak sendi).

    Sedangkan Gula Aren selain ras-anya yang manis dan lezat, banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang berfungsi membantu pembentukan antibodi, energi, memperbaiki kerusa-kan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan.

    Untuk hasil maksimal, dianjurkan untuk berolahraga, kontrol makanan yang dikonsumsi dan banyak minum air putih, sekitar 8 gelas sehari.

    Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas.

    Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com.

    Bagi Anda yang membutuhkan Gen-tong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi:

    Jambi : 081366971641 0741-7102944

    Batanghari : 08127469614Bangko : 085273917401Muarojambi : 082176501222Bungo : 085378933881Tanjabbar : 085266064889Kerinci : 081366375643Sarolangun : 085378334800

    Mirip Bom Cirebon ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1

    SKPD Jangan Bikin Malu --------------------------dari hal 1

    Messi-Ronaldo Adu Hattrick ---------------------dari hal 1

    Bom bunuh diri yang ter-jadi kali ini ada kemiripan dengan di Cirebon. Pelaku melakukan bom bunuh diri di tempat ramai, kata Boy kepada Radar Solo (Jawa Pos Group) saat ditemui seusai olah TKP, kemarin (25/9).

    Boy menjelaskan, cara atau modus pelaku dalam bom bunuh diri kali ini dengan cara mendekap bom itu di ba-dan tepatnya di perut. Ter-lalu dini kami mengatakan kasus bom bunuh diri ini ada kaitan dengan peristiwa sebelumnya seperti Cirebon. Tapi ada kesamaan seperti bagaimana pelaku membawa bom di dalam tas yang ada di badan pelaku bagian perut. Sehingga perut pelaku han-cur. Kami masih butuh waktu untuk kepastian kasus ini, ungkapnya.

    Dia menyatakan, masih membutuhkan waktu un-tuk dapat memberikan hasil terkait kasus ini. Mengin-gat kasus peristiwa tersebut sebelumnya pernah terjadi di Indonesia. Masih harus diselidiki kasus ini dan kasus-kasus sebelumnya.

    Pihak kepolisian mengim-bau kepada tokoh agama yang ada terutama di kota Solo untuk mempererat tali kerukunan. Selain itu, keja-dian ini tidak membuat ada permusuhan antara umat beragama yang dapat men-imbulkan masalah lain, tu-turnya.

    Sementara itu, GBIS Kepun-ton ternyata kerap menerima ancaman dari orang tak dikenal sebelumnya. Salah satu penjaga GBIS Keputon Solo Wakiyo, 50, mengatakan selama dirinya tinggal di gereja itu tidak pernah ada bom meledak. Tetapi jika hanya sekadar teror bom tidak jarang terjadi.

    Kejadian bom yang me-ledak ini baru kali pertama. Sebelumnya tidak pernah ada. Tapi jika cuma isu-isu ada teror bom pernah ter-jadi. Isu itu sering terjadi saat menjelang hari Natal dan perayaan ibadah lainnya, kata dia yang berjaga di pos kantor GBIS kepada Radar Solo, kemarin (25/9).

    Penjaga gereja itu mengaku kaget mendengar adanya ledakan keras yang berasal dari samping tempat dirinya berjaga. Kemudian ia lang-sung mengecek asal leda-kan itu. Ternyata ledakan itu merupakan bom yang berada di dalam GBIS Keputon Solo.

    Bom bunuh diri di GBIS Kampung Kepunton, Kelura-han Tegalharjo, Jebres, terjadi tepat pukul 10.55. Seorang tewas, dan 22 lainnya luka-luka. Korban tewas diduga kuat merupakan pelaku bom bunuh diri. Sedangkan korban luka merupakan jemaat gereja yang terletak di Jl Abdul Rah-man Hakim, Nomor 49 ini.

    Insiden ini terjadi tepat set-elah kebaktian di GBIS usai. Saat itu, para jemaat hen-

    dak keluar dari dalam gereja menuju ke halaman. Men-dadak, para jemaat terutama yang berada di dekat pintu masuk utama gereja dikejut-kan dengan bunyi ledakan keras yang disusul dengan semburan api dan asap ber-warna putih. Di sekitar pin-tu terserak beragam benda keras. Di antaranya paku dan baut. Diduga kuat, paku dan baut ini berasal dari bom yang diledakkan pelaku.

    Beberapa orang yang saat berada di dekat pintu lang-sung terjatuh. Sementara ratusan lainnya yang saat itu masih berjalan di dalam gereja pun panik dan ber-hamburan keluar gereja. Be-berapa jemaat masih belum sadar jika ledakan tersebut berasal dari bom. Saya men-gira itu suara ledakan trafo, tapi ternyata bom bunuh diri, jelas Grace Lilyana, 18, warga Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari yang saat itu kebetulan usai mengi-kuti kebaktian di GBIS.

    Posisi Grace saat itu tepat di depan pintu masuk. Tepatnya hanya dua meter dari posisi meledaknya bom. Begitu me-nyadari itu adalah ledakan bom, dia langsung berlari menuju ke halaman gereja. Dari keterangan salah satu anggota polisi yang namanya enggan dikorankan, sebelum ledakan, ada seseorang lelaki berkemeja putih dan meng-gunakan celana jins hitam

    masuk dari pintu samping gereja.

    Di gereja itu, memang ada tiga pintu masuk. Dua di samping, dan satu di depan gereja. Arah gereja mengh-adap ke utara. Pintu samping biasanya memang digunakan oleh jemaat untuk masuk ke delam gereja sebelum mengi-kuti kebaktian. Kebetulan, di samping kanan bangunan gereja terdapat areal parkir sepeda motor. Sementara di samping kiri berupa balkon.

    Dari rekaman CCTV gereja yang disaksikan petugas poli-si tersebut, pria ini berjalan masuk melalui pintu samp-ing kanan. Dia kemudian berjalan menuju ke dalam gereja melalui jalan di tengah ruangan di antara kanan kiri kursi jemaat. Pria ini berbaur dengan para jemaat yang saat itu tengah melangkah ke-luar. Beberapa jemaat sempat melihat pria ini membawa buku tebal di tangan kirinya seperti alkitab dan sebuah kaca mata.

    Begitu tepat berada di pintu masuk, ledakan terjadi. Be-berapa orang langsung tum-bang dan sebagian lainnya berhamburan keluar. Setelah itu suara teriakan dan kepani-kan terdengar nyaris di dalam ruangan gereja.

    Saya sangat kaget dengan bunyi ledakan itu. Saya lang-sung membantu para jamaat lainnya yang terluka akibat ledakan itu. Ada satu orang

    tergeletak di bawah pintu masuk. Perutnya hancur. Isi perut seperti usus dan lainnya keluar dari perut. Sedangkan badan bagian kaki dan kepala masih utuh, kata Sara, 30, salah satu je-maat GBIS Kepunton, warga Kampung Mutihan, Kelura-han Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, kepada Radar Solo saat ditemui di dekat lokasi kejadian, kemarin.

    Kesaksian serupa disampai-kan jamaat GBIS Keputon Solo lainnya bernama, Susanti, 37, warga Pedan, Klaten. Ia men-gatakan, awalnya berpikir ledakan itu berasal dari trafo listrik GBIS yang meledak. Su-ara ledakan yang dikeluarkan sangat keras. Saya berada di samping kanan orang yang

    meledak itu. Mungkin sekitar tiga meter dari orang itu. Tapi beruntung saya tidak menga-lami luka. Tapi baju belakang saya ada bercak darah, entah itu dari pelaku atau jemaat gereja yang luka, kata Susan dengan suara yang dipenuhi rasa ketakutan.

    Selain itu, informasi yang dihimpun Radar Solo (Jawa Pos Group), pria yang diduga pelaku bom bunuh diri itu sempat mampir ke sebuah warung internet yang berada tidak jauh dari GBIS Keputon. Bahkan dia menyambangi warnet tersebut dua kali.

    Penjaga warnet, Rina Kris-tianingsih, 20, mengatakan beberapa jam sebelum keja-dian, ada pria yang mempunyai kesamaan atau ciri-ciri dengan

    orang yang diduga pelaku bom bunuh diri datang ke warnet-nya. Pertama pelaku meng-gunakan layanan warnet atas nama Oki dan kedua atas nama Eko. Orang itu menitipkan tas miliknya ke saya. Awalnya saya tidak mau, karena takut berisi bom. Tapi ternyata katanya tidak apa-apa jadi kemudian saya biarkan, kata Rina kepada Radar Solo, kemarin.

    Saat diperiksa, tas tersebut berisi kantong kacamata, cer-min, sisir, sarung, masker, bal-sam, dan kitab suci. Orang ini menyewa komputer di bilik no-mor sembilan. Dia kali pertama masuk ke warnet sekitar pukul 08.00. Yang kedua dia datang sekitar jam 09.30. Dia kemudian keluar sekitar pukul 10.39. (udi/isn/tri/fin/uje /nan)

    Jangan sampai terjadi rahmat yang membawa laknat. Artinya banyak bantuan, program dan anggaran yang diberikan pemerintah pusat, tapi lamban direspon dan di-laksanakan SKPD. Demikian juga dengan pengajuan pro-gram ataupun untuk mem-peroleh bantuan dari kemen-terian yang diinstruksikan presiden, imbuhnya.

    Menurut penilaian calon Rektor Universitas Jambi ini, secara keseluruhan kunjungan presiden ke Jambi membawa dampak positif. Apalagi bantuan yang diberikan sangat berpen-garuh di tengah-tengah keter-batasan pemerintah provinsi. Presiden juga sudah meminta gubernur menambah usulan permintaan (bantuan) untuk Jambi. Sebab, untuk mendapat-kan bantuan secara langsung di antara 33 provinsi cukup sulit.

    Nah, ini kesempatan bagi kita. Makanya, dituntut kecepa-tan SKPD menangkap peluang tersebut. Kinerja SKPD jangan sampai lamban, seperti insiden cat masih basah, ujarnya. Insiden cat basah tersebut, menurut Johni menunjukan kinerja SKPD lambat. Padaha hal demikian bisa dipersiapkan jauh-jauh hari.

    Dia juga mengingatkan pemprov agar bisa menagih janji kepada Presiden SBY saat kedatangannya ke Jambi bulan Februari mendatang. Yang perlu mendapatkan per-hatian dan dipenuhi adalah

    bidang pendidikan. Seperti kekurangan banyak jumlah kelas. Yang terpenting, SKPD harus cepat dan memiliki ren-cana, program maupun data. Sehingga pelaksanannya tepat dan cepat. Insiden cat basah jangan terulang dan itu malu bagi Jambi, tegasnya.

    Penilaian tak jauh beda di-ungkapkan pengamat ekonomi Pantun Bukit. Menurut dia, SKPD harus memiliki inisiatif dan merespon janji SBY ke pe-merintah pusat. Seperti yang dikatakan Menko Perekono-mian Hatta Radjasa, Provinsi Jambi harus cepat memiliki grand design ekonomi. Artinya pemerintah melalui SKPD har-us cepat jemput bola, merspon bantuan dan peluang untuk Jambi. Ingat, sulit mendapatkan perhatian presiden di antara 33 provinsi, terangnya.

    Dia juga menilai, pengaruh kunjungan Presiden SBY ke Jambi untuk bidang ekono-mi belum terlalu signifikan. Apalagi kunjungan presiden dalam rangka sosial budaya. Ke depan, saat kedatangan presiden Februari mendatang, pemprov harus berani menag-ih janji SBY sebelumnya.

    Pantun juga menyarankan pemprov meminta investasi. Seperti pembangunan indus-tri hilir. Sebab, Jambi kaya den-gan CPO dan karet. Sehingga produski karet Jambi tidak dalam bentuk mentah ataupun setengah jadi, tapi sudah men-jadi barang jadi. Demikian juga

    dengan hasil CPO. Jambi har-us berani meminta bagian dari produksi CPO dan kerat yang besar di seluruh Indonesia. Misalnya dari sisi pemasukan pajak ataupun untuk perbai-kan infrastruktur, katanya.

    Lalu, terkait pembangunan Bandara Sultan Thaha, menu-rut Pantun memang member-ikan dampak ekonomi. Tapi, hal tersebut sudah jauh-jauh hari direncanakan. Sedang-kan untuk Candi Muarojambi pemerintah pusat lebih mem-berikan stimuls dan pemerin-tah daerah yang menentukan pengembangannya kedepan.

    Terpisah, Kepala Bappeda Provinsi Jambi Fauzi Anshori mengatakan, pihaknya sudah membuat daftar usulan tamba-han permintaan kepada Presi-den SBY, selain enam harapan yang disampaikan langsung gubenur pada saat ekspos di depan presiden. Menurut dia, hari ini (Senin) surat permo-honan permintaan bantuan tersebut ditandatangani gu-bernur. Kami bahas bersama dan Insya Allah besok (hari ini) ditandatangani pak gubernur untuk dikirim, ujarnya.

    Beberapa tambahan per-mintaan bantuan yang diaju-kan ke presiden SBY tersebut, yaitu peningkatan infrastruk-tur, mulai dari jalan hingga listrik. Kemudian program be-dah rumah juga termasuk da-lam daftar yang akan diajukan untuk mengejar target tuntas tahun 2015 mendatang. (pia)

    Di Nou Camp, gol-gol Messi pada menit ke-26, 78, dan di menit pertama masa injury time sukses membungkam bomber baru Atletico Ra-damel Falcao. Messi juga memiliki andil lahirnya gol kedua Barca - sebutan Barce-lona-- pada menit ke-15.

    Tendangan Messi yang melakukan penetrasi di kotak 16 masih mampu ditepis kip-er Atletico Thibaut Courtois. Namun, pantulan bola malah mengenai defender Miran-da. Sedangkan gol pembuka Barca diciptakan David Villa pada menit kedelapan.

    Messi lagi, Messi lagi. Anda hanya bisa memberinya se-lamat. Dia adalah seorang pemain yang tidak perlu di-jelaskan panjang lebar karena Anda hanya perlu menonton aksinya, puji entrenador Barca

    Josep Guardiola kepada Messi sebagaimana dilansir Marca.

    Sementara di Bernabeu, Ronaldo melesakkan gol-golnya pada menit ke-39, 51, dan 84. Dua gol terakhir lahir dari eksekusi penalti. Gonzalo Higuain, Raphael Varane, dan Karim Benze-ma menyumbang tiga gol Real lainnya. Vallecano yang berstatus tim promosi sebe-narnya sempat mengejutkan setelah Miguel-Michu-- Perez menjebol gawang Iker Casil-las pada detik ke-19.

    Michu juga mencetak gol keduanya pada menit ke-55. Dua menit setelah itu, Real harus bermain dengan sepu-luh orang setelah Angel di Ma-ria mengantongi kartu kuning kedua. Namun, kalah jumlah pemain justru membuat Real menambah tiga gol.

    Kami terlambat start, tapi segera bangkit. Bermain den-gan sepuluh pemain malah me-nambah motivasi kami, ujar Ronaldo di situs resmi klub.

    Sayang, hattrick Messi mau-pun Ronaldo belum melam-bungkan klub masing-masing ke puncak klasemen. Barca masih tertinggal satu angka (11-12) dari urutan pertama Real Betis yang baru me-mainkan laga kelimanya Se-lasa dini hari WIB (27/9).

    Sedangkan Real tertahan di peringkat keempat dengan 10 poin. Kendati memiliki poin sama dengan Valencia, Los Merengues -sebutan Real- unggul selisih gol dari tim yang kemarin kalah 0-1 dari Sevilla di Estadio Ramon San-chez Pizjuan. Itu sekaligus kekalahan pertama Valencia. (dns)

  • Mata Uang Kurs Jual Kurs Beli

    USD 1.00 8,779.00 8,691.00

    SGD 1.00 6,738.56 6,664.88

    AUD 1.00 8,590.25 8,499.80

    SEK 1.00 1,279.70 1,265.77

    JPY 100.00 11,514.95 11,396.54

    HKD 1.00 1,125.58 1,114.19

    EUR 1.00 11,874.48 11,754.58

    Jambi Independent Senin, 26 September 2011

    EKONOMI & KEUANGAN

    Wali Kota Jambi Sambut SBY dalam Peninjauan Bedrumdah Rumah sangat bermanfaat bagi masyarakat. Di samping itu yang perlu diperhatikan adalah MCK rumah penduduk.

    Yang paling penting itu, MCK jan-gan lupa, harus ada, tegas SBY. SBY berkesempatan mengunjungi tiga rumah penduduk yang dibedah dan menyaksikan secara langsung proses pembedahan rumah terse-but. Tak lupa, SBY juga masuk ke dalam salah satu rumah yang dibedah.

    Tidak hanya itu, peninjauan juga dihadiri oleh beberapa menteri dalam jajaran kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, seperti Menpora Andi Malarangeng, Mendiknas M Nuh, dan sebagainya. Sementara, pejabat kota Jambi yang hadir, tampak Kadis Pendidikan Kota Jambi Jumisar, Kadinkes Irawati Sukandar, Kepala DP3K Harlik, juga kepala SKPD-SKPD yang ada lainnya. (enn)

    JUMAT (23/9) lalu, Wali Kota Jambi Bambang Priyanto beserta Roro Endah Nirwani, menyambut kedatangan Presiden RI Susilo

    Bambang Yudhoyono (SBY) dalam peninjauan pelaksanaan Bedah Rumah (Bedrum) di Kenali Asam Bawah, kilometer 9. Wali kota

    sendiri tiba di lokasi pukul 07.00, sementara SBY datang pukul 08.00. Pada peninjauan tersebut, Bambang juga didampingi Guber-

    nur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) beserta beberapa bupati lainnya.

    Dalam peninjauan tersebut, SBY mengatakan bahwa program Be-

    SBY bersama ibu negara ketika tiba di lokasi Bedah Rumah. Presiden SBY bersama Gubernur HBA dan Wali Kota Jambi Bambang Priyanto.SBY, gubernur, dan wali kota ketika mendengarkan penjelasan mengenai pelak-sanaan bedah rumah.

    Penerima Bedah Rumah bersalaman dengan Presiden SBY. SBY dan Ani Yudhoyono berdialog dengan penerima Bedah Rumah. SBY memberi pengarahan kepada Wali Kota Jambi.

    SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono berdialog dengan warga. Wali Kota Jambi Bambang Priyanto dan Gubernur HBA berdialog dengan SBY. Ani Yudhoyono, Roro Endah Nirwani dan Yusniana Hasan Basri.

    FoTo-FoTo : IST / JAMBI INdEPENdENT

    Antisipasi Krisis Tak Sentuh Sektor RiilBuyback SUN Hanya Bantu Sektor Keuangan

    JAKARTA - Program anti-sipasi krisis keuangan dunia dinilai masih kurang karena belum menyentuh sektor riil. Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani men-gatakan pemerintah harus segera menyiapkan stimulus fiskal yang langsung ditu-jukan untuk sektor-sektor produktif.

    Ada potensi terjadinya PHK (pemutusan hubungan kerja) pada pelaku usaha. Pe-merintah harus menyiapkan

    stimulus fiskal bagi sektor riil, kata Aviliani kemarin. Dia mengatakan, saat ini langkah yang diambil untuk antisipasi krisis baru menyentuh sektor keuangan seperti buyback Su-rat Utang Negara (SUN). Kata Aviliani, langkah itu hanya bersifat jangka pendek.

    Dia menambahkan, pe-merintah belum memiliki langkah konkret untuk men-gantisipasi krisis keuangan dunia. Dalam waktu dekat, KEN akanmemberikan se-jumlah rekomendasi kepada pemerintah. Kami akan mer-ekomendasikan agar men-deteksi sektor yang rentan, kata Aviliani.

    DanaMoneter Interna-sional (IMF) menyebut per-ekonomian dunia tengah

    memasuki fase bahaya baru. Fase ini diiringi pelemah-anan aktivitas ekonomi global yang semakin merata dan risiko jebloknya kepercayaan masyarakat dunia. Dalam Laporan World Economic Outlook edisi September 2011, IMFmemangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk Indonesia, untuk tahun ini dan tahun depan.

    Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2011 dan 2012 masing-masing hanya 4 persen. Proyeksi itu lebih pesimistis dibanding prediksi sebelumnya yang dirilis Juli lalu sebesar 4,3 persen untuk 2011 dan 4,5 persen pada 2012. Dana Moneter juga merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi

    6,4 persen tahun ini dan 6,3 persen pada 2012. Proyeksi tersebut mengoreksi predik-si sebelumnya yang mem-perkirakan ekonomi Indo-nesia di 2011 dan 2012 bisa tumbuh 6,5 persen.

    Direktur Eksekutif Institute for Development of Econom-ics and Finance (Indef) A. Erani Yustika mengatakan pe-merintah masih bisa menge-jar target pertumbuhan ekonomi 6,7 persen tahun depan. Pemerintah jangan terlalu terpengharuh. Kunci pokoknya sampai seberapa jauh pemerintah bia mendi-namisasi ekonomi domestik, kata Erani. Dia menambah-kan, ekonomi domestik masih memiliki potensi besar untuk digerakkan. (jpnn)

    Nilai Ekspor CPO Jambi Terus Naik

    Sumber: Bank Indonesia

    Kurs Dollar

    JAMBI- Sepanjang tahun 2011, ekspor Crude Palm Oil (CPO) atau minyak ke-lapa sawit Provinsi Jambi ter-us mengalami peningkatan.

    Berdasarkan data terakhir yang dikeluarkan Dinas Per-industrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, per Juli 2011 nilai ekspor CPO Jambi telah

    mencapai US $ 176.681.625. Nilai ini hampir mencapai nilai total ekspor CPO Jambi pada 2010 yakni sebesar US $ 185.775.930.

    Dikatakan Muhammad Yamin, Kepala Bidang Per-dagangan Luar Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagan-gan Provinsi Jambi, kenaikan nilai ekspor tersebut lebih dikarenakan harga CPO yang saat ini terus merangkak naik dari waktu ke waktu. Ada dua hal yang membuat nilai ekspor bertambah yakni karena faktor harga yang memang naik atau volume yang naik dan saat ini lebih dikarenakan karena harga sawitnya yang memang se-dang naik, katanya. Un-tuk volume ekspor sawit itu sendiri, tercatat per Juli 2011 CPO asal Jambi yang sudah di ekspor ada seban-yak 72.500 ribu Kg sedangkan

    jika dibandingkan total vol-ume ekspor pada tahun lalu (2010.red) adalah sebanyak 197.275.517 Kg.

    Negara mana tujuan ekspor sawit Jambi yang terbanyak? Dikatakan Yamin adalah nega-ra-negara di Eropa. Diakuinya, walaupun saat ini sudah ada beberapa jenis minyak alter-natif yang mulai dikembang-kan dibeberapa negara namun itu belum mempengaruhi ekspor CPO Jambi. Memang sudah ada beberapa negara yang coba mengembangkan minyak bunga matahari, kede-lai dan jagung. Namun semua itu belum berdampak pada volume nilai ekspor CPO kita. Eropa, China, India, Jepang, ASEAN bahkan Amerika masih mengimpor dari kita. perke-bunan sawit Jambi terbilang cukup besar. Di Sumatera, mungkin nomor 3 yang terbe-sar, jelas Yamin. (rey)

  • dwy setyowati/jambi independent

    Senin, 26 September 2011 Jambi Independent

    dwy setyowati,Jambi

    Promo servis dan spare Part

    Nikmati Berbagai wahana Permainan di Kampoeng Radja

    Tingkatkan Kepercayaan,Suzuki Jaya Indah MotorAdakan Gathering

    Pada kesempatan itu, dige-lar pula program-program khusus untuk memanjakan konsumen Suzuki. Yakni pro-mo servis dan penggantian spare part (suku cadang). Promo hanya berlaku se-lama satu hari ini, ujar Head Marketing Support PT Jaya Indah Motor I Putu Arya Su-antika kepada Jambi Independent di sela-sela kegiatan gathering.

    Diharapkan konsumen Suzuki dapat menikmati promo yang disampaikan pada gathering dengan melakukan perawatan serta pengecekan kendaraan, untuk kenyama nan lebih saat berkendara. Termasuk, diberi-kan kesempatan seluas-luasnya untuk penggantian spare part dari Suzuki dengan layanan terbaik.

    Selain itu, lanjut Putu, kon-sumen Suzuki dapat mem-peroleh harga promo selama even. Kita juga menggelar

    open sales, dengan mem-berikan diskon harga khusus. Juga cash back, promo terbaik lainnya dari Suzuki selama even. Selain itu, disediakan pula doorprize, ujar Putu. Doorprize khusus disedia-kan bagi konsumen Suzuki, mulai dari hadiah elektronik dan lainnya. Doorprize dise-diakan bagi konsumen yang bermain games-games seru dalam rangkaian gathering.

    Ditambahkan Putu, dengan gathering, Suzuki ingin terus mendekatkan diri dengan konsumen serta ingin terus meningkatkan kepercayaan konsumen. Agar konsumen juga dapat lebih dekat , mengetahui sejauh mana pelayanan di diler Suzuki. Karena di sini (di Suzuki, red) kita melayani 3S, yakni sales (penjualan), service (bengkel), dan spare part (suku cadang), yang semuanya lengkap, tandas Putu.(*)

    UNtUK meningkatkan ke-percayaan terhadap kon-sumen, Suzuki dengan tagline Change & Challenge menghelat kegiatan gathering, kemarin (25/9). Gathering yang dirangkai berba-gai hiburan menarik, games, serta promosi keunggulan produk Suzuki ini merupa-kan bentuk apresiasi Suzuki terhadap konsumen.

    JaMBi - Taman Wisata Kelu-arga Kampoeng Radja di Jalan Lingkar Barat, 108, Kenali Besar Kota Jambi, berkomit-men memberikan pelayanan terbaik sebagai tempat wisata dengan harga tiket masuk yang relatif lebih terjangkau.

    Marketing Manager Kam-poeng Radja Agus Widiyanto mengatakan, hal tersebut dilakukan manajemen Kam-poeng Radja dengan menu-runkan harga tiket masuk wahana. Dari Rp 50.000 per orang di momen Lebaran lalu, kini diturunkan menjadi Rp 30.000, ujar Agus, saat ditemui di Kampoeng Radja, akhir pekan lalu.

    Selain menurunkan harga tiket masuk, kata Agus, Kam-poeng Radja juga menam-bah wahana permainan baru yakni istana balon (inflatable) untuk anak-anak. Sehingga saat ini, telah ada lima belas wahana permainan.

    Untuk bermain di tiap wa-hana, pengunjung tidak perlu membeli tiket atau mem-bayar lagi. Cukup menanti untuk bermain wahana di tempat yang telah disedia-kan. Bila ingin bermain kem-bali dan menikmati keseruan dari masing-masing wahana tersebut secara berulang, juga tetap diperkenankan. Syarat-nya, di wahana tersebut tidak banyak dipenuhi pengunjung lainnya. Hal itu dimaksudkan agar seluruh pengunjung tetap dapat merasakan serta menikmati berbagai wahana di Kampoeng Radja. Dengan diterapkan sistem layanan di Taman Wisata Keluarga Kampoeng Radja, diharap-kan agar Kampoeng Radja menjadi taman wisata ter-murah di Jambi, ujar Agus

    mengawasi anak-anak yang bermain di wahana.

    Dua wahana baru lainnya, yang mulai beroperasi saat libur Lebaran adalah wahana ombang-ambing dan mutar-muter. Wahana ombang-ambing, prinsipnya seperti Kora-kora di Dufan (Dunia Fantasi Jakarta), yaitu naik perahu di ketinggian. Pe-ngunjung diajak seolah-olah terombang-ambing di tengah lautan. Manajemen Kam-poeng Radja, menyarankan, agar untuk bermain wahana ini, minimal dilakukan sete-ngah jam setelah makan. Ka-rena dapat mengocok perut.

    Selanjutnya, wahana mu-tar-muter, adalah wahana yang membuat pengunjung layaknya sedang naik kincir air, seraya menikmati pa-norama Kampoeng Radja dari ketinggian. Kedua waha-na baru ini dapat dimainkan

    oleh semua usia. Wahana ini sangat disukai anak-anak, karena colour full (penuh warna dan ceria).

    Khusus gokart dan paintball yang harus membeli tiket lagi. Untuk Gokart, men-jadi Rp 10.000 untuk lima lap atau putaran sirkuit. Harga tersebut lebih terjangkau dari sebelumnya yakni Rp 20.000 saat Lebaran lalu. Perlengka-pan seperti helm, jaket dan sarung pengaman dipinjam-kan pada pengunjung.

    Tiket masuk wahana paintbal, kini menjadi Rp 20.000 per orang untuk 20 peluru, dari sebelumnya Rp 40.000. Untuk perlengkapan paintball seperti senapan, penutup kepala (goggle), jaket doreng, dan pelindung badan (body protector) dipinjamkan. Se-hingga pengunjung hanya bermain saja.(dwy/*)

    teknologi offset i-CtF/i-CtP dengan Large Format Printer epson

    Solusi Terbaru Untuk Industri Offset

    dibundel dengan biaya in-vestasi yang relatif terjangkau dan pengembalian investasi (ROI) pun dengan cepat da-pat diperoleh.

    Teknologi pendukung solusi I-CTF/I-CTP yakni: Epson Micro Piezo TFP, Epson Look Up Table (LUT), dan Epson UltraChrome Ink Set.

    epson Micro Piezo tFPEpson I-CTF/I-CTP didu-

    kung oleh print head Epson Micro Piezo TFP (Thin Film Piezo) yang terdapat pada unit printer. Print head mam-pu menghasilkan butiran tinta/droplets dengan ukuran sekecil 3.5 picoliter dan res-olusi cetak maksimum 2,880 x 1,440 dots-per-inch untuk kepadatan dan akurasi cetak yang tinggi serta hasil cetak yang jelas seperti aslinya. Print head digerakkan oleh listrik melalui membran un-tuk memompa tinta keluar. Karena tidak memakai sistem thermal/pemanas, print head Epson Micro Piezo menjaga warna pada cetakan tetap awet dan murni.

    epson Look Up table (LUt)

    Printer format besar Epson juga dilengkapi dengan Look

    Up Table (Advance Color Math) sebuah perangkat lu-nak built-in untuk menye-suaikan bahasa pengaturan warna / color management yang berfungsi untuk me-nyamakan hasil gambar yang berada di monitor komputer dengan gambar yang dicetak. Dikembangkan bersama de-ngan Rochester Institute of Technologys Munsell Colour Science Laboratory, LUT memungkinkan pengguna menghitung dan mengop-timalkan kombinasi warna untuk memberikan tonal dan warna terbaik pada ha-sil cetak di printer format besar Epson. Cetakan pada film atau plat bergradasi halus, butiran tinta tampak berkurang, menjadikan ha-sil cetak indah dan gambar berdefinisi tinggi.

    epson UltraChrome ink set

    Tinta Epson UltraChrome merupakan generasi penerus tinta pigmen. Set tinta Epson UltraChrome mengandung 25% tinta pigmen dan sisanya formulasi dari bahan lain. Tinta hadir dengan cakupan gamut warna luas dan transisi tone yang halus, memberikan hasil cetak yang tahan lama.(*/rtn)

    ramah. Sebab, hanya dengan Rp 30.000 per orang, dapat se puasnya bermain di 13 wahana permainan. Semen-tara itu, untuk dua wahana lainnya, yakni gokart dan paintball, pengunjung harus membeli tiket untuk dapat menikmati dua wahana itu.

    Pengunjung Kampoeng Radja pun kian dimanjakan dengan kian terjangkaunya tiket masuk untuk menikmati berbagai wahana permainan di Kampoeng Radja. Jika dira-ta-ratakan harga tiket masuk per wahana hanya Rp 2.300. Cukup murah bukan!

    Untuk diketahui, Istana Anak-anak baru beroperasi Sabtu (17/9) lalu. Ini merupa-kan sebuah istana balon rak-sasa berukuran 8 x 12 meter. Berisi aneka permainan yang merangsang aspek psikomo-torik anak. Wahana ini khusus untuk anak-anak balita sam-pai dengan 12 tahun.

    Di wahana tersebut, anak-a n a k d a p a t m e m a n j a t , melompat-lompat, bermain perosotan, serta latihan ke-seimbangan, namun sa ngat aman, karena sebelum ber-main anak-anak wajib me-ngenakan kaos kaki, bebas dari aksesori logam, dan di dalam wahana ada petugas khusus yang menjaga dan

    JaMBi - Epson, pemimpin dunia di bidang digital imag-ing dan solusi cetak, mem-perkenalkan solusi terbaru untuk industri offset - I-CTF (Inkjet Computer to Film) dan I-CTP (Inkjet Computer to Plate) yang menghasilkan cetakan teks elektronik dan grafis beresolusi tinggi pada film dan plat. Sistem ini me-nawarkan keuntungan ganda khususnya bagi industri per-cetakan offset berskala ruma-han (home industry) maupun menengah yaitu waktu pence-takan yang lebih efisien dan biaya operasional rendah.

    I - C T F m e n g g u n a k a n teknologi print head Epson Micro Piezo dan Raster Image Processor (RIP) yang diperun-tukan untuk PostScript, pem-buatan film yang digunakan pada pekerjaan pra-produksi berbasis komputer. I-CTF menciptakan hasil separasi dengan mencetak film empat kali, masing-masing satu kali untuk Cyan, Magenta, Yellow dan Black (CMYK). Untuk pencetakan pada plat, pro ses yang sama dilalui, hanya saja media yang langsung diguna-kan adalah plat, tanpa harus mencetaknya pada film ter-lebih dahulu secara terpisah.

    I-CTF dan I-CTP merupa-kan solusi yang tepat un-tuk bisnis percetakan dari skala kecil hingga yang besar karena memberikan kemu-dahan cetak, efisiensi da-lam produksi, hasil cetak berkualitas tinggi dan bebas MOIRE, presisi dan ketepa-tan Raster, fleksibilitas untuk segala ukuran printer Epson, dan investasi yang mengun-tungkan. Paket I-CTF/I-CTP

    peLayanan teRbaiK: istana balon, wahana mutar-

    muter, dan ombang-ambing di Kampoeng Radja.

    foto-foto:ist/jambi independent

    pUasKan KonsUmen: Kegiatan gathering di suzuki jaya indah motor.

    piLiHan: i-Ctf dan i-Ctp menawarkan efisien waktu dan biaya untuk industri percetakan offset skala kecil dan menengah.

    ist/jambi independent

  • Senin, 26 September 2011Jambi Independent NEWS IN DEPTH

    Nasir Abbas:Ulah Kelompok Baru SBY: Evaluasi Internal Anti Teror

    Pemuka Kristen Minta Umat Tenang

    JAKARTA - Teror bom di Gereja Bethel Injil Sepenuh ( G B I S ) K e p u n t o n , S o l o , mendapat perhatian dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Satu jam setelah peristiwa tersebut, presiden langsung berkomunikasi dengan Kapolri dan Kapolda Jateng. Sore harinya, rapat terbatas terkait bom Solo digelar di Kantor Presiden.

    Ikut dalam rapat antara lain, Wapres Boediono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kepala BIN Sutanto, Kaba-harkam Polri Komjen Pol Imam Sudjarwo, dan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS) Soleman B. Ponto. Investigasi sementara yang kita lakukan, pelaku pem-bom bunuh diri ini adalah anggota dari jaringan tero-ris Cirebon, kata SBY dalam keterangannya usai rapat.

    Bom Cirebon yang dimak-sudnya adalah teror bom yang meledak di masjid di kompleks Mapolresta Cire-bon, bulan April lalu. Ka-lau hari ini yang diganggu kegiatan di sebuah gereja, di Cirebon enam bulan lalu itu yang diganggu masjid di Polresta Cirebon, katanya. Atas nama negara dan pe-merintah saya mengutuk keras atas aksi terorisme kejahatan luar biasa yang bersifat tanpa pandang bulu ini.

    SBY menyatakan, memerin-tahkan dilakukan investigasi lanjutan secara intensif untuk mengetahui dan membong-kar jaringan pelaku teror di Cirebon dan Solo. Termasuk dana yang dikeluarkan, ter-masuk pemimpin atau peng-gerak dari aksi terorisme itu, tegasnya.

    Tidak hanya itu, presiden juga meminta dilakukan in-vestigasi internal jajaran ke-polisian, terutama di daerah. SBY menyebut, sudah ada peringatan yang diberikan. Saya ketahui bahwa pihak intelejen sudah diberi perin-gatan dan kapolri juga sudah

    beri instruksi kepada jajaran kepolisian, tuturnya.

    Perisitiwa bom Solo, lanjut SBY, menunjukkan bahwa ancaman teroris di Indonesia masih ada. Itu juga ditambah informasi intelejen. Kalau saya, pemerintah, pihak ke-polisian terus mengingatkan ancaman terorisme, ini bu-kan mengada-ada, katanya.

    Dia mengungkapkan, per-nah memberikan instruksi kepada para gubernur, kapol-da, pangdam, dan danrem di Istana Bogor, beberapa bulan lalu. Intinya, untuk mence-gah aksi terorisme dan kek-erasan horisontal. Instruksi

    juga diberikan kepada jajaran intelejen. SBY menegaskan aparat untuk bertindak pre-ventif dan proaktif. Jangan abaikan informasi apapun, katanya.

    Ke depan, SBY mengata-kan, negara akan tetap kon-sisten dalam melakukan penegakan hukum. Ter-masuk melakukan peradilan yang fair terhadap kejaha-tan terorisme. Dia berharap ada undang-undang yang dimiliki aparat intelejen dan kepolisian untuk mencegah aksi terorisme.

    Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, ber-

    Bom Berisi Paku dan Mur

    PELAKU bom bunuh diri sepertinya masih

    menggunakan metode lama, yakni mencam-pur bahan peledak dengan logam tajam. Terbukti, di lokasi kejadian dan di tubuh para korban luka, banyak sekali paku dan mur yang tajam. Rata-rata korban mengalami luka karena tertusuk paku dan mur itu.

    Kepala Pelayanan Unit Gawat Darurat

    (UGD) Rumah Sakit (RS) dr Oen Solo Rudi Handoyo mengatakan, rata-rata korban men-galami luka terbuka, karena terkena serpihan benda tajam, seperti mur dan paku. Ada juga beberapa korban yang mengalami patah tulang dan trauma telinga akibat kerasnya ledakan. Hingga kemarin (25/9), mayoritas korban juga mengalami trauma psikis.

    Rata-rata pasien yang harus dirawat inap terkena serpihan paku dan mur masuk ke dag-ing sedalam 4 inci. Total korban yang dirujuk ke sini 19 orang. Yang harus rawat inap sebelas dan yang rawat jalan delapan orang, ujarnya kepada Radar Solo (Jawa Pos Group) kemarin.

    Menurut Rudy, ada satu korban -namanya masih dirahasiakan pihak RS-- yang berada dalam kondisi kritis. Di tubuhnya terdapat empat paku dan dua mur yang mengenai kepala hingga masuk ke otak. Saat ini yang bersangkutan harus menjalani operasi pen-gangkatan benda tersebut. Total ada empat pasien yang harus dioperasi, katanya.

    Pada pasien yang terkena serpihan mur maupun paku di kepala itu, pihak RS akan menjalankan operasi bedah saraf untuk mengambil benda asing tersebut. Manajer Umum RS dr Oen Solo William Tanoyo men-gatakan, pasien yang mengalami gangguan

    pendengaran diharapkan masih tetap men-jalani rawat jalan.

    Meski kondisi fisik yang lain tidak ber-masalah, pengobatan lanjutan pada indra pendengaran itu tetap perlu diperhatikan. Yang kena trauma pada pendengaran tetap harus menjalani pemeriksaan lanjutan jika belum sembuh total, tandasnya.

    Jika beberapa korban yang dirawat di RS dr Oen mengalami luka karena tertusuk jarum dan paku, lain halnya di RS Brayat Minulya. Beberapa korban ternyata terluka akibat lon-taran batu kecil (kerikil) yang masuk ke dalam tubuhnya. (jpnn)

    Eks pentolan Jamaah Islamiyah, Nasir Abbas punya pendapat sendiri mengenai bom bunuh diri Solo. Dia

    melihat, ini adalah ulah kelompok baru yang tidak terorganisir dengan baik.

    dasarkan data yang ada pada pelaku, termasuk luka-luka di tubuh korban, persis den-gan peristiwa di Cirebon. Dari data yang ada, DNA juga akan diambil untuk menge-tahui lebih jauh identitas pelaku.

    Djoko mengatakan, instruk-si untuk dilakukan investigasi internal itu bukan berarti ada kesalahan di internal aparat. Dia mencontohkan, ketika terjadi peristiwa di Ambon, imbauan diberikan untuk tidak hanya fokus di Ambon saja. Daerah lain juga harus waspada terhadap upaya provokatif, katanya.

    Terkait dengan peringatan yang diberikan intelejen dan instruksi kapolri kepada ja-jaran di daerah, Djoko men-gatakan, informasi tersebut tidak spesifik menyebutkan ada kegiatan teror. Namun peringatan untuk meningkat-kan kewaspadaan. Nah in-formasi-informasi itu apakah ditindaklanjuti oleh daerah, katanya.

    Secara terpisah, Sekretaris Eksekutif Bidang Diakonia Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Jeirry Su-mampow meminta umat Kristiani di Indonesia tidak terprovokasi aksi bom bunuh diri di Solo. Pihaknya juga mengajak untuk menyer-ahkan sepenuhnya kepada polisi. Mari berdoa agar aparat kepolisian diberi ke-mampuan menyelesaikan persoalan ini dengan segera, ujarnya.(jpnn)

    Diintai Petugas Imigrasi, Pemilik Hotel Ikut Cemas------------------------------------------------------------------------------------------ dari hal 1Namanya Ny Syusuk. Ketika

    saya tanya ada apa, dia men-jawab: Saya beberapa kali ditelepon petugas imigrasi. Anda disuruh lapor ke imi-grasi. Perasaan saya menjadi tidak enak. Pasti ini terkait dengan peristiwa pengusiran saya dari Tamu, kata saya dalam hati.

    Jam itu juga, saya dan Aung Soe Moe (staf lokal KBRI di Yangon yang setia menemani saya) mendatangi kantor imi-grasi di Kalay. Letaknya sekitar 2 kilometer dari hotel tempat kami menginap. Kantor imi-grasinya sederhana. Tidak ada AC dan kantor disekat tripleks dengan lubang angin jendela cukup besar. Di sekitar kan-tor imigrasi tersebut, banyak pohon besar sehingga suasana di sana teduh.

    Sore itu ada lima petugas. Masing-masing sibuk dengan setumpuk kertas di hadapan-nya. Di setiap meja terlihat tumpukan berkas kerja hing-ga tingginya mencapai set-

    engah meter. Beberapa petu-gas umumnya hanya men-genakan pakaian semacam sarung atau lon chi dengan atasan hanya kaus singlet. Termasuk, Kepala Kantor Imigrasi Kalay U Thein Zaw. Tanpa senyum, dia men-erima kami berdua. Sebelum duduk, dia menyambar hem putih di mejanya. Lalu dike-nakannya hem putih itu.

    Sebelum ditanya, Aung Soe Moe menjelaskan bahwa di-rinya benar-benar tidak tahu kalau ada larangan memba-wa orang asing masuk Tamu. Soe Moe mengatakan hanya menjalankan perintah dari KBRI Yangon untuk men-emani saya ke perbatasan Tamu, selanjutnya masuk In-dia. Ini ada suratnya, Pak, kata Aung Soe Moe, berusaha menjelaskan kepada U Thein Zaw. Sebelum ditanya, lebih baik saya jelaskan lebih dulu agar masalahnya cepat klir, ujar Soe Moe kepada saya.

    U Thein Zaw dengan pem-

    bawaan serius berbicara dalam bahasa Myanmar dengan Aung Soe Moe. Kepada saya, dia han-ya meminta paspor. Dibaca, dicatat sedikit, lalu dikembali-kan lagi paspor itu kepada saya. Saya tidak ditanya.

    Sepintas, saya melihat selembar kertas form dari imigrasi. Kertas form tersebut tertulis nama saya, lengkap dengan identitas lain seperti yang tertulis dalam paspor. Saya pun teringat, saya meng-isi form itu di depan resepsio-nis hotel yang saya inapi. Saya menduga, pasti kertas form yang saya isi di hotel tersebut diserahkan pemilik hotel ke-pada petugas imigrasi.

    Bahkan, saya mendapat info dari Aung Soe Moe, saat kami diusir dari Tamu, aparat imigrasi Tamu langsung men-gontak koleganya di Kalay untuk mengintai keberadaan kami selama di Kalay.

    I m i g r a s i K a l a y l a n t a s meneruskan kepada beber-apa hotel di Kalay. Jaringan-

    nya begitu rapi. Logikanya, orang asing pasti menginap di hotel.

    Maka, begitu kami datang ke hotel, resepsionis seper-tinya sudah mengetahui soal itu. Mereka penuh selidik. Semua lembaran-lembaran paspor saya dibuka. Juga visa Myanmar, lalu dicatat nomornya. Cukup lama juga resepsionis membuka lemba-ran paspor saya saat itu.

    Baru esoknya, resepsionis menyodorkan form layaknya sering dipakai pihak imi-grasi yang diisi sesuai dengan paspor. Terbukti, surat form tersebut sudah ada di tangan kepala imigrasi Kalay.

    Sementara ini Anda boleh tinggal di Kalay sampai su-rat izin imigrasi pusat ke-luar. Tetapi, Anda tidak boleh meninggalkan kota ini lebih dari radius 4 mil, kata Thein Zaw, si kepala imigrasi Kalay, kepada saya.

    Begitu tiba di hotel, saya langsung disambut Ny Syusuk

    yang berpenampilan menarik. Oke, kata perempuan set-engah baya tersebut sambil mengacungkan jempolnya.

    Syusuk semula terlihat tegang saat kami berdua be-rangkat menuju kantor imi-grasi. Saat kami katakan tidak ada masalah, dia tampak semringah. Kekhawatiran Syuksuk beralasan. Sebab, di Myanmar yang dipimpin junta militer itu, menerima tamu seperti saya di hotelnya bisa menyulitkan dirinya.

    Sore itu juga, saya dan Aung Soe Moe berkonsultasi den-gan Djumara Supriyadi, sek-retaris III KBRI Yangon yang merangkap kepala Pensos-bud, untuk meminta tolong agar saya bisa secepatnya mengurus izin imigrasi pusat untuk memasuki Tamu. Den-gan begitu, kami bisa masuk India. Dari Kemlu (Kemen-terian Luar Negeri) sudah dapat lampu hijau, sedan-gkan dari imigrasi tinggal menunggu izin keluar saja,

    jelas Djumara. Besok, saya hubungi lagi supaya cepat keluar. Sebab, hari ini Min-ggu, katanya. lagi.

    Hari itu, Senin pagi, kami berdua kembali menghubun-gi Djumara soal perkemban-gan surat izin dari imigrasi. Djumara kembali menerang-kan masih dalam proses. Tetapi, kata dia, prinsipnya akan segera keluar. Anda sabar dululah, pinta Dju-mara. Pokoknya, sampai besok Anda bertahan saja di Kalay, tambahnya.

    Sekitar pukul 14.30 pemilik hotel memberi tahu bahwa baru saja ada telepon dari pihak imigrasi. Kami berdua disuruh datang lagi untuk melapor. Saat datang ke kantor imigrasi, suasana cukup ramai. Kali ini petugas imigrasi mengenakan seragam cokelat muda. Ter-masuk, Kepala Kantor Imigrasi Kalay U Thein Zaw. Meski kami datang berdua, U Thein Zaw hanya berbicara bahasa Myan-mar dengan Aung Soe Moe.

    Inti dari pembicaraan itu, saya diberi waktu sampai keesokan harinya untuk meninggalkan Kalay. Kalau sampai keesokan harinya saya masih tetap berada di Kalay, saya akan ditangkap.

    T e t a p i , K B R I s e d a n g mengusahakan surat izin imigrasi pusat Myanmar segera turun. Apakah bisa menunggu di Kalay beber-apa hari Demikian Aung Soe Moe dan saya berusaha menawar. Tidak bisa. Kalau toh izin turun, tidak boleh fotokopi. Harus asli. Sebab, kami perlu cocokkan den-gan yang asli, kata Thein Zaw, kali ini dengan mimik wajah marah.

    Itu jelas sulit dipenuhi. Namun, kami tetap berpikir keras bagaimana mengirim surat izin aslinya jika nanti keluar ke Kalay. Padahal, jarak Kalay?Yangon cukup jauh. Kalau naik bus, waktu tempuhnya bisa sampai tiga hari. (jpnn)

    BIN Yakin Masih Ada Bom Lagi -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------dari hal 1

    Yang di tempat-tempat lainnya disamping juga ter-indikasi tentu ada kelom-pok-kelompok yang ingin melakukan niatnya melaku-kan teror, ujar Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (purn) Sutanto usai rapat bersama Menkopolhukam Djoko Suyanto di kantornya, kemarin (25/09).

    Sutanto membantah pihaknya kecolongan. Sebab BIN sudah mengendus kemungkinan aksi itu. Kita sudah infokan ke aparat yang tangani. Kita (BIN) kan tidak boleh bertindak di lapangan. Kita cuma memberi-kan informasi, kata mantan Kapolri ini

    Apakah itu berarti akan ada pengeboman gereja lagi? Wa-jah Sutanto memerah. Jangan dikembangkan ke sana. Kita fokus ke pelakunya, Yang pent-ing kita bisa tangkap pelaku-nya dulu, kata Sutanto.

    Secara terpisah, sumber Jawa Pos (induk Jambi In-dependent) di lingkungan anti teror menyebutkan dari kemiripan wajah pelaku san-

    gat dekat dengan Ahmad Yosepa Hayat, buronan kasus bom Cirebon. Sekarang se-dang kita cek DNA dari kelu-arganya di Sumedang, kata perwira ini, semalam.

    Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat adalah satu dari lima DPO kasus bom Mapolresta Cirebon yang belum tertang-kap. Pria yang bernama lain Ahmad Abu daud alias Ra-harjo itu juga satu yang siap menjadi pengantin dalam aksi pengeboman.

    Empat yang lain adalah Yadi Al Hasan alias Abu Fatih alias Vijay yang memiliki keterli-batan memberikan perintah pelatihan perakit bom bunuh diri. Lalu buron ketiga ber-nama Beni Asri yang diduga membawa sisa-sisa bom,. Ke-mudian, Nanang Irawan alias Nang Ndut alias Gendut alias Rian memberikan pelatihan para pelaku bom bunuh diri. Dan yang terakhir, Heru Ko-marudin yang merupakan ahli perakit bom.

    Ahmad Yosepa memiliki ciri wajah yang hampir identik

    dengan pelaku bom di gereja Bethel Solo. Tekstur wa-jahnya sama, tapi kita tidak punya data gigi. Karena itu verifikasi dari DNA, tam-bahnya.

    Selain itu, interogasi ulang terhadap jaringan Cirebon yang sudah tertangkap di-lakukan. Bahkan dua ter-sangka yang sudah ditangkap sebelumnya dibawa ke tkp di Solo untuk mengenali wa-jah pelaku. Karena itu, kita sudah berani laporan pada presiden kalau ada koneksi Cirebon dengan bom Solo ini, katanya.

    Aksi pengeboman itu sangat mengejutkan para polisi anti teror. Terutama Densus 88 Mabes Polri. Betapa tidak, satu minggu sebelum keja-dian mereka sudah operasi di Solo dan Klaten. Kami baru saja menyisir daerah ini untuk mencari DPO, rupanya mereka mengelak dan justru menyerang balik, katanya.

    Dari hasil kajian sub detase-men analis Densus 88 Polri, pelaku berupaya melakukan

    aksi provokasi dan adu domba terkait peristiwa kerusuhan Am-bon 11 September lalu. Mer-eka jengkel, karena Ambon bisa diredam. Hendak masuk kesana pun susah, karena itu bermain di Jawa, katanya.

    Dari rangkaian dan tipe bom, penyidik memastikan sama persis dengan yang di-pakai Syarif bomber Polresta Cirebon beberapa bulan yang lalu. Ada paku dan gotri na-mun tampaknya bahan pem-bakarnya kurang padat, jadi efeknya lemah, katanya.

    Selain itu, rangkaian juga menunjukkan dibuat terge-sa-gesa. Ada sisa kabel yang dibawa pelaku di luar bom, tambahnya.

    Meski baru seorang pelaku yang juga tewas di lokasi, pe-nyidik menduga aksi itu di-lakukan berkelompok. Mereka memilih sasaran tidak semba-rangan. Ada survei dulu, pasti ada perencanaan, katanya.

    Jaringan bom Syarif di Cirebon memang terkoneksi dengan kelompok-kelom-pok teror yang berbasis di

    Solo dan Klaten. Mei lalu, Sigit Qurdowi, orang yang diklaim polisi berhubungan dengan aksi Syarif di Cirebon tewas ditembak Densus 88 di sebuah warung angkringan.

    Pada Januari 2011 tim Densus 88 berhasil membongkar sel teror Klaten yang beranggota-kan beberapa pelajar. Belakan-gan diketahui sel Klaten ini juga terkoneksi dengan jaringan Sig-it Qurdowi yang juga melatih Syarif bomber Cirebon.

    Jaringan ini dikomandani Roki Aprisdianto alias Atok, 28 tahun yang mulai mem-bangun jaringannya sejak 2008 akhir. Roki berprofesi sebagai tukang parkir di Mal Solo Square, Purwosari, Sura-karta. Atok berkenalan den-gan pengajian lebih radikal di Purwosari, Solo. Di sana, Atok bertemu Joko Jihad asal Laweyan, Solo, mantan napi yang punya pertalian dengan Noor Din Mohd. Top. Joko Jihad tahu bahwa Atok man-tan perekrut andalan Darul Islam (DI).

    Atok direkrut DI ketika

    masih menjadi pelajar SMP di Wonogiri pada 1997. Pada waktu itu, ia berusia 15 ta-hun. Jalan hidupnya penuh pergulatan. Ayahnya masuk Kristen. Atok justru makin aktif dalam kegiatan keisla-man. Ia jadi perekrut DI di kalangan pelajar.

    Tapi, pada 2008, Atok keluar dari DI. Ia kecewa, infak bu-lanannya dikorupsi pimpinan DI. Dengan rekam jejak ini, Joko Jihad mendorong Atok memaksimalkan kemam-puan rekrutmennya men-gajak banyak orang ke me-dan jihad. Atok terpacu dan mengontak Agung, teman pengajiannya bersama Ustad Darwo, Desember 2009.

    Pada Januari 2010, digelar pertemuan lanjutan. Mer-eka sepakat membentuk Tim Ightiyalat. Artinya, tim opera-si pembunuhan mendadak. Atok menjadi amir tim. Kel-ompok Agung dinamakan Sel Klaten dan dipimpin ses-eorang bernama Irfan.

    Atok mengirim Irfan belajar meracik bom pada Soghir,

    murid Azahari, yang pernah ditahan karena kasus bom Kedutaan Australia (2004). Inilah pertalian dengan aktor teror lama. Irfan mengajarkan skill bom pada Atok dan ang-gota Tim Ightiyalat.

    Soghir ditangkap polisi pada Juni 2010. Jaringan agak goy-ang. Atok memperkuat den-gan mencari partner baru, kelompok pimpinan Sigit Qurdawi. Sigit belakangan dibekuk polisi sebagai otak bom Cirebon. Ia terekam video sedang melatih Syarif, pengebom masjid Cirebon.

    Menurut berkas pemerik-saan Atok , pada November 2010 Atok bekerja sama den-gan tim Sigit, yang berba-sis di Semanggi, Solo. Tim Sigit semula tidak berori-entasi teror -hanya pejuang penegakan syariat--. Setelah didekati Atok, Sigit mau bers-inergi menyerang polisi. Atok melatih beberapa anggota Tim Hisbah pimpinan Sigit lalu mereka berhubungan dengan sejumlah pemuda di Cirebon. (jpnn)

    Apakah ledakan yang ter-jadi ulah kelompok lama?

    Tidak. Menurut saya, ini kelompok baru. Polanya berbeda dengan kelompok lama seperti yang digawangi Noordin M. Top yang lebih terorganisir. Tetapi, lebih bijak kalau menunggu hasil investigasi polisi.

    Maksudnya? Siapa sasaran mereka?

    Mereka adalah kelompok baru yang mencoba untuk eksis. Kelompok baru ini leb-ih bahaya karena asal me-nyerang dan targetnya tidak jelas. Siapa yang dianggap tidak sejalan bisa dijadikan sasaran.

    Apa yang harus dilakukan masyarakat?

    Meningkatkan kewaspadaan tentu saja. Lebih peka terh-adap para pendatang, karena saya baca di media, sebelum bom diledakkan ada orang as-ing yang mondar-mandir. Ke-napa tidak ditanya siapa dia, tersesatkah, atau bagaimana.

    Berarti, kelompok baru terus tumbuh? Bagaimana caranya?

    Mereka terus melakukan regenerasi dan anak muda menjadi sasarannya. Oleh sebab itu, kegiatan berbau militer di dalam hutan perlu diwaspadai. Terutama, yang didalamnya tidak ada unsur TNI resmi dan menggunakan nama kelompok tertentu atau agama. Semakin harus dicur-igai ketika pelatihan itu ada unsur mengajak kebencian dan memerangi pemerintah.

    Pelaku kerap diiming-iming den-gan ayat Alquran dan janji surga

    Kita tidak pernah tahu sia-pa yang terpengaruh kar-ena ayat Alquran tergantung bagaimana masing-masing

    orang memiliki pemahaman. Kalau berargumentasi men-genai ayat Alquran tidak akan pernah selesai. Yang perlu disentuh adalah hati nurani bahwa Islam adalah agama damai.

    Bom bunuh diri, sering juga dianggap sebagai jalan jihad?

    Bagaimana itu bisa dikatakan jihad? Sasaran mereka saja tidak jelas. Padahal, berjuang di jalan Allah itu membutuh-kan kejelasan. Mulai di mana perangnya, siapa musuhnya, dan apa manfaatnya.

    Apakah bom Bali jelas? Bom Kuningan, bom Ritz-Carl-ton, dan Marriott jelas? Ke-nyataannya, bom justru melu-kai orang yang tidak berdosa termasuk orang Islam sendiri seperti kasus bom Masjid Pol-res Cirebon. (jpnn)

  • Grafis: jatmiko/jambi independent

    Senin, 26 September 2011

    pUbLik interaktif

    Melalui rubrik ini, Anda bisa menyampaikan informasi tentang peristiwa atau data penting untuk dikembangkan menjadi sebuah

    berita. Atau, Anda juga bisa memberi masukan tentang berita-berita apa yang sebaiknya dimuat di Jambi Independent.

    Melalui rubrik ini pula, silakan kirim pertanyaan, keluh kesah, urun-pikir dan pendapat Anda atas semua masalah yang dihadapi, terutama

    terkait pelayanan umum (seperti ketertiban/keamanan, kebersihan/keindahan lingkungan, pengurusan izin di kantor-kantor pemerintah,

    PDAM, telepon, listrik dan sebagainya).

    Sampaikan semua aspirasi itu via email [email protected] Atau kirim langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung

    Graha pena jambi independent, jalan jenderal sudirman no.100, thehok, kota jambi.

    opini

    Silakan kirim opini atau artikel Anda ke rubrik ini. Opini Andamesti ditulis maksimal 1.000 kata, atau maksimal tiga kertas kuarto

    dengan ketikan huruf Times New Roman ukuran 12 spasi 1.5.

    Kirim opini Anda ke email [email protected] Atau langsung ke redaksi Jambi Independent, d/a: Gedung Graha pena jambi

    independent, jalan jenderal sudirman no.100, thehok, kota jambi. Sertakan opini Anda dengan data dan foto diri (maaf, kalau

    yang dikirim foto KTP tidak akan dimuat), dan nomor telepon/HP Anda yang bisa dihubungi.

    Jambi IndependentOPINI

    Kita Kecewa kepada ObamaINI semua sebenarnya adalah cerita lama, tapi tetap saja

    kita kecewa. Amerika Serikat yang seolah-olah berupaya mengulurkan tangan ke Palestina lewat perundingan damai, dua negara hidup berdampingan, atau apalah nama gulali yang ditawarkan kepada bangsa yang dijajah Israel itu akan segera menarik tangan begitu Palestina mu-lai bersungguh-sungguh merespons tawaran tersebut.

    Itu pula yang terjadi sekarang ketika Palestina berjuang menjadi negara yang utuh lewat Sidang Umum PBB. De ngan tegas, Presiden AS Barack Obama menyatakan, hubungan antara negara yang dia pimpin dan Israel teramat dalam sehingga apa pun upaya Palestina untuk memerdekakan diri akan dihadang, termasuk dengan hak veto.

    Menurut Obama, kalau Palestina benar bermaksud merdeka, yang harus dilakukannya adalah meneruskan proses perundingan dengan Israel. Misalnya, dia mem-berikan contoh, yang dilakukan Sudan dan Sudan Selatan sehingga kini Sudan Selatan resmi berdiri sendiri.

    Kita sebenarnya tahu, begitu Mahmoud Abbas me-ngapungkan ide memproklamasikan kemerdekaan Palestina lewat Sidang Umum PBB, AS akan bersikap de-mikian. Tapi, kalau kemudian kita menjadi sangat kecewa kali ini, itu mungkin karena ada Obama di Gedung Putih.

    Ya, Obama: betapa kita yang hidup di luar Amerika, khususnya yang tinggal di negeri berpenduduk mayori-tas muslim, dulu begitu berharap kepada putra seorang pria muslim Kenya yang pernah menghabiskan sebagian masa kecilnya di Jakarta itu. Apalagi, pidatonya begitu memikat di Kairo tak lama setelah dirinya dilantik pada 2009: menjanjikan cara pendekatan bersahabat kepada Islam yang seakan-akan hanya berarti teroris selama era pendahulunya yang brutal, George W. Bush.

    Obama memang mengkritik ekspansi permukiman warga Yahudi di Jerusalem Timur. Namun, apalah arti kata-kata bagi sebuah rezim kepala batu yang bercokol di Tel Aviv di bawah kendali Benjamin Netanyahu yang terbiasa tak mendengar siapa saja kecuali diri mereka sendiri itu.

    Jadi, kita semestinya sudah bisa menebak bagaimana Obama akan bersikap ketika Palestina, dengan keberanian yang terbangun dari penderitaan sejak Israel berdiri pada 1948, berteriak ingin merdeka.

    Obama sebenarnya bisa berbuat lebih banyak dan lebih baik daripada sekadar menganjurkan agar Palestina dan Israel kembali ke meja perundingan.

    Bagaimana perundingan bisa membawa hasil kalau seka-rang saja Israel tiada henti mencaplok wilayah otonomi Palestina? Lima puluh persen Tepi Barat saat ini sudah dikangkangi Negeri Zionis itu yang ditempati lebih dari 500 ribu warga mereka.

    Bagaimana Palestina bisa berbicara tentang perdamaian jika hingga sekarang saja lebih dari 6 ribu warga mereka masih ditahan di penjara-penjara Israel? Kekerasan terus terjadi di Tepi Barat dan Jalur Gaza tiada henti diisolasi.

    Jadi, kalau benar Obama menginginkan dua negara itu kembali berunding, dia seharusnya memastikan lebih dulu Israel dan Palestina dalam posisi sejajar. Berbagai upaya ekspansif mesti dihentikan, begitu pula kekerasan. Juga, pintu isolasi harus dibuka. Tapi, sudahlah, kita tak perlu berharap setinggi itu. Atau, kita bakal kecewa lagi.(*)

    O l e h

    agus sumaN*

    foto-foto:ist/jambi independent

    www.jambi-independent.co.id [email protected] n ECERAN: rp. 3.500,-

    SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan:

    Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 ThehokKota Jambi

    Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740

    Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

    Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Munawir, Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Munawir, Paisal Kumar, M Surtan, Joni Rizal, Pemimpin Redaksi: Paisal Kumar, Redaktur Pelaksana: M. Surtan,Koordinator Liputan: Jumeidi Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Alpadli Monas, Jumeidi, M. Surtan, Staf Redaksi: Fachrul Rozi, Finarman Wira Putra, Fitrili dia, Risza SB, Surya Elviza, Siti Masnidar, Copy Edi tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi, Sekretaris Redaksi: Eniwati, Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Timur), Franciscus (Muarojambi), Usman Arvan (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Nova Diansyah (Merangin), Johan Iswadi (Sarola ngun), Herma Yulis (Batanghari). Bagian Pracetak: Adam Surata , Ishak, Asep Syaefudin. Bagian Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda, Bagian Pemasaran: Prawoto (Kabag), Sarjono, Hamsir, Erlisha, Neti K. Bagian Keuangan: Novita KS (Accoun ting), Megawati (Kasir), Bagian Umum & Personalia: Soleh Rofiki (Kabag), Rusanna Watir, Edi Erlani.Harga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1327000, Danamon Cabang Jambi: 008251019, BII Cabang Jambi : 3564. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

    p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

    Harian pagi Jambi Independent

    www.jambi-independent.co.id [email protected] n ECERAN: rp. 3.500,-

    SIUPP: No.169/SK/Menpen/SIUPP/A, tanggal 26 April 1986Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan:

    Graha Pena Jambi Jl. Jenderal Sudirman No 100 ThehokKota Jambi

    Telp Redaksi 0741 35272, Faks 0741 35267; Iklan/Pemasaran 0741 23330, 35265, Fax 0741 23740

    Perwakilan Jakarta: Graha Pena Jakarta.

    Perintis: H Syamsul Watir (alm), General Manager: Munawir, Pemimpin Perusahaan: L. Prawoto, Dewan Redaksi: Ali Fauzi, Munawir, Paisal Kumar, M Surtan, Joni Rizal, Pemimpin Redaksi: Paisal Kumar, Redaktur Pelak-sana: M. Surtan,Koordinator Liputan: Jumeidi Khairul, Redaktur: Darmanto Zebua, Alpadli Monas, Jumeidi, M. Surtan, Staf Redaksi: Fachrul Rozi, Finarman Wira Putra, Fitrili dia, Risza SB, Surya Elviza, Siti Masnidar, Copy Edi tor: Hendri Markus, Fotografer: Rolanda Hasibuan, Eddy Junaedy, Event Organizer: Safarudin Aris, Setiadi. Sekretaris Redaksi: Eniwati, Grafis/Ilustrator: Djatmiko, Wartawan di Daerah: Lukman Hakim (Tanjab Barat), Hengki Firmansyah(Tanjab Timur), Franciscus (Muarojambi), Usman Arfan (Tebo), Marihot Frandus (Bungo), Nova Diansyah (Merangin), Johan Iswadi (Sarola ngun), Herma Yulis (Batanghari). Bagian Pracetak: Adam Surata, Ishak, Asep Syaefudin. Bagian Iklan: Yusnaini M Naris (Koordinator), Etika Utama, N Permana (Desain), A Ridwan, Elenda. Bagian Pemasaran: L. Prawoto (Kabag), Sarjono, Hamsir, Erlisha, Neti K. Bagian Keuangan: Novita KS (Accoun ting), Megawati (Kasir), Bagian Umum & Personalia: Soleh Rofiki (Kabag), Rusanna Watir, Edi Erlani.Harga Langganan: Rp 90.000,- per bulan (dalam kota), Harga Eceran: Rp 3.500,- (Luar kota tambah ongkos kirim). Tarif Iklan Umum/Display Hitam Putih: Rp 33.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour: Rp 43.000,- per mm kolom, Iklan Full Colour Halaman 1: Rp 92.000,- per mm kolom, Iklan Baris: Rp. 9.000 per baris. Nomor Rekening PT Jambi Independent Press; BNI Cabang Jambi No: 0069879445, BCA Cabang Jambi: 119.1537781, Danamon Cabang Jambi: 008251019, Bank Mandiri Cabang Jambi : 1100000092236. Penerbit: PT Jambi Independent Press, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris : Ny Hj Miarni S Watir, Ny Hj Sri Nurbani Retno Watir, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: H Suparno Wonokromo, Direktur: Ali Fauzi, Pembina: Dulpiah. Perce takan: PT Jambi Press Intermedia. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

    p Wartawan Jambi Independent dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita p Wartawan Jambi Independent dibekali ID card/surat tugas yang selalu dikenakan saat bertugas

    Harian pagi Jambi Independent

    Kado manis PerbankansEBuaH kado manis dipersem-

    bahkan Bank Sentral kepada dunia perbankan melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang isinya mewajib-kan eksporter, baik pemerintah mau-pun swasta, untuk menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) dan pinjaman luar negeri di bank devisa dalam negeri. Aturan itu berlaku mulai 1 Oktober 2011 meski BI memberikan masa transisi kepada eksporter hingga 31 Desember 2011.

    Tentu hal itu akan menjadi surga baru bagi perbankan untuk mening-katkan bisnis pembiayaan ekspor dan perdagangan dalam negeri. Kebi-jakan baru BI tersebut memberikan beberapa keuntungan, antara lain: Pertama, meningkatkan penyim-panan valas agar ekses likuiditas bisa ditekan. Saat ini, ekses likuiditas diperkirakan bertambah besar karena banyaknya dana asing yang masuk mengalir deras ke Indonesia sebagai imbas krisis keuangan AS dan Eropa. Kedua, meminimalisasi terjadinya tax loss akibat ulah eksporter nakal.

    Adanya kewajiban penyimpanan DHE itu akan mempermudah pe-merintah, dalam hal ini direktorat bea dan cukai, memantau data arus ekspor barang dengan arus uang sehingga manipulasi data oleh para eksporter nakal dalam dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) bisa diminimalisasi. Akibat manipu-lasi data PEB, banyak potential tax yang hilang karena ulah eksporter nakal yang berlindung di balik kedok insentif pajak.

    Ketiga, meningkatkan rasio per-modalan (capital adequacy ratio/CAR) perbankan. Dengan bertam-bahnya CAR, perbankan semakin mampu meningkatkan peran dalam penyaluran kredit, khususnya ke sek-tor riil. Apalagi data BI per 1 Juli 2011, CAR industri perbankan nasional menunjukkan kinerja menggembi-rakan (17,2 per sen).

    sandera sektor RiilKinerja makro perekonomian

    nasional hingga triwulan II-2011 menunjukkan prestasi membang-gakan. Pertumbuhan ekonomi 6,5 persen (asumsi pemerintah semula 6,4 persen) dengan peningkatan laju produk domestik bruto (PDB) 6,48 persen dan nilai ekspor USD 18,41 miliar. Itu merupakan angka ekspor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

    Badan Pusat Statistik (BPS) men-catat, ekspor Juni 2011 naik 0,71 persen jika dibandingkan dengan Mei 2011, sedangkan jika diband-ingkan dengan Juni 2010, naik 49,35 persen. Secara kumulatif, nilai ekspor JanuariJuni 2011 mencapai USD 98,64 miliar.

    Sayangnya, di balik gemilangnya kinerja ekspor nasional tersebut, ada beberapa celah, antara lain: Pertama, masih rendahnya kontribusi sektor pertanian. Nilai ekspor semester I-2011 didominasi sektor industri dengan kontribusi 61,57 persen, sektor tambang dan lainnya 15,98 persen, sektor migas 19 persen, se-dang kan sektor pertanian hanya 2,60 persen. Fakta itu menggambarkan terpuruknya sektor pertanian yang hanya tumbuh 3,4 persen, kalah jauh dengan sektor-sektor lainnya (sek-tor perdagangan, hotel, restoran, keuangan, asuransi, pengangkutan, komunikasi, dan lain-lain). Kon-sekuensinya, meski pertumbuhan ekonomi nasional tinggi, itu belum mampu menyerap tenaga kerja se-cara maksimal.

    Sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam penyera-pan tenaga kerja sehingga diharapkan mampu menekan angka penganggu-ran dan kemiskinan. Sebab, hampir 60

    persen penduduk Indonesia berada di pedesaan yang mayoritas utama pekerjaannya di sektor pertanian. Tak salah, sektor pertanian disebut sebagai salah satu sektor penyangga ekonomi (yang biasa disebut trade-able sector) selain sektor industri.

    Data BPS (2009) menunjukkan bahwa struktur tenaga kita masih didominasi sektor pertanian (42,76 persen), selanjutnya kontribusi sek-tor perdagangan, hotel, dan restoran kurang dari separo yang disumbang sektor pertanian (20,05 persen). Untuk industri pengolahan, kontri-businya lebih kecil lagi, yakni 12,29 persen.

    Melihat terpuruknya sektor riil saat ini, khususnya sektor pertanian yang menjadi tulang punggung per-ekonomian nasional, ada beberapa argumen yang bisa diberikan untuk menjawab penyebab terpuruknya sektor pertanian jika ditinjau dari aspek permodalan.

    Pertama, rendahnya keberpihakan perbankan pada sektor pertanian. Hal itu bisa dilihat dari laporan BI yang menunjukkan dalam lima tahun terakhir ini, kredit perbankan untuk sektor pertanian hanya di kisaran 5 persen, kalah jauh jika dibandingkan dengan sektor lainnya (perdagangan, restoran, hotel, jasa, dan lain-lain) yang di atas kisaran 10 persen.

    Kedua, kurang efisiennya penyalu-ran kredit perbankan. Kredit perban-kan diberikan pada dua jenis peng-gunaan, yaitu yang bersifat produktif dan bersifat konsumtif. Yang bersifat produktif disalurkan sebagai modal kerja untuk kegiatan produksi dan investasi guna mengembangkan modal dengan tujuan mendapatkan keuntungan di masa mendatang. Harapannya, penyaluran kredit investasi itu mampu menggerakkan sektor-sektor riil, khususnya sektor pertanian, sehingga mampu tumbuh sebagai sektor motor pembangunan

    ekonomi nasional.Beberapa fakta menunjukkan, se-

    lama ini kredit perbankan berkorelasi positif terhadap pertumbuhan sektor riil, khususnya sektor pertanian. Bah-kan, tak salah jika kita menyebut salah satu faktor utama penyebab terpu-ruknya sektor riil saat ini disebabkan masih tersanderanya sektor riil oleh sektor perbankan. Sektor riil me-mang masih sangat bergantung pada sumber pembiayaan dari perbankan. Apalagi sumber utama masalah sek-tor pertanian di pedesaan adalah kelangkaan modal (lack of capital). Untuk mengatasi masalah kredit perbankan tersebut, diperlukan intervensi dan langkah tegas BI agar sektor riil tidak semakin terpuruk dan bisa berkibar jaya lagi dalam kancah perekonomian nasional.

    Adanya aturan BI yang mewajibkan eksporter menyimpan devisa hasil ekspor di bank devisa dalam negeri memberikan harapan baru bagi sektor riil. Selain mempermudah dan membantu BI mengontrol arus devisa, aturan itu membantu sektor perbankan dalam menggerakkan sektor riil, khususnya sektor perta-nian yang mengalami masalah klasik dalam permodalan.

    Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan campur tangan BI seba-gai pemegang dan penguasa otoritas tunggal perbankan di Indonesia agar perbankan benar-benar melaksana-kan fungsi dan peran mediasinya. Yakni, membantu pemerintah untuk memeratakan kesempatan berusaha dan pendapatan dalam masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang prorakyat. Salah satunya member-dayakan sektor riil, khususnya sektor pertanian, sebagai motor penggerak pembangunan nasional.(*)

    *) Penulis adalah guru besar ilmu ekonomi

    Universitas Brawijaya, Malang.

  • Jambi Independent Senin, 26 September 2011

    Nurhayati Pimpin DPC PD Tanjabtim

    M Yaman Jabat Ketua MPC KPUD Usulkan Pemekaran Dapil

    Besok, DPD Gelar Muscab PD Kerinci

    SeSUai dengan prediksi, Nurhayati Saifuddin akh-irnya terpilih aklamasi un-tuk memimpin DPC Partai Demokrat Kabupaten Tan-jab Timur. Proses pemilihan tersebut dilaksanakan dalam musyawarah cabang (mus-cab) di Kantor DPC PD Ka-bupaten Tanjab Timur, Jalan Sultan Thaha, Kelurahan Parit Culun I, Kecamatan Sa-bak Barat, Kabupaten Tanjab Timur, kemarin (25/9).

    Iya, dalam muscab tersebut dimana Nurhayati menang aklamasi. Proses muscab ini diputuskan berdasarkan hasil musyawarah mufakat, ujar Wakil DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Darmawan Putra ketika dihubungi mela-lui ponselnya.

    Sebelum muscab itu, katan-ya, terdapat tiga nama yang muncul, selain Nurhayati, ada juga nama Isroni dan Purwadi. Yang jelas tidak ada sistem voting, cetus-nya.

    Dalam muscab itu, hadir semua peserta yang mem-punyai mandat suara. Mas-ing-masing, 10 DPAC, serta satu suara dari DPC, DPD dan DPP. Totalnya 13 su-

    ara, sebutnya. Sebelumnya, Nurhayati Saifuddin men-gaku berjanji ketika terpilih akan membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Tanjabtim. Dulu hanya dua kursi, kita targetkan minimal lima kursi, ucapnya.

    Sementara, Darmawan me-nambahkan, untuk pelaksa-naan muscab lanjutan DPC PD Kabupaten Kerinci, sudah dijadwalkan pada hari Selasa

    (27/9), di Kantor DPD PD Provinsi Jambi.

    Kita sudah putuskan pelak-sanaannya pada hari Selasa, katanya. Lantas, bagaimana dengan peserta dan kandi-dat, kata Darmawan yang juga Sekretaris Tim Veri-fikasi DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi ini. Pihaknya akan mengundang semua peserta yang mempunyai mandat suara, yakni 12 suara

    dari DPAC, serta tiga suara masing-masing dari DPC, DPD dan DPP.

    Untuk kandidat tidak kita undang. Tapi silahkan untuk datang. Yang jelas, dalam muscab tersebut yang hadir peserta yang memiliki man-dat suara, tandasnya.

    Sekadar mengingatkan, pelaksanaan Muscab DPC Partai Demokrat Kabupaten Kerinci yang berlangsung

    Minggu (18/9) lalu, berakhir deadlock. Hal tersebut terkait adanya aksi protes yang dis-ampaikan Irmanto, Ketua In-cumbent DPC PD Kabupaten Kerinci.

    Soal alasan penundaan, dikarenakan adanya protes yang dilakukan Irwanto. Dia mempertanyakan status empat DPAC hasil verifika-si di DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi beberapa

    waktu lalu.Sementara, Sekretaris DPD

    Partai Demokrat Provinsi Jambi Effendi Hatta mengaku sudah dijadwalkan pelaksan-aan muscab lanjutan DPC PD Kabupaten Kerinci. Jadwal-nya sudah ada. Apa hasilnya kita tunggu saja, ucapnya.

    Soal kandidat yang ber-peluang, kata Ketua DPRD Provinsi Jambi ini nantinya akan diputuskan dalam mus-

    Untuk Pemilu Legislatif 2014

    SaROLaNGUN Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sarolangun terus mematangkan persiapan menghadapi pemilu legislatif 2014 mendatang. Salah satu yang sekarang akan diper-juangkan yaitu pemekaran Daerah Pemilihan (Dapil) III. Yakni Kecamatan Singkut, Pelawan, Limun, Cermin Nan Gedang (CNG), dan Batang Asai.

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun Desi Arianto, kemarin (25/9), mengatakan,

    akan segera mengusulkannya ke KPU pusat. Ini mengingat pentingnya pemekaran Dapil III menjadi Dapil III dan D