heksadasaradya.files.wordpress.com  · web viewsmartsky ekonomi. harga pasar. b. penawaran...

of 32 /32
SMARTSKY EKONOMI HARGA PASAR B. Penawaran Pengertian Penawaran: Jumlah barang dan jasa yang akan dijual pada tingkat harga dan waktu tertentu. Hukum Penawaran: “semakin rendah harga suatu barang/jasa akan semakin sedikit jumlah barang/jasa tersebut ditawarkan, dan sebaliknya semakin tinggi harga suatu barang/jasa akan semakin besar jumlah barang/jasa tersebut ditawarkan.” Tabel dan Kurva Penawaran a. Tabel Penawaran: daftar angka-angka yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang/jasa yang ditawarkan dengan harganya. b. Kurva Penawaran: garis yang menunjukkan hubungan antara harga suatu barang/jasa dengan jumlah yang ditawarkan dalam periode tertentu. Kondisi Harga (Rp) Jumlah Penawaran (Kg) A 5.000,0 30 B 6.000,0 40 C 6.500,0 50 D 7.000,0 60 E 7.500,0 75 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Author: others

Post on 09-Oct-2020

2 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SMARTSKY EKONOMI

HARGA PASAR

B. Penawaran

Pengertian Penawaran: Jumlah barang dan jasa yang akan dijual pada tingkat harga dan waktu tertentu.

Hukum Penawaran: “semakin rendah harga suatu barang/jasa akan semakin sedikit jumlah barang/jasa tersebut ditawarkan, dan sebaliknya semakin tinggi harga suatu barang/jasa akan semakin besar jumlah barang/jasa tersebut ditawarkan.”

Tabel dan Kurva Penawaran

a.Tabel Penawaran: daftar angka-angka yang menunjukkan hubungan antara jumlah barang/jasa yang ditawarkan dengan harganya.

b.Kurva Penawaran: garis yang menunjukkan hubungan antara harga suatu barang/jasa dengan jumlah yang ditawarkan dalam periode tertentu.

KondisiHarga (Rp)Jumlah Penawaran (Kg)

A5.000,030

B6.000,040

C6.500,050

D7.000,060

E7.500,075

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

a.Biaya Produksi

b.Tingkat Teknologi

c.Harga Barang Lain

d.Tujuan Perusahaan

C. Harga Pasar

Harga pasar adalah harga yang disepakati penjual dan pembeli melalui proses tawar menawar.

a.Proses Terbentuknya Harga Pasar

-Pendekatan Tabel

KondisiHarga (P)Jumlah Permintaan (Qd)Jumlah Penawaran (Qs)Keterangan

ARp. 7.50030 kg75 kgKelebihan Penawaran

BRp. 7.00040 kg60 kgKelebihan Penawaran

CRp. 6.50050 kg50 kgHarga pasar

DRp. 6.00060 kg40 kgKelebihan Permintaan

ERp. 5.50075 kg30 kgKelebihan Permintaan

-Pendekatan Kurva

= Dengan menggabungkan kurva permintaan dan kurva penawaran.

JANGAN LUPA NONTON VIDEO DI YOUTUBE YANG DIKASIH BU SHINTA YA FRENSSSS

1.Hukum Permintaan dan Penawaran (Crea Mago)

2.Factors Affecting Demand (Economics Mafia)

3.Factors Affecting Supply (Economics Mafia)

PERMINTAAN

Pengertian

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen.

Hukum permintaan

“apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan.”

Tabel dan kurva

Tabel permintaan adalah daftar angka-angka yang menggambarkan suatu hubungan jumlah permintaan suatu barang atau jasa dengan harganya

Kurva permintaan adalah garis yang menunjukan hubungan antara suatu barang atau jasa dengan jumlah yang diminta dalam periode tertentu

Macam-macam permintaan

a. Permintaan Berdasarkan Daya Beli

Permintaan absolut, yaitu permintaan yang tidak didukung oleh daya beli.

Permintaan potensial, yaitu permintaan yang didukung daya beli tetapi belum dilaksanakan.

Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang dilakukan sesuai dengan daya beli yang di miliki.

b. Permintaan Berdasarkan Jumlah Konsumen

Permintaan individu, yaitu permintaan terhadap sejumlah barang di pasar pada waktu dan harga tertentu yang dilakukan oleh individu konsumen.

Permintaan pasar, yaitu permintaan terhadap sesuatu barang di pasar pada waktu dan harga tertentu yang dilakukan oleh sekelompok konsumen.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan

a.Harga barang itu sendiri.

“Bila harganya murah, tingkat permintaan akan barang atau jasa tersebut akan meningkat, juga sebaliknya”

b.Pendapatan masyarakat.

“Jika pendapatan rata-rata masyarakat naik, maka permintaan barang atau jasa tersebut akan meningkat pula, juga sebaliknya”

c.Selera masyarakat.

“Jika selera masyarakat terhadap suatu barang berkurang, jumpah permintaan terhadap barang atau jasa tersebut menurun, juga sebaliknya”

d.Kualitas barang yang bersangkutan.

“Jika kualitas suatu barang atau jasa tinggi, maka permintaan terhadap barang atau jasa tersebut meningkat, juga sebaliknya”

e.Harga barang lain yang berkaitan. (Barang pengganti atau substitusi dan barang pelengkap atau komplenter).

Substitusi : Teh dapat menggantikan fungsi kopi

“Bila harga teh lebih murah dari kopi, maka permintaan teh akan meningkat dan permintaan kopi menurun, juga sebaliknya”

Komplementer : Selai dengan roti

“apabila harga roti menurun, maka permintaan roti akan meningkat,

Dan permintaan akan selai juga akan meningkat, dan sebaliknya”

f.Waktu

Permintaan paying akan meningkat pada musim hujan, dan menurun pada waktu cerah

g.Jumlah penduduk\

Setiap peningkatan jumlah penduduk akan menentukan permintaan terhadap suatu barang atau jasa

h.Ramalan masa datang.

“apabila harga beras dimasa yang akan datang akan meningkat, maka permintaan beras saat ini meningkat, juga sebaliknya

Pengertian Pasar

Pasar atau market merupakan sebuah tempat pertemuan penjual dan pembeli, baik secara lansung maupun tidak lansung, untuk melakukan kegiatan transaksi jual beli. Adapun syarat2 terjadinya pasar adalah :

1.Adanya penjual

2.Adanya pembeli

3.Tersedianya barang yg diperjualbelikan

4.Terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli

Jenis-Jenis Pasar

Jenis–jenis pasar dapat dibedakan menurut dengan bentuk kegiatan, cara bertransaksi, menurut waktunya, serta menurut jenis barangnya.

FUNGSI PASAR

a. Fungsi distribusi

Salah satu fungsi pasar ialah mendekatkan jarak antara konsumen dan produsen dalam melakukan transaksi.

b. Fungsi pembentukan harga

Pasar dapat menjadi tempat atau media penetapan harga. Ini dikarenakan di pasar ada interaksi antara penjual dan pembeli ataupun antar penjual lainnya, interaksi ini biasanya berisi tentang tawar menawar dalam menentukan harga dari sebuah produk. Karena itu pasar bisa dijadikan tempat penetapan harga.

c. Fungsi promosi

Pasar juga memiliki fungsi promosi. Sebab pasar merupakan tempat paling tepat untuk memperkenalkan produk-produk yang dijual oleh para penjual, biasanya promosi dilakukan jika ada produk baru.

JENIS JENIS PASAR

Jenis-Jenis Pasar Menurut wujudnya

Jenis pasar ini dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata atau pasar tidak nyata. Berikut penjelasannya :

1Pasar Nyata/konkret

Pasar nyata merupakan tempat bertemunya pembeli dan penjual dalam melakukan transaksi jual beli barang dan jasa dan wujudnya nyata.

Ciri-cirinya adalah wujudnya terlihat nyata, barangnya benar benar nampak nyata, penjual pembeli bertemu lansung, transaksi tunai, barang dapat dibawa lansung.

Contoh dari pasar nyata ialah pasar swalayan dan pasar tradisional.

2Pasar Abstrak

Pasar abstrak merupakan sebuah pasar dimana terdapat para pedagang yang tidak menawar berbagai jenis barang yang dijual serta tidak membeli secara langsung (Interaksinya tidak lansung).

Ciri-cirinya adalah barang yang dijual dalam bentuk sample, penjual pembeli tidak bertemu lansung, transaksi dilakukan dalam partai besar, transaksi dilandasi kepercayaan, penyerahan barang ada jeda waktu.

Contoh dari pasar abstrak adalah pasar online, pasar modal, pasar valuta asing, dan pasar saham.

Jenis-Jenis Pasar Menurut barang yang diperjualbelikan.

1Pasar Barang Konsumsi

Pasar barang konsumsi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan berbagai jenis keperluan hidup sehari hari.

Ciri-cirinya adalah barang yang dijual barang siap pakai/jadi.

Contohnya adalah pasar ikan, pasar beras, dan pasar sayur.

2Pasar barang Produksi

Pasar barang produksi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan barang-barang atau jasa faktor-faktor produksi, ciri-cirinya adalah barang yang dijual adalah sumber daya untuk produksi.

misalnya, tenaga kerja, mesin-mesin,dan tenaga ahli.

d. Jenis-jenis pasar berdasarkan waktunya

Jenis pasar dalam kategori ini dibagi menjadi 5, yakni pasar harian, mingguan, bulanan, tahunan dan pasar kontemporer.

1)Pasar harian

Pasar harian ialah tempat di mana pertemuan antara pembeli serta penjual yang bisa dilakukan setiap harinya.

Ciri-cirinya Pasar harian umumnya menjual beragam jenis barang kebutuhan konsumsi, kebutuhan bahan mentah, kebutuhan jasa, serta kebutuhan produksi.

Contohnya adalah pasar induk dan pasar klewer.

2) Pasar mingguan

Pasar mingguan ialah pasar yang melakukan kegiatannya setiap seminggu sekali.

Ciri-cirinya adalah Umumnya pasar mingguan terdapat di daerah yang penduduknya masih sedikit, seperti di pedesaan.

Contohnya adalah pasar senin, pasar kamis, pasar jumat, dan pasar minggu.

3)Pasar bulanan

Pasar bulanan ialah pasar yang melakukan kegiatannya sebulan sekali, dan hanya terdapat di daerah-daerah tertentu.

Ciri-cirinya sering ditemukan di daerah dekat pabrik/kantor pos, dibuka setiap karyawan/pensiunan gajian, barang yg dijual biasanya hasil industri, seni, sandang.

contoh pasar bulanan ialah pasar hewan.

4) Pasar tahunan

Pasar tahunan ialah pasar yang diselenggarakan tiap setahun sekali. Ciri-cirinya Pasar tahunan umumnya bersifat nasional/international.

Contoh pasar tahunan antara lain ialah : Pasar pekan raya jakarta, pasar malam sekaten.

PASAR MENURUT LUAS WILAYAH KEGIATANNYA

1.Pasar lokal adalah pasar yang berasal dari daerah setempat atau hanya meliputi daerah tertentu.

Ciri-cirinya adalah daerah pemasarannya hanya meliputi daerah tertentu.

Contohnya adalah pasar batik yogyakarta.

2.Pasar nasional adalah pasar yang berasal dari berbagai daerah dalam lingkungan suatu negara atau meliputi satu negara tertentu.

Ciri-cirinya adalah meliputi wilayah satu negara.

Contohnya adalah pasar modal.

3.Pasar regional adalah pasar yang meliputi beberapa negara pada suatu kawasan tertentu.

Ciri-cirinya adalah meliputi kawasan tertentu.

Contohnya adalah pasar pupuk ASEAN, pasar bersama negara2 eropa.

4.Pasar internasional adalah pasar yang mempunyai ruang lingkup internasional atau melibatkan orang dari berbagai penjuru dunia.

Ciri-cirinya wilayah pemasaran seluruh kawasan dunia.

Contohnya adalah pasar wol di sydney, pasar kopi di santos.

JENIS PASAR BERDASARKAN STRUKTURNYA

1.Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli sama-sama banyak.

ciri-cirinya adalah barang biasanya produk pertanian, barangnya banyak diproduksi (umum), pedagangnya banyak.

Contohnya adalah pasar beras, pasar buah-buahan.

2.Pasar monopolistik adalah pasar yang menjual barang yg memiliki ciri khusus dan barang pengganti.

Ciri-cirinya adalah mempunyai ciri khusus, diferensial, barang pengganti, dan pedagangnya banyak.

Contohnya adalah penjual pecel lele.

3.Pasar oligopoli adalah pasar yang pedagangnya beberapa orang dan menjual barang yang memiliki ciri khas.

Ciri-cirinya adalah menjual barang yang mempunyai ciri khas, barang hanya sekitar 2-10, dan pedagangnya hanya beberapa.

Contohnya adalah pertamina,shell.

4.Pasar monopoli adalah pasar yg penjualnya hanya satu dan menjual satu barang.

Ciri-cirinya adalah hanya ada satu barang, hanya ada satu penjual.

Contohnya adalah PLN.

SMARTSKY IPS

B. Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

1. Kesultanan Samudra Pasai

Kesultanan Samudra Pasai adalah Kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kerajaan ini terletak di

Aceh Utara. Kerajaan ini adalah gabungan dari 2 kerajaan yang bersebelahan, yaitu Kerajaan

Samudra dan Kerajaan Pasai, penggabungan ini dilakukan oleh Meurah Silu. Setelah berhasil dia

berganti nama menjadi Sultan Malik Al Saleh (1290-1297). Raja-raja yg pernah memimpin

Samudra Pasai yaitu: Muhammad Malik Az-Zahir (1297-1326), Mahmud Malik Az-Zahir (1326-

1345), Mansur Malik Az-Zahir (….-1346), Ahmad Malik Az-Zahir (1346-1383), Zain Al-Abidin

Malik Az-Zahir (1383-1405), Nahrasiyah (1405-1412), Sallah Ad-Din(1412- ….), Abu Zaid Malik

Az-Zahir (….-1455), Mahmud Malik Az-Zahir(1455- 1477), Zain Al-Abidin (1477-1500), Abdullah

Malik Az-Zahir (1501-1513) dan Zain Al-Abidin (1513-1524). Pada abad ke 14 Samudra Pasai

menjadi salah satu pusat studi agama islam. Setelah tahun 1524 Kesultanan Samudra Pasai di

bawah pengaruh Kesultanan Aceh Darusslam karena adanya kekacauan dan perebutan

kekuasaan pada akhir abad 14.

2. Kesultanan Aceh Darussalam

Kesultanan Aceh Darussalam terletak di Aceh Rajeuk, pusat kekuasaannya berada di

Ramni, kemudian dipindahkan ke Darul Kamal. Kerajaan ini sebenarnya telah berdiri sejak

tahun 1204 dibawah pemerintahan Sultan Jihan Syah, tetapi belum berdaulat karena berada di

bawah pengaruh kekuasaan kesultanan pedir. Kesultanan Aceh Darussalam baru berdaulat

dibawah kekuasaan Ali Mughayat Syah (1514-1528). Di bawah kekuasaannya Aceh berhasil

memperluas kekuasaan dengan menyatukan kerajaan di sekitarnya. Aceh Darussalam mencapai

puncak kejayaan di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Setelah Iskandar

Thani wafat, Aceh mulai mengalami kemunduran. Di bawah kekuasaan Sultan Safiatuddin

banyak daerah yang melepaskan diri dari Aceh.

3. Kesultanan Demak

Kesultanan Demak merupakan kerajaan islam pertama di pulau jawa. Kerajaan Demak

didirikan oleh Raden Patah pada sekitar tahun 1500 setelah memutuskan hubungan dengan

Majapahit. Sejak surutnya kesultanan Malaka, Demak tampil menggantikan menggantikan

sebagai pusat perdagangan dan penyebaran islam di nusantara. Pada 1513, armada Demak

dipimpin oleh putra Raden Patah yaitu Pati Unus melancarakn serangan terhadap kedudukan

portugis di malaka, namun upayanya gagal karena jarak serangan yang terlalu jauh. Pada tahun

1518, Pati Unus menduduki takhta kesultanan Demak, namun ia hanya memerintah selama tiga

tahun (1518-1521), Setelah itu digantikan oleh Trenggana. Gugurnya Sultan Trenggana

menimbulkan pertikaian baru diantara kerabat kerajaan. Arya Penangsang (anak dari Pangeran

Sekar Seda Ing Lapen) merasa sebagai orang yg paling berhak atas takhta Kerajaan Demak, oleh

karena itu dia membinasakan Pangeran Prawoto dan keluarganya. Akhirnya Arya Penangsang

menjadi raja ke 4 kerajaan Demak (1546-1568).

4.Kesultanan Pajang

Pendiri kesultanan Pajang adalah Adiwijaya (1568-1582), ia menduduki takhta pajang

dengan memindahkan mahkota dan segala kebesaran kesultanan demak. Demak sendiri hanya

dijadikan kadipaten yg dipimpin seorang adipati yaitu Arya Pangiri. Pada tahun 1582, sultan

Adiwijaya meninggal dunia, seharusnya pangeran Benawa yg berhak menggantikannya, namun

di singkirkan oleh Arya Pangiri, akhirnya Arya pangiri lah yang menjadi raja (1582-1586). Di

masa kepemimpinannya banyak melakukan tindakan yg meresahkan warga dan juga banyak

memunculkan perlawanan. Kesempatan itu tidak disia-sia kan oleh pangeran benawa untuk

merebut takhta dari Arya Pangiri. Setelah Arya Pangiri ditumbangkan Pangeran Benawa

memberikan kekuasaan pajang kepada Sutawijaya, karena dia menganggap dirinya belum

terlalu cakap untuk memimpin Kesultanan. Segeralah seluruh kebesaran Kesultanan Pajang

berpindah ke Mataram.

5. Kesultanan Mataram

Kemunculan wilayah Mataram tidak lepas dari peranan KI Ageng Pamanahan, ia sangat

berjasa dalam membantu Adiwijaya dalam menaklukan Arya Panangsang. Kekuasaan Mataram

di berikan kepada Ki Ageng Pamanahan sebagai hadiah yang diberikan dari Adiwijaya. Di bawah

kekuasaan KI Ageng Pamanahan mataram menjadi daerah yg maju, namun belum sempat

menikmati kemajuannya Ki Ageng Pamanahan meninggal pada tahun 1575, kekuasaan

diturunkan kepada anaknya yaitu Sutawijaya. Masa Panembahan Senopati di Kesultanan

Mataram (1586-1601) dipenuhi dengan konflik dan bentrokan, hal ini disebabkan karena

pengangkatan dan pengesahannya sebagai sultan dilakukan oleh dirinya sendiri padahal

pengangkatan biasanya dilakukan oleh wali. Tahun 1601 hampir seluruh wilayah pulau jawa

dikuasai oleh mataram bahkan termasuk Blambangan yg sebelumnya tidak mau tunduk kepada

Mataram.

6. Kesultanan Cirebon

Cirebon berasal dari kata Caruban yg artinya campuran. Menurut sumber Portugis,

pendiri Kesultanan Cirebon yakni Fatahillah, kapan dan siapa pendiri Kesultunan Cirebon belum

diketahui. Sebelumnya Fatahillah lebih dikenal sebagai Nurullah yg pergi ke Kesultanan Demak

setelah daerahnya, yaitu Pasai, dikuasai Portugis. Dengan seizin Sultan Demak, ia pergi ke

Banten untuk menyebarkan ajaran agama islam kepada masyarakat Banten dan sekitarnya.

Setelah menetap di Banten dia mendirikan kesultanan Cirebon pada tahun 1552. Menurut

Tjarita Tjaruban, kesultanan Cirebon di dirikan oleh Syarif Hidayatullah, cucu Raja Pakuan

Pajajaran. Ia naik takhta pada tahun 1482. Dalam perkembangannya, Cirebon mengalami

kemajuan pesat. Syarif Hidayatullah wafat di Cirebon dan dimakamkan di Bukit Gunung

Sembung.

7. Kesultanan Banten

Kesultanan Banten mulai dirintis oleh Nurullah pada tahun 1525 atas perintah Sultan

Demak. Nurullah merupakan seorang tokoh yang saleh dan cakap dalam politik. Selain itu ia

juga mampu menghalangi Portugis.

Pada tahun 1522, Portugis menandatangani perjanjian dengan Pajajaran untuk

mendirikan benteng di Sunda Kelapa. Tetapi Nurullah dapat merebut Sunda Kelapa pada tahun

1527. Atas kemenangannya, Sultan Trenggana memberikan gelar kepadanya yaitu Fatahillah

yang artinya kemenangan Allah. Pada 22 Juni 1527 Sunda Kelapa diubah namanya menjadi

Jayakarta yang artinya kemenangan yang sempurna. Tanggal tersebut dijadikan hari jadi Kota

Jakarta.

Fatahillah memimpin Banten sampai tahun 1552 dan kemudian tampuk pemerintahan

di serahkan kepada putra keduanya bernama Hasanuddin. Hasanuddin (1552 – 1570) dianggap

sebagai Sultan Banten pertama sebab keberaniannya menyatakan lepas dari Kekuasaan Demak.

Ia kemudian berambisi memperluas wilayahnya sampai dengan daerah Lampung dan

sekitarnya. Kesultanan Banten ramai dikunjungi pedagang dari luar karena terkenal sebagai

pemasar lada.

Hasanuddin wafat pada tahun 1570. Kemudian digantikan oleh putranya Panembahan

Yusuf atau MAulana Yusuf (1570 – 1580). Tahun 1579 Maulana Yusuf menyerang Kerajaan

Pajajaran dan pada akhirnya Pajajaran dapat ditaklukkan. Sejak saat itu banyak bangsawan dan

penduduk Pajajaran yang beragama Islam. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan kerajaan

Hindu di Jawa Barat

8. Kesultanan Gowa – Tallo (Makasar)

Abad ke 15 di Sulawesi Selatan berdiri beberapa kerajaan . Dari suku Makasar yaitu

Gowa dan Tallo. Dari Bugis yaitu Luwu, Boner, Soppeng dan Wajo. Gelar bangsa Makasar adalah

Karaeng dan raja suku Bugis bergelar Aru (Arung). Dalam pertempuran dengan Bone, Raja Luwu

yaitu Rajadewa tidak berdaya melawan raja Arumpone. Rajadewa menandatangani perjanjian

yang disebut dengan Polo Malelae di Unnyl. Semenjak itu Luwu tergeser oleh Bone.

Kerajaan Bone terdiri 7 negara kecil, yaitu Ujung, Tibojong, Ta Tanete Riattang, Tanete

Riawang, Ponceng dan Macege. Setiap negara kecil dipimpin oleh Matoa atau Daeng Kalula. Di

bawah pemerintahan La Tenrisukki dan La Wulio Botee,mendapat serangan dari Luwu tetapi

selalu dapat digagalkan berkat kerjasama dengan Gowa – Tallo.

Gowa terdiri dari Sembilan negri kecil Tombolo, Lakiung, Parang – parang, Data,

Agangjene, Saumata, Bissei, Sero dan Kalli. Pada pertengahan abad 15 Gowa yang

diperintahkan oleh Tumaparisi – Kallonna, disatukan dengan kerajaan Tallo yang diperintahkan

oleh Tunipasuruk.

Gowa memberikan andil dengan militernya sedangkan Tallo memberikan sumbangan

penguasaan administrasi pemerintahan dan kemampuan berhubungan dengan pedagang asing.

Kedua kerajaan kembar tersebut memilih Sombaopu sebagai ibu kotanya. Kerajaan Gowa –

Tallo dikenal dikenal sebagai Kerajaan Makasar.

Kerajaan Gowa – Tallo melancarkan politik ekspansinya ke wilayah sekitarnya akibatnya

kerajaan Siang, Bone, Suppa, Sawitto dan yang lainnya dapat ditundukkan. Kemudian kerajaan

Bone bangkit menentang kekuasaan Gowa - Tallo. Tahun 1528 Bone membuat persekutuan

bernama Kerajaan Wajo dan Soppeng dengan nama Tellumpocco (tiga kekuasaan) yang

diikrarkan di desa Bunne. Dalam persekutuan, Bone diakui sebagai saudara tua, Wajo saudara

tengah dan Soppeng saudara bungsu.

Pada tahun 1605 penguasa Gowa – Tallo memeluk agama Islam. Daeng Manrabbia (Raja

Gowa) mendapat gelar Sutan Alauddin sedangkan Karaeng Matoaya (Raja Tallo yang

merangkap Mangkubumi Gowa) mendapat gelar Sultan Abdullah Awalul Islam.

Pada tahun 1609 Soppeng tunduk kepada Gowa – Tallo, Wajo pada tahun 1610 dan

Bone tahun 1611. Setelah mengalahkan Tellmpocco, Kesultanan Gowa _ Tallo (Kesultanan

Makasar) memperoleh kemajuan dalam bidang perdagangan, hal tersebut dikarenakan :

a. Banyak pedagang yang hijrah ke Makasar setelah Malaka jatuh ketangan Portugis tahun

1511

b. Orang Makasar dan Bugis terkenal sebagai pelaut ulung

c. Tersedianya rempah – rempah yang didatangkan dari Maluku.

Hukum perdagangan yang disebut Ade Allopiloping Bacanna Pabalue merupakan undang –

undang yang dimuat dalam buku Lontara Amannna Coppa. Kejayaan Makasar dicapai pada

masa pemerintahan Sultan Said (1639 – 1653) dan Sultan Hasanuddin (1653 – 1669). Kekuasaan

Makassar telah mencapai ke Pulau Solor di Nusa Tenggara

9. Kesultanan Ternate dan Tidore

Pada abad ke 14 di kawasan Maluku utara telah berdiri empat kerajaan yaitu Jailolo, Ternate,

Tidore dan Bacan. Masing-masing kerajaan dikepalai oleh seorang kolano. Kemajuan ternate

ternyata membuat cemburu kerajaan lain. Sempat beberapa kali terjadi peperangan diantara

kerajaan-kerajaan itu untuk memperebutkan rempah-rempah. Namun mereka dapat

mengakhirinya dalam perundingan di pulau motir. Di dalam kitab sejarah ternate diterangkan

bahwa raja ternate yg pertama kali menganut agama islam adalah zainal abidin (1465-1486).

Sultan zainal semasa sebelum masuk islam bernama gapi buta dan setelah meninggal ia disebut

sultan marhum. Pada abad ke 17 muncul dua buah persekutuan yg terkenal dengan uli siwa dan

uli siwa. Kesultanan ternate mencapai puncak kejayaan ketika dipimpin sultan baabulah

sedangkan tidore dibawah kekuasaan sultan nuku.

D. WARISAN KEBUDAYAAN INDONESIA PADA MASA ISLAM

1) SENI BANGUN, PAHAT, DAN UKIR:

a) Mesjid tempat beribadah untuk masyarakat muslim. Peninggalan- peninggalannya adalah:

Mesjid Kudus, Banten, Demak, dan Ternate.

Corak khas:

a) mempunyai denah bujur sangkar

b) sisi barat terdapat bangunan yg menonjol utk mihrab.

c) Kedua sisi masjid ada serambi diatas fondasi yang agak tinggi

d) Atap masjid beratap tumpang

e) Halaman masjid dikelilingi pagar tembok dengan 1 atau 2 pintu gerbang

f) Didalamnya terdapat barisan tiang yg mengelilingi empat tiang induk (sokoguru)

g) Di kiri/kanan mesid terdapat menara sebagai tempat adzhan.

h) Letak masjid tepat di tengah-tengah kota/dekat istana

i) Disekitar masjid(kecuali bagian barat) biasanya terdapat tanah lapang/alun-laun

Di Indonesia ada 2 mesjid yg memiliki menara peninggalan kerajaan islam, yaitu:

menara Mesjid kudus (bentuknya menyerupai candi, atapnya tumpang)

menara masjid Banten (menyerupai Mercusuar Eropa)

b) Keraton tempat utk melakukan kegiatan-kegiatan penting yg menyangkut urusan kerajaan.

Dibangun sebagai lambing pusat kekuasaan pemerintahan.

Contoh:

Kasepuhan dan kanoman Cirebon

Banten surosowan

Demak kerajaan pertama di Jawa

Yogyakarta

Surakarta

Samudra pasai kerajaan yg pertama dan terbesar di Indonesia

Aceh

Halaman keraton ada 3 bagian:

Bagian belakang tdk boleh sembarang orang memasukinya

Bagian Tengah ditanam pohon beringin sebagai lambing pengayoman sultan terhadap

rakyatnya

Bagian Depan lapangan luas (alun-alun)

c) Makam tempat kediaman terakhir seseorang yg meninggal.

Makam kuno yang bercorak islam yaitu:

Jirat/Kijing dibuat dari batu/tembokan yg berbentuk persegi panjang dengan arah

lintang utara-selatan

Nisan tonggak pendek dari batu diatas gundukan tanah sebagai tanda kubur. Biasa

dipasang di ujung utara dan selatan jirat

Cungkub bangunan mirip rumah yang berada diatas jirat

Peninggalan makam-makam terua di Indonesia dibagi 2 yaitu:

Makam-makam asing jirat dan nisannya dari luar negeri (contoh: makam Maulana

Malik Ibrahim di gresik)

Makam asli Indonesia dibuat oleh orang Indonesia (contoh: Troyolo, mojokerto, jawa

timur.)

2) kaligrafi seni melukis indah bahasa arab. Mulai berkembang pada abad ke-16.

Tulisan-tulisan indah ini dipahatkan pada sebuah batu dan biasanya memiliki sebuah gambar

dengan pola beragam, seperti daun-daunan, bunga-bungaan, perbukitan/karang, pemandangan,

atau garis- garis simetri.

Seni kaligrafi biasanya dituangkan pada masjid dan makam.

3) Seni Sastra dapat dibagi 4 kategori:

hikayat berupa cerita/dongeng yang dibuat sebagai pembangkit semangat juang. (contoh:

HIkayat Hang Tuah, Hikayat Amir Hamzah)

Babad cerita berlatar belakang sejarah yg berupa cerita disertai bukti-bukti dan fakta.

(Contoh: Babad Tanah Jawi, Babad GIyanti)

Syair puisi lama yg tiap bait terdiri dari 4 baris yg berakhir dengan bunyi yg sama (contoh:

Syair Abdul Muluk, dan Gurindam dua belas)

Suluk kitab-kitab yg membentangkan soal-soal tasawuf (mendalami agama islam). (contoh:

Suluk Sukarsa, Suluk Wujil, Suluk Malang Sumirang)

4) Trasisi dan Upacara upacara-upacara keagamaan

PERKEMBANGAN HINDU-BUDHA DI INDONESIA

HINDU:

Trimurti 3 kekuatan Brahman (Sang Hyang Widhi) (sebutan Tuhan dalam agama Hindu)

· Brahma: Pencipta

· Wisnu: Pemelihara

· Siwa: Perusak

Kitab Suci Kitab Weda

-KASTA:

· Brahmana Pemimpin agama/ pendeta

· Ksatria Raja, Bangsawan, Prajurit

· Waisya Petani, pedagang, penghasil bahan makanan

· Sudra Pekerja kasar, budak

-YUPA:

· Bukti tersebarnya agama Hindu di Indonesia

· Tugu bertulis

· Peninggalan kerajaan Kutai

PENINGGALAN-PENINGGALAN DI INDONESIA YANG BERCORAK HINDU:

-CANDI-CANDI:

-PRASATI:

-PATUNG:

-KARYA SASTRA (KITAB):

-TRADISI:Tradisi agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain:

1) Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan.

2) Upacara potong gigi (mapandes).

3) Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi Ngaben, jenazah dibakar beserta sejumlah benda berharga yang dimiliki orang yang dibakar.

4) Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci leluhur seperti candi.

BUDHA:

berasal dari India, tepatnya Nepal sejak abad ke-6 SM

Kitab Suci Kitab Tripitaka

fitur utama pengakuan dari "Empat Kebenaran Mulia" dan "Jalan Utama Berunsur Delapan".

· Empat Kebenaran Mulia:

-pengakuan bahwa semua keberadaan dipenuhi penderitaan

- asal mula penderitaan adalah keinginan untuk objek duniawi

-penderitaan dihentikan pada saat keinginan berhenti

· Jalan Utama Berunsur Delapan :

-mengarah ke pencerahan.

-mendatangkan pandangan, penyelesaian, ucapan, perilaku, mata pencaharian, usaha, perhatian, dan konsentrasi yang sempurna.

PENINGGALAN- PENINGGALAN DI INDONESIA YANG BERCORAK BUDHA:

-CANDI-CANDI:

-PRASASTI:

Sumatra Selatan beberapa prasasti warisan Kerajaan Sriwijaya.

Palembang Prasasti Telaga Batu, Prasasti Talang Tuwo, dan Prasasti Kedukan Bukit. Ketiganya menceritakan berdirinya kerajaan Sriwijaya.

Jambi dan Bangka Prasasti Karang BErahi dan Prasati Kota Kapur. Kedua prasasti itu menceritakan wilayah kekuasaan Sriwijaya.

-PATUNG:

-KARYA SASTRA (KITAB):

-TRADISI:

Tradisi agama Buddha banyak dipengaruhi oleh budaya Cina.

· berdoa di wihara.

· Ziarah dilakukan dengan mengunjungi tempat suci leluhur seperti candi. Kegiatan yang dilakukan pada saat ziarah adalah membaca doa dan membawa sesajen

PERIODE HINDU-BUDHA DI INDONESIA:

· Abad ke-4M sampai 13M

Kerajaan-kerajaan hindu-budha mulai dari:

1. Kutai Kalimantan barat

2. Tarumanegara Jawa Barat

3. Holing Jepara Jawa Tengah

4. Kanjuruhan Desa Dinoyo, Malang Jawa Timur

5. Melayu Sumatera

6. Tulangbawang Lampung

7. Sriwijaya Sumatera

8. Mataram Jawa Tengah

9. Kediri Kota Daha (Kediri) Jawa Timur

10. Majapahit Jawa Timur

11. Bali Pulau Bali

12. Sunda/Pasundan Jawa Barat khusunya Banten, dan Jawa Tengah

13. Singhasari Jawa Timur, Malang

Maaf jika ada salah informasi atau kurang lengkap, selamat belajar!!