ips tentang perpajakan, permintaan,penawaran dan harga pasar

80
PERPAJAKAN & PERMINTAAN, PENAWARAN, DAN HARGA PASAR Anggota: Cindy Patricia Angelique Luis Zefanya START

Upload: cindypatricia55

Post on 16-Apr-2017

728 views

Category:

Business


3 download

TRANSCRIPT

Page 1: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

PERPAJAKAN&

PERMINTAAN, PENAWARAN, DAN HARGA PASAR

Anggota: Cindy Patricia Angelique LuisZefanya

START

Page 2: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Perpajakan Permintaan, Penawaran, dan Harga

Pasar

Page 3: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

MENUPerpajakan

Fungsi Pajak

Undang-Undang Yang Mengatur Perpajakan

Jenis-jenis Pajak

Pengertian Perpajakan

Unsur-unsur Pajak

Retribusi,Cukai, dan Bea

Masuk

Pengertian PBB Pengertian

PPH

Page 4: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

MENUPermintaan, Penawaran,

dan Harga Pasar

Pengertian Pemintaan

Jenis-jenis permintaan

Hukum permintaan

Skedul dan Kurva

PermintaanFaktor-faktor yang mempengaruhi permintaan

Pengertian Penawaran

Fungsi permintaan

Hukum penawaran

Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran

Jenis-jenis penawaran

Page 5: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Perpajakan Pajak secara umum dapat diartikan sebagai iuran atau pungutan yang dilakukan oleh pemerintah dari masyarakat berdasarkan Undang-Undang dan hasilnya digunakan demi pembiayaan pengeluaran umum pemerintah dengan tanpa balas jasa yang ditunjuk secara langsung.

Page 6: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

• RetribusiRetribusi adalah iuran rakyat kepada kas negara atas dasar pembangunan tertentu dari jasa atau barang milik negara yang digunakan oleh orang-orang tertentu. Contoh: pembayaran listrik, pembayaran air, dll

• CukaiCukai adalah iuran rakyat atas pemakaian barang-barang tertentu seperti minyak tanah, bensin, minuman keras, rokok, atau tembakau.

• Bea MasukBea masuk adalah bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang dimasukan ke dalam daerah pabean. Daerah pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan dan ruang udara di atasnya, serta tempat-tempat tertentu di Zona Ekonomi Eksklusif dan landas kontinen yang di dalamnya berlaku undang-undang kepabeanan. Barang dari luar daerah pabean yang memasuki daerah pabean akan terhutang bea masuk dan wajib menyelesaikan kewajiban pabeannya.

Retribusi, Cukai, dan Bea Masuk

Page 7: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pajak berfungsi sebagai berikut

Fungsi memeratakan

pendapat

Fungsi mengatur

Fungsi anggaran

Page 8: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

1. Fungsi Anggaran (Fungsi Budgeter)Pajak merupakan sumber pemasukan keuangan negara yang menghimpun dana ke kas negara

untuk membiayai pengeluaran negara atau pembangunan nasional. Jadi, fungsi pajak adalah

sebagai sumber pendapatan negara, yang bertujuan agar posisi anggaran pendapatan dan pengeluaran mengalami keseimbangan (balance

budget)..

BACK

Page 9: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

2. Fungsi Mengatur (Fungsi Regulasi)– Pajak digunakan sebagai alat untuk mengatur atau

melaksanakan kebijakan negara dalam lapangan ekonomi dan sosial. Fungsi mengatur (regulered) tersebut antara lain:

– memberikan proteksi terhadap barang produksi dalam negeri, misalnya PPN (Pajak Pertambahan Nilai);

– pajak dapat dipakai untuk menghambat laju inflasi;– pajak dipakai sebagai alat untuk mendorong ekspor,

misalnya pajak ekspor barang 0%;– untuk menarik dan mengatur investasi modal yang

dapat menunjang perekonomian yang produktif

BACK

Page 10: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

3. Fungsi memeratakan pendapat (Fungsi Distribusi)– Pajak mempunyai fungsi pemerataan artinya dapat

digunakan untuk menyeimbangkan dan menyesuaikan antara pembagian pendapatan dengan kesejahteraan masyarakat. Dengan kata lain, pajak berfungsi untuk pemerataan pendapatan masyarakat, sebagaimana yang tercantum dalam Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan.

BACK

Page 11: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Undang-undang Yang Mengatur Sistem Perpajakan1) Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga

atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

2) Undang-undang Nomor 12 Tahun 1993 tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

3) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang perubahan keempat atas Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.

4) Undang-undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai yang direvisi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2000.

5) Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Page 12: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Unsur-unsur Pajak– Subjek PajakSubjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan

perundang-undangan perpajakan ditentukan untuk melakukan kewajiban perpajakan termasuk pemungut pajak atau pemotong pajak tertentu, misalnya pegawai, pengusaha, dan perusahaan.Setiap wajib pajak wajib mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak setempat, kemudian wajib pajak akan mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai tanda pengenal.Wajib pajak harus melaporkan kekayaan dan jumlah pajak yang menjadi tanggungannya kepada kantor pelayanan pajak setempat setiap tahun.

– Objek PajakObjek pajak adalah sesuatu yang dikenakan pajak, misalnya penghasilan seseorang

yang melebihi jumlah tertentu, tanah, bangunan, laba perusahaan, kekayaan, mobil.Apabila setiap tahun ayah kalian membayar pajak bumi dan bangunan (PBB), tanah dan bangunan yang dimiliki ayah kalian dikatakan sebagai objek pajak.

NEXT

Page 13: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

– Tarif PajakTarif pajak adalah ketentuan besar kecilnya pajak yang harus dibayar

oleh wajib pajak terhadap objek pajak yang menjadi tanggungannya. Semua jenis pajak mempunyai tarif yang berbeda-beda.Tarif pajak untuk pajak bumi dan bangunan berbeda dengan tarif pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai.Perbedaan tarif pajak disebabkan oleh karena sistem pajak Indonesia yang menggunakan sistem tarif pajak progresif sehingga pemerintah menyusun kebijakan-kebijakan yang membedakan tarif pajak sesuai dengan keadaan ekonomi negara dan program pembangunan.

Tarif pajak progresiftarif pemungutan pajak dengan persentase yang semakin meningkat mengikuti pertambahan jumlah pendapatan yang dikenakan pajak.

Tarif pajak proporsional

tarif pemungutan pajak dengan persentase tetap, berapa pun jumlah pendapatan yang digunakan sebagai dasar pengenaan pajak.

Tarif pajak degresiftarif pemungutan pajak dengan persentase yang semakin kecil dengan semakin besarnya jumlah pendapatan yang dikenakan pajak.

Page 14: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Jenis-Jenis Pajak

Pajak berdasarkan

sifat/ golongan

Pajak berdasarkan sasarannya

Pajak berdasarkan wewenang pemungut

Page 15: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pajak Berdasarkan Sifat Atau Golongan

Pajak LangsungPajak langsung adalah pajak yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak dan tidak dapat dilimpahkan kepada pihak lain atau orang lainContoh Pajak Langsung :Pajak Penghasilan (PPh)Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Pajak tidak langsungPajak tidak Langsung adalah pajak yang pembayarannya bisa dilimpahkan kepada pihak lain.Contoh Pajak Tidak langsung:Pajak Penjualan atas Barang MewahPajak Pertambahan Nilai (PPN)Bea MateraiCukaiBea ImporEkspor

Page 16: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pajak Berdasarkan SasarannyaPembagian pajak menurut sasaran/obyeknya

dimaksudkan pembedaan dan pembagiannya berdasarkan ciri-ciri  prinsip:

1. Pajak Subjektif, adalah pajak yang berpangkal atau berdasarkan pada subjeknya yang selanjutnya dicari syarat objektifnya, dalam arti memperhatikan keadaan diri Wajib Pajak.

2. Pajak Objektif, adalah pajak yang berpangkal atau berdasarkan pada objeknya, tanpa memperhatikan keadaan diri Wajib Pajak.

Contoh: Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Page 17: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pajak Berdasarkan Wewenang Pemungut

1. Pajak Pusat, adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat dan digunakan untuk membiayai rumah tangga negara.

Contoh: Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, Pajak Bumi dan Bangunan, dan Bea Meterai.

2. Pajak Daerah, adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah dan digunakan untuk membiayai rumah tangga daerah. Contoh: pajak reklame, pajak hiburan dan lain-lain.

Page 18: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

PPHPajak penghasilan (PPH) adalah pajak atas penghasilan yang

dikenakan terhadap subjek pajak dalam tahun pajak.1. Dasar Pemungutan Pajak Penghasilan

Pungutan paajak penghasilan didasarkan pada No. 17 Tahun 2000 dengan perubahannya. Undang-undang ini berisi uraian mengenai subjek pajak, objek pajak, penghasilan kena pajak (PKP), dan tarif pajak.

2. Subjek PajakOrang atau badan yang dikenakan pajak sesuai dengan ketentuan. Subjek pajak terdiri dari orang pribadi yang bertempat tinggal dan berpenghasilan di Indonesia, ahli waris yang menerima warisan, badan usaha yang didirikan dan berpenghasilan di Indonesia, dan termasuk bentuk usaha tetap milik WNI yang ada di dalam maupun di luar negeri.

3. Objek Pajak PenghasilanSetiap penghasilan yang diterima oleh subjek pajak. Contoh, laba usaha setelah dikurangi dengan biaya-biaya, gaji, uang lembur, hasil sewa,bonus, komisi, tunjangan, bea siswa, dan bunga NEXT

Page 19: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

4. Ketentuan-ketentuan dalam Perhitungan PPhUntuk menhitung PPH, perlu diketahui dulu

istilah-istilah berikuta. Penghasilan neto merupakan penghasilan yang benar-

benar diterima dan siap dibelanjakan oleh wajib pajakb. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) merupakan jumlah

penghasilan per tahun yang dibebaskan dari pajak, dan besarnya diatur menurut UU Perpajakan. Besarnya PTKP per tahun menurut No. 17 Tahun 2000 dengan perubahannya disesuaikan dengan Peraturan Dirjen Pajak No. KEP-139/PJ./2005, yaitu sebagai berikut

NEXTBACK

Page 20: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

c. Penghasilan Kena Pajak (PKP)PKP merupakan sisa dari penghasilan neto setelah dikurangi dengan penghasilan tidak kena pajak (PTKP)

d. Tarif PajakTarif pajak merupakan presentase pajak yang harus dibayar berdasarkan lapisan penghasilan kena pajak. Tarif PPH dibedakan menjadi tarif PPH untuk wajib pajak pribadi dan wajib pajak badan

BACK NEXT

Page 21: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Penghasilan Pribadi yang Terkena Pajak

PTKP per Tahun

NEXTBACK

Page 22: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Tarif Pajak Badan Dalam Negeri dan Bentuk Usaha Tetap

Lapisan penghasilan kena pajak

•Tahun 2009•Tahun 2010 dan seterusnya•PT yang 40% sahamnya diperdagangkan di bursa efek•Peredaran bruto s.d. Rp 50.000.000.000,00

Tarif Pajak •28%•25%•5% lebih rendah dari yang seharusnya •Pengurangan 50% dari yang seharusnya

BACK

Page 23: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

PBB

•Pajak bumi dan bangunan adalah pajak yang dikenakan pada subjek pajak atas kepemilikan tanah beserta bangunan yang berdiri diatasnya. PBB adalah pajak yang bersifat kebendaan, artinya besar pajak terutang ditentukan oleh keadaan objek yaitu bumi atau tanah dan atau bangunan.

•Dasar Pemungutan PBB Pemungutan PBB diatur berdasarkan UU No.12 Tahun 1985 tentang pajak bumi dan bangunan sebagaimana telah diubah dengan UU No.12 Tahun 1994.

•Subjek Pajak Bumi dan Bangunan Subjek pajak adalah orang pribadi atau badan yang secara nyata mempunyai hak kepemilikan atas tanah dan bangunan serta memperoleh manfaat dari bumi dan banguna yang dimilikinya tersebut Objek Pajak Bumi dan BangunanObjek pajak adalah bumi dan bangunan. Bumi adalah permukaan bumi dan tubuh bumi yang ada dibawahnya.

Page 24: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pengertian Pemintaan

– Permintaan adalah jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap factor yang mempengaruhinya konstan/tetap (ceteris paribus)

Page 25: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Jenis-Jenis Pemintaana.Berdasarkan daya beli

1)Permintaan efektif, yaitu permintaan terhadap barang atau jasa yang disertai daya beli dan melakukan transaksi.2)Permintaan potensial, yaitu permintaan terhadap barang atua jasa yang disertai daya beli tetapi konsumen masih mempertimbangkan transaksinya (belum dilakukan transaksi)3)Permintaan absolute, yaitu permintaan terhadap barang/jasa yang tidak disertai daya beli.

b.Berdasarkan jumlah yang melakukan permintaan1)Permintaan individu adalah permintaan seseorang terhadap barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2)Permintaan kelompok adalah permintaan dari sekelompok orang atau masyarakat pada saat yang bersamaan (penjumlahan permintaan individu)

Page 26: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Hukum Pemintaan

– Hukum permintaan menyatakan bahwa harga sebuah barang meningkat, kuantitas (jumlah) uang diminta akan turun, sebaliknya jumlah (kuantitas) barang yang diminta naik. Jika harga sebuah barang mengalami penurunan. Dalam hal ini kuantitas yang diminta berhubungan negative dengan harga barang. Hokum yang berlaku dalam ilmu ekonomi tidaklah berlaku mutlak tetapi bersifat ceteris paribus.

• FACTOR PENYEBAB TIDAK BERLAKUNYA HUKUM PERMINTAANA. PERMINTAAN BARANG-BARANG BERNILAI PRESTISEB. HARAPAN HARGA SUATU BARANG AKAN BERUBAHC. HUBUNGAN KUANTITAS HARGAD. BARANG INFERIOR

Page 27: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Skedul dan Kurva Permintaan

– Skedul permintaan adalah sebuah table yang memperlihatkan hubungan antara harga barang dan kuantitas yang diminta, sedangkan kurva permintaan adlaha grafik yang memuat hubungan antara harga sebuah barang dan kuantaitas yang diminta.

Page 28: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemintaan

– Hal-hal yang mempengaruhi permintaan individu terhadap barang danj asa antara lain sebagai berikut :a. Tingkat pendapatan konsumenb. Harga barang dan jasac. Selera konsumen.d. Perkiraan harga mendatang.e. Harga barang lain yang berkaitan substitusi dan komplementer).f. Pertambahan jumlah penduduk

Page 29: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Fungsi Pemintaan

– Bentuk umum fungsi permintaan adalah sebagai berikut

dimana :Q = jumlah barang yang dimintaa = konstantab = koefisien pengaruh atau slopep = harga

Page 30: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Pengertian Penawaran

– Penawaran adalah sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual pada berbagai tingkat harga dan dalam waktu tertentu.

Page 31: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Jenis-Jenis Penawaran

– a. Penawaran individu adalah penawaran yang dilakukan oleh satu orang penjual dan atau produsen

– b. Penawaran pasar adalah penjumlahan dari penawaran individu.

Page 32: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Hukum Penawaran

– Hukum penawaran menyatakan semakin tinggi harga suatu barang semakin banyak jumlah barang yang dibutuhkan, semakin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Hukum penawaran juga bersifat ceteris paribus. Hal ini menunjukkan hubungan yang positif antara harga barang atau jasa dengan kuantitas yang ditawarkan.

Page 33: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

a. Harga barang dan jasa.

b. Harga input atau biaya produksi.

c. Teknologi produksi.

d. Keuntungan yang diinginkan oleh produsen.

e. Banyaknya penjual atau pesaing.

Page 34: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar
Page 35: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

1.Apa itu pajak?

iuran atau pungutan yang dilakukan oleh pemerintah dari masyarakat

berdasarkan Undang-Undang untuk

pengeluaran umum pemerintah

Pungutan yang dilakukan oleh pemerintah kepada

masyarakat karena menggunakan fasilitas

negara

Pungutan negara yang dikenakan terhadap

barang-barang yang di datangkan dari luar negeri

Pungutan negara yang dikenakan terhadap

barang-barang tertentu yang ditetapkan oleh

pemerintah

Page 36: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 37: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 38: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

2. Tarif pajak yang persentasenya semakin kecil, jika dasar pajak semakin besar merupakan tariff…

degresifproposional

progresiftetap

Page 39: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 40: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 41: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

3. harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yang terjadi secara wajar

NJBBNJKP

NJTKPNJOP

Page 42: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 43: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 44: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

4. Berikut ini adalah unsur-unsur pajak kecuali…

Subjek Pajak

Tarif Pajak Anggaran

Objek Pajak

Page 45: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 46: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 47: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

5. Apa itu PBB adalah

Pajak atas penghasilan yang dikenakan pada subjek pajak dalam

tahun pajak

Setiap penghasilan yang diterima oleh subjek

pajak

Pajak yang dikenakan kepada subjek pajak

atas kepemilikan tanah beserta bangunan yang

berdiri diatasnya

Orang atau badan yang dikenakan pajak sesuai

dengan ketentuan

Page 48: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 49: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 50: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

6. Apa kepanjangan pph

Proses Pembayaran

Hutang

Pajak Penghasilan

Pajak Pembayaran Hutang

Pajak Perhutangan

Page 51: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 52: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 53: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

7. Pajak berdasarkan sifatnya

Pajak Pusat

Pajak Langsung

Pajak Daerah

Pajak Objektif

Page 54: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 55: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 56: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

8. Undang-undang yang mengatur perpajakan,kecuali

UU No.16 tahun 2000Slide 58

UU no 12 tahun 1988

UU nomor 12 Tahun 1994

UU no 13 Tahun 1985

Page 57: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 58: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 59: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

9.Tarif pajak adalah

Dasar pengenaan besarnya pajak yang harus dibayar subjek pajak terhadap objek

pajak yg menjadi tanggungannyaPungutan yang dilakukan oleh

pemerintah kepada masyarakat karena

menggunakan fasilitas negara

iuran atau pungutan yang dilakukan oleh

pemerintah dari masyarakat

berdasarkan Undang-Undang untuk

pengeluaran umum pemerintah

Pungutan negara yang dikenakan terhadap

barang-barang yang di datangkan dari luar

negeri

Page 60: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 61: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 62: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

10. Yang merupakan pajak berdasarkan sasarannya

Pajak pusat

Pajak langsung

Pajak Subjektif

Pajak daerah

Page 63: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 64: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 65: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

11. Apa itu permintaan

jumlah barang/jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalma jangka waktu tertentu dengan menganggap factor yang mempengaruhinya konstan/tetap

Dasar pengenaan besarnya pajak yang harus dibayar

subjek pajak terhadap objek pajak yg menjadi tanggungannya

Pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-

barang yang di datangkan dari luar negeri

sebuah table yang memperlihatkan hubungan antara harga barang dan kuantitas yang diminta, sedangkan kurva permintaan adlaha grafik yang memuat hubungan antara harga sebuah barang dan kuantaitas yang diminta.

Page 66: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 67: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 68: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

12.       Berikut ini merupakan factor-faktor  yang mempengaruhi permintaan,kecuali ….

Selera

Harga barang lain

Banyaknya barang subsitus

Pendapatan uang

Page 69: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 70: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 71: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

13. Harga pasar terjadi karena adanya keseimbangan antara harga penjual dan harga pembeli disebut

Harga beli

Harga keseimbangan

Harga kesepakatan

Harga jual

Page 72: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 73: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 74: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

14. Harga jual yaitu...

Harga yang ditetapkan oleh penjual, dan biasanya cenduerung tinggi

Harga yang ditetapkan oleh

pembeli, dan biasanya

cenderung rendah

Harga yang ditetapkan pemerintah terhadap suatu produk dan

tidak boleh menurunkan

lagi harga tersebut

Harga yang ditetapkan pemerintah terhadap suatu produk dan masyarakat tidak boleh menaikan lagi harga tersebut

Page 75: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 76: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 77: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

15. Orang pribadi atau badan yang secara nyata mempunyai hak kepemilikan atas tanah dan bangunan serta memperoleh manfaat dari bumi dan bangunan yang dimiikinya tersebut disebut

Subjek pajak bumi dan bangunan

Dasar pemungutan PBB Objek pajak bumi dan

bangunan

Tarif pajak bumi dan bangunan

Page 78: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

NEXT

Page 79: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar

Try again

Page 80: IPS tentang Perpajakan, Permintaan,Penawaran dan Harga Pasar