Pemasaran Lembaga Kursus

Download Pemasaran Lembaga Kursus

Post on 20-Oct-2015

439 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pemasaran Lembaga Kursus

TRANSCRIPT

<p> TRAINING OF TRAINNER PEMASARAN KURSUS DAN PELATIHAN</p> <p>PROGRAM PEMASARAN KURSUS DAN PELATIHAN</p> <p>OLEHALEX SUJANTO</p> <p>Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga KependidikanDitjen PAUDNI Kemdikbud RITahun 2013</p> <p>PRAKATA </p> <p>Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, berkat karunianya direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen PAUD NI Kemdikbud Republik Indonesia, telah membuat modul strategi pemasaran lembaga kursus dan pelatihan. Proses kegiatan pemasaran dalam suatu lembaga kursus dan pelatihan mempunyai tujuan untuk mendatangkan sebanyak-banyak orang ke lembaga kursus dan pelatihan, agar mereka mendapatkan informasi sebanyak-banyak terhadap program yang dimiliki oleh lembaga dan mereka mau menggunakan atau mengikuti kursus dan pelatihan yang ada pada lembaga tersebut.Hal ini akan dapat tercapai apabila lembaga-lembaga kursus memahami kegiatan apa saja yang di lakukan dalam kegiatan pemasaran. pemasaran merupakan konsep menyeluruh yang menyangkut berbagai kegiatan pemasaran yang tercakup dalam satu sistem pemasaran. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan mendapatkan laba/profit sebanyak-banyaknya. Modul ini menjelaskan Proses pemasaran diawali dengan pengertian pemasaran, konsep pemasaran, manajemen pemasaran dan strategi pemasaran bagi lembaga untuk dapat mendatangkan calon peserta didik sebanyak-banyaknya ke lembaga kursus dan calon peserta didik tersebut mau menggunakan semua produk yang di miliki oleh lembaga kursus. Pimpinan Lembaga Pendidikan bertugas menetapkan arah dan tujuan lembaga pendidikan melalui perumusan visi, misi, dan tujuan yang berorientasi ke masa depan. Selanjutnya perlu dilakukan penyusunan program pemasaran yang akan di jalankan untuk mendapatkan peserta didik yang sebanyak-banyaknya.Semoga modul ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi kemajuan lembaga kursus dan pelatihan di tanah air utamanya pada bagian pemasaran. </p> <p>DAFTAR ISI</p> <p>Halaman JuduliPrakataiiKata PengantariiiDaftar IsiivI. PENDAHULUAN1A. Latar Belakang1B. Tujuan Kompetensi, Sub Kompetensi1II. PEMASARAN LEMBAGA KURSUS.3A. Pengertian3B. Prinsip-prinsip7C. Tujuan12D. Strategi12III. STUDI KASUS16A. Contoh dilapangan16B. Rangkuman119C. Latihan/Tugas19D. Daftar Pertanyaan dan Jawaban 20DAFTAR PUSTAKA</p> <p>1</p> <p>BAB IPENDAHULUAN</p> <p>A. Latar BelakangKebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan nasional diarahkan pada tiga pilar kebijakan, yaitu: 1) Pemerataan dan perluasan akses; 2) Mutu, relevansi dan daya saing; 3) Governance, akuntabilitas dan pencitraan publik.Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu, relevansi dan daya saing lembaga pendidikan khususnya lembaga kursus dan keterampilan, maka dilakukan pembinaan peningkatan manajemen kelembagaan, baik pengelolaan administrasi, pengelolaan keuangan dan khususnya dalam bidang pemasaran. Hal ini bertujuan agar Lembaga kursus dan pelatihan dapat tetap hidup dan berkembang dengan mempertahankan dan meningkatkan laba. Laba dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan cara mempertahankan dan meningkatkan penjualan yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah peserta didik yang mengikuti program kursus. Jika hal tersebut di atas dapat tercapai akan dapat memacu lembaga yang bersangkutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas, kompeten dan dapat memenuhi syarat untuk mencari kerja atau membangun usaha mandiri.</p> <p>B. Tujuan Kompetensi, Sub Kompetensi1. Tujuan KompetensiMampu merancang kegiatan pemasaran dengan baik, untuk mencapai tujuan lembaga kursus dan pelatihan dalam meningkatkan daya saing, kualitas dan jumlah peserta didik.2. Sub Kompetensia. Mampu menjelaskan Definisi pemasaranb. Mampu menjelaskan Definisi konsep pemasaran c. Mampu menjelaskan Definisi manajemen pemasaran d. Memahami tahap-tahap perkembangan konsep pemasaran.e. Mampu memahami dan menjelaskan Lembaga kusus dan pelatihan sebagai organisasi jasa.f. Memahami dan mempraktekkan Prinsip prinsip marketing mix. g. Memahami konsep Orientasi pasar.h. Memahami dan mampu menerapkan Manajemen hubungan pelanggan.i. Memahami Perubahan dramatis dalam pemasaran. j. Mengerti dan memahami Tujuan dari Strategi pemasaran .k. Mampu menerapkan Langkah-langkah merancang pemasaran.l. Mampu menentukan Media pemasaran yang tepat.m. Memahami Prosedur pemilihan media pemasaran.n. Mampu melakukan Segmentasi pasar (Pembagian pasar).</p> <p>. </p> <p>BAB IIPEMASARAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN </p> <p>A. Pengertian Pemasaran, Konsep Pemasaran dan Manajemen Pemasarana.1 Pengertian PemasaranAda beberapa definisi mengenai pengertian pemasaran diantaranya adalah :a. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. (Kotler, 1986 : 5)c. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan konsumen dan mencapai pasar sasaran serta tujuan lembaga. d. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial. . (Stanton, 1986 : 7)Dari definisi-definisi di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa pemasaran mempunyai arti sebagai berikut:1. Pemasaran merupakan suatu proses pertukaran yang dilakukan individu maupun kelompok.2. Adanya proses pertukaran arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen.3. Adanya keinginan dan kebutuhan manusia yang harus dipuaskan oleh kegiatan manusia lain yang menghasilkan alat pemuas tersebut yang berupa produk barang dan jasa.4. Pemasaran merupakan suatu kegiatan yang terintegrasi secara dinamis, dalam arti bahwa pemasaran merupakan hasil dari berbagai macam kegiatan. Kesimpulan Pengertian Pemasaran Menurut Para Ahli adalah pemasaran merupakan konsep menyeluruh yang menyangkut berbagai kegiatan pemasaran yang tercakup dalam satu sistem pemasaran. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan mendapatkan laba/profit sebanyak-banyaknya. </p> <p>a.2. Konsep PemasaranDefinisi konsep pemasaran menurut Philip Kotler:Konsep pemasaran adalah sebuah upaya pemasaran terkoordinasi yang berfokus pada pasar dan berorientasi pada pelanggan dengan tujuan memberikan kepuasan pada pelanggan sebagai kunci untuk mencapai tujuan organisasi. (Kotler, 1997, 17)Dari definisi konsep pemasaran di atas diperoleh empat komponen utama yang melandasi konsep pemasaran, yaitu:1. Fokus pasarPerusahaan harus dapat membatasi dan menentukan pasarnya yang akan menjadikan sasarannya karena kenyataannya tidak ada perusahaan yang sanggup melaksanakan semua kegiatannya disemua pasar dengan memenuhi kebutuhan pelanggan.2. Orientasi pada pelangganPerusahaan harus berorientasi pada pelanggan bukan berorientasi pada perusahaan, hal ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada konsumen agar dapat menimbulkan rasa loyalitas konsumen terhadap pelanggan.3. Pemasaran terpaduKegiatan perusahaan harus dikoordinasi dengan baik dengan bagian-bagian lain dari perusahaan untuk berusaha memberikan kepuasan kepada konsumen.4. Kemampuan memperoleh labaMelalui konsep pemasaran perusahaan harus berusaha membina hubungan baik dengan konsumen, sehingga tercipta hubungan timbal balik yang menguntungkan bagi lembaga dan masyarakat sebagai pengguna. Perusahaan tidak dituntut untuk dapat menjual barang dan jasa yang diproduksi melainkan untuk memproduksi barang dan jasa yang dapat dijual.Jadi dengan konsep pemasaran perusahaan menjajaki apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen kemudian mengembangkan produk yang akan memuaskan keinginan konsumen dan sekaligus memperoleh laba, Sekarang perusahaan dituntut untuk dapat menanggapi tekanan-tekanan dari luar, ketidakpuasan konsumen, perhatian pada masalah-masalah lingkungan dan kekuatan-kekuatan politik yang legal. Perusahaan tidak lagi berorientasi pada konsumen saja, tetapi juga harus berorientasi pada tanggung jawab sosial. Konsep pemasaran dan tanggung jawab sosial sebuah lembaga pendidikan yang berjalan dengan selaras ini disebut konsep pemasaran masyarakat (Social marketing concept).Agar konsep pemasaran dan tanggung jawab sosial dapat berjalan dengan selaras, pihak manajemen harus bekerja keras dalam program jangka panjangnya membuat keseimbangan untuk:1. Memuaskan keinginan konsumen sebagai pembeli produk2. Memuaskan keinginan masyarakat yang terpengaruhi oleh kegiatan lembaga3. Mencapai tujuan mendapat laba lembaga.Perubahan situasi dan kondisi yang terus menerus terjadi dalam masyarakat membawa konsekwensi pada perubahan konsep pemikiran dari waktu ke waktu. Orientasi lembaga mencerminkan adaptasi lembaga terhadap perubahan situasi dan kondisi tersebut.Adapun tahap-tahap perkembangan konsep pemasaran sebagai berikut: (Swastha, 1997; 17)1.Konsep ProduksiKonsep ini mengemukakan bahwa pelanggan akan memahami produk-produk yang tersedia secara luas dan harganya murah, maka manajemen harus berkonsentrasi pada peningkatan efisiensi produksi dan distribusi.2.Konsep ProdukKonsep ini berpendapat bahwa para konsumen akan menyukai produk-produk berkualitas, penampilan, ciri-ciri terbaik, maka organisasi harus mencurahkan upaya terus menerus dalam perbaikan produk.3.Konsep PenjualanKonsep ini berpendapat bahwa konsumen jika dibiarkan sendiri, biasanya tidak akan membeli produk-produk dari organisasi perusahaan tersebut, maka perusahaan harus melakukan kegiatan penjualan yang agresif dan usaha promosi yang gencar.4. Konsep Pemasaran.Konsep pemasaran ini berpendapat bahwa kunci untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan penyerahan produk yang memuaskan secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing.5. Konsep Pemasaran SosialKonsep ini berpegang pada anggapan bahwa tugas lembaga adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan minat dari pasar sasaran serta memberi kepuasan dengan cara yang lebih efisien dan efektif daripada pesaing, sehingga dapat menjamin atau mendorong kesejahteraan dan masyarakat.Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. </p> <p>a.3. Manajemen PemasaranManajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan organisasi . Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan (controling). Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli/pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi.Kesimpulan :Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian produk, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran yaitu mendapatkan profit lembaga dapat tercapai.</p> <p>a.3.1 Lembaga Kursus dan Pelatihan sebagai Organisasi JasaSebagai lembaga pendidikan non formal, lembaga kursus dapat dipandang sebagai suatu proses produksi, karena itu dapat diasumsikan sebagai industri jasa dan produk yang dihasilkan adalah lulusan yang memiliki kemampuan sesuai layanan pendidikan yang diberikan kepada lulusan yang menerima layanan pendidikan secara lansung sesuai standar mutu tertentu.Menurut Kotler(1997:428), jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang ditawarkan oleh satu pihak ke pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud (intangible) dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun. Stanton (1996:529) menyatakan produk pendidikan adalah kegiatan yang dapat di identifikasi secara sendiri, yang pada hakekatnya bersifat tak berwujud, yang merupakan pemenuhan kebutuhan, dan tidak harus terikat pada penjualan produk atau jasa lain. Lebih lanjut dapat dikatakan bahwa jasa memiliki 4 karakteristik, yaitu; maya(intangibility), tak terpisah (inseparability), heteroginitas, cepat hilang dan permintaan yang berfluktuasi. Manajemen lembaga kursus dan pelatihan bertujuan agar lembaga tetap dapat hidup dan berkembang. Tujuan itu dapat dicapai dengan cara mempertahankan dan meningkatkan laba. Laba dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan cara mempertahankan dan meningkatkan penjualan yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah peserta didik yang mengikuti program kursus. Salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan adalah dengan meningkatkan kegiatan pemasaran secara insentif dan kontinyu. Pemasaran merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh lembaga kursus dengan cara membuat perencanaan, menentukan harga, menentukan jenis produk, membuat strategi marketing, serta dengan teknik promosi.B. Prinsip-prinsip Pemasaran1. Prinsip Prinsip Marketing Mix Marketing mix adalah suatu strategi marketing yang menekankan bagaimana cara menjual produk seefektif dan seefisien mungkin. Berdasarkan data-data yang diperoleh dan dikumpulkan, baik melalui proses komputerisasi maupun data yang dikoleksi berdasarkan langganan, agar proses penjualan berjalan lancar.Prinsip dasar 4P dari Marketing-Mix tersebut menjadi dasar dari sukses atau tidaknya lembaga kursus, adapun 4P tersebut adalah.a. ProductProduct Adalah sesuatu yang dapat di tawarkan ke dalam pasar untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan (Jemore MC.Carti,189) dalam (Radiany,Rahmadi (2005:36) dalam hal ini dijelaskan bahwa tugas seorang bagian produksi adalah membuat barang yang ditentukan kualitasnya, bentuk, berat, susunan kimiawinya dan lain-lain. Sedangkan tugas seorang marketing adalah menentukan barang, kualitas, design, bentuk, merk, dan kemasannya. Untuk lebih jelasnya dijabarkan di bawah ini:a) Kualitas produk: Adalah kemampuan sebuah produk melakukan fungsi dasarnya. Pelanggan akan merasa puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa produk yang mereka gunakan berkualitas. Produk yang memiliki ku...</p>

Recommended

View more >