pedoman beasiswa 2012-2013

Download pedoman beasiswa 2012-2013

Post on 04-Aug-2015

163 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PEDOMAN PELAKSANAAN BANTUAN BEASISWA OTORITA ASAHAN UNTUK MAHASISWA TAHUN 2012/2013

KATA PENGANTAR

Salah satu program Otorita Asahan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan Ekosistem Kawasan Danau Toba (EKDT) dan Wilayah Strategis Proyek Asahan (WiSPA), Otorita Asahan akan melanjutkan Program Bantuan Beasiswa Otorita Asahan untuk mahasiswa/i program Strata 1 dan Strata 2. Pada tahun akademik 2012/2013 Otorita Asahan akan menyalurkan bantuan beasiswa untuk 593 mahasiswa/i Strata 1 dan Strata 2 yang orang tuanya berdomisili di kabupaten/kota yang termasuk dalam daerah/wilayah EKDT dan WiSPA meliputi Kabupaten Asahan, Batubara, Dairi, Humbang Hasundutaqn, Karo, Samosir, Simalungun, Tapanuli Utara, Toba Samosir dan Tanjungbalai. Program ini diharapkan akan mendorong mahasiswa/i meningkatkan prestasi perkuliahannya dan memberikan manfaat baik bagi masyarakat di dalam EKDT dan WiSPA atau daerah lainnya, maupun bagi Otorita Asahan dan Proyek Asahan, serta menjadi sumbangan Otorita Asahan dalam pembangunan nasional. Pedoman ini diterbitkan sebagai acuan bagi pelaksanaan Program Bantuan Beasiswa untuk mahasiswa/i Strata 1 dan Strata 2 agar program Bantuan Otorita Asahan terlaksana dengan baik, efektif dan efisien, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jakarta, Mei 2012 KETUA OTORITA ASAHAN

Ir. EFFENDI SIRAIT

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. LATAR BELAKANG DASAR HUKUM RUANG LINGKUP TUJUAN SASARAN NILAI BANTUAN BEASISWA KETENTUAN BANTUAN BEASISWA PELESTARIAN LINGKUNGAN PROSEDUR JADWAL i ii 1 3 5 6 7 9 10 16 17 19

LAMPIRAN Formulir Permohonan Untuk Mahasiswa S1 Formulir Permohonan Untuk Mahasiswa S2 Formulir Permohonan Perpanjangan Bantuan Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 dan S2

-

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

1

LATAR BELAKANG

1. Proyek Asahan adalah proyek yang mendayagunakan potensi hidrolistrik Sungai Asahan yang berhulu di Danau Toba guna mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di sepanjang hilir Sungai Asahan dan Industri Aluminium (PPA) di Kuala Tanjung. Tujuan akhirnya adalah untuk memajukan ekonomi Sumatera Utara dan Indonesia. 2. Dasar pengembangan Proyek Asahan adalah Master Agreement yang ditandatangani Pemerintah Republik Indonesia dan Investor Jepang pada tanggal 7 Juli 1975. 3. Untuk membangun dan mengoperasikan Proyek Asahan yang meliputi PLTA dan PPA, pada tanggal 6 Januari 1976 dibentuk PT. Inalum yang merupakan perusahaan patungan antara Pemerintah R.I. dengan Investor Jepang. Untuk mewakili kepentingan para Investor Jepang pada Proyek Asahan/PT. Inalum, dibentuk NAA (Nippon Asahan Aluminium) yang berkedudukan di Tokyo, Jepang. Untuk mewakili Pemerintah RI dan bertanggung jawab atas kelancaran pembangunan dan pengembangan Proyek Asahan dibentuk Otorita Asahan (Keppres No.5 Tahun 1976). 4. PT. Inalum telah beroperasi sejak tahun 1982 dengan kapasitas produksi aluminium ingot 225.000 ton per tahun dan kapasitas PLTA (Siguragura dan Tangga) 603 MW. Sebagian besar produksi PT. Inalum adalah untuk ekspor dan sebagian lagi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Otorita Asahan

Halaman 1

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

Dalam beberapa tahun terakhir Proyek Asahan/PT. Inalum telah mampu memberikan kontribusi yang memadai bagi peningkatan kegiatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Ekosistem Kawasan Danau Toba (EKDT) dan Wilayah Strategis Proyek Asahan (WiSPA), dan diharapkan hal ini akan terus berlanjut dimasa yang akan datang. 5. Kunci keberhasilan Proyek Asahan/PT. Inalum adalah tersedianya debit air Danau Toba/Sungai Asahan yang cukup untuk menggerakkan PLTA Siguragura dan Tangga yang selanjutnya memasok listrik ke PPA di Kuala Tanjung. Sedangkan debit air Danau Toba/Sungai Asahan sangat tergantung pada daya dukung EKDT yang meliputi Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Asahan. Hal ini dapat dicapai dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan ini perlu mendapat perhatian. Selain itu perlu diperhatikan pula kawasan strategis sekitar PPA Kuala Tanjung, termasuk jaringan listrik tegangan tinggi sepanjang 120 km dari PLTA Siguragura dan Tangga ke PPA Kuala Tanjung, dan fasilitas lainnya guna mengatasi gangguan-gangguan yang timbul dan menjamin kelancaran pengoperasian PPA. 6. Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, Otorita Asahan bersama pemangku kepentingan memandang perlu melakukan program pendidikan dan beasiswa yang diharapkan akan meningkatkan kecerdasan dan integritas masyarakat yang pada akhirnya diharapkan akan ikut serta dalam upaya melestarikan lingkungan.

Otorita Asahan

Halaman 2

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

21.

DASAR HUKUM

UU. No.2 tahun 2006, tentang Sistem Pendidikan Nasional.

2. Keputusan Presiden RI No. 5 Tahun 1976 tentang Pembentukan Otorita Pengembangan serta Badan Pembina Pusat Listrik Tenaga Air dan Peleburan Aluminium Asahan. 3. Master Agreement between the Government of the Republic of Indonesia

and the Investors for Hydroelectric and Aluminum Project, tanggal7 Juli 1975. 4. Agreement on Domestic Sale antara Otorita Asahan dengan PT. Inalum, 6 Oktober 1999. 5. Memorandum of Understanding antara Otorita Asahan dan PT Inalum Tanggal 7 Desember 1999. 6. Nota Kesepahaman Antara Otorita Asahan Dan Pemerintah Kabupaten Asahan, Dairi, Karo, Simalungun, Tapanuli Utara dan Toba Samosir, Tanggal 3 Maret 2002, Tentang Program Konservasi DTA Danau Toba dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. 7. Deklarasi dan Pedoman Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba, 6 Juni 2004. 8. Rencana Strategis Otorita Asahan tahun 2003 2013. 9. Peraturan Ketua Otorita Asahan No.:02/K-OA/P/IV/2012, tanggal 19 April 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Bantuan Otorita Asahan.

Otorita Asahan

Halaman 3

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

3

RUANG LINGKUP

Ruang

lingkup

bantuan terkait

beasiswa dengan

Otorita Proyek

Asahan Asahan,

meliputi mencakup

wilayah sepuluh

administratif

yang

Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Utara yang berada di EKDT dan WiSPA, yaitu: 1. Kabupaten Asahan 2. Kabupaten Batubara 3. Kabupaten Dairi 4. Kabupaten Humbang Hasundutan 5. Kabupaten Karo 6. Kabupaten Samosir 7. Kabupaten Simalungun 8. Kabupaten Tapanuli Utara 9. Kabupaten Toba Samosir 10. Kota Tanjung Balai

Otorita Asahan

Halaman 4

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

4

TUJUAN

Tujuan pemberian bantuan beasiswa ini adalah membantu mahasiswa/i berprestasi, yang orang tuanya berdomisili di dalam EKDT dan WiSPA, namun mengalami keterbatasan ekonomi dalam melaksanakan proses perkuliahan yang merupakan tahapan penting dalam upaya meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Otorita Asahan

Halaman 5

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

5

SASARAN

Sasaran bantuan beasiswa Otorita Asahan adalah mahasiswa/i Program Strata 1 (S1) Reguler atau Ekstensi dan Program Strata 2 (S2) yang orang tuanya berdomisili di EKDT dan WisPA. Untuk tahun akademik 2012/2013 Otorita Asahan akan memberikan bantuan beasiswa untuk mahasiswa/i sebanyak 593 orang, terdiri dari S1 sebanyak 473 orang dan S2 sebanyak 120 orang, dengan perincian sebagai berikut: No. 1 2 Bantuan Beasiswa Tahun 2012/2013 Lanjutan dari Tahun 2011/2012 Jumlah Total Jumlah S1 123 + 35 315 438+35 473 S2 52 + 50 18 70+50 120

Pada tahun akademik 2011/2012 sasaran bantuan beasiswa adalah: No. 1 2 3 Bantuan Beasiswa Tahun 2011/2012 Lanjutan dari Tahun 2010/2011 Pengalihan dari beasiswa SD, SLTP dan SLTA (Kabupaten Asahan dan Jumlah * Carry over dari 2011/2012 ke 2012/2013Halaman 6

S1 125 200 35* 360

S2 45 14 50* 109

Tapanuli Utara)*

Otorita Asahan

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

Sebaran penerima bantuan beasiswa adalah sebagai berikut:Alokasi 2012/2013 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kabupaten/Kota Asahan Batubara Dairi Humbang Hasundutan Karo Samosir Simalungun Tapanuli Utara Tobasa Tanjungbalai Jumlah S1 12 12 14 12 12 13 12 12+35 12 12 123+35 S2 3+50 7 8 7 7 5 5 2 5 3 52+50 Perpanjangan S1 32 32 27 31 33 29 32 34 34 31 315 S2 4 1 1 1 1 2 3 2 3 18 S1 44 44 41 43 45 42 44 46+35 46 43 438+35 473 Total S2 7+50 8 8 8 8 6 7 5 7 6 70+50 120

Sebaran penerima bantuan beasiswa tahun 2011/2012 adalah:Alokasi 2011/2012 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Kabupaten/Kota Asahan *) Batubara Dairi Humbang Hasundutan Karo Samosir Simalungun Tapanuli Utara **) Tobasa Tanjungbalai Jumlah S1 12 13 12 12 16 12 12 12 + 35 12 12 125 +35 S2 3 + 50 6 6 6 5 3 5 2 5 4 45 + 50 Perpanjangan S1 20 20 17 20 17 21 22 21 20 22 200 S2 3 1 2 1 4 1 2 14 S1 32 33 29 32 33 33 34 68 32 34 360 Total S2 56 6 6 6 6 5 6 6 6 6 109

*) Pengalihan dari bantuan beasiswa untuk SD dan SLTP Kabupaten Asahan **) Pengalihan dari bantuan beasiswa untuk SD, SLTP dan SLTA Kabupaten Tapanuli Utara

Otorita Asahan

Halaman 7

Pedoman Pelaksanaan Bantuan Beasiswa Otorita Asahan Untuk Mahasiswa Tahun 2012/2013

6

NILAI BANTUAN BEASISWA

Nilai bantuan beasiswa yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan Otorita Asahan. Untuk tahun akademik 2012/2013, bantuan beasiswa adalah sebagai berikut. Mahasiwa/i S1 Rp. 9.600.000,- per tahun akademik atau Rp. 800.000,- per bulan, dan dibe