pai 6 hukum islam dan kontribusi umat islam2(1)

Upload: alfian-shepard

Post on 06-Jan-2016

15 views

Category:

Documents


0 download

DESCRIPTION

agama islam

TRANSCRIPT

  • A. Pengertian Hukum IslamB. Ruang Lingkup Hukum IslamC. Fungsi dan Tujuan Hukum IslamD. Sumber Hukum IslamE. Kontibusi Umat Islam Di Indonesia.HUKUM ISLAM DAN KONTRIBUSI UMAT ISLAM INDONESIA

  • E. Kegiatan Belajar Mengajar

    Tahap KegiatanKegiatan MengajarKegiatan MahasiswaMediaPendahuluan ( 10 menit)Memberikan pengarahan terhadap pembahasan materi yang akan didiskusikan, dan meminta hasil dari penugasan terdahulu (jika ada)Mempersiapkan kelompok yang akan maju untuk diskusiPapan tulis, OHP, atau LCD.Penyajian ( 60 menit )Kelompok diskusi maju presentasiMelaksanakan presentasiMemberikan kesempatan pada peserta diskusi untuk menaggapi dan bertanya jawabKelompok diskusi menjawab pertanyaan yang munculMendengarkan, menanggapi, tanya jawabPenutup ( 30 menit )Dosen memberikan pencerahan terhadap materi dan pertanyaan yang berkembang dalam diskusiMemberikan rangkuman dan kesimpulan terhadap materi yang telah didiskusikanMemberikan tugas-tugas yang relevan dengan materi pembahasan.

  • Hukum Islam dan Kontribusi Umat Islam IndonesiaTujuan Intruksional UmumMemahami tentang Hukum Islam & Kontribusi Umat IslamTujuan Intruksional Khusus1. Menjelaskan tentang sumber hukum Islam2. Menjelaskan tentang fungsi hukum islam dalam kehidupan masyarakat.3. Menjelaskan tentang kontribusi umat Islam dalam perumusan Hukum NasionalKompetensiDapat menjelaskan tentang sumber-sumber hukum Islam dan kontribusi umat Islam dalam perumusan sistem Hukum Nasional.

  • Sumber Hukum IslamMenurut Al-Quran Surat An-Nisa ayat 59, Setiap mukmin itu wajib mentaati Allah, Rasulullah, dan Ulil Amri (yang sesuai dengan Allah dan Rasul-Nya).Dengan demikian sumber Hukum Islam itu secara garis besar ada 3 macam, yaitu:1. Dari Allah Al-Quran2. Dari Rasulullah Al-Sunnah / Al-Hadits3. Dari Ulil Amri Al-Ijtihad (termaktub dalam kitab-kitab fiqih)

  • Al-Quran: Yaitu kalam Allah yang merupakan mujizat yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril yang selanjutnya ditulis dalam mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir, serta membacanya adalah ibadah.Al-Quran memiliki nama yang lain yaitu: Al-Kitab (buku catatan), Al-Furqan (pembeda), Al-Dzikru (peringatan).Al-Quran merupakan sumber hukum Islam yang pertama dan utama (menjadi rujukan pertama, dan yang lain tidak boleh bertentangan dengannya)

  • Al-Hadits/Sunnah: Yaitu segala ucapan, perbuatan, ketetapan/persetujuan Nabi Muhammad SAW. (meliputi qauly, fily, dan taqriry nabi). Atau cara hidup/kebiasaan Nabi Muhammad SAW. yang diikuti oleh para sahabatnya.Al-Hadits merupakan sumber hukum Islam yang kedua, dan memiliki fungsi untuk: Memperkuat dan menetapkan hukum-hukum yang telah ditentukan oleh Al-Quran (bayan taqrir), Memberikan penafsiran pada ayat-ayat yang masih mujmal (bayan tafsir, tafshil), Menetapkan hukum baru yang tidak termuat dalam Al-Quran.

  • Al-Ijtihad: Yaitu berusaha dengan keras untuk menetapkan hukum suatu persoalan yang tidak ditegaskan secara langsung oleh Al-Quran dan atau Hadits dengan cara istinbath (menggali kesesuaiannya pada Al-Quran dan ataupun Hadits) oleh ulama-ulama yang ahli setelah wafatnya Rasulullah.Bentuk-bentuk / prosedur ijtihad antara lain: Al-Ijma (konsensus), Al-Qiyas (komparasi), Al-Istishlah (proyeksi).Hasil ijtihad merupakan pelengkap atau pengembangan dari Al-Quran dan Al-Hadits.

  • Fungsi atau Tujuan Hukum Islam Dalam Kehidupan MasyarakatDari segi pembuat hukum (Allah dan rasul-Nya) hukum Islam bertujuan untuk memenuhi kebutuhan primer, skunder, dan tersier dari manusia, untuk ditaati, serta untuk dijalankan dengan benar oleh manusia.Dari segi manusianya sendiri, hukum Islam adalah berfungsi untuk mencapai kehidupan yang selamat dan bahagia dunia dan akhirat.

  • Peranan hukum Islam dalam kehidupan masyarakat antara lain :

    Fungsi ibadah (patuh hukum berarti ibadah)Fungsi Amar maruf Nahi Munkar (sbg sarana)Fungsi Zawajir (sarana pemaksa)Fungsi Tandzim Wa Islah al-Ummah

  • Abu Ishaq Al Shatibi merumuskan ada lima tujuan dari hukum Islam, yaitu:1. Untuk memelihara agama (murtad dibunuh)2. Untuk memelihara jiwa (adanya qishash)3. Untuk memelihara akal (dilarang mabuk)4. untuk memelihara keturunan (harus merawat anak)5. Untuk memelihara harta (dilarang mencuri, merampas, dll.Kelima tujuan tersebut selanjutnya terkenal dengan istilah Al-Maqashid al Khamsah atau Al-maqashid al Syariah

  • Kontribusi Umat Islam Dalam Perumusan Sistem Hukum NasionalTelah menjadi bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang memang mayoritas sejak awal kemerdekaannya. Antara lain dipelopori oleh: Hazairin, Hasbi Ash-Shiddiqy, Syafruddin Prawiranegra, dll.Akhir-akhir ini kontribusinya semakin signifikan dengan dirativikasinya beberapa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hukum Islam antara lain: UU No 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, PP No 28 Tahun 1977 Tentang Perwakafan Tanah Milik, UU No 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama, Inpres No 1 Tahun 1991 Tentang Kompilasi Hukum Islam, UU No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, yang menampung Bank Syariah, UU No 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat, dll.

  • Untuk menegakkan hukum Islam dalam praktek berbangsa dan bernegara harus terus dilakukan melalui proses kultural dan formal melalui dakwah yang bijaksana, dan harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM umat Islam itu sendiri.Secara substansial upaya penegakan hukum Islam di Indonesia cukup intensif, terbukti dengan maraknya aktivitas keIslaman dalam berbagai aspeknya (dakwah, pendidikan, budaya, penelitian, lembaga perekonomian), dll.

  • RUANG LINGKUP HUKUM ISLAMHukum Perdata Terdiri Dari:a.Munakahatb.Mawarits/wiratsahc. Muamalat

    ************