masyarakat hutan: jumlahnya di seluruh .masyarakat hutan: jumlahnya di seluruh dunia 2012 sophie

Download MASYARAKAT HUTAN: Jumlahnya di Seluruh .MASYARAKAT HUTAN: Jumlahnya di Seluruh Dunia 2012 Sophie

Post on 04-Jul-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • MASYARAKAT HUTAN: Jumlahnya di Seluruh Dunia

    2012

    Sophie Chao

    Ucapan terima kasih khusus untuk Tom Griffiths, Marcus Colchester, Carol Yong, Chris

    Kidd, Helen Tugendhat dan Conrad Feather, atas nasehat dan masukan mereka.

    Dokumen ini memiliki akses terbuka, Anda bebas menyalin dari situs kami. Anda juga

    diizinkan untuk mereproduksi tulisan atas ini atas sepengetahuan FPP.

    Forest Peoples Programme

    1c Fosseway Business Centre, Stratford Road

    Moreton-in-Marsh

    GL56 9NQ

    United Kingdom

    Tel: +44 (0)1608652893

    info@forestpeoples.org

    www.forestpeoples.org

    Forest Peoples Programme

    Foto Sampul: Keluarga penghuni hutan Batwa, Rwanda/Dorothy Jackson

    mailto:info@forestpeoples.orghttp://www.forestpeoples.org/
  • 1

    DAFTAR ISI

    RINGKASAN EKSEKUTIF .................................................................................................................. 2

    PENDAHULUAN .................................................................................................................................. 3

    Metodologi .......................................................................................................................................... 4

    Apa hutan itu? ..................................................................................................................................... 5

    Siapa masyarakat adat itu? .................................................................................................................. 6

    Siapa masyarakat hutan itu? ................................................................................................................ 7

    TABEL A: Jumlah masyarakat hutan berdasarkan kawasan .................................................................. 9

    Jumlah masyarakat hutan berdasarkan jenis ketergantungan .................................................................. 9

    TABEL B(1) ........................................................................................................................................... 9

    TABEL B(2) ........................................................................................................................................... 9

    TABEL C: Masyarakat adat dan masyarakat hutan berdasarkan negara .............................................. 10

    SUMBER KUTIPAN ............................................................................................................................ 18

  • 2

    Keluarga masyarakat adat Batin Sembilan, Sumatra,

    Indonesia/Sophie Chao

    RINGKASAN EKSEKUTIF

    Hutan melingkupi hampir sepertiga daratan dunia dan

    nyaris seluruhnya dihuni oleh masyarakat adat dan

    masyarakat pedesaan yang memiliki hak-hak adat atas

    hutan mereka dan yang telah mengembangkan cara hidup

    dan pengetahuan tradisional yang selaras dengan

    lingkungan hutan mereka. Masyarakat-masyarakat ini telah

    dan terus mengelola lingkungan mereka lewat sistem

    mereka yang didasarkan pada pengetahuan, praktik, aturan

    dan keyakinan tradisional mereka secara turun temurun

    (pemanfaatan secara adat).

    Namun, di banyak negara masyarakat hutan tidak

    memiliki jaminan penguasaan atas daerah-daerah ini dan

    akses dan pemanfaatan wilayah mereka oleh mereka

    sendiri diingkari akibat kebijakan pemerintah yang tidak

    memadai, aktivitas industri ekstraktif atau prakarsa-

    prakarsa konservasi seperti kawasan lindung. Pada saat

    yang sama, banyak masyarakat adat semakin terancam

    oleh aktivitas-aktivitas yang tidak berkelanjutan seperti

    pembalakan liar, pertambangan, peternakan dan

    perkebunan. Situasi di mana masyarakat penghuni hutan

    tidak mendapatkan pengakuan hukum yang memadai dan

    hak-hak mereka tidak dilindungi oleh perundang-undangan nasional, tanah mereka rentan

    terhadap perampasan tanah dan kapasitas mereka untuk mempertahankan dan memelihara

    hutan dan sumber penghidupan adat mereka di hadapan kepentingan perusahaan dan

    pemerintah secara serius sangat terlemahkan.

    Dengan memberikan angka-angka perkiraan untuk populasi masyarakat adat dan

    masyarakat hutan di berbagai negara dan kawasan di dunia, laporan ini berupaya

    meningkatkan kesadaran akan keberadaan orang-orang yang sangat tergantung pada hutan

    untuk sumber penghidupan mereka, dan untuk meningkatkan visibilitas mereka sebagai

    aktor utama dan pemegang hak dalam pengelolaan dan penggunaan hutan dan sumber daya

    hutan. Angka-angka ini dapat berfungsi sebagai referensi yang berguna dalam advokasi hak-

    hak hukum dan hak-hak asasi masyarakat hutan.

    Proses kompilasi laporan ini sendiri telah mewujudkan sebuah tujuan penting, yaitu untuk

    menyoroti kurangnya data yang akurat dan terbaru tentang masyarakat adat dan

    masyarakat hutan, dan untuk menunjukkan kebutuhan penting untuk riset lebih lanjut

    dalam arah ini. Sebagaimana telah dinyatakan FPP, kurangnya informasi andal yang

    tersediatentang masyarakat yang tergantung pada hutan, serta jumlah, sumber

    penghidupan dan kondisi mereka itu sendiri sudah merupakan sebuah gejala adanya

    marginalisasi terhadap masyarakat hutan dalam proses pengambilan keputusan tentang

    hutan.1 Selain itu, angka-angka ini telah dikompilasi dengan menggunakan sudut pandang

    kesadaran kami akan definisi masyarakat adat dan masyarakat hutan yang tidak jelas dan

    berbeda-beda satu dengan yang lain.2

    1 Colchester et al 2006 xi 2 Untuk tinjauan kritis akan tantangan-tantangan dalam menentukan jumlah masyarakat hutan, lihat Fisher et al 1997 dan SSC 2000

  • 3

    Forest Peoples Programme ingin menekankan bahwa angka perkiraan dalam laporan ini

    sama sekali tidak konklusif atau otoritatif dan selayaknya digunakan hanya sebagai

    perkiraan indikatif saja. Dalam upaya menyelesaikan kesenjangan penting dalam literatur

    tentang masyarakat hutan di seluruh dunia, laporan ini dengan demikian perlu dianggap

    sebagai bagian dari kerja yang masih terus berlangsung di mana kontribusi dan komentar

    lebih lanjut akan diterima dengan tangan terbuka.

    PENDAHULUAN

    Sangat sedikit studi yang komprehensif tentang jumlah masyarakat hutan yang telah

    dilakukan sampai hari ini. Sebuah laporan tentang masyarakat yang tergantung pada hutan

    oleh the Statistical Services Centre (SSC) Universitas Reading, yang didanai oleh

    Program Riset Kehutanan DfID tahun 20003

    mendapati bahwa sebagian besar statistik yang

    tersedia tentang jumlah masyarakat hutan kurang lebih hanya berupa terkaan ilmiah saja.

    Studi SSC menyimpulkan bahwa tidak ada sumber data regional atau internasional tentang

    masyarakat yang tergantung pada hutan yang dapat diandalkan.

    Perkiraan jumlah masyarakat hutan global berkisar dari 1 juta sampai 250 juta,4

    sampai 500 juta,

    5 sampai di atas 1 milyar.

    6 Bank Dunia memperkirakan bahwa sekitar 240 juta

    orang sebagian besar hidup dalam ekosistem hutan7

    dan bahwa secara kasar sekitar seperempat masyarakat miskin dunia dan 90% dari masyarakat termiskin amat tergantung pada hutan untuk sumber penghidupan mereka.

    8 Banyak dari masyarakat yang sangat

    miskin ini ditemukan di antara masyarakat adat pemburu-pengumpul, tuna kisma yang hidup di dalam atau berdekatan dengan hutan, dan pekerja hutan tanpa tanah.

    Menurut Komisi Dunia tentang Hutan dan Pembangunan Berkelanjutan (the World

    Commission on Forests and Sustainable Development),

    350 juta dari masyarakat termiskin dunia menggantungkan subsistensi dan kelangsungan hidup mereka nyaris sepenuhnya pada hutan. Lalu 1 miliar masyarakat miskin sekitar 20% dari populasi dunia bergantung pada bekas tanah berhutan, kebun hutan di sekitar rumah dan sistem agroforestri untuk kebutuhan utama kayu bakar, pangan dan makanan ternak. [] Masyarakat adat dan masyarakat lain yang tinggal di hutan dan menggantungkan subsistensi mereka pada hutan berjumlah sekitar 60 juta di seluruh dunia.9

    3 SSC 2000 4 Pimentel et al 1997 5 Lynch & Talbott 1995 6 Krishnaswamy & Hanson 1999 7 Bank Dunia 2003 8 Bank Dunia 2001 9 Krishnaswamy A & A Hanson 1999:14-15

  • 4

    Metodologi

    Angka-angka dalam laporan ini dikumpulkan dari sumber-sumber yang sangat beragam,

    termasuk publikasi dari berbagai badan PBB (FAO, ILO, UNEP, ECOSOC), pemerintah

    nasional, organisasi nonpemerintah nasional dan lokal/organisasi masyarakat adat, lembaga

    hak asasi manusia dan lingkungan, badan-badan hak asasi manusia regional dan karya

    akademik.

    Karena sebagian besar hutan alam dunia yang tersisa cenderung terkonsentrasi di daerah-

    daerah yang telah dan masih dimanfaatkan dan dihuni secara turun-temurun oleh masyarakat

    adat,10

    angka perkiraan populasi masyarakat adat ditabulasikan bersama jumlah masyarakat

    hutan. Istilah masyarakat hutan digunakan dalam laporan ini untuk merujuk pada

    masyarakat yang secara turun-temurun tinggal di hutan dan terutama dan secara langsung

    bergantung pada hutan untuk sumber penghidupan mereka.

    Rentang perkiraan yang ditemukan untuk tiap jumlah juga dicantumkan dalam tabel untuk

    merefleksikan variasi perkiraan yang tergantung sumber yang digunakan. Lambang di

    depan angka menunjukkan bahwa angka tersebut dikenal sebagai angka pendekatan.

    Lambang + menunjukkan bahwa angka tersebut teramat mungkin lebih besar dari

Recommended

View more >