bali post-kamis kliwon, 11 februari 2010

Click here to load reader

Post on 14-Mar-2016

439 views

Category:

Documents

30 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Bali Post-Kamis Kliwon, 11 Februari 2010

TRANSCRIPT

  • ali o tP sB PHARIAN UNTUK UMUM

    TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948

    PERINTIS: K. NADHA

    KAMIS KLIWON, 11 FEBRUARI 2010 TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

    Online :http://www.balipost.co.idhttp://www.balipost.com

    E-mail: balipost@indo.net.idHARGA LANGGANAN Rp. 60.000

    ECERAN Rp 3.000

    20 HALAMANNOMOR 172 TAHUN KE 62

    Pengemban Pengamal Pancasila

    SEJAK 1948

    Semarapura (Bali Post) -Puncak pujawali di Pura Penataran Ped,

    Nusa Penida, Klungkung berlangsung Rabu(10/2) kemarin. Ribuan umat Hindu pedektangkil pada pujawali tersebut. Upcara pujawa-li ini diawali dengan prosesi melasti.

    Pujawali jelih tersebut menggunakantingkatan upakara bebangkit pregembal. UmatHindu yang pedek tangkil mengawali persem-bahyangan di Pura Segara, dilanjutkan denganPura Taman, Pura Ratu Gde, dan terakhir diPura Penataran Ped.Hal. 19Dewa Mahadewa

    Pujawali di Pura Penataran PedMasineb Senin

    Kasus Pembobolan ATMDanamon Bantah Karyawannya Ditangkap

    Jakarta (Bali Post -PT Bank Danamon mene-

    gaskan bahwa tidak adakaryawannya yang terlibatdalam kasus pembobolanAnjungan Tunai Mandiri(ATM). Setelah melakukanpengecekan data internal da-pat kami jelaskan bahwaternyata Andri Setiawanyang dimaksud dalam lipu-tan media tidak pernah bek-erja di Danamon, baik secaralangsung ataupun melaluiperusahaan outsource, kataKepala Public Affairs BankDanamon, Zsa Zsa Yush-aryahya, di Jakarta, Rabu(10/2) kemarin.

    Zsa Zsa juga mengatakanbahwa pihaknya telah melaku-kan konfirmasi dan pengece-kan ke penyidik Badan Re-serse Kriminal (Bareskrim)

    Polri untuk mendapatkan in-formasi terkait pemberitaanmedia massa yang menyebutAndri Setiawan sebagaikaryawan Danamon.

    Setelah dicek keBareskrim, lanjutnya, tidakada Manajer Danamon yangbernama Andre Setiawanataupun Andri Setiawanyang ditangkap polisi.Dalam pemberitaan sebel-umnya Zsa Zsa menyebut-kan bahwa Andri Setiawanyang disebutkan bukankaryawan Danamon, tetapikaryawan outsource dari PTBangun Daya Insani.

    Andri ditangkap pihak ke-polisian terkait pembobolanrekening nasabah via ATMalias skimming.Hal. 19Pembobolan Rekening

    Jakarta (Bali Post) -Wakil Ketua Lembaga Perlindun-

    gan Saksi dan Korban (LPSK) non-aktif, I Ketut Sudiharsa, tidak maudisalahkan atas perannya untukmelindungi Anggoro Widjojo. Bah-kan, ia menuding Ketua LPSK, Ab-dul Haris Semendawai, ikut berper-an dan menyetujui memberikan per-lindungan kepada kakak kandungdari Anggodo Widjojo, tersangka ka-sus dugaan percobaan penyuapandan upaya merintangi penyidikanyang dilakukan KPK itu.

    Pernyataan ini disampaikanKetut Sudiharsa kepada wartawansebelum menjalni pemeriksaan digedung KPK, Jakarta, Rabu (10/2)kemarin. Tidak hanya nama Ang-goro yang akan diberikan perlindun-gan, ada pula nama Ary Muladi, Pu-tranefo A. Prayugo, Aryono, dan JoniLiando. Lima nama itu yang sayarekomendasikan untuk mendapatperlindungan dari LPSK, imbuh dia.

    Ketut Sudiharsa sempat mem-berikan surat dakwaan terhadap di-rinya dan rekannya, Myra Diarsih,

    George Soros Bertemu Boediono

    Bailout TakPerlu DilakukanJakarta (Bali Post) -

    George Soros seringmenjadi inspirasi bagiinvestor. Telaahannyasering dijadikan acuanoleh kalangan pebisnis.Hal itu pulalah yangmenjadi harapanWapres Boediono ketikabertemu pendiri OpenSociety Institute danfilantropis, Rabu ke-marin.

    Ketut Sudiharsa DidakwaTerindikasi Markus

    kepada wartawan. Surat dakwaanitu disusun Tim Penemu Fakta yangditandatangani Shindu Krishno danTeguh Soedarsono. Di dalam isi su-rat dakwaan itu, menyebutkan Wak-il Ketua LPSK I Ketut Sudiharsa dananggota LPSK Myra Diarsi ter-indikasi terlibat dalam aktivitasmakelar kasus (markus) dalam pen-anganan kasus Anggoro Widjojo.

    Sejumlah fakta yang tertulismenyebutkan data yang menjadibukti dan alasan pencopotan Ketutdan Myra dalam paripurna LPSK.Mereka terindikasi melayani per-mohonan perlindungan ter-hadap lima orang yang tengahmenjadi target KPK dalamkasus korupsi yakni Ang-goro Widjojo, Ari Muladi,Putranefo, Aryonno, danJoni Liando. Keduanyamelayani permohonanperlindungan kepadaAnggoro dkk. secaraberlebihan.Hal. 19Blangko Kosong

    Soros dikenal juga sebagaispekulan yang menyimpan danmenjual mata uang. Pada 1982,dalam waktu singkat Soros ber-hasil meraup keuntungan 1,2miliar dolar AS dalam perda-gangan mata uang poundster-ling, hingga mendapat julukanPria Yang MenghancurkanPoundsterling (The Man WhoBroke the Pound). Soros jugadianggap bertanggung jawabterhadap krisis yang melandaAsia pada 1997.

    Terkait dengan kebijakanIndonesia khususnya dalambailout, George Soros menyata-kan kebijakan bailout secaraumum tidak perlu dilakukan,jika peraturan yang ditetapkanbisa dilaksanakan dengan baik.Jika aturan perbankan di-jalankan dengan baik, makatidak perlu bailout, kata Sorosusai bertemu Boediono.

    Soros menambahkanperkembangan perekonomiansangat ditentukan oleh pasarkeuangan global. Pasar keuan-gan di mana saja, menurutnya,tetap punya potensi untuk men-imbulkan krisis. Jika regulasiitu dilaksanakan maka perban-kan akan solid, tuturnya.

    Meski demikian, Soros men-gapresiasi secara keseluruhankepada Indonesia yang telahberhasil melewati masa krisisfinansial global yang relatif ber-bahaya dibandingkan uangyang harus digunakan dalamproses itu.Hal. 19Kondisi Krisis

    Jakarta (Bali Post) -Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono mengaku

    telah berbuat salah lantaran mengantar mantan Jamin-tel Kejaksaan Agung Wisnu Subroto keluar lewat pintukhusus gedung KPK. Ferry juga mengaku tak menyadaribahwa perlakuan istimewanya itu tidak diperkenankankode etik.

    Demikian keterangan yang disampaikan Wakil KetuaKPK Haryono Umar kepada wartawan, menyusul tudin-gan telah terjadi pelanggaran kode etik KPK yang dilaku-kan Ferry Wibisono. Waktu itu, dia (Ferry-red) mengakutak sadar bahwa tidak diperkenankan mengantar saksilewat pintu samping, kata Haryono di gedung KPK, Jakar-ta, Rabu (10/2) kemarin.

    Haryono menjelaskan Pengawas Internal dan Pengadu-an Masyarakat (PIPM) KPK saat ini tengah menyelidiki kodeetik yang telah dilangggar Ferry, karena membantu Wisnuuntuk menghindar dari wartawan usai menjalani pemerik-saan kasus tersangka Anggodo Widjojo, Kamis (4/2) lalu.Kami masih menunggu hasil telaah pengawas internal.

    Dalam kronologis yang disampaikan Ferry, disebutkanbahwa mantan Jamintel Wisnu Subroto trauma denganpemberitaan media massa. Atas dasar ini, Wisnu memin-ta Ferry untuk membawanya keluar dari gedung KPKtanpa harus bertemu dengan wartawan. Atas permintaanitulah, Ferry mengajaknya melewati pintu khusus yangberada samping gedung. Ke depan ini tak akan ada lagi.Kami harapkan dalam rangka penyidikan semua diper-lakukan sama, kata Haryono.

    Menjawab pertanyaan kemungkinan Ferry akandikembalikan ke institusi kejaksaan, Haryono menjelas-kan hingga saat ini KPK belum melakukan pembahasanyang terkait sebelum menerima hasil telaah dan kesim-pulan dari bidang pengawasan internal. Tetapimasyarakat diminta untuk menunggu hingga tim inter-nal selesai membahas masalah itu. Tunggu sajaperkembangannya, imbuhnya.Hal. 19Pintu Khusus

    Istimewakan Wisnu SubrotoFerry WibisonoAkui Bersalah

    LENSA

    4KABUPATENSETELAH terkatung-katung dalam duaperiode Dewan atau sekitar sepuluh tahun,ranperda RTRW Tabanan kembali digodok.Bukan hanya dibahas seperti periodesebelumnya, sesuai aturan pusat, ranperdaini harus disahkan sebelum Juni mendatang.Dalam penggodokan ini lingkungan BatukaruPenebel dijadikan pertanian abadi.

    Jakarta (Bali Post) -Panitia Angket Kasus Bank Century DPR RI mem-

    fokuskan pendalaman pengusutan terhadap sebelas pro-fil nasabah Bank Century yang misterius. Kami men-curigai sebelas pemilik rekening yang misterius di BankCentury karena melakukan transaksi yang sangat inten-sif dan transaksi dalam jumlah sangat besar, kata ang-gota Panitia Angket Kasus Bank Century HendrawanSupratikno, Rabu (10/2) kemarin.

    Dikatakannya, kecurigaan lainnya karena sebelas pe-milik rekening itu terkesan disembunyikan oleh manaje-men Bank Century, karena tidak dilaporkan dalam re-kap nasabah, baik ke Bank Indonesia (BI) maupun keBareskrim Polri.

    Pemilik sebelas rekening misterius tersebut, kata dia,adalah perorangan, antara lain, berinisial JH, DS, danMT serta badan hukum yakni PT AJP. Kami memintakepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan PusatPelaporan dan Analisis Transkasi Keuangan (PPATK)untuk menelusuri lebih dalam profil nasabah pemilik se-belas rekening tersebut, kata anggota Fraksi PDI Per-juangan ini.

    Panitia angket masih menunggu hasil penelurusanBPK dalam beberapa hari ini sebelum membuat kesim-pulan akhir fraksi-fraksi pada pekan depan. Anggota Pan-itia Angket Kasus Bank Century dari Fraksi PKS, AndiRahmat, menambahkan transaksi dari sebelas pemilikrekening tersebut sangat intensif bisa mencapai puluhankali dalam waktu satu bulan serta transaksinya dalamjumlah sangat besar mencapai Rp 1,9 triliun. Ini jumlahyang sangat besar tetapi tidak terdeteksi BI dan Polrikarena tidak dilaporkan oleh Bank Century, katanya.

    Dikatakannya, panitia angket meminta pada BPKuntuk segera meneseluri profilnya dan memberikan datatersebut secepatnya, agar panitia angket bisa membuatkonstruksi kasus Bank Century makin detil.Hal. 19Pemilik Rekening

    Pansus FokuskanSebelas Pemilik

    Rekening Misterius

    Jakarta (Bali Post) -Terdakwa Amir Abdillah alias Jali alias

    Awan alias Fery alias Ahmad Feri Rhamdaniterancam hukuman mati. Ia didakwa terlibatkasus rencana pengeboman kediaman PresidenSusilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas In-dah, Bogor, Jawa Barat. Terdakwa berperan se-bagai kurir pengantar bahan peledak sekaligussopir dari gembong teroris Noordin M. Topdalam memantau situasi sebelum melakukanaksi pengeboman yang urung dilaksanakan itu.

    Demikian dakwaan yang disampaikan JPUTotok Bambang dalam sidang perkara terse-but yang berlangsung di PN Jakart