25209413 entity relationship diagram

Download 25209413 Entity Relationship Diagram

Post on 31-Dec-2015

24 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

makalah erd

TRANSCRIPT

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 1/19

    ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD)

    Penyusunan basis data (database) selalu didahului dengan pekerjaan pemodelan data. ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak. Model

    data E-R (Entity Relationship) didasarkan pada persepsi terhadap dunia nyata yang tersusun atas kumpulan objek-objek dasar yang disebut entitas dan relasi.

    Diagram hubungan entitas (model E-R) tidak menyatakan bagaimana memanfaatkan data, membuat data, menghapus data dan mengubah data.

    Elemen-elemen ERD: 1. Entity (Entitas)

    Entity (entitas) adalah sesuatu apa saja yang ada di dalam sistem, nyata maupun abstrak di mana data tersimpan atau di mana terdapat data.

    Entitas diberi nama dengan kata benda dan dapat dikelompokkan dalam 4 (empat) kelas, yaitu: role (peran), events (kejadian), locations (lokasi), tangible things / concepts (sesuatu yang tidak nyata / konsep). Contoh: pegawai, pembelian, kampus, buku, pembayaran. Contoh

    detil dari suatu entity (entitas) disebut instance. Contoh: pegawai bernama Dodo, Noni, Citra, dll

    2. Relationship Relationship adalah hubungan alamiah yang terjadi antara entitas. Contohnya: Entitas Mahasiswa dengan NIM = 14534 dan NamaMhs = Dodo yang mempunyai relasi dengan Entitas Kuliah dengan KodeKul = SI-140 dan NamaMK = Basis Data, sehingga struktur data dari Relasi ini bahwa mahasiswa tersebut mengambil mata kuliah pada suatu perguruan tinggi. Hubungan antara entitas akan menyangkut dua komponen yang menyatakan jalinan ikatan yang

    terjadi, yaitu: derajat (kardinalitas) dan partisipasi hubungan.

    3. Atribut Deskripsi kelompok data yang mempunyai karakteristik yang sama (data yang mendeksripsikan entity dan relationship), merupakan field yang akan disimpan.

    Notasi Entity Relationship

    Notasi Deskripsi

    Entitas

    Entity Set

    Relasi

    Relationship set

    Penghubung atribut dengan

    entitas dan relasi dengan entitas

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 2/19

    Attribute

    Attribute

    Attribute

    Key Attribute

    Attribute

    Derived Attribute (atribut turunan)

    Attribute

    Multi-value Attribute

    Attribute

    Attribute Attribute

    Composite Attribute

    Attribute

    Identifier Attribute (pada weak entity)

    Entitas

    Weak Entity Set

    Relasi

    Relationship Set Weak Entity

    Contoh:

    Mahasiswa mengambilMata

    Kuliah

    NIM

    Nama

    Alamat

    Jalan Kota KodePos

    TgLhr

    Umur

    Hobbi

    KdMKNmMK

    SKS

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 3/19

    KARDINALITAS & PARTISIPASI

    1. Cardinality (kardinalitas) menyatakan jumlah anggota entitas yang terlibat di dalam relasi yang terjadi. Dalam hal ini relasi yang terjadi akan membentuk relasi hubungan (relationship instances). Contoh:

    Seorang dosen paling banyak mengepalai satu jurusan, tetapi ada dosen yang tidak menjadi ketua jurusan relasi one to one (relasi 1:1)

    Seorang dosen bisa menerima honor beberapa kali, tetapi mungkin juga tidak menerima honor jika ia tidak mengajar relasi one to many (relasi 1:M)

    Seorang customer dapat membeli beberapa barang dan sebuah barang dapat dibeli oleh beberapa customer relasi many to many (relasi M:N)

    Pasangan antara anggota entitas A dan B dapat dilakukan sesuai dengan derajat hubungannya, yaitu relasi 1:1, 1:M atau relasi M:N

    A. Derajat hubungan 1:1

    Derajat hubungan 1:1 terjadi bila setiap anggota entitas A hanya boleh berpasangan dengan satu anggota dari entitas B, dan sebaliknya tiap anggota entitas B hanya boleh berpasangan

    dengan satu anggota dari entitas A.

    A berpasangan B1 1

    a1

    a2

    b1

    a5

    a4

    a3

    b5

    b4

    b3

    b2

    E-R diagram antara entitas A dan B dengan derajat hubungan 1:1 dilukiskan dengan

    mencantumkan pada garis hubungan. Sedangkan instance hubungan antar anggota entitas yang terjadi adalah pasangan a2 b1, a3 b2 dan a4 b5. Sedangkan a1, a5, b3 dan b4 masing-masing tidak mempunyai pasangan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa derajat hubungan

    1:1 mencakup juga 1:0 dan 0:1

    B. Derajat hubungan 1: M

    Derajat hubungan ini terjadi bila tiap anggota entitas A boleh berpasangan dengan lebih dari satu anggota entitas B. Sebaliknya tiap anggota entitas B hanya boleh berpasangan dengan satu anggota entitas A.

    A berpasangan B1 m

    a1

    a2

    b1

    a5

    a4

    a3

    b5

    b4

    b3

    b2

    a6 b6

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 4/19

    C.Derajat hubungan M : N

    Derajat hubungan antar entitas m:n terjadi bila tiap anggota entitas A dapat berpasangan dengan lebih dari satu anggota entitas B. Sebaliknya setiap anggota entitas B juga dapat

    berpasangan dengan lebih dari satu anggota entitas A.

    A berpasangan Bm n

    a1

    a2

    b1

    a5

    a4

    a3

    b5

    b4

    b3

    b2

    a6 b6

    2. Partisipasi hubungan (participation) menyatakan sifat keterlibatan tiap anggota entitas dalam relasi terjadinya hubungan. Partisipasi atau keterlibatan tiap anggota entitas dalam

    membentuk instance hubungan dapat bersifat wajib (mandatory) dan tidak wajib (non mandatory). Dalam pemodelan data, interpretasi jenis partisipasi hubungan dituliskan dalam aturan data. Contoh misal hubungan antara entitas DOSEN dan MATA KULIAH (MK) dengan

    aturan data sebagai berikut: Setiap dosen harus mengajar satu mata kuliah. Tiap mata kuliah harus diajarkan oleh

    seorang dosen.

    Diagram instance hubungan antar entitas DOSEN dan MK berdasarkan aturan di atas dapat

    dilukiskan seperti:

    Amin

    Budi

    Basis Data

    Jono

    Adi

    Maria

    Riset & Operasi

    Sistem Operasi

    Struktur Data

    Algoritma

    Dari diagram di atas dapat dilihat bahwa derajat hubungan antar entitas DOSEN dan MK adalah 1:1. Sedang partisipasi tiap anggota entitas dalam hubungan adalah wajib, baik untuk

    anggota entitas DOSEN ataupun entitas MK. Gambar digaram E-R nya:

    DOSEN mengajar MK1..1 1..1

    atau

    DOSEN mengajar MK

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 5/19

    Setiap dosen harus mengajar satu mata kuliah. Tiap mata kuliah mungkin diajarkan oleh seorang dosen dan mungkin belum ada yang mengajar.

    DOSEN mengajar MK

    atau

    DOSEN mengajar MK0..1 1..1

    Seorang dosen harus boleh mengajar satu mata kuliah dan seorang dosen boleh tidak mengajar. Tiap mata kuliah harus diajarkan oleh seorang dosen.

    DOSEN mengajar MK1..1 0..1

    atau

    DOSEN mengajar MK

    Seorang dosen hanya boleh mengajar satu mata kuliah dan boleh tidak mengajar. Tiap mata kuliah hanya boleh diajarkan oleh seorang dosen dan mungkin belum ada yang mengajar.

    DOSEN mengajar MK

    atau

    DOSEN mengajar MK0..10..1

  • Pengantar Basis Data

    by Paramita Mayadewi Hal. 6/19

    MEMBANGUN DIAGRAM ERD Entity Relationship Diagram merupakan suatu alat utama pemodelan data dan membantu menggambarkan data ke dalam entitas dan hubungan antar entitas. Proses ini telah terbukti memungkinkan seorang analis untuk menghasilkan suatu struktur database yang baik, sehingga data dapat disimpan dan dimunculkan kembali secara efisien.

    Cara membuat atau mendesign Entity Relationship Diagram:

    1. Identifikasi Entitas Identifikasi peran, kejadian/kegiatan, lokasi, hal

    abstrak/konsep yang datanya disimpan oleh end-user

    2. Tentukan Relationship Tentukan hubungan antara sepasang entitas

    menggunakan relationship matriks.

    3. Gambar KASAR ERD Gambarkan entitas-entitas dan relationship diantara entitas untuk menghubungkannya.

    4. Tentukan kardinalitas Tentukan kardinalitas (pemunculan sutau entitas di entitas lainnya yang berhubungan)

    5. Tentukan Primary Key Identifikasi atribut data yang secara unik mengidentifikasi setiap entitas

    6. Gambar ERD berdasar atribut kunci

    Sertakan primary key di setiap entitas

    7. Identifikasi atribut lainnya Kumpulkan informasi detil yang penting dalam sistem yang sedang di kembangkan.

    8. Petakan atribut Untuk setiap atribut, letakkan dalam satu entitas yang tepat. Cari juga atribut yang ada dalam relationship.

    9. Gambarkan ERD lengkap dengan atribut

    Sesuaikan ERD hasil langkah 6 dengan entitas atau relationship hasil langkah 8

    10. Periksa hasil Apakah Entity Relationship Diagram akhir telah secara tepat mencerminkan data sistem ?

    Contoh Kasus:

    Sebuah perusahaan memiliki beberapa departemen. Setiap departemen terdiri dari seorang supervisor dan paling sedikit satu orang pegawai.

    Pegawai dapat bekerja paling tidak di satu departemen, tapi mungkin juga lebih dari satu departemen. Sedikitnya satu orang pegawai diikutsertakan dalam sebuah proyek, seorang pegawai mungkin berlibur

    dan tidak diikutsertakan dalam proyek apapun. Field data yang penting adalah nama departemen, proyek, supervisor, dan pegawai, serta no.supervisor, no.pegawai, dan no.proyek sebagai key.

    Langkah penciptaan ERD:

    1. Identifikasi Entitas

    Entitas dalam sistem ini adalah Departemen, Pegawai, Supervisor dan Proyek. Seseorang mungkin saja membuat Pe

Recommended

View more >