williem angga - oma liza malassan

Download Williem Angga - Oma Liza Malassan

If you can't read please download the document

Post on 14-Jul-2016

221 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

a sdsdasdasd

TRANSCRIPT

PRESENTASI KASUS UJIAN GERIATRIFakultas Kedokteran Universitas TarumanagaraPanti Sasana Tresna Werdha - CibuburI. IDENTITASNama lengkap: Oma Liza malassanJenis kelamin : PerempuanTempat/tanggal lahir: Jakarta, 4 April 1932Usia: 83 tahunAlamat: Kompleks Dep. Kes. RI B7 no.14, Sunter Jaya. JakartaUtara.Agama: IslamSuku bangsa:Jawa padangPendidikan terakhir: Akademi Dinas Luar Negeri (ADLN)Pekerjaan terakhir: Kedutaan Besar RI (Slovakia)Status perkawinan: Menikah (janda)Tanggal masuk STW: 15 Agustus 1998

II. RIWAYAT MEDISAutoanamnesa dan alloanamesa (7 Maret 2016)A. Keluhan Utama: Kedua lutut terasa sakit Keluhan tambahan: Mata kanan terasa berpasir dan gatal, badan terasa lemas dan kurang bersemangat disertai dengan keluhan pinggang pasien sakit.B. Riwayat Penyakit SekarangPasien mengeluh kedua lutut terasa sakit jika berjalan terutama pada lutut kanan. Sakit tersebut menjalar sampai ke kaki kanan, kadang disertai rasa kesemutan jika pasien berdisi lama. Awalnya keluhan tidak seperti ini, pasien masih dapat berjalan dan berdiri lama, namun sejak 2 tahun belakangan ini pasien merasakan semakin lama semakin sakit. Pasien juga mengatakan terkadang kedua lutut bengkak jika pasien berjalan lama terutama pada saat sore hari, terkadang terdengan bunyi krek. Kedua lutut terasa kaku pada pagi hari namun kurang dari 30 menit. Terkadang betis kiri terasa seperti ditarik ketika os berjalan. Keluhan ini membuat os susah berjalan, jika berjalan menggunakan alat bantu four wheel chair maupun tongkat. Pasien mengeluh mata kanan pasien terasa gatal dan sedikit sakit, rasa seperi ada yang mengganjal dan berpasir, kurang enak, jika melihat seperti ada bayangan bayangan. Hal ini dirasakan setelah Pasien melakukan operasi katarak tanggal 12 Januari 2016 di RS Pasar Rebo pada mata kanan, namun atas pertimbangan dokter mata kanan pasien belum dipasang IOL. Keluhan seperti belekan disangkal. Mata kiri pasien telah dilakukan operasi katarak pada tahun 2012 dan sekarang tidak ada keluhan pada mata kiri. Pinggang pasien terkadang dirasakan nyeri, terutama jika pasien berjalan, jika pasien beristirahat nyerinya akan hilang. Pasien sudah mengenakan alat bantupenyangga sejenis korset lumbal agar tidak sakit, akan tetapi pasien jarang menggunakanya dengan alasan repot jika ingin fisiotheraphy karena harus di lepas lalu dipasang kembali.Pasien juga merasa terkadang betis kiri pasien sakit serasa ditarik, terutama jika pasien berjalan hal tersebut merupakan salah satu alasan pasien menggunakan alat bantu untuk berjalan.Sekitar 2 bulan terakhir pasien mengeluh badan kurang bertenaga, sehari hari lemas dan kurang bersemangat beraktivitas.Pasien mengatakan bahwa dirinya mengidap Anemia dikarenakan penyakit ginjal yang dideritanya dari tahun 2007. Awalnya pasien tidak mengetahui kondisi tersebut. Namun ketika dilakukan pemeriksaan darah dan USG, pasien baru mengetahui bahwa ada nephritis kronis bilateral dan cystitis dari hasil USG ginjal. Awalnya hal tersebut dilakukan pasien akibat ureum dan kreatinin pasien yang selalu tinggi. Pasien tidak mengeluh apa pun saat itu. Sampai saat ini ureum dan kreatinin pasien masih diatas normal.Pasien memiliki darah tinggi yang sampai sekarang masi diderita dan masih mengkonsumsi obat.Pasien sangat mandiri dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Pasien pernah mengeluh tentang tetangganya di STW yang suka berkelahi, dan ada tetangga pasien yang selalu menbuat kebisingan, menurut pasien hal tersebut menggangu ketenangannya. Saat ini pasien mengkonsumsi obat :Konsul spesialis penyakit dalam : Bisoprolol 5mg 1x1 tab pc Valsartan 80mg 1x1/2 tab pc Simvastatin 10mg 1x1 tab malam hariKonsul spesialis mata : Cendo Vitrolenta e.d 4x2 OD Cendo Timol 0.5% e.d 2x2 ODTerapi lainnya : Daily Vit 1x1 caps pc Vit B12+C 1x1 tab pc Aminoral 3x1 kaplet pc

C. Riwayat Penyakit Dahulu Malaria Tropika Dyslipidemia Asam urat TIA pada tahun 1998 Cystitis Nephritis kronis bilateral Post op. Katarak senilisocular sinistra ( operasi maret 2012) Post op. Cholelithiasis ( operasi 1976 )

D. Riwayat Penyakit Dalam KeluargaDiabetes Melitus: disangkalHipertensi: didapatkan (ayah)Sakit jantung : didapatkan (ayah)Sakit ginjal : disangkalAsma : disangkalHiperuricemia : disangkalHiperlipidemia : disangkalCancer: didapatkan (anak pasien)

F. Riwayat MakanOm memiliki nafsu makan baik walaupun oma selalu mengeluh mengenai makanan yang disediakan, 3x sehari, porsi cukup dan teratur. Biasanya hanya mengkonsumsi makanan yang disediakan dari STW. Oma makan pagi pada pukul 06.30, makan siang pk 12.00 dan makan sore pk 18.00. Oma juga makan snack yang diberikan dari STW dan mempunyai beberapa cemilan di kamarnya. Oma mengaku mengetahui memiliki penyakit darah tinggi dan kolestrol dan oma sudah mengikuti anjuran untuk mengurangi makanan dengan kadar garam tinggi, santan, gorengan dan sebagainya namun oma megatakan bahwa makanan yang diberikan dari STW sering gorengan.Untuk minum, oma mengakui jarang mengkonsumsi air putih, hanya3-4 gelas ukuran 300 cc per hari.

G. Riwayat BAKOma mengaku BAK lancar, warna kuning jernih, BAK hampir setiap jam, BAK padamalam hari sekarang ini sudah jarang (1-2x). Darah (-), nyeri waktu berkemih (-), rasa tidak tuntas saat berkemih (-).H. Riwayat BABOma mengaku BAB teratur, minimal 1 hari sekali, warna coklat kehitaman, konsistensi lunak, nyeri (-), darah segar(-), lendir (-).

III. Riwayat Kehidupan Pribadi1. Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak-kanak dan remajaPasien adalah seorang wanita berusia 83 tahun, lahir di Jakarta tanggal 4 April 1932, suku bangsa Jawa padang dan berstatus janda. Pasien adalah anak ke-1 dari 5bersaudara. Pasien bersekolah SD dan SMP di Palembang, SMA di budi utomo jakarta, lalu berkuliah di Akademi Dinas Luar Nergeri. Pasien menikah tahun 1959 dengan seorang laki-laki yang DR. Syahrul Malasan, merupakan seorang dokter ahli gizi lulusan Universitas Toronto. Pada tahun 2006 suami pasien meninggal dunia di STW pada usia 78 tahun,akibat sakit gagal ginjal.Oma L masuk STW pada tahun 1994 karena suami pasien ingin tinggal di STW membantu werda yang berada di STW. Pada tahun 1995 pasien ditugaskan ke batislava, basolavia untuk menjadi Kedutaan Besar RI selama 3 tahun. Tahun 1998 pasien masuk kembali ke STW.Oma L tinggal di STW bersama dengan adik perempuannya. Oma L merasa senang di STW.Pasien dikaruniai 5 anak, saat ini salah dua anak pasien meninggal dunia. Menurut pengakuan pasien masuk STW selain atas keinginan suaminya, juga karena pasien ingin hidup tenang, dan bisa sehat secara jasmani maupun rohani. Biaya hidup pasien ditanggung oleh anak-anaknya dan pensiun janda.Selama tinggal di STW pasien dapat membina hubungan baik dengan sesama penghuni dan perawat meskipun ada beberapa tetangga yang kurang disukai oma, namun oma dapat beradaptasi dengan tetangga sekitar.Anak Oma L terutama yang nomor 4 sering menjenguk oma, biasanya 3-4 hari sekali. Oma masih aktif mengikuti kegiatan senam bermain musik, scrabble, tadarusan, dan segala kegiatan yang diadakan oleh STW.2. Riwayat PendidikanOma L mengeyam pendidikan SD dan SMP di Palembang, dan pendidikan SMA di SMA Budi Utomo. Masa masa sekolah oma dilalui dengan sangat menyenangkan dan tanpa tekanan. Semasa sekolah oma pun rajin mengikuti kegiatan atletik. Jakarta. Awalnya setelah lulus SMA, Oma L ingin menjadi pramugari karena Oma ingin pergi keluar negeri, namun keinginan tersebut ditolak oleh kedua orang tuanya dengan alasan pergaulan yang tidak baik.Oma L sempat kecewa dan kesal karena tidak diijinkan orang tuanya. Namun ketika ada lowongan di Akademi Dinas Luar Negeri, Oma L mendaftar dan diterima.Oma L sangat senang dengan hal tersebut karena oma L dapat berpergian ke luar negeri juga.

3. Riwayat masa dewasaa. Riwayat PekerjaanOma Lbekerja di Departemen Luar Negeri dan pernah mendapatkan penempatan kerja di Ottawa Canada selama 2 tahun, sempat bekerja di Kedutaan Besar Indonesia di Slovakia (pecahan dari negara Cekos Slovakia). Oma mengatakan sangat menyukai pekerjaan ini, karena oma telah berusaha sebaik mungkin sehingga oma mendapatkan penempatan kerja. Oma L juga bekerja sebagai Ibu rumah tangga.b. Riwayat PerkawinanOma L menikah dengan suaminya pada tahun 1959dan memiliki 5 anak kandung. 2 anak oma meninggal dunia, akibat retardasi mental dan kanker paru.Anak pertama dan ketiga oma meninggal, oma merasa sangat sedih dengan meninggalnya anak pertama dan kedua namun tidak membiarkan diri berlarut larut dalam kesedihan, oma beranggapan kalau itu sudah kehendak yang maha kuasa, dan menerima dengan lapang dada.Suami oma meninggal dunia pada tahun 2006. Selepas meninggalnya suami oma, pada awalnya oma merasakan sedih yang mendalam, tapi pada akhirnya oma mengaku menerima nya dengan lapang dada, dan menjalani kehidupanya seperti biasanyac. Riwayat KeluargaOma Ladalah anak ke-1 dari 5 bersaudara. Saudara ke 5 sudah meninggal pada tahun 2013.d. Riwayat Kehidupan SosialPada tahun 1998 Oma L masuk kembali ke STW bersama suaminya. Sebelumnya pada tahun 1995 pasien meninggalkan Sasana Tresna Werda Karya Bakti RIA pembangunan untuk di tugaskan di Kedutaan Besar RI di batislava, basolavia, selama 3 tahun. Oma L dan suami sudah berencana untuk kembali ke Sasana Tresna Werda Karya Bakti RIA pembangunan untuk membantu para penghuni yang lain, dengan ilmu yang mereka punya dan tenaga yang masih ada. Selama tinggal di STW pasien dapat membina hubungan baik dengan sesama penghuni dan perawat. Anak pasien menjenguk pasien setiap bulannya. Pasien masih aktif mengikuti kegiatan senam, bermain music angklung, pengajian yang diadakan oleh STW.Pasien biasanya mengisi waktu sehari-hari dengan kegiatan yang diadakan di STW, menonton tv, bermain scrabbble dan tiduran di dalam kamar. Pasien sering mengeluh dengan penghuni lainyang menurut pasien tidak seharusnya tindakan mereka seperti itu. e. Riwayat AgamaOma Lberagama Islam. Sejak kecil Oma L rajin beribadah, sering shalat dan membaca Al-Quran