wawancara petani cabai

Download Wawancara Petani Cabai

Post on 19-Feb-2018

221 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    1/28

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang

    Dalam suatu usaha pertanian, pasti tidak terlepas dari adanya perlindungan tanaman

    dimana penerapan perlindungan tanaman ini memiliki tujuan untuk menjaga kuantitas,

    kualitas, kontinuitas hasil, dan efisiensi produksi suatu hasil produksi pertanian. Maka dari

    itu, penerapan perlindungan tanaman juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh

    terhadap komponen hasil suatu produk pertanian.

    Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka konsep perlindungan tanaman

    terhadap suatu organisme pengganggu tanaman harus semakin berkembang pula dengan

    diiringi adanya perkembangan teknologi. Seiring berkembangnya teknologi, perlindungan

    terhadap tanaman juga semakin maju.

    Pelaksanaan program pengendalian hama terpadu (Integreted Pest Management)

    merupakan langkah yang sangat strategis dalam kerangka tuntutan masyarakat dunia terhadap

    berbagai produk yang aman dikonsumsi, menjaga kelestarian lingkungan, serta pengelolaan

    sumberdaya alam yang berkelanjutan yang memberikan manfaat antar waktu dan antar

    generasi. Salah satu pertimbangan dasar, pentingnya melakukan introduksi teknologi PH,

    adalah adanya pergeseran strategi pembangunan dari pendekatan pertumbuhan, top down, dan

    bersifat jangka pendek (pola pembangunan kon!ensional) ke arah pendekatan pembangunan

    pemerataan, partisipatif, jangka panjang dan berkelanjutan yang disebut pola pembangunan

    berkelanjutan

    1.2. Rumusan Masalah

    ". #agaimana analisis agroekosistem pertanaman $abai pada lahan petani%

    &. #agaimana identifikasi hama dan penyakit utama tanaman $abai%

    '. #agaimana hubungan antara faktor lingkungan dan dinamika populasi hama dan

    penyakit utama tanaman $abai%

    . #agaimana e!aluasi teknik pengendalian yang dilakukan oleh petani%

    . #agaimana ran$angan pengendalian hama terpadu yang dapat diterapkan untuk

    memberantas hama pada tanaman $abai%

    1.3. Tujuan Praktkum

    1

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    2/28

    ujuan dari dibuatnya makalah ini yaitu untuk*

    1. Mengetahui +P+P yang menyerang tanaman $abai.

    2. Mengetahui $ara pengendalian +P tanaman $abai yang dilakukan oleh petani.

    3. Mengetahui $ara pengendalian +P se$ara terpadu pada tanaman $abai.

    2

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    3/28

    BAB II

    TIN!AUAN PU"TA#A

    2.1. Pengen$alan Hama Ter%a$u

    Pengendalian hama terpadu didefinisikan sebagai $ara pendekatan atau $ara berfikir

    tentang pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (+P) yang didasarkan pada

    pertimbangan ekologi dan efisiensi ekonomi dalam rangka pengelolaan agroekosistem yang

    berwawasan lingkungan berkelanjutan (-unawan, &"&). /onsep pengendalian hama se$ara

    terpadu ini mun$ul dikarenakan adanya e!aluasi terhadap pengendalian hama se$ara

    kon!ensional yang lebih menekankan terhadap penggunaan pestisida dimana penggunaan

    pestisida ini dapat mengakibatkan banyaknya residu kimia yang terkandung di dalam hasil

    produksi tanaman dan tanah tempat tanaman tersebut tumbuh dan mengakibatkan banyak

    dampak negatif yang merugikan baik dari segi ekonomi, kesehatan, maupun lingkungan

    dimana penggunaan pestisida ini biasanya digunakan se$ara tidak tepat dan berlebihan.

    /arena adanya penggunaan pestisida yang berlebihan tersebut, maka tidak menunjukkan

    adanya peningkatan hasilhasil produksi yang dikarenakan hama dan penyakit justru menjadi

    lebih resisten tehadap penggunaan obatobatan tesebut.

    Pengendalian hama terpadu (PH) merupakan suatu konsep mengenai pengendalian

    organisme pengganggu tanaman yang menggunakan pendekatan ekologi dan bersifat

    multidisiplin untuk mengendalikan populasi hama dan penyakit dengan jalan memanfaatkan

    beraneka ragam teknik pengendalian yag berkesinambungan dalam suatu kesatuan

    pengendalian. /arena PH ini merupakan suatu sistem yang berdasarkan tas pendekatan

    ekologi, maka pengetahuan mengenai biologi dan ekologi hama penyakit menjadi sangat

    penting diketahui.

    Sistem pengendalian hama terpadu (PH) merupakan kebijakan pemerintah dalam

    program perlidungan tanaman di 0ndonesia. /ebijakan pemerintah ini se$ara resmi ter$antum

    pada 0npres 1o. ' ahun "232, 44 1o. "& tahun "22& tentang Sistem #udidaya anaman dan

    PP 1o. 5 tahun "22 tentang perlindungan tanaman. Menurut 44 1o. "& dan PP 1o.5,

    pengendalian +P dilaksanakan dengan jalan memadukan dua atau lebih teknik pengendalian

    yang dikembangkan sebagai satu kesatuan tindakan, baik dalam rangka pen$egahan maupundalam rangka penanggulangan.

    3

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    4/28

    Sasaran PH yaitu untuk menghasilkan produkti!itas tanaman yang baik,

    meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan petani, mengurangi dampak merugikan dari

    adnya populasi +P, dan mengurangi pen$emaran lingkungan karena adanya penggunaan

    pestisida. Strategi PH adalah memadukan semua teknik atau metode pengendalian +P

    yang kompatibel, antara lain yaitu pemanfaatan musuh alami, pengelolaan ekosistem melalui

    budidaya tanaman sehat, pengendalian fisik dan mekanis, serta penggunaan pestisida se$ara

    bijaksana.

    erdapat empat prinsip konsep PH terutama pada tanaman hortikultura sayuran

    yaitu*

    ". #udidaya tanaman sehat

    anaman yang sehat sangat penting untuk dapat dibudidayakan lebih luas. Hal itu

    dilakukan untuk membuat tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

    +leh karena itu, adanya ketelitian dalam pemillihan !arietas, kegiatan penyemin,

    pemeliharaan tanaman, sampai dengan penanganan pas$apanen suatu produk tanaman

    menjadi sangat penting agar didapat tanaman yang memiliki hasil tinggi.

    &. Pemanfaatan musuh alami

    Dengan adanya musuh alami bagi organisme pengganggu tanaman, maka

    populasi hama dapat ditekan namun tetap menjaga keseimbangan di dalam

    agroekosistem dimana hama mati karena dimakan oleh musuh laminya, bukan karena

    pestisida atau yang lainnya.

    '. Pengamatan rutin atau pemantauan

    Pengamatan rutin terhadap suatu agroekosistem juga diperlukan. Hal ini

    dilakukan karena agroekosistem bersifat dinamis yang di dalmnya selalu berubahubah.

    Maka perlu dilakukannya pemantauan se$ara rutin sehingga dasar tindakan untuk

    mengendalikan hama pun diketahui.

    . Petani sebagai ahli PH

    Penerapan PH harus disesuaikan dengan keadaan ekosistem setempat dimanakeadaan ekosistem setempat ini hanya akan diketahui oleh petani sendiri. agar petani

    mampu menerapkan konsep PH, maka diperlukan usaha pemasyarakatan PH melalui

    pelatihanpelatihan terhadap petani setempat.

    2.2. Deskr%s Tanaman &a'a

    4

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    5/28

    anaman $abai merupakan tanaman yang berasal dari Meksiko, dan menyebar di

    negaranegara sekitarnya di 6merika Selatan dan 6merika engah pada sekitar abad ke"3.

    Dari benua 6merika kemudian menyebar ke benua 7ropa pada sekitar abad ke". /ini

    tanamn $abai sudah menyebar ke berbagai negara tropis terutama di benua 6sia dan 6frika.

    #erikut klasifikasi tanaman $abai*

    /ingdom* Plantae

    Di!isi* Magnoliophyta

    8lassis* Magnoliopida

    +rdo* Solanales

    9amilia* Solana$eae

    -enus* 8apsi$um

    Spe$ies* Capsicum annum:.

    anaman $abai merupakan tanaman yang berbentuk perdu dengan ketinggian

    men$apai ",& meter dengan lebar tajuk tanaman dapat men$apai ",& meter. Daun pada

    tanaman $abai umumnya berwarna hijau $erah pada saat tanaman masih muda dan akan

    berubah menjadi hijau gelap apabila daun tanaman $abai sudah tua. Daun pada taaman $abai

    merupakan daun yang menyirip dengan bentuk daun umumnya berbentuk bulat telur, lonjong,

    o!al dengan ujung run$ing. #unga pada tanaman $abai umumnya berbentuk terompet, dan

    merupakan bunga sempurna, berwarna putih bersih, namun entuk buah $abai akan berbeda

    beda bergantung pada !arietasnya. #uah pada tanaman $abai berbentuk bulat panjang,

    memiliki &' ruang yang berbiiji banyak. #uah yang telah tua (matang) pada umumnya

    berwarna kuning sampai dengan merah dengan aroma yang khas sesuai dengan !rietasnya

    pula. #iji pada tanaman $abai memiliki ukuran yang ke$il, berbentuk bulat pipih seperti

    ginjal, dan berwarna kuning ke$oklatan.

    8abai merupakan tanaman yang termasuk ke dalam keluarga Solanaceae. Dalam

    buah $abai sendiri terdapat senyawa yang ernama capsicin, capsicol dan capsaicinoids.

    anaman $abai dapat tumbuh di ketinggian tempat rendah sampai dengan tinggi, bergantung

    pada !arietasnya. 1amun kebanyakan $abai dapat tumbuh di dataran tinggi yaitu ""&

    meter di atas permukaan air laut. Suhu yang baik untuk pertumbuhan tanaman $abai yaitu

    5

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    6/28

    berkisar antara &"8 sampai dengan &38 dimana apabila suhu udara terlalu tinggi, maka

    buah yang dihasilkan akan lebih sedikit. pH yang baik bagi tanman $abai yaitu berkisar

    antara ,; dengan tekstur tanah yang remah. Se$ara umum, tanaman $abai dapat tumbuh

    dengan baik pada lahan basah (sawah) dan lahan kering (tegalan). #uah $abai juga memiliki

    $ukup banyak kandungan gi

  • 7/23/2019 Wawancara Petani Cabai

    7/28

    sehingga menimbulkan jelaga hitam pada bagian permukaan daun. Hama ini dapat

    dikendalian dengan $ara menyemprotkan pestisida yang mengandung fipronil atau

    diafenthiuron pada waktu sore hari.

    d. :alat buah

    Serangan lalat buah pada tanaman $abai dapat menyebabkan buah menjadi r

Recommended

View more >