ustek - gis pdpjg.doc

Download USTEK - GIS PdPjg.doc

Post on 11-Aug-2015

231 views

Category:

Documents

22 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG Kota Padang Panjang dengan luas lebih kurang 23 kilometer persegi merupakan suatu daerah yang terletak pada ketinggian 650-850 meter di atas permukaan laut dengan kondisi topografi bergelombang. alamnya. Roda perekonomian masyarakat Kota Padang Panjang terutama disandarkan kepada sektor perdagangan, pertanian, peternakan dan pariwisata. Hasil alam yang ada di Kota Padang Panjang dainataranya adalah kapur yang memberi manfaat terhadap perkembangan industri. Selain itu, Kota Padang Panjang juga terkenal sebagai kota Pendidikan, terutama pondok pesantrennya. Di Kota ini setidaknya terdapat empat pondok pesantren ternama yaitu Serambi Mekkah, Thawalib Putri, Diniyah Putri, dan Kauman Muhammadiyah. Mekkah. Potensi yang dimiliki oleh Kota Padang Panjang sebagaimana yang digambarkan di atas tentu membutuhkan suatu sistem informasi yang baik, sehingga dapat diakses dengan cepat tanpa melibatkan banyak pihak agar keputusan terhadap perencanaan dan pengelolaan pembangunan dapat dilakukan lebih cepat, tepat dan terarah. Perkembangan teknologi informasi dan teknologi digital yang begitu pesat sekarang ini dapat dimanfaatkan bagi perencanaan dan pengelolaan pembangunan. Teknologi digital ini Dengan berlatar pendidikan Islam yang termasyhur itu, Kota Padang Panjang pun dijuluki Kota Serambi Kondisi ini membuat Kota Padang Panjang sangat terkenal akan kebersihan, kesejukan dan keindahan

(komputerisasi) diharapkan mampu menyimpan, memproses, meng-update, menyajikan serta menganalisa data secara cepat, efektif dan efisien. Permasalahan yang kompleks dapat diselesaikan dengan mudah dengan membuat model-model yang telah diformulasikan. Kompleknya permasalahan yang disebabkan oleh berbagai kegiatan yang saling berkaitan dan makin banyaknya faktor yang perlu dipertimbangkan, membutuhkan penangan masalah secara efektif dan efisien. Dalam kondisi yang demikian, tentunya diperlukan alat dan metoda atau model yang akan digunakan untuk memecahkan masalah sehingga dicapai hasil yang yang optimal. Dalam konteks perencanaan dan pengelolaan wilayah selalu berhadapan dengan permasalahan yang kompleks,

basisdata dan informasi menjadi sangat penting yang perlu diolah dan dianalisa secara cepat. Berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 80 sampai 90 % informasi yang dibutuhkan dalam perencanaan dan pengelolaan wilayah (perkotaan/kabupaten, propinsi) adalah informasi yang terkait atau mengacu pada ruang/lokasi (data geografis), seperti informasi tentang kawasan (zoning), jalan, bangunan/perumahan, fasilitas perkantoran, fasilitas pendidikan, hutan, pariwisata, sumber daya alam, dlsb. Begitu pentingnya faktor keruangan di dalam setiap aktivitas pembangunan, maka perencanaan dan pengelolaan harus selalu didukung oleh tersedianya informasi keruangan yang rinci, akurat dan mutakhir. Data ruang mentah perlu diolah secara cepat dan efektif menjadi satu bentuk informasi. Selanjutnya penanganan dan sajian informasi keruangan tersebutlah yang diperlukan sebagai bahan pertimbangan atau dasar pemikiran untuk perencanaan dan pengambilan keputusan.

Penggabungan ilmu keruangan (geografi) dan ilmu srta teknologi komputer yang kurun belakangan ini makin berkembang pesat, telah melahirkan satu bidang kajian sistem informasi bereferensi keruangan yang disebut dengan Sistem Informasi Geografis atau lebih dikenal dengan Geographic Information System (GIS). Dalam beberapa tahun terakhir ini, berbagai produk aplikasi GIS telah banyak membantu pengelolalaan dan pemanipulasian data spasial dan non spasial. Hal ini dapat menjadi suatu perhatian bahwa tidak dapat diragukan lagi bahwa aplikasi GIS membuat kontribusi yang berarti dalam memfasilitasi penyediaan, penggabungan (integrasi) dan penyajian (presentasi) informasi. GIS merupakan suatu alat yang ampuh dalam penyediaan informasi bereferensi geografis untuk mendukung analisis dan pengambilan keputusan berbagai sektor kegiatan dan pengelolaan lingkungan. Pembangunan suatu sistem informasi geografis harus benarbenar disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna. Walaupun pada saat ini telah tersedia banyak software khusus mengenai SIG, pemahaman terhadap pengoperasian software ini membutuhkan waktu dan latihan secara kontinu. Software tersebut pada umumnya masih menggunakan Bahasa Inggris, sehingga terdapat kendala bahasa dalam penggunaannya, dan tidak user friendly. Selain itu, software tersebut juga belum disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna. Permasalahan ini dapat diatasi dengan membuat suatu program SIG yang dilengkapi dengan suatu tampilan muka atau Graphical User Interface (GUI). Berdasarkan pemaparan di atas, maka sangat diperlukan suatu sistem informasi Kota Padang Panjang yang telah dilengkapi dengan suatu Graphical User Interface. 1.2. TUJUAN KEGIATAN

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat suatu sistem informasi geografis Kota Padang Panjang yang telah dilengkapi dengan Graphical User Interface. 1.3. MANFAAT KEGIATAN Dengan tersedianya sistem informasi geografis Kota Padang Panjang yang telah dilengkapai GUI maka : Software yang dibangun lebih aplikatif dan lebih mudah untuk dimengerti spesifik karena telah disesuaikan dengan kebutuhan teknologi tentang pengguna data dengan mengaplikasikan keputusan

Graphical User Interface. Penyediaan serta pengambilan sesuatu yang bersifat keruangan (spatial) akan lebih cepat, tepat dan akurat. 1.4. RUANG LINGKUP KEGIATAN Data spatial (peta) utama yang digunakan dalam kegiatan ini adalah peta digital Kota Padang Panjang hasil digitasi foto udara Kota Padang Panjang tahun 2002. Kegiatan konsultan adalah untuk meng-update peta digital yang sudah ada dan memasukkan data atribut pada peta tersebut. Sistem informasi geografis Kota Padang Panjang yang akan dibangun meliputi pembangunan informasi : jaringan jalan : nama, panjang, lebar, kondisi, jenis permukaan jalan, foto bangunan kantor pemerintah : nama kantor, nama kepala, jumlah pegawai, alamat, foto bangunan sekolah : nama sekolah, nama kepala sekolah, jumlah murid, jumlah guru, jumlah ruangan, kondisi umum sekolah, alamat, foto bangunan kesehatan : nama fasilitas kesehatan, nama kepala, foto

bangunan pasar : nama pasar, jumlah toko, jenis barang dagangan, foto pariwisata : nama lokasi wisata, fasilitas, foto dan video potensi sumber daya alam : jenis sumber daya alam, kandungan

BAB II PENGALAMAN PERUSAHAAN

2.1. LATAR BELAKANG PERUSAHAAN CV. Gasitech Consultant didirikan pada tanggal 17 Juni 2003 dengan tujuan untuk memberikan kontribusi positif pada dunia jasa konsultan Indonesia pada umumnya dan Sumatera Barat pada khususnya. Secara umum CV. Gasitech Consultant bergerak di bidang jasa perencanaan teknik sipil, survey dan pemetaan, sistem informasi geografis (GIS), digital mapping dan remote sensing. Dalam perencanaan ke depan perusahaan, CV. Gasitech Consultant akan lebih memfokuskan diri pada bidang GIS, digital mapping dan remote sensing. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa perusahaan yang bergerak dalam bidang GIS, digital mapping dan remote sensing di Sumatera Barat sangat sedikit, sehingga potensi untuk pengembangan diri di bidang tersebut sangatlah terbuka. Pemfokusan bidang kerja perusahaan juga dilatarbelakangi dengan potensi dan pengalaman kerja yang dimiliki oleh perusahaan. 2.2. RUANG LINGKUP PELAYANAN

CV. Gasitech Consultant menyediakan pelayanan konsultasi untuk keperluan pemerintah, swasta maupun institusi lainnya. Jenis dan bentuk pelayanan yang disediakan antara lain : 1. Bidang Survey dan Pemetaan a. b. c. d. e. f. g. h. Survey dan Pemetaan untuk perencanaan jalan raya Survey dan Pemetaan untuk perencanaan bandar udara Survey higrorafi dan pemetaan bawah laut untuk perencanaan pelabuhan dan sungai Survey dan Pemetaan untuk perencanaan wilayah dan tata ruang Survey dan Pemetaan untuk perencanaan irigasi & pengairan Survey dan pemetaan untuk perencanaan pemukiman transmigrasi Survey dan pemetaan serta pematokan untuk penetapan batas wilayah/daerah Survey dan pemetaan untuk perencanaan jaringan transmisi 2. Bidang GIS, Digital Mapping dan Remote Sensing a. b. c. d. e. f. g. h. a. b. Konversi peta kertas/konvensional ke peta digital Konversi data raster ke dalam bentuk vektor Studi kelayakan bagi pembangunan GIS Pembangunan Basis Data GIS suatu wilayah / kawasan Pembangunan Aplikasi GIS untuk berbagai keperluan Integrasi interface Pemotretan udara (Aerial Photography) Pengadaan foto satelit Perencanaan Bangunan Perencanaan Jalan Raya dan Jembatan sistem dan multimedia GIS dengan user

3. Bidang Perencanaan Teknik Sipil

c. d. e. f. g.

Perencanaan Bandar Udara Perencanaan Dermaga Perencanaan Waduk dan Saluran Irigasi Perencanaan Arsitektur Perencanaan Tata Ruang Kota, dll

2.3. SUMBER DAYA PERUSAHAAN Peralatan dan fasilitas yang dimiliki oleh CV. Gasitech Consultant pada saat ini adalah sebagai berikut : 1. Peralatan Survey a. Theodolit b. Waterpass c. GPS 2. Perangkat Kerasa. b. c. d. e. f. g. h.

1 Unit 1 Unit 2 Unit 2 Unit 5 Unit 2 Unit 1 unit 2 Unit 2 Unit 2 Unit 1 Unit

Notebook Pentium 4 Komputer Pentium 4 Komputer Pentium 3 Plotter A1 Printer A3 Printer A4 Scanner LCD Projector

2.4. PENGALAMAN PERUSAHAAN Pengalaman perusahaan dalam kurun waktu tujuh tahun terahkir dapat dilihat pada tabel berikut serta uraian pengalaman perusahaan dapat dilihat pada lampiran pengalaman perusahaan CV. Gasitech Consultant.

BAB III APRESIASI TERHADAP KAK

3.1. PEMAHAMAN KAK Berdasarkan pemahaman dan analisis secara mendalam oleh Konsultan terhadap KAK yang disusun oleh pengguna jasa, maka pelaksanaan pekerjaan pada dasarnya merupakan bagaimana penyedia jasa mampu untuk membuat suatu sistem informasi geografis Kota Padangpanjang. Pada kegiatan tahun 2007 ini, sistem informasi tersebut difokuskan pada : ruas jalan yang ada di Kota Padangpanjang fasilitas perkantoran fasilitas pendid