universitas islam indonesia fm-uii-aa-fku-01/ .mengaplikasikannya untuk menyelesaikan permasalahan

Download UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/ .mengaplikasikannya untuk menyelesaikan permasalahan

Post on 07-Mar-2019

214 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/R0

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

Fakultas

Program Studi

: Teknologi Industri

: Teknik Industri

Pertemuanke

Modul ke

Jumlah Halaman

Mulai Berlaku

:1

:1

:22

:

Kode Mata Praktikum :

Nama Mata Praktikum : Simulasi Komputer

Halaman | 2

BAB I

PEMODELAN SISTEM

1.1. TUJUAN PRAKTIKUM

1. Praktikan dapat memahami konsep dan definisi Sistem serta tujuan dan manfaat studi

Sistem.

2. Praktikan dapat memahami konsep-konsep dasar pemodelan sistem meliputi

identifikasi masalah, karakterisasi sistem, representasinya ke dalam model baik

konseptual maupun matematik.

3. Praktikan dapat memahami konsep tentang Sistem dan Model beserta aplikasinya untuk

menyelesaikan suatu masalah.

4. Praktikan mampu merepresentasikan suatu sistem ke dalam model riil.

5. Praktikan mampu memahami dan mendefinisikan jenis-jenis model dan

mengaplikasikannya untuk menyelesaikan permasalahan.

1.2. PENDEKATAN SISTEM

Untuk mempelajari, mengamati, dan memahami suatu sistem tertentu,maka pengetahuan tentang

pendekatan sistem sangat membantu. Mueller-Merbach (1994) menyatakan, bahwa pendekatan

sistem memusatkan perhatian pada keseluruhan (whole) sistem dan interaksinya. Dengan demikian,

sudah semestinya jika pendekatan sistem bersifat komprehensif, holistik, dan lintas disiplin. Dyer

(1993) mengatakan bahwa dua tema pokok dari pendekatan sistem adalah :

1. Mengelola apa yang ada pada saat ini (managing the present) dan

2. Merancang apa yang diinginkan pada masa yang akan datang (redesigning the future).

Sedangkan tipologi dari pendekatan sistem sendiri ada dua. Mueller-Merbach (1994)

menamakannya dengan pendekatan sistematikyang dipelopori oleh kaum western dan pendekatan

sistemikyang dijiwai oleh filosofi orang timur. Pendekatan sistematik digolongkan menjadi tiga

pendekatan yaitu : Introspeksi, Ekstraspeksi, dan Konstruksi. Ketiga pendekatan sistem tersebut

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/R0

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

Fakultas

Program Studi

: Teknologi Industri

: Teknik Industri

Pertemuanke

Modul ke

Jumlah Halaman

Mulai Berlaku

:1

:1

:22

:

Kode Mata Praktikum :

Nama Mata Praktikum : Simulasi Komputer

Halaman | 3

memiliki perbedaan pada faktor-faktor yang ada pada peneliti sistem seperti superioritas peneliti,

independensi, lintas disiplin, maupun cara pembagian tugas dalam penelitian akan sistem tersebut.

Sedang pendekatan sistemik disebut juga sebagai pendekatan kontemplasi yang didasari

filosofi bahwa sesuatu yang ada di dunia ini tidak dapat dipisah-pisahkan. Dan jika peneliti

mencoba untuk memisah-misahkan berarti dia telah menghancurkan sistem tersebut. Untuk itu

peneliti harus menyatu (identik) dengan sistem yang ditelitinya untuk mengetahui karakteristik

sistem yang diamati untuk selanjutnya mengambil langkah-langkah pengembangan bagi sistem

tersebut. Disini peneliti berusaha mengidentikkan dirinya dengan sistem yang diamati.

1.3. SISTEM

1.3.1. Definisi Sistem

Open University (1993) mengemukakan bahwa sistem merupakan kesatuan dari objek-

objek (elemen-elemen) yang terhubung melalui sebuah mekanisme tertentu dan terikat dalam

hubungan interdependensi, yang mempunyai tujuan bersama. Dengan demikian, setidaknya ada

tiga hal penting berkaitan dengan sistem yaitu objek atau elemen, interdependensi, dan tujuan.

Elemen yang masih bisa di pecah menjadi elemen-elemen yang lebih kecil disebut subsistem.

Subsistem yaitu sistem yang lebih rendah atau dua tingkat hirarki dalam suatu sistem, Contoh:

Sistem Perusahaan, subsistem-nya adalah HRD, PPIC, Marketing, Procurement dan sub lainnya .

Gambar 1.1 Diagram Sistem-Subsistem

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/R0

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

Fakultas

Program Studi

: Teknologi Industri

: Teknik Industri

Pertemuanke

Modul ke

Jumlah Halaman

Mulai Berlaku

:1

:1

:22

:

Kode Mata Praktikum :

Nama Mata Praktikum : Simulasi Komputer

Halaman | 4

1.3.2. Karakteristik Sistem

Karakteristik sistem dapatlah digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1.2 Karakteristik Sistem

1. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling

bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen

sistem dapat berupa suatu sub-sistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli

betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap

subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan

mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Jadi, dapat dibayangkan jika dalam suatu

sistem ada sub-sistem yang tidak berjalan/berfungsi sebagaimana mestinya. Tentunya sistem

tersebut tidak akan berjalan mulus atau mungkin juga sistem tersebut rusak sehingga dengan

sendirinya tujuan sistem tersebut tidak tercapai.

INPUT

PENGOLAHAN

OUTPUT

Lingkungan Luar

Boundary Boundary

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/R0

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

Fakultas

Program Studi

: Teknologi Industri

: Teknik Industri

Pertemuanke

Modul ke

Jumlah Halaman

Mulai Berlaku

:1

:1

:22

:

Kode Mata Praktikum :

Nama Mata Praktikum : Simulasi Komputer

Halaman | 5

Telah disebutkan bahwa sistem merupakan kumpulan obyek yang saling berkaitan dan

saling bergantungan secara tetap (reguler) untuk mencapai tujuan bersama di dalam suatu

lingkungan yang kompleks. Dari rumusan tersebut dapatlah disebutkan bahwa komponen sistem

terdiri dari:

1. Entity: obyek sistem yang menjadi pokok perhatian

2. Atribute: sifat yang dimiliki oleh entitas

3. Aktivitas: proses yang menyebabkan perubahan dalam sistem yang dapat mengubah

atribut bahkan entity.

4. Variabel Status: Keadaan entity dan aktivitas pada saat-saat tertentu atau kumpulan

variabel yang penting untuk menggambarkan sistem pada sembarang waktu, tergantung

pada tujuan studi sistemnya.

5. Kejadian: peristiwa sesaat yang dapat mengubah variabel status system

Gambar 1.3 Penggambaran aktifitas sistem

2. Batas Sistem (Boundary)

Batas sistem (boundary) merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan

sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu

sistem dipandang sebagai satu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope)

dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem (Environments)

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang

mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FM-UII-AA-FKU-01/R0

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

Fakultas

Program Studi

: Teknologi Industri

: Teknik Industri

Pertemuanke

Modul ke

Jumlah Halaman

Mulai Berlaku

:1

:1

:22

:

Kode Mata Praktikum :

Nama Mata Praktikum : Simulasi Komputer

Halaman | 6

juga bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan

energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan

luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan menggangu

kelangsungan hidup dari sistem.

4. Penghubung (Interface) Sistem

Penghubung sistem merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan

subsistem lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari

satu subsistem ke yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi masukan

(input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu

subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

5. Masukan (Input) Sistem

Masukan sistem adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa

masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input

adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah

energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer,

program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya dan

data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi. Keluaran (Output) Sistem Keluaran

sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna

dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau

kepada supersistem. Misalnya untuk sistem komputer, panas yang dihasilkan adalah keluaran

yang tidak berguna dan merupakan hasil sisa pembuang