undang-undang republik indonesia pembentukan · pdf file(2) penetapan rencana tata ruang...

Click here to load reader

Post on 24-Mar-2019

218 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 2 TAHUN 2007

TENTANG

PEMBENTUKAN KABUPATEN NAGEKEO

DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa untuk memacu perkembangan dan kemajuanProvinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya danKabupaten Ngada pada khususnya, serta adanyaaspirasi yang berkembang dalam masyarakat,dipandang perlu meningkatkan penyelenggaraanpemerintahan, pelaksanaan pembangunan, danpelayanan publik guna mempercepat terwujudnyakesejahteraan masyarakat;

b. bahwa dengan memperhatikan kemampuan ekonomi,potensi daerah, luas wilayah, kependudukan danpertimbangan dari aspek sosial politik, sosial budaya,pertahanan dan keamanan serta meningkatnya bebantugas serta volume kerja di bidang pemerintahan,pembangunan, dan kemasyarakatan di KabupatenNgada, dipandang perlu membentuk KabupatenNagekeo di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur;

c. bahwa pembentukan Kabupaten Nagekeo diharapkanakan dapat mendorong peningkatan pelayanan dibidang pemerintahan, pembangunan, dankemasyarakatan, serta memberikan kemampuan dalampemanfaatan potensi daerah;

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlumembentuk Undang-Undang tentang PembentukanKabupaten Nagekeo di Provinsi Nusa Tenggara Timur;

Mengingat : . . .

- 2 -

Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 18, Pasal 18A, Pasal 18B, danPasal 20 Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 64 Tahun 1958 tentangPembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Bali, NusaTenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 115,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor1649);

3. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentangPembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam WilayahDaerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, danNusa Tenggara Timur (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 1655);

4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentangPemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat,Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan PerwakilanRakyat Daerah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor 37, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4277);

5. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2003 tentangSusunan dan Kedudukan Majelis PermusyawaratanRakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan PerwakilanDaerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4310);

6. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentangPembentukan Peraturan Perundang-undangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4389);

7. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 125, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437)sebagaimana telah diubah dengan Undang-UndangNomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan PeraturanPemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun2005 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32

Tahun . . .

- 3 -

Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah MenjadiUndang-Undang (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4548);

8. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentangPerimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat danPemerintahan Daerah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 126, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdan

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PEMBENTUKANKABUPATEN NAGEKEO DI PROVINSI NUSA TENGGARATIMUR.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:

1. Pemerintah pusat, selanjutnya disebut Pemerintah,adalah Presiden Republik Indonesia yang memegangkekuasaan pemerintahan negara Republik Indonesiasebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945.

2. Daerah . . .

- 4 -

2. Daerah otonom, selanjutnya disebut daerah, adalahkesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas-batas wilayah yang berwenang mengatur danmengurus urusan pemerintahan dan kepentinganmasyarakat setempat menurut prakarsa sendiriberdasarkan aspirasi masyarakat dalam sistemNegara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah provinsisebagaimana dimaksud dalam Undang-UndangNomor 64 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat, dan NusaTenggara Timur (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1958 Nomor 115, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 1649).

4. Kabupaten Ngada adalah kabupaten sebagaimanadimaksud dalam Undang-Undang Nomor 69 Tahun1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat IIDalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, NusaTenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor1655), yang merupakan kabupaten asal KabupatenNagekeo.

BAB II

PEMBENTUKAN, BATAS WILAYAH,DAN IBU KOTA

Bagian KesatuPembentukan

Pasal 2

Dengan Undang-Undang ini dibentuk KabupatenNagekeo di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalamNegara Kesatuan Republik Indonesia.

Pasal 3 . . .

- 5 -

Pasal 3

Kabupaten Nagekeo berasal dari sebagian wilayahKabupaten Ngada yang terdiri atas cakupan wilayah:a. Kecamatan Aesesa;b. Kecamatan Nangaroro;c. Kecamatan Boawae;d. Kecamatan Mauponggo;e. Kecamatan Wolowae;f. Kecamatan Keo Tengah; dang. Kecamatan Aesesa Selatan.

Pasal 4

Dengan terbentuknya Kabupaten Nagekeo, sebagaimanadimaksud dalam Pasal 2, wilayah Kabupaten Ngadadikurangi dengan wilayah Kabupaten Nagekeosebagaimana dimaksud dalam Pasal 3.

Bagian KeduaBatas Wilayah

Pasal 5

(1) Kabupaten Nagekeo mempunyai batas-batas wilayah:a. sebelah utara berbatasan dengan Laut Flores;b. sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan

Maukaro dan Kecamatan Nangapenda KabupatenEnde serta Laut Sawu;

c. sebelah selatan berbatasan dengan Laut Sawu;dan

d. sebelah barat berbatasan dengan KecamatanGolewa, Kecamatan Soa, Kecamatan RiungSelatan, dan Kecamatan Riung Kabupaten Ngada.

(2) Batas . . .

- 6 -

(2) Batas wilayah sebagaimana dimaksud pada ayat (1)digambarkan dalam peta wilayah yang merupakanbagian tidak terpisahkan dari Undang-Undang ini.

(3) Cakupan wilayah sebagaimana dimaksud dalamPasal 3, digambarkan dalam peta wilayah, yangmerupakan wilayah Kabupaten Nagekeosebagaimana tercantum dalam lampiran Undang-Undang ini.

(4) Batas cakupan wilayah sebagaimana dimaksud padaayat (1) dan wilayah yang terdapat dalam batas-batastersebut digambarkan dalam peta wilayah, yangmerupakan wilayah Kabupaten Nagekeosebagaimana tercantum dalam lampiran Undang-Undang ini dan merupakan bagian tidak terpisahkandari Undang-Undang ini.

(5) Penentuan batas wilayah Kabupaten Nagekeo secarapasti di lapangan, sebagaimana dimaksud pada ayat(1) dan ayat (2) ditetapkan oleh Menteri DalamNegeri.

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai penentuan bataswilayah secara pasti di lapangan sebagaimanadimaksud pada ayat (3) diatur dengan PeraturanMenteri Dalam Negeri.

Pasal 6

(1) Dengan terbentuknya Kabupaten Nagekeosebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, PemerintahKabupaten Nagekeo menetapkan Rencana Tata RuangWilayah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(2) Penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah KabupatenNagekeo sebagaimana dimaksud pada ayat (1)dilakukan sesuai dengan Rencana Tata Ruang WilayahNasional dan Rencana Tata Ruang Wilayah ProvinsiNusa Tenggara Timur serta memperhatikan RencanaTata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota di sekitarnya.

Bagian Ketiga . . .

- 7 -

Bagian KetigaIbu Kota

Pasal 7

Ibu kota Kabupaten Nagekeo berkedudukan di Mbay.

BAB IIIURUSAN PEMERINTAHAN DAERAH

Pasal 8

(1) Urusan pemerintahan daerah yang menjadikewenangan Kabupaten Nagekeo mencakup urusanwajib dan urusan pilihan sebagaimana diatur dalamperaturan perundang-undangan.

(2) Urusan wajib yang menjadi kewenangan PemerintahDaerah Kabupaten Nagekeo sebagaimana dimaksudpada ayat (1) meliputi:a. perencanaan dan pengendalian pembangunan;b. perencanaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata

ruang;c. penyelenggaraan ketertiban umum dan

ketenteraman masyarakat;d. penyediaan sarana dan prasarana umum;e. penanganan bidang kesehatan;f. penyelenggaraan pendidikan;g. penanggulangan masalah sosial;h. pelayanan bidang ketenagakerjaan;i. fasilitasi pembangunan koperasi, usaha kecil dan

menengah;j. pengendalian lingkungan hidup;k. pelayanan pertanahan;l. pelayanan kependudukan, dan pencatatan sipil;m. pelayanan administrasi umum pemerintahan;

n. pelayanan . . .

- 8 -

n. pelayanan administrasi penanaman modal;o. penyelenggaraan pelayanan dasar lainnya; danp. urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh

peraturan perundang-undangan.(3) Urusan pilihan yang menjadi kewenangan

Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo sebagaimanadimaksud pada ayat (1) meliputi urusanpemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensiuntuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatsesuai dengan kondisi, kekhasan, dan potensiunggulan daerah yang bersangkutan.

BAB IVPEMERINTAHAN DAERAH

Bagian KesatuPeresmian Daerah Otonom Baru dan Penjabat Kepala Daerah

Pasal 9

Peresmian Kabupaten Nagekeo dan pelantikan PenjabatBupati Nagekeo dilakukan oleh Menteri Dalam Negeriatas nama P