umkm yogyakarta

Click here to load reader

Post on 02-Jul-2015

871 views

Category:

Economy & Finance

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DETERMINAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA UMKM SUBSEKTOR KERAJINAN (STUDI EMPIRIS KOTA YOGYAKARTA)

TRANSCRIPT

  • 1. DOSEN PEMBIMBING : Prof.DR.Nopirin, M.A. KARTIKA PUTRI HESTYASARI 07/252298/EK/16699 DETERMINAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA UMKM SUBSEKTOR KERAJINAN : STUDI EMPIRIS KOTA YOGYAKARTA FEB UGM 2012 1

2. PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Peranan dan potensi UMKM di Indonesia Free Trade Area Problematika Tenaga Kerja Produk kerajinan membutuhkan keterampilan tertentu Yogyakarta sebagai kota tujuan wisata budaya 2. PERTANYAAN PENELITIAN Apa saja determinan produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan di Kota Yogyakarta? Bagaimana stage fungsi produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan di Kota Yogyakarta? Akankah hasil penelitian ini sama dengan hasil penelitian sebelumnya? 2 3. PENDAHULUAN 3. TUJUAN PENELITIAN Menganalisis determinan produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan di Kota Yogyakarta. Menganalisis stage fungsi produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan Kota Yogyakarta. 3 4. MANFAAT PENELITIAN a) Akademisi bahan penelitian selanjutnya. b) Penyusun penerapan teori & karya ilmiah. c) Pembuat Kebijakan bahan pertimbangan. d) Pelaku UMKM bahan informasi. e) Masyarakat bahan informasi. 4. LANDASAN TEORI 1. Fungsi Produksi Cobb-Douglas Tahapan Tahapan Produksi : + > 1 IRS (I) + = 1 CRS (II) + < 1 DRS (III) 4 B C 0 X TPP TPP Irrational stage Rational stage Irrational stage I II III Q = output ; A = parameter efisiensi ; K = modal ; L = tenaga kerja ; , = elastisitas produksi 5. LANDASAN TEORI 2. UMKM UU No. 20 Tahun 2008 : Jenis Usaha Aset Omzet Mikro Maks. Rp 50 juta Maks. Rp 300 juta Kecil Rp 50 juta Rp 500 juta 300 juta 2,5 miliar Menengah Rp 500 juta Rp 10 miliar 2,5 miliar 50 miliar 5 6. METODE PENELITIAN JENIS DATA & SUMBER DATA Cross section (Oktober 2011) Data sekunder (Disperindagkoptan Kota Yogyakarta) Data primer (kuesioner) METODE SAMPLING metode Taro Yamane : Jumlah sampel yang digunakan untuk penelitian : 210 sampel 6 7. METODE PENELITIAN SPESIFIKASI MODEL fungsi produksi Cobb-Douglas : 1 = dan 2 = (+-1) dan i adalah error term. 7 8. METODE PENELITIAN DEFINISI VARIABEL CAP : intensitas modal yang diukur oleh rasio dari total harta tetap terhadap total jumlah pekerja (Rp/orang) . LOG(CAP) SIZE : jumlah total tenaga kerja (orang). LOG(LP) ICT : rata-rata beban pengeluaran untuk akses internet per bulan (Rp). QUA : rata-rata tingkatan pendidikan tenaga kerja (tahun). D1 : variabel dummy berupa training, yang bernilai 1 jika tenaga kerja melakukan training keahlian tertentu yang berkaitan dengan jenis usaha dan bernilai 0 jika tidak melakukan training. LP : rasio nilai rata-rata penjualan (per bulan) per tenaga kerja (Rp/orang). LOG(LP) HIPOTESIS LOG(CAP ) [+] 1 > 0 LOG(SIZE) [+ ; -] 2 > 0 atau 2 < 0 ICT [+] 3 > 0 QUA [+] 4 > 0 D1 [+] 5 > 0 8 9. TAHAPAN ANALISIS 9 Uji R2 Uji Adjusted R2 Hasil Estimasi Regresi Uji t Uji F Uji Hipotesis Metode Jarque-BeraUji Normalitas Uji Multikolinearitas [Korelasi Parsial] Uji Heteroskedastisitas [White] Uji Asumsi Klasik Recursive Residual Uji Stabilitas Model Ramsey RESETUji Spesifikasi Koefisien 2 Tahapan fungsi produktivitas 10. HASIL PENELITIAN LOG(LP) = 10.31671* + 0.178664 LOG(CAP)* + 0.209825 LOG(SIZE)** + 8.54E-07 ICT + 0.053491 QUA*** - 0.213355 D1 R2 = 0,119834 Adj R2 = 0,098261 Ket : * = signifikan pada 1% ; ** = signifikan pada 5% *** = signifikan pada 10% 10 Variabel signifikan : LOG(CAP), LOG(SIZE), QUA Variabel tidak signifikan : ICT, D1 Input tenaga kerja paling elastis Sesuai dengan hasil penelitian sebelumnya Uji F : H0 ditolak, variabel-variabel independen secara bersama-sama mempengaruhi LP. 11. KESIMPULAN HASIL UJI EKONOMETRI 11 Variabel QUA & D1 tidak berdistribusi normal. Uji Normalitas Model tidak mengandung multikolinearitas. Uji Multikolinearitas [Korelasi Parsial] Model tidak mengandung masalah heteroskedastisitas. Uji Heteroskedastisitas [White] parameter estimasi di dalam periode penelitian stabil. Uji Stabilitas Model [Recursive Residual] Model persamaan sudah tepat. Uji Spesifikasi [Ramsey RESET] 12. HASIL PENELITIAN Stage Fungsi Produktivitas Tenaga Kerja UMKM Subsektor Kerajinan Kota Yogyakarta 2 > 0 Increasing Return to Scale %LP > %L (Ep > 1) Input tenaga kerja masih kurang bila dibanding dengan faktor produksi lain yang dianggap tetap jumlahnya. 48,57% UMKM memiliki tenaga kerja berjumlah 1-3 orang, 42,86% 4-10 orang, 8,57% >10 orang. 12 -4 -2 0 2 4 10 12 14 16 18 25 50 75 100 125 150 175 200 Residual Actual Fitted TLP L0 10 13. KESIMPULAN 1. Variabel intensitas modal dan jumlah tenaga kerja secara statistik signifikan berpengaruh positif terhadap produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan Kota Yogyakarta, sesuai dengan teori fungsi produksi Cobb-Douglas. 2. Determinan faktor-faktor produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan Kota Yogyakarta yang signifikan yaitu jumlah tenaga kerja dan intensitas modal. 3. Hasil penelitian ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Phouphet Kyophilavong yang berjudul SME Development in Lao PDR. 4. Fungsi produktivitas tenaga kerja UMKM subsektor kerajinan Kota Yogyakarta sedang berada dalam tahap increasing return to scale (stage I). 13 14. SARAN 1. Peningkatan input tenaga kerja baik secara kuantitas maupun kualitas. 2. Pemberian insentif kepada tenaga kerja. 3. Penyuluhan dan pendampingan oleh Pemkot setempat. 4. Pengendalian stabilitas ekonomi makro (laju inflasi, nilai tukar, dan keamanan) dan kebijakan akses modal usaha oleh pemerintah pusat. 14 15. DAFTAR PUSTAKA Amar, Syamsul. 1997. Analisis Fungsi Produksi Cobb- Douglas pada Kegiatan Industri Kecil di Sumatera Barat. Forum Pendidikan IKIP Padang No. 04 Tahun XXII. Boediono. 2002. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No.1 Ekonomi Mikro, Edisi Kedua. BPFE Yogyakarta : Yogyakarta. Kyophilavong, Phouphet. 2008. SME Development in Lao PDR. Laos. Nicholson, Walter. 2005. Microeconomic Theory : Basic Principles and Extensions, 9th Edition, International Student Edition, Thomson South-Western College Pub. Unites States of America. Ramadhani, Yuliastuti. 2011. Analisis Efisiensi, Skala dan Elastisitas Produksi dengan Pendekatan Cobb-Douglas dan Regresi Berganda. Jurnal Teknologi Volume 4 Nomor 11. 61-53. Winarno, Wing Wahyu. 2009. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews. Edisi Kedua. Yogyakarta : UPP STIM YKPN. 15 16. TERIMA KASIH 16 17. 17 18. LAMPIRAN Proporsi Jumlah Tenaga Kerja UMKM Subsektor Kerajinan Kota Yogyakarta 18 72.38% 19.05% 8.57% TK 1 s/d 5 orang 6 s/d 10 orang >10 orang 19. HASIL PENELITIAN Uji F Prob(F-statistic) = 0.000081 semua variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja UMKM Kota Yogyakarta. Variabel Hasil LOG(LP) Tidak Signifikan LOG(CAP) Tidak Signifikan LOG(SIZE) Tidak Signifikan ICT Tidak Signifikan QUA Signifikan D1 Signifikan Variabel QUA dan D1 tidak berdistribusi normal. 19 Uji Normalitas 20. Uji Multikolinearitas Korelasi Parsial Model tidak mengandung multikolinearitas Uji Heteroskedastisitas Model tidak mengandung heteroskedastisitas LOG(CAP) LOG(SIZE) ICT QUA D1 LOG(CAP) 1.000000 -0.019439 0.124880 0.047485 0.034813 LOG(SIZE) -0.019439 1.000000 0.279215 0.167236 0.080087 ICT 0.124880 0.279215 1.000000 0.121933 0.100012 QUA 0.047485 0.167236 0.121933 1.000000 0.036120 D1 0.034813 0.080087 0.100012 0.036120 1.000000 White Heteroskedasticity Test Hasil Cross terms Tidak Signifikan No Cross Terms Tidak Signifikan 20 21. HASIL PENELITIAN Uji Kesalahan Spesifikasi (RAMSEY RESET) tidak signifikan pada = 5%, model persamaan sudah tepat. Uji Stabilitas Model (Recursive Residual) parameter estimasi di dalam periode penelitian stabil -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 25 50 75 100 125 150 175 200 Recursive Residuals 2 S.E. F-statistic 2.563685 Probability 0.079525 Log likelihood ratio 5.263906 Probability 0.071938 21 22. Elastisitas Produksi Parsial Input modal : = 1 = 0,178664. Input tenaga kerja : = 2 - 1 + 1 = 1,031161. Indeks efisiensi : ea, dimana e = 2,71828 dan a = 0 = 10,31671. 22 23. IRS + -1 > 0 0,209825 > 0 =0,178664 = 0,209825 + 1 - 0,178664 = 1,031161 + > 1 0,178664 + 1,031161 >1 1,209825 >1 IRS = % y/% K ; = % y/% L 23 24. Fungsi Produksi Cobb-Douglas Marginal Product 24 25. Ciri-ciri dari fungsi produksi Cobb-Douglas antara lain : Tidak seperti halnya Linear Production Function yang memiliki hubungan antara input-input tidak linear. Tidak pula seperti Leontief Production Function yang input-nya tidak perlu merupakan proporsi yang tetap (fix proportion). Pada fungsi produksi Cobb-Douglas, input-input sedikit substitusi, namun tidak perfect substituted. 25