tugas translate (kelompok 3).docx

Download TUGAS TRANSLATE (kelompok 3).docx

Post on 06-Jan-2016

53 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MATA KULIAH : Pengendalian VektorKELAS : A

TRANSLATE BUKUMUSCIDAE (LALAT)

Disusun oleh :KELOMPOK 31. NURUL MUTMAINNAH(K11113051)2. RUANSYAH(K11113088)3. GRIMONIA A. HEPZIBAH(K11113091)4. OKTAVIANA LEBONNA K.(K11113350)5. TRI HASTUTI HANDAYANI(K11113340)

JURUSAN KESEHATAN INGKUNGANFAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN2015

A. PENDAHULUANLalat merupakan suatu insekta yang termasuk dalam ordo diptera (insekta yang mempunyai sepasang sayap yang berbentuk membran) yang merupakan anggota kelas Hexapoda atau insekta yang mempunyai jumlah genus dan spesies yang terbesar yaitu mencakup 60-70 % dari seluruh spesies Anthropoda. Pada saat ini telah ditemukan tidak kurang dari 60.000 sampai 100.000 species lalat. Namun tidak semua species diatas perlu diawasi ,karena beberapa diantaranya tidak berbahaya bagi manusia ditinjau dari segi kesehatan (depkes RI,1991). Beberapa species yang penting dari sudut kesehatan yaitu : lalat rumah (musca domestica),lalat kandang (stomoxys celeitrans),lalat hijau (Phenisia),lalat daging (sarcophaga), dan lalat kecil (fannia) (Azwar,1995).Lalat merupakan vektor mekanis dari berbagai macam penyakit, terutama penyakit-penyakit pada saluran pencernaan makanan. Penyakit yang ditularkan oleh lalat tergantung sepesiesnya. Lalat rumah (musca domestica) dapat membawa telur ascaris, spora anthrax dan clostridium tetani. Lalat dewasa dapat membawa telur cacing usus (Ascaris, cacing tambang, Trichuris trichiura, Oxyiuris vermicularis, taenia solium, taenia saginata), Protozoa (Entamoeba histolytica), bakteri usus (Salmonella, Shigella dan Escherichia coli), virus polio, Treponema pertenue (penyebab frambusia) dan Mycobacterium tuberculosis. Lalat kecil (Fannia) dapat menularkan berbagai jenis Myasis (Gastric, Intestinal dan Genitourinary). Lalat kandang (Stomoxys calcitrans) merupakan vektor penyakit anthrax, tetanus, yellow fever dan traumatic myasis dan entric pseudomiasis (walaupun jarang). Lalat hijau (Phaenicia) dapat menularkan Myasis mata, tulang dan organ melalui luka. Lalat daging (Sarcophaga) dapat menularkan Myasis kulit, hidung, jaringan, vagina dan usus Untuk mengenal lalat dalam arti sesungguhnya dapat dilakukan dengan identifikasi atau memperhatikan salah satu dari morfologinya ,misalnya seperti lalat rumah(musca domestica) dengan ciri-ciri yaitu tubuh tumpul,warna kelabu atau coklat kehitaman-hitaman,garis keempat berbentuk sudut ,thorax berwarna gelap dengan empat garis hitam (WHO,1972).Pada prinsipnya bahwa morfologi dan susunan tubuh dari lalat sesuai dengan ciri umum phylum anthrophoda tubuhnya terdiri dari tiga bagian utama yaitu kepala, thorax, dan abdomen.ketiga bagian tubuh tersebut mempunyai batas-batas yang jelas yang memisahkan bagian yang satu dari bagian lainnya.Siklus hidup lalat berlangsung melalui metamorphose sempurna dari mulai telur, larva, pupa dan akhirnya menjadi dewasa :

a. TelurTelur yang dihasilkan berbentuk oval, berwarna putih dan berukuran 10 mm dan bisa mengelompok sebanyak 75-150 telur setiap kelompoknya. Telur diletakkan pada bahan-bahan organik yang lembab (sampah, kotoran binatang dan lain-lain) pada tempat yang tidak langsung kena sinar matahari dan biasanya telur menetas setelah 12 jam, tergantung dari suhu sekitarnya.b. Larva atau tempayakTingkat I : Telur yang baru menetas, disebut istar I berukuran panjang 2 mm, berwarna putih, tidak bermata dan berkaki, amat aktif dan ganas terhadap makanan, setelah 1-4 hari melepas kulit keluar istar II.Tingkat II : Ukuran besarnya 2 kali instar I, sesudah satu sampai beberapa hari, kulit mengelupas keluar instar III.Tingkat III : Larva berukuran 12 mm atau lebih, tingkat ini memakan waktu sampai 3 sampai 9 hari. Larva diletakkan pada tempat yang disukai dengan temperatur 30- 35 0C dan akan berubah menjadi kepompong dalam waktu 4-7 hari.c. Pupa atau kepompong.Kepompong lalat berbentuk lonjong dan umumnya berwarna merah atau coklat. Jaringan tubuh larva berubah menjadi jaringan tubuh dewasa. Stadium ini berlangsung 3-9 hari dan temperatur yang disukai 350C, kalau stadium ini sudah selesai, melalui celah lingkaran pada bagian anterior keluar lalat muda.d. Lalat dewasaProses pematangan menjadi lalat dewasa kurang lebih 15 jam dan setelah itu siap mengadakan perkawinan. Umur lalat dewasa dapat mencapai 2-4 minggu.Bionomik Lalata. Kebiasaan HidupLalat Musca domestica tidak menggigit, karena mempunyai tipe mulut menjilat, Lalat Musca domestica paling dominan banyak ditemukan di timbunan sampah dan kandang ternak. Kebanyakan lalat hijau adalah pemakan zat-zat organik yang membusuk dan berkembangbiak di dalam bangkai, meletakkan telur pada tubuh hewan yang mati dan larva makan dari jaringan-jaringan yang membusuk.b. Tempat PerindukanKotoran binatang (kuda, sapi, ayam dan babi), kotoran manusia, saluran air kotor, sampah, kotoran got yang membusuk, buah-buahan, sayuran busuk dan biji-bijian busuk menjadi tempat yang disenangi lalat.c. Jarak TerbangJarak terbang lalat sangat tergantung pada adanya makanan yang tersedia, rata-rata 6-9 km, kadang-kadang dapat mencapai 19-20 km dari tempat berkembang biak.

B. TOXONOMYKlasifikasi jenis lalat yang hidup berdekatan dengan manusia adalah sebagai berikut.

Phylum : arthropodaClass : HexapodaOrdo : DipteraFamily : Muscidae, Sarcophagidae, Calliphoridae, dllGenus : Musca, Stomoxys, Phenisia, Sarcophaga, Fannia dllSpesies : Musca domestika, Stomoxy calcitrans, Phenisia sp, Sarcophaga sp, Fannia.

Lalat merupakan serangga yang termasuk ordo diptera. Famili yang terpenting dalam ordo diptera antara lain Famili Muscidae, Famili Calliphoridae, dan Famili Oestrida. Musca domestica adalah spesies yang paling merugikan ditinjau dari sudut kesehatan manusia, hal ini disebabkan karena jenis lalat yang paling banyak terdapat diantara jenis-jenis lalat rumah, karena fungsinya sebagai vektor transmisi mekanis dari berbagai bibit penyakit dan berhubungan erat dengan lingkungan hidup manusia.

C. MORRFOLOGY

Pada umumnya Kepala lalat relatif besar mempunyai dua mata majemuk yang bertemu di garis tengah (holoptik) atau terpisah olah ruang muka (dikhoptik), dan biasanya 3 oceli atau mata sederhana. Thoraks seperti bentuk kotak chitin, merupakan untuk melekatnya otot-otot kuat untuk terbang. Mesotoraks yang membesar (ruas kedua) merupakan bagian utama dari toraks dan memikul sayap membran yang besar, protoraks (ruas pertama ) dan metatoraks (ruas ketiga) menjadi kecil yang menghubungkan toraks dengan kepala dan abdomentiap toraks mempunyai sepasang kaki yang berwarna dan mempunyai duri-duri dan rambut. Kaki yang beruas-ruas dapat berakhir sebagai kuku yang berambut yaitu pulvillus, yang mengeluarkan bahan perekat. Antena yang dilengkapi dengan alat peraba, terdiri dari serangkaian ruas yang serupa atau tidak serupa, yang jumlah, bentuk dan perangkai bulu-bulunya merupakan sifat khas untuk berbagai genus. Lalat yang lebih primitif mempunyai antena panjang dengan banyak ruas, sedangkan spesies yang lebih berkembang mempunyai antena pendek yang lebih kuat dengan jumlah ruas yang lebih sedikit. Antena terdiri 3-40 segmen tergantung dari kelompoknya. Berbagai modifikasi bagian mulut dapat digunakan untuk membedakan genus dan spesies. Untuk menembus kulit digunakan mandibula yang berbentuk seperti gergaji dan maxilla seperti kikir. Pada Musca penghisap darah alat pemotong adalah prostoma yang terbentuk khusus pada ujung labella dari labium. Pada spesies bukan penghisap darah, lalat menghisap makanannya dalam bentuk cairan melalui labella. Sayap lalat merupakan sayap sejati yang kadang-kadang mempunyai sedikit sisik, tetapi lebih sering seluruhnya membranosa. Pasangan sayap belakang diwakili oleh sepasang batang ramping yang berbungkul disebut halter yang dipakai untuk keseimbangan.Berikut ini macam-macam lalat dengan ciri khusus masing-masing :1. TIPULIDAE ( CRANE LALAT )Memiliki ukuran 5-60 mm, memiliki kaki stiltlike panjang berbentuk V-jahitan mesonotal. Spesies ini tertarik terhadap cahaya dan mudah masuk rumah, di mana bentuk mereka hampir sama dengan nyamuk besar . Beberapa bagian dari species ini menghisap nektar ,namun tidak suka menggigit . Tipulid larva memiliki kapsul kepala yang berbeda yang dapat ditarik ke dalam segmen toraks anterior. Mereka biasa ditemukan di berbagai habitat perairan dan semiaquatic dan biasanya berkumpul di pinggiran sungai,kolam dan di sampah maupun di daun yang lembab . Beberapa spesies muncul dari tanah yang kering di mana mungkin larva berkembang didalam dan mendapatkan makanan dari gandum dan rumput. Sebagian besar spesies yang hidup di daerah beriklim memiliki satu atau dua generasi setahun , dengan empat instar larva dan tahap kepompong singkat . Panjang siklus hidup bervariasi dari 6 minggu sampai 4 tahun , yang terakhir menjadi khas dari beberapa Spesies Arktik . Tipulidae adalah species diptera yang sangat besar dengan jumlah lebih dari 60 genera dan 1500 spesiesyang ditemukan di Amerika serikat . 2. BIBIONIDAE ( MARCH LALAT )Lalat Maret merupakan lalat berwarna gelap, dengan ukuran bervariasi mulai dari ukuran paling kecil sampai ukuran yang cukup besar ( 4-10 mm ). Umumnya dapat dibedakan dari species lainnya karena Nematocera memiliki sedikit jahitan berbentuk V di mesonotum , memiliki antena yang berada di bawah mata , dan adanya taji tibialis dan pulvilli . lalat dewasa biasanya muncul pada musim semi dan memakan nektar bunga dan serbuk sari . Larva lalat kebanyakan ditemukan ditempat pembusuk bahan organik seperti sampah hutan , pupuk kandang ,dan tanah kaya humus . Beberapa spesies menyebabkan kerusakan akar tanaman budidaya , terutama sereal dan tanaman rumput.Lalat dewasa(Plecia nearctica ) sering muncul di kawanan besar di sepanjang pantai Teluk dan Atlantik Selatan Amerika Serikat , terutama selama bulan Mei dan September .Larva ditemukan dalam agregasi tempat lembab , bahan yang membusuk seperti daun , potongan rumput , lumut Spanyol dan pu