tugas terstruktur kimia dasar ii

Download Tugas Terstruktur Kimia Dasar II

Post on 25-Oct-2015

229 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

TUGAS TERSTRUKTUR KIMIA DASAR IIMAKALAH POLIMER ALAMI (GLIKOGEN) DAN POLIMER BUATAN (POLIKARBONAT)

Oleh:MuthmainnahA1M012025

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMANFAKULTAS PERTANIANJURUSAN TEKNOLOGI PERTANIANPROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PENGANPURWOKERTO2013BAB IPENDAHULUAN

A. Latar BelakangDalam kehidupan sehari hari, kita sering menggunakan berbagai bahan kimia. Sebagian besar dari masyarakat tidak menyadari akan bahaya dari bahan bahan kimia tersebut, bahan kimia yang banyak digunakan didalam kehidupan sehari - hari memang tidak memberikan akibat secara langsung dan cepat namun, membutuhkan waktu lama. Kita mungkin tahu polimer yang merupakan suatu golongan bahan kimia yang banyak digunakan dalam kehidupan kita sehari hari maupun dalam industri. Polimer meliputi plastik, karet, serat, dan nilon. Beberapa senyawa penting dalam tubuh makhluk hidup, yaitu karbohidrat (polisakarida), protein, dan asam nukleat, juga merupakan polimer.Bahan-bahan yang terbuat dari polimer sintetik seperti plastik misalnya, tidak akan pernah lepas dalam kehidupan kita. Polimer sintetik telah menjadi bagian yang erat dan menjadi kebutuhan primer bagi kita. Perlengkapan rumah tangga, perlengkapan sekolah, perangkat komputer, telpon, dan masih banyak lagi bahan-bahan yang terbuat dari polimer. Polimer sintetik telah banyak berjasa dan memberi kemudahan kita dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Namun benarkah tidak ada masalah yang ditimbulkanya? Ini bukan menakut-nakuti, tetapi memberi sedikit informasi tentang bahaya yang ditimbulkan oleh polimer sintetik bagi kesehatan kita. Sehingga kita bisa diharapkan bisa berhati-hati dan lebih selektif dalam pemanfaatan polimer buatan ini. Sebelum menuju pokok permasalahan tentang kemungkinan ancaman bahaya dari polimer sintetik ini, alangkah baiknya jika kita terlebih dahulu mengenal secara singkat tentang polimer. Apa itu polimer dan bagaimana sejarahnya sehingga begitu pesat dikembangkan oleh dunia industri di seluruh belahan bumi.Polimer merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang secara aplikatif. Kertas, plastik,ban,serat-seratalamiah,merupakanproduk-produk polimer. Polimeradalahsuatubahanyangterdiridariunitmolekul yang disebutmonomer jika monomernya sejenis disebut homopolimer, dan jika monomennyaberbeda akan menghasilkan kopolimer.Polimer alam yang telah kita kenal antaralain:selulosa, protein, karetalam dan sejenisnya. Pada mulanya manusia menggunakan polimer alam hanya untuk membuatperkakasdan senjata, tetapi keadaan ini hanya bertahan hinggaakhir abad 19 dan selanjutnya manusia mulai memodifikasi polimer menjadiplastik. Plastik yang pertama kali dibuat secara komersial adalah nitroselulosa.Material plastik telah berkembang pesat dan sekarang mempunyaiperananyangsangatpentingdibidangelektronika, pertanian, tekstil,transportasi,furniture,konstruksi, kemasan kosmetik, mainan anak-anak dan produk-produk industrylainnya.Secara garis besar, plastik dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu :plastikthermoplast dan plastik thermoset. Plastik thermoplast adalahplastik yang dapat dicetak berulang-ulang dengan adanya panas.Yang termasuk plastic thermoplast antara lain : PE, PP, PS, ABS, SAN, nylon, PET, BPT, Polyacetal(POM), PCdll. Sedangkan plastik thermosetadalahplastik yang apabila telah mengalami kondisi tertentu tidak dapat dicetak kembalikarena bangun polimernya berbentuk jaringan tiga dimensi. Yangtermasukplasticthermoset adalah :PU (Poly Urethene, UF(Urea Formaldehyde),MF (Melamine Formaldehyde) ,polyester, epoksi dll.Untuk membuat barang-barang plastik agar mempunyai sifat-sifat sepertiyang dikehendaki, maka dalam proses pembuatannya selain bahan baku utamadiperlukan juga bahan tambahan atau aditif. Penggunaan bahan tambahan iniberaneka ragamtergantung padabahan baku yangdigunakan danmutu produkyang akan dihasilkan. Berdasarkan fungsinya,maka bahan tambahan atau bahanpembantuproses dapat dikelompokkanmenjadi:bahan pelunak (plasticizer), bahanpenstabil (stabilizer), bahan pelumas (lubricant), bahan pengisi (filler),pewarna (colorant), antistatic agent, blowing agent, flame retardant dsb.

B. Rumusan MasalahAdapun permasalahan pada pembahasan makalah ini ialah 1. Apa pengertian polimer secara umum?2. Glikogen adalah satu contoh polimer alami, apa pengertian glikogen dan bagaimana proses glikogen melakukan metabolisme pada tubuh?3. Polikarbonat merupakan salah satu contoh polimer buatan, bagaimana proses polikarbonat menjadi polimer sintetis dan apa saja kegunaannya?

C. TujuanTujuan penulisan makalah ini adalah untuk1. Mengetahui dan memahami definisi polimer secara umum.2. Mengetahui dan memahami glikogen sebagai polimer alami3. Mengetahui dan memahami Polikarbonat sebai polimer sintetis (buatan)

BAB IIPEMBAHASAN / ISI

A. POLIMER

Plastik sintetis pertama dibuat pada tahun 1860-an. Sebelum itu, bahan-bahan alami seperti gading dan ambar banyak digunakan. Dalam bukunya Organic chemistry, Hart (1990) menyebutkan bahwa polimer (poly = banyak, meros = bagian) adalah molekul raksasa yang biasanya memiliki bobot molekul tinggi, dibangun dari pengulangan unit-unit. Molekul sederhana yang membentuk unit-unit ulangan ini dinamakan monomer. Sedangkan reaksi pembentukan polimer dikenal dengan istilah polimerisasi. Penemuan bahan-bahan sintetis telah dimulai lebih dari seratus tahun yang lalu untuk menggantikan bahan-bahan seperti gading, yang semakin langka, dan untuk membuat bahan-bahan yang dapat dicetak atau terbentuk seperti serat. Makromolekul atau polimer adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen. Makromolekul ini mungkin rantai linear, bercabang, atau jaringan tiga dimensi.Makromolekul dibagi atas dua material yaitu :1. Material biologis (makromolekul alam)Contoh : karet alam, wool, selulosa, sutera dan asbes2. Material non biologis (makromolekul sintetik)Contoh : plastik, serat sintetik, elastomer sintetikMaterial biologis dapat menunjang tersediaanya pangan dan dibahas dalam biokimia sedang material non biologis mencakup bahan sintetik. Banyak makromolekul sintetik memiliki struktur yang relatif sederhana, karena mereka terdiri dari unit ulangan yang identik (unit struktural). Inilah sebabnya mereka disebut polimer.Polimer sangat penting karena dapat menunjang tersedianya pangan, sandang, transportasi dan komunikasi (serat optik). Saat ini polimer telah berkembang pesat.Ada dua jenis reaksi pembentukan polimer (polimerisasi), yaitu polimerasi adisi dan polimerasi kondensasi.a. Polimerisasi AdisiPolimerisasi adisi merupakan polimerisasi yang terjadi melalui penggabungan monomer-monomer yang memiliki ikatan rangkap secara adisi membentuk molekul baru sehingga ikatan rangkapnya menjadi jenuh. Pada polimerisasi tidak ada molekul yang hilang. Polimerisasi dapat berlangsung dengan bantuan zat pengaktif atau biasa disebut inisiator (katalisator). Beberapa contoh polimerisasi adisi yang menghasilkan polimer yang berguna bagi kehidupan antara lain polimer poliisoprena dan polimer polietena.b. Polimer KondensasiBerbeda dengan polimerisasi adisi, polimerisasi kondensasi terjadi ketika suatu monomer bergabung dengan monomer lain membentuk molekul besar sambil melepaskan molekul-molekul sederhana, misalnya H2O atau NH3. Polimerisasi kondensasi terjadi pada monomer yang memiliki gugus fungsional. Beberapa contoh polimerisasi kondensasi yang menghasilkan polimer yang berguna bagi kehiudupan antara lain polimer nilon 66 dan dakron (poliester).Dari berbagai jenis polimer yang banyak kita jumpai, polimer dapat digolongkan berdasarkan asalnya, pembuatannya, jenis monomer, sifatnya terhadap panas dan reaksi pembentukannya.Berdasarkan asalnya, polimer dapatdibedakan atas polimer alam dan polimer sintesis.1. Polimer AlamPolimer alam adalah polimer yang terdapat di alam dan berasal dari makhluk hidup. Contoh polimer alam dapat dilihat pada table di bawah iniNoPolimerMonomerPolimerisasiContoh

1.Pati/amilumGlukosaKondensasiBiji-bijian, akar umbi

2.SelulosaGlukosaKondensasiSayur, Kayu, Kapas

3.ProteinAsam aminoKondensasiSusu, daging, telur, wol, sutera

4.Asam nukleatNukleotidaKondensasiMolekul DNA dan RNA (sel)

5.Karet alamIsoprenaAdisiGetah pohon karet

Sifat-sifat polimer alam kurang menguntungkan. Contohnya, karet alam kadang-kadang cepat rusak, tidak elastis, dan berombak. Hal tersebut dapat terjadi karena karet alamtidak tahan terhadap minyak bensin atau minyak tanah serta lama terbuka di udara. Contoh lain, sutera dan wol merupakan senyawa protein bahan makanan bakteri, sehingga wol dan sutera cepat rusak. Umumnya polimer alam mempunyai sifat hidrofilik (suka air), sukar dilebur dan sukar dicetak, sehingga sangat sukar mengembangkan fungsi polimer alam untuk tujuan-tujuan yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.GLIKOGENSebagian makromolekul adalah polimer. Tiga molekul besar di antara empat kategori senyawa organik kehidurap, karbohidrat, protein dan asam nukleat adalah molekul yang menyerupai rantai yang disebut polimer. Makromolekul polimer berbeda sifatnya dari monomer penyusunnya, akan tetapi mekanisme kimiawi yang digunakan sel untuk membuat dan memutus polimer secara mendasar adalah sama. (gambar 5.2)

Salah satu contoh polimer alam yang monomernya glukosa adalah glikogen. Glikogen adalah homopolisakarida nutrien bercabang, terdiri dari satuan glukosa berikatan 1 4 dan 1 6. Glikogen umumnya ditemukan dalam hampir semua sel hewan, juga protozoa dan bakteri. Pada manusia dan vertebrata, glikogen ditemukan dalam hati dan otot, yang merupakan karbohidrat cadangan. Glikogen tersusun dari jutaan glikosil yang terikat dengan ikatan 1 4 glikosida membentuk rantai panjang. Pada titik percabangan membentuk ikatan 1 6. Jadi strukturnya menyerupai pohon.STRUKTUR GLIKOGEN

Tabel di atas memaparkan mengenai karakteristik biokimia dari empat kelas polisakarida yang terdiri