Tugas Paper Mekanika Tanah [Paralel (13,14,15,16)]

Download Tugas Paper Mekanika Tanah [Paralel (13,14,15,16)]

Post on 26-Nov-2015

47 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>Viktor Saragih</p> <p>1106070294Stabilisasi Tanah dengan GeosintetikGeosintetik terdiri dari kata Geo, yang artina bumi, dan Sintetik, yang artinya buatan. Dari asal katanya, geosintetik dapat diartikan material buatan manusia yang digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan bumi atau tanah. Golongan yang termasuk ke dalam bagian geosintetik adalah geotextile, geomembrane, geogrid, geonet, geomat, geosynthetic clay liner, geopipe, geocomposit, geocell, dan geofoam.</p> <p> Geotekstil</p> <p>Pembebanan atau pembangunan di atas tanah lunak kemungkinan akan menyebabkan tanah mengalami penurunan yang besar dan kemungkinan runtuh akibat kurangnya daya dukung tanah terhadap beban. Suatu cara untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah dengan cara penggunaan geotextile yang digelar di atas tanah lunak sebelum diberikan pembebanan yang berfungsi sebagai perkuatan (reinforcement). </p> <p>Pelaksanaan konstruksi jalan di atas lahan basah dengan perkuatan geotextile dapat menghindarkan terjadinya keruntuhan lokal pada tanah lunak tersebut. Keuntungan pemasangan geotextile pada pelaksanaan jaan di atas tanah lunak adalah kecepatan dalam pelaksanaan dan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan metoda penimbunan konvensional. </p> <p>Dalam pemilihan alternatif penggunaan geotextile perlu diperhatikan beberapa hal yaitu faktor internal dan eksternal dari geotextile tersebut. Faktor internal geotextile yang perlu diperhatikan antara lain kuat tarik geotextile, sifat perpanjangan (creep), struktur geotextile, dan daya tahan terhadap faktor lingkungan. Sementara faktor eksternal geotextile terdiri dari jenis bahan timbunan atau beban yang berinteraksi dengan geotextile. Struktur geotekxtile, yaitu jenis anyam (woven) atau niranyam (non-woven) juga mempengaruhi pada pemilihan geotextile untuk perkuatan. Kondisi lingkungan juga memberikan reduksi terhadap kuat tarik geotextile karena reaksi kimia antara geotextile dan lingkungan sekitar. Sinar ultraviolet, air laut, kondisi asam atau basa, serta mikroorganisme seperti bakteri dapat mengurangi kekuatan geotextile tersebut. Waktu pembebanan juga mempengaruhi karena akan terjadi degradasi oleh faktor fatigue atau aging. </p> <p>Metode pemasangan geotekstil pada proyek adalah seperti berikut:</p> <p>1. Harus digelar di atas tanah dalam keadaan terhampar tanpa gelombang dan kerutan.</p> <p>2. Aturan untuk overlapping dan penyambungan geotekstil adalah :</p> <p>3. Pada daerah pemasangan yang berbentuk kurva (misalnya tikungan jalan), maka geotekstil dipasang mengikuti/searah kurva seperti berikut</p> <p>4. Jangan membuat overlapping atau jahitan pada daerah yang searah dengan beban roda (beban lalu lintas).</p> <p>5. Jika geotekstil dipasang untuk terkena langsung sinar matahari maka harus digunakan yang berwarna hitam. </p> <p>Beberapa contoh geotekstil sebagai berikut:</p> <p> Geogrid</p> <p>Geogrid adalah salah satu jeinis material geosintetik yang mempunyai bukaan yang cukup besar dan kekakuan yang lebih baik dibanding gotekstil. Material dasar geogrid bisa berupa polyphropylene, polyethilene dan polyesther atau material polymer yang lain.</p> <p>Secara umum geogrid adalah bahan geosintetik yang berfungsi sebagai perkuatan dan stabilisasi, adapun jenis pemanfaatannya sebagai berikut :</p> <p>1. Geogrid UniaxialBerfungsi sebagai material perkuatan pada sistem konstruksi dinding penahan tanah (retaining wall) dan perkuatan leerng (slope reinforcement).</p> <p>2. Geogrid Biaxial</p> <p>Berfungsi sebagai stabilisasi tanah dasar seperti pada tanah dasar lunak (soft clay maupun tanah gambut). Metode kerjanya adalah interlocking, artinya mengunci agregat yang ada di atas geogrid sehingga lapisan agregat tersebut lebih kaku dan mudah dilakukan pemadatan.</p> <p>3. Geogrid Triax</p> <p>Fungsinya sama dengan Biaxial sebagai material stabilisasi tanah dasar lunak, hanya saja kualitasnya lebih baik. Hal ini disebabkan bentuk bukaan segitiga lebih kaku sehingga penyebaran beban menjadi lebih merata.</p> <p>Metode pemasangan Geogrid</p> <p>1. Persiapan tanah dasar berupa pembersihan dan pemadatan2. Penggelaran atau penghamparan material geogrid dengan ketentuan overlapping sebagai berikut :Konsistensi TanahNilai CBRPanjang Overlap</p> <p>Kaku&gt;21 ft= 30,48 cm</p> <p>Lunak1-22 ft= 60,96 cm</p> <p>Sangat Lunak</p>