Tugas mandiri sim new

Download Tugas mandiri sim new

Post on 05-Dec-2014

1.055 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

<ul><li> 1. BAB I1.1 Latar Belakang Abad 20 yang lalu serinng disebut abad informasi karena kenyataan bahwainformasi sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk juga dalam kehidupanbisnis.dengan informasi manusia dapat memperoleh apa yang telah terjadi padalingkungannya bahkan dari luar lingkungannya. Informasi dari berbagai unsurperusahaan menjadi perhatian bagi para manajer perusahaan dalam pelaksanaantransaksi-transaksi yang dilakukan perusahaan. Tanpa informasi internal maupun informasi eksternal, sulit bagi para menajeruntuk mengambil berbagai keputusan dalam perusahaan. Informasi internal harusdisiapkan sendiri oleh berbagai unsur perusahaan, sedangkan informasi eksternaldiperoleh baik dari alat-alat komunkasi modern seperti mass-media, alat-alatkomunikasi seperti telepon, handphone, TV, atau dari internet. Kemajuan alat komunikasi pada melinium ketiga semakin mempermudahperolehan informasi dari berbagai sumber untuk berbagai kepentingan terutamadalam berbagai pengambilan keputusan didalam perusahaan, itulah sebabnya sangatdirasakan pentingnya mengelolah informasi secara terintegrasi pada setiap organisasiperusahaan. Oleh karena itulah focus utama dari system informasi manajemen adalahbagaimana mengelolah informasi sebaik-baiknya agar dapat menjadi alat pembantubagi setiap manajer dalam pengambilan keputusan. System informasi manajemen telah aada jauh sebelum teknologi informasi yangberbasiskan computer hadir. Akan tetapi dengan adanya computer sebagai salah satubentuk revolusi dalam teknologi informasi, computer telah dengan menakjubkanmampu memproses data secara cepat dan akurat bahkan menyajikan informasi yangsekiranya dilakukan secara menual tanpa bantuan computer memerlukan waktuberhari-hari bahkan bermingggu-minggguTM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 1 </li> <li> 2. Dalam kenyataannya Peran System Informasi Manajemen akan lebih terasa bagiperusahaan-perusahaan besar. Bagi perusahaan-perusahaan besar, kebutuhan untukmengumpulkan data dan informasi secara skala besar dan dalam waktu yang cepatlebih dirasakan kepentinganya berbanding dengan perusahaan-perusahaan menengahapalagi kecil. Oleh karena itu, dalam aplikasinnnya, suatu perusahaan perlumenimbang-nimbang kepentingan penggunaan system informasi ini diantaranyaberdasarkan dari skala perusahaan, jumlah tenaga kerja, pola kominikasi sertajaringan perusahaan dalam dunia bisnis dalam lingkungannya.TM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 2 </li> <li> 3. BAB II LANDASAN TEORI2.1 Sistem Informasi Manajemen Sistem merupakan suatu totalitas himpunan bagian-bagian yang satu samalain berinteraksi dan bersama-sama beroperasi mencapai suatu tujuan tertentudidalam suatu lingkungan, sedangkanInformasi merupakan data yang telah diolahmenjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya danManajemen adalahketatalaksanaan proses pengunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasarantertentu. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem InformasiManajemen(SIM) adalah suatu system manusia/mesin yang terpadu yangmenyediakan informasi untuk mendukung fungsi-fungsi operasi manajemen danpengambilan keputusan di dalam organisasi. AdapunSIM juga dappat didefenisikansebagai suatu pendekatan dalam menajemen untuk mengumplkan data, memprosesdat tersebut dan menganalisnya untuk menghasilkan data dan menyajikan informasisebagai landasan untuk pengambilan keputusan perusahaan. Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuhmanusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat pentinguntuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwainformasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurangmendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalamiketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahandalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yangdimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik. Masalah utamanya adalah bahwasistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti(sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangatpenting (vital) dalam mendesain sebuah sistem informasi yang efektif (effectiveTM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 3 </li> <li> 4. business system). Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasiyang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sebuah perusahaanmengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannyasehari-hari. Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraanharus dibutuhkan: semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data danharus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standartertentu. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapisebuah sistem informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebihdari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yangmenerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen danbagi pengambilan keputusan. Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramidadimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status,dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber informasi dalammendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber dayasistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusanuntuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasiutnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.Sistem ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah database. Pada dasarnya orang dapat membahas sistem informasi manajemen tanpakomputer, tetapi adalah kemampuan komputer yang membuat SIM terwujud.Persoalannya bukan dipakai atau tidaknya komputer dalam sebuah sistem informasimanajemen, tetapi adalah sejauh mana berbagai proses akan dikomputerkan. Gagasansuatu sistem informasi/keputusan berdasarkan komputer berarti automatisasi total.Konsep sistem manusia/mesin menyiratkan bahwa sebagian tugas sebaiknyadilaksanakan oleh manusia, dan lainnya lebih baik dilakukan oleh mesin. Dalamsebagian terbesar persoalan, manusia dan mesin membentuk sebuah sistem gabunganTM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 4 </li> <li> 5. dengan hasil yang diperoleh melalui serangkaian dialog dan interaksi antara komputerdan seorang manusia pengolah. Kenyataan bahwa sebuah SIM adalah berdasarkan komputer berarti bahwapara perancang harus memilih pengetahuan cukup mengenai komputer danpenggunaannya dalam pengolahan informasi. Konsep manusia/mesin bahwaperancang sebuah sistem informasi manajemen harus memahami kemampuanmanusia sebagai pengolah informasi dan perilaku manusia dalam mengambilkeputusan.2.2 Komponen dalam Sistem Informasi Manajemen Bagi perusahaan-perusahaan besar, kepetingan system informasi manajemenrasanya sudah tidak dapat diabaikan. Sistem infomarsi menajemen dibeberapaperusahaan besar setidak-tidaknya memiliki 5 komponen, yaitu :Sistem Pemprosesan Data (Data Proscesing System) Dimana system ini merupakan subsistem dari SIM yang melakukan prosespenyesuaian (update) atas berbagai database yang terdapat dalam perusahaan danmenyajikannya dalam bentuk informasi terkini sebagaimana dibutuhkan olehmanajemen perusahaan. System pemprosesan data ini dapat dilakukan dengan duacara, yaitu batch processing dan online processing. Pemprosesan data secara batchadalah pengaupdatean database melalui pengumpalan data pada satu periode tertentuuntuk kemudian dilakukan update pada satu waktu tertentu secara serentak.Pemprosesan data secara online adalah pendekataan yang melakukan update terus-menerus mengikuti proses pemasukan data yang terbaru.TM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 5 </li> <li> 6. Sistem Pelaporan Manajemen ( Management Reporting System) Sisitem pelaporan manajemen mengumpulkan data untuk kemudian diprosesuntuk menghasilkan informasi atau laporan yang diperlukan oleh manajer dalammenentukan perencanaan dan mengambil keputusan. Beberapa jenis pelaporanmanajemen yang sudah dikenal dan dinyatakan, sebagai berikut :1. Laporan Detail (Detail Report). Laporan yang memuat informasi detail darisetiap transaksi yang dilakukan oleh perusahaan berdasarkan waktunya sertainformasi detail lainnya.2. Laporan Ringkas(Summary Report). Laporan ini memuat beberapa informasipenting yang diperlukan, yaitu pada manajemen pada level yang lebih tinggi.3. Laporan Pengecualian(Exception Report). Merupakan laporan yangmenyampaikan beberapa penyimpangan atas strandar tertentu yang telah ditetapkanoleh perusahaan.4. Laporan Atas Permintaan(On Demand Report). Laporan ini dilaporkan atasdasar permintaan saja.Sistem Pendukung Dalam Pengambilan Keputusan(Decision Support System) System ini secara terprogram mampu menjawab beberapa kasus dalamperusahaan yang menyangkut jawaban atas pertanyaan bagamana apabila. DecisionSupport System dapat dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah datamenjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yangspesifik. Tujuan dari Decision Support System (DSS) antara lain adalah : membantu manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah semistrukturTM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 6 </li> <li> 7. mendukung penilaian manajer bukan mencoba menggantikannya meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan seorang manajer dari padaefisiensinya. Tahap-tahap dalam pengambilan keputusan antara lain adalah : kegiatan intelijen, kegiatan merancang, kegiatan memilih dan menelaah. Kegiatan intelijen ini merupakan kegiatan mengamati lingkungan untukmengetahui kondisi-kondisi yang perlu diperbaiki. Kegiatan ini merupakan tahapandalam perkembangan cara berfikir. Untuk melakukan kegiatan intelijen ini diperlukansebuah sistem informasi, dimana informasi yang diperlukan ini didapatkan darikondisi internal maupun eksternal sehingga seorang manajer dapat mengambil sebuahkeputusan dengan tepat. Kegiatan merancang merupakan sebuah kegiatan untuk menemukan,mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin untukdilakukan. Tahap perancangan ini meliputi pengembangan dan mengevaluasiserangkaian kegiatan alternatif. Pertimbangan-pertimbangan utama telahdiperkenalkan oleh Simon untuk melakukan tahapan ini, apakah situasi keputusan initerprogram atau tidak. Sedangkan kegiatan memilih dan menelaah ini digunakanuntuk memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia danmelakukan penilaian terhadap tindakan yang telah dipilih.Perangkat lunak DSS sering disebut juga dengan DSS generator. DSS generator iniberisi modul-modul untuk database, model dan dialog manajemen. Modul databaseini menyediakan beberapa hal, seperti: creation, interrogation dan maintenance untukDSS database. DSS database memiliki kemampuan untuk menemukan sistemdatabase yang telah disimpan. Sedangkan modul model digunakan untuk menyajikankemampuan membuat, menjaga dan memanipulasi ke dalam bentuk modelTM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 7 </li> <li> 8. matematika. Model dasar ini menampilkan electronic spreadsheet. Model dialogdigunakan untuk menarik perhatian para pengguna untuk berhubungan langsungantara pengguna dengan komputer dalam mencari solusi.DSS digunakan dalam suatu perusahaan dengan alasan : Perusahaan beroperasi pada ekonomi yang tidak stabil. Perusahaan dihadapkan pada kompetisi dalam dan luar negeri yangmeningkat. Perusahaan menghadapi peningkatan kesulitan dalam hal melacak jumlahoperasi-operasi bisnis. Sistem komputer perusahaan tidak mendukung peningkatan tujuan perusahaandalam hal efisiensi, profitabilitas dan mencari jalan masuk di pasar yang benar-benarmenguntungkan.Sedangkan Dampak dari pemanfaatan Decision Support System (DSS) antara lain : Masalah-masalah semi struktur dapat dipecahkan. Problem yang kompleks dapat diselesaikan. Sistem dapat berinteraksi dengan pemakainya. Dibandingkan dengan pengambilan keputusan secara intuisi, pengambilankeputusan dengan DSS dinilai lebih cepat dan hasilnya lebih baik. Menghasilkan acuan data untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi olehmanajer yang kurang berpengalaman. Untuk masalah yang berulang, DSS dapat memberi keputusan yang lebihefektif. Fasilitas untuk mengambil data dapat memberikan kesempatan bagi beberapamanajer untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Meningkatkan produktivitas dan kontrol dari manajer.TM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Page 8 </li> <li> 9. Sistem Otomasi Kantor (Office Automatic System) Otomatisasi dalam bahasa Inggris disebut automation memiliki padanan katamechanization dan computerization (Lernout &amp; Hauspie Speech Products N.V.,1993). Automation memiliki dua makna yaitu 1) the use of automatic equipment tosave mental and manual labour (penggunaan peralatan otomatis untuk menghematpikiran dan tenaga) dan 2) the automatic control of the manufacture of a productthrough its successive stages (kendali otomatis dalam pembuatan suatu produkdengan tahapan...</li></ul>