tugas mandiri pbl dehidrasi

Download Tugas Mandiri Pbl Dehidrasi

Post on 21-Jan-2016

24 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

blok cairan

TRANSCRIPT

110201230s Sasaran Belajar

LI.1 Memahami dan Menjelaskan Tentang Cairan TubuhLO.1.1 Definisi Cairan TubuhLO.1.2 Klasifikasi Cairan TubuhLO.1.3 Kandungan Cairan Elektrolit Tubuh LO.1.4 Mekanisme Fisiologi Keseimbangan Cairan TubuhLI.2 Memahami dan Menjelaskan Tentang Dehidrasi LO.2.1 Definisi Dehidrasi LO.2.2 Klasifikasi Dehidrasi LO.2.3 Penyebab Dehidrasi LO.2.4 Gejala DehidrasiLO.2.5 Penanggulangan Dehidrasi LO.2.6 Pencegahan Dehidrasi LI.3 Memahami dan Menjelaskan Tentang Minum dan Makan dalam Etika Islam

LI.1 Memahami dan Menjelaskan Tentang Cairan TubuhAir (H 0) merupakan komponen utama yang paling banyak terdapat di dalam tubuhmanusia. Sekitar 60% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air. Namun bergantung kepada kandungan lemak & otot yang terdapat di dalam tubuh, nilai persentase ini dapat bervariasi antara 50-70% dari total berat badan orang dewasa.Oleh karena itu maka tubuh yang terlatih & terbiasa berolahraga seperti tubuh seorang atlet biasanya akan mengandung lebih banyak air jika dibandingkan tubuh non atlet.

Di dalam tubuh, sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling tinggi antara lain adalah sel-sel otot dan organ-organ pada rongga badan, seperti paru paru atau jantung, sedangkan sel-sel yang mempunyai konsentrasi air paling rendah adalah sel-sel jaringan seperti tulang atau gigi. Konsumsi cairan yang ideal untuk memenuhi kebutuhan harian bagi tubuh manusia adalah mengkonsumsi 1 ml air untuk setiap 1 kkal konsumsi energy tubuh atau dapat juga diketahui berdasarkan estimasi total jumlah air yang keluar dari dalam tubuh. Secara ratarata tubuh orang dewasa akan kehilangan 2.5 L cairan per harinya. Sekitar 1.5 L cairan tubuh keluar melalui urin, 500 ml melalui keluarnya keringat, 400 ml keluar dalam bentuk uap air melalui proses respirasi (pernafasan) dan 100 ml keluar bersama dengan feces (tinja). Sehingga berdasarkan estimasi ini, konsumsi antara 8-10 gelas (1 gelas 240 ml) biasanya dijadikan sebagai pedoman dalam pemenuhan kebutuhan cairan per- harinya.LO.1.1 Definisi Cairan TubuhCairan adalah bahan yang langsung mengalir secara alamiah, bukan padat atau gas. Cairan tubuh adalah larutan yang terdiri dari air dan zat terlarut. Komponen tunggal terbesar dari tubuh adalah air. Air adalah pelarut bagi semua zat terlarut dalam tubuh baik dalam bentuk suspensi maupun larutan.Larutan adalah adalah campuran yang homogen dari dua atau lebih macam zat yang terdiri dari solute ( zat terlarut) dan solvent ( zat pelarut).

LO.1.2 Klasifikasi Cairan Tubuh Menjelaskan Larutan Berdasarkan Kepekatan : 1. Larutan Encer : Larutan yang menganduang relatif sedikit solute(zat yang dilarutkan ) dalam larutan 2. Larutan pekat : Larutan yang mengandung banyak solute(zat yang dilarutkan) dalam larutan 3. Larutan Jenuh : Larutan dimana ada keseimbangan antara solute padat dan solute dalam larutan 4. Larutan Tidak Jenuh: Larutan yang mengandung jumlah solute yang kurang dari larutan jenuh.

Menjelaskan Larutan Berdasarkan Daya Hantar Listrik: 1. Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, dibedakan atas: a. Elektrolit KuatLarutan elektrolit kuat adalah yang mempunyai daya hantar listrik yang kuat, karena zat terlarutnya didalam pelarut (umumnya air), seluruhnya berubah menjadi ion-ion (alpha = 1) 1) Asam-asam kuat seperti : HCL,HC1O3, H2S04, HNO3dan lain-lain. 2) Basa-basa kuat yaitu basa-basa golongan alkali dan alkali tanah, seperti : NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2 dan lain-lain. 3) Garam-garam yang mudah larut seperti : NaCl, Al2(SO4)3 dam lain-lain.b. Elektrolit Lemah Larutan elektrolit lemah adalah larutan yang daya hantar listriknya lemah dengan harga derajat ionisasinya sebesar : 0 < alpha < 1 1) Asam-asam lemah seperti : CH3COOH,HCN,H2CO3,H2S dam lain-lain. 2) Basa-basa lemah seperti : NH4OH. Ni(OH)2 dan lain-lain. 3) Garam-garam yang sukar larut seperti AgCl,CaCrO4,PbI2dan lain-lain 2. Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, karena zat terlarutnya didalam pelarut tidak dapat menghasilkan ion-oin (tidak berion) Tergolong kedalam jenis ini misalnya : 1) Larutan Urea 2) Larutan Sukrosa 3) Larutan Glukosa4) Larutan Alkohol

Berdasarkan Kemampuan Menyerapnya : 1. Larutan ideal yaitu larutan yang memenuhi Hukum Roult. Pada larutan ideal tidak terjadi penyerapan atau pelepasan kalor pada saat pencampuran larutan 2. Larutan tidak ideal yaitu larutan yang tidak memenuhi hukum Roult. Larutan tak ideal ini dapat dibagi dua yaitu : a. Larutan yang mengalamami pelepasan kalor pada saat pencampuran sehingga merupakan larutan yang mengalami penyimpangan positif dari hukum Roult.b. Larutan yang mengalami penyerapan kalor pada saat pencampuran yang menghasilkan penyimpangan negatif dari hukum Roult.

Berdasarkan Wujud / Fasanya :Cair, padat, dan gas.

LO.1.3 Kandungan Cairan Elektrolit TubuhSebagian besar tubuh manusia terdiri dari cairan. Pada bayi prematur jumlahnya sebesar 80% dari berat badan, bayi normal sebesar 70-75% dari berat badan, sebelum pubertas sebesar 65-70% dari berat badan, orang dewasa sebesar 50-60% dari berat badan. Cairan dalam tubuh dibagi dalam dua kompartemen utama yaitu cairan intrasel dan cairan ekstrasel. Cairan intrasel adalah cairan yang terdapat dalam sel tubuh. Volume cairan intrasel sebesar 60% dari cairan tubuh total. Kandungan air intrasel lebih banyak dari ekstrasel. Cairan intrasel berperan pada proses menghasilkan, menyimpan, dan penggunaan energi serta perbaikan sel. Sedangkan cairan ekstrasel adalah cairan yang terdapat diluar sel tubuh. Cairan ekstrasel terdiri dari: cairan interstisium atau cairan antar sel yang berada di antara sel-sel, cairan intravaskular yang berada dalam pembuluh darah yang merupakan bagian air dalam plasma darah, dan cairan trans sel yang berada dalam rongga-rongga khusus. Volume cairan ekstrasel sebesar 40% dari cairan tubuh total. Cairan ekstrasel berperan sebagai pengantar semua keperluan sel dan sebagai pengangkut CO, sisa metabolisme, bahan toksik atau bahan yang telah mengalami detoksifikasi dari sekitar lingkungan sel.KompartemenJumlah% Berat Badan% Jumlah Cairan

Volume intraselular24,0 L3360

Volume ekstraselular16.0 L2240

Volume interstisium11.2 L15.428

Volume plasma3.2 L4.48

Volume transelular1.6 L2.24

Kandungan Cairan elektrolit 2Elektrolit yang terdapat pada cairan tubuh akan berada dalam bentuk ion bebas (free ions). Secara umum elektrolit dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis yaitu kation dan anion. Jika elektrolit mempunyai muatan positif (+) maka elektrolit tersebut disebut sebagai kation sedangkan jika elektrolit tersebut mempunyai muatan negatif (-) maka elektrolit tersebut disebut sebagai anion. Contoh dari kation adalah + + - - natrium (Na ) dan nalium (K ) & contoh dari anion adalah klorida (Cl ) dan bikarbonat (HCO ). Elektrolit- 3 + + elektrolit yang terdapat dalam jumlah besar di dalam tubuh antara lain adalah natrium (Na ), kalium (K ),+ + - - 2- 2- kalsium.Usia (tahun)Natrium (mg)Kalium (mg)Klorida (mg)

Bayi0 0,5115 350350 925275 200

0,5 1250 750425 1275400 1200

Anak-anak dan remaja1 3325 975550 1650500 1500

4 6450 1350775 2325700 2100

7 10600 18001000 3000925 2775

11 +900 27001525 45751400 4200

Dewasa110 - 33001875 - 56251700 - 5100

Tabel : kebutuhan mineral dalam tubuh

Sumber dan Kebutuhan Mineral 1. Natrium (Na)i. Sumber : garam dapur, roti, keju, ketan, tiram, biskuit, gandum, wortel, lobak, bayam, kol, telur, kerang.ii. Kadar normal : 135-145 mEq / Liii. Fungsi : kation utama dalam cairan ekstrasel, mempertahankan tekanan osmotik, cairan tubuh, preservasi iritabilitas normal otot dan permeabilitas sel.iv. Kelebihan : Hipernatremiav. Kekurangan : Hiponatremia, penyakit addison, berat badan menurun.vi. Eksresi : keringat (20-50 mEq/L), urine (5-35 mg), feses (20-50 mg), kulit (25 mg).vii. Absorpsi : mudah diserap oleh ileum, pada tubulus proksimal (dipengaruhi oleh hormon aldosteron, norepinefrin, angiotensin II), lengkung henle (kotranspor NaCl), dan lengkung henle (kotranspor NaCl).viii. Distribusi Natrium dalam tubuhCairan atau JaringanMg/dl atau 100 grmEq / L

Seluruh darah16070

Plasma330143

Sel8537

Jaringan otot60 160

Jaringan saraf312

2. Kalium (K)i. Sumber : jeruk, pisang, hati sapi, daging sapi, brokoli, ayam, daging anak kerbau.ii. Kadar normal : 3,5 5 mEq / Liii. Fungsi : kation utama dalam cairan intrasel, mempengaruhi keseimbangan asam basa dan tekanan osmotik, penting untuk metabolisme, penting dalam biosintesis protein, penting pada fungsi saraf dan otot.iv. Kelebihan : hiperkalemiav. Kekurangan : hipokalemiavi. Eksresi : dipengaruhi oleh perubahan keseimbangan asam basa dan aktivitas korteks adrenal. Di usus, di eksresi dengan cairan pencernaan lalu difiltrasi oleh glomerulus ginjal dan desokresi di tubulus.vii. Absorpsi : pada usus halus.viii. Dsitribusi Kalium dalam tubuh

Cairan atau JaringanMg/dl atau 100 grmEq / L

Seluruh darah20050

Plasma205

Sel440112

Jaringan otot250 400

Jaringan saraf530

3. Klorida (Cl)i. Sumber : garam dapurii. Kadar normal : 96 - 106 mEq / Liii. Fungsi : anion utama cairan ekstraseluler, menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, mengatur tekanan osmotik, peranan khusus dalam darah karena fungsinya pada pergeseran klorida, membentuk asam hidroklorida dalam getah lambung.iv. Kelebihan : hiperkloremikv. Kekurangan : hipokloremikvi. Eksresi : tergantung oleh natrium, jika tubuh banyak kehilangan natrium, tubuh pun akan kehilangan klor. Tetapi, klor juga dapat lebih banyak hilang pada saat kehilangan cairan lambung oleh muntah-muntah atau pada obstruksi pilorus atau duodenumvii. Distribusi klorida dalam tubuh

Cairan atau JaringanMg/dl atau 100 grmEq / L

Seluruh