tugas mandiri agama

Download Tugas mandiri agama

Post on 21-Jan-2015

1.419 views

Category:

Education

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Makalah Tugas mandiri agama Islam Semester 2

TRANSCRIPT

  • 1. TUGAS MANDIRI URGENSIPENDIDIKAN AGAMA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA MATAKULIAH :PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PUTERA BATAM 2013 Nama : Asep Jaenudin NPM : 120210034 Kode Kelas : 122-UM411-M1 Dosen : Tim Dosen Universitas Putera Batam

2. i KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan hidayah-Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah Tugas Mandiri yang berjudul UrgensiPendidikan Agama Dalam LingkunganKeluarga. Adapun maksud dilaksanakannya penyusunan makalah ini, tidak lain adalah untuk memenuhi penyusunan makalah tugas mandiri mata kuliah Pendidikan Agama Islam yang ditugaskan kepada penyusun, sehingga penyusun dan pembaca lebih memahami tentang Urgensi Pendidikan Agama dan pengaruhnya dalam kehidupan berkeluarga. Ucapan terima kasih penyusun sampaikan kepada Bapak/Ibu Dosen Universitas Putera Batam yang telah memberikan arahan dalam penyusunan Makalah Tugas Mandiri ini. Kepada orangtua yang telah memberi dukungan baik secara moril dan materiil, dan kepada teman- teman serta pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan oleh penyusun. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.Untuk itu, sudilah kiranya para pembaca memberikan masukan dan saran sehingga isi makalah ini dapat lebih sempurna. Dan sebelumnya penyusun memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kesalahan penulisan atau bahasa yang kurang baku dalam karya tulis ini. Akhirnya penulis berharap semoga isi makalah ini dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang memerlukannya di masa yang akan datang. Batam, 20 Juni2013 Penyusun 3. ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ............................................................................... i DAFTAR ISI............................................................................................. ii BAB I. PENDAHULUAN ......................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ............................................................................. 1 1.2 Rumusan Masalah........................................................................ 3 1.3Tujuan Penulisan........................................................................... 4 1.4 Manfaat Penulisan ...................................................................... 4 BAB II. LANDASAN TEORI .................................................................... 4 2.1 Pendidikan Agama Dalam Keluarga............................................. 4 2.2 Dasar dan Tujuan Pendidikan Agama .......................................... 5 2.3Metode Pendidikan Agama............................................................ 6 BAB III. PEMBAHASAN ......................................................................... 9 3.1 Lingkungan keluarga .................................................................... 9 3.2Arti pentingnya pendidikan agama di lingkungan keluarga ........... 10 3.3Keluarga sebagai landasan Pendidikan bagi anak ........................ 12 3.4Pendidikan Keluarga ..................................................................... 15 BAB IV. PENUTUP.................................................................................. 18 4.1 Kesimpulan................................................................................... 18 4.2Saran............................................................................................. 18 DAFTAR PUSTAKA................................................................................ 19 4. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia baik dalam keluarga, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.Pendidikan agama merupakan salah satu alat untuk dapat membimbing seseorang menjadi orang yang baik terutama dalam pembentukan kepribadian. Dengan pendidikan agama akan terbentuk karakter akhlakul karimah sehingga mereka mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik. Oleh karena itu, sifat baik dan buruknya seseorang itu akan terlihat dari tingkah laku atau kepribadian yang dimiliki oleh orang tersebut. Dalam pandangan islam, anak adalah amanat yang dibebankan oleh Allah SWT kepada orang tuanya, karena itu orang tua harus memelihara dan menyampaikan amanat kepada yang berhak menerima. Dengan demikian pelaksanaan pendidikan merupakan tanggung jawab orang tua untuk membimbing anak sejak dini. Perkembangan kepribadian ini sangat tergantung kepada baik atau tidaknya proses pendidikan yang ditempuh, jika proses pendidikan kurang baik maka hasilnya pun kurang baik. Pentingnya pendidikan agama bagi tiap-tiap orang tua terhadap anak-anaknya sangat menentukan terhadap prilaku anak dimasa yang akan datang. Bagaimanapun orang tua mempunyai peran yang sangat menentukan karena orang tua sebagai guru yang pertama dan utama bagi kehidupan anak-anaknya. Hal ini sebagai mana yang disabdakan Nabi Muhammad SAW sebagai berikut : Tiap-tiap anak dilahirkan diatas fitrah maka kedua orang tuanya lah yang mendidiknya menjadi orang yang beragama Yahudi Nasrani atau Majusi.(HR.Muslim). 5. 2 Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama dimana anak berinteraksi sebagai lembaga pendidikan yang tertua, karena sebagian besar kehidupan atau aktifitas anak dilakukan didalam keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima anak adalah dalam keluarga dan disinilah dimulai suatu proses pendidikan. Sehingga orang tua berperan besar sebagai pendidikan bagi anak-anaknya. Kepribadian anak secara total dapat diartikan sebagai kesan yang menyeluruh tenttang dirinya yang terlihat dalam sikap dan prilaku kehidupan sehari-hari. Kesan menyeluruh disini dimaksudkan sebagai keseluruhan sikap mental dan moral seorang anak yang terakumulasi di dalam hasil interaksinya dengan sesame dan merupakan hasil reaksi terhadap pengalaman dari lingkungan masing-masing. Proses pembentukan tingkah laku atau kepribadian ini hendaklah di mulai dari masa kanak-kanak, karena masa ini termasuk masa yang sangat sensitif bagi perkembangan kemampuan berbahasa, cara berpikir dan sosislisasi anak. Di dalamnya terjadi proses pembentukan jiwa anak yang menjadi dasar keselamatan mental dan moralnya. Di sini peran serta orang tua adalah harus memberikan perhatian ekstra terhadap masalah pendidikan anak dan mempersiapkannya untuk menjadi insan yang handal dan aktif di masyarakatnya kelak. Pembentukan kepribadian terjadi dalam masa yang panjang, sejak dalam kandungan sampai umur kurang lebih 2 tahun.Pembentukan kepribadian berkaitan erat dengan pembinaan pendidikan agama.Apabila kepribadian seseorang kuat, maka sikapnya tegas, tidak mudah terpengaruh oleh bujukanfaktor-faktor yang datang dari luar, serta bertanggung jawab atas ucapan dan perbuatannya. Dan sebaliknya apabila kepribadiannya lemah ia mudahterombang-ambing oleh faktor dan pengaruh yang datang dari luar. Kepribadianterbentuk melaui semua pengalaman dan nilai-nilai yang diserapnya dalam pertumbuhan, terutama pada tahun-tahun pertama dari umurnya. Dalam hal ini,keluarga sebagai peletak dasar bagi perkembangan pribadi anak yang pertama dansebagai tempat utama anak mengenal.Kehidupannya sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anak.Kepribadaian orang tua memberi pengaruh yang besar terhadap terbentuknyakepribadian anak, sebab segala tingkah laku orang tua 6. 3 mempengaruhi anak. Olehkarena itu, para orang tua harus menyadari, bahwa kepribadian muslim anak hanya dapat dibentuk melalui pendidikan akhlak. 1.2 Rumusan Masalah 1) Bagaimana pendidikan agama dalam keluarga ? 2) Bagaimana pembentukan kepribadian anak ? 3) Bagaimana peranan pendidikan agama dalam keluarga sebagai upaya awal pembentukan kepribadian anak? 1.3 Tujuan Penulisan 1) Untuk mengetahui pendidikan agama dalam keluarga ? 2) Untuk mengetahui pembentukan kepribadian anak ? 3) Untuk mengetahui peranan pendidikan agama dalam keluarga upaya awal pembentukan kepribadian anak? 1.4 Manfaat Penulisan 1) Bagi masyarakat, dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam melakukan pendidikan agama dalam keluarga dalam hal pembentukan kepribadian anak. 2) Bagi saya dan mahasiswa, dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan khususnya dalam hal peranan pendidikan agama islam dalam pembentukan kepribadian diri kita sendiri. 7. 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pendidikan Agama Dalam Keluarga A. Pengertian Pendidikan Agama Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 1 pendidikan adalah aktivitas dan usaha manusia untuk meningkatkan kepribadiannya dengan jalan membina potensi-potensi pribadinya, yaitu rohani (pikir, karsa, rasa, cipta dan budi nurani) dan jasmani (panca indra serta keterampilan-kerampilan). Pendidikan adalah suatu proses yang mempunyai tujuan yang biasanya di usahakan untuk menciptakan pola-pola tingkah laku tertentu pada kanak-kanak atau orang yang sedang di didik. Dari beberapa pendapat yang telah di uraikan di atas, maka dapat di simpulkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar melalui bimbingan, pengarahan dan latihan untuk membantu mengarahkan anak didik agar berkepribadian tinggi menuju yang sempurna serta mampu melaksanakan kewajibannya terhadap agama dan Negara. Istilah agama memiliki dua macam pengertian yaitu secara bahasa dan secara istilah: 1. Pengertian agama menurut bahasa Ada yang berpendapat bahwa agama berasal dari kata bahasa sangsekerta yang artinya haluan, peraturan, jalan atau kebaikan kepada Tuhan. Agama itu bersumber dari dua kata, yaitu : A : yang berarti tidak. Gama : yang berarti kacau balau, tidak teratur. Jadi, agama artinya tidak kacau atau tidak teratur. Agama adalah peraturan-peraturan yang harus di taati yang mempersatukan seluruh umat manusia itu sejahtera, damai dan mendapat kedudukan yang terpuji atau sikap terhadap dunia yang mencakup acuan yang menunjukkan lingkungan lebih luas dari pada lingkungan dunia ffisik 8. 5 yang terikat ruang dan waktu.P