tugas kp 2010-2011

Download Tugas KP 2010-2011

Post on 12-Jul-2015

520 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAB I PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Berawal dari dibangunya jalur jalan dan jembatan penghubung antara jawa barat dan jawa tengah yang menghubungkan antara Kab.Cilacap dan Kota banjar yang kemudian lebih spesifiknya menghubungkan Kecamatan Langensari di Kota banjar dengan Desa Madura di Kabupaten Cilacap, dimana dalam pembangunanya direncanakan sebagai jalur lintas Propinsi yang tentunya dalam perencanaanya dibutuhkan jalur jalan yang sesuai dengan standar nasional Indonesia, dimana jalur jalan yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan perencanaan. Jalur jalan yang ada memerlukan pelebaran badan jalan dan penguatan struktur jalanya yang sesuai dengan standar SNI, daereh Langensari dibelah oleh Jalur Lintasan Kereta api kebetulan jalur jalan yang akan direncanakan sebagai jalur lintas Propinsi ini melintas dijalur kereta api tersebut.

Oleh karena itu Pemerintah Kota Banjar merencanakan jalur jalan yang tidak terhambat oleh kereta api maka direncanakanlah jembatan layang yang menyebrangi jalur kereta api tersebut atau jembatan ini disebut fly over, kebetulan dalam Pembangunanya bertahap dan sekarang sudah mencapai tahap III, dimana dalam segi pembiayaan anggaran proyek menggunakan APBD Kota Banjar. Yang tentunya dalam proses pemilihan pelaksana proyek melalui proses tender yang sangat ketat, pembangunan fly over ini sangat strategis sekali demi kelancaran arus lalulintas terutama jalur jalan utama didaerah Langensari yang nantinya akan digunakan sebagai jalur lintas propinsi Jabar-Jateng.

Deni Herdiansyah 7011070005

2LAPORAN KERJA PRAKTEK

Fly over Langensari ini dibangun dengan konstruksi jembatan type Komposit, dalam pelaksanaan pembangunan proyek fly over langensari tahap III

(lanjutan) ini pemenang tender untuk Kontraktor adalah PT.Limus Nunggal Agung, sedangkan untuk pengawasanya oleh Konsultan pengawas CV. INDES Engineering.

Dalam perkembangan kemajuan zaman

dan teknologi yang semakin sangatlah penting bagi

meningkat, pembangunan sarana transportasi

penunjang kemajuan pembangunan di bidang transportasi dalam perpindahan dari satu tempat ke tempat lain yang berupa : jalan raya, jalan kereta api, kapal udara dan lain-lain.

Jembatan layang merupakan sarana pendukung jalan raya yang sangatlah penting untuk melalui rintangan yang berupa jalur jalan lain, pemukiman , maupun jalur kereta api. Pembuatan suatu jembatan layang haruslah disesuaikan dengan kapasitas jalan dan kelas jalan supaya tidak terjadi kemacetan akibat lebar jembatan yang terlalu kecil.

Pembangunan

jembatan

layang

adalah

merupakan

tanggung

jawab

pemerintah sebagai perencana dengan tujuan supaya jalur sarana transportasi aman dan lancar. Pemerintah biasanya membentuk suatu proyek dengan maasing-masing tugas dan pelaksananya.

Maka dalam hal ini desain suatu proyek sangatlah penting dan di butuhkan dalam suatu pembangunan khususnya di bidang transportasi, dengan harapan pelaksanaan pembangunan jembatan layang sesuai dengan ketentuan ketentuan yang direncanakan dengan perencanaan yang matang sesuai SNI.

Deni Herdiansyah 7011070005

3LAPORAN KERJA PRAKTEK

1.2.Lokasi Proyek Proyek pembangunan jembatan fly over ini berada ditengah Kecamatan Langensari melintas pada jalur selatan lintasan kereta api tepatnya disebelah timur stasiun kereta api Langensari Kota Banjar, atau sebelah utara pasar langen.

1.3.Identifikasi Proyek Nama Proyek Pekerjaan Alamat Pemilik Pelaksana Pengawasan Alokasi dana Sumber dana Tahun anggaran : Fly Over Langensari : Pembangunan Fly Over Langensari : Kecamatan Langensari Kota Banjar : Dinas PU Kota Banjar : PT. Limus Nunggal Agung : CV. Cipta Budaya Galuh : Rp. 4.425.000.000,00 : APBD Kota Banjar : 2010

Waktu pelaksanaan : 210 (dua ratus sepuluh hari kalender) Waktu pemeliharaan : 180 (seratus delapan puluh hari kalender )

Deni Herdiansyah 7011070005

4LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAB II MANAGEMEN PROYEK

2.1

Pelaksana Pekerjaan Adapun pelaksana pekerjaaan dalam paket pekerjaan ini adalah: Kontraktor : PT. Limusnunggal Agung

Alamat perusahaan : Jl. Limusnunggal No. 40 Ciamis Nilai kontrak : Rp 4.425.000.000,00

Masa pelaksanaan : 210 (dua ratus sepuluh) hari kalender Masa pemeliharaan : 180 (seratus delapan puluh hari) hari kalender

Secara umum pelaksanaan pekerjaan fisik konstruksi sesuai dengan gambar rencana yang tercantum dalam dokumen kontrak. Adapun kegiatannya adalah sebagai berikut: Mengisi rencana harian untuk diperiksa terlebih dahulu oleh koordinator lapangan dan disetujui oleh pemilik pekerjaan; Mengajukan request, soft drawing kepada koordinator lapangan dan disetujui oleh pemilik pekerjaan; Melaksanakan pekerjaan; Menghadiri rapat koordinasi dengan koordinator lapangan dan pemilik pekerjaan; Melaksanakan pembuatan sertifikat bulanan ( mounth certificate ) beserta back up dan kualitas maupun kuantitas untuk diperiksa terlebih dahulu oleh koordinator lapangan dan disetujui oleh pemilik pekerjaan.

3.1

Pemilik Pekerjaan Pemilik pekerjaan adalah suatu badan perorangan dan atau pemerintah yang memberikan tugas pekerjaan, dan membayar hasil pekerjaaan kepada pelaksana proyek dalam hal ini kontrakor.

Deni Herdiansyah 7011070005

5LAPORAN KERJA PRAKTEK

Pemilik proyek pada pekerjaan pembangunan Fly Over Langensari ini adalah Dinas Pekerjaan Umum Kota Banjar Sub Bidang Bina Marga. Adapun kewajiban pemilik proyek dalam melaksanakan tugasnya antara lain adalah: Menyediakan tempat atau lahan untuk pelaksanaan pekerjaan; Menyediakan gambar dan biaya pekerjaan; Mengatur arus uang untuk pembayaran; Menyetujui dan menolak calon calon kontraktor yang diajukan; Menandatangani SPK ( Surat Perintah Kerja ) dan surat perjanjian kontrak dengan kontraktor; Menolak atau menyetujui pekerjaan tambah kurang yang diajukan oleh kontraktor; Menolak dan menyetujui perubahan pekerjaan; Mengesahkan semua dokumen pembayaran kepada pihak kontraktor.

2.3

Struktur Organisasi Proyek Untuk menjamin kelancaran berjalannya suatu proyek, sehingga bisa mencapai hasil yang sesuai dengan perencanaan, maka diperlukan suatu system organisasi yang tepat sehingga personil yang terlibat didalamnya dapat bekerja sesuai dengan kedudukan dan latar belakang yang dimilikinya.

Pada umumnya struktur organisasi ini terdiri dari pemilik proyek selaku kuasa pengguna anggaran, dan kontraktor selaku pelaksana paket pekerjaan. Hubungan kerja dari kedua unsur tersebut diatur dalam suatu perjanjian (kontrak). Dalam hal ini, kontraktor selaku pelaksana paket pekerjaan bertanggung jawab penuh atas prestasi pekerjaan kepada pemilik proyek selaku kuasa pengguna anggaran.

Deni Herdiansyah 7011070005

6LAPORAN KERJA PRAKTEK

Semua pihak tersebut membentuk suatu struktur proyek, yang bila semua dapat bekerja dan terkoordinasi dengan baik dapat mencapai hasil yang maksimal.Pejabat Pembuat Komitmen ( PjPK)

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan PPTK)

(

Koordinator Lapangan

Pejabat Penata Usaha Keuangan SKPD (PPK SKPD )

Pengawas lapangan

Gambar.2.3.1 Struktur Organisasi Pemilik Proyek

Direktur Utama Keuangan Proyek Administrasi Proyek

Penanggung Jawab TeknisPelaksana Teknis Quality Controll Quantity Controll

Gambar.2.3.2 Struktur Organisasi Kontraktor

Deni Herdiansyah 7011070005

7LAPORAN KERJA PRAKTEK

2.4

Jadwal Pelaksanaan Jadwal pelaksanaan diperlukan untuk perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan yang sebagai mana mestinya atas pekerjaan. Jadwal tersebut diperlukan untuk menjelaskan kegiatan-kegiatan pekerjaan setelah kegiatan dalam program mobilisasi telah selesai.

Kontraktor harus menyiapkan jadwal pelaksanaan dalam batas waktu 15 hari setelah surat penunjukan pemenang. Jadwal pelaksanaan itu harus diserahkan dan mendapat persetujuan dari direksi pekerjaan. Dengan detail yang disyaratkan dari spesifikasi ini. Dimana detail tersebut harus menunjukan urutan kegiatan yang diusulkan oleh kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan.

Jika diperlukan oleh direksi pekerjaan, kontraktor harus menyediakan analisa jaringan yang menunjukan awal dan akhir setiap tanggal mulainya sutu kegiatan sehingga dapat diperoleh suatu jadwal jalur kritis (critical path schedule) dan dapat diperoleh jadwal untuk menentukan jenis-jenis pekerjaan yang kritis dalam seluruh jadwal pelaksanaan.

2.5

Persiapan Pekerjaan Cakupan kegiatan persiapan yang diperlukan dalam kontrak ini akan tergantung pada jenis dan volume pekerjaan yang harus dillaksanakan, dan secara umum harus memenuhi hal-hal berikut: Penyewaan atau pembelian sebidang lahan yang diperlukan untuk base camp kontraktor dan kegiatan pelaksanaan. Mobilisasi kepala pelaksana yang memenuhi jaminan kualifikasi (sertifikasi) menurut cakupan pekerjaannya Mobilisasi semua staf pelaksana dan pekerja yang diperlukan dalam pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan dalam kontrak .

Deni Herdiansyah 7011070005

8LAPORAN KERJA PRAKTEK

Mobilisasi dan pemasangan peralatan sesuai dengan daftar peralatan yang tercantum dalam penawaran, dari satu lokasi asal ke tempat pekerjaan dimana peralatan tersebut akan digunakan menurut kontrak yang telah ditentukan.

Penyediaan dan pemeliharaan base camp kontraktor, jika perlu termasuk kantor lapangan, tempat tinggal, bengkel, gudang, dan sebagainya.

2.6

Logistik Bahan harus disimpan sedemikian rupa sehingga mutunya terjamin dan terpelihara serta siap untuk dipergunakan dalam pekerjaan. Bahan yang disimpan harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga selalu siap pakai, dan mudah diperiksa oleh direksi pekerjaan. Tanah dan bangunan orang lain tidak boleh dipakai tanpa ijin tertulis dari