TroubleShooting Pc

Download TroubleShooting Pc

Post on 11-Nov-2015

216 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

qw

TRANSCRIPT

<ul><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 3 </p><p> Dapatkah kesalahan tersebut dijelaskan? Dokumentasikan penjelasan mengenai permasalahan tersebut. </p><p> Apakah pesan kesalahan diterima? Komputer diperlengkapi dengan peralatan diagnosa sendiri. Apabila komputer gagal pada pengujian diagnosa sendiri, secara tipikal biasanya </p><p>membuat pesan kesalahan. </p><p> Minta pengguna akhir mengingat kembali pesan kesalahan tersebut. Dalam kasus kesalahan power-on-self-test (POST), tanyakan pada konsumen jumlah beeps yang terdengar. </p><p> Apakah permasalahan tersebut pernah terjadi sebelumnya? Cobalah untuk menetapkan batas waktu kejadiannya. Batas waktu akan membantu mengidentifikasi penyebab potensial </p><p>kejadian tersebut. Apabila permasalahan pernah terjadi sebelumnya, dokumentasikan </p><p>perubahan yang dibuat pada sistem. </p><p> Apakah ada perubahan pada sistem? Temukan perubahan yang terjadi pada hardware dan software. Perubahan yang dibuat dalam usaha untuk memperbaiki permasalahan </p><p>sebelumnya dapat menjadi sumber permasalahan terbaru. Selain itu, penambahan atau </p><p>pemindahan hardware dan software dapat menciptakan permasalahan yang tidak terlihat </p><p>dengan sumber-sumber sistem. </p><p>Catatan: </p><p>Ingatlah untuk mendekati para pengguna akhir dengan sikap yang hormat dan sopan. </p><p>Beberapa pengguna akhir mungkin ragu untuk mengakui apa yang telah mereka lakukan pada </p><p>sistem. Pendekatan yang profesional meneguhkan kepercayaan yang dibutuhkan sehingga </p><p>para pengguna akhir dapat berdiskusi tentang perubahan apapun. </p><p> Dapatkah kesalahan direproduksi? Mereproduksi permasalahan akan memungkinkan para pengguna akhir menjelaskan kesalahan yang sebenarnya. Teknisi di tempat kemudian </p><p>dapat melihat dan merasakan permasalahan pada tangan pertama. </p><p>Peringatan: </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 4 </p><p>Jangan mereproduksi kesalahan apabila berdampak buruk pada komponen komputer. </p><p>Misalnya, jangan mereproduksi sebuah permasalahan seperti memancarkan suplai tenaga. </p><p>Setelah menanyai semua pertanyaan yang penting, mendapatkan jawaban-jawaban, dan </p><p>mengevaluasi semua jawaban tersebut, permasalahannya seharusnya disempitkan menjadi </p><p>yang berhubungan dengan hardware atau software. Permasalahan tersebut kemudian </p><p>disempitkan ke komponen tertentu atau bagian dari sistem. Ketika ini terjadi, teknisi </p><p>kemudian dapat berlanjut dengan mengembangkan sebuah solusi untuk permasalahan </p><p>sebagaimana disebutkan di bagian berikut. </p><p>Penyelesaian Masalah Server Jaringan </p><p>Berikut ini adalah beberapa pertanyaan tipikal untuk ditanyakan ketika ada permasalahan </p><p>dengan server jaringan: </p><p> Kapankah terakhir kali server jaringan beroperasi? Perubahan apa yang terjadi sejak terakhir kali server jaringan beroperasi? Hardware apa yang baru-baru ini ditambahkan ke server jaringan? Software apa yang baru-baru ini ditambahkan ke server jaringan? Siapakah yang pertama kali melaporkan ada permasalahan server jaringan? Di manakah buku catatan server jaringan? Bagaimanakah dampat kegagalan server jaringan pada operasional perusahaan? </p><p>Gunakan pikiran untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: </p><p> Apakah ruangan server terlampau panas? Apakah ruangan server berada di atas kelembaban operasi maksimum untuk </p><p>perlengkapan? </p><p> Apakah ada semacam bau atau sesuati yang terbakar di ruangan server? Apakah ada asap yang terlihat di ruangan server? Apakah alarm server berbunyi? </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 5 </p><p> Apakah alarm UPS berbunyi? Apakah lampu kesalahan menyala dalam disk drive? Apakah ada komponen server jaringan yang panas bila dipegang? Apakah kawat tenaga diputuskan dari komponen komponen manapun? Apakah kabel jaringan diputuskan dari peralatan jaringan manapun, termasuk server? Apakah semya kabel SCSI eksternal terhubungkan? </p><p>Menggunakan pikiran untuk menjawab pertanyaan mendasar ini adalah bagian integral dari </p><p>troubleshooting. Yang juga penting adalah peralatan hardware/software dan kegunaan. </p><p>13.1.4 Mengembangkan sebuah solusi </p><p>Menciptakan sebuah solusi adalah langkah ketiga dalam proses troubleshooting. Teknisi akan </p><p>mengevaluasi data yang terkumpul. Para teknisi akan menggunakan pengalaman, logika, </p><p>pertimbangan, dan pemikiran untuk mengembangkan sebuah solusi. Kadang-kadang, </p><p>diagnosa awal akan terbukti tidak sukses dan strategi harus direvisi. Troubleshooting adalah </p><p>sebuah kemampuan yang didapat dari belajar yang akan terbukti dengan waktu dan </p><p>pengalaman. </p><p>13.1.5 Penerapan solusi </p><p>Langkah keempat dalam siklus troubleshooting adalah menerapkan solusi. Secara esensial, </p><p>langkah ini melibatkan teknisi mengerjakan komputer tersebut. Teknisi mencoba solusi tadi </p><p>dengan manipulasi tangan pada komponen komputer, yang bisa jadi hardware atau software. </p><p>Ada beberapa hal untuk diingat ketika menerapkan solusi pada sebuah permasalahan: </p><p> Selalu backup data yang kritis sebelum membuat perubahan apapun yang punya potensi mengkorup data yang tersimpan di komputer. </p><p> Selalu memulai dengan hal yang sederhana lebih dulu Rubah hanya satu hal di satu waktu dan cek dua kali pengaruhnya pada komputer </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 6 </p><p> Kembalikan perubahan yang membuat permasalahan menjadi lebih buruk atau menyebabkan kerusakan yang lebih jauh pada sistem </p><p>13.1.6 Apakah permasalahan terselesaikan? </p><p>Memastikan permasalahan telah teratasi adalah langkah kelima dalam siklus troubleshooting. </p><p>Setelah sebuah solusi telah diterapkan, teknisi dapat menjalankan pengujian diagnosa, </p><p>inspeksi secara visual, dan mendengarkan sistem untuk memastikan bahwa permasalahan </p><p>telah terpecahkan. Kemudian, teknisi harus memastikan bahwa para pengguna akhir puas </p><p>dengan hasilnya. </p><p>Apabila sistem beroperasi dengan benar, maka siklus troubleshooting berakhir dengan sukses. </p><p>Apabila sistem tidak beroperasi dengan tepat, teknisi perlu mengundo setiap perubahan yang </p><p>telah dibuat pada sistem dan mengembalikannya ke awal siklus troubleshooting. Apabila lebih </p><p>banyak informasi yang diperlukan, teknisi harus kembali ke langkah pertama untuk </p><p>mengidentifikasi permasalahan. </p><p>13.1.7 Mendokumentasi solusi </p><p>Pendokumentasian adalah langkah terakhir dari proses troubleshooting. Sangatlah penting </p><p>mendokumentasikan semua perubahan yang dilakukan pada sistem sebagai hasil dari </p><p>pemecahan permasalahan. Catatan ini dapat menjadi titik awal untuk permasalahan </p><p>troubleshooting mendatang. Dokumentasi juga dapat mengeliminasi seluruh bagian </p><p>permasalahan yang dicurigai. </p><p>Dokumentasi setelah jangka waktu menjejaki semua perubahan atau modifikasi yang dibuat </p><p>pada sistem. Permasalahan sistem di masa depan dapat didiagnosa dengan lebih mudah oleh </p><p>teknisi yang berbeda. Catatan perbaikan yang sebelumnya adalah peralatan troubleshooting </p><p>yang tidak ternilai harganya dan akan mendidik teknisi pada keadaan mesin sebelumnya. </p><p>13.1.8 Peralatan troubleshooting </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 7 </p><p>Supaya mentroubleshoot dengan benar permasalahan hardware, teknisi perlu diperlengkapi </p><p>dengan peralatan yang benar. Para teknisi seharusnya disiapkan untuk keadaan yang </p><p>bagaimanapun bentuknya dan membawa peralatan dengan mereka ke lokasi yang berjarak </p><p>jauh. Peralatan di sebuah kotak peralatan seharusnya meliputi peralatan mekanis dan digital. </p><p>13.1.9 Software pendiagnosa </p><p>Ada beberapa produk software komersial yang tersedia untuk membantu dalam permasalahan </p><p>troubleshooting komputer. Produk-produk ini, mengacu pada software pendiagnosa, juga </p><p>sangat membantu dalam mencegah kegagalan sistem yang potensial. Beberapa program yang </p><p>lebih populer termasuk yang berada di bawah ini: </p><p> SpinRite http://grc.com/default.htm Checkit http://www.hallogram.com/ </p><p> PC Technician http://www.windsortech.com/ </p><p> AMI Diags http://www.ami.com/ </p><p> SiSoft Sandra (freeware) http://www.3bsoftware.com/ </p><p>SpinRite </p><p>SpinRite adalah sebuah program untuk memulihkan data dari sebuah hard drive yang </p><p>mengalami crash. SpinRite adalah sebuah aplikasi berdiri sendiri yang mampu membooting </p><p>independen dari DOS. Program ini telah mendapatkan pengakuan pasar dan telah terbukti </p><p>berhasil dalam kasus-kasus yang sulit. SpinRite juga membantu mencegah kegagalan hard </p><p>drive. Apabila diload sebelum kegagalan, ia dapat memperingati para pengguna mengenai </p><p>adanya potensi permasalahan dan dapat mencegah crash dengan mengisolasi wilayah hard </p><p>drive. Wilayah permasalahan ditandakan sebagai korup. Apabila sebuah wilayah telah korup, </p><p>tidak dapat digunakan untuk membaca atau menulis data. </p><p>Checkit </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 8 </p><p>Checkit melakukan analisis sistem dan pengujian. Dapat menyediakan laporan performa </p><p>untuk para teknisi mengenai komponen hardware. Checkit dapat melakukan pengujian </p><p>loopback menggunakan steker loopback. Juga dapat memastikan pengoperasian yang benar </p><p>dari CPU, celah PCI, DMA, cache, keyboard, dan video RAM 64 megabit yang pertama. </p><p>PC Technician </p><p>PC Technician adalah peralatan diagnosa yang berdiri sendiri yang beroperasi independen </p><p>dari DOS. PC Technician dapat melakukan pengujian diagnosa pada port yang paralel, port </p><p>berseri, hard drive, keyboard, adaptor video, dan RAM. </p><p>AMI Diags </p><p>AMI Diags menyediakan pengujian sistem diagnosa tingkat tinggi. AMI Diags dapat </p><p>menyediakan laporan memori, port berseri, port paralel, modem, hard drive, keyboard, BIOS, </p><p>dan adaptor video. </p><p>Sisoft Sandra </p><p>System Analyzer, Diagnostic and Reporting Assistant (sandra) adalah program freeware yang </p><p>menyediakan satu set peralatan diagnosa yang dapat membantu dalam troubleshooting dan </p><p>mengukur komponen komputer. Sandra dapat menguji performa CPU, modem, kartu video, </p><p>memori, BIOS, dan hard drive. </p><p>13.1.10 Tindakan pembuangan </p><p>Praktek pembuangan yang tepat seharusnya ditekankan ketika membuang material berbahaya </p><p>seperti bahan kimia, baterai, CRT, dan cartridge printer. Teknisi seharusnya diinformasikan </p><p>mengenai peraturan lokal pembuangan komponen komputer. Informasi mengenai </p><p>pembuangan komponen komputer diungkap di Modul 12, Pemeliharaan Pencegahan dan </p><p>Upgrading. </p><p>13.2 Troubleshooting Kotak Hardware </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 9 </p><p>13.2.1 Gambaran umum field replaceable units (FRUs) </p><p>Peralatan yang dapat digantikan atau ditambah di medan disebut unit pengganti medan (FRU). </p><p>Beberapa FRU yang awam diilustrasikan di Gambar 1. FRU tidak membutuhkan pensolderan </p><p>dan mudah untuk dipindahkan dan diinstal. Misalnya, sebuah sound card PCI </p><p>dipertimbangkan sebagai FRU. Sebuah sound card dapat dipindahkan tanpa menggunakan </p><p>peralatan tertentu. Berikut daftar dari FRU yang biasa: </p><p> Monitor Keyboard/mouse Kartu ekspansi modular Kebanyakan mikroprosesor Cadangan tenaga RAM seperti DIMM, SIMM, dan RIMM Floppy dan disk drive Motherboard </p><p>13.2.2 Kesalahan POST </p><p>Setiap kali komputer dinyalakan, akan melalui sebuah pengujian power-on self test (POST). </p><p>POST adalah sebuah seri pengujian diagnosa sendiri yang dijalankan komputer untuk menguji </p><p>hardware utama. Itu adalah tugas pertama yang dijalankan oleh BIOS komputer. POST </p><p>melakukan tes dasar yang rutin pada motherboard dan peralatan hardware utama. Tetapi tidak </p><p>melakukan pengujian mendalam pada sistem komputer. Ia hanya dapat mendeteksi kegagalan </p><p>utama yang akan membatasi proses bootup. </p><p>POST disimpan di ROM BIOS komputer. Ketika komputer dinyalakan, fungsi POST dilewati </p><p>ke bank RAM pertama. Selama POST berlangsung, komputer mencek penghitung waktu </p><p>sistem, CPU, kartu video, memori, dan keyboard berfungsi dengan tepat. Apabila kesalahan </p><p>terjadi, BIOS menjelaskan kode-kode kesalahan yang akan dilaporkan kepada para pengguna. </p><p>Kesalahan-kesalahan ini dapat dilaporkan secara visual atau melalui seri kode beeps. </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 10 </p><p>Pesan kesalahan kode beep adalah bantuan troubleshooting yang berguna. Kode beep ini </p><p>mengindikasikan atau mengkonfirmasi bahwa ada permasalahan dengan hardware komputer. </p><p>Kode-kode beep dihasilkan dengan kombinasi beep yang singkat dan panjang. Kode beep </p><p>untuk komputer dengan AMI BIOS dijelaskan di Gambar 1. </p><p>Catatan: </p><p>Laporan kesalahan yang ditimbulkan POST akan bervariasi tergantung pada BIOS yang </p><p>diinstal pada komputer. Untuk informasi khusus mengenai kesalahan POST, mengaculah pada </p><p>dokumentasi BIOS atau website pabriknya. Catatlah bahwa pesan kesalahan yang ditunjukkan </p><p>Gambar 2 berlaku untuk BIOS yang diferensikan. </p><p>Indikator Kesalahan Kartu POST </p><p>Sebuah kartu POST adalah alat yang membantu mentroubleshoot permasalahan komputer </p><p>yang terjadi sebelum BIOS dapat melaporkan sebuah kesalahan. Terkadang sebuah komputer </p><p>gagal sebelum sebuah kesalahan BIOS dapat dilaporkan. Ketika ini terjadi, sebuah kartu </p><p>POST berguna karena menyediakan pembacaan digital untuk para teknisi mengenai kesalahan </p><p>POST manapun. Kartu POST berguna untuk voltase cadangan tenaga troubleshooting, konflik </p><p>IRQ/DMA, dan pengukur waktu motherboard. Kartu POST juga cocok baik dengan celah ISA </p><p>atau PCI. </p><p>Pesan kesalahan kartu POST ditampilkan di kartu itu sendiri. Tidak tampilan video yang perlu </p><p>untuk membaca pesan kesalahan. Gambar 3 menunjukkan sebuah gambar kartu POST. </p><p>Perhatikan tampilan LCD dan kode BIOS hexadesimal. </p><p>13.2.3 Kesalahan CMOS/BIOS </p><p>Complementary metal oxide semiconductor (CMOS) atau non-volatile randon access memory </p><p>(NVRAM) menyimpan parameter dan konfigurasi startup sistem. Kebanyakan kesalahan </p><p>diasosiasikan dengan BIOS termasuk kesalahan checksum CMOS, konflik IRQ/DMA, </p></li><li><p> MALANG </p><p>NETWORKING NOW! Troubleshooting Hardware Komputer - 11 </p><p>kesalahan hard drive, kesalahan memori, dan permasalahan CPU. Gambar 1 menyediakan </p><p>kesalahan yang biasa yang mungkin diterima oleh operator komputer. </p><p>BIOS adalah sebuah tempat yang baik untuk memulai mendiagnosa permasalahan hardware. </p><p>Tampilan BIOS menyediakan informasi konfigurasi software dan hardware level rendah bagi </p><p>para teknisi. Kebanyakan pengguna akhir tidak awas mengenai informasi BIOS atau mereka </p><p>tidak tahu bagaimana menerjemahkannya, sehingga sangat jarang digunakan secara efektif </p><p>ketika troubleshooting. Kesalahan CMOS yang biasa terjadi dijelaskan di Gambar 1. </p><p>Mencek Sistem BIOS </p><p>Ketika sebuah komputer atau server jaringan melalui naikan tenaga, beberapa versi sistem </p><p>BIOS biasanya ditampilkan. Periksa website penjual untuk menentukan apakah versi sistem </p><p>BIOS yang diinstal adalah sistem BIOS terbaru yang cocok untuk komputer model. Apabila </p><p>versi sistem BIOS yang lebih baru tersedia di website penjualnya, download upgradenya dan </p><p>ikuti instruksi untuk memperbaharui sistem BIOS di komputer atau server jaringan. </p><p>Kebanyakan server jaringan dan komputer memiliki BIOS yang flashable, yang berarti BIOS </p><p>dapat dengan mudah dihapus dan diperbaharui menggunakan software. </p><p>Mengakses CMOS </p><p>Untuk mengakses kegunaan setup CMOS, tekan tombol setup selama proses boot. Tombol </p><p>setup harus ditekan di awal pro...</p></li></ul>