traksi & manipulasi - nova.pptx

Download Traksi & manipulasi - Nova.pptx

Post on 09-Jul-2016

267 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Traksi & manipulasi

Manipulasi & Traksi Oleh : Novaria Puspita

Pembimbing : d. H. Sunaryo B.S., Sp. KFR1MANIPULASIThe international Federation of Manual Medicine : Penggunaan tangan dalam proses manajemen pasien dengan menggunakan instruksi & mempertahankan manuever yang maksimal, untuk mempertahankan gerakan tanpa rasa sakit dari sistem muskuloskeletal dalam keseimbangan postural

Tujuan : Mempertahankan mekanika optimal tubuh & memperbaiki keterbatasan ROM, mengurangi nyeri gerak dengan keseimbangan postur & mengoptimalkan fungsi

2 Manual medicine --> manipulasi spinal dan sendi perifer

Tujuan manipulasi spinal :Mengembalikan normalitas & simetri diskus/fasetMeningkatkan ROM mengembalikan fungsi otot gerakan normal mengurangi nyeriMengurangi input sinyal aferen yang diteruskan ke medula spinalis mengurangi nyeri Therapeutic manipulation Direct mechanoreceptor stimulation activation of inhibitory neurons in substansia gelatinosa decreased somatic and visceral afferent nociceptive input to dorsal horn reduce activity of inflammatory neuromodulator reduce pain3Tujuan manipulasi spinal3. Endorphin release meningkatkan ambang rangsang nyeri / mengurangi nyeri yg sangat hebat4. Efek placebo psychophysiologic effect touch and manipulation influence limbic process + affect mood + ANS activity + neuroendocrine mediated process

Keefektifan & resiko kontroversiBelum ada terapi terbaru untuk manipulasi cervical & thoracal,tetapi pd bbrp penelitian mendukung manipulasi di daerah ini

Mulai populer 30 40 th y.l.Andrew Still, pnemu osteopathic medicine,1874Daniel D. Palmer, penemu chiropractic, 1895Mennel, Cyriac & Travell : Traditional medical profesional5PenamaanPatologi muskuloskeletal / lesi yang dimanipulasi somatic dysfunction.Osteopathic lesion subluxation, blokade sendi, hilang gerak sendi & disfungsi sendi.Somatic dysfunction : penurunan / perubahan fungsi dr komponen sistem somatik (rangka tubuh) ; skeletal, arthrodial, struktur miofasial, pembuluh darah, limfatik & elemen saraf yg berhubungan. Tanda : 1. Tenderness and sensitivity2. Struktur asimetri3. Perubahan ROM4. Perubahan tekstur jaringan6Gerak sendi biasanya menurun, dg kontraksi otot & perubahan tekstur jaringan yg berhubungan dg keterbatasan sendi.Pd fase awal ditemukan : vasodilatasi, edema, nyeri & tenderness. Selanjutnya : fibrosis, parestesia,gatal, tenderness yg persisten sering ditemukan.Biasanya asimetris.

Manipulasi tehnik high-velocity thrustingEropa : mobilisasi prosedur thrustingUSA : prosedur thrusting + non-thrusting7IndikasiGangguan muskuloskeletal yg memperlihatkan disfungsi somatik :Nyeri akut & kronis pd cervicalNyeri thoracalNyeri igaLBP fungsional / mekanikalPenonjolan diskusPiriformis syndromeSciaticaNyeri kepalaSacroiliac syndrome8Langkah-langkahDilakukan assessmentPemeriksaan neuromuskular scr seksama evaluasi struktural secara detail observasi, palpasi, gerak pd tiap segmenGreenmans 12 steps screening9

10

11Efek manipulasi diklasifikasikan berdasarkan 5 model teori terhadap interaksi dg tubuh :1. Postural-structural / biomechanical2. Neurological3. Respiratory-circulation4. Bioenergy5. Behavioral-social12KlasifikasiTipe prosedur : thrusting / non-thrustingKontribusi pasien thd gaya : aktif / pasifTipe dr pendekatan gerakan pd pathological barrier : direct / indirectDirect : dokter menggerakkan bagian tubuh dalam arahan penghalang restriktifIndirect : dokter menggerakkan bagian tubuh menjauh dari penghalang restriktif13

Tehnik langsungThrust (impuls, kecepatan tinggi, amplitude rendah) : kekuatan akhir adalah kekuatan operatorArtikulasi : kecepatan rendah, amplitude tinggiEnergi otot (tipe isometri langsung) : kekuatan akhir adalah kontraksi pasienPelepasan miofasia langsung, peregangan jaringan, menahan dan menunggu untuk dilepaskan

Tehnik tidak langsungStrain Counterstrain (Regang-lawan regang)Pelepasan miofasial tidak langsungKraniosakral

Tipe prosedur

17Mobilization with impulsThrust manuever / high-velocity,low-amplitude (HVLA) = manipulasiBiasanya utk th/ disfungsi cervical, thoracal, lumbal, iga, sacroiliaca, ekstremitasJenis yg paling cepat utk memperbaiki disfungsi segmenMenimbulkan : crack or pop noise, tidak berhubungan dg hsl th/Smakin tepat lokasi Gaya yg dibutuhkan utk menarik makin kecil. Dg menghindari gaya yg besar akan mencegah injury pd jar. skitar 18Manipulasi gaya pd area cervical minimal,pd area thoracal maximalDurasi : sgt kecil, < 0,5 detikNyeri mungkin tdk lgsg hilang, tetapi ROM bisa segera membaikOtot yg tegang dpt membatasi gerakanJika pasien tdk bisa diposisikan tanpa menimbulkan nyeri pd 3 bidang ( fleksi-ekstensi, lateral bending & rotasi) nyeri muncul bukan dr proses disfungsi somatik (tp proses inflamasi / destruksi)

19

22Articulatory techniquePemberian pengulangan gaya pd tehnik low-velocity,high-amplitude (LVHA) utk menarik barier scr lgsg, kemudian menjauhkannyaProsedur ini menggerakkan sendi bolak balik berulangkali untuk meningkatkan keleluasaan sendi secara bebasTapping yg berulang pd barier utk menggerakkan barier patologik ke arah barier fisiologik untuk memperbaiki ROMTingkat osilasiJrg ditemukan penggunaan tehnik yg progresif / terus menerusSangat berguna untuk sendi yang kaku dan pasien yang lebih tuaUtk evaluasi diagnostik dr ROM23

Muscle Energy Technique (Direct Isometric)Isometrik : tekanan yang diberikan sama dengan kekuatan respon yang diberikan pasienPasif digerakkan ke barier patologik / ke arah tahananMembutuhkan kerjasama dari pasien secara volunter menggerakkan tubuhnya sesuai petunjuk instrukturKontraksi isometrik yg terus menerus , ditahan oleh pemeriksa selama 3-5 detikDg instruksi dr pemeriksa, pasien diminta utk memilih derajat kontraksi aktif, utk menghindari kontraksi yg terlalu berat yg memicu nyeri / gerakAda periode Relaksasi otot yg sempurna 1-2 detik (postisometric relaxation), sebaiknya tdk digerakkan selama waktu tsbPasien digerakkan scr pasif oleh pemeriksa ke arah barier patologik yg baru25Myofascial ReleaseMengidentifikasi restriksi jaringan dan untuk melepaskan restriksi tersebutMembutuhkan lengan dan tanganTehnik yang melibatkan penarikan wajah, mempertahankan pada posisinya, menunggu sampai jaringan menjadi longgarKomponen Viskoelastisitas dari kolagen membiarkan kolagen perlahan2 teregangBentuk manipulasi ini mjd luas, byk digunakan oleh PT pd 2 keadaan sindroma nyeri muskuloskeletal akut / kronis26Soft Tissue TechniqueMelibatkan stretching jar. Lunak, tekanan dalam, traksi, ataupun kombinasi hal tsb.Mirip dg masase tradisional,ttp dpt jg termasuk didalamnya acupressure, Travells trigger point release, diaphragmatic release, mesenteric release & limphatic drainage methods.Menggunakan scr umum program pengobatan utk peny.kronis spt : Multiple Sclerosis, hemiplegi / sindroma imobilitas.27Strain-CounterstrainScr tdk lgsg, tehnik fungsional dikembangkan oleh JonesTujuan : menghilangkan nyeri dg mangurangi aktivitas proprioseptor aferen yg tdk tepatDokter harus mengetahui titik nyeriTitik nyeri : area yang jika dipalpasi seperti kacang polong (pealike) nyeri1 tgn sbg titik monitor, tgn lain yg menggerakkan pasien pd berbagai variasi posisi yg bisa merelaksasi otot (menempatkan pasien pada posisi yg menyebabkan nyeri hilang) 90-120 detikTgn sbg monitor mempalpasi dan menilai titik nyeriMengembalikan ke posisi normal pelan2 muscle spindle kembali normal Jika pada palpasi tdk nyei lagi perbaikan28Craniosacral TherapyUntuk tulang calvarium dan sacrumDipelopori oleh Sutherland yg menyatakan bahwa tlg kranial mengalami gerakan siklik sekitar sutura kranialis pd kec. 8-12 Hz.Contoh pada impaksi suturaDirasakan paling mudah gerakan pd kranial & sakrum, tetapi sebetulnya bisa teraba di semua bag. Tubuh.Kebanyakan msh berupa hipotesa, tdk didukung oleh penelitian ilmiah.Tekanan gentle yg diberikan pd ritme tbh dg gerakan palpasi yg menempel.29

Terima kasih31Kontraindikasi & ResikoHVLA mempunyai KI absolut yg paling byk.Prolonged neck extension, osteoporosis.Pasien harus relax & bernafas bebas utk menghindari perubahan yg berlebihan pd tek drh, tekanan intraabdominal / canalis spinalis.Kejadian luar biasa akibat manipulasi : stroke, cauda equina, myelopathy, cardiac arrest, kematian hanya 1 kasus per 1/1,5 juta manipulasi.32Penggunaan manipulasi dlm praktekSeorang fisiatris bisa menentukan apakah ada abnormalitas patofisiologi / struktural yg bisa ditangani.Bila tdk bisa sendiri bisa dibantu DO,DC,PT,MD yg memiliki pelatihan tambahan.Durasi & frekuensi blm ada konsensusLBP hasil fungsional lebih cepat drpd yg tidak dimanipulasiManipulasi mrpk salah satu pengobatan termasuk ke dlm program latihan aktif.Bisa dikombinasikan dg injeksi spinal.MET & counterstrain bisa sbg home program.

33Type berdasarkan gaya yg digunakanGaya Intrinsik gaya otot, gaya respirasi, gaya yg menempel spt gaya yg menggerakkan cairan tubuh.Gaya ekstrinsik gravitasi, straps, bantalan, orang lain.34Tipe berdasarkan gerakan pendekatan pd barier patologikMetode direk menggerakkan pasien ke arah barier patologik / pd arah dmn tahanan meningkat.Satu kali barier ditarik, tenaga yg diberikan utk menggerakkan melewati barier patologik ke arah normal / barier fisiologik.Semua tehnik mobilisasi (dg / tanpa impulse), menggunakan metode direk, spt dilakukan pd bbrp tipe th/ soft tissue, muscle energy & myofacial release.35

36Metode Indirek menggerakkan pasien / segmen pd arah dg resistensi yg plg kecil, menjauhi barier patologik.

Cara2nya : counterstrain, functional indirect, myofacial release, craniosacral technique & kombinasi metode tsb.37

38TRAKSITraksi menggunakan tarikan gaya utk menarik soft tissue & memisahkan permukaan sendi / fragmen tlg.Gaya scr umum diaplikasikan melalui sistem t