tinjauan dan landasan teori - 2.pdf · • menurut buku site planning (1984 : 252), ... penerima...

Download TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI - 2.pdf · • Menurut buku Site Planning (1984 : 252), ... penerima tamu,…

Post on 24-Mar-2019

219 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

7

BAB II

TINJAUAN DAN LANDASAN TEORI

II.1. TINJAUAN UMUM

II.1.1. Pengertian Apartemen

Beberapa definisi dari kata Apartemen sebagai berikut :

Menurut buku Site Planning (1984 : 252), apartemen didefinisikan sebagai

....several dwelling units share a common (usually an indoor) access and are

enclosed by a common structural envelope..., yang berarti beberapa unit hunian

yang saling berbagi akses yang sama dan dilingkupi oleh struktur kulit

bangunan yang sama.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993 : 51), apartemen didefinisikan

sebagai tempat tinggal (terdiri atas kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi,

dapur, dsb) yang berada pada satu lantai bangunan bertingkat; rumah flat; rumah

pangsa; bangunan bertingkat terbagi dalam beberapa tempat tinggal.

Menurut buku Apartments:Their Design and Development, (1967 : 6),

apartemen didefinisikaan sebagai ....the apartment is the background for a

series of emotional experience. It should be a relaxing haven from the tensions

of earning a living, from noise and worry and strain. It should provide beauty,

convinience, security, and privacy for the family living in it., yang berarti

apartemen adalah dasar dari kumpulan pengalaman emosi. Apartemen harus

menjadi suatu wadah relaksasi untuk melepas lelah karena kegiatan mencari

nafkah serta bebas dari kebisingan, kecemasan dan tekanan. Apartemen harus

8

memberikan keindahan, kenyamanan, keamanan dan privasi bagi keluarga yang

tinggal di dalamnya.

Menurut website www.thefreedictionary.com, apartemen didefinisikan sebagai

a room of suite of rooms designed as a residence and generally located in a

building occupied by more than one household, yang berarti sebuah ruang dari

sekumpulan ruang yang dirancang sebagai tempat tinggal dan umumnya terletak

di dalam suatu bangunan yang dihuni oleh lebih dari satu keluarga.

Secara umum, apartemen dapat didefinisikan sebagai suatu bangunan bertingkat

lebih dari satu yang di dalamnya merupakan kumpulan dari beberapa unit hunian,

dengan tiap unit hunian memiliki ruang untuk hidup yang lengkap, dimana para

penghuninya saling berbagi fasilitas yang sama.

II.1.2. Karakteristik Apartemen

Ada beberapa hal yang dapat membedakan antara satu apartemen dengan

apartemen lainnya seperti, tinggi bangunan, penampilan fisik, fasilitas yang

disediakan, struktur yang digunakan, dan kelas apartemen, namun secara garis besar

apartemen memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

o Memiliki jumlah lantai lebih dari satu

o Terdiri atas beberapa unit hunian dalam satu lantai

o Setiap unit hunian terdiri atas minimal 3 macam ruang yaitu ruang tidur, dapur

dan kamar mandi.

o Setiap penghuni akan saling berbagi fasilitas yang ada pada apartemen

o Sirkulasi vertikalnya berupa tangga atau lift sementara sirkulasi horizontalnya

berupa koridor

9

o Setiap unit akan mendapatkan jendela yang menghadap ke luar bangunan

Adapun ruang-ruang yang umumnya ada pada sebuah apartemen antara lain :

o Ruang duduk

Ruang duduk harus dapat menampung aktivitas bersama suatu keluarga seperti

menonton, mendengar musik, membaca, dan tempat bermain anak-anak,

sekaligus sebagai tempat relaksasi individual. Pada beberapa apartemen, ruang

duduk juga berfungsi sebagai ruang tamu. Adapula ruang duduk yang sekaligus

menyatu dengan kamar tidur, terutama pada unit hunian tipe studio dengan luas

paling minimal.

o Ruang makan

Ruang makan letaknya dekat dengan dapur dan adakalanya menyatu dengan

dapur ataupun ruang duduk untuk menghemat ruang.

o Dapur

Dapur harus dapat mewadahi semua aktivitas persiapan makanan, penyimpanan

dan penyajian makanan.

o Kamar tidur

Setiap kamar tidur harus memiliki ruang yang cukup untuk menampung dua

orang dan harus memiliki jendela yang menghadap ke luar bangunan untuk

keperluan pencahayaan dan pengudaraan. Kamar tidur harus dirancang supaya

kedap suaranya semaksimal mungkin untuk kenyamanan tidur penghuninya.

o Kamar mandi

Perlengkapan kamar mandi yang paling standar terdiri dari kloset (duduk atau

jongkok) dan shower atau bak mandi, wastafel dapat ditambahkan namun tidak

10

mutlak. Pada kamar mandi apartemen menengah ke atas, kamar mandi

dilengkapi dengan bath tub, adapula yang memiliki ruang peralihan tempat

peralatan mandi (handuk dll) atau kamar rias.

Pada apartemen mewah, ada penambahan ruang-ruang seperti ruang kerja, ruang

penerima tamu, foyer, ruang khusus pembantu, perpustakaan dan ruang baca, ruang

rias, ruang penyimpanan pakaian.

III.1.3. Pengelompokkan Apartemen

Apartemen dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan sistem

kepemilikan, golongan ekonomi penghuninya, arsitektural bangunannya, jenis

pembiayaannya, serta sistem pelayanan dan kelengkapannya.

A. Apartemen berdasarkan sistem kepemilikan

Ada dua jenis apartemen berdasarkan kepemilikan antara lain (Apartments:Their

Design and Development, 1967 : 39-42) :

Apartemen dengan sistem sewa

Pada apartemen ini, penghuni hanya membayar biaya sewa unit yang

ditempatinya kepada pemilik apartemen dan biasanya biaya itu dibayarkan per

bulan ataupun per tahun. Biaya utilitas seperti listrik, air, gas, telepon

ditanggung sendiri oleh penghuni. Sementara biaya maintenance dan gaji

pegawai pengelola apartemen ditanggung oleh pemilik. Penghuni yang tidak

ingin tinggal lagi di apartemen tersebut harus mengembalikan apartemen

tersebut kepada pemiliknya, kemudian pemilik akan mencari lagi orang baru

untuk mengisi unit-unitnya yang kosong.

11

Apartemen dengan sistem beli

Apartemen dengan sistem beli dapat terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu:

Apartemen dengan sistem kepemilikan bersama (cooperative ownership)

Pada apartemen ini, setiap penghuni memiliki saham dalam perusahaan pemilik

apartemen serta menempati satu unit tertentu sesuai dengan ketentuan

perusahaan. Penghuni hanya bisa menjual unitnya kepada orang yang telah

dianggap cocok oleh penghuni apartemen lainnya. Bila terdapat unit apartemen

yang kosong, maka sahamnya akan dibagi rata diantara penghuni dan mereka

harus menanggung semua biaya maintenance unit yang kosong tersebut, sampai

unit tersebut ditempati oleh penghuni baru.

Condominium

Pada apartemen ini, setiap penghuni menjadi pemilik dari unitnya sendiri dan

memiliki kepemilikan yang sama dengan penghuni lainnya terhadap fasilitas

dan ruang publik. Penghuni bebas untuk menjual, menyewakan ataupun

memberikan kepemilikannya kepada orang lain. Jika terdapat unit apartemen

yang kosong, maka biaya maintenance unit itu ditanggung oleh badan pengelola

apartemen itu.

B. Apartemen berdasarkan golongan ekonomi penghuninya

Ada 3 macam apartemen berdasarkan golongan ekonomi penghuninya yaitu

(Apartments:Their Design and Development, 1967 : 42-43) :

Apartemen golongan bawah

Apartemen golongan menengah

12

Apartemen mewah

Perbedaan antara ketiga jenis apartemen ini hanya terletak pada ukuran ruang pada

tiap unit hunian, serta fasilitas yang disediakan oleh apartemen tersebut. Semakin

besar ukuran unit dan semakin banyak fasilitas yang tersedia, semakin mahal harga

per unit apartemen tersebut.

C. Apartemen berdasarkan jenis pembiayaannya

Ada dua jenis apartemen berdasarkan jenis pembiayaannya yaitu:

Apartemen yang dibiayai oleh pemerintah

Apartemen yang dibiayai oleh swasta/investor

Perbedaan antara kedua jenis apartemen ini umumnya berpengaruh pada status

kepemilikan unit-unit dalam apartemen tersebut. Apartemen yang dibiayai oleh

pemerintah umumnya berharga murah dan memiliki sistem sewa atau sistem beli

dengan tipe kepemilikan bersama (cooperative), dan seringkali dibangun untuk

menampung masyarakat kalangan bawah yang tidak memiliki tempat tinggal,

disebut pula dengan istilah rumah susun. Sementara apartemen yang dibiayai oleh

investor swasta umumnya diperuntukkan bagi kalangan menengah dan kalangan

atas, dengan sistem sewa atau sistem beli dalam bentuk condominium.

D. Apartemen berdasarkan sistem pelayanan dan kelengkapannya

Ada tiga jenis apartemen berdasarkan sistem pelayanan dan kelengkapannya yaitu:

Apartemen serviced dan furnished

Pada apartemen ini, setiap unit dijual atau disewakan lengkap dengan perabotan

standar seperti meja dan kursi makan, sofa ruang duduk, tempat tidur, lemari-

13

lemari, meja dan kursi kerja dll., serta terdapat pelayanan pembersihan dan

pemeliharaan ruang dari pihak pengelola, adapula yang menyediakan pelayanan

binatu seperti umumnya pelayanan kamar pada hotel.

Apartemen serviced dan non-furnished

Pada apartemen ini, setiap unit dijual atau disewakan tanpa perabotan namun

dilengkapi dengan pelayanan sebagaimana layaknya pada hotel-hotel.

Apartemen non-serviced dan non-furnished

Pada apartemen ini, setiap unit dijual atau disewakan tanpa perabotan dan tanpa

pelayanan. Tipe apartemen demikian yang pal