thenetworks edisi 3

Download Thenetworks edisi 3

Post on 06-Mar-2016

222 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kali ini mengupas tentang kompetisi kaum muda di pilpres 2014,dan juga wajah pesohor calon legislator

TRANSCRIPT

  • NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    CONTENTS

    Kompetisi Pilpres Makin Ketat, Kaum Muda Bergeliat

    Tips Diet Sehat Tanpa Obat

    Awas, jika salah memilih program diet justru akan membuat Anda kekuran-

    gan gizi.

    Lebaran Usai, Saatnya BerhematUang yang berputar selama

    Ramadhan dan Idul Fitri 2013 diperkirakan berkisar

    Rp61 trilliun.

    Apple Segera Luncurkan iPhone Murah, Bagaimana Spesifikasinya?

    iPhone 5C adalah senjata Apple untuk menggempur pasar smart-

    phone kelas menengah.

    Wajah Pesohor Calon LegislatorKetika duduk jadi anggota dew-an, mayoritas politikus selebritis itu belum mampu mengoptimal-kan kapasitas politik, fungsi dan

    kinerjanya. Informasi Jadwal Ku-liah Lewat Twitter

    Twitter Tempat Berdiskusi

    Isran Noor

    NasionalismeSeorang Bupati;Dari Otonomi Hingga Meneropong NKRI

  • NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    Meneropong Pesohor Calon Legislator

    Tahun 2014 tinggal tiga bulan lagi. Di tahun itu lah nanti satu hajat besar pesat demokrasi negeri bernama Pemilihan Umum (Pemilu) digelar. Rakyat pun akan berbondong-bondong menuju kotak suara menentukan siapa dari 6.608 daftar calon anggota legislastif yang mereka pilih untuk duduk di Gedung DPR-RI.

    Para calon wakil rakyat yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini pun, saat ini mlai sibuk untuk memperkenalkan dirinya kepada rakyat. Menurut catatan, lebih dari 90 persen anggota caleg sekarang adalah muka-muka lama, sedangkan sisanya adalah pendatang baru di dunia poltik.

    Beberapa muak baru yang akan besaing memperebutkan kursi di DPR adalah para pesohor alias selbritis. Tercatat sediktinya ada 56 artis atau selebritis yang iktu adi caleg tahun 2014 ini. Jumlah ini bertambah dibanding pemilu lima tahun lalu sebanayk 38 orang.

    Bagaimana kapablitas, kemampuan serta peran para selebiritis di panggung politik nanti? the Network coba menganalisa itu di ru-brik politic. Selain itu, kami juga coba mengangkat calon presiden dari kaum muda yang akan bersaing dengan kaum tua di pemilihan presiden nanti, serta bagamana peluang capres muda nanti.

    Di rubrik porfil edisi kali ini, kami tampilkan sosok Bupati Kutai Timur Is-ran Noor. Figur Isran Noor kami nilai menarik untuk ditampilkan, karena sebagai seorang Bupati sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Isran Noor memiiki pandangan, visi , misi, serta ide cemerlang untuk pembangunan negeri ini.

    Berbeda dengan edisi sebelumnya, pada tayangan kali ini, kami tidak menyajikan rubrik Adult Foto yang menampilkan wanita can-tik dan seksi sebagai penghias pandang. Namun, kami tetap ber-harap hadirnya kami ini, tetap bsia memenuhi kebutuhan informasi Anda. (redaksi)

    theNetworks

    CHIEF EXECUTIVE OFFICER : ERRA MANIARA

    CHIEF OPERATION OFFICER : AYA FAUZY

    CHIEF KNOWLEDGE OFFICER : ARDESIA ANGGREINI. R

    EDITOR IN CHIEF : BUDI. T

    EDITORS : A. RAMADAN

    : SETYARSO

    : FUAD. H

    : ANDRE

    REPORTERS : ANGGA. K

    : A. FATAH

    : ROBY

    : HARUDIN

    FOTOGRAFER : NUGRAHA

    CREATIVE DESIGNER : SUGENG

    WEB APPLICATION : MAC DON

    Wiradata Indonesia

    Prudential Center level 22. Kota Kasablanca, Casablanca Rayaemail ; redaksi@thenetworks.asia

    web ; www.thenetworks.asia

    vOiCE EdiTOr

  • ECONOMIC theNetworks

    NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    Lebaran Usai,Saatnya Berhemat

    Uang yang berputar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2013 diper-kirakan berkisar Rp61 trilliun.

    Tak dapat dipungkiri roda perekonomian masyarakat bergerak cepat selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Tingkat konsumsi masyarakat melonjak tajam akibat berbagai keperluan yang dibutuhkan, mulai dari makanan, pakaian hingga keperluan transportasi. Uang yang berputar selama Ramadhan dan Idul Fitri 2013

    diperkirakan berkisar Rp61 trilliun.

    Tingginya tingkat konsumsi masyarakat ditopang dengan cairnya uang tunjangan hari raya (THR). Dengan keuangan yang terbilang meningkat 100 persen dibanding bulan biasa, aksi borong pun terjadi pada berbagai komoditi. Misalkan saja pada produk pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pen-

    jualannya meningkat hingga 300 persen. Di mana omset pada bulan biasa hanya Rp50 juta per bulan bisa menjadi Rp300 juta pada bulan Ramadhan.

    Kini, masa libur Lebaran telah berakhir. Sebagian besar masyarakat sudah kembali beraktifitas, namun ada yang perlu

    dicermati sesuai lebaran yakni masalah keuangan. Setelah libur panjang, terlebih lagi yang mudik ke kampung halaman, bi-asanya keuangan keluarga mengalami kendala. Tak pelak demi sampai pada gajian bulan berikutnya, berbagai cara penghema-tan dilakukan.

    Seperti yang diungkapkan Zubaidi, warga Kelurahan Pagera-

    ECONOMIC theNetworks

  • ECONOMIC theNetworks

    NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    gung, Serang. Menurutnya, pengeluaran selama Ramadhan hingga lebaran sangat besar. Diperkirakan peningkatannya men-capai 50 persen dibanding hari-hari biasa. Banyak pengeluaran untuk keperluan keluarga, seperti membeli baju anak dan istri, serta belanja untuk keperluan lebaran.

    Keperluan lebaran banyak banget mas, baju anak-anak aja sekarang kayak orang dewasa. Satu setel bisa Rp200 ribuan. Belum ibunya (istrinya-red). Pokonya pusing lah, mana sem-bako pada naik lagi kemarin pada BBM naik, keluhnya.

    Karenanya, setelah lebaran ini dirinya melakukan penghematan dan merinci pos-pos pengeluaran yang didahulukan. Misalkan saja, intensitas makan di luar rumah bersama keluarga pada akhir pekan tidak dilakukan, kemudian pemakaian pulsa juga dikurangi.

    Kalau mau malam mingguan sama anak istri, kita ketempat saudara aja, kalau ke Alun-alun (Kota Serang), nanti bocah

    jajan beli ini beli itu, mending silaturahmi sama teman yang di sini (Serang) mumpung masih terasa lebarannya, ujarnya.Hal senada diungkapkan Eki, warga Arya Graha, Ciputat, Tangerang Selatan. Ia menuturkan, untuk melakukan penghe-matan dirinya meminta istri untuk tidak kredit barang, baik alat-alat rumah tangga maupun baju. Ya gimana lagi mas, walaupun nyicil kan pas akhir bulan terasa juga. Apalagi abis lebaran gini nyari duit pasti susah. Yang penting sih kalau saya, nyimpen duit buat bayaran sekolah anak saja, katanya.

    Beruntung dirinya sebelum lebaran sudah membayar angsuran motor untuk bulan Agustus. Karenanya, seusai lebaran ini dirinya mengaku sedikit lega. Jika tidak, pasti akan dipusingkan

    dengan angsuran motornya ke-15 itu. Kalau saya, ya seperti tadi mas. Abis gajian kredit-kredit saya bayar, abis itu disimpen buat urusan sekolah anak. Kalau masalah makan mah pasti bisa lah, seloroh pria 33 tahun itu.

    Banyaknya warga yang melakukan penghematan ternyata juga berdampak pada omset penjualan sejumlah barang kebutuhan pokok. Salah satunya diungkapkan Amir syah, pedagang sem-bako di Pasar Ciputat. Ia menuturkan, meskipun beberapa harga kebutuhan pokok sedikit mengalami penurunan, namun jumlah pembeli ada penurunan dibanding bulan Ramadhan.

    Kalau beras kan udah turun sekarang Rp7500 sekilo, telur juga udah. Tapi tidak seramai puasa, mungkin masih pada di kam-pung. Lagian mereka belanja buat apaan mas, paling kondisinya balik normal lagi seperti hari-hari biasa, katanya.

    Senada dengan Amirsyah, pedagang lainnya Muhammad Toha

    juga mengakui ada penurunan daya beli masyarakat sesuai lebaran ini. Menurutnya, tingkat kebutuhan masyarakt menurun karena kebutuhan kembali stabil. Mayarakat ya tetep belanja mas, tapi tidak ramai kayak puasa. Belanja pas puasa kan buat Lebaran, abis terima THR juga, ya punya duit lah. Paling ramai lagi pas musim haji mas, katanya.

    Ibu Murti pedagang ayam potong juga mengakui ada penu-runan daya beli. Menurutnya pas puasa penjualan ayam potong mencapai 2000 ekor perhari, namun setelah lebaran berangsur normal pada kisaran 800-1000 ekor per hari. Kalau harganya memang turun mas, yang ayam kecil ini Rp21,000 per kilo yang besar Rp25,000 perkilo. Kalau yang beli memang tidak

  • NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    ECONOMIC theNetworks

    NO. 03 01 - 30 September 2013NO. 03 01 - 30 September 2013 www.thenetworks.asiawww.thenetworks.asia

    TipsMengelola KeuanganSetelahLebaran

    Setelah berlibur panjang, terlebih lagi yang melakukan perjalanan ke luar kota atau daerah untuk berlebaran, biasanya kondisi keuangan mengalami gangguan. Nah, apa saja yang perlu diperhatikan untuk memulihkan kondisi keuangan

    kamu?

    Membayar HutangSelama liburan bagaimana tingkat pengeluaran kamu? Apakah sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan, atau justru berlebih dengan berbagai alasan. Jika, ketika berlebih ternyata kamu menutupinya dengan fasilitas hu-tang terutama sekali kartu kredit, maka setelah lebaran ini kamu harus sudah memiliki rencana untuk pelunasannya. Mengembalikan Dana DaruratTabungan dana darurat terpakai selama berlibur untuk menutupi pengeluaran yang di luar anggaran? Berarti harus segera dipulihkan. Seberapa besar dana tabungan yang dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan darurat? Se-cara garis besar cukup minimal 3-6 kali pengeluaran rata-rata per bulan. Lakukan pemulihan