Tembok Penahan Dusun Cimayor Hancur

Download Tembok Penahan Dusun Cimayor Hancur

Post on 20-Feb-2016

219 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kekuatan tembok

TRANSCRIPT

<p>Tembok Penahan Dusun Cimayor Hancur Jumat, 30/11/2012 - 13:04 SUMEDANG, (PRLM).- Tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 20 meter dan tinggi 2 meter di Jalan Cimayor di Dusun Cimayor, Desa Kebonjati, Kec. Sumedang Utara, hancur diterjang longsor, Kamis (29/11) sekira pukul 19.00 WIB.Tidak ada korban luka maupun jiwa akibat bencana longsor tersebut. Hanya saja, longsoran tanahnya menimbun selokan di pinggir jalan yang airnya mengalir ke pesawahan petani.Kebetulan sewaktu kejadian, saya ada di lokasi. Kejadiannya, ketika sedang hujan besar tiba-tiba tembok penahan tanahnya langsung ambruk dan hancur. Longsorannya hanya menimbun selokan di pinggir jalan, sehingga tidak memacetkan kendaraan. Alhamdulillah, tidak ada korban luka, kata Dedi Junaedi (48) warga Dusun Cimayor yang sedang membersihkan longsoran TPT yang ambruk di Jln. Cimayor, Kec. Sumedang Utara, Jumat (30/11).Menurut dia, ambruknya TPT yang lokasinya dekat Taman Makam Pahlawan (TMP) Cimayor, Sumedang itu, akibat kondisi tanahnya gembur dan labil sehingga rentan terjadi longsor. Tak pelak, ketika Kamis (29/11) malam daerah itu diguyur hujan besar, tiba-tiba TPT sepanjang 20 meter dan tinggi 2 meter, langsung ambruk terkena longsor. Apalagi sebelum longsor, sudah terjadi gejala temboknya retak-retak akibat terdorong tanah. Jadi, ambruknya TPT itu bukan karena kualitas bangunan yang jelek, melainkan akibat kondisi tanahnya yang gembur dan mudah longsor. Kalau bangunan temboknya cukup bagus dan adukannya semennya pun keras, kata Dedi. Dikatakan, TPT itu dibangun oleh pemerintah provinsi karena berada di pinggir jalan di jalur Bandung-Cirebon. Sehubungan bangunan pemerintah, sehingga perbaikannya pun akan dilakukan pemerintah yang dikerjakan oleh pemborong projek.Kita cepat-cepat membersihkan bekas longsoran yang menutup selokan, karena air selokannya dibutuhkan untuk pengairan pesawahan petani. Kalau tidak segera dibersihkan, kasihan petani takut kekurangan air, tuturnya. (A-67/A-26).*** JAWA BARAT</p>