suara satwa - ?· pemanfaatan satwa liar pandangan islam dalam pemanfaatan satwa liar suara satwa...

Download SUARA SATWA - ?· Pemanfaatan Satwa Liar Pandangan Islam dalam Pemanfaatan Satwa Liar SUARA SATWA Media…

Post on 09-Mar-2019

221 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Volume XVI No. 3/Juli-September 2012Volume XVI No. 3/Juli-September 2012

h: 32.536

v: 18.081

SSN 1411-4879SSN 1411-4879

Sulitnya Menemukan Landak danLabi-labi di Alam

30 Ekor Ular Cobra DibantaiDalam Sehari

Bahaya Zoonosis pada Satwa Liar

Pandangan Budha terhadapPemanfaatan Satwa Liar

Pandangan Islam dalamPemanfaatan Satwa Liar

Sulitnya Menemukan Landak danLabi-labi di Alam

30 Ekor Ular Cobra DibantaiDalam Sehari

Bahaya Zoonosis pada Satwa Liar

Pandangan Budha terhadapPemanfaatan Satwa Liar

Pandangan Islam dalamPemanfaatan Satwa Liar

SUARA SATWAMedia Informasi ProFauna Indonesia

Perdagangan Satwa Liar danBagian-bagiannya SemakinTak Terkendali

Perdagangan Satwa Liar danBagian-bagiannya SemakinTak Terkendali

Pemimpin Redaksi:

Redaktur Pelaksana:

Tim Redaksi:

Layout:

Email:

Rosek Nursahid

Radius Nursidi

Butet A. SitohangCandrika Citra SariEben HaezerIsma PrasthaniFitri AmaliaSuwarnoSwasti Prawidyamukti

Tandiyo Utomo

suara-satwa@profauna.netFax. (0341) 569506

Volume XVI No. 3/Juli-September 2012

Supporter dan pembacasuara satwa yangbudiman. Berbagai upayaterus dilakukan oleh ProFaunauntuk mengajak masyarakatsemakin peduli akankelestarian satwa liar, karenasatwa liar adalah satu kesatuanutuh yang melengkapi pulafitrah manusia sebagaikhalifah di muka bumi.Beberapa upaya telahmemberikan hasil baik dalambentuk suatu perubahan dimasyarakat, dan ada pulabeberapa upaya yang sampaisaat ini masih terus ProFaunalakukan untuk memberikanperubahan yang baik bagimasyarakat dan nasib satwaliar indonesia. Salah satuupaya yang sampai saat initerus dilakukan oleh ProFaunaadalah mendorong penegakanhukum.

Meskipun penegakanhukum perdagangan satwa liartelah menjadi salah satu isuprioritas di kementeriankehutanan dan juga dikepolisian, akan tetapi sampaisaat ini perdagangan satwa liartetap masih tinggi. Hal initerbukti dari surve yang baru-baru ini dilakukan olehProFauna. Meskipun surveisecara resmi hanya dilakukanoleh ProFauna di dua kotayaitu Palembang dan Jakarta,namun berdasarkan dariinformasi supporter ProFaunayang tersebar di seluruhIndonesia, fenomena yangsama juga terjadi di daerahtempat tinggal supporterProFauna tersebut. Pada edisikali ini, redaksi secara khususmenyoroti hal tersebut sertadimensi yangmempengaruhinya. Untuk

kampanye ini dilakukansebagai upaya semakinmenggugah kesadaranmasyarakat Indonesia untuklebih arif dan bijaksana dalammemanfaatkan binatang,terutama satwa liar. (RN)

Dari Redaksi

Redaksi

lebih melengkapi haltersebut, redaksi jugamencoba memberikanpandangan pada pembacasetia suara satwa tentangbeberapa dampak konsumsisatwa liar bagi kesehatan jikaditelisik secara medis. Dalamedisi kali ini redaksi jugasecara khusus menyorotitentang aturan agama dalampemanfaatan satwa liarsehingga diharapkanmasyarakat Indonesia sebagaiorang beragama mendapatkaninformasi pengetahuan yangbermanfaat.

Edisi kali ini juga menjadiistimewa karena juga diisiinformasi-informasimengenai kegiatan ProFauna.Sebagai organisasi Indonesiayang terdepan dalamkampanye, ProFauna jugamelakukan beberapa kegiatankampanye yang tersebar dibanyak kota besar sepertiJakarta, Malang, Bali, danSidoarjo. Kesemua kegiatan

Aktivis ProFauna Indonesia melakukan kampanye di Sidoarjo, Jawa Timur,untuk menghimbau masyarakat agar tidak membeli satwa liar yang diperdagangkan.

Surat Pembaca 1

Tanya:

Jawab:

Tanya:

Dear, ProFauna Indonesia.Langsung saja, saya inginmengajukan beberapapertanyaan diantaranya adalah1. Saya ingin bergabung dalam

ke-anggotaan ProFaunaIndonesia, tetapi sayamendapat kendala dalampendaftaran via online diwebsite ProFauna Indonesia.Bisakah membantu sayauntuk mengirimkan soft-copy formulir ke-anggotaanProFauna Indonesia melaluiemail?

2. Apa perbedaan antaraSuporter dengan AnggotaBulanan/Tahunan ?

Perdhana Putra - Kalimantan

Dear Mas Perdana,1. Untuk pendaftaran diluar

kota Malang bisa melaluihttp://goo.gl/qVzbX

2. Untuk sebutan Supporterkini disamakan jadi tidakada istilah Anggota bulananatau tahunan.

Selamat malam,saya sebagaiwarga Kota Bandung, sekali-gus sebagai penyayang hewanmerasa sangat prihatin dengannasib kera ekor panjang yangdieksploitasi untuk kepenting-an masyarakat, terutamasebagai doger monyet di daerahperkotaan. Karena penangkap-an kera ekor panjang tersebutdapat dikatakan kejam/sadis.Saya sangat bersyukur karenamasih ada lembaga yang peduliterhadap nasib satwa2 liar,karena selama ini saya tidaktahu untuk lapor kepada siapa.Saya hanya warga biasa yangtidak bisa berbuat banyak.

Untuk lebih lengkapnya diKota Bandung banyak sekalieksploitasi kera ekor panjangyang dapat ditemukan hampirdi setiap persimpangan jalan,seperti jalan Pasteur, BuahBatu, Asia-Afrika, Cipaganti,dan masih banyak lagi. Sayasangat berharap agar ProFaunadapat menghentikan fenomenaini, Semoga usaha kalianselalu diberkati dan dibalasoleh Allah yang maha kuasa.

Dear Stefanus,Terima kasih atas email dankepedulian anda tersebut.Sampai saat ini ProFauna tetapberusaha untuk mengedukasidan memberikan pemahamankepada masyarakat untuk tidakmenjadikan satwa liar sebagaitontonan melalui pemutaranfilm tentang kekejamandibalik sirkus satwa. ProFaunajuga terus melakukan edukasikepada masyarakat denganmemberikan pemahamanmengenai dampak burukberinteraksi dengan satwa liar.Misalnya kemungkinantertular penyakit yang dideritaoleh kera tersebut sepertiTBC, Hepatitis, Herpes dll.ProFauna akan sangatberterima kasih, jika anda jugamau melakukan upayapenyadaran minimal dilingkungan terdekat anda yaitukeluarga. Kami juga mengajakanda untuk menjadi bagiandari ProFauna dengan menjadiSupporter sehingga anda bisamenjadi bagian dari upayapenyelamatan dan pelestariansatwa liar di Indonesia.Demikian informasi dari kami,semoga bermanfaat

Jawab:

Tanya:

Perkenalkan, Saya PraditaSeti Rahayu, mahasiswijurusan Ilmu Komunikasi,FISIP UI. Saya dan dua orangteman saya, yakni SariOktavia dan ShintaSulistianingsih, sedangmembuat tugas terkait matakuliah "Liputan Investigasi"dan mengambil aperdagangan burung paruhbengkok dari Maluku danPapua yang melibatkanoknum aparat, seperti TNI.Kami pun telah melaksanakanwawancara terhadap pihakTNI, pihak Pasar Burung diPasar Pramuka, dan tentunyaIbu Irma dari ProFauna.Untuk itu, dan atas saran dariIbu Irma selaku perwakilanProFauna Jakarta, kamimemohon data-data terkaithal tersebut dari ProFaunapusat. Data-data ini akankami gunakan sebagai bahanpendukung liputan kami.Data yang kami butuhkanyaitu: 1. Laporan "TerbangTanpa Sayap" Bagian 1, 2 danyang terbaru jika adaPraditya Jakarta

Terima kasih telah menghu-bungi ProFauna Indonesia.Namun biasanya kami hanyamemberikan data kepadakolega dan SupporterProFauna saja.Untuk itu saya sarankan andamendaftar saja dulu menjadiSupporter ProFaunaIndonesia, agar permintaananda kemungkinan besar bisadipenuhi.Untuk pendaftaran SupporterProFauna bisa dilihat di linkberikut: http://goo.gl/DcITG

ngle

Jawab:

Volume XVI No. 3/Juli-September 2012

2

Pada bulan Maret-Mei2012 ProFaunaIndonesia telah melakukansurvey di beberapa kotabesar di Indonesia terutamaPalembang dan Jakarta.Survei ini dilakukanProFauna untuk mengungkapperdagangan primatakhususnya dan satwa liarlainnya secara umum. Hasilsurvei ProFauna tersebutdiharapkan dapat digunakanoleh para pihak terkait untukmengambil tindakanpenegakan hukum terhadapperdagangan primata dansatwa liar.

ProFauna Indonesiasebagai salah satu organisasiterdepan yang menangani isuperdagangan satwa liar,sudah sejak lama mendorongpemerintah untuk melakukanoperasi-operasi penegakanhukum mengingat tingginyatingkat perdagangan satwaliar. Berdasarkan wawancaradengan ProFaunaIndonesia, Rosek Nursahid,beliau menyebutkan bahwadalam kurun 5 tahun inipraktik perdagangan satwaliar di Indonesia justrusemakin mengalamipeningkatan. Jika dirangkingberdasarkan tingginyatingkat perdagangan satwaliar, yang saat ini sangattinggi diperdagangkanadalah spesies reptil sepertibiawak dan ular, hal initerungkap dari temuanProFauna tentang adanyapermintaan pengiriman 30ton reptil dari Jawa Timur ke

Chairman Pulau Bali. Kedua, padaspesies trenggiling danlandak. Ketiga pada spesiesprimata seperti lutung dankera ekor panjang, dan yangterakhir pada spesies penyu,demikian ungkap Rosek.

Untuk spesies trenggilingsendiri, Rosek mengatakanbahwa pada tahun 2008mabes polri berdasarkaninformasi dari beberapaorganisasi termasukProFauna berhasilmengungkap perdagangantrenggiling sebanyak 13, 8ton daging trenggilingdengan nilai kerugian negara

sekitar 36,4 milyar rupiah.Selanjutnya pada tahun 2011hingga tahun 2012pemerintah dan kepolisianjuga berhasil menggagalkanperdagangan trenggilingsebanyak lebih dari 12 ton.Meskipun saat iniperdagangan trenggilingsedikit tidak terlihat, namunProFauna meyakini jumlahperdagangan trenggilingtetap masih sangat tinggihanya saja saat ini dilakukanoleh para mafia dengan lebihtertutup dan rapih. Rosekmengungkatkan bahwaProFauna sejauh ini tetap

Perdagangan Satwa Liar dan Bagian-bagiannyaSemakin Tak Terkendali

Cover Story

Volume XVI No. 3/Juli-September 2012

mendapatkan informasimengenai perdagangantrenggiling tersebut.Sedangkan untuk landak,sampai saat ini perdagangantertinggi untuk jenis satwaberduri ini masih didominasioleh restoran yangmemperdagangkan daginglandak sebagai menuutamanya, seperti untuk satedan krengseng.

Lebih lanjut lagi, selainketiga spesies satwa tersebutdi atas Rosek jugamengungkapkan bahwaperdagangan satwa yangmasih sangat tinggi dijumpai

adalah primata, seperti lutungjawa, kera ekor panjang danjuga kukang. Tingginyaperdagangan jenis-jenisprimata ini selain untu

Recommended

View more >