struktur rangka

Download struktur rangka

Post on 29-Oct-2015

654 views

Category:

Documents

78 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    STRUKTUR DAN KONSTRUKSI 4

    14 TIPE TAMPILAN

    STRUKTUR BANGUNAN TINGGI

    OLEH:

    HABIB LUKMAN R 21020111130122

    OSY GRASIANI O 21020111130123

    MARGARETA MNP 21020111130124

    DEA ARIANTI P 21020111130125

    SYAMSUL HADI 21020111130127

    ISTI NUGROHO 21020111130128

    HIKMAH KALMIRA 21020111130129

    KHUSNUL HANIFATI 21020111130130

    INTAN AGUSTIANTIKA. S 21020111130131

    NAILA CHARISTIN 21020111130132

    JURUSAN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO

    2013

  • 2

    BAB I

    1. Bagaimana bisa dikatakan banwa sistem rangka salah?

    2. Sebutkan dua cara bangunan agar tahan gempa!

    3. Sebutkan empat kegunaan pelat lantai!

    4. Sebutkan lima keuntungan pemakaian pelat lantai dari beton!

    5. Sebutkan tujuh unsur dasar tampilan dalam suatu bangunan gedung!

    JAWABAN

    1. Sistem rangka dikatakan salah apabila kolom portal tidak menerus (bergeser)

    sehingga penyaluran beban sampai ke pondasi dan ke tanah tidak secara langsung

    menerus dari atas.

    2. Bangunan tahan gempa

    Tidak harus memperbesar dimensi dari elemen struktur

    Diberi perkuatan batang-batang diagonal pada struktur portal (bracing frame

    structure). Hal ini bertujuan agar terbentuk elemen struktur segitiga-segitiga yang

    merupakan bentuk yang stabil

    3. Kegunaan pelat lantai

    Memisahkan ruang bawah dan ruang atas

    Untuk meletakkan kabel listrik dan lampu pada ruang bawah

    Meredam suara dari ruang atas maupun dari ruang bawah

    Menambah kekakuan bangunan pada arah horizontal

    4. Keuntungan pelat lantai dari beton

    Mampu mendukung beban besar

    Media isolasi suara yang baik

  • 3

    Tidak dapat terbakar, lapisan kedap air (waterproof)

    Dapat dipasang tegel untuk keindahan lantai

    Bahan kuat dan awet

    5. Tujuh unsur dasar tampilan dalam suatu bangunan

    1. Unsur linier

    2. Kolom dan balok

    3. Unsur permukaan

    4. Lubangan dinding

    5. Pelat lantai

    6. Unsur spasial

    7. Inti bangunan (core)

    BAB II

    2.1 14 tipe tampilan struktur bangunan tinggi

    1. Parallel bearing walls

    2. Core and facade bearing walls

    3. Self supporting boxes

    4. Cantilevered slab

    5. Flat slab

    6. Interspasial

    7. Suspension

    8. Staggered truss

    9. Rigid frame

    10. Rigid frame and core

    11. Trusses frame

    12. Belt-trussed frame and core

    13. Tube in tube

    14. Bundled tube

  • 4

    1. PARALLEL BEARING WALLS

    Salk Institute, La Jolla

    Architect: Louis Kahn

    Engineer: Komendant and Dubin

  • 5

    2. CORE & FACADE BEARING WALLS

    Marina City Towers, Chicago

    Architect: Bertrand Goldberg

    Harbor City, Hong Kong

    Architect: Wong & Ouyang (HK) Ltd

  • 6

    3. SELF SUPPORTING BOXES

    The Monadnock Building

  • 7

    4. CANTILEVERED SLAB

    Bartlesville Tower

    Johnson Wax Administration Building

    Architect: F. L. Wright

  • 8

    5. FLAT SLAB

    Hotel Ibis, Semarang

    The Pasific Place, Jakarta

  • 9

    6. INTERSPASIAL

    Lincoln Modern

  • 10

    7. SUSPENSION

    Minneapolis Bank Federal Reserve

  • 11

    8. STAGGERED TRUSS

    Brookmen Stack

  • 12

    9. RIGID FRAME

    BRI Aceh

    Lake Shore Apartments,

    Chicago

    Sanwa Bank, Tokyo, Japan

    Stanhope Building Belgia

  • 13

    10. RIGID FRAME & CORE

    Knights of

    Columbus

    Building core

    at 4 corners

    Inland Steel

    core on 1 side

    Twin 21, Osaka,

    Japan

  • 14

    11. TRUSSES FRAME (RANGKA TRUSSED)

    Arsitek : Bruce Graham/ Skidmore, Owings, Merrill Lokasi : Chicago, Illinois

    Tahun Pembangunan : 1965-1970 Tinggi : 344 m

    Arsitek : I. M. Pei & Partners, Sherman Kung & Associates Architects Ltd. Thomas Boada S.L.

    Lokasi : Central, Hong Kong Tahun Pembangunan : 1985-1990 Tinggi : 367.4 m

    John Hancock Center

  • 15

    12. BELT-TRUSSED FRAME AND CORE (RANGKA BELT-TRUSSED DENGAN CORE)

    FIRSTAR CENTER

    Arsitek : Bruce Graham, James DeStefano Lokasi : Kuala Lumpur, Malaysia Tahun Pembangunan : 1971-1973 Tinggi : 183 m

    13. TUBE IN TUBE (RANGKA TABUNG DALAM TABUNG)

    PETRONAS TOWER MALAYSIA

    Arsitek : Cesar Pelli Lokasi : Kuala Lumpur, Malaysia Tahun Pembangunan : 1993-1994 Tinggi : 452 m

  • 16

    14. BUNDLED TUBE (RANGKA KUMPULAN TABUNG)

    SEARS TOWER

    Arsitek : Bruce Graham/ Skidmore, Owings, Merrill Lokasi : Chicago, Illinois Tahun Pembangunan : 1974-1976 Tinggi : 527 m

  • 17

    2.2 Bentuk 3D masing-masing tipe

    1. Parallel Bearing Walls

    DENAH tampak depan tampak samping

    potongan perspektif 1 perspektif 2

    2. Core and Facade Bearing Walls

    Tampak depan tampak samping perspektif 1

  • 18

    Perspektif 2 Potongan

    3. Self Supporting Boxes

    Tampak depan Potongan Perspektif

    4. Cantilavered Slab

    Denah Tampak depan Perspektif

  • 19

    5. Flat Slab

    Denah Tampak Depan Perspektif

    6. Interspasial

    Denah Tampak depan Perspektif

    Potongan membujur Potongan melintang

  • 20

    7. Suspension

    Denah Tampak Depan Potongan

    Potongan membujur Perspektif

    8. Staggered Truss

    Denah Tampak depan potongan

  • 21

    Perspektif

    9. Rigid Frame

    Tampak Potongan Potongan2

    Perspektif1 Perspektif2

  • 22

    10. Rigid Frame & Core

    Potongan1 Potongan 2 Perspektif

    11. Trusses Frame

    Tampak Potongan 1 Potongan2

    Perspektif

  • 23

    12. Belt-Trussed Frame & Core

    Tampak Potongan1 Potongan 2

    Perspektif

    13. Tube in Tube

    Potongan Potongan 2 Perspektif

  • 24

    14. Bundled Tube

    Potongan 1 Potongan 2

    Perspektif 1 Perspektif 2

  • 25

    2.3 Aplikasi 3D

    1. Suspension

    Tampak depan Potongan membujur

    Potongan melintang Perspektif

  • 26

    2. Staggered Truss

    Tampak depan Potongan membujur

    Perspektif Detail

  • 27

    BAB III

    Nama Bangunan : Gedung ICT UNDIP

    Lokasi : Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Semarang. Universitas Diponegoro

    Gedung ICT Centre. (Information , Communication Technology Centre) memiliki luas

    5.000 meter persegi. Fungsi ICT

    - Lantai 1 : untuk layanan Kemahasiswaan, registrasi, daftar ulang, baik mahasiswa

    domestik maupun mahasiswa internasional (International office)

    - Lantai 2 : untuk keperluan layanan fasilitas ICT (PLTIK Undip)

    - Lantai 3 : untuk Unit Pelaksana Teknik Komputer

    - Lantai 4 : untuk ruang seminar, konferensi termasuk juga tele konferensi

    - Lantai 5 : untuk Studio radio Undip (Proalma) dan Ruang Studio Televisi Undip.

    Struktur rangka gedung ICT ini menerapkan tipe tampilan Rigid Frame, yang menggunakan

    bahan beton bertulang yang dicor ditempat (Cast in place). Bangunan dengan tipe struktur

    rigid frame bereaksi terhadap beban lateral. Jenis struktur ini merupakan jenis yang tidak

    efisien apabila digunakan untuk beban lateral yang sangat besar. Untuk memikul beban

    yang demikian akan lebih efisien menambahkan dinding geser (shear wall) atau pengekang

    diagonal (diagonal bracing) pada struktur rangka. Apabila persyaratan fungsional gedung

    mengharuskan penggunaan rangka, maka dimensi dan geometri umum rangka yang akan

    didesain sebenarnya sudah dipastikan. Masalah desain yang utama adalah pada penentuan

    tiitik hubung, jenis material dan ukuran penampang struktur. Pada Struktur ini direncanakan

    menggunakan jenis struktur rangka penahan momen (Momen resisting Frame) dimana

    struktur Pemilihan jenis ini diharapkan dapat diperoleh keseragaman kekakuan dari struktur

    serta struktur bersifat monolit.

    Sistem rangka kaku murni dalam perkembangannya tidak praktis untuk bangunan yang lebih

    tinggi dari 30 lantai. Berbagai sistem diterapkan dengan menggunakan dinding geser

    didalam rangka untuk menahan beban lateral, yang bahannya bisa terbuat dari beton atau

    rangka baja. Bentuknya bisa berupa inti interior tertutup, mengelilingi ruang lift atau ruang

    tangga, atau bisa berupa dinding sejajar di dalam bangunan, bahkan bisa juga berupa rangka

    fasade vertikal. Untuk bangunan apartement, kebutuhan jaringan akan fungsi dan utilitas

    cenderung tetap, tetapi untuk bangunan komersial membutuhkan fkelsibilitas dalam hal

    tata letak yang memerlukan ruang terbuka yang cukup lebar dengan dinding partisi yang

    dapat dipindah-pindah. Untuk yang menggunakan sistem struktur inti, inti dapat

    dipergunakan untuk menempatkan sistem transportasi vertikal, tangga, wc, shaft, dan

    jaringan utilitas lainnya sehingga kadang bangunan mempunyai inti yang lebih dari satu.

  • 28

    Beberapa bangunan tinggi menggunakan inti dan rangka. Dari segi perilaku denah ini

    diterapkan untuk memuaskan sistem plat datar atau dinding rangka geser bersama belt

    trusses. Inti dapat terbuat dari beton , baja atau kombinasi antara beton dan baja.

    Keuntungan inti baja, dalam perakitan lebih cepat karena pabrik

Recommended

View more >