strategi target pasar dan penentuan posisi produk

Click here to load reader

Post on 26-Jun-2015

3.115 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Strategi Target Pasar dan Penentuan Posisi ProdukMata Kuliah : Strategi Pemasaran

ERVIANA / 090820101016

STRATEGI TARGET PASAR Keputusan suatu perusahaan dalam menetapkan pembeli mana yang akan menjadi sasaran serta bagaimana yang akan menjadi sasaran serta bagaimana memposisikan produk pada setiap sasaran (segmen) merupakan dasar dalam strategi permasaran Hasil analisis terhadap strategi perusahaan yang sukses, menunjukan bahwa strategi penetapan pasar sasaran dan penetapan posisi (positioning) menjadi factor utama dalam mencapai posisi pasar (market position) yang kuat Strategi diimplementasikan pada seluruh jenis dan ukuran usaha, termasuk barang-barang industri maupun barang dan jasa konsumsi. Strategi penetapan posisi (positioning) menjadi factor penting dalam daur hidup pasar yang matang. Strategi penetapan pasar sasaran : Identifikasi dan analisis segmen-segmen dalam suatu pasar Keputusan segmen mana yang menjadi sasaran Design dan implementasi strategi penetapan posisi (positioning) setiap sasaran Alternatif sasaran : Keputusan penetapan sasaran menunjukkan bagaimana berbagai segmen akan dilayani Manajemen dapat memilih beberapa segmen atau seluruhnya setelah pasar secara intensif dapat dipenuhi melalui penetapan semua sasaran Strategi penetapan posisi (positioning) diarahkan pada masing-masing segmen yang telah diputuskan oleh manajemen untuk dilayani Strategi penetapan pasar sasaran perusahaan tersebut adalah suatu pendekatan segmentasi melalui perbedaan merek, harga, distribusi, dan program promosi Pendekatan penetapan pasar sasaran Segmentasi jelas didefinisikan Sasaran peluang pasar Sasaran selektif Spesialisasi produk Variasi produk Sasaran segmen ganda Sasaran ektensif

Diferensiasi tetapi segmentasi tidak jelas didefinisikan 2|Page

Faktor yang mempengaruhi keputusan penetapan pasar sasaran : Tahap kematangan pasar Perbedaan preferensi konsumen Struktur industri Keunggulan kompetitif Penetapan sasaran dalan lingkungan pasar berbeda : Emerging Yaitu, industri yang baru dibentuk atau dibentuk kembali karena temuan teknologi baru, perubahan keinginan pembeli dan tidak bertemunya kebutuhan oleh pemasok Fragmented Yaitu, tipe industri yang perusahaannya tidak memiliki posisi yang kuat sehingga terdapat sejumlah besar perusahaan kecil Transitional Yaitu, pergerakan industri dari tahap pertumbuhan ke tahap kematangan, contoh : pasar microwave Declining Yaitu, penjualan industri menurun, contoh : pasar mesin tik manual Global Yaitu, perusahaan bersaing dalam skala global, contoh : pasar mobil, elektronik, baja, telekomunikasi, teh generic dan teh olahan Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk dapat menetapkan target pasar secara tepat sasaran: 1. Melakukan konsentrasi terhadap pasar tunggal, dalam hal ini kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan pemusatan kegiatan dengan pada satu bagian daripada pasar yang ditarget. 2. Menerapkan metode dengan mengaplikasikan konsep terhadap spesialisasi terhadap produk yang lebih spesifik. Sebagai contoh berjualan suatu perusahaan yang memproduksi notebook, maka perusahaan tersebut mengusahakan agar perusahaan tersebut dikenal sebagai perusahaan yang hanya memasarkan dan memproduksi notebook yang bonafit. 3. Selain itu, hal terpenting yang harus dilakukan adalah dengan cara memperkecil pasar untuk produk yang spesifik. Contoh perusahaan yang memproduksi laptop dengan 3|Page

modifikasi yang diperuntukan kalangan mahasiswa dan pelajar. Maka perusahaan tersebut lebih fokus untuk memuaskan konsumen dari kalangan pelajar dan mahasiswa. 4. Melakukan analisis secara keseluruhan, dengan cara ini diharapkan agar sekecil celah kesalahan dapat diatasi dan dapat diketahui, dan segera dapat dicarikan solusinya. Pilihan strategi penentuan posisi :

Proses penetapan posisi : Strategi penetapan posisi (positioning strategy), yaitu kombinasi produk, saluran distribusi, harga dan strategi promosi suatu perusahaan yang digunakan untuk penetapan posisinya dalam melawan pesaing dalam mempertemukan keinginan dan kebutuhan pasar sasaran Strategi ini adalah untuk menetapkan produk dalam mata dan pikiran pembeli yang membedakan dengan produk dari pesaing Posisi adalah suatu proses atau upaya untuk menempatkan suatu produk, merek, perusahaan, individu atau apa saja dalam alam pikiran mereka yang dianggap sebagai sasaran atau konsumennya Penetapan posisi difokuskan pada seluruh perusahaan, bauran produk, lini produk yang spesifik atau merek walaupun sering difokuskan pada merek Strategi penentuan posisi adalah kombinasi tindakan pemasaran yang digunakan untuk menggambarkan konsep penetapan posisi terhadap pembeli sasaran Konsep penentuan posisi : arti produk berasal dari kebutuhan pembeli yang terdapat di pasar sasaran

4|Page

Strategi

penentuan

posisi

:

kombinasi

tindakan

pemasaran

digunakan

untuk

menggambarkan konsep penentuan posisi Penentuan posisi merek : penentuan posisi merek oleh para pembeli di pasar sasaran Efektivitas penentuan posisi : perluasan dimana tujuan penentuan posisi manajemen ingin dicapai pada pasar sasaran untuk sasaran pembeli Proses penentuan posisi :

Konsep penentuan posisi Konsep penentuan posisi menggambarkan persepsi atau asosiasi yang diinginkan manajemen dari pembeli pasar sasaran terhadap perusahaan atau produknya Konsep ini harus berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan pembeli yang dapat bersifat fungsional, simbolis atau eksperimental Tujuan penetapan posisi adalah untuk mendapatkan masing-masing konsumen sasaran yang merasakan bahwa merek sebagai hal yang berbeda dari merek pesaing Strategi produk : Strategi penetapan pasar sasaran dan posisi (positioning) merupakan tindakan yang sangat penting dan paling menantang dalam program pemasaran suatu produk Strategi penetapan pasar sasaran sangat berkaiyan erat dengan proses segmentasi, yang mengidentifikasi karakteristik internal konsumen dan preferensinya terhadap produk, baik dalam pasar local maupun dalam pasar global

5|Page

Penetapan pasar sasaran akan tergantung pada siklus (daur) hidup pasar produk yang tengah berjalan Pada tahap perkenalan segmentasi umumnya bersifat tunggal tanpa adanya perbedaan preferensi konsumen sehingga sangat menarik dimasuki oleh produsen yang memiliki keahlian, teknologi dan keunggulan kompetitif Pada tahap pertumbuhan dibutuhkan berbagai pendekatan agar produk dapat diarahkan pada sasaran yang diharapkan. Pada tahap matang, persaingan sangat kuat tetapi masih memungkinkan merebut relung pasar melalui keunikan produk Strategi penetapan posisi (positioning) juga merupakan strategi yang sangat penting dalam memasuki pasar baik pada tahap perkenalan maupun tahap matang Positioning suatu produk menggambarkan citra produk dalam pemikiran konsumen sehingga dapat menimbulkan kesetiaan konsumen terhadap merek produk yang diminatinya berdasarkan pengalamannya Harga seringkali tidak menjadi pertimbangan ketika citra merek sudah sangat melekat di benak konsumen. Dukungan promosi dan bauran pemasaran lainnya sangat penting dalam menciptakan posisi produk dimata konsumen Strategi produk

6|Page

Strategi distribusi

Strategi iklan dan promosi

Strategi Harga

7|Page

Strategi Penetapan Posisi

Perusahaan memiliki tiga kemungkinan pandangan terhadap strategi pemasaran dalam melayani pasarnya, yaitu : Mass Marketing Disebut pula sebagai strategi agregasi pasar atau pemasaran tidak terdiferensiasi. Strategi ini menganggap suatu pasar sebagai satu pasar besar dengan kebutuhan yang serupa, tanpa ada segmen-segmen individual. Perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan semua pembeli dengan melakukan produksi massa, distribusi massa dan promosi massa suatu produk. Jadi hanya ada satu bauran pemasaran untuk melayani semua pasar. Tujuan strategi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan skala ekonomis, sehingga biaya dan harganya rendah dan dapat menjangkau sebanyak mungkin pembeli potensial. Kekurangannya mengabaikan perbedaan selera konsumen dan kemungkinan perubahan preferensi yang bisa menyebabkan penurunan penjualan. Contoh : Produk pertanian Bensin Garam Gula Jasa standard Bir Rokok Kopi 8|Page

Bahan pembersih rumah tangga, dll Syarat kesuksesan strategi ini, yaitu : Harus ada sejumlah besar orang yang memiliki kebutuhan atau keinginan dasar yang sama (homogeny) Konsumen merasa bahwa produk dari setiap perusahaan tidak ada bedanya, atau hanya kecil bedanya Perusahaan harus mampu merancang satu bauran pemasaran yang dapat memuaskan segala macam calon pelanggannya Product Variety Marketing Perusahaan berusaha menghasilkan beberapa produk yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, misalnya kualitas, ukuran, bentuk, model, warna atau cirri-cirinya. Strategi ini menekankan penyediaan berbagai macam produk kepada pembeli daripada berusaha menarik berbagai segmen pasar yang berbeda. Contoh : General Motors dengan beberapa produknya yang diberi nama Pontiac, Buick, Cadillac dan Oldsmobile. Ketiga produk tersebut sebenarnya hampir sama dan hanya berbeda dalam model dan cirri-ciri tertentu. Target Marketing Perusahaan melakukan segmentasi pasar, kemudian memilih satu atau lebih segmen yang dianggap paling potensial dan menguntungkan serta mengembangkan produk dan program pemasaran yang dirancang khusus untuk segmen-segmen yang dipilih tersebut. Ada 2 tipe strategi yang dipilih yaitu : Berkonsentrasi pada segmen tunggal (Concentrated Marketing) Diharapkan perusahaan dapat lebih memahami kebutuhan, motivasi dan kepuasan setiap anggota segmennya. Resiko besarnya Concentrated Marketing adalah bila ada penuruan dalam daya beli segmen pasar yang dipilih, terjadi perubahan selera atau semakin banyak pesaing yang masuk ke dalam industri, maka profitabilitas perusahaan akan mengalami penuruanan.

9|Page

Contoh : Harley Davidson berkonsentrasi hanya pada

View more