sporotrikosis edit

Download Sporotrikosis Edit

Post on 07-Dec-2015

10 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dermatovenerology

TRANSCRIPT

Slide 1

SPOROTRIKOSISM. Alvin Astian APembimbing :Prof. Dr.H.SoenartoK SpKK(K) FINSDV1PENDAHULUAN2Bentuksistemikdarisporotrikosis yang bermanifestasimulaidariinfeksiparusampai arthritis atau meningitis.1

23Kasus yang paling banyakdilaporkanterjadidiMeksikodiikutidengandaerahAmerika lain nya, Australia, Asia danAfrika. KasusSporotrikosisjarangdijumpaidiEropa. Padaawal abad-21, terjadipeningkatankasusSporotrikosisdi Rio de janeiro, Brazil, dimanadaritahun 1998-2004 tercatat 759 kasusSporotrikosistelahdiidentifikasidandiobati.Penyakitinidapatmenyerangsemuausia, tetapi paling banyakmenyerangorangdewasakhususnya yang bekerjadipeternakan, kebun, dan hutan.2

3DEFINISI

44EPIDEMIOLOGI

5Infeksidapatterjadipadaiklimpanasdandinginpadanegaratropis. Negara denganangkainfeksitertinggiyaituMeksiko, Brazil danAfrika Selatan. Biasanyajamurtumbuhdisayuran yang mebusuksepertipada debris tanaman, daun, dankayu. S.Schenckiijugamenginfeksisekelompokpekerja yang terpaparorganismeini, sepertimereka yang menggunakanjeramisebagaibahanpembungkus, tukangkebun, pekerjahutan, danaktivitas yang berhubungandengankontakterhadap debris tanaman. Organismediperkirakanmasukkedalamkulitmelalui trauma lokal.1

5FAKTOR RESIKO6Adapunfaktorresikonyauntuksporotrikosissubkutanadalahpenyakit diabetes mellitus danalkoholism. Sedangkanuntukpenyakitdiseminataadalahinfeksi HIV, penyakithematologi, limfoprofilerasidanterapiimmunosupresif.

6ETIOPATOGENESIS

7DisebabkanolehjamurS.Schenkii, yang termasukdalam genus Sporotrichum. S.Schenckiitumbuhpadalingkungan normal dalambentukjamurdanberkembangsebagairagijikaterjadiinfeksiJamurinimemilikibentukyaitubentukmiselialdanbentukragi (yeast). Bentukmiselialditandaidenganadanyahifa ramping yang berseptadanbercabang yang mengandungkonidiofortipissertapadaujungnyamembentukvesikelkecildanbergabungmembentukdentikel. Tiapdentikelmenghasilkansatukonidiumdenganukurankira-kira 2-4 um dankonidiainimembentukgambaranseperti bunga.2,3

7Bentuk ragi Bentuk spindle dan/atau ovalUkuran 2,5-5 m Mirip cerutu (cigar shaped). Biakan in vitro Miselial padasuhu 35oC ragi pada suhu 35oCdan 37oC.

8Gambar 1. Gambaran Histopatologik S.Schenkii. MANIFESTASI KLINISVariasi klinis subkutan dan sistemik. Sporotrikosis subkutan >>>Sporotrikosis subkutan limfatik dan infeksi terfiksasi.9Duavariasiklinissporotrikosisadalahbentuksubkutandansistemik. Sporotrikosissubkutanmerupakanbentukterbanyakdanterdiriatasduabentukyaitubentuklimfatikdanbentukinfeksiterfiksasi. Bentuklimfatiklebihseringditemuidanbiasanyaberkembangpada area kulit yang terpaparsepertitangandan kaki.

910PEMERIKSAAN PENUNJANG

Spesimen eksudat & biopsiRagi dalam jumlahkecil. Media agar Sabouraud. Biakan primer Bentuk hifa; koloni putih padat semakin gelap dengan bertambahnya usia. Mikroskopik Hifa produksi konidia oval kecil dan triangular pada hifa tertentu atau miselium. Inflamasi supuratif dan granulomatosa di dermis & subkutan.

Organisme penyebab jarang terlihat.

Pewarnaan antibodi flouresens cigar-shaped ragi.

Sel jamur dikelilingi rumbai refraktil eosinofil, badan asteroid gambaran karakteristik.LaboratorikPemeriksaan Histopatologik11 11DIAGNOSIS BANDING

12Kondisi yang paling seringdiragukandengansporotrikosisadalahinfeksimikobakterial, infeksikulitNocardiosis primer, leishmaniasis, tuberkulosiskutis, mikobakteriosisatipikal. Infeksi non mikrobakterialtuberkulosasepertiM. marinumsangatmenyerupailimfangitik sporotrikosis.1.

12PENATALAKSANAAN

13Alternatif I.

Gagal Amfoterisin B 3-4 mg/kg/hariItrakonazol 200 mg/hari.Terbinafine 250 mg/hari.Alternatif kedua.Larutan jenuh (potassium iodida) 3x 4-6 ml/hari selama 3-4 pekan.Sebagianbesarkasussporotrikosisadalahinfeksikulitdanjaringansuubkutan yang terlokalisirdantidakmembahayakankehidupan. Penyakitdapatdiobatidenganpemberianobat anti jamur oral. Anti jamur oral yang dapatdiberikanadalahitrakonazol, terbifinedanflukonazol. AlternatifpertamapadapengobatanSporotrikosisadalahitrakonazol, 200 mg perhari, danterbinafine 250 mg perhari.1Larutanjenuh (potassium iodida), 4 sampai 6 ml, diminumtiga kali sehari, merupakanalternatifkedua yang efektifdalammengobatitipesporotrikosiskutandanharusdilanjutkanselama 3 sampai 4 pekansetelahlesisembuh. Dosishariandimulaidaridosis 1 ml, diminum 3 kali seharidandinaikkansedikitdemisedikitselama 2-3 pekanuntukmenghindariefekhipersalivasidanmuntah. Inimerupakanbentukterapimurahtetapitidakmenyenangkan.

13Rekomendasi tatalaksana sporotrikosis berdasarkan Infectious Diseases Society of America.

14PENCEGAHAN15Menggunakansarungtanganselamamenanganiataumerawathewan yang terinfeksi, khususnyakucing. Tangansebaiknyadicucisecarakeseluruhandandidesinfeksidenganmenggunakanchlorhexidine, povidone iodine, ataucairan lain denganaktivitas anti jamur. Pakaianpelindungsepertisarungtangan, bajulenganpanjang, dancelanapanjangdapatmenurunkanresikoterifeksiketikabekerjadisemakmawar, rumputkering, tanamanberduriataubagiantanaman lain nya yang dapatmenusukkulitdimanatanamaniniberkaitandenganinsidens sporotrikosis.2

15PROGNOSIS

Bentuk limfokutaneus terlokalisir jarang menyebabkan kematian. Resiko diseminata atau superinfeksi dan sepsis.8Disseminated sporotrichosis prognosis buruk karena mengancam jiwa.

16KESIMPULAN

Sporotrikosis : Infeksi jamur subkutan atau sistemik disebabkan jamur dimorfik S.Schenckii.Semua usia; dewasa >>; pekerja peternakan, kebun & hutan.2Diagnosis berdasarkan kelainan kulit multipel.1Terapi itrakonazol, terbinafine, flukonazol atau potassium iodida selama 3-4 pekan.Infeksi luas diberikan amfoterisin B.Terlokalisir tidak membahayakan kehidupan

17TERIMA KASIH18