spe sia lite

Click here to load reader

Post on 09-Nov-2015

95 views

Category:

Documents

9 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

spesialite

TRANSCRIPT

  • GOLONGAN

    TERAPI

    NAMA OBAT POSOLOGI INDIKASI KONTRA

    INDIKASI

    EFEK SAMPING DOSIS PEMAKAIAN

    GENERIK PATEN

    Antihistamin Khlorpheniramin Chlorphenon;Cohista

    n;CTM;Orphen;Pehac

    hlor

    Tablet. Rinitis alergi

    dan gejala alergi

    lain termasuk

    urtikaria

    Hipersensitif

    terhadap

    klorfeniramin maleat

    atau komponen lain

    dalam formulasi;

    glukoma sudut

    sempit; gejala

    hipertrofi prostat;

    sewaktu terjadi

    serangan asma akut;

    ulkus peptik;

    obstruksi

    pyloroduodenal.

    Hindari penggunaan

    pada bayi prematur

    atau baru lahir

    karena kemungkinan

    mengalami SIDS.

    > 10% :Susunan saraf

    pusat :mengantuk.

    Saluran pernapasan :

    mengentalkan sekresi

    bronkial1% - 10%

    :Susunan saraf pusat :

    Sakitkepala,eksitabilit

    as, rasa lelah, pusing.

    Gastrointestinal :

    Mual, xerostomia,

    diarea, sakit perut,

    meningkatkan nafsu

    makan, meningkatkan

    beratbadan.Genitourin

    aria,Retensiurinar.

    Otot Artralgia,lemas.

    Mata : Diplopia.

    Ginjal : Poliuria.

    Pernapasan :

    Faringitis

    Dewasa dan remaja :

    Dosis oral : Dosis yang

    disarankan adalah 4 mg

    tiap 4-6 jam, hingga 24

    mg/hari.

    Usia lajut : Mulai

    dengan dosis serendah

    mungkin. Pasien usila

    lebih sensitif terhadap

    efek antikolinergik.

    Anak-anak 6-12 tahun:

    Dosis yang disarankan

    adalah 2 mg setiap 4-6

    jam, hingga 12 mg/hr.

    Anak-anak umur 2-5

    tahun: Dosis yang

    disarankan adalah 1 mg

    setiap 4-6 jam

    maksimal 4 mg/hari.

  • Cetirizin Betarhin;Cerini;Cetiri

    zine;Cetrixal;Cetymin

    ;Estin;Falergi;Histrin

    e;Incidal

    OD;Risina;Rydian;Ry

    zen;Tiriz;Zenriz;

    Tablet,

    sirup.

    gejala alergi lain

    termasuk

    urtikaria; dan

    urtikaria kronik

    idiopatik

    Hipersensitif

    terhadap cetirizine,

    hydroxyzine, atau

    komponen lain dari

    formulasi

    > 10% :

    SSP : Sakit kepala

    (anak-anak 11%

    hingga 14%, plasebo

    12%), somnolen

    (dewasa 14%, anak-

    anak 2% hingga 4%).

    2% - 10% :

    SSP : Insomnia (anak-

    anak 9%, dewasa

    12

    tahun : 5-10 mg sekali

    sehari, tergantung pada

    beratnya gejala. Usila:

    5-10 mg sekali sehari.

    Pada pasien > 77 tahun,

    dosis yang disarankan

    adalah 5 mg sekali

    sehari.

    Anak-anak 6-11 tahun :

    5-10 mg sekali sehari,

    tergantung beratnya

    gejala.

    Anak-anak 2-5 tahun :

    Awal, 2.5 mg (

    sendok teh atau 2.5 ml

    sirup) sekali sehari.

    Dapat ditingkatkan

    hingga 5 mg (1 sendok

    teh atau 5 ml) sekali

  • Arcodryl;Benadryl

    Capsule;Otede;Recod

    Hipersensitif

    3%, plasebo 2%),

    muntah (anak-anak

    2% sampai 3%).

    Saluran pernapasan :

    Epistaksis (anak-anak

    2% sampai 4%,

    plasebo 3%), faringitis

    (anak-anak 3% sampai

    6%, plasebo 3%),

    bronkospasme (anak-

    anak 2% sampai 3%,

    plasebo 2%).

    Kardiovaskuler :

    sehari atau 2.5 mg (

    sendok teh atau 2.5 ml)

    setiap 12 jam.

    Anak-anak dan bayi 6-

    23 bulan : Gunakan

    sirup 2.5 mg ( sendok

    teh atau 2.5 ml) sekali

    sehari. Bila > 12 bulan,

    dapat ditingkatkan

    maksimal 5 mg/hari,

    diberikan 2.5 mg (

    sendok teh atau 2.5 ml)

    setiap 12 jam.

  • Dipenhidramin ryl;Sidiadryl. Injeksi,

    Tablet,

    Kapsul,

    Kaptab

    Pencegahan dan

    pengobatan

    rinitis alergi,

    selesma,

    pruritus,

    urtikaria atau

    reaksi alergi.

    terhadap

    difenhidramin atau

    komponen lain dari

    formulasi; asthma

    akut karena aktivitas

    antikolinergik

    antagonis H1 dapat

    mengentalkan

    sekresi bronkial pada

    saluran pernapasan

    sehingga

    memperberat

    serangan asma akut.

    Pada bayi baru lahir

    karena potensial

    menyebabkan kejang

    atau menstimulasi

    SSP paradoksikal.

    Hipotensi, palpitasi,

    takikardia.

    Sistem saraf pusat :

    Sedasi, mengantuk,

    pusing, gangguan

    koordinasi, sakit

    kepala, kelelahan,

    kejang paraksikal,

    insomnia, euforia,

    bingung.

    Dermatologi :

    Fotosensitif,

    kemerahan,

    angioedema, urtikaria.

    Gastrointestinal :

    Mual, muntah, diare,

    sakit perut,

    xerostomia,

    peningkatan nafsu

    makan, peningkatan

    berat badan,

    Dosis oral :

    Dewasa dan remaja :

    25-50 mg 3-4 kali

    sehari, dengan interval

    4-6 jam, bila perlu.

    Dosis maksimal 300

    mg/hr.

    Usia lanjut (usila) :

    Mulai dengan dosis

    dewasa serendah

    mungkin. Usia lanjut

    lebih sensitif terhadap

    efek antikolinergik.

    Anak-anak > 9.1 kg :

    12.5-25 mg 3-4 kali per

    hari, dengan interval 4-

    6 jam. Sebagai

    alternatif, berikan 5

    mg/kg/hr, terbagi dalam

    3-4 dosis. Dosis

    maksimal 300 mg/hr.

    Anak-anak 9.1 kg : 6.25-12.5 mg 3-4 kali

    per hari, dengan

    interval 4-6 jam.

  • kekeringan mukosa,

    anoreksia.

    Genitourinari :

    Retensi urin, sering

    atau sebaliknya, susah

    buang air kecil.

    Hematologi : Anemia

    hemolitika,

    trombositopenia,

    agranulositosis.

    Mata : Penglihatan

    kabur.

    Pernapasan : sekret

    bronki mengental.

    Alternatif lain, berikan

    5 mg/kg/hr, terbagi

    dalam 3-4 dosis. Dosis

    maksimal 300 mg/hr.

    Intravena atau

    intramuscular:

    Dewasa dan remaja :

    10-50 mg IM atau IV

    setiap 4-6 jam, bila

    perlu. Dosis tunggal

    100 mg dapat diberikan

    bila perlu. Dosis

    maksimal 400 mg/hr.

    Usila : Mulai dengan

    dosis dewasa terkecil.

    Usila lebih sensitif

    terhadap efek

    antikolinergik.

    Anak-anak : 5 mg/kg/hr

    IM atau IV, terbagi

    dalam 3-4 dosis.

    Untuk pengobatan

    rinitis alergi atau

    selesma :

    Dosis oral :

  • Dewasa dan remaja :

    25-50 mg tiap 4-6 jam,

    maksimal 300 mg

    sehari.

    Usia lanjut : Mulai

    dengan dosis dewasa

    serendah mungkin .Usia

    lanjut lebih sensitif

    terhadap efek

    antikolinergik

    Anak-anak 6-12 tahun :

    12.5-25 mg tiap 4-6

    jam, maksimal 150 mg

    sehari.

    Anak-anak < 6 tahun

    dengan berat > 9.1 kg :

    12.5-25 mg 3-4 kali per

    hari, dengan interval 4-

    6 jam. Alternatif lain, 5

    mg/kg/hr, terbagi dalam

    3-4 dosis. Dosis

    maksimal 150 mg/hr.

    Anak-anak < 6 tahun

    dengan berat 9.1 kg : 6.25-12.5 mg 3-4 kali

  • Alernitis;Allohex;All

    oris;Anhissen;Anlos; Keamanan dan

    efektivitas

    Dewasa :

    SSP : Sakit kepala

    per hari, dengan

    interval 4-6 jam.

    Alternatif lain, 5

    mg/kg/hr, terbagi dalam

    3-4 dosis. Dosis

    maksimal 150 mg/hr.

  • Loratadin Clarihis;Claritin;Cron

    itin;Hislorex;Histariti

    n;

    Imunex;Inclarin;Klins

    et;Lergia;Lesidas;Lol

    ergi;

    Loran;Lorapharm;Lor

    atadine;Lorihis;Nosed

    in;

    Prohistin;Rahistin;Ri

    hest;Safetin;Sohotin;

    Tinnic;Winatin.

    Tablet,

    Sirup.

    Alergi rinitis

    dan urtikaria.penggunaan

    loratadin pada anak

    kurang dari 2 tahun

    belum diketahui.

    Umumnya

    antihistamin tidak

    digunakan pada bayi

    baru lahir karena

    kemungkinan

    menstimulasi SSP

    paradoksikal atau

    kejang.

    (12%), somnolen

    (8%), rasa lelah (4%).

    Gastrointestinal :

    Xerostomia (3%).

    Anak-anak :

    SSP : cemas (4%

    umur 6-12 tahun), rasa

    lelah (3% umur 6-12

    tahun, 2% hingga 3%

    umur 2-5 tahun),

    malaise (2% umur 6-

    12 tahun).

    Dermatologi : ruam

    (2% hingga 3% umur

    2-5 tahun).

    Gastrointestinal :

    Sakit perut (2% umur

    6-12 tahun), stomatitis

    (2% hingga 3% umur

    2-5 tahuns).

    Neuromuskuler &

    Dosis oral (tablet, dan

    sirup) :sirup) :

    Dewasa dan remaja : 10

    mg sekali sehari.

    Anak-anak 6-12 tahun :

    10 mgsekali sehari.

    5 mg

    (5 ml sirup) sekali

    sehari.

    Anak-anak < 2 tahun :

    Keamanan dan

    efektivitas belum

    diketahui.

  • Cetadexon;Corsona;C

    ortidex;Danasone;DecHipersensitif

    terhadap

    skelet : Hyperkinesia

    (3% umur 6-12

    tahun).

    Mata: Konjungtivitis

    (2% umur 6-12

    tahun).

    Saluran pernapasan :

    sesak (4% umur 6-12

    tahun), disfonia (2%

    umur 6-12 tahun),

    Saluran napas atas

    (2% umur 6-12

    tahun), epistaksis (2%

    hingga 3% umur 2-5

    tahun), faringitis (2%

    - 3% umur 2-5 tahun).

    Kardiovaskuler :

    Aritmia, bradikardia,

  • Deksametason ilone

    Forte;Dellamethasone

    ;Dexa

    M;Dexamethasone;Et

    ason;Faridexon/Farid

    exon

    Forte;Fortecortin;Inde

    xon;Inthesa-

    5;Kalmethasone;Lana

    dexon;Licodexon;Me

    rcoxon;Molacort;Nuf

    adex M 0,5/Nufadex

    M

    0,75;Oradexon;Prode

    xon;Pycameth;Scande

    xon

    Tablet ,

    Injeksi.

    Antialergi dan

    obat untuk

    anafilaksis

    deksametason atau