slide haki dephut dr bambang kesowo - dina wk

Download Slide HAKI Dephut Dr Bambang Kesowo - Dina WK

Post on 31-Jan-2016

7 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Slide HAKI Dephut Dr Bambang Kesowo

TRANSCRIPT

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    1

    HUKUM HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

    Dr. Bambang Kesowo, S.H., LL.M.Dina W. Kariodimedjo, S.H., LL.M.

    Magister Hukum Universitas Gadjah Mada

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    2

    Learning Objectives

    Peserta mendalami latarbelakang/ ratio/ filosofi/ teorisistem HAKI

    Peserta mendalami kebijakan, latar belakang pandangan, danpengembangan sistem HAKI

    Peserta mengaplikasikanperspektif HAKI ke dalam bidangsumber daya alam

    Peserta mampu menganalisis danmemecahkan masalah di bidangSDA terkait HAKI

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    3

    Tatap Muka ke-1 Laporan Media-Massa tentang Persoalan

    HAKI Mengapa HAKI menjadi penting? Globalisasi Ekonomi = Globalisasi HAKI

    Kemajuan teknologi Informatika Transportasi

    Bagaimana asal mulanya? Transformasi teknologi pasca era

    perang dingin di akhir dasawarsa 70-an, dari industri militer ke industri sipil;

    Perkembangan negara-negaraberkembang sebagai kekuatanekonomi baru dalampasar/perdagangan internasional

    Kerangka Perkuliahan HAKI

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    4

    Potensi dan Situasi Konflik Tataran Multilateral:

    Globalisasi Ekonomi menuntutperlindungan HAKI yang lebih efektif!

    Pergeseran institusional: dariWIPO ke WTO

    Pergeseran instrumental: Perjanjian-perjanjian internasionaldibidang HAKI yang dikelolaWIPO ke Persetujuan TRIPs yang dikelola WTO

    Pergeseran mekanismepengendalian: TRIPs Council diWTO

    Kerangka Perkuliahan HAKI

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    5

    Kondisi pengaturan di tataraninternasional:

    WIPO: 23 Perjanjianinternasional(Konv/Traktat/Persetujuan)

    UNESCO: UCC (Universal Copyright Convention)

    WTO: Persetujuan TRIPs Tataran Bilateral:

    Pergeseran hubungan P to P menjadi G to G

    Pergeseran sifat Cross-Retaliation ke leverage building

    Kerangka Perkuliahan

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    6

    Kerangka Perkuliahan Pengalaman Indonesia

    (Uraian kasus RI-AS, RI-UE, dll) Pengaturan di tingkat nasional Problema pelaksanaan:

    Aspek Ek, Sos-Pol-Bud, Hub LN, PembSDM (kualitas, etos profesionalisme, danproduktivitas)

    3 Pilar penting: 1) Pengaturan2)Pemahaman masyarakat (budaya/

    sikap hidup)3)Penegakan hukum: hakim, jaksa,

    penasehat hukum/pengacara, polisi Pendidikan di 3 tataran:

    HULU: Teknik, KU/ KG/ KH, Pertanian/ Tek. Pert, Peternakan, Kehutanan, Farmasi, Sastra;

    TENGAH: Ekonomi HILIR: Hukum, Polisi

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    7

    Kerangka PerkuliahanTatap Muka ke-21. HAKI

    > Pengertian: Apa itu?> Penjelasan unsur-unsur:

    manusia Kekayaan hak

    2. HAKI > Padanan untuk IPR vs Hak Milik

    Intelektual> Digunakan dalam hukum positif

    3. HAKI dan konsep kekayaanHAKI memperkaya sistem hukumperdata di Indonesia

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    8

    Kerangka Perkuliahan4. HAKI

    Hak yang bersifat eksklusif1. Hanya untuk penemu/ pencipta2. Menggunakan/ mengeksploitasi

    sendiri3. Untuk jangka waktu tertentu

    Soal pro dan kontra: Re: sejarah klasik: Eropa UUD: AS

    Eksklusifitas HAKI vs Hak miliklainnya.

    Isu idiologis yang melingkupi: Re: soal eksklusivitas

    HAKI juga mengenal batasan-batasan

    5. Sejarah HAKI

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    9

    Kerangka PerkuliahanTatap Muka ke-3 s.d. 56. Jenis dan pengelompokan HAKI

    Unfair Competition? Lingkup pengaturan Isi hak:

    Umum Hak Cipta (issues

    neighbouring rights) Paten dan Utility Models Merek (Merek atau Merek

    Dagang?) PVT Integrated Circuit Trade Secret Industrial Design

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    10

    Kerangka PerkuliahanTatap Muka ke-6 s.d. 10 Hubungan TRIPs-CBD Isu-isu HAKI terkait

    perlindungan sumber dayaalam

    Pengalaman negara-negara lain

    Tatap Muka ke-12 s.d. 14 Diskusi Presentasi

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    11

    Isu

    1. Terdapat beberapaproposal yang mengangkat kepentingancultural survival dankonservasi biologis, dengan memperlakukancultural and indigenous knowledge as a form of intellectual property

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    12

    Isu2. When nature goes public (Cori Hayden)3. Pembicaraan di kalangan indigenous

    peoples/masyarakat adat, human rights advocates/advokat HAM, crop breeders/pemuliatanaman, pharmaceutical companies/perusahaanfarmasi, conservationist, pakar sosial dan ahlihukum, proposal/pemikiran-pemikiran: Masyarakat yang hidup di area dengan

    kekayaan biologis, hendaknya menyadariada keuntungan secara ekonomis darisumber-sumber kekayaan biologis yang berada dalam pengawasan mereka, merupakan hak mereka

    Kompensasi finansial diberikan dalam rangkamemberikan penghargaan terhadappengetahuan tradisional yang bersangkutandan sebagai reward untuk membagipengetahuan tersebut (kedua hal tersebutmengandung makna memberikankompensasi terhadap kekayaaan biologisand mendukung konservasi)

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    13

    Isu Menentukan nilai/ valuing dari

    pengetahuan tradisional, hal initelah menginisiasi studi kasus dibidang HAM khususnya untukmasyarakat asli/ setempat/ tradisional/ lokal sebagaimanamenjadi pembicaraan di tingkatinternasional yang membahasseputar HAKI, konservasi, danhak-hak masyarakat asli

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    14

    Isu4. Kelas Barang dan Kelas Jasa

    Class 31: agricultural, horticultural and forestry products and grains not included in other classes; live animals; fresh fruits and vegetables; seeds, natural plants and flowers; foodstuffs for animal; malt

    Class 44: medical services; veterinary services; hygienic and beauty care for human beings or animals; agriculture, horticulture and forestry services

    Untuk pendaftaran merekmenyesuaikan Nice Classification

    The International Classification of Goods and Services (ICGS)

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    15

    Isu5. HAKI untuk bioteknologi

    Perlindungan: Hak pemuliaan tanaman Paten

    Perjanjian internasional The Paris Convention for the

    Protection of Industrial Property (Paris Convention)

    The Budapest Treaty on the International Recognition of the Deposit of Microorganisms for the Purposes of Patent Procedure (Deposit Treaty)

    The Patent Cooperation Treaty (PCT)

    Studi kasus: the Iguana Management Programme (IMP)

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    16

    Isu6. Perdagangan Wildlife Products

    Belum ada pengaturan yang spesifik

    Sistem ini harus memberikanmanfaat bagi masyarakat lokal Insentif pemeliharaan tanah dan

    kekayaan biologis Persetujuan internasional

    sleeping treaties The Western Hemisphere

    Convention The 1950 Paris International

    Convention for Protection of Birds

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    17

    Isu The Convention on International

    Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES)

    Lingkup: Tidak hanya fauna dan flora

    yang hidup, namun jugaproduk dan turunannya(sesuai daftar CITES)

    From whole skins and manufactured leather products, through ivory carving, tortoiseshell jewelry, meat, seed, and feathers to medicinal products extracted from plants such as ginseng

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    18

    Isu Tujuan:

    Mencegah perdagangan spesiesfauna dan flora yang langka danhampir punah

    Mengawasi perdagangantersebut

    Terdiri dari 2 daftar spesies: Species yang dilarang untuk

    perdagangan komersialinternasional

    Perdagangan yang dapatdilakukan dengan dikeluarkannyasebuah izin untuk itu (specimenharus dilengkapi export permitsyang sah)

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    19

    Isu7. Isu-isu yang dibicarakan pada the

    18th Global Biodiversity Foruma. Trade and sustainable livelihoods

    The relevance of trade to sustainable livelihoods objectives

    Commodity chains setting a framework for producers of cotton, coffee, and cocoa

    Sustainable trade initiatives creating opportunities for sustainable livelihoods

    Labelling and certification economic incentives opening spaces

    Trade policy supportive of sustainable livelihoods

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    20

    Isub. Risk, precaution and biosecurity

    The pervasiveness of uncertainty Transparency and inclusiveness in

    research and decision-making Maize contamination in Mexico

    Affirming the equal status of the trade and environmental regimes Dilaporkan bahwa varietas asli

    jagung yang tumbuh di daerahpedalaman Meksiko telahterkontaminasi oleh transgenic DNA (2002)

    Preserving flexibility for decision making

    Biotechnology and invasive

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    21

    Isuc. CBD and TRIPs Relationship

    Local community must play key role in PIC (Prior Informed Consent) procedure

    Whether, when and how to create an international ABS (Access and Benefit Sharing) regime?

    Traditional knowledge and IPRs

    Calls to amend TRIPs on life patents and disclosure

  • MH UGM HAKI - Kelas Departemen Kehutanan

    22

    Isu8. High Level Roundtable on Trade

    and Environment, 2-3 Sep 2003 diMeksiko, membahas:a. Peran subsidi dalam kebijakan

    perdagangan dan lingkunganb. Dampak environmental measures

    tentang akses pasarc. Pentingnya membangun pendukung